Category: Detik.com Otomotif

  • Waspada Cuaca Ekstrem saat Nataru, Ini 5 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa

    Waspada Cuaca Ekstrem saat Nataru, Ini 5 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa

    Jakarta

    Kamu sedang merencanakan liburan atau mudik saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)? Waspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama bulan Desember. Berikut beberapa komponen mobil yang perlu dicek saat liburan atau mudik di momen Nataru.

    Seperti dijelaskan ASTRA Infra dalam keterangan resminya, setidaknya ada lima bagian mobil yang perlu diperiksa sebelum kamu bepergian. Apa saja?

    1. Ban Kendaraan

    Pastikan tekanan udara ban sesuai standar dan ketebalan tapak ban masih memadai. Kondisi ban yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko terjadinya aquaplaning, yaitu keadaan saat ban kehilangan traksi dengan permukaan jalan akibat genangan air. Pengguna jalan diimbau untuk menjaga kecepatan berkendara serta mewaspadai genangan air di sepanjang perjalanan.

    2. Sistem Pengereman

    Periksa kondisi rem secara menyeluruh untuk memastikan respon kendaraan dan fungsi rem tetap optimal saat melintas di jalan licin dan basah akibat hujan.

    3. Lampu Kendaraan

    Pastikan seluruh sistem penerangan kendaraan berfungsi dengan baik, termasuk lampu utama, lampu rem, dan lampu sein, agar kendaraan tetap terlihat jelas oleh
    pengguna jalan lain dalam kondisi jarak pandang terbatas.

    “Pengguna jalan diimbau untuk tidak menyalakan lampu hazard saat hujan, karena lampu tersebut hanya digunakan dalam kondisi darurat dan dapat membingungkan pengguna jalan lainnya apabila digunakan tidak semestinya,” ujar Senior Instructor Safety Defensive Driving Consultant Sony Susmana.

    4. Wiper dan Kaca Depan

    Pastikan wiper kendaraan berfungsi normal dan kaca depan dalam kondisi bersih tanpa goresan untuk menjaga visibilitas saat hujan deras. Selain itu, untuk mengantisipasi terbatasnya jarak pandang dan kondisi jalan yang licin, pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan dengan batas maksimal 70 km/jam serta menjaga jarak aman antar kendaraan sekitar 80 meter.

    5. Bahan Bakar atau Daya Kendaraan

    Pastikan ketersediaan bahan bakar cukup sampai tempat tujuan atau baterai kendaraan listrik terisi cukup guna menghindari risiko berhenti darurat di tengah perjalanan, terutama saat melintasi area yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem. Pengguna jalan juga disarankan untuk mengetahui lokasi SPBU dan SPKLU di rest area maupun di sekitar ruas tol melalui perencanaan perjalanan secara cermat.

    (lua/rgr)

  • Dijuluki Tesla Roda 2, Omoway Pilih Jakarta Jadi ‘Markas Besar’ ASEAN

    Dijuluki Tesla Roda 2, Omoway Pilih Jakarta Jadi ‘Markas Besar’ ASEAN

    Jakarta

    Produsen motor asal China yang dijuluki ‘Tesla roda dua’, Omoway, telah masuk Indonesia. Menariknya, mereka langsung membangun ‘markas besar’ berupa regional headquarter (RHQ) untuk Asia Tenggara di kawasan Jakarta.

    RHQ Omoway dibangun sangat megah dengan tinggi 10 lantai. Hal tersebut membuktikan, Indonesia merupakan hub strategis utama untuk ekspansi mereka di Asia Tenggara. Sebab, pasar motor listrik di Tanah Air memang sedang tumbuh-tumbuhnya.

    Gedung RHQ tersebut berfungsi ganda sebagai kantor operasional, showroom dan pusat pengembangan bisnis bagi konsumen dan mitra industri. Fasilitas tersebut juga akan menjadi hub regional untuk pengembangan jaringan penjualan, layanan dan promosi teknologi Smart Motorcycle 3.0 di kawasan ASEAN.

    Headquarter Omoway ASEAN di Jakarta. Foto: Doc. Omoway

    Yulong Chen selaku General Manager (GM) Omoway Indonesia mengatakan, selain mendirikan markas besar ASEAN, pihaknya juga bakal melakukan ekspansi jaringan besar-besaran di Jawa dan Bali tahun depan. Setelah itu, kata dia, disusul Sumatera dan Kalimantan.

    “Produk menentukan batas atas inovasi, tetapi kanal dan layanan menentukan skala. Dealer adalah wajah pertama brand di Indonesia. Mereka berperan langsung dalam memastikan performa produk, kualitas layanan dan janji brand benar-benar dirasakan konsumen,” ujar Yulong Chen melalui rilis resmi, dikutip Rabu (24/12).

    Yulong Chen menambahkan, perusahaan juga tengah menyiapkan jaringan purna jual, infrastruktur pengisian daya serta pelatihan ribuan tenaga kerja lokal untuk memastikan keberlanjutan ekosistem motor listrik di Indonesia. Dalam waktu bersamaan, Omoway tengah menyiapkan langkah produksi massal untuk OMO X yang diklaim sebagai smotor listrik pertama dengan sistem self-balancing aktif.

    Motor listrik Omoway resmi diperkenalkan di Indonesia Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Teknologi ini dirancang untuk menjaga stabilitas di kecepatan rendah dan mengurangi risiko jatuh yang merupakan tantangan umum bagi pengendara di lalu lintas perkotaan. Produk tersebut telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan kini memasuki tahap akhir sebelum produksi massal.

    “Kami tidak hanya menghadirkan sebuah produk, tetapi standar baru dalam mobilitas generasi berikutnya,” kata Todd He selaku pendiri Omoway.

    Sebagai catatan, pada Juni lalu, Omoway telah mengenalkan motor listrik pertamanya untuk Indonesia, yakni Omo X. Kendaraan itu dijuluki sebagai ‘Tesla roda dua’ lantaran teknologi pintarnya yang serupa mobil Amerika Serikat tersebut.

    (sfn/dry)

  • Segini Harga Land Cruiser yang Disita KPK dari Bupati Bekasi Ade Kuswara

    Segini Harga Land Cruiser yang Disita KPK dari Bupati Bekasi Ade Kuswara

    Jakarta

    Land Cruiser yang disita dari Bupati Bekasi Ade Kuswara ditelusuri KPK. Segini harga mobil Land Cruiser yang disita KPK itu.

    KPK menggeledah rumah rumah Bupati Bekasi yang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima uang ijon proyek Rp 9,5 miliar. Dari penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah dokumen dan mobil Toyota Land Cruiser.

    “Yang pertama, yaitu di rumah bupati. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan beberapa dokumen dan juga satu unit kendaraan roda empat Land Cruiser,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo dikutip detikNews.

    KPK juga tengah mendalami kepemilikan Land Cruiser tersebut. Dilansir Antara, KPK menduga mobil itu berkaitan dengan dugaan suap ijon proyek. Budi mengatakan KPK ke depannya akan melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang dinilai dapat menjelaskan asal-usul mobil tersebut.

    “Ini masih didalami terkait mobil itu diberikan oleh siapa, dalam rangka apa, dan motifnya untuk apa,” terang Budi.

    Land Cruiser yang disita itu diketahui berpelat B 77 AAD. Ditelusuri di laman Bapenda Jabar, Land Cruiser itu merupakan lansiran tahun 2025 dan terdaftar sebagai kendaraan kedua. Modelnya adalah Land Cruiser 300 GR-S 4×4 A/T. Diketahui juga pajak tahunannya mencapai Rp 59,585 juta. Land Cruiser GR-S jelas bukan mobil biasa.

    SUV kekar ini masuk dalam jajaran mobil mewah. Harganya tembus miliaran. Dalam laman Toyota Astra Motor, Toyota Land Cruiser GR-S terbaru dibanderol Rp 2.704.400.000.

    Kalau merujuk pada LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara), tak ada mobil Land Cruiser yang didaftarkan Ade Kuswara. Berikut ketiga mobilnya.

    1. Mobil Mitsubishi Pajero Sport 2.4 L Dakar tahun 2021, hadiah, senilai Rp 400 juta
    2. Mobil Jeep Wrangler 3.8 L tahun 2011, warisan, senilai Rp 650 juta
    3. Mobil Ford Mustang 2.3 tahun 2022, hasil sendiri, senilai Rp 1,4 miliar

    Menyoal spesifikasi, Land Cruiser dirancang dengan platform terbaru TNGA-F. Platform ini memberikan kesempatan kepada engineer Toyota untuk meracik sistem suspensi terbaik dengan menggunakan Double Wishbone di depan dan 4-link Coil Suspension di belakang. Khusus tipe GR Sport memperoleh tambahan New Stability Control dan New Adaptive Variable Suspension.

    Spesial untuk tipe GR Sport, terdapat fitur E-KDSS (Electronic Kinetic Dynamic Suspension System) dan fitur Electronic Differential Lock di roda depan dan belakang.

    Toyota Land Cruiser 300 ini adalah mesin V6D-turbo 3.346 cc. Dengan mesin ini, Toyota Land Cruiser terbaru ini diklaim mampu mengurangi konsumsi bahan bakar. Dapur pacu berkode F33AFTV ini sanggup menghasilkan tenaga 309 PS pada 4.000 rpm dan torsi ‘brutal’ 700 Nm pada 1.600 – 2.600 rpm. Performa mesin bertenaga ini didukung oleh transmisi 10-speed Direct Shift-10AT yang dapat menyalurkan tenaga mesin lebih efektif dan efisien pada berbagai kondisi berkendara.

    (dry/din)

  • Awas Macet! Puncak Arus Mudik Nataru Diprediksi Terjadi Hari Ini

    Awas Macet! Puncak Arus Mudik Nataru Diprediksi Terjadi Hari Ini

    Jakarta

    Jutaan orang diprediksi akan melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini. Mayoritas menggunakan kendaraan pribadi. Awas macet, prediksinya hari ini akan menjadi puncak arus mudik Natal 2025.

    Pada libur Nataru ini, mobil pribadi diperkirakan masih menjadi pilihan utama. Setidaknya sebanyak 51,12 juta orang atau 42,78 persen akan menggunakan mobil pribadi untuk liburan akhir tahun. Kemudian disusul sepeda motor, bus, mobil sewa, travel, moda udara, dan kereta api.

    Pemerintah telah memprediksi hari ini, Rabu (24/12/2025) akan menjadi puncak arus mudik Natal 2025. Jutaan orang diperkirakan melakukan pergerakan pada puncak arus mudik ini.

    “Kami memprediksi puncak arus mudik masa libur Nataru 2025/2026 akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 dengan perkiraan pergerakan 17,18 juta orang, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi Jumat, 2 Januari 2026 dengan perkiraan pergerakan sebanyak 20,81 juta orang,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi belum lama ini.

    Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta mulai meningkat menjelang puncak arus yang diprediksi terjadi pada Rabu, 24 Desember. Menurut Agus, dari proyeksi 2,9 juta kendaraan yang keluar Jakarta, sampai kemarin sudah terealisasi sekitar 28,5 persen. Agus melanjutkan, potensi arus lalu lintas diperkirakaan lebih tinggi mulai pagi hingga sore hari ini.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan contraflow satu lajur akan dilakukan ketika traffic counting di KM 70 menunjukkan volume kendaraan mencapai 5.500 unit secara berturut-turut.

    “Parameter sudah jelas, ketika di KM 70 berturut-turut tercatat 5.500 kendaraan, maka akan dilakukan eksekusi contraflow satu lajur,” kata Agus dikutip Korlantas Polri.

    Selain itu, Kakorlantas menegaskan ada penerapan pembatasan kendaraan angkutan barang sesuai kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB). Kendaraan sumbu tiga dilarang melintas di jalan tol selama masa Operasi Lilin, sementara di jalan arteri masih diperbolehkan melintas pada pukul 17.00 hingga dini hari.

    “Kami mengimbau masyarakat agar mengatur manajemen perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan menikmati perjalanan Nataru dengan aman dan riang gembira.” sebutnya.

    (rgr/dry)

  • Sebelumnya 5 Bintang, Kenapa Uji Tabrak Terbaru Fronx Cuma Dapat 1 Bintang?

    Sebelumnya 5 Bintang, Kenapa Uji Tabrak Terbaru Fronx Cuma Dapat 1 Bintang?

    Jakarta

    Uji tabrak Suzuki Fronx oleh Australasian New Car Assessment Program (ANCAP) hanya mendapatkan rating 1 bintang. Padahal dites tabrak Suzuki Fronx sebelumnya oleh ASEAN NCAP, mobil SUV kompak ini dapat rating tertinggi 5 bintang. Apa yang bikin hasilnya beda?

    Asean NCAP Technical Commitee, Adrianto Sugiarto Wiyono, menjelaskan, perbedaan hasil pengujian Suzuki Fronx oleh ANCAP dan ASEAN NCAP terjadi karena perbedaan aspek pengetesan. Kata pria yang akrab disapa Rian itu, pada program tes tabrak ANCAP, pengujian dilakukan hingga ke penumpang belakang.

    “Yang pertama beda standar penilaian, ANCAP menguji sampai penumpang belakang, ASEAN NCAP belum,” kata Rian melalui pesan singkat kepada detikOto (24/12/2025).

    Suzuki Fronx dites tabrak oleh ASEAN NCAP Foto: Dok. ASEAN NCAP

    Mengutip Rushlane, Suzuki Fronx mendapat skor skor keselamatan keseluruhan yang rendah dari ANCAP, sebagian besar penyebabnya karena kegagalan sabuk pengaman belakang saat uji tabrakan frontal.

    Jadi saat pengujian tersebut, mekanisme penarik sabuk pengaman penumpang belakang gagal berfungsi mengakibatkan sabuk pengaman terlepas tanpa terkendali. Hal ini menyebabkan boneka uji tabrak di kursi belakang terlepas dan membentur kursi depan, sehingga berpotensi menimbulkan cedera dada dan kepala.

    ANCAP menggambarkan kegagalan sabuk pengaman semacam itu sebagai hal yang jarang terjadi tetapi serius, dan telah secara resmi memberitahukan kepada regulator keselamatan kendaraan di Australia dan Selandia Baru. ANCAP menyarankan supaya penumpang dewasa dan anak-anak menghindari duduk di kursi belakang Suzuki Fronx sampai Suzuki menyelidiki masalah tersebut dan menerapkan langkah-langkah perbaikan.

    “Padahal untuk ASEAN NCAP, kecepatan offset frontal crash test lebih tinggi (62 km/jam) daripada ANCAP (50 km/jam), tapi cedera pada dada lebih parah pada Fronx yang dites oleh ANCAP,” bilang Rian.

    Selain perbedaan dari aspek pengetesan, kata Rian, negara asal produksi juga memengaruhi. “Faktor kedua bisa jadi berbeda pabrikan, misalnya pabrikan India vs pabrikan Indonesia. Jadi, asal kendaraan (yang diuji tabrak) perlu dikonfirmasi,” tukasnya.

    (lua/dry)

  • Imbas Kecelakaan Maut, PO Cahaya Trans Berhenti Beroperasi Sementara

    Imbas Kecelakaan Maut, PO Cahaya Trans Berhenti Beroperasi Sementara

    Jakarta

    PO Cahaya Trans mengumumkan pemberhentian operasional untuk sementara waktu. Kebijakan tersebut diputuskan menyusul tragedi kecelakaan maut di ruas simpang susun exit Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah, belum lama ini.

    Dalam pengumumannya di Instagram @buscahayatrans, PO Cahaya Trans menginformasikan bahwa seluruh operasional dan keberangkatan bus Cahaya Trans Antar Kota Antar Provinsi (reguler) akan dihentikan sementara mulai tanggal 26 Desember 2025 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

    “Keputusan sulit ini kami ambil karena saat ini manajemen berfokus penuh pada penanganan dan penyelesaian musibah kecelakaan, yang menimpa armada kami di Semarang. Kami berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh bagi seluruh pihak yang terdampak, serta memastikan proses penyelesaian berjalan dengan sebaik-baiknya,” tulis PO Cahaya Trans dikutip detikOto, Rabu (24/12/2025).

    Diberitakan sebelumnya, bus PO Cahaya Trans berpenumpang 34 orang mengalami kecelakaan di simpang susun exit Tol Krapyak, Semarang. Akibat kecelakaan itu, 16 orang dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi dini hari, tanggal 22 Desember 2025. Bus tersebut memiliki trayek Jatiasih-Yogyakarta dengan nomor polisi B 7201 IV.

    Bus kecelakaan setelah melaju dengan kecepatan tinggi di tol dan menabrak pembatas jalan di tikungan jalur penghubung RAM 3, exit Tol Krapyak. Saat itu bus dikemudikan oleh sopir cadangan.

    Pernyataan Kementerian Perhubungan

    Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan hasil ramp check PO Cahaya Trans tersebut mengindikasikan bahwa bus tersebut tidak layak jalan. Berdasarkan pengecekan pada aplikasi MitraDarat, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun Antar Kota Antar Provinsi.

    “Adapun untuk data BLU-e, ditemukan data kendaraan tersebut terakhir melakukan uji berkala pada 3 Juli 2025. Sedangkan hasil ramp check kendaraan yang dilakukan pada tanggal 9 Desember 2025 dinyatakan tidak laik jalan dan dilarang operasional,” kata Aan dalam keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara.

    Kata Aan, bus itu melaju kencang dan diduga hilang kendali, sehingga menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling. Hal itu diduga karena kurangnya konsentrasi dari si pengemudi dan tidak paham medan jalan saat menuruni simpang susun krapyak. Akibatnya, lanjut Aan, bus mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang dan samping akibat benturan keras dengan pembatas jalan.

    Untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut, tambah Aan, saat ini pihaknya telah menerjunkan petugas ke lapangan dan aktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Jasa Marga, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

    (lua/dry)

  • Dampak kalau Industri Otomotif yang Lagi Berdarah-darah Tak Diselamatkan

    Dampak kalau Industri Otomotif yang Lagi Berdarah-darah Tak Diselamatkan

    Jakarta

    Industri otomotif Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Daya beli masyarakat terhadap kendaraan baru melemah. Penjualan anjlok dibanding tahun lalu. Dampaknya ngeri kalau industri otomotif tak diselamatkan.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara kumulatif, wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) periode Januari-November 2025 mencapai 710.084 unit. Padahal, periode yang sama tahun lalu bisa tembus 785.917 unit. Artinya ada penurunan pasar sebesar 9,6 persen.

    Kemudian retail sales (penjualan dari dealer ke konsumen), angkanya mencapai 739.977 unit selama 11 bulan tahun ini. Periode yang sama tahun lalu itu tembus 807.586 unit, ada penurunan 8,4 persen.

    Di tengah lesunya pasar otomotif Indonesia tahun ini, pemerintah berencana tak melanjutkan insentif untuk industri otomotif. Baru-baru ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap bahwa insentif yang kini dinikmati sejumlah produsen tak bakal berlanjut pada tahun 2026. Kata Airlangga, anggaran yang tadinya diberikan untuk insentif mobil listrik itu bakal dialihkan buat pengembangan mobil nasional.

    “Anggaran insentif mobil listrik mau dialihkan ke mana? Anggarannya tentu kita punya perencanaan mobil nasional (fokus pada mobil nasional-Red), sehingga kita bisa belajar sebetulnya dari VinFast,” kata Airlangga.

    Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan, Indonesia saat ini memiliki kapasitas produksi kendaraan sebanyak 2,3 juta unit. Namun, dari kapasitas produksi yang lebih dari 2 juta unit per tahun itu, utilisasinya hanya separuhnya. Tahun ini saja, produksi kendaraan untuk pasar domestik diproyeksi hanya 800 ribu unit, ditambah ekspor 500 ribu unit, jadi total produksinya cuma 1,3 juta unit, dari total kapasitas 2,3 juta unit.

    “Jadi sudah mendekati 50 persen utilisasi, dan ini tentunya angka yang kurang baik ya bagi industri karena kalau break even pointnya 50 persen, ini sudah mendekati break even point. Kalau nanti runningnya di bawah break even point, kita khawatirkan akan terjadi efisiensi tenaga kerja di sektor otomotif,” kata Bob dikutip CNBC Indonesia.

    “Tentunya ini hal yang tidak kita inginkan. Jadi ke depan ini industri otomotif ini harus didorong ya supaya tumbuh. Karena apa? Karena industri otomotif ini industri yang banyak menyerap tenaga kerja. Kemudian juga berorientasi ekspor dan ekspornya nih ekspor bernilai tambah tinggi karena ada teknologinya di dalamnya. Jadi patut untuk didukung. Bahkan di banyak negara termasuk di Indonesia industri otomotif ini menjadi leading economic indicators. Indikator yang menunjukkan bagaimana ekonomi kita ke depan. Jadi itulah yang menjadi konsern kita untuk tahun depan agar otomotif ini didorong dan didukung ya,” sambungnya.

    Investor Bisa Beralih ke Tetangga

    Bob juga mengkhawatirkan, jika industri otomotif yang sedang berdarah-darah ini tidak ‘diselamatkan’, investor akan kabur. Dikhawatirkan investor lari ke negara tetangga seperti Malaysia.

    “Karena investasi ini sangat melihat perkembangan pasar. Jadi kalau pasarnya berkembang, investasi masuk. Tapi kalau pasarnya turun terus investasi akan menjauh,” ujarnya.

    “Ini yang saya khawatirkan, tahun 2025 ini penjualan domestik otomotif di Indonesia ini mungkin sudah sama dengan Malaysia. Kalau situasi ini berlanjut terus, nanti investasinya akan masuk ke Malaysia, bukan ke Indonesia. Ya, itu yang harus kita perhatikan bersama,” sambungnya.

    Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) baru saja merilis data penjualan kendaraan bermotor di negaranya. Jika diakumulasi sepanjang 2025 dari Januari sampai November, penjualan mobil di Malaysia mencapai 727.836 unit. Angka itu turun tipis, hanya terpaut 1,15 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 736.317 unit.

    Jika dibandingkan, penurunan penjualan mobil di Indonesia jauh lebih dalam dibanding di Malaysia. Penjualan retail sales otomotif di Indonesia sepanjang Januari-November 2025 turun 8,4 persen. Sedangkan di Malaysia penurunannya hanya 1 persen.

    (rgr/dry)

  • Honda Blade 125 Ada Versi Barunya, Harga Rp 27 Jutaan

    Honda Blade 125 Ada Versi Barunya, Harga Rp 27 Jutaan

    Jakarta

    Distributor Boon Siew Honda resmi memperkenalkan Honda Dash 125 model tahun 2026 di Malaysia. Motor bebek ini merupakan kembaran Honda Blade 125 yang disuntik mati di Indonesia pada 2019 lalu.

    Secara tampilan, garis bodi Honda Dash 125 terbaru masih mempertahankan karakter tajam dan ramping ala motor sporty, tetapi kini dibuat lebih modern sehingga tak lagi terlihat sebagai motor harian yang ‘biasa’.

    Lampu depan motor ini sudah mengadopsi teknologi LED dengan desain agresif, membuat tampilannya terlihat jauh lebih modern dibandingkan Blade generasi lama.

    Honda Dash 125 terbaru meluncur di Malaysia Foto: Dok. Honda

    Salah satu nilai jual utama Honda Dash 125 terbaru adalah penggunaan rem cakram ganda di roda depan dan belakang. Fitur tersebut tergolong langka di kelas motor bebek entry level, sehingga menjadikannya sebagai salah satu keunggulan.

    Geser ke bagian panel instrumen, menggunakan kombinasi analog digital dengan grafik sporty yang mudah dibaca. Meski belum full digital, tampilannya justru menghadirkan nuansa klasik ala motor bebek zaman dulu.

    Di balik tampilannya yang sporty, Dash 125 tetap mengedepankan kepraktisan. Motor ini dibekali mesin 124,9 cc, 4-tak, SOHC, berpendingin udara. Basis mesinnya serupa dengan milik Honda Supra X yang terkenal bandel, irit, dan mudah perawatannya. Tenaga maksimum diklaim mencapai sekitar 9,8 dk dengan torsi 9,54 Nm, disalurkan ke roda belakang melalui transmisi semi otomatis empat percepatan.

    Honda Dash 125 terbaru meluncur di Malaysia Foto: Dok. Honda

    Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu keunggulan utama. Dash 125 disebut mampu mencatat konsumsi BBM lebih dari 55 km per liter berdasarkan pengujian tersertifikasi, membuatnya ideal untuk mobilitas harian tanpa bikin kantong jebol gara-gara bolak-balik mampir pom bensin.

    Untuk model tahun 2026, Honda juga menghadirkan grafis baru yang lebih segar serta pilihan warna cerah seperti silver, biru, putih, dan hijau. Di Malaysia, Honda Dash 125 terbaru dipasarkan dengan harga mulai RM 6.599 atau setara Rp 27,2 juta.

    (lua/dry)

  • Praktik Mobil Bekas 0 Km di China Marak, Ekspor Naik Tajam

    Praktik Mobil Bekas 0 Km di China Marak, Ekspor Naik Tajam

    Jakarta

    Di China, marak praktik mobil bekas nol kilometer. Tak cuma dijual domestik di negara itu, mobil bekas nol kilometer juga diekspor dari China ke berbagai negara. Angka ekspor mobil bekas dari China meningkat.

    Dikutip Carnewschina, menurut perkiraan industri, volume transaksi mobil bekas nol kilometer secara domestik di China kemungkinan mencapai sekitar 1 juta unit pada 2024. Hal itu mencakup sekitar 5 persen dari keseluruhan pasar mobil bekas di China.

    Ekspor menjadi tujuan yang lebih menonjol untuk kendaraan bekas nol kilometer ini. Data menunjukkan bahwa ekspor mobil bekas China meningkat dari 15.000 unit pada tahun 2021 menjadi 436.000 unit pada tahun 2024. Ekspor tahun 2025 diperkirakan akan melebihi 500.000 unit. Perkiraan industri menunjukkan bahwa 70 persen hingga 80 persen dari kendaraan bekas yang diekspor adalah mobil bekas nol kilometer.

    Menurut para ahli, mobil bekas nol kilometer adalah kendaraan yang keluar dari pabrik tanpa jarak tempuh sama sekali atau hanya tercatat beberapa ratus kilometer. Kendaraan ini mungkin terdaftar atau tidak terdaftar, tergantung pada struktur transaksi, tetapi dijual melalui saluran mobil bekas meskipun masih dalam kondisi mobil baru, sering kali dengan lapisan pelindung dan penutup interior yang masih utuh.

    Praktik ini dikaitkan dengan kelebihan kapasitas produksi yang terus-menerus di China. Soalnya, produsen dan dealer berupaya mempercepat perputaran stok dan pemulihan modal dengan mengalihkan kendaraan baru ke pasar mobil bekas dengan harga diskon.

    Meski begitu, terdapat beberapa risiko yang terkait dengan tren ini. Di China sendiri, diskon yang meluas melalui saluran mobil bekas telah melemahkan sistem penetapan harga dealer konvensional. Di luar China, banyak mobil bekas nol kilometer diekspor tanpa lokalisasi yang tepat atau cakupan purna jual resmi, yang menyebabkan keluhan tentang perawatan, fungsionalitas perangkat lunak, dan layanan baterai.

    Sebagai tanggapan atas maraknya mobil bekas nol kilometer hingga ke sektor ekspor, empat departemen pemerintah yang dipimpin oleh Kementerian Perdagangan mengeluarkan peraturan baru yang menargetkan ekspor mobil bekas. Mulai 1 Januari 2026, setiap kendaraan yang diekspor dalam waktu 180 hari sejak pendaftaran awal harus disertai dengan dokumen konfirmasi layanan purnajual yang dikeluarkan oleh pabrikan. Dokumen tersebut harus mencantumkan tujuan ekspor dan informasi kendaraan serta memiliki stempel resmi pabrikan.

    Peraturan ini tidak melarang ekspor mobil bekas tetapi meningkatkan ambang batas kepatuhan. Aturan ini secara resmi menghubungkan kelayakan ekspor dengan tanggung jawab purnajual yang didukung pabrikan.

    (rgr/dry)

  • Sebelumnya 5 Bintang, Kenapa Uji Tabrak Terbaru Fronx Cuma Dapat 1 Bintang?

    Suzuki Fronx Dapat Bintang Satu Tes Tabrak, Penjualan Ditunda

    Jakarta

    Suzuki Fronx mendapat nilai bintang satu dalam tes tabrak Australia New Car Assessment Program (ANCAP). Uji tabrak di Australia mengungkapkan perlindungan penumpang yang kurang baik dan adanya kegagalan komponen sabuk pengaman, khususnya penumpang di kursi belakang.

    Dikutip media lokal Australia, Drive, saat dilakukan uji tabrak, mobil ini mengalami kegagalan sabuk pengaman kursi belakang. Hal itu memungkinkan boneka uji tabrak (dummy) yang duduk di kursi belakang membentur kursi penumpang depan.

    “Selama uji tabrakan frontal penuh, penarik sabuk pengaman penumpang belakang Suzuki Fronx gagal, mengakibatkan pelepasan sabuk pengaman yang tidak terkendali di mana boneka uji tabrakan (yang duduk di kursi) belakang menjadi tidak terkendali, sehingga dapat menabrak bagian belakang kursi depan,” kata ANCAP dalam siaran pers.

    ANCAP telah melaporkan kegagalan tersebut kepada regulator keselamatan kendaraan Australia dan Selandia Baru yang mengelola penarikan kembali untuk kendaraan baru.

    Dalam uji tabrakan frontal, beban dada yang berlebihan tercatat pada penumpang belakang. Perlindungan penumpang anak juga ditemukan kurang memadai. Bagian tubuh utama untuk boneka uji tabrakan anak berusia enam tahun sampai 10 tahun menghasilkan nol poin karena akselerasi kepala yang tinggi dan ketegangan leher yang berlebihan selama benturan.

    “Yang mengkhawatirkan kami adalah kendaraan ini bisa saja dibeli oleh konsumen biasa, dan dalam kecelakaan di jalan raya, kegagalan ini dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi orang yang duduk di kursi belakang,” kata CEO ANCAP, Carla Hoorweg, dalam sebuah pernyataan media.

    “Pandangan ANCAP adalah bahwa penumpang dewasa dan anak-anak tidak boleh bepergian di kursi belakang Suzuki Fronx sampai penyebab kegagalan tersebut ditentukan dan perbaikan yang relevan telah dilakukan. Konsumen mengharapkan, dan berhak mendapatkan, kendaraan yang memenuhi standar dasar perlindungan penumpang. Kami meminta Suzuki untuk bertindak cepat dan tegas untuk memastikan bahwa semua kendaraan yang terdampak diidentifikasi dan diperbaiki tanpa penundaan.”

    General Manager Suzuki Australia Michael Pachota mengatakan, Suzuki telah menghentikan sementara penjualan Fronx sambil menyelidiki kegagalan tersebut.

    Suzuki mengakui penilaian ANCAP baru-baru ini terhadap Fronx dan mengambil tindakan tegas, termasuk penyelidikan menyeluruh. “Keselamatan pelanggan tidak dapat ditawar dan tetap menjadi prioritas utama Suzuki di seluruh Australia dan Selandia Baru,” katanya.

    “Suzuki Australia telah meningkatkan peninjauan penilaian ini menjadi fokus utama dan bekerja langsung dengan Suzuki Motor Corporation di Hamamatsu, Jepang, dan Suzuki Selandia Baru untuk sepenuhnya memahami hasil pengujian ANCAP. Peninjauan ini sedang diproses dengan mendesak dan di tingkat tertinggi organisasi. Investigasi menyeluruh dan disiplin sedang berlangsung, dan Suzuki akan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk menegakkan standar keselamatan kami dan kepercayaan yang diberikan pelanggan kami kepada merek kami.”

    “Suzuki sangat percaya pada pembelajaran dari pengujian lokal dan umpan balik regulasi sebagai bagian dari filosofi peningkatan berkelanjutan kami. Penilaian ini ditangani dengan serius dan memainkan peran penting dalam memperkuat keselamatan, kinerja, dan keandalan kendaraan di seluruh pasar kami.”

    Hasil Uji Tabrak Fronx di ASEAN

    Sebelum di Australia, Suzuki Fronx telah menjalani uji tabrak di ASEAN NCAP. Model Suzuki Fronx yang baru diluncurkan menunjukkan hasil pengetesan baik dengan meraih rating 5 bintang ASEAN NCAP dan skor total 77,70 poin. Rinciannya, 36,71 poin untuk kategori Adult Occupant Protection (AOP), 15,27 poin untuk Child Occupant Protection (COP), 15,71 poin untuk Safety Assist (SA), dan 10,00 poin untuk Motorcyclist Safety (MS).

    Hasilnya, Fronx meraih angka tertinggi berupa rating bintang lima. Artinya, Suzuki Fronx sangat aman dikendarai oleh konsumen mobil di Asia Tenggara.

    (rgr/dry)