Category: Detik.com Otomotif

  • Yamaha Aerox Bikin ‘Gerah’, Honda Siapkan Lawan Sepadan!

    Yamaha Aerox Bikin ‘Gerah’, Honda Siapkan Lawan Sepadan!

    Jakarta

    Honda tak mau diam saja melihat dominasi Yamaha Aerox di segmen sport matic. Mereka disebut-sebut sedang menyiapkan produk terbaru sebagai lawan sepadan. Bagaimana bocorannya?

    Disitat dari Greatbiker, Selasa (16/12), Honda sejauh ini memang belum punya skuter matik (skutik) yang secara ukuran, desain dan performa, menantang langsung Aerox. Itulah mengapa, Aerox bisa melenggang tanpa lawan.

    Namun, dominasi tersebut agaknya akan menghadapi tantangan berat. Sebab, Honda mulai berpikir membuat dan menjual kendaraan di segmen yang sama. Kabarnya, mesin yang dipakai juga punya konfigurasi 155-160cc.

    Ilustrasi motor Honda untuk menantang Yamaha Aerox. Foto: Doc. Greatbiker

    Menurut informasi yang beredar, calon motor terbaru itu akan menggunakan platform yang benar-benar baru, bukan mengadopsi basis Vario atau PCX. Kabarnya, struktur kendaraan akan mirip-mirip Air Blade dengan sentuhan lebih sporty.

    Meski belum ada kepastian soal nama produk, namun kendaraan itu digadang-gadang akan menggunakan fairing penuh, roda berukuran besar, rangka yang kokoh dan posisi berkendara yang agak rendah. Desain tersebut kurang lebih mirip-mirip dengan Aerox.

    Jika benar demikian, maka target pasar calon skutik terbaru Honda itu merupakan remaja dan penggemar motor balap yang suka tampilan mencolok serta nuansa sporty. Kendaraan tersebut tentu bukan dikhususkan untuk ‘motor tempur’ yang dipakai harian seperti BeAT atau Scoopy.

    Ilustrasi motor Honda untuk menantang Yamaha Aerox. Foto: Doc. Greatbiker

    Meski belum ada gambar kendaraan resmi, namun dokumen mengenai mesin dan struktur yang muncul secara berkala menimbulkan kehebohan di mana-mana. Kuda besi tersebut kemungkinan besar akan menggunakan head unit digital, opsi mode berkendara, fitur keselamatan langkah dan masih banyak lagi.

    Kabarnya, kepastian soal produk terbaru itu akan diumumkan secara resmi akhir tahun ini atau awal tahun depan. Mari kita nantikan bersama, setangguh apa motor terbaru Honda yang dihadirkan untuk merusak dominasi Aerox tersebut.

    (sfn/dry)

  • Insentif Mobil Listrik Tidak Diperpanjang, Bakal Dialihkan Buat Mobil Nasional

    Insentif Mobil Listrik Tidak Diperpanjang, Bakal Dialihkan Buat Mobil Nasional

    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, tidak akan memperpanjang insentif kendaraan listrik pada 2026. Apa alasannya?

    Airlangga mengatakan langkah untuk tidak memperpanjang insentif agar menghidupkan industri otomotif dalam negeri. Di sisi lain, pemberian insentif untuk produsen mobil listrik punya tujuan yang jelas. Insentif itu sekaligus menjadi pancingan agar para pabrikan mau berinvestasi di dalam negeri.

    Selain itu, Airlangga membocorkan tidak diperpanjangnya insentif kendaraan listrik pada 2026, karena pemerintah tengah fokus untuk melahirkan mobil nasional.

    “Anggaran insentif mobil listrik mau dialihkan ke mana? Anggarannya tentu kita punya perencanaan mobil nasional (fokus pada mobil nasional-Red), sehingga kita bisa belajar sebetulnya dari VinFast,” kata Airlangga saat ditemui saat peresmian pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat.

    “Sedang dalam proses,” Airlangga menegaskan.

    PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) memperkenalkan sebuah konsep mobil listrik yang diprakarsai dan didesain langsung oleh talenta-talenta terbaik bangsa Indonesia di ajang GIIAS 2025, Jumat (25/7/2025). Foto: Grandyos Zafna

    Airlangga pun mengatakan, bagi pabrikan otomotif yang sudah merasakan insentif kendaraan listrik dari pemerintah kini sudah waktunya menjawab janji mereka untuk membangun pabrik di Indonesia.

    “Pemerintah sudah memberikan berbagai insentif, jadi mereka tinggal buat (mendirikan pabrik),” kata Airlangga.

    “Existing, dan VinFast bisa melakukan kedua-duanya (investasi dan membuat pabrik). Jadi yang lain (produsen mobil listrik lainnya), yang belum punya pabrik tapi menikmati insentif harus ikut seperti VinFast ini,” tegas Airlangga.

    (lth/dry)

  • Prediksi Harga Rp 100 Jutaan, Calon MPV Baru Nissan Pakai Basis Mobil Ini

    Prediksi Harga Rp 100 Jutaan, Calon MPV Baru Nissan Pakai Basis Mobil Ini

    Jakarta

    Nissan bersiap meramaikan pasar otomotif India dengan meluncurkan MPV terbaru pada 18 Desember mendatang. Mobil MPV yang diprediksi dijual mulai Rp 100 jutaan ini ternyata dibangun di atas basis mobil murah, Renault Triber.

    Seperti dikutip dari laman Motoroids, MPV anyar Nissan menggunakan platform CMF-A yang sama seperti Renault Triber. Kerja sama ini dimungkinkan terjadi karena Nissan merupakan aliansi Renault.

    Renault Triber. Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Renault Triber sendiri merupakan MPV murah berkapasitas 7 penumpang. Mobil murah ini cukup laris manis di pasar India. Sejak dipasarkan mulai 2019 lalu, hingga tengah tahun 2025, Triber sudah terjual lebih dari 200 ribu unit di negeri bollywood.

    Di Indonesia, Renault Triber sempat dipasarkan sebagai mobil MPV 7-seater murah untuk menyaingi pemain utama seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Namun mobil merek Prancis tersebut gagal memenuhi ekspektasi konsumen Indonesia dan akhirnya layu sebelum berkembang.

    Dengan strategi Nissan yang ingin me-rebadge Renault Triber, tentunya menjadi kabar bagus bagi konsumen di India. Karena semakin banyak pilihan mobil murah. Tak hanya itu, MPV baru ini juga akan menambah portofolio Nissan di India yang sebelumnya telah menjual Magnite dan X-Trail.

    Peluncuran resmi MPV baru Nissan ini dijadwalkan 18 Desember, sementara harga diperkirakan diumumkan awal 2026. Nissan kabarnya bakal mematok harga tak jauh dari Renault Triber, yang saat ini berada di kisaran Rs 5,76 lakh atau sekitar Rp 106 jutaan hingga Rs 8,6 lakh atau sekitar Rp 158 jutaan.

    Jadi penasaran, apakah kira-kira Nissan bakal turut membawa mobil ini ke Indonesia?

    (lua/dry)

  • 8 Motor Matic di Bawah Rp 20 Juta

    8 Motor Matic di Bawah Rp 20 Juta

    Jakarta

    Ada delapan motor matic yang dijual dengan harga di bawah Rp 20 juta. Berikut ini daftarnya.

    Ada puluhan model motor matic yang dijual di Indonesia. Motor matic itu paling murah bisa dimiliki mulai Rp 15 jutaan. Tapi kalau bicara yang harganya di bawah Rp 20 juta, rupanya cuma ada delapan model. Dari Yamaha, ada tiga model motor matic di bawah Rp 20 juta. Sedangkan dari Honda, hanya ada satu model. Selanjutnya, motor matic di bawah Rp 20 juta juga disajikan oleh TVS. Lengkapnya berikut ini.

    Daftar Motor Matic di Bawah Rp 20 Juta

    Honda

    Honda hanya punya tiga model motor matic di bawah Rp 20 juta. Adalah Honda BeAT berbeda varian yang dijual mulai Rp 18 jutaan. Tercatat ada tiga Honda BeAT dengan banderol di bawah Rp 20 juta, rinciannya sebagai berikut.

    Honda BeAT. Foto: Doc. AHM.Honda BeAT CBS: Rp 18,98 jutaHonda BeAT Deluxe: Rp 19,851 jutaHonda BeAT Street: Rp 19,851 juta

    Yamaha

    Pilihan motor matic di bawah Rp 20 juta yang ditawarkan Yamaha justru lebih banyak. Total ada tiga model yaitu Yamaha Mio M3 125, Gear 125, dan Gear Ultima. Harganya juga mulai Rp 18 jutaan. Ini daftar harganya.

    Yamaha Gear Ultima. Foto: YamahaYamaha Mio M3 125: Rp 18,305 jutaYamaha Gear 125: Rp 19,045 jutaYamaha Gear Ultima: Rp 19,99 juta

    TVS

    Terakhir ada TVS yang punya dua amunisi motor matic dengan harga di bawah Rp 20 juta. Pertama ada TVS Dazz dan satu lagi adalah TVS Callisto. Khusus TVS Dazz, dengan banderol Rp 15 jutaan, menjadikannya sebagai motor matic paling murah di Indonesia. Simak rincian harga motor matic TVS yang dijual di bawah Rp 20 juta.

    Foto: File detikOtoTVS Dazz: Rp 15,19 jutaTVS Callisto: Rp 19,7 juta

    Nah itu tadi daftar motor matic yang harganya di bawah Rp 20 juta. Khusus Suzuki, dilihat di laman resminya sudah tak ada lagi motor matic di bawah Rp 20 juta. Motor matic Suzuki paling murah dijual seharga Rp 20,18 juta.

    Motor matic memang masih jadi idola di Tanah Air. Kepraktisan yang ditawarkan motor matic menjadi salah satu alasan utamanya. Terlebih dengan teknologi yang makin canggih, konsumsi BBM motor matic juga makin irit. Nggak heran kalau motor matic mendominasi penjualan di dalam negeri. Lebih dari 90 persen motor baru yang terjual di RI jenisnya matic! Ini sekaligus membuat pasar motor bebek maupun motor sport makin menyusut.

    (dry/din)

  • Dirakit di Subang, Harga Mobil VinFast Bakal Turun?

    Dirakit di Subang, Harga Mobil VinFast Bakal Turun?

    Jakarta

    Pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, resmi beroperasi. Pabrik ini memiliki kapasitas terpasang 50 ribu unit per tahun. Sudah dirakit lokal, apakah nantinya harga mobil listrik VinFast bakal turun?

    “Pabrik ini selesai dalam waktu 17 bulan. Total lahannya 171 hektare, tapi untuk saat ini belum semuanya dikembangkan. Pengembangan dilakukan bertahap, terdiri beberapa fase. Fase satu ini yang kami kembangkan kurang lebih 9-10 hektare,” ungkap CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto di lokasi peresmian pabrik, Subang, Senin (15/12/2025).

    Buat pembangunan pabrik tahap pertama ini, Kariyanto mengatakan VinFast telah mengucurkan dana sekitar 300 juta USD atau sekitar Rp 4,8 triliun. Model-model yang akan dirakit meliputi VF3, VF5, VF6, VF7, dan MPV listrik 7-seater, Limo Green.

    Dijelaskan Kariyanto, mobil VinFast rakitan lokal ini siap dikirim ke konsumen mulai Januari 2026. Soal harga, Kariyanto memastikan tidak ada penurunan, sebab sejak pertama VinFast datang ke Indonesia, mereka sudah menjual unit mobil listrik dengan skema insentif dari pemerintah Indonesia.

    “Dalam hal harga, unit yang kita sudah jual saat ini meski (impor) CBU sudah dapat insentif dari pemerintah. Jadi secara harga, tidak ada perbedaan meski CBU maupun CKD (lokal), karena CBU-nya sendiri sudah dapat insentif. Jadi tidak serta-merta, karena sudah CKD, ada perubahan harga dan sebagainya,” bilang Kariyanto.

    Dan pabrik VinFast yang dibangun saat ini masih dalam tahap pertama atau fase 1. Nanti VinFast Indonesia akan mengembangkan pabrik ke fase 2 dan fase 3, hingga pabrik tersebut bakal memiliki kapasitas terpasang hingga 350 ribu unit per tahun.

    (lua/dry)

  • Legenda Chelsea Gary Cahill Blusukan di Jakarta Naik Bajaj

    Legenda Chelsea Gary Cahill Blusukan di Jakarta Naik Bajaj

    Jakarta

    Legenda Chelsea asal Inggris, Gary Cahill baru-baru ini mengunjungi Jakarta, Indonesia, sebagai tamu acara The Famous CFC Goes to Jakarta yang digelar The Ascott Limited. Bukan hanya menggelar meet-and-greet dan nonton bareng (nobar), dia juga blusukan ke sejumlah kawasan di Ibu Kota.

    Dilihat dari kanal YouTube Chelsea, Gary Cahill blusukan ke Jakarta bukan naik mobil atau bus, melainkan bajaj! Mantan pemain bertahan dengan nomor punggung 24 itu ditemani Zac Djellab selaku host atau admin media sosial The Blues.

    Sebelum naik bajaj, Cahill dan Djellab lebih dulu menyantap makanan bersama. Barulah kemudian mereka keluar bangunan dan menuju deretan bajaj yang telah terparkir di sana.

    “Karena kita ada di Jakarta, kita akan mencoba transportasi tradisional. Kita harus terbiasa naik ini untuk melakukan sedikit perjalanan,” kata Djellab kepada Cahill di samping bajaj yang sedang terparkir di hotel, dikutip Senin (15/12).

    Gary Cahill naik bajaj. Foto: Doc. Chelsea FC

    Bajaj tersebut, tentu saja, berkelir biru. Namun, panitia memberikan sentuhan khusus di sekujur bodinya, mulai dari penambahan stiker ‘Stay Your Way’ di bagian belakang, hingga bendera bertulisan ‘discover ASR’.

    Setelah berbincang sebentar, Cahill dan Djellab masuk ke dalam bajaj. Keduanya duduk bersampingan di baris belakang.

    “Rasanya sangat nyaman di dalam sini,” kata Cahill sambil berusaha mengamati sekitar.

    Cahill sebelumnya sudah pernah datang ke Jakarta saat Chelsea bertanding menghadapi Timnas Indonesia All Stars di Gelora Bung Karno (GBK), 12 tahun lalu. Namun, ketika itu dia hanya berpindah dari hotel ke lapangan, alias tak sempat jalan-jalan.

    “Saya pertama kali naik ini (bajaj). Kamu lihat, banyak yang seperti ini di jalan (Jakarta). Aku belum pernah menaikinya,” kata Cahill.

    Perjalanan mereka ditutup dengan kembali ke hotel, berbincang-bincang sebentar, kemudian beristirahat.

    (sfn/dry)

  • Insentif Bikin Harga Mobil Listrik di RI Murah, Jadi Ada yang Rp 150 Juta!

    Insentif Bikin Harga Mobil Listrik di RI Murah, Jadi Ada yang Rp 150 Juta!

    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tidak akan memperpanjang insentif mobil listrik pada 2026. Menurut Airlangga, sudah tak perlu lagi ada insentif yang diberikan di sektor otomotif. Sebab, meski insentif disetop, industri otomotif RI akan tetap berputar.

    “Justru dengan berhenti (Insentif kendaraan listrik tidak diperpanjang), semuanya pada jalan (para pelaku industri akan membangun industri di dalam negeri-Red),” ucap Airlangga Hartarto, saat ditemui dalam peresmian pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, pada 15 Desember 2025.

    “Stimulus itu diberikan supaya mereka bangun pabrik. Sekarang setelah mereka bangun pabrik, maka struktur biaya masuknya lebih rendah,” Airlangga menambahkan.

    Airlangga juga mengatakan, langkah pemerintah untuk memberi insentif kendaraan listrik di Tanah Air, juga berhasil memberikan stimulus kepada masyarakat atas kepemilikan kendaraan listrik. Sebab, harga jual mobil listrik jadi lebih murah.

    Ilustrasi – VinFast, merek kendaraan listrik Vietnam di bawah Vingroup, menghadirkan dua model baru pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD City, Jumat (21/11/2025). Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    “Nah makanya kan ada mobil yang harganya Rp 152 juta. Nah sebelum kebijakan ini, nggak ada mobil yang harganya di bawah Rp 200 juta (setelah pemerintah memberikan insentif kendaraan listrik-Red).

    Sebagai catatan, diketahui hingga akhir 2025 ada beberapa insentif yang berlaku di industri otomotif, salah satunya adalah Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 10% untuk kendaraan listrik.

    Pemerintah memberikan insentif PPN DTP 10% atas mobil listrik melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 12 Tahun 2025. Kendaraan listrik produksi lokal dengan TKDN tertentu berhak mendapatkan PPN DTP. Jadi, PPN yang ditanggung pembeli lebih kecil. Syaratnya, mobil listrik tersebut harus diproduksi lokal dan punya TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40%. Ada juga insentif PPnBM yang diberikan untuk mobil listrik dan mobil hybrid. Kalau mobil listrik dikenai tarif PPnBM 0 persen, sedangkan mobil hybrid 3 persen pajaknya ditanggung pemerintah.

    (lth/dry)

  • Wujud Innova Venturer yang Dilelang Mulai Rp 25 Jutaan, Awas Kaget!

    Wujud Innova Venturer yang Dilelang Mulai Rp 25 Jutaan, Awas Kaget!

    Foto Oto

    Dina Rayanti, Dok.lelang.go.id – detikOto

    Senin, 15 Des 2025 19:04 WIB

    Jakarta – Kijang Innova Venturer 2017 dilelang mulai Rp 2017 dengan kondisi apa adanya. Jangan kaget ya kalau kondisinya sudah jauh dari kata mulus alias rusak berat!

  • Dirakit di Subang, Harga Mobil VinFast Bakal Turun?

    Pabrik Sudah Berdiri, VinFast Bakal Gelontorkan Lagi Investasi Rp 17 Triliun di RI

    Jakarta

    VinFast menepati janji mereka untuk bisa ikut membangun industri otomotif Tanah Air dengan meresmikan pabrik di Subang. Langkah ini disambut baik oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang menyebut pabrik VinFast itu mampu memaksimalkan kapasitas produksi hingga 50 ribu unit.

    Tak cuma itu, VinFast juga sudah menggelontorkan investasi senilai 300 juta USD. Kendati demikian, VinFast akan tetap memenuhi komitmen mereka untuk berinvestasi hingga 1 miliar USD di Indonesia.

    “Di second phase (investasi tahap kedua), rencananya investasi lagi 1 miliar dolar atau Rp 17 triliun dengan kapasitas pabrik dari 50 ribu menjadi 350 ribu. Jadi pemerintah mengapresiasi bahwa setelah fasilitas PPnBM, import duty, dan yang lain, nah ini pabrik daripada VinFast berdiri di Indonesia,” ujar Airlangga dalam pembukaan peresmian pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, 15 Desember 2025.

    Langkah VinFast ini, Airlangga menilai berkat market Indonesia yang berpotensial untuk terus tumbuh.

    “Dan tentu VinFast melihat domestic market Indonesia yang kuat yang bisa lahan untuk 1 juta otomotif dan electric vehicle baru kurang dari 100 ribu,” Airlangga menambahkan.

    Airlangga juga menyampaikan rasa takjub dirinya, akan strategi VinFast di Indonesia. Terutama dalam memperbanyak kendaraan listrik VinFast di Indonesia.

    “Apa-lagi bisnis modelnya VinFast juga belum pernah dilakukan oleh yang lain, di mana pembeli itu tidak beli baterai, tapi sewa baterai. Nah itu perubahan mind,” Airlangga menambahkan.

    Ilustrasi Pabrik mobil listrik VinFast di Vietnam Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    VinFast memang sudah menjanjikan akan meresmikan pabrik mereka di Subang pada akhir Desember 2025 dan memulai produksi pada Maret 2026.

    “Jadi pabrik kami saat ini sudah 95%. Kita akan technical trial di Desember 2025. Tahun depan kita mulai test istilahnya regional production itu di Maret tahun 2026,” ujar CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto dalam acara detikcom Leaders Forum di Jakarta.

    Pabrik VinFast di Subang Jawa Barat Foto: dok. Istimewa/Kurniawan

    Kariyanto menjelaskan, pada tahap awal, pabrik VinFast di Subang yang berdiri di atas lahan seluas 120 hektare itu akan merakit beberapa model mobil listrik andalan VinFast. “Dan tentu harapannya makin ke depan, teknologi akan semakin ditingkatkan, pada suatu saat bisa menjadi juga based production,” sambung Kariyanto.

    Sebagai informasi, pabrik VinFast di Subang dibangun sejak pertengahan tahun 2024 lalu. Kapasitas pabrik VinFast di Indonesia mencapai 50 ribu unit per tahun dengan target penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.000 hingga 3.000 orang.

    Fasilitas pabrik VinFast di Subang ini akan mencakup beberapa area produksi utama, seperti Body Shop, General Assembly Shop, Paint Shop, area pengujian, dan masih banyak lainnya.

    Adapun model mobil listrik pertama yang akan diproduksi di sini adalah mobil listrik mungil VF 3. Dan nantinya, bakal terus ditambah model-model mobil listrik VinFast lainnya.

    Setelah sukses di negara asalnya, VinFast memang gencar melakukan ekspansi ke berbagai negara. Selain Indonesia, VinFast juga telah membangun pabrik di India. Tak hanya itu, VinFast juga bakal membangun pabrik mobil listrik di salah satu negara dengan pasar otomotif terbesar dunia, yaitu Amerika Serikat.

    (lth/dry)

  • Wujud SUV Suzuki Seharga Rp 190 Jutaan yang Heboh Diserbu Pembeli

    Wujud SUV Suzuki Seharga Rp 190 Jutaan yang Heboh Diserbu Pembeli

    FotoOto

    Septian Farhan Nurhuda – detikOto

    Senin, 15 Des 2025 17:15 WIB

    Jakarta – Kurang dari tiga bulan setelah meluncur, Suzuki Victoris langsung diserbu konsumen di India. Bahkan, mid-SUV itu laku puluhan ribu unit selama periode tersebut!