Category: Detik.com Otomotif

  • Penjualan Motor Listrik Nyungsep Gara-gara Tak Disubsidi

    Penjualan Motor Listrik Nyungsep Gara-gara Tak Disubsidi

    Jakarta

    Penjualan motor listrik tahun 2025 terjun bebas hingga 70%. Sebabnya, pemerintah tak kunjung menurunkan subsidi Rp 7 juta seperti sebelum-sebelumnya. Akibatnya harga motor listrik pun meroket dan tak ada kejelasan soal subsidi, apakah lanjut atau tidak.

    “Dua tahun lalu insentif pembelian kendaraan bermotor listrik roda dua sebesar Rp 7 juta dikeluarkan. Ini memang memberikan dampak sangat positif terhadap penjualan kita ya, khususnya di teman-teman AISMOLI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia),” ungkap Sekjen AISMOLI Hanggoro Ananta dalam Diskusi Publik Insentif Kendaraan Listrik yang digelar oleh Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Dikutip berbagai sumber, penjualan motor listrik di Indonesia pada 2023 dan 2024 memang sedang bagus-bagusnya. Tahun 2023, penjualan motor listrik mencapai angka lebih dari 40 ribu unit, kemudian tahun 2024 angkanya melonjak hingga lebih dari 60 ribu unit. Pada tahun 2025, angkanya turun hingga hanya belasan ribu unit.

    “Pada 2025 tak ada insentif, penjualan turun cukup dalam 60% hingga 70%. Jika melihat penetrasinya, persentase penjualan motor listrik terhadap motor bensin itu 1,2-1,3%, Setelah tak ada insentif, drop hingga 0,7-0,8%,” sambung Hanggoro.

    Meski tahun 2025 tak ada insentif, sejumlah produsen motor listrik di Indonesia bisa menyiasatinya dengan sistem sewa baterai yang membuat harga OTR motor listrik terlihat kompetitif. Cara ini salah satunya sudah dilakukan oleh produsen motor listrik asal Kudus, Polytron.

    “Banyak anggota kita yang mencoba untuk melakukan pendekatan-pendekatan secara bisnis, melakukan sebuah formulasi, akhirnya harga produk bisa ditekan. Salah satunya dengan cara mekanisme battery as a service atau baterai sewa gitu ya. Dan ini juga cukup mendongkrak dari sisi sales-nya,” terang Hanggoro.

    (lua/dry)

  • Tahun Depan, Rival Utamaku Adalah Adikku

    Tahun Depan, Rival Utamaku Adalah Adikku

    Jakarta

    Marc Marquez terang-terangan menyebut Alex Marquez, sebagai ancaman terbesar di lintasan untuk musim depan. Opsi ini tak terlepas dari performa Alex pada musim ini.

    Alex diproyeksi bakal tampil sangat kuat, terutama karena adiknya itu akan menunggangi motor spesifikasi terbaru, Ducati GP26.

    “Alex akan menjadi rival utama saya sejak awal. Dia sudah membuktikan bahwa dia mampu melakukan apa saja. Saya tidak akan menganggapnya sebagai adik di lintasan, tapi sebagai Alex Marquez: runner-up dunia,” ujar Marc Marquez, dikutip dari Crash.

    Ya, Rider Gresini itu diganjar Desmosedici spesifikasi terbaru menyusul penampilan spektakuler di sepanjang musim 2025. Meski “cuma” menggeber GP24, Alex Marquez konsisten finis podium dengan meraih tiga kemenangan grand prix: Jerez, Catalunya, Sepang.

    Alex kemudian menyudahi musim di peringkat kedua di bawah Marc Marquez, yang turut mengukir sejarah sebagai kakak-beradik pertama yang finis dua teratas dalam satu musim MotoGP.

    Selain soal persaingan, Marc juga memberikan kabar terbaru mengenai kondisi fisiknya. Seperti diketahui, Marc terpaksa absen di empat balapan terakhir musim 2025 setelah mengalami insiden horor di GP Indonesia.

    Kala itu, Marc terlibat tabrakan hebat dengan pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, yang menyebabkan cedera bahu cukup serius. Namun, setelah menjalani operasi pekan lalu, proses pemulihannya menunjukkan sinyal positif.

    “Pemulihan berjalan sangat baik. Saya menargetkan bisa kembali menunggangi motor pada Tes Sepang di bulan Februari nanti,” tutup Marc.

    Marquez bersaudara mencatatkan sejarah dengan finis di posisi 1-2 di klasemen akhir MotoGP 2025, setelah Alex Marquez berhasil meraih tiga kemenangan dan mengamankan posisi runner-up kejuaraan dunia, dia terpaut 78 poin di belakang kakak laki-lakinya.

    Bagi Marc, keberhasilan mereka berdua jauh lebih membanggakan daripada pencapaian pribadinya yang berhasil bangkit dari cedera panjang.

    “Tahun ini, saya lebih memilih kenyataan bahwa ini adalah musim di mana dua bersaudara menjadi juara dan runner-up, daripada (merayakan) comeback saya,” kata Marquez.

    (riar/rgr)

  • Malaysia Bisa Gusur RI Jadi Raja Otomotif, Segini Penjualan Mobil Selama 2025

    Malaysia Bisa Gusur RI Jadi Raja Otomotif, Segini Penjualan Mobil Selama 2025

    Jakarta

    Malaysia bisa menggusur posisi Indonesia sebagai raja otomotif Asia Tenggara (ASEAN). Penjualan mobil di Malaysia hampir menyalip Indonesia. Selisihnya tipis.

    Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) baru saja merilis data penjualan kendaraan bermotor di negaranya. Pada bulan November 2025, penjualan mobil di Malaysia mencapai 72.509 unit. Angka penjualan itu naik dibanding November tahun sebelumnya yang hanya 64 ribuan unit.

    Meski begitu, penjualan mobil bulan November 2025 di Malaysia turun 4,6 persen dari bulan Oktober 2025 yang mencapai 75.991 unit.

    Menurut asosiasi tersebut, meskipun terjadi penurunan dari bulan sebelumnya, kinerja penjualan mobil di Malaysia pada bulan November masih cukup tinggi. Soalnya, Malaysia masih menerapkan kampanye promosi agresif yang terus meningkatkan permintaan kendaraan listrik impor atau CBU sebelum berakhir pada 31 Desember 2025.

    Jika diakumulasi sepanjang 2025 dari Januari sampai November, penjualan mobil di Malaysia mencapai 727.836 unit. Angka itu turun tipis, hanya terpaut 1,15 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 736.317 unit. Asosiasi Otomotif Malaysia menargetkan penjualan 780 ribu unit tahun ini.

    Penjualan mobil di Malaysia itu hampir menyamai atau bahkan melewati angka penjualan mobil di Indonesia. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara kumulatif, wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) periode Januari-November 2025 mencapai 710.084 unit. Padahal, periode yang sama tahun lalu bisa tembus 785.917 unit. Artinya ada penurunan pasar sebesar 9,6 persen.

    Kemudian retail sales (penjualan dari dealer ke konsumen), angkanya mencapai 739.977 unit selama 11 bulan tahun ini. Periode yang sama tahun lalu itu tembus 807.586 unit, ada penurunan 8,4 persen.

    Jika dibandingkan, penurunan penjualan mobil di Indonesia jauh lebih dalam dibanding di Malaysia. Penjualan retail sales otomotif di Indonesia sepanjang Januari-November 2025 turun 8,4 persen. Sedangkan di Malaysia penurunannya hanya 1 persen.

    (rgr/din)

  • Penjelasan Transjakarta soal Hak Kursi Prioritas di Bus

    Penjelasan Transjakarta soal Hak Kursi Prioritas di Bus

    Jakarta

    Baru-baru ini viral video ibu-ibu ngamuk dan maki-maki penumpang lain setelah tak dikasih duduk. Begini penjelasan Transjakarta soal hak tempat duduk di bus.

    Menanggapi video yang beredar di media sosial tersebut, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan pemahaman mengenai fasilitas tempat duduk di dalam armada.

    Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan empati terdalam atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan dalam kejadian tersebut.

    “Kami menyampaikan permohonan maaf atas pengalaman kurang menyenangkan yang dialami oleh pelanggan kami. Transjakarta adalah milik bersama, dan kami ingin setiap perjalanan menjadi momen yang aman serta nyaman bagi semua pelanggan tanpa terkecuali,” ujar Welfizon Yuza dikutip dari keterangan tertulisnya.

    Transjakarta berkomitmen untuk melakukan edukasi yang lebih masif mengenai kursi prioritas. Kursi prioritas disediakan khusus untuk:

    Lansia (Lanjut Usia)Ibu HamilPenyandang DisabilitasOrang tua yang membawa anak/balita

    Di luar kategori tersebut, tempat duduk di bus merupakan area umum yang dapat digunakan oleh seluruh pelanggan. “Transjakarta mengapresiasi sikap toleransi antar-pelanggan, terutama jika ada pelanggan yang sedang dalam kondisi kesehatan kurang fit, seperti yang terjadi pada laporan tersebut,” demikian tulis Transjakarta.

    “Kami akan menginstruksikan petugas di lapangan untuk lebih proaktif dalam mensosialisasikan aturan kursi prioritas serta membantu memediasi jika terjadi kendala antar-pelanggan di dalam bus,” tambah Welfizon.

    Transjakarta menyediakan berbagai kanal bagi pelanggan yang mengalami gangguan atau merasa tidak nyaman selama menggunakan layanan. Pelanggan dapat segera melapor melalui petugas di halte yang bertugas,Call Center Transjakarta di nomor 1500-102, dan saluran resmi pengaduan melalui media sosial (Direct Message).

    “Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menciptakan budaya bertransportasi yang santun. Masukan dari pelanggan sangat berarti bagi kami untuk terus meningkatkan standar layanan Transjakarta,” tutup Welfizon.

    (rgr/din)

  • Sopir Bus Cahaya Trans Gantian di Subang, Minim Jam Terbang

    Sopir Bus Cahaya Trans Gantian di Subang, Minim Jam Terbang

    Jakarta

    Sopir cadangan bus PO Cahaya Trans ternyata belum memiliki jam terbang yang mumpuni.

    Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. M. Syahduddi, mengatakan hingga Senin (22/12) malam, Polrestabes Semarang terus menyelidiki kecelakaan lalu lintas tunggal bus tersebut.

    “Peristiwa tragis tersebut masih menjadi fokus utama aparat kepolisian mengingat besarnya jumlah korban jiwa dan korban luka yang ditimbulkan,” kata Syahduddi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/12/2025) dikutip dari detikJateng.

    “Sampai saat ini, Polrestabes Semarang masih mengamankan dua orang sopir bus, beserta kernet, guna kepentingan penyelidikan,” lanjutnya.

    Ia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal oleh penyidik, diketahui bahwa sopir yang mengendarai bus saat kecelakaan terjadi Senin (22/12/2025) dini hari, tergolong masih berusia muda.

    “Jam terbang mengemudi relatif minim. Kondisi ini menjadi salah satu aspek penting yang tengah didalami untuk mengungkap secara komprehensif penyebab kecelakaan maut tersebut,” ujarnya.

    “Polrestabes Semarang terus berupaya memberikan pelayanan maksimal, mulai dari proses identifikasi korban, penanganan medis, hingga pemulangan jenazah ke daerah asal masing-masing,” lanjutnya.

    Sebanyak 16 jenazah korban laka maut telah diidentifikasi dan dipulangkan ke pihak keluarga. Sementara dari total 18 korban luka, sebanyak 13 orang sudah dinyatakan pulang dan lima korban lain masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.

    Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, mengungkap sopir yang mengendarai bus tersebut merupakan sopir cadangan. Sopir itu bergantian dengan sopir utama di Subang.

    “Jadi untuk informasi awal, ini adalah sopir pengganti atau cadangan, di mana pada saat berangkat dari Bogor menuju ke Jogja, sempat berhenti di Subang untuk berganti sopir,” ungkapnya di RSUP Dr Kariadi, Senin (22/12/2025).

    “Dan saat ini sopir sudah diamankan untuk diambil keterangannya oleh pihak kepolisian. Pengemudinya dua. Selamat semua alhamdulillah,” lanjut Artanto.

    (riar/rgr)

  • Insentif Mobil Listrik Lanjut atau Tidak? Begini Kata Kemenkeu

    Insentif Mobil Listrik Lanjut atau Tidak? Begini Kata Kemenkeu

    Jakarta

    Insentif mobil listrik bakal berakhir dalam hitungan hari. Meski begitu, belum ada kejelasan, apakah program tersebut akan berlanjut atau tidak pada tahun depan. Lantas apa tanggapan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selaku pemegang anggaran?

    Agunan Samosir, Ahli Madya di Pusat Kebijakan APBN, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, mengatakan, insentif mobil listrik untuk tahun depan masih pengkajian. Artinya, saat ini belum ada keputusan dari pemerintah, apakah bakal melanjutkan atau menyetop bantuan tersebut.

    “Ini (kelanjutan insentif otomotif) sudah pernah digaungkan, memang ada di tempat kami (Kemenkeu), tapi tempatnya berbeda. Saya kira ini masih dievaluasi dulu. Jadi tidak langsung diputuskan, begitu. Ini masih wacana dan akan coba dikaji lagi. Kalau kewenangannya di siapa (yang memutuskan?) ya biasanya ada di Kemenko Perekonomian ya,” ungkap Agunan menjawab pertanyaan detikOto dalam Diskusi Publik Insentif Kendaraan Listrik yang digelar oleh Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Diberitakan sebelumnya, kelanjutan insentif otomotif, khususnya insentif buat mobil listrik, mengundang banyak perdebatan. Soalnya, antar lembaga tidak satu suara. Misalnya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, mengatakan tidak ada insentif otomotif tahun depan. Dananya mau dialihkan buat program mobil nasional.

    “Anggarannya tentu kita punya rencana (membangun) mobil nasional, sehingga kita bisa belajar juga sebetulnya dari VinFast. Sedang dalam proses,” bilang Airlangga di pabrik VinFast, Subang, Jawa Barat, belum lama ini.

    Di arena pameran GJAW 2025, Airlangga juga menegaskan bahwa industri otomotif Indonesia sudah mandiri. Tak butuh lagi bantuan stimulus dari pemerintah. Airlangga bilang industri otomotif di Indonesia sudah cukup kuat. Apalagi banyak didukung oleh pameran otomotif, baik skala nasional maupun internasional.

    “Insentif (otomotif) tahun depan tidak ada. Karena industrinya sudah cukup kuat. Apalagi udah pameran di sini. Kuat banget,” kata Airlangga.

    Pernyataan Airlangga bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Agus berkata, industri otomotif adalah industri sangat penting dan menjadi salah satu andalan Indonesia. Maka itu pemerintah akan memberikan insentif lagi tahun depan.

    “Ya, sekarang sedang kita susun, dan insentif otomotif itu menurut saya sebuah keharusan ya, karena sektor yang terlalu penting, sangat-sangat penting. SBIN (Strategi Baru Industrialisasi Nasional) strateginya kita melihat backward dan forward linkage dari setiap kegiatan manufaktur,” ungkap Agus.

    “Backward dan forward linkage paling besar itu ada di sektor otomotif. Jadi memang pemerintah itu, sudah seharusnya juga menyiapkan insentif buat sektor otomotif di tahun 2026. Jangan tanya jenis insentif-nya, bentuk insentif-nya itu sekarang sedang kita susun,” terang Agus.

    Melansir laman resmi Kemenperin, industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan dengan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) manufaktur, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja. Investasi di sektor ini diperkirakan telah mencapai sekitar Rp 174 triliun dengan penyerapan hampir 100 ribu tenaga kerja langsung di industri kendaraan roda empat, roda dua, dan roda tiga.

    (lua/rgr)

  • Bus Cahaya Trans Harusnya Dilarang Beroperasi

    Bus Cahaya Trans Harusnya Dilarang Beroperasi

    Jakarta

    Bus Cahaya Trans berpelat B-7201-IV yang kecelakaan di ruas simpang susun exit Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah harusnya tidak boleh beroperasi.

    Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan hasil ramp check bus Cahaya Trans bernomor kendaraan B 7201 IV yang mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas simpang susun exit Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah, tidak laik jalan.

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan berdasarkan hasil pengecekan pada aplikasi MitraDarat, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

    “Adapun untuk data BLU-e, ditemukan data kendaraan tersebut terakhir melakukan uji berkala pada tanggal 3 Juli 2025. Sedangkan hasil ramp check kendaraan yang dilakukan pada tanggal 9 Desember 2025 dinyatakan tidak laik jalan dan dilarang operasional,” kata Aan dalam keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara.

    Bus melaju kencang dan diduga hilang kendali sehingga menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling. Hal itu juga diduga karena kurangnya konsentrasi pengemudi dan tidak paham medan jalan saat menuruni simpang susun krapyak.

    Akibatnya, lanjut Aan, bus mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang dan samping akibat benturan keras dengan pembatas jalan. Terdapat korban jiwa sebanyak 16 orang dan satu orang luka ringan.

    Untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut, tambah Aan, saat ini pihaknya telah menerjunkan petugas ke lapangan dan aktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Jasa Marga serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

    Ia juga mengimbau kepada seluruh pemilik perusahaan bus untuk wajib mengoperasikan armada yang memenuhi persyaratan teknis kelaikan jalan dan melengkapi persyaratan administrasi sesuai perizinannya.

    Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, mengungkap sopir yang mengendarai bus tersebut merupakan sopir cadangan. Sopir itu bergantian dengan sopir utama di Subang.

    “Jadi untuk informasi awal, ini adalah sopir pengganti atau cadangan, di mana pada saat berangkat dari Bogor menuju ke Jogja, sempat berhenti di Subang untuk berganti sopir,” ungkapnya di RSUP Dr Kariadi, Senin (22/12/2025).

    “Dan saat ini sopir sudah diamankan untuk diambil keterangannya oleh pihak kepolisian. Pengemudinya dua. Selamat semua alhamdulillah,” lanjut Artanto.

    (riar/rgr)

  • Insentif Non Fiskal untuk Mobil Listrik Didorong Berlaku Se-Indonesia

    Insentif Non Fiskal untuk Mobil Listrik Didorong Berlaku Se-Indonesia

    Jakarta

    Selama ini insentif non-fiskal mobil listrik berlaku untuk kota besar seperti Jakarta. Salah satunya, mobil listrik di Jakarta bebas ganjil genap.

    Agar insentif tersebut bisa dinikmati semua konsumen di Indonesia, Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) mendorong kebijakan tersebut bisa diberlakukan secara nasional.

    “Misalnya seperti kebijakan bebas ganjil genap, itu bisa diwajibkan di ibu kota provinsi di seluruh Indonesia, sehingga bisa memicu orang untuk beralih ke kendaraan listrik,” ungkap Wakil Ketua Bidang Pengembangan dan Penelitian Periklindo, Prabowo Kartoleksono, dalam Diskusi Publik Insentif Kendaraan Listrik yang digelar oleh Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB)di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Sebagai informasi, kebijakan insentif non fiskal berlaku buat mobil listrik yang beredar di Jakarta. Dengan menggunakan mobil listrik full baterai, pengendara dibebaskan dari peraturan pelat nomor ganjil genap. Maka tak heran jika penjualan mobil listrik terbesar masih berada di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Contoh seperti pabrikan BYD, sekitar 25% penjualan mobil listriknya didominasi di wilayah tersebut.

    Prabowo pun berharap kebijakan bebas ganjil genap untuk mobil listrik tersebut bisa diberlakukan secara nasional. Tapi masalahnya adalah, aturan ganjil genap saat ini baru ada di wilayah Jakarta.

    “Mungkin istilahnya seperti di London, namanya low emission zone ya. Jadi kalau mau lewat jalan itu dengan mobil bensin, ya bayar. Tapi kalau untuk kendaraan EV (mobil listrik full baterai), dibebaskan. Jadi itu men-trigger. Kalau kita mungkin lebih kepada ganjil genap. Ini bisa mengurangi trafik, kendaraan, dan jumlah kendaraan, sehingga bisa juga mengurangi polusi,” terang Prabowo.

    (lua/rgr)

  • Catat! Jakarta Bebas Ganjil Genap di Tanggal-tanggal Ini

    Catat! Jakarta Bebas Ganjil Genap di Tanggal-tanggal Ini

    Jakarta

    Pekan ini akan ada hari bebas ganjil genap di Jakarta. Kendaraan dengan pelat nomor berapa pun bisa melintas di 26 ruas jalanan Jakarta tanpa khawatir kena tilang ganjil genap.

    Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengumumkan, pada hari Kamis dan Jumat (25-26/12/2025) pekan ini ada peniadaan ganjil genap di Jakarta. Peniadaan ganjil genap di Jakarta pada tanggal 25-26 Desember 2025 bertepatan dengan Hari Raya Natal 2025.

    “Sehubungan dengan Hari Raya Natal 2025, pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta DITIADAKAN pada tanggal 25-26 Desember 2025,” demikian dikutip dari akun Instagram Dishub DKI Jakarta.

    Selain itu, ganjil genap di Jakarta juga ditiadakan pada tanggal 1 Januari 2026. Hal itu bertepatan dengan hari libur Tahun Baru.

    “Sehubungan dengan Tahun Baru 2026, pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta DITIADAKAN pada tanggal 1 Januari 2026,” tulis Dishub DKI Jakarta.

    Peniadaan ganjil genap ini berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 88 Tahun 2019 Pasal 3 ayat (3). Aturan itu berbunyi, “Pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan dengan keputusan Presiden.”

    Sebagai informasi, rute ganjil genap ada di 26 ruas jalanan Jakarta. Ganjil genap Jakarta berlaku di 26 ruas jalan dengan rincian sebagai berikut:

    Jalur Ganjil Genap JakartaJl Pintu Besar SelatanJl Gajah MadaJl Hayam WurukJl MajapahitJl Medan merdeka BaratJl SuryopranotoJl BalikpapanJl Kyai CaringinJl PramukaJl Salemba Raya sisi BaratJl Salemba Raya sisi Timur-Simpang Paseban-Simpang DiponegoroJl Kramat RayaJl Stasiun SenenJl MH ThamrinJl Jenderal SudirmanJl SisingamangarajaJl Panglima PolimJl Fatmawati-TB SimatupangJl Tomang RayaJl S ParmanJl Gatot SubrotoJl MT HaryonoJl HR Rasuna SaidJl DI PanjaitanJl Ahmad YaniJl Gunung Sahari.

    (rgr/din)

  • Isi Garasi Wagub Babel yang Ditetapkan Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

    Isi Garasi Wagub Babel yang Ditetapkan Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

    Jakarta

    Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Wagub Babel), Hellyana ditetapkan tersangka terkait dugaan penggunaan ijazah palsu. Menilik sisi lain dari Hellyana, berikut ini isi garasinya.

    Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Hellyana punya harta sebesar Rp 5.647.500.000 (Rp 5,6 miliaran).

    Khusus isi garasinya, Hellyana memiliki koleksi dengan taksiran Rp 826.500.000 (Rp 826 jutaan). Nilai tersebut terbagi atas enam jenis kendaraan bermotor:

    1. Mobil, Toyota Avanza tahun 2012 senilai Rp 90 juta
    2. Mobil, Toyota Alphard tahun 2007 senilai Rp 300 juta
    3. Mobil, Toyota Avanza tahun 2015 senilai Rp 110 juta
    4. Motor, Yamaha Nmax tahun 2015 senilai Rp 20 juta
    5. Motor, Yamaha 44B tahun 2011 senilai Rp 6,5 juta
    6. Mobil, Toyota Fortuner tahun 2017 senilai Rp 300 juta

    Demikian informasi terkait isi garasi Hellyana. Dari daftar tersebut, dia tidak memiliki mobil terbaru keluaran 2020 ke atas.

    Hellyana ditetapkan tersangka dugaan ijazah palsu

    Diberitakan detikcom sebelumnya, dilihat dari surat pemberitahuan yang beredar, Hellyana ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Ketetapan tentang Penetapan Tersangka Nomor: S.Tap/S-4/104/XII/2025/Dittipidum/Bareskrim tertanggal 17 Desember 2025.

    Hellyana sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan penggunaan dokumen ijazah palsu. Laporan tersebut dilayangkan oleh Ahmad Sidik, mahasiswa Universitas Bangka Belitung, didampingi kuasa hukumnya Herdika Sukma Negara, Senin (21/7) lalu.

    “Jadi, kita datang ke SPKT Mabes Polri untuk membuat laporan adanya dugaan penggunaan ijazah palsu yang diduga dilakukan oleh Wagub Babel H,” kata Herdika usai membuat laporan.

    Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/339/VII/2025/Bareskrim Polri tertanggal 21 Juli 2025. Sidik menyerahkan tiga bukti kepada penyidik Bareskrim di antaranya fotokopi ijazah milik Hellyana yang dikeluarkan Universitas Azzahra tahun 2012.

    Kemudian, ada tangkapan layar Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek yang menyatakan Hellyana masuk Universitas Azzahra pada 2013.

    “Satu tangkapan layar dari laman pangkalan data PD Dikti milik Kemendiktisaintek yang tercatat di situ bahwa wagub ini baru masuk ke Universitas Azzahra itu tahun 2013 dan mengundurkan diri tahun 2014,” ungkap Herdika.

    “Namun kita dapatkan data di fotokopi ijazah beliau ini terbit di tahun 2012. Jadi ijazahnya dulu terbit, baru masuk kuliah dan itu pun sudah mengundurkan diri 2014,” lanjutnya.

    (riar/rgr)