Category: Detik.com Otomotif

  • Mobil Cukup di Luar Pagar, SIM A Nggak Asal Dapat

    Mobil Cukup di Luar Pagar, SIM A Nggak Asal Dapat

    Jakarta

    Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengantaran Makan Bergizi Gratis (MBG) imbas insiden mobil MBG yang menabrak 20 siswa dan seorang guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Kini, mobil pengantar diberikan batas hanya di luar pagar sekolah.

    “Usahakan tidak masuk membawa makanan ke halaman. Cukup diantar di depan pagar. Kenapa? Karena meskipun tidak ada upacara, anak-anak itu kan sering lari-lari di halaman,” kata Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang melalui keterangan di Jakarta, Minggu dikutip dari Antara.

    Selain itu, Nanik menekankan pengendara mobil pengantar MBG haruslah seseorang yang memang berprofesi sebagai sopir, bukan sopir cabutan, atau berprofesi lain, apalagi yang baru belajar mengendarai mobil.

    “Harus punya SIM, tidak sekadar SIM A, karena SIM A sudah kayak SIM C, asal dapat. Kenapa tidak asal SIM A, supaya dia menguasai pemakaian mobilmaticataupun manual. Dia harus berprofesi sopir,” ujarnya.

    Selain harus mengenal medan dan memahami jalur lalu lintas pengantaran, Nanik menyebut supir pengantar MBG juga harus orang yang berkepribadian baik, tidak pernah terlibat dalam kasus narkoba, serta dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

    “Saya minta perhatian sama mitra, jangan karena anda mau bayar murah, lalu main cabut saja. Sekarang saya rekomendasikan agar SPPG itu di-suspenddalam waktu yang tidak ditentukan. Nanti kalau ada kejadian, saya pun akan merekomendasikan hal yang sama kepada bapak ibu,” ungkapnya.

    Nanik juga meminta kepada Kepala SPPG juga harus mengatur jam kerja, agar dapat mengawasi distribusi MBG. Akuntan harus masuk pagi. Pukul 17.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB, Ahli Gizi masuk. Lalu pukul 1 Kepala SPPG masuk, sehingga saat makanan diantar ada Kepala SPPG.

    Ia juga menekankan Kepala SPPG maupun Mitra dan Yayasan bertanggung jawab dalam perekrutan sopir pengantar MBG. Penggantian sopir pun harus sepengetahuan Kepala SPPG.

    Nanik menegaskan SOP tentang sopir pengantar MBG harus dipatuhi setiap SPPG. Sebab, jika tidak dipatuhi dan kemudian terjadi insiden yang berakibat fatal, maka tak hanya sopir yang harus bertanggung jawab.

    “Operasional SPPG bisa di-suspend, sementara Kepala SPPG yang mengabaikan prosedur juga bisa diberhentikan,” ucap Nanik S. Deyang.

    (riar/lua)

  • 100 Unit Nissan X-Trail Hybrid Terbaru Dikirim ke Konsumen RI

    100 Unit Nissan X-Trail Hybrid Terbaru Dikirim ke Konsumen RI

    Jakarta

    Setelah resmi diluncurkan pada pameran GIIAS 2025 lalu, Nissan X-Trail e-Power with e-4ORCE akhirnya mulai dikirim ke konsumen Indonesia. Tercatat ada sekitar 100 unit Nissan X-Trail bermesin hybrid ini yang dikirim ke garasi konsumen Indonesia. Mobil ini diimpor secara utuh dari Jepang.

    “Kami ingin menyambut para pelanggan pertama sebagai bagian keluarga besar Nissan. X-Trail memiliki warisan yang kuat di Indonesia, dan melalui teknologi e-Power serta sistem AWD elektrik e-4ORCE, kami menghadirkan evolusi yang relevan dengan kebutuhan mobilitas keluarga masa kini. Kami percaya X-Trail tak hanya menjadi kendaraan yang diandalkan, tetapi juga partner perjalanan yang memberikan ketenangan, kenyamanan, dan nilai lebih dalam setiap jejak perjalanan keluarga Indonesia,” terang Bima Aristantyo selaku Head of Sales and Product Planning PT NMDI (Nissan Motor Distributor Indonesia) dalam keterangannya.

    Seremoni penyerahan dilakukan secara simbolis oleh CEO Indomobil Dealer Santiko Wardoyo, sebagai wujud kolaborasi erat antara Nissan dan Indomobil dalam memperkuat pengalaman konsumen serta memperluas adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

    Nissan X-Trail e-Power mulai dikirim ke konsumen Indonesia. Foto: Dok. Nissan

    Sebagai informasi, Nissan X-Trail e-Power kali pertama diperkenalkan di GIIAS 2025 dengan harga Rp 795 juta (OTR Jakarta). Melalui teknologi e-Power, X-Trail memberikan sensasi berkendara elektrik sepenuhnya tanpa perlu melakukan pengisian daya eksternal. Sistem penggerak semua roda elektrik e-4ORCE memastikan stabilitas, kontrol, dan kenyamanan optimal di berbagai kondisi jalan.

    Mobil ini punya kabin luas dengan kursi Zero Gravity, sistem pendingin udara Tri-Zone, serta sistem audio BOSE 9 speaker memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan menyenangkan.

    Fitur digital seperti head unit 12,3 inci, MID 12,3 inci, dan Heads-Up Display 10,8 inci memberikan visibilitas informasi yang intuitif, memperkuat karakter premium sekaligus meningkatkan kemudahan pengoperasian kendaraan.

    Keselamatan juga menjadi fokus melalui rangkaian Nissan Safety Shield, yang mencakup Intelligent Forward Emergency Braking, Blind Spot Warning, Intelligent Cruise Control, serta berbagai fitur bantuan berkendara lain yang bekerja secara proaktif untuk melindungi penumpang dalam berbagai situasi.

    (lua/riar)

  • Mobil Boks Terbakar di Tol Jagorawi, Ini Pemicunya

    Mobil Boks Terbakar di Tol Jagorawi, Ini Pemicunya

    Jakarta

    Terjadi kecelakaan fatal, satu unit mobil boks terbakar di KM 26 Tol Jagorawi, Citereup, Kabupaten Bogor. Terlihat api membesar melahap sebagian besar badan mobil boks. Lantas apa pemicunya?

    Seperti diberitakan detikNews, mobil boks tersebut terbakar usai menabrak kendaraan lain.

    “Objek terbakar satu unit mobil boks (nopol) A 9166 ZD. Korban nihil,” ungkap Kepala Dinas Kebakaran (damkar) Kabupaten Bogor Yudi Santosa dalam keterangan tertulis, Minggu (14/12/2025).

    Yudi menyebutkan, kejadian mobil boks terbakar dilaporkan ke pihak damkar sekitar pukul 01.03 WIB. Mobil boks dilaporkan terbakar usai menabrak kendaraan lain ketika melaju kencang di Tol Jagorawi arah Bogor.

    “Salah satu unit mobil boks melaju dengan cepat dan menabrak salah satu mobil. Mobil boks dengan nomor polisi A 9166 ZD terus mengeluarkan percikan api di area mesin dan tetesan BBM solar. Pihak Jasamarga yang melihat satu unit mobil boks terbakar dan api cukup besar, langsung menghubungi damkar Sektor Citeureup,” beber Yudi.

    “Personel segera menggunakan APD lengkap dan berangkat dengan mengerahkan dua unit pemadam kebakaran,” imbuhnya.

    Yudi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Kebakaran mobil boks berhasil dipadamkan usai sekitar 2 jam penanganan.

    “Situasi terakhir api berhasil dipadamkan. Selesai penanganan pukul 03.10 WIB, sekitar dua jam penanganan. Unit (pemadam kebakaran) yang diterjunkan ada dua unit dari Sektor Citereup,” tukas Yudi.

    (lua/riar)

  • Mobilnya Banyak Dijadikan Armada Taksi, BYD Harap Bisa Bantu Kurangi Polusi

    Mobilnya Banyak Dijadikan Armada Taksi, BYD Harap Bisa Bantu Kurangi Polusi

    Jakarta

    Selain menjual mobil listrik untuk konsumen umum, BYD juga memasarkan produknya buat dijadikan armada fleet alias taksi. Dengan begitu, BYD berharap bisa membantu pengurangan polusi udara di Indonesia.

    Beberapa model BYD yang dijadikan armada taksi adalah T3 dan E6. Kemudian ada dua model lainnya yang digunakan buat armada taksi online, yaitu M6 dan Atto 1. Merek asal China tersebut menilai pasar fleet di Indonesia terus berkembang dengan baik.

    “BYD secara grup memang membangun kerja sama yang baik dengan perusahaan-perusahaan transportasi umum dan e-hailing. Tak hanya Atto 1, tapi kita juga sudah mulai tahun lalu dari M6,” kata Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao dalam acara media gathering di Bogor belum lama ini.

    “Dibandingkan dengan pasar penumpang, pasar fleet ini juga berkembang dengan baik, di mana juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pengurangan CO2,” sambung Eagle.

    Eagle menambahkan, mobil penumpang yang dijadikan transportasi umum seperti taksi, memiliki mobilitas yang tinggi, bisa 10 kali lipat dari mobil penumpang yang dijadikan kendaraan pribadi. Jadi bisa dibayangkan betapa banyaknya pengurangan polusi yang terjadi jika mobil listrik dijadikan armada taksi.

    Sementara itu bila melihat data penjualan, saat ini BYD menjadi rajanya mobil listrik di Indonesia. Secara akumulatif, BYD Indonesia telah menjual setidaknya 47.300 unit dari Januari hingga November 2025. BYD Indonesia juga memecahkan rekor penjualan beberapa bulan terakhir sebanyak 10 ribu unit per bulan. BYD juga mengklaim menguasai lebih dari 57% market share mobil listrik full baterai di Indonesia.

    BYD kini juga merangsek ke papan atas sebagai salah satu merek mobil terlaris di Indonesia. Bahkan penjualan BYD bisa mengungguli merek-merek Jepang seperti Mitsubishi, Suzuki, dan Honda.

    Pada November 2025, BYD Indonesia mencatat angka penjualan wholesales 9.481 unit, hanya kalah dari Daihatsu (11.684 unit) dan Toyota (21.642 unit) yang menjadi merek mobil terlaris bulan lalu.

    (lua/riar)

  • Harga Naik, Penjualan Bisa Anjlok

    Harga Naik, Penjualan Bisa Anjlok

    Jakarta

    Nasib insentif buat mobil listrik tahun depan belum jelas. Kalau tak lanjut, harga mobil listrik dipastikan naik. Kenaikan harga itu bisa membuat penjualan mobil listrik anjlok!

    Insentif buat sektor otomotif tahun depan bakal disetop. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut industri otomotif dalam negeri sudah cukup kuat. Hal itu lah yang menjadi dasar tak berlanjutnya insentif di sektor otomotif tahun depan.

    “Insentif tahun depan tidak ada, karena industrinya sudah cukup kuat,” kata Airlangga belum lama ini.

    Harga Mobil Listrik-Hybrid Bakal Naik Tanpa Insentif?

    Bila tak berlanjut, tentu akan memberikan dampak signifikan terhadap kenaikan harga. Pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB Yannes Pasaribu menilai, wacana penyetopan insentif untuk tahun 2026 jelas bisa membuat penjualan mobil jeblok secara keseluruhan. Sebab, harga jual mobil pasti naik. Khususnya kalau bicara mobil listrik yang saat ini tengah mendapat karpet merah dengan guyuran insentif dari pemerintah.

    “Tanpa insentif seperti PPNDTP dan bebas bea masuk, harga EV, terutama model CBU yang tidak mulai dirakit dengan TKDN 40 persen bisa naik signifikan, misalnya hingga sekitar 30-40 persen,” terang Yannes kepada detikOto.

    Kenaikan itu tentu membuat daya tarik terhadap mobil listrik makin menyusut. Harganya yang tinggi membuat kelompok konsumen dari kalangan menengah ke bawah makin tak melirik mobil listrik. Sebab, kata Yannes, selama ini kelompok konsumen tersebut cukup terbantu dengan kehadiran insentif.

    “Akibatnya, permintaan diprediksi akan melemah, terutama di segmen middle class yang sensitif harga, dan berisiko memperlambat laju adopsi BEV di Indonesia,” ujar Yannes.

    Momentum ini justru menjadi peluang bagi mobil hybrid. Menurutnya, pasar mobil hybrid bisa kembali merangkak bila insentif buat EV sepenuhnya disetop. Ini berlaku bagi para produsen yang melahirkan mobil hybrid baik itu pabrikan Jepang maupun China.

    Deretan Insentif di Sektor Otomotif Roda Empat

    Insentif Mobil Listrik

    Untuk diketahui saat ini memang ada beberapa insentif yang berlaku di industri otomotif. Khusus mobil listrik, tak dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Tertulis pada pasal 2 PMK No. 135 Tahun 2024, PPnBM yang terutang atas impor KBL Berbasis Baterai CBU Roda Empat tertentu oleh Pelaku Usaha ditanggung Pemerintah untuk tahun anggaran 2025. Lanjut pada pasal 3 PMK No. 135 Tahun 2024 menyatakan, PPnBM atas impor mobil listrik CBU ditanggung Pemerintah sebesar 100 dari jumlah PPnBM yang terutang. Lalu, PPnBM atas penyerahan mobil listrik yang diproduksi CKD ditanggung pemerintah sebesar 100 persen.

    Selain bebas PPnBM, ada juga insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk kendaraan listrik. Pemerintah memberikan insentif PPN DTP atas mobil listrik melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 12 Tahun 2025. Kendaraan listrik produksi lokal dengan TKDN tertentu berhak mendapatkan PPN DTP. Jadi, PPN yang ditanggung pembeli lebih kecil. Insentif ini bisa dinikmati beberapa produsen yang memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen yaitu Wuling, Hyundai, MG, Chery, dan Neta. Dengan demikian deretan mobil listrik yang memenuhi syarat TKDN itu hanya dikenai PPN 2 persen.

    Insentif juga diberikan untuk produsen mobil listrik lain seperti BYD, AION, Geely, Citroen, VinFast, dan Xpeng. Deretan merek tersebut juga dibebaskan dari PPnBM meski menjual mobil dari impor. Selain itu, meski mendatangkan mobilnya secara impor, deretan produsen di atas dibebaskan dari bea masuk yang seharusnya dikenai tarif 50 persen. Dengan catatan, merek-merek tersebut menyetujui komitmen investasi di Indonesia. Kalau tidak, maka ada bank garansi setiap unit impor sesuai dengan ketentuan. Bank garansi tersebut akan dicairkan atau hangus untuk mengembalikan insentif yang telah diberikan oleh pemerintah. Dalam periode 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027, produsen wajib mewujudkan komitmen produksi 1:1 sesuai road map tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

    Insentif Buat Mobil Hybrid

    Selain mobil listrik, pemerintah juga telah memberikan insentif buat mobil hybrid meski nilainya tak terlalu besar. Insentifnya berupa PPnBM ditanggung pemerintah sebesar 3 persen. Tarif PPnBM mobil hybrid yang harusnya 6-8 persen jadi hanya 3-5 persen. Mobil dengan teknologi mild hybrid pajaknya beda lagi. Tarifnya sebesar 8-12 persen tergantung dari emisi gas buang yang dihasilkan. Dengan adanya insentif, tarif PPnBM mobil mild hybrid menjadi 5-9 persen.

    Selanjutnya untuk mobil berjenis plug-in hybrid, tarif PPnBM yang dikenakan lebih kecil yaitu 5 persen berlaku untuk semua jenis tanpa diatur besar emisi gas buang yang dihasilkan. Dengan adanya insentif, mobil PHEV hanya kena tarif PPnBM 2 persen.

    (dry/din)

  • Cerita Tangguhnya Daihatsu Terios Jadi Kado Ulang Tahun Tak Tergantikan

    Cerita Tangguhnya Daihatsu Terios Jadi Kado Ulang Tahun Tak Tergantikan

    Jakarta

    Daihatsu Terios 2009 milik Bambang, warga Manado, Sulawesi Utara, telah melampaui fungsinya sebagai alat transportasi. Mobil ini menjadi simbol kesetiaan, kerja keras, dan jadi kenangan keluarga yang terus melaju di jalanan kehidupan.

    Mobil tersebut menjadi pemenang program “Bahagia Sejak Pertama” di Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung. Daihatsu secara konsisten memberikan apresiasi sebagai bentuk penghargaan kepada para pelanggan setia, yang telah mempercayakan Daihatsu sebagai sahabat dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan momen spesial bersama keluarga.

    Daihatsu memberikan penghargaan khusus kepada Bambang, Sahabat Daihatsu asal Manado, yang telah setia menggunakan Terios sejak 2009.

    Foto: Dok. Ridwan Arifin

    Selama lebih dari sepuluh tahun, menemani Bambang dalam berbagai aktivitas keluarga dan pekerjaan sehari-hari. Mobil ini sudah menempuh jarak 78.679 KM, menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidupnya.

    “Saya pembelian Februari 2009 kebetulan tanggal 27 itu ulang tahun istri saya. Saya siapkan kado istri saya. Sampai sekarang istri saya tidak mau melepas kendaraan ini karena ini history kenangan bagi keluarga,” ujar Bambang di Lapangan Satrol Lantamal VIII, Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (13/12/2025).

    “Saya mencintai keluarga saya, seperti saya juga mencintai Daihatsu,” tambah dia.

    Bambang mengatakan mobil tersebut masih digunakan untuk diajak bekerja keras.

    “Saya memilih Daihatsu karena tenaganya, 1.500 cc, bisa untuk 7 penumpang dan mobilnya juga lapang,” ungkap Bambang.

    “Di bagasi saya gunakan (angkut) bahan-bahan berat, saya angkut itu semen, kalau orang itu bilang tela atau batako,” jelas dia.

    Dia juga menceritakan keputusan awal mengambil Daihatsu Terios 2009. Alasannya karena desainnya yang tangguh namun konsumsi bahan bakarnya efisien.

    “Yang kedua dia sedikit maco, kokoh dan sedikit terjangkau bahan bakarnya,” ungkap Bambang.

    Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut Bambang juga menceritakan perjalanan emosionalnya bersama Daihatsu, termasuk pilihan untuk memiliki kendaraan kedua dan ketiga.

    “Karena pengalaman pertama saya sangat memuaskan dan cocok dengan kebutuhan keluarga, saya memutuskan untuk kembali memilih Daihatsu. Pada 2012 saya membeli Daihatsu Xenia, lalu di 2015 menambah Daihatsu Sirion.” imbuh Bambang.

    Program “Bahagia Sejak Pertama, Karena Kamu Ada” sebelumnya dikenal sebagai Xetia with Xenia, dan kini hadir dengan cakupan yang lebih luas. Dengan wajah baru ini, Daihatsu ingin merayakan kedekatan emosional yang telah terjalin sejak momen pertama pelanggan memiliki mobil Daihatsu, hingga setiap kisah perjalanan yang tumbuh bersama kendaraan mereka.

    “Program ini merupakan apresiasi khusus untuk para Sahabat Daihatsu yang telah memilih kami sebagai bagian dari perjalanan hidup mereka. Semangat ‘Bahagia Sejak Pertama’ mencerminkan perasaan yang tumbuh sejak pertama kali memiliki kendaraan Daihatsu, dan terus berlanjut hingga hari ini. Setiap cerita dan pengalaman Sahabat sangat berarti bagi kami,” ujar Budi Mahendra, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

    (riar/lua)

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Masih Ada, Denda-Tunggakan Bertahun-tahun Dihapus

    Pemutihan Pajak Kendaraan Masih Ada, Denda-Tunggakan Bertahun-tahun Dihapus

    Jakarta

    Pemutihan pajak kendaraan dengan penghapusan denda serta tunggakan bertahun-tahun masih ada di beberapa provinsi. Berikut ini daftarnya.

    Pemutihan pajak kendaraan jadi keuntungan sendiri bagi yang nunggak pajak. Terlebih di beberapa provinsi, pemutihan pajak kendaraan itu tak disertai dengan pembayaran denda maupun tunggakan bertahun-tahun. Kamu hanya perlu membayar pajak tahun berjalan.

    Daftar Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan, Denda dan Tunggakan Dihapus

    Dengan demikian biaya yang dikeluarkan jadi lebih murah. Nah berikut ini daftar provinsi yang menggelar pemutihan pajak kendaraan disertai dengan penghapusan denda dan tunggakan tahun-tahun sebelumnya.

    1. Sumatera Barat

    Pemutihan pajak kendaraan di Sumatera Barat berlaku sejak 20 Oktober dan bakal berakhir 30 Desember 2025 sesuai dengan Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 903-686-2025 tentang Pemberian Pembebasan Atas Pokok dan Sanksi Administratif Pajak Kendaraan Bermotor. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam keputusannya menyebutkan bahwa pemberian pembebasan ini bertujuan meringankan beban masyarakat, meningkatkan kesadaran wajib pajak, dan memperluas kepatuhan administrasi kendaraan bermotor di daerah.

    Di Sumatera Barat, program pemutihan menghapuskan tunggakan pokok tahun sebelumnya. Denda atas keterlambatan pembayaran pajak juga dibebaskan. Ada juga pembebasan SWDKLLJ dari Jasa Raharja untuk tahun-tahun sebelumnya. Tak cuma itu, Pemprov Sumbar juga memberikan diskon 50 persen bagi kendaraan yang berasal dari luar provinsi dan mau mutasi ke Sumbar. Diskon pajak juga diberikan untuk angkutan umum barang dan angkutan umum penumpang.

    2. Sumatera Utara

    Pemprov Sumatera Utara juga memberikan pemutihan pajak berupa penghapusan tunggakan tahun sebelumnya. Kamu hanya perlu membayar tunggakan pokok pajak tahun 2024 dan tahun 2025 serta tahun 2026 jika masa pajak jatuh tempo pada Januari 2026. Contoh kamu nunggak 5 tahun dari 2020, maka pajak tahun 2020-2023 tak perlu dibayarkan. Selain itu ada keringanan lain yang diberikan. Adapun program keringanan yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara antara lain:

    Potongan pokok pajak kendaraan bermotor (PKB) tahun 2025 sampai dengan 5 persen untuk kendaraan yang taat pajak dan membayar sebelum jatuh tempoBebas bea balik nama kendaraan bermotor kedua atau balik nama kendaraan bekasBebas pajak progresifBebas denda atau sanksi administrasi PKBBebas denda SWDKLLJ tahun sebelumnya.

    3. Riau

    Pemutihan pajak kendaraan di Provinsi Riau tinggal menghitung hari. Dikutip dari Instagram Bapenda Riau, program pemutihan yang seharusnya berakhir pada 19 Agustus 2025 diperpanjang menjadi sampai 15 Desember 2025. Perpanjangan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts. 789/VIII/2025. Artinya, masih ada sisa tiga hari untuk mengikuti program pemutihan pajak kendaraan tersebut.

    Di Riau, program pemutihan yang diadakan yaitu pembebasan dan pengurangan pokok pajak kendaraan bermotor terutang, serta penghapusan sanksi administrasi atau denda. Pembebasan ini diberikan kepada wajib pajak yang belum membayar pajak kendaraan dua tahun atau lebih, cukup bayar tunggakan pokok pajak satu tahun terakhir dan tahun berjalan saja.

    Selain itu, kendaraan dari luar Riau yang melakukan mutasi masuk akan mendapatkan pengurangan pokok pajak sebesar 50 persen pada tahun pertama. Wajib pajak yang selama tiga tahun berturut-turut tertib membayar pajak tepat waktu akan mendapatkan pengurangan sebesar 10 persen. Ada pula penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama untuk kendaraan bermotor penyerahan pertama angkutan umum orang atau angkutan umum barang.

    4. Jambi

    Jambi juga menggelar program pemutihan pajak kendaraan dan bakal berakhir dalam waktu dekat. Program pemutihan pajak kendaraan di Jambi berlaku mulai 19 Agustus hingga 22 Desember 2025 dan terbuka bagi seluruh wajib pajak kendaraan di Provinsi Jambi.

    Berikut syarat dan ketentuan mengikuti pemutihan pajak kendaraan bermotor Pemprov Jambi 2025:

    1). Pembebasan pokok pajak kendaraan yang mati 5 tahun sampai 15 tahun ke atas hanya bayar 2 tahun. Satu kendaraan hanya diberikan satu kesempatan mengikuti program pembebasan pokok pajak.

    2). Pembebasan sanksi administratif PKB yang telah lewat jatuh tempo.

    3). Pembebasan sanksi administratif BBNKB lelang (lelang kendaraan bermotor hasil rampasan/eksekusi negara, kendaraan dinas pemerintah, perusahaan pembiayaan leasing).

    4.) Pembebasan sanksi administratif pendaftaran pajak kendaraan bermotor I, II dan lelang yang telah lewat tanggal dan jatuh tempo.

    5.) Pembebasan denda SWDKLLJ tahun lalu dan tahun tahun lalu

    5. Sumatera Selatan

    Di Sumatera Selatan, tunggakan dan denda tahun-tahun sebelumnya dihapuskan. Pemilik kendaraan hanya perlu bayar PKB 1 tahun. Kemudian ada juga bea balik nama kendaraan bekas, pembebasan biaya pajak progresif, dan bebas denda SWDKLLJ tahun-tahun sebelumnya.

    6. Kalimantan Selatan

    Pemprov Kalimantan Selatan memperpanjang keringanan pajak kendaraan. Dikutip dari akun Instagram Bapenda Kalimantan Selatan, ada diskon sebesar 25 persen atas pokok pajak kendaraan bermotor untuk kepemilikan kendaraan pribadi dan diskon sebesar 34,17 persen atas pokok bea balik nama kendaraan bermotor. Program itu diperpanjang sampai dengan 31 Desember 2025. Kali ini juga ada program pembebasan seluruh tunggakan dan denda PKB, wajib pajak hanya cukup membayar pajak tahun berjalan saja.

    7. Kalimantan Tengah

    Mulai tanggal 24 September sampai 31 Desember 2025, wajib pajak di Kalteng cukup membayar pajak kendaraan bermotor tahun berjalan maka dapat pembebasan denda pajak kendaraan, bebas pokok dan bea balik nama mutasi masuk dari luar Provinsi Kalteng, bebas pokok tunggakan pajak kendaraan, bebas denda SWDKLLJ, serta bebas bea balik nama kendaraan bekas.

    8. Sulawesi Tenggara

    Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sultra Nomor 100.3.3.1/107 Tahun 2025, denda dan pokok tunggakan pajak kendaraan bermotor tahun 2024 dan sebelumnya dihapuskan bagi pelajar dan mahasiswa. Tujuannya adalah membantu anak muda fokus mengejar cita-cita tanpa beban administrasi pajak. Kebijakan ini mencakup penghapusan denda dan tunggakan pajak yang berlaku hingga April 2026.

    Itu tadi daftar provinsi yang menggelar pemutihan pajak kendaraan dengan hanya membayar pajak tahun berjalan. Tentunya ada persyaratan yang harus dipenuhi. Pastikan jangan melewatkan kesempatan emas tersebut ya. Soalnya program pemutihan pajak kendaraan di setiap provinsi belum tentu digelar setiap tahunnya.

    (dry/riar)

  • Makin Jelas, Ini Penampakan Calon Mobil Hybrid Perodua

    Makin Jelas, Ini Penampakan Calon Mobil Hybrid Perodua

    Jakarta

    Perodua kembali menggoda publik dengan merilis teaser terbaru untuk calon mobil hybrid-nya. Setelah gambar perdana dirilis pekan lalu, teaser lanjutan ini memperlihatkan penampakan makin jelas dari calon crossover segmen B berkode D66B, yang digadang-gadang bakal menggunakan nama Nexis atau Traz saat meluncur resmi.

    Dari gambar terbaru yang diunggah Perodua, detail eksterior mobil ini mulai terbaca, kendati masih dibalut pencahayaan minim. Secara garis besar, siluetnya sangat familiar karena memiliki banyak kemiripan dengan Toyota Yaris Cross, yang lebih dulu meluncur di Indonesia dan Thailand sejak 2023. Hal ini bukan kejutan, mengingat D66B dikembangkan dari basis yang sama.

    Meski begitu, Perodua tampaknya tetap memberikan sentuhan khas pada model barunya. Pada teaser sebelumnya, terlihat jelas bahwa grille depan Nexis/Traz menggunakan motif berbentuk L, berbeda dengan Yaris Cross yang mengusung pola U. Pada teaser terbaru, bagian depan kembali ditampilkan dengan pencahayaan sedikit lebih terang, sehingga detail bumper makin terlihat.

    Di area bumper depan, Perodua menyematkan sisipan sudut dengan desain yang lebih kompleks dibandingkan milik Yaris Cross. Pada model Toyota tersebut, komponen kecil di atas lampu depan diketahui berfungsi sebagai sensor parkir. Perbedaan desain ini mengindikasikan bahwa Perodua ingin menghadirkan identitas visual tersendiri, meski berbagi DNA dengan saudaranya dari Toyota.

    Soal spesifikasi, Perodua masih menutup rapat informasi teknis Nexis/Traz. Namun, sebagai gambaran, Toyota Yaris Cross di Indonesia dibekali mesin bensin 1.5 liter empat silinder 2NR-VE naturally aspirated dengan tenaga 106 PS dan torsi 138 Nm, yang dipadukan dengan transmisi manual lima percepatan atau CVT. Sementara di Thailand, Yaris Cross hanya ditawarkan dalam versi hybrid, mengombinasikan mesin 1.5 liter 2NR-VEX dengan motor listrik untuk menghasilkan tenaga gabungan 111 PS.

    Kesamaan platform ini juga berimbas pada aspek keselamatan. Yaris Cross telah mengantongi peringkat bintang lima ASEAN NCAP pada Agustus lalu, dan besar kemungkinan Nexis/Traz akan menawarkan standar keselamatan serupa. Nama Nexis dan Traz sendiri sebenarnya bukan hal baru, karena telah didaftarkan Perodua ke MyIPO lebih dari tiga tahun lalu.

    Menariknya, Perodua memberi petunjuk bahwa debut D66B tinggal lima hari lagi, atau dijadwalkan berlangsung pekan depan. Model ini akan diposisikan di atas Ativa yang saat ini dijual mulai RM62.500 hingga RM73.400. Lantas, berapa harga yang cocok buat calon mobil hybrid Perodua ini?

    (lua/riar)

  • Pabrikan Jepang Nggak Bisa Terus-terusan Ngotot dengan Mobil Hybrid

    Pabrikan Jepang Nggak Bisa Terus-terusan Ngotot dengan Mobil Hybrid

    Jakarta

    Pabrikan Jepang disebut tak bisa terus-terusan ngotot dengan mobil hybrid di tengah gempuran mobil listrik. Kalau tidak, jangan kaget bila pasarnya bakal tergerus.

    Pasar otomotif Indonesia kian gemuk. Banyak merek baru, khususnya dari China ikut meramaikan pasar otomotif Indonesia. Sejumlah pabrikan China itu juga membawa angin segar karena menghadirkan mobil listrik yang harganya setara dengan mobil bermesin konvensional merek Jepang. Gayung pun bersambut, mobil China mulai banyak diminati orang Indonesia. Satu merek yang cukup mencolok adalah BYD. Meski baru seumur jagung di industri otomotif dalam negeri, BYD sudah menguasai pangsa pasar mobil listrik.

    BYD memang agresif mendatangkan produk mobil listriknya untuk mengisi berbagai segmen. Untuk menjegal mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) misalnya, BYD punya Atto 1. Dari komposisi harga Atto 1 berada di level yang sama dengan deretan mobil LCGC. Lebih mengejutkan lagi, penjualan Atto 1 juga meroket dalam dua bulan terakhir. Nama BYD Atto 1 bahkan mengisi daftar penjualan mobil terlaris pada periode Oktober-November 2025. Keberhasilan BYD lewat Atto 1 dinilai menjadi sinyal lahirnya struktur persaingan baru di industri otomotif Indonesia.

    Pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB Yannes Pasaribu menilai, fenomena harga Atto 1 justru membuat konsumen yang sebelumnya resisten dengan mobil listrik malah jadi runtuh.

    “Lalu, label BYD yg begitu gencar diwartakan pada banyak sekali medsos sebagai produsen BEV global terbesar juga semakin memperkuat brand trust, sehingga kekhawatiran soal kualitas, baterai, dan after-sales berkurang signifikan,” terang Yannes kepada detikOto.

    Hal itu kata Yannes membuat Atto 1 menjadi rival langsung deretan mobil LCGC dan juga city car bermesin konvensional. Ke depan, bukan tidak mungkin justru pasarnya makin membesar. Menurutnya, untuk bisa bersaing, para pabrikan Jepang tidak seharusnya terus-terusan ngotot dengan mobil hybrid.

    “Konsekuensinya, fenomena ini sangat mungkin semakin membesar seiring waktu dan bakal memaksa pabrikan Jepang yang ada di Indonesia untuk merespons dengan mau tidak mau harus segera menciptakan BEV entry-level yang sama agresifnya. Tidak terus-terusan ngotot memaksakan mobil hybrid mengikuti policy prinsipal Jepangnya,” jelasnya lagi.

    Kalau terus bertahan dengan mobil hybrid, bisa jadi pangsa pasar mobil Jepang justru tergerus. Sebab tren konsumen mulai mengarah ke kendaraan listrik. Di sisi lain, sejumlah pabrikan China juga sudah punya mobil hybrid dengan teknologi lebih canggih dan harga terjangkau.

    “Jika Jepang bersikeras hanya mengandalkan hybrid yang juga harus berkompetisi dengan berbagai brand baru hybrid China yang lebih unggul desain dan fiturnya, tanpa mempercepat produksi BEV lokal, maka pangsa pasarnya akan terus menyusut seiring bergantinya generasi pembeli mayoritas ke gen Millenial dan utamanya Gen Z yang lebih aware terhadap value for money,” tutup Yannes.

    Tergerusnya pasar mobil Jepang sebenarnya sudah mulai terlihat. Kalau mengacu pada data distribusi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, hal itu mulai terlihat pada tahun 2024.

    Meskipun Toyota tetap kokoh di puncak dengan 33%, jika ditotal, pangsa lima besar merek Jepang turun menjadi 79,6%, turun 5% dari capaian 2020. Ya sebelumnya mobil Jepang mencatatkan pangsa pasar di atas 80%.

    Sementara itu, pabrikan China mulai membagi kekuatannya. Wuling memperkuat posisinya di 2,8% (25.067 unit), dan yang mengejutkan, BYD yang baru masuk langsung merebut 1,6% pasar (13.964 unit). Mereka menunjukkan keseriusan dengan mengincar segmen mobil listrik yang mulai diminati konsumen. Tren kenaikan itu juga berlanjut tahun 2025. Ini menjadi sinyal bagi pabrikan Jepang untuk makin waspada.

    Total penjualan retail hingga November 2025 tercatat 739.977 unit. Angka kolektif lima merek Jepang teratas kini hanya menyisakan 73,6% pangsa pasar. Terlihat jelas, dominasi Jepang yang dulu mencapai 85% kini berada di angka 73,6%. Angka yang hilang itu-sekitar 11%-hampir seluruhnya diambil oleh merek China.

    (dry/lua)

  • Yamaha Nmax Tech Max Meluncur di Thailand, Harga Nyaris Rp 60 Juta

    Yamaha Nmax Tech Max Meluncur di Thailand, Harga Nyaris Rp 60 Juta

    Jakarta

    Yamaha resmi meluncurkan Nmax Tech Max terbaru di Thailand. Skutik bongsor bermesin 155 cc ini hadir dengan pembaruan menyeluruh, mulai dari desain lebih sporty dan agresif, hingga sentuhan detail premium. Di Thailand, motor ini dijual dengan banderol nyaris menyentuh angka Rp 60 juta.

    Secara umum, Yamaha Nmax Tech Max mempunyai desain serta tampilan yang identik dengan Yamaha Nmax generasi terbaru yang dijual di Indonesia. Pilihan warna Yamaha Nmax Tech Max Thailand adalah Silver Chrome dan Prestige Gray.

    Masuk ke area kokpit, Nmax Tech Max mengusung Dual Digital Meters yang menjadi ciri khas varian tertinggi. Panel instrumennya terdiri dari layar TFT warna 4,2 inci, dipadu layar LCD digital 3,2 inci. Beragam informasi ditampilkan lengkap, mulai mode berkendara, rpm, status YECVT, notifikasi panggilan dan pesan, pemutar musik, dan informasi cuaca real-time. Seluruh pengoperasian dilakukan melalui sakelar di setang kiri.

    Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah Sistem Navigasi Garmin. Navigasi ini ditampilkan langsung via layar TFT, menyajikan panduan rute yang jelas dan data lalu lintas real-time, sehingga menunjang mobilitas di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.

    Untuk dapur pacu, Yamaha menyematkan mesin Blue Core 155 cc, 4 katup dengan teknologi VVA dan pendingin cairan. Mesin ini dikenal memiliki respons halus sejak putaran bawah hingga atas, sekaligus tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar.

    Varian Tech Max juga dibekali transmisi YECVT yang dikontrol ECU dan menawarkan dua mode berkendara. Mode T difokuskan pada kehalusan dan efisiensi, sementara Mode S menyuguhkan akselerasi lebih agresif. Fitur Shift Down Function dan Engine Brake turut hadir untuk kontrol berkendara yang lebih presisi.

    Dari sisi keselamatan dan kepraktisan, Nmax Tech Max dilengkapi ABS, Traction Control, Smart Key, port USB Type-C, kompartemen depan, serta bagasi 25 liter yang mampu menyimpan helm full face.

    Di Thailand, Yamaha Nmax Tech Max 2026 ditawarkan dengan harga 113.500 baht atau setara Rp 59,8 juta. Sebagai perbandingan, Yamaha Nmax Tech Max Indonesia punya harga jauh lebih murah, Rp 44 jutaan.

    (lua/riar)