Untuk kebutuhan harian, Jog E dibekali lampu full LED, panel meter digital, rem depan cakram dan belakang tromol, port USB-A, hingga kompartemen depan dan bagasi kecil di bawah jok. Secara ukuran, skutik ini memiliki panjang 1.795 mm, tinggi jok 740 mm, bobot 93 kg, serta motor listrik AC sinkron bertenaga 1,7 kW dan torsi 90 Nm. Foto: Dok. Yamaha
Category: Detik.com Otomotif
-

Harga Toyota Alphard Terbaru, Paling Murah Berapa?
Jakarta –
Harga Toyota Alphard seluruh tipe masih di atas Rp 1,5 miliar. Berikut ini daftar harga Toyota Alphard terbaru.
Toyota Alphard jadi salah satu opsi buat kamu yang lagi cari MPV mewah. Tampilannya elegan, pas kalau buat digunakan kalangan VIP. Soal harga, Toyota Alphard paling murah bisa dimiliki dengan banderol Rp 1,6 miliar. Alphard termurah itu masih mengusung mesin bensin. Kalau mau tipe termahal, bisa melirik versi hybrid dengan harga Rp 1,7 miliaran. Lengkapnya, berikut ini daftar harga Toyota Alphard terbaru.
Harga Toyota Alphard TerbaruAlphard 2.5 G CVT (Non-premium color): Rp 1.647.900.000Alphard 2.5 G CVT (Premium Color): Rp 1.651.400.000Alphard 2.5 Hybrid (Non-premium color): Rp 1.733.000.000Alphard 2.5 Hybrid (Premium color): Rp 1.736.600.000Spesifikasi Toyota Alphard
Nah itu tadi harga Toyota Alphard terbaru yang berlaku November 2025. Toyota Alphard generasi terbaru ini menggunakan platform baru Toyota New Global Architecture (TNGA). Toyota Alphard terbaru diklaim lebih nyaman. Toyota membuat Alphard generasi terbaru dengan fokus kepada pengurangan noise vibration harsh(NVH).
Secara desain, Toyota Alphard terbaru tampil lebih modern. Dari depan, grille Toyota Alphard yang besar mencerminkan kesan elegan dan mewah. Mobil ini sudah dilengkapi lampu utama LED dengan sorotan tajam. Untuk tipe G dan HEV sudah punya lampu DRL.
Beralih ke interior, kesan mewah langsung terpancar. Penumpang yang duduk di bangku tengah dan belakang All New Alphard menginginkan atmosfir kabin yang teduh, tenang. Ceiling storage dipasang memanjang di tengah dari bangku baris kedua ke belakang, ditambah kehadiran 14inch Rear Seat Entertainment (RSE) untuk masing-masing baris bangku dan lighting system yang mengelilingi ceiling storage dan bisa diatur sesuai mood penumpang.
Alphard menjadikan kenyamanan bangku tengah sebagai prioritas pengembangan, sehingga kendaraan dapat digunakan sebagai super-luxury mobile office atau private room yang sangat nyaman. Dengan perhatian pada detail yang outstanding, jok didesain ulang untuk memenuhi kebutuhan di atas. Kemudian dilakukan pembenahan, seperti memasang penyangga cushion frame di alas bangku, Low Repulsion Foam Pad pada sandaran, dan anti-vibration rubber bush supaya getaran dan noise tidak diteruskan ke tubuh penumpang.
Alphard versi bensin mengusung mesin 2.5L berkode 2AR-FE yang dipasangkan dengan transmisi Super CVT-i. Berbekal mesin itu, Alphard bisa menyemburkan tenaga 182 PS pada 6.000 rpm dan torsi 235 Nm pada 4.100 rpm.
Sementara itu, Alphard versi hybrid menggunakan mesin A25A-FXS yang memiliki tenaga 190 PS pada 6.000 rpm dan torsi 236 Nm pada rentang 4.300-4.500 rpm. Baik versi bensin maupun hybrid, Alphard dijual dengan pilihan transmisi CVT.
Untuk penunjang keselamatan, Toyota Alphard dibekali Active Safety Package Toyota Safety Sense (TSS) 3.0. Di dalam paket itu terdapat Pre Collision System (PCS) untuk mencegah mobil menabrak dari belakang,Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) yang menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan di jalan tol,Lane Departure Assist (LDA) untuk mencegah mobil secara tidak sengaja meninggalkan lajurnya,Lane Tracing Assist (LTA) yang membantu mobil supaya tetap berada di tengah lajurnya,Adaptive High Beam (AHB) akan menyalakan lampu jauh (high beam) secara otomatis dan beradaptasi saat ada kendaraan lain di depan di malam hari, dan yang paling baru Driver Monitoring System (DMS) untuk menjaga kewaspadaan pengemudi dari risiko mengantuk saat mengemudi mobil.
(dry/din)
-

Orang Tajir di RI Beli Lexus Banyak yang Kredit, tapi Nyicilnya Cuma 2 Tahun
Jakarta –
Anggapan mobil miliaran rupiah selalu dibeli secara tunai (cash) ternyata tidak mutlak benar, bahkan untuk sekelas brand mewah Lexus. Para konsumen Lexus mayoritas lebih memilih memutar uangnya untuk modal.
“50-60 persen (pembelian Lexus) itu kredit. Tapi memang kreditnya agak beda mungkin kalau dibandingkan yang mass brand gitu ya,” kata Ima Nurbani Rahmah, General Manager Lexus Indonesia di ICE BSD City, Tangerang, Senin (24/11/2025).
Meskipun memilih skema kredit, konsumen Lexus ini didominasi oleh kalangan yang secara finansial sudah matang, yaitu para pengusaha atau eksekutif tingkat tinggi. Menurut Ima, pilihan kredit ini bukanlah karena masalah keterbatasan dana, melainkan bagian dari strategi finansial.
Uang tunai yang seharusnya dipakai untuk membeli mobil dapat dialihkan untuk perputaran modal bisnis (cash flow), sehingga nilai asetnya tetap terjaga sekaligus mobil baru bisa dimiliki.
“Jadi bukan lebih kebutuhan daya beli. Tapi lebih being smart managing their money gitu,” ujar Ima.
Hal lain yang membedakan pembeli Lexus dari segmen mobil biasa adalah durasi tenor yang mereka pilih. Pembeli mobil premium cenderung menghindari cicilan jangka panjang.
“Majority dua tahun,” kata dia.
Pembeli mobil mewah yang kredit menggunakan fasilitas pembiayaan bukan karena tak mampu membeli tunai, tetapi memilih mengelola aset dan likuiditas dengan lebih efisien.
Ima mengungkap konsumen Lexus saat ini didominasi oleh usia 40 tahun ke atas, yang sudah mapan sebagai pengusaha atau pimpinan perusahaan.
Pilihan mobil Lexus di Indonesia saat ini makin lengkap. Menariknya, hampir seluruhnya sudah menggunakan elektrifikasi baik battery electric vehicles (BEV), plug in hybrid electric vehicles (PHEV), dan hybrid electric vehicles (HEV) yang ramah lingkungan.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari-Oktober 2025, MPV mewah andalan Lexus sudah terdistribusi sebanyak 905 unit. Model terlarisnya ialah Lexus LM 350 h 7-seater dengan torehan 793 unit.
(riar/dry)
-

Mobil China Perang Harga di Indonesia, Mitsubishi Bilang Begini
Jakarta –
Sejumlah produsen China melakukan praktik perang harga di Indonesia. Apa kata Mitsubishi soal fenomena perang harga tersebut?
Harga jual mobil China di Indonesia amat kompetitif. Meski mereknya berbeda-beda, namun harga jual model mobilnya saling serempetan. Bukan cuma serempetan dengan harga mobil China lainnya, namun juga dengan mobil bermesin konvensional.
Contohnya bisa dilihat saat BYD meluncurkan Atto 1 yang banderolnya setara dengan mobil-mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) sekelas Brio Satya, Ayla, dkk. Selain BYD, Jaecoo juga bikin pengumuman harga mengejutkan pada mobil listrik J5. Menghuni segmen SUV, Jaecoo J5 ditawarkan mulai Rp 249 juta.
Mitsubishi punya penilaian tersendiri soal fenomena perang harga yang terjadi di Indonesia. Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro menyebut perang harga itu tentunya memberi dampak positif kepada konsumen. Pilihan mobil jadi lebih banyak.
“Kompetisi menurut saya sih ya itu dinamika aja ya. Jadi maksudnya bagus untuk konsumen bisa punya banyak pilihan. Cuma sekali lagi Mitsubishi sudah 55 tahun dan kita juga di posisi yang cukup baik dalam kompetisi kita,” kata Irwan ditemui disela-sela pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) baru-baru ini.
Bagi Mitsubishi, mobil dengan harga ramah di kantong itu bukan satu-satunya cara untuk menarik minat konsumen di Indonesia. Tak kalah penting adalah layanan purna jual untuk konsumen. Ini memudahkan konsumen dalam mengurus mobil kesayangannya. Pun soal elektrifikasi, Mitsubishi sudah siap dengan lini produknya.
“Layanan itu juga paling penting ya kan konsumen. Intinya kita berusaha tetap untuk memberikan yang terbaik untuk konsumen ya,” ujar Irwan lagi.
Di Indonesia, Mitsubishi memang bukan pemain baru. Sudah 55 tahun pabrikan berlogo tiga berlian itu meramaikan industri otomotif Tanah Air. Makanya, Mitsubishi tahu betul bagaimana perilaku konsumen di Tanah Air dalam kepemilikan mobil.
“55 tahun kita berkompetisi di top position lah. Jadi Jadi ya itu tadi tidak hanya memberikan produk yang terbaik, tapi juga yang paling penting kan layanan terbaik. Jadi kita jaringan networknya yang sedemikian rupa, besar, luas. Kemudian kita juga kalau bicara layanan, kita juga banyak mendapat penghargaan. Kita selalu ngukur kepuasan pelanggan,” sambung Irwan lagi.
(dry/din)
-

Honda Luncurkan Skutik Baru Sekelas BeAT, Segini Harganya
Jakarta –
Produsen roda dua asal Jepang, Honda, resmi meluncurkan Honda Dio 110 Lite untuk konsumen domestik. Skuter matik (skutik) sekelas Honda BeAT tersebut punya sejumlah kelebihan, mulai dari tampangnya yang klasik hingga mesinnya yang irit bahan bakar!
Disitat dari Greatbiker, Selasa (25/11), Honda Dio 110 Lite dihadirkan untuk memenuhi regulasi emisi yang telah ditetapkan pemerintah setempat. Skutik mungil harus menggunakan mesin yang lebih besar dari 50cc, namun lebih kecil dari 125cc.
Secara tampilan, Honda Dio 110 Lite masih membawa desain model regular, yakni berdimensi mungil dengan perpaduan aksen membulat dan mematah. Desainnya mengingatkan kita dengan skutik entry level yang dipasarkan di Eropa.
Honda Dio 110 Lite. Foto: Honda Japan
Pada bagian wajah, pabrikan membekali Honda Dio 110 Lite dengan lampu berukuran besar di bagian kepala dan pencahayaan lain termasuk sein di bawahnya. Sementara fairingnya dibuat minimalis namun tetap sporty.
Bergeser ke belakang, kendaraan tersebut menggunakan lampu yang termasuk runcing dengan tambahan holder besi di atasnya. Sedangkan bagian rodanya ‘dipayungi’ spakbor mungil untuk mencegah cipratan air.
Honda menanamkan sejumlah fitur unggulan di kelasnya pada kendaraan tersebut, mulai dari panel instrumen analog dengan tambahan layar LCD, kunci dengan shutter lock, bagasi luas dengan kapasitas 17 liter, soket pengisian daya ponsel dan sistem pengereman combi brake system (CBS).
Honda Dio 110 Lite. Foto: Honda Japan
Honda Dio 110 Lite menggunakan mesin ESP 109cc dengan semburan tenaga 3,7 kw. Spesifikasi tersebut dikawinkan teknologi idling stop system dan ACG starter. Menariknya, pabrikan mengklaim, konsumsi bahan bakarnya tembus 56,6 km/liter dengan pengujian WMTC.
Di Jepang, Honda Dio 110 Liter dibanderol mulai dari 239.800 yen atau sekira Rp 25 jutaan. Keran pemesanan kendaraan sudah dibuka sejak pekan lalu.
(sfn/dry)
-

5 Alasan Toyota Avanza Masih Terus Diburu Orang Indonesia
Jakarta –
Toyota Avanza masih aja laris meski sudah ditantang banyak rival. Apa rahasianya?
Nama Toyota Avanza tak pernah absen mengisi daftar 10 mobil terlaris di Indonesia setiap bulannya. Ya, Avanza memang menjadi salah satu model mobil yang masih diburu orang Indonesia. Nggak heran penjualannya juga masih moncer meski sudah berusia dua puluh tahun lebih. Mengutip laman Pressroom Toyota, ada sejumlah alasan di balik masih larisnya Avanza, khususnya di segmen Low MPV.
5 Alasan Avanza Masih Laris
Pertama, Avanza punya dimensi yang lebih besar ketimbang generasi pertama. Tipe 1.3 E memiliki panjang 4.395 mm, lebar 1.730 mm, tinggi 1.645 mm, dan wheelbase 2.750 mm. Dengan ukuran lainnya sama persis, tipe 1.5 G tingginya 1.700 mm.
Sebagai pembanding, Toyota Avanza lama panjangnya 4.190 mm, lebar 1.660 mm, tinggi 1.695 mm, dan wheelbase 2.665 mm. All New Avanza lebih panjang 205 mm, lebih lebar 70 mm, dan lebih rendah 50 mm, namun tipe 1.5 G lebih tinggi 5 mm. Dengan wheelbase lebih panjang 85 mm, menjanjikan interior yang lebih lega dan nyaman. Jarak antar penumpang dan baris kedua saat ini sejauh 980 mm. Selanjutnya jarak antara penumpang baris kedua dan ketiga 700 mm. Mobil lebih lebar 70 mm menjanjikan 7 penumpang dapat duduk dengan nyaman.
Kabin yang lebih lapang menyajikan pengaturan bangku yang lebih fleksibel. Bahkan kursi bisa diatur menyerupai sofa.
Kedua, mesin Avanza disebut tangguh dan lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Avanza saat ini tersedia dalam dua opsi mesin. Pertama ada mesin 1NR-VE 1.329 cc 4 silinder untuk tipe 1.3 E dan 2NR-VE 1.496 cc 4 silinder untuk tipe 1.5 G yang telah terbukti ketangguhannya. Teknologi Dual VVT-i membuat mesin kompak ini sanggup melontarkan tenaga memadai dan irit BBM. Namun tak dijelaskan mendetail soal rincian konsumsi BBM-nya.
Ketiga, desain Avanza yang tampil stylish dan modern memikat hati orang Indonesia. Avanza generasi teranyar ini kini dibekali dengan desain bumper baru dengan lampu depan LED yang lebih menyipit sekaligus simbol mobil Toyota terbaru.
Keempat, Avanza menghadirkan kenyamanan berkendara berkat dukungan dari suspensi MacPherson struts di depan dan Torsion Beam di belakang. Kenyamanan tersebut juga diperkuat dengan jarak sumbu roda yang panjang sekaligus menjanjikan pergrakan mobil yang lebih halus serta minim goncangan. Posisi mengemudi pada tipe 1.5 G terasa pas lantaran sudah dilengkapi pengatur naik-turun dan maju-mundur kemudi. Electric Power Steering (EPS) pada semua tipe menghasilkan pengendalian yang terasa mudah dan menghibur di jalan.
Radius putar hanya 4,9 meter membuat MPV ini begitu lincah saat manuver di jalan ramai, lokasi parkir, bahkan jalan sempit di pelosok kota yang padat.
Kelima, keberadaan fitur yang makin canggih untuk melindungi penumpang. Mobil sejuta umat itu dibekali beberapa fitur seperti ABS, EBD, BA, Isofix, vehicle stability control, hingga hill start assist. Ada juga enam airbag yang tersedia pada Avanza paling tinggi.
Nah itu tadi lima alasan di balik masih larisnya Avanza. Di sisi lain, harga Avanza juga masih berada di rentang kebanyakan orang Indonesia membeli mobil. Avanza paling murah ditawarkan mulai Rp 240 jutaan hingga yang termahal tembus Rp 280 jutaan. Berikut daftar harga Avanza.
Harga Toyota Avanza TerbaruAvanza 1.3 E M/T: Rp 243 jutaAvanza 1.3 E CVT: Rp 258 jutaAvanza 1.5 G M/T: Rp 266 jutaAvanza 1.5 G CVT: Rp 280,8 juta
(dry/din)
-

Atto 1 Sukses, BYD Sebut Racco Sangat Mungkin Masuk Indonesia
Jakarta –
BYD baru saja meluncurkan mobil kei car listrik Racco untuk pasar Jepang. Setelah Atto 1 sukses di Indonesia sebagai mobil terlaris dengan penjualan 9 ribu unit per bulannya, mungkinkah Racco, mobil listrik yang masuk kategori ‘kei car’ ini dijual juga di sini?
“Memang Racco itu antusiasnya cukup tinggi, khususnya kita baru launching di Jepang,” ujar Head of PR & Government BYD Indonesia Luther Panjaitan di ICE BSD City, Tangerang, belum lama ini.
BYD Racco menjalani debut perdananya di Japan Mobility Show 2025. Mobil tersebut resmi dijual mulai musim panas tahun 2026.
Di Jepang, BYD Racco akan menantang kei car populer seperti Nissan Sakura hingga Honda N-Box. Sebagai perbandingan, harga Sakura dijual mulai 2,53 juta dan dibekali dengan baterai 20 kWH yang sanggup menempuh jarak 180 km.
BYD Racco mengadopsi kei car tradisional Jepang yang berbentuk kotak dengan empat pintu. Di bagian belakang mengusung pintu geser. Secara dimensi, BYD Racco punya panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm. Di dalamnya bisa memuat empat orang, dua di depan, dua di belakang. Dimensinya itu tak jauh berbeda dari Nissan Sakura. Sakura punya panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.655 mm.
BYD Racco juga disebut akan menggendong baterai LFP 20 kWh dengan jarak tempuh 180 km. Mobil mungil ini juga didukung pengecasan cepat DC 100 kW. Sayang spesifikasi lengkapnya belum diungkap.
Memang pasar tiap negara itu berbeda-beda. Segmen kei car di Indonesia saat ini belum ada. Ini adalah poin kunci mengapa BYD Indonesia menyatakan perlu melakukan kajian pasar yang mendalam untuk Racco.
Meskipun segmen kei car murni ala Jepang tidak ada, Indonesia memiliki kategori mobil kecil yang dominan, yaitu Low Cost Green Car.
“Sekali lagi karena itu adalah product made in BYD langsung. Sangat possible untuk dibawa, namun memang kita harus mempelajari marketnya. Seperti kita tahu market mobil, city car, kei car itu saat ini di Indonesia belum ada ya. Kita perlu ada research study yang mendalam. Sementara ini kita masih fokus dengan unit-unit yang sekarang,”jelas dia.
(riar/dry)
-

Lihat Lebih Dekat Toyota Veloz Hybrid Varian Termurah yang Dijual Rp 299 Juta
Lihat Lebih Dekat Toyota Veloz Hybrid Varian Termurah yang Dijual Rp 299 Juta


