Category: Detik.com Otomotif

  • Mobil Bekas Paling Banyak Dicari Tahun 2025

    Mobil Bekas Paling Banyak Dicari Tahun 2025

    Mobil Bekas Paling Banyak Dicari Tahun 2025

  • Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid, Tembus Segini

    Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid, Tembus Segini

    Jakarta

    Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu sorotan utama Toyota New Veloz Hybrid. Dalam pengujian jalan jauh pada rangkaian Veloz Hybrid EV Lintas Nusa, MPV hybrid ini kami uji dalam kondisi penggunaan nyata dengan beban penuh.

    Pengujian dilakukan saat Toyota Veloz Q Hybrid EV dibawa menempuh rute dari Singaraja menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

    Total jarak yang ditempuh mencapai 80,9 kilometer, dengan kecepatan rata-rata 45 km/jam dan waktu perjalanan sekitar 1 jam 47 menit.

    Kondisi perjalanan dibuat mendekati penggunaan harian. Mobil diisi empat orang dewasa dengan muatan penuh, serta melewati karakter jalan yang beragam, mulai dari lalu lintas lancar hingga padat dan stop and go.

    Hasilnya, konsumsi bahan bakar yang tercatat di layar MID mencapai 25,9 km per liter. Angka ini terbilang impresif untuk sebuah MPV 7-penumpang yang membawa beban penuh dan digunakan di rute kombinasi.

    Selain konsumsi BBM, sistem juga mencatat driving score 71 poin. Skor ini mencerminkan gaya berkendara yang cukup efisien, termasuk pemanfaatan akselerasi, deselerasi, serta kerja sistem hybrid selama perjalanan.

    Hasil Uji Efisiensi Toyota Veloz Hybrid di Bali Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

    Secara teknis, Toyota New Veloz Hybrid mengandalkan mesin 1.500 cc 2NR-VEX yang dipadukan dengan Toyota Hybrid System berkonfigurasi series-parallel. Sistem ini mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik, dengan tenaga sistem mencapai 111 PS serta torsi instan dari motor listrik.

    Dalam kondisi tertentu, terutama pada kecepatan rendah hingga sedang, sistem memungkinkan mobil melaju dalam EV Mode. Pada mode ini, motor listrik bekerja tanpa bantuan mesin bensin, membantu menekan konsumsi bahan bakar sekaligus menjaga efisiensi di lalu lintas padat.

    New Veloz Hybrid ini juga dilengkapi dengan sistem regenerative braking.Di mana, energi yang dihasilkan saat mobil melambat atau mengerem akan dikonversi menjadi listrik untuk mengisi ulang baterai hybrid, tanpa perlu pengisian daya eksternal.

    Road trip bersama Toyota New Veloz Hybrid dalam program Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Foto: Didik Dwi Haryanto

    Toyota mengklaim efisiensi bahan bakar New Veloz Hybrid meningkat hingga sekitar 40 persen lebih irit dibandingkan Veloz bermesin bensin konvensional. Berdasarkan hasil pengujian jalan jauh ini, klaim tersebut terbukti cukup realistis dalam penggunaan nyata.

    Dengan konsumsi BBM mendekati 26 km per liter di kondisi bermuatan penuh, Toyota New Veloz Hybrid menunjukkan bahwa teknologi hybrid tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga relevan untuk perjalanan jarak jauh dan penggunaan harian di Indonesia.

    (mhg/dry)

  • Libur Natal, Lebih dari 1,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

    Libur Natal, Lebih dari 1,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

    Jakarta

    Pergerakan kendaraan selama periode libur Natal 2025 menunjukkan peningkatan signifikan.

    Jasa Marga mencatat sebanyak 1.195.806 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada periode H-7 hingga H-1 Natal.

    Jumlah tersebut meningkat 16,43 persen dibandingkan lalu lintas normal. Kenaikan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan akhir tahun.

    Berdasarkan data yang dirilis oleh Jasa Marga pada Kamis (24/12/25) melalui akun sosial media resminya, arus kendaraan paling besar mengarah ke wilayah timur.

    Pergerakan menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat sebanyak 290.558 kendaraan, naik 42,67 persen dari kondisi normal.

    Sementara itu, arus kendaraan ke arah Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama mencapai 269.550 kendaraan. Angka tersebut meningkat 24,08 persen dibandingkan lalu lintas harian biasa.

    Secara keseluruhan, total kendaraan yang bergerak menuju arah Trans Jawa dan Bandung mencapai 560.108 kendaraan. Jumlah ini naik 33,08 persen dari lalu lintas normal dan menjadi arah dengan volume tertinggi.

    Di sisi lain, arus kendaraan ke arah barat juga mengalami peningkatan. Pergerakan menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa tercatat sebanyak 357.810 kendaraan, atau naik 4,49 persen dibandingkan kondisi normal.

    Untuk arah selatan, lalu lintas menuju kawasan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi mencapai 277.888 kendaraan. Angka tersebut naik 5,38 persen dari lalu lintas normal.

    Menghadapi lonjakan volume kendaraan tersebut, Jasa Marga menyatakan terus mengoptimalkan pelayanan serta kesiapan operasional di seluruh jaringan jalan tol guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

    Tingginya angka pengguna jalan tol beberapa hari terakhir ini jelas karena ada momen libur Natal dan Tahun Baru 2026. Selain itu, ada juga insentif berupa diskon tarif tol yang berlaku selama beberapa hari.

    Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan bahwa stimulus diskon tarif tol 20% di Trans Jawa diterapkan selama 3 hari yakni pada 22 dan 23 Desember 2025 lalu serta satu hari lagi di tanggl 31 Desember 2025 mendatang.

    (mhg/dry)

  • Makin Langka! Ini Daftar SPBU Shell Masih Jualan Bensin Super

    Makin Langka! Ini Daftar SPBU Shell Masih Jualan Bensin Super

    Jakarta

    Ketersediaan Shell Super makin langka. Ini daftar SPBU Shell yang masih menjual BBM jenis Super di area Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

    Makin sedikit SPBU Shell yang menjual bensin jenis Super. Dikutip laman Shell Indonesia, per 25 Desember 2025 pagi, hanya tersisa 14 SPBU Shell yang masih memiliki ketersediaan bensin dengan kandungan RON 92 tersebut di daerah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

    Daftar SPBU Shell Masih Tersedia Bensin Super

    Padahal sehari sebelumnya, masih ada puluhan SPBU Shell yang menjual bernama Super itu. Buat kamu pengguna Shell Super, berikut ini daftar SPBU yang masih menyediakannya.

    SPBU Shell Jakarta

    Jakarta Barat

    Jakarta Selatan

    Shell Ciputat Raya-1Shell Radio Dalam-1Shell Tj.Barat

    Jakarta Timur

    Jakarta Utara

    Shell Pluit Selatan-1Shell Pluit Selatan-2SPBU Shell Banten

    Tangerang

    Serang

    SPBU Shell Jawa Barat

    Bogor

    Shell Jagorawi Toll KM21Shell Pasir AnginShell Sentul City

    Cirebon

    Karawang

    Sebelumnya, bensin Super sudah tersedia di SPBU Shell sejak 7 Desember 2025. Seperti halnya Vivo dan BP, Pertamina dan Shell Indonesia sepakat soal pasokan base fuel alias bahan bakar minyak (BBM) murni. Menurut keterangan Pertamina Patra Niaga, anak usaha Pertamina, BBM mulai dikirim ke SPBU Shell. Pasokan BBM tersebut mencapai 100 ribu barel.

    Sebelumnya, BP-AKR dan Vivo juga sepakat menggunakan pasokan base fuel dari Pertamina. Kini, bensin di SPBU swasta tersebut sudah ada lagi. Melalui akun Instagramnya, Shell menegaskan bensin RON 92 Shell Super sudah memenuhi standar internasional. Base fuel atau bahan bakar dasar yang dipasok oleh Pertamina kemudian dicampur aditif sesuai standar Shell global.

    “Untuk menjawab kebutuhan bahan bakar berkualitas hingga akhir 2025, kami mengimpor base fuel (bahan bakar dasar) melalui skema business-to-business (B2B) sesuai arahan pemerintah, dan telah melalui uji kualitas ketat oleh surveyor independen terpercaya berstandar internasional,” tulis Shell Indonesia di kolom komentar akun Instagramnya.

    “Base fuel tersebut diolah dan dicampur aditif dengan teknologi yang telah dipatenkan oleh Shell secara global, kemudian didistribusikan ke SPBU Shell mengikuti standar keselamatan dan operasional Shell,” sambungnya.

    (dry/mhg)

  • Kenapa Harus Perpanjang STNK Tahunan Sebelum Jatuh Tempo?

    Kenapa Harus Perpanjang STNK Tahunan Sebelum Jatuh Tempo?

    Jakarta

    Surat tanda nomor kendaraan (STNK) harus disahkan setiap tahun. Dalam pengesahan atau perpanjang STNK tahunan, pemilik kendaraan harus membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) sebelum jatuh tempo. Kenapa perpanjang STNK tahunan harus tepat waktu? Ini manfaatnya.

    Dikutip dari situs resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) adalah kewajiban yang melekat pada setiap pemilik kendaraan. Di balik kewajiban tersebut, ada banyak manfaat yang secara langsung maupun tidak langsung dirasakan oleh masyarakat.

    Manfaat pertama perpanjang STNK tahunan tepat waktu adalah untuk menghindari denda pajak. Denda PKB dapat muncul jika pemilik terlambat melakukan pembayaran. Nominal denda dapat meningkat seiring lamanya keterlambatan. Membayar tepat waktu dapat menghindari biaya tambahan ini.

    Manfaat selanjutnya adalah untuk mendukung mobilitas yang aman. Dengan administrasi kendaraan yang lengkap, pengendara dapat melakukan perjalanan tanpa khawatir.

    Selain itu, perpanjang STNK tahunan dengan proses pembayaran pajak kendaraan bermotor sama saja memberi dukungan pada pembangunan daerah. Pajak kendaraan bermotor adalah salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas jalan, pengembangan layanan publik, dan peningkatan transportasi umum. Dengan membayar pajak tepat waktu, masyarakat turut berkontribusi pada pembangunan di daerahnya.

    Selanjutnya, pajak yang dibayar tepat waktu memastikan STNK tetap aktif dan sah. STNK yang tidak diperpanjang dapat menimbulkan risiko pada saat pemeriksaan kendaraan di jalan.

    Lalu, bagi yang ingin menjual kendaraan, pajak yang tertib akan memudahkan proses balik nama dan meningkatkan daya tarik kendaraan di mata calon pembeli.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini masih menggelar program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor. Dalam program ini, Pemprov DKI Jakarta membebaskan sanksi administratif berupa bunga keterlambatan untuk PKB dan BBNKB. Pembebasan ini diberikan secara otomatis (tanpa permohonan), sehingga wajib pajak cukup membayar pokok pajaknya saja. Fasilitas ini berlaku mulai 10 November 2025 hingga 31 Desember 2025.

    (rgr/dry)

  • Geger Ayla Maut ‘Babat’ Pemotor di Jogja, Sopirnya Belum Lancar Nyetir

    Geger Ayla Maut ‘Babat’ Pemotor di Jogja, Sopirnya Belum Lancar Nyetir

    Jakarta

    Daihatus Ayla berkelir merah melawan arah dan menghantam sejumlah pemotor di kawasan Yogyakarta, Rabu (24/12). Polisi mengungkap, pengemudi kendaraan ‘maut’ tersebut ternyata masih belajar mengemudi.

    Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi mengatakan, Daihatsu Ayla merah itu dikemudikan pemuda asal Sedayu, Bantul, berinisial APP (27) dan penumpang wanita berinisial DF (25) yang tinggal di Pandak Bantul.

    Gandung menegaskan, pengemudi berinisial APP belum mahir mengemudikan mobil. Kini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terkait ada tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut.

    “Diduga pengendara mobil Daihatsu Ayla saat melaju melebihi marka as jalan. Tidak (dalam pengaruh minuman keras), (diduga) kurang terampil (mengemudi),” ujar Iptu Gandung Harjunadi, dikutip dari detikJogja, Kamis (25/12).

    “Masih didalami (ada tidaknya unsur pidana), soalnya juga melewati marka as jalan,” tambahnya.

    Di kesempatan yang sama, Gandang juga mengurai kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, Ayla maut itu mulanya melaju dari arar timur ke barat. Sebelum akhirnya keluar jalur dan menghantam sejumlah pemotor.

    “Semula mobil Daihatsu Agya yang dikemudikan oleh APP dengan penumpang DF melaju di Jalan Mayjend Sutoyo dari arah timur ke barat, sesampainya di depan Bank Muamalat berjalan keluar dari marka,” tuturnya.

    “Bersamaan dengan itu melaju kendaraan sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai NI, lalu membentur sepeda motor Honda Scoopy yang di kendarai DPK berboncengan dengan DAN yang melaju dari arah barat ke timur sehingga terjadi benturan,” sambungnya.

    Akibat kejadian ini, pengendara sepeda motor Yamaha Mio berinisial NI (35) terluka. Dalam video yang beredar, NI tampak terpental usai dihantam Agya. Sementara korban lainnya, yakni pengendara Honda Scoopy berinisial DPK (22) mengalami patah tulang pergelangan tangan kiri dan lecet-lecet.

    Sebagai catatan, video Ayla maut menghantam pemotor di Jogja viral setelah diunggah sejumlah akun di media sosial, salah satunya akun Instagram @jogjalife.

    Menurut akun itu, Daihatsu Ayla berkelir merah tersebut melaju sangat kencang di jalur yang tak semestinya. Bahkan, lebih buruknya lagi, pengemudi kendaraan tersebut telat melakukan pengereman.

    “Sebuah mobil Ayla berwarna merah terlibat kecelakaan dengan beberapa sepeda motor di Jalan Mayjen Sutoyo, Yogyakarta, tepat di depan ayam goreng Tojoyo,” demikian tulis akun tersebut, dikutip Kamis (25/12).

    Hantaman yang ditimbulkan Ayla lawan arah itu bukannya lemah atau sepele, melainkan keras dan telak. Bahkan, pemotor yang terdampak sampai terpental cukup tinggi hingga helmnya lepas dari kepala.

    (sfn/din)

  • Libur Nataru Makin Tenang! Toyota Siapkan Posko Siaga 24 Jam

    Libur Nataru Makin Tenang! Toyota Siapkan Posko Siaga 24 Jam

    Jakarta

    Menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2026, Toyota Indonesia coba memberikan rasa nyaman dan aman kepada pelanggannya. Salah satu caranya dengan mengoperasikan Posko Siaga 24 Jam di 3 titik pelayanan, posko ini beroperasi 24 Desember 2025 – 3 Januari 2026.

    Dalam siaran resmi yang diterima detikOto, Toyota tidak hanya menyediakan 3 titik pelayanan selama 24 jam, bersama 300 bengkel resmi mereka memastikan akan tetap melayani kebutuhan perawatan dan perbaikan kendaraan Toyota selama periode libur Nataru. Layanan ini dilakukan untuk memastikan mobilitas pelangggan tanpa kendala.

    “Kami berkomitmen untuk memberikan Total Peace of Mind untuk setiap journey pelanggan. Sesuai visi Creating Mobility for All, kami ingin memastikan bahwa kegiatan libur Natal dan Tahun Baru 2025 pelanggan dapat berlangsung worry-free dengan mengoperasikan 3 Toyota Posko Siaga 24 Jam, ditambah 300 Toyota Bengkel Siaga tetap buka normal di hari libur dan cuti bersama Nataru,” terang Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily.

    Pada masa lIbur Natal dan Tahun Baru 2026, Toyota akan menyiapkan 3 titik posko yakni:

    Toyota Posko Siaga Banten : Rest Area KM 68, Jalan Tol Jakarta – Merak, Banjaragung, Cipocok Jaya, Serang, Banten

    Toyota Posko Siaga Cikampek : Rest Area KM 57+500 Jl. Tol Jakarta – Cikampek, Karawang Wetan, Karawang Timur, Karawang, Jawa Barat

    Toyota Posko Siaga Bali : SPBU Pertamina 54.822.06 , JL. Denpasar – Gilimanuk, Kel Dauh Tukad, Kec. Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali

    “Lainnya, layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) ikut siaga 24 jam, serta fasilitas charging spot Toyota dapat diakses di dealer resmi, rest area, dan mal di Jakarta dan Bandung secara gratis,” kata pria yang kerap disapa Ernando itu.

    Posko Siaga 24 Jam Toyota selama Libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026. Foto: dok. Toyota

    Nah buat detikers yang Bagi yang belum sempat servis berkala kendaraan Toyota, juga dapat melakukannya di posko siaga tersebut.

    Soalnya setiap posko Toyota akan ikut menyediakan fasilitas general check-up kendaraan secara gratis: Tire, Wiper Water Level, Brake System, Oil Condition, Accu, Exterior-interior Lamp dan Undercarriage.

    Selain itu, terdapat juga layanan penggantian ban khusus di Toyota Posko Siaga Cikampek. Dengan biaya jasa dan genuine parts sama dengan bengkel resmi Toyota, pengunjung yang melakukan servis di Toyota Posko Siaga akan memperoleh diskon biaya jasa 25%. Pemilik kendaraan elektrifikasi dapat memanfaatkan fasilitas serupa.

    Selain itu pada setiap Posko Siaga Toyota juga akan tersedia fasilitas yang siap memanjakan pemilik mobil Toyota yang membawa serta anggota keluarga: ruang istirahat yang nyaman, dilengkapi pendingin udara, wifi gratis, TV satelit, dan kursi pijat otomatis. Ada pula kids corner dan game corner yang membuat anak merasa nyaman ketika menunggu servis mobil.

    “Sejalan semangat Toyota Ada untuk Indonesia, kami berkomitmen untuk menghadirkan ekosistem solusi mobilitas yang komprehensif guna menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam dan unik, khususnya di era elektrifikasi yang layanannya makin spesifik. Di antaranya dengan menghadirkan fasilitas posko siaga lebaran maupun tahun baru yang telah berjalan selama lebih dari 3 dekade, bersama fasilitas pendukung lainnya guna menemani journey pelanggan. Dengan semangat continuous improvement, Toyota terus meningkatkan kualitas layanan yang disajikan untuk menjaga kepuasan pelanggan dan memberikan peace of mind,” ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.

    Selain itu, Toyota Mobile Service akan standby 24 jam di Toyota Posko Siaga dan beberapa bengkel resmi untuk memberikan layanan servis berkala dan perbaikan mobil ringan di bawah 1 jam, dimanapun pelanggan berada. Siaga di sepanjang rute wisata, layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) turut siaga 24/7 untuk membantu mengatasi berbagai masalah teknis kendaraan pelanggan di jalan. Mereka dapat memanfaatkan layanan ERA melalui aplikasi mTOYOTA atau dengan menghubungi langsung ke Customer Center di 1-500-315 atau WhatsApp TARRA di 0811-1500-315.

    Pelanggan juga bisa memanfaatkan fasilitas pengisian daya baterai BEV dan PHEV ini secara gratis, di beberapa titik rest area Jalan Tol Trans Jawa serta 3 mal: Gandaria City dan Mal of Indonesia (MOI) di Jakarta, bersama 23 Paskal Hypermart di Bandung. Spesial di mal-mal tersebut, tersedia juga fasilitas Privilege Parking Spot untuk pelanggan kendaraan elektrifikasi Toyota.

    (lth/din)

  • Calon ‘Pembunuh’ BYD M6, Begini Spesifikasi MPV Listrik Suzuki

    Calon ‘Pembunuh’ BYD M6, Begini Spesifikasi MPV Listrik Suzuki

    Jakarta

    Produsen roda empat asal Jepang, Suzuki, tengah menyiapkan MPV listrik terbaru untuk tahun depan. Kabarnya, kendaraan tersebut bakal menantang langsung BYD M6 yang telah meluncur lebih dulu. Bagaimana spesifikasinya?

    Dilansir dari Gaadiwaadi, Kamis (25/12), MPV listrik tersebut akan menjadi model EV kedua Suzuki untuk pasar global. Mereka sebelumnya telah meluncurkan e-Vitara yang bermain di segmen SUV listrik.

    Sumber yang sama mengatakan, MPV listrik Suzuki akan mulai dipasarkan September 2026. Namun, sejauh ini, belum ada tanda-tanda kendaraan tersebut sedang dites atau diuji jalan.

    Meski demikian, bocoran spesifikasinya sudah beredar di mana-mana. Lantas, akankah MPV listrik buatan Suzuki mampu merebut pasar yang saat ini dikuasai BYD M6? Berikut kami rangkum uraian lengkapnya.

    Bocoran Spesifikasi MPV Listrik Suzuki

    Sama seperti e-Vitara, MPV listrik Suzuki kemungkinan besar akan dikembangkan dan diproduksi di India. Sebab, pengembangan EV mereka memang dipusatkan di Negeri Hindustan. Kendaraan tersebut muncul dengan kode produksi YMC.

    Mobil ramah lingkungan yang dikhususkan untuk keluarga itu menggunakan jantung mekanis yang sama dengan Suzuki e-Vitara. Maka, artinya, kendaraan tersebut menggunakan opsi baterai 49 kwh dan 61 kwh. Khusus untuk kapasitas tertinggi, jarak tempuhnya mencapai 543 km!

    Angka itu sedikit lebih tinggi dibandingkan BYD M6 yang varian tertingginya bisa menempuh jarak 530 km. Meski demikian, secara kapasitas, baterai M6 lebih besar, yakni 71,8 kwh.

    Selain itu, MPV listrik tersebut akan hadir dengan konfigurasi penggerak roda depan, dan motor listriknya diambil dari e-Vitara. Maka, dengan demikian, Suzuki bisa memanfaatkan skala ekonomi, sehingga menurunkan biaya produksi secara keseluruhan.

    Sayangnya, untuk fitur kendaraan, sejauh ini belum ada bocoran. Kabarnya, model tersebut akan membawa teknologi khas mobil listrik di segmen menengah atau mid-EV.

    (sfn/din)

  • Suzuki Recall Fronx Usai Gagal Tes Tabrak di Negara Ini

    Suzuki Recall Fronx Usai Gagal Tes Tabrak di Negara Ini

    Jakarta

    Suzuki Fronx meraih bintang satu dalam tes tabrak Australia New Car Assessment Program (ANCAP). SUV terbaru Suzuki itu mengalami kegagalan fungsi sabuk pengaman kursi belakang sehingga membuatnya mendapat nilai jeblok di tes tabrak Australia.

    Uji tabrak di Australia mengungkapkan perlindungan penumpang yang kurang baik dan adanya kegagalan komponen sabuk pengaman, khususnya penumpang di kursi belakang.

    Dikutip media lokal Australia, Drive, saat dilakukan uji tabrak, mobil ini mengalami kegagalan sabuk pengaman kursi belakang. Hal itu memungkinkan boneka uji tabrak (dummy) yang duduk di kursi belakang membentur kursi penumpang depan.

    “Selama uji tabrakan frontal penuh, penarik sabuk pengaman penumpang belakang Suzuki Fronx gagal, mengakibatkan pelepasan sabuk pengaman yang tidak terkendali di mana boneka uji tabrakan (yang duduk di kursi) belakang menjadi tidak terkendali, sehingga dapat menabrak bagian belakang kursi depan,” kata ANCAP dalam siaran pers.

    Dalam uji tabrakan frontal, beban dada yang berlebihan tercatat pada penumpang belakang. Perlindungan penumpang anak juga ditemukan kurang memadai. Bagian tubuh utama untuk boneka uji tabrakan anak berusia enam tahun sampai 10 tahun menghasilkan nol poin karena akselerasi kepala yang tinggi dan ketegangan leher yang berlebihan selama benturan.

    “Yang mengkhawatirkan kami adalah kendaraan ini bisa saja dibeli oleh konsumen biasa, dan dalam kecelakaan di jalan raya, kegagalan ini dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi orang yang duduk di kursi belakang,” kata CEO ANCAP, Carla Hoorweg, dalam sebuah pernyataan media.

    Buntut dari nilai buruk dalam tes tabrak di Australia, Suzuki melakukan penarikan kembali atau recall terhadap Suzuki Fronx di negara itu. Recall ini dilakukan untuk memperbaiki cacat produksi yang menyebabkan mekanisme penarik sabuk pengaman belakang gagal berfungsi dalam uji tabrak ANCAP.

    Pengguna Suzuki Fronx diminta untuk berhenti menggunakan kursi belakang sampai kerusakan sabuk pengaman diperbaiki.

    Pemberitahuan penarikan kembali yang dikeluarkan oleh Departemen Infrastruktur mencakup total 324 kendaraan.

    “Karena cacat produksi, mekanisme penarik sabuk pengaman kursi belakang kiri mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Akibatnya, panjang sabuk yang berlebihan dapat terlepas jika terjadi kecelakaan atau pengereman mendadak. Jika terjadi kecelakaan atau pengereman mendadak, dan sabuk pengaman kursi belakang kiri tidak berfungsi sebagaimana mestinya, hal itu dapat meningkatkan risiko cedera atau kematian bagi penumpang kendaraan,” tulisnya seperti dikutip Drive.

    Suzuki juga telah melakukan penyetopan sementara penjualan Fronx di Australia sambil melakukan investigasi terkait kegagalan tes tabrak tersebut.

    Aturan di Australia memang sangat ketat. Sehingga, kegagalan sabuk pengaman di kursi belakang pun menjadi penilaian buruk buat sebuah kendaraan yang dijual di Australia.

    Hasil Uji Tabrak Fronx di ASEAN

    Sebelum di Australia, Suzuki Fronx telah menjalani uji tabrak di ASEAN NCAP. Model Suzuki Fronx yang baru diluncurkan menunjukkan hasil pengetesan baik dengan meraih rating 5 bintang ASEAN NCAP dan skor total 77,70 poin. Rinciannya, 36,71 poin untuk kategori Adult Occupant Protection (AOP), 15,27 poin untuk Child Occupant Protection (COP), 15,71 poin untuk Safety Assist (SA), dan 10,00 poin untuk Motorcyclist Safety (MS).

    Hasilnya, Fronx meraih angka tertinggi berupa rating bintang lima. Artinya, Suzuki Fronx sangat aman dikendarai oleh konsumen mobil di Asia Tenggara.

    (rgr/din)

  • Geger Ayla Maut ‘Babat’ Pemotor di Jogja, Sopirnya Belum Lancar Nyetir

    LCGC ‘Kesetanan’ Lawan Arah di Jogja, Pemotor Dihajar Tanpa Ampun!

    Jakarta

    Media sosial dihebohkan video yang menunjukkan Daihatsu Ayla lawan arah di Jalan Mayjen Sutoyo, Yogyakarta. Imbasnya, mobil LCGC itu menghantam deretan pemotor yang melaju di jalur seharusnya.

    Dilansir dari akun Instagram @jogjalife, Daihatsu Ayla berkelir merah itu melaju sangat kencang di jalur yang tak semestinya. Bahkan, lebih buruknya lagi, pengemudi telat melakukan pengereman.

    “Sebuah mobil Ayla berwarna merah terlibat kecelakaan dengan beberapa sepeda motor di Jalan Mayjen Sutoyo, Yogyakarta, tepat di depan ayam goreng Tojoyo,” demikian tulis akun tersebut, dikutip Kamis (25/12).

    Hantaman yang ditimbulkan Ayla lawan arah itu bukannya lemah atau sepele, melainkan keras dan telak. Bahkan, pemotor yang terdampak sampai terpental cukup tinggi hingga helmnya lepas dari kepala.

    Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi membenarkan kejadian viral tersebut. Menurutnya, Ayla merah itu dikemudikan pemuda asal Sedayu, Bantul, berinisial APP (27) dan penumpang wanita berinisial DF (25) yang tinggal di Pandak Bantul.

    “Semula mobil Daihatsu Ayla yang dikemudikan oleh APP dengan penumpang DF melaju di Jalan Mayjend Sutoyo dari arah timur ke barat, sesampainya di depan Bank Muamalat berjalan keluar dari marka,” kata Gandung saat dihubungi, Rabu (24/12/2025) malam.

    “Bersamaan dengan itu melaju kendaraan sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai NI, lalu membentur sepeda motor Honda Scoopy yang di kendarai DPK berboncengan dengan DAN yang melaju dari arah barat ke timur sehingga terjadi benturan,” sambungnya.

    Akibat kejadian ini, pengendara sepeda motor Yamaha Mio berinisial NI (35) terluka. Dalam video yang beredar, NI tampak terpental usai dihantam Ayla.

    “NI mengalami luka gigi patah 5, mulut bagian dalam sobek, punggung bagian kanan nyeri, dan berobat di RS Bethesda Kota Jogja,” papar Gandung.

    Sementara korban lainnya, yakni pengendara Honda Scoopy berinisial DPK (22) mengalami patah tulang pergelangan tangan kiri dan lecet-lecet. Pembonceng Scoopy berinisial DAN (24) mengalami sejumlah luka di tangan dan kaki. Keduanya juga dirawat di RS Bethesda Kota Jogja.

    (sfn/din)