Category: Detik.com Otomotif

  • Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, 1 Liter BBM Bisa untuk 59 Km!

    Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, 1 Liter BBM Bisa untuk 59 Km!

    Jakarta

    Honda Square X125 telah meluncur di China. Selain diposisikan sebagai motor adventure atau petualang, motor Honda ini dipastikan punya mesin yang irit bahan bakar. Bahkan, catatannya mirip-mirip skuter matik (skutik) bermesin 110cc.

    Dilansir dari Greatbiker, Sabtu (27/12), Honda Square X125 menggunakan mesin eSP+ 125cc bersilinder tunggal dengan muntahan tenaga 9,5 dk dan torsi 10 Nm.

    Menariknya, sebagai skutik petualang, konsumsi BBM Square X125 sangat impresif. Bahkan, angkanya diklaim tembus 59 km/liter. Sementara kapasitas tangkinya mencapai 5,7 liter. Maka, dalam kondisi full tank, kendaraan itu bisa menempuh jarak 336 km!

    Mengenal Honda Square X125Konsumsi BBM Skutik Honda Square X125. Foto: Doc. Honda China

    Honda Square X125 punya tampilan yang benar-benar tak biasa. Kendaraan itu dirancang seperti ‘telanjang’ dan serba meng-kotak. Desainnya serupa motor petualang yang umum dipakai di medan-medan berat seperti hutan atau perbukitan.

    Sebagai motor petualang, Square X125 dibekali aksesori-aksesori khusus. Misalnya seperti boks belakang pra-instal, rak bagasi, baki lipat untuk meja piknik dan satu set dekorasi khusus untuk aktivitas luar ruangan.

    Jika boksnya terpasang, maka motor tersebut hanya punya konfigurasi satu penumpang. Sementara lampunya ditutup cover atau pelindung khusus dan setangnya terdapat windshield minimalis yang tak bisa di-adjust.

    Fiturnya juga lumayan canggih, misalnya seperti smart key system, headunit dengan layar LCD 5-inch, USB charger dengan soket Type A dan C, sistem pengereman antilock braking system (ABS), serta masih banyak lagi.

    Di China, Square X125 dibanderol mulai dari 12.680 yuan atau sekira Rp 32 jutaan. Nominal tersebut cukup menarik untuk motor petualang yang menyasar kalangan pehobi.

    (sfn/lth)

  • Lawan Arah dan Hantam Pemotor, Sopir Ayla Maut di Jogja Tak Ditahan

    Lawan Arah dan Hantam Pemotor, Sopir Ayla Maut di Jogja Tak Ditahan

    Jakarta

    Polisi memastikan, pengemudi Daihatsu Ayla merah berinisial APP (27) yang melawan arah dan menghantam sejumlah pemotor di Jalan Mayjend Sutoyo, Yogyakarta, tak ditahan. Kabarnya, pelaku dan korban sepakat berdamai.

    Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, menjelaskan keluarga dari pihak pengemudi Ayla dengan keluarga ketiga korban akan dipertemukan hari ini, Sabtu (27/12) dan dimediasi pihak kepolisian.

    “Untuk kasus kecelakaan itu besok hari Sabtu baru dipertemukan antara keluarga pengendara mobil dan keluarga pengendara motor,” jelas Gandung saat dihubungi detikJogja.

    Gandung mengatakan selama proses itu pengemudi Ayla tak ditahan karena sudah dijamin pihak keluarga. Kepolisian akan melihat hasil mediasi hari ini untuk menentukan langkah selanjutnya.

    “Anak (pengemudi Ayla) tidak ditahan karena ada jaminan dari bapaknya,” ungkap Gandung.

    “Iya (diselesaikan secara kekeluargaan), Biasanya kalau keluarga pengendara motor terima, ya ndak masalah,” lanjutnya.

    Diberitakan sebelumnya, video Ayla maut menghantam pemotor di Jogja viral setelah diunggah sejumlah akun di media sosial, salah satunya akun Instagram @jogjalife.

    Menurut akun itu, Daihatsu Ayla berkelir merah tersebut melaju sangat kencang di jalur yang tak semestinya. Bahkan, lebih buruknya lagi, pengemudi kendaraan tersebut telat melakukan pengereman.

    “Sebuah mobil Ayla berwarna merah terlibat kecelakaan dengan beberapa sepeda motor di Jalan Mayjen Sutoyo, Yogyakarta, tepat di depan ayam goreng Tojoyo,” demikian tulis akun tersebut, dikutip Kamis (25/12).

    Hantaman yang ditimbulkan Ayla lawan arah itu bukannya lemah atau sepele, melainkan keras dan telak. Bahkan, pemotor yang terdampak sampai terpental cukup tinggi hingga helmnya lepas dari kepala.

    Akibatnya, pengendara motor Yamaha Mio berinisial NI (35) terluka. Dalam video yang beredar, NI tampak terpental usai dihantam Agya. Sementara korban lainnya, yakni pengendara Honda Scoopy berinisial DPK (22) mengalami patah pergelangan tangan kiri dan lecet-lecet.

    (sfn/lth)

  • Menaklukkan Kaki Gunung Rinjani dengan Toyota New Veloz Hybrid

    Menaklukkan Kaki Gunung Rinjani dengan Toyota New Veloz Hybrid

    Jakarta

    Toyota New Veloz Hybrid menjalani etape awal perjalanan Veloz Hybrid EV Lintas Nusa di Pulau Lombok.

    Tim detikOto menjadi media pertama yang mengendarai Toyota Veloz Q Hybrid EV dalam perjalanan jarak jauh ini. Pengujian dilakukan di berbagai kondisi jalan, mulai dari rute perkotaan hingga jalur pegunungan yang dikenal menantang.

    Road trip Lombok-Banyuwangi bersama Toyota New Veloz Hybrid dalam program Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Foto: Didik Dwi Haryanto

    Jalur menuju Sembalun, kawasan di kaki Gunung Rinjani, menjadi salah satu rute yang berhasil dilalui Veloz Hybrid. Karakter jalannya ekstrem, dengan tanjakan panjang, turunan curam, serta tikungan berlapis yang menjadi tantangan utama.

    Kondisi ini jelas menjadi arena uji nyata bagi performa dan pengendalian Veloz Hybrid di luar penggunaan harian.

    Saat melibas tanjakan menuju kaki Rinjani, karakter sistem hybrid terasa membantu. Motor listrik bekerja sejak putaran rendah, membuat respons gas terasa ringan dan progresif, sekaligus membantu mobil menjaga momentum tanpa memaksa mesin bekerja keras.

    Perlu dicatat, Toyota New Veloz Hybrid mengandalkan mesin 1.500 cc 2NR-VEX yang dipadukan dengan Toyota Hybrid System. Sistem series-parallel ini mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik, menghasilkan tenaga sistem 111 PS dengan torsi instan dari motor listrik.

    Transisi tenaga berlangsung halus berkat transmisi e-CVT. Di jalur berkelok, akselerasi terasa mudah dikontrol, sementara distribusi tenaga tetap konsisten meski jalan menanjak dan mobil membawa beban penuh.

    Saat menghadapi turunan panjang, sistem regenerative braking bekerja mengisi ulang baterai lithium-ion secara otomatis. Karakter self-charging ini menjaga efisiensi energi tanpa mengganggu rasa berkendara.

    Toyota juga melakukan penyempurnaan pada sektor sasis. Setting suspensi yang direvisi membuat body roll lebih terjaga, sementara kemudi terasa lebih linear. Hasilnya, Veloz Hybrid tetap stabil saat melewati tikungan sempit di jalur pegunungan.

    Kenyamanan kabin tetap terjaga selama perjalanan. Operasi motor listrik yang senyap berpadu dengan peredaman NVH yang lebih baik, membuat suasana interior tetap tenang meski mobil bekerja di medan berat.

    Etape Lombok menuju kaki Gunung Rinjani menjadi pembuktian awal bahwa Toyota New Veloz Hybrid tidak hanya bicara efisiensi di perkotaan.

    Dengan karakter tenaga yang responsif, pengendalian stabil, dan kenyamanan terjaga, MPV hybrid ini terbukti mampu diajak menaklukkan rute ekstrem sekalipun, membuka perjalanan panjang Veloz Hybrid EV Lintas Nusa berikutnya.

    (mhg/dry)

  • Bikin Harga Mahal, Ini Sederet Pajak saat Beli Mobil Baru di RI

    Bikin Harga Mahal, Ini Sederet Pajak saat Beli Mobil Baru di RI

    Jakarta

    Harga mobil di Indonesia seringkali disebut kemahalan. Padahal, di balik mahalnya harga itu, ada pajak tinggi yang dibebankan pada pembelian mobil baru.

    Beli mobil baru di Indonesia sudah harus siap dengan pajaknya yang tinggi. Pajak tinggi itu jugalah yang seringkali membuat harga mobil baru terkesan mahal. Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengungkap, pajak mobil di Indonesia mencapai 40 persen dari total harga secara keseluruhan. Pajak tinggi itu diduga menjadi salah satu penyebab merosotnya penjualan mobil di dalam negeri.

    “Jadi di industri otomotif Indonesia nih kesannya kan harga kendaraan mahal bgt gitu lho, padahal di dalamnya, pajaknya tuh 40 persen. Nah bandingkan dengan negara lain yang pajaknya tidak setinggi kita ya. Kalau di Thailand itu di bawah 30 persen, begitu juga di Malaysia,” ucap Bob dikutip CNBC Indonesia.

    Sebelumnya, Sekretaris Gaikindo Kukuh Kumara pernah mengungkap, pajak yang dibebankan terhadap pembelian mobil baru di Indonesia bahkan yang tertinggi di dunia. Kata Kukuh, hal itu bahkan menjadi perhatian dari luar negeri.

    “Sekian tahun yang lalu, saya ditanya; yang ngomong orang dari Amerika, U.S Automotive Council. Pajak kamu paling tinggi di dunia. Yang bener? begitu dibuka, saya tidak ngomong apa-apa lagi,” kata Kukuh pada Agustus lalu.

    Daftar Pajak saat Beli Mobil Baru

    1. Pajak Kendaraan Bermotor

    Untuk diketahui, ada beberapa komponen pajak pembentuk harga mobil baru. Mulai dari PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah), PPN (Pajak Pertambahan Nilai), biaya-biaya penerbitan STNK hingga BPKB. Adapun tarif pajaknya berbeda-beda, beberapa ditentukan dari kebijakan daerah. Pertama ada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022, tarif PKB untuk kendaraan kepemilikan pertama ditetapkan maksimal 1,2%. Sedangkan untuk kempeilikan kedua dan seterusnya diterapkan secara progresif paling tinggi 6%.

    Namun khusus daerah yang setingkat dengan daerah provinsi yang tidak terbagi dalam daerah kabupaten/kota otonom, tarif PKB kepemilikan pertama ditetapkan paling tinggi 2%. Sementara untuk kepemilikan kedua dan seterusnya dapat ditetapkan secara progresif paling tinggi hingga 10%. Daerah yang menetapkan PKB 2% itu adalah Jakarta.

    2. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

    Pajak kedua yang dibebankan ke pembeli kendaraan baru adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Masih dalam UU yang sama, tarif BBNKB ditetapkan paling tinggi sebesar 12%. Tapi, khusus daerah yang setingkat dengan daerah provinsi yang tidak terbagi dalam daerah kabupaten/kota, tarif BBNKB paling tinggi ditetapkan sebesar 20%.

    3. PPN

    Selanjutnya ada Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Mulai tahun depan kendaraan berpotensi dikenakan PPN sebesar 12%. Penyesuaian tarif PPN 12% akan dikenakan bagi barang dan jasa yang dikategorikan mewah, seperti kelompok makanan berharga premium, layanan rumah sakit kelas VIP, dan pendidikan berstandar internasional yang berbiaya mahal. Mobil diketahui termasuk dalam kendaraan mewah karena saat ini dibebankan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

    4. PPnBM

    Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) juga masuk dalam perhitungan. Tarif PPnBM ini berbeda-beda tergantung dari emisi gas buang dan emisi yang dihasilkan. Tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan RI nomor 141/PMK.010/2021 tentang Penetapan Jenis Kendaraan Bermotor yang dikenai pajak penjualan atas barang mewah dan tata cara pengenaan, pemberian, dan penatausahaan pembebasan, dan pengembalian pajak penjualan atas barang mewah, contohnya untuk mobil di segmen LCGC, dikenakan PPnBM sebesar 3%.

    Kemudian untuk mobil yang memiliki daya angkut 10-15 orang dengan kapasitas silinder hingga 3.000 cc dikenai PPnBM sebesar 15-40 persen. Kemudian untuk kendaraan dengan kapasitas silinder lebih dari 3.000cc-4.000 cc dikenai tarif PPnBM 40-70%. PPnBM itu dihitung dengan cara mengalikan tarif dengan Dasar Pengenaan Pajak.

    5. Penerbitan TNKB, STNK, BPKB, SWDKLLJ

    Pemilik kendaraan juga harus membayar biaya penerbitan TNKB, STNK, BPKB, hingga SWDKLLJ. Bila ditotal, biayanya sekitar Rp 818 ribu. Mulai tahun depan, ada juga biaya opsen PKB dan opsen BBNKB yang harus dibayar pemilik kendaraan. Tapi opsen ini tak berlaku di Jakarta. Jika ditotal secara keseluruhan, tarif pajak untuk mobil baru itu cukup tinggi.

    (dry/sfn)

  • Ternyata Segini Beda Pajak Avanza vs Xpander

    Ternyata Segini Beda Pajak Avanza vs Xpander

    Jakarta

    Avanza dan Xpander sama-sama menghuni segmen Low MPV. Tapi bagaimana dengan pajak tahunannya? Berikut ini perbedaan pajak tahunan Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander.

    Segmen Low MPV di Tanah Air cukup ramai. Namun kalau bicara model yang populer, dua di antaranya adalah Mitsubishi Xpander dan juga Toyota Avanza. Keduanya seringkali menghuni daftar mobil terlaris di dalam negeri. Secara harga, Mitsubishi Xpander tercatat lebih mahal. Xpander ditawarkan mulai Rp 270 jutaan hingga yang termahal tembus Rp 337,8 juta. Sedangkan Avanza, paling mahalnya dibanderol Rp 280 jutaan.

    Beda Pajak Avanza vs Xpander

    Dengan harga lebih mahal, pajak Xpander juga rupanya lebih tinggi ketimbang Avanza. Bahkan untuk varian tertinggi tembus Rp 5 jutaan. Sementara Avanza, pajak termahalnya masih di bawah Rp 5 juta. Nah berikut ini perbandingan pajak antara Xpander dan Avanza keluaran tahun 2025. Sebagai catatan, perbandingan pajak berikut hanya menunjukkan Avanza bermesin 1.5 L. Sebab, Xpander juga mengusung mesin 1.5 L. Ini dia hitungan pajaknya mengacu pada Peraturan Meteri Dalam Negeri nomor 7 tahun 2025 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat tahun 2025 dengan tarif PKB di Jakarta untuk kendaraan kepemilikan pertama.

    Pajak Avanza

    Pajak Avanza 1.5 L M/T

    PKB Pokok = DP PKB 1.5 L M/Tx Tarif PKB
    = Rp 206,85 juta x 2 %
    = Rp 4,137 jutaPajak Tahunan = PKB Pokok + SWDKLLJ
    = Rp 4,011 juta + 143 ribu
    = Rp 4,280 juta

    Pajak Avanza 1.5 CVT

    PKB Pokok = DP PKB 1.5 L CVTx Tarif PKB
    = Rp 218,4 juta x 2 %
    = Rp 4,368 jutaPajak Tahunan = PKB Pokok + SWDKLLJ
    = Rp 4,011 juta + 143 ribu
    = Rp 4,511 juta

    Pajak Avanza 1.5 CVT TSS

    PKB Pokok = DP PKB 1.5 CVT TSS x Tarif PKB
    = Rp 239,4 juta x 2 %
    = Rp 4,788 jutaPajak Tahunan = PKB Pokok + SWDKLLJ
    = Rp 4,011 juta + 143 ribu
    = Rp 4,931 juta

    Pajak Xpander

    Pajak Xpander GLS M/T

    PKB Pokok: DP PKB x Tarif PKB
    : Rp 208,95 juta x 2%
    : Rp 4,179 jutaPajak tahunan: PKB Pokok+ SWDKLLJ
    : Rp 4,179 juta + Rp 143 ribu
    : Rp 4,322 juta

    Pajak Xpander GLS CVT

    PKB Pokok: DP PKB x Tarif PKB
    : Rp 208,95 juta x 2%
    : Rp 4,347 jutaPajak tahunan: PKB Pokok+ SWDKLLJ
    : Rp 4,347 juta + Rp 143 ribu
    : Rp 4,49 juta

    Pajak Xpander Exceed M/T

    PKB Pokok: DP PKB x Tarif PKB
    : Rp 212,1 juta x 2%
    : Rp 4,242 jutaPajak tahunan: PKB Pokok+ SWDKLLJ
    : Rp 4,242 juta + Rp 143 ribu
    : Rp 4,385 juta

    Pajak Xpander Exceed CVT

    PKB Pokok: DP PKB x Tarif PKB
    : Rp 223,65 juta x 2%
    : Rp 4,473 jutaPajak tahunan: PKB Pokok+ SWDKLLJ
    : Rp 4,473 juta + Rp 143 ribu
    : Rp 4,616 juta

    Pajak Xpander Ultimate M/T

    PKB Pokok: DP PKB x Tarif PKB
    : Rp 248,85 juta x 2%
    : Rp 4,977 jutaPajak tahunan: PKB Pokok+ SWDKLLJ
    : Rp 4,977 juta + Rp 143 ribu
    : Rp 5,12 juta

    Pajak Xpander Ultimate CVT

    PKB Pokok: DP PKB x Tarif PKB
    : Rp 255,15 juta x 2%
    : Rp 5,103 jutaPajak tahunan: PKB Pokok+ SWDKLLJ
    : Rp 5,103 juta + Rp 143 ribu
    : Rp 5,246 juta

    (dry/lth)

  • Belum 2 Tahun, Sudah Segini Mobil BYD yang Dibeli Orang Indonesia

    Belum 2 Tahun, Sudah Segini Mobil BYD yang Dibeli Orang Indonesia

    Jakarta

    BYD belum genap dua tahun di Indonesia. Meski begitu, mobil listriknya laris manis. Total ada 53.253 unit mobil BYD yang dibeli orang Indonesia dalam kurun waktu 22 bulan.

    Banyak pemain baru bermunculan di pasar otomotif Indonesia. BYD termasuk salah satunya. Meski terhitung baru, keberadaan BYD tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi kalau berkaitan dengan jualan. Penjualannya moncer meski hanya berjualan mobil listrik. Sejak Januari 2024 hingga November 2025, penjualan BYD di Indonesia tembus 53.253 unit secara retail.
    Berdasarkan catatan penjualan tersebut, BYD kini bertarung dengan para produsen mobil konvensional.

    Dalam daftar 10 mobil paling laris di Indonesia, BYD bahkan sudah merangsek ke posisi ketiga. Paling menariknya, dari 10 besar produsen tersebut, hanya BYD yang sepenuhnya mengandalkan mobil listrik. Hingga saat ini, BYD sudah memiliki enam lini produk yang dijual di Indonesia yaitu BYD Seal, BYD Sealion 7, BYD Atto 1, BYD Atto 3, BYD Dolphin, dan BYD M6. Ada juga mobil yang digunakan untuk konsumen fleet berupa BYD e6.

    Pada tahun 2025, dari model-model tersebut, paling favorit adalah BYD Atto 1 dengan penjualan 17.700 unit. Padahal mobil listrik mungil itu baru seumur jagung! Di segmen MPV, BYD juga mencatatkan kontribusi yang signifikan. BYD M6 tetap menjadi salah satu magnet utama bagi konsumen Indonesia, tercermin dari distribusi sebanyak 9.900 unit sepanjang Januari hingga November 2025, yang menjadikannya sebagai mobil listrik terlaris kedua secara nasional.

    Di segmen SUV, BYD Sealion 7 mencatat lebih dari 7.900 unit penjualan sejak Februari 2025, memperkuat posisi BYD di pasar EV berkat kombinasi performa tinggi, jangkauan optimal, serta desain sporty elegan yang kini menjadi preferensi utama konsumen Indonesia. Sementara itu, di segmen sedan, BYD Seal hadir sebagai model yang mendefinisikan ulang standar performa dan kenyamanan berkendara. Dengan desain aerodinamis, teknologi baterai terdepan, serta handling yang presisi, BYD Seal menjadi benchmark baru bagi konsumen yang menginginkan sedan EV berkarakter namun tetap efisien.

    Di sisi lain, Denza sebagai lini premium BYD memperkuat kontribusi pada segmen high MPV listrik premium melalui Denza D9. Model ini dengan cepat menjadi salah satu high MPV listrik terlaris di kelasnya dengan penjualan lebih dari 7.000 unit, didorong oleh desain kabin mewah, ruang interior yang sangat lega, serta kenyamanan berkendara yang dirancang untuk keluarga modern, pelaku bisnis, dan pengguna dengan pengemudi. Teknologi intelligent cockpit, fitur keselamatan tingkat tinggi, dan keheningan kabin menjadi daya tarik yang menjadikan Denza D9 kompetitif bahkan dibandingkan MPV konvensional di kelas serupa. Secara keseluruhan, sinergi BYD dan Denza menunjukkan bagaimana kedua brand tidak sekadar memperluas pasar, tetapi menjadi katalis utama dalam memacu pertumbuhan industri EV Indonesia.

    Sejak awal 2024, rangkaian peluncuran model baru di berbagai segmen menjadi bukti konsistensi BYD dalam membuka akses masyarakat terhadap teknologi kendaraan listrik yang lebih aman, modern, dan relevan.

    Momentum besar dimulai pada Januari 2024 ketika BYD memperkenalkan tiga model perdananya yaitu BYD Seal, BYD Atto 3, dan BYD Dolphin, sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan standar baru mobilitas listrik di Indonesia. Ketiganya membawa DNA teknologi khas BYD, termasuk Blade Battery dan e-Platform 3.0, yang dirancang untuk memaksimalkan keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan berkendara.

    BYD Seal hadir sebagai ikon performa dan rekayasa EV modern dengan desain aerodinamis dan stabilitas berkendara yang presisi. BYD ATTO 3, melalui segmen SUV, menawarkan fleksibilitas kabin, fitur keselamatan komprehensif, dan pengalaman berkendara yang efisien bagi keluarga modern. Sementara itu, BYD Dolphin membawa solusi mobilitas ringkas untuk kebutuhan perkotaan, dengan biaya operasional rendah dan fitur keselamatan yang solid di kelasnya.

    “Sejak awal kehadiran BYD di Indonesia, komitmen kami jelas yaitu berjalan bersama masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat transisi menuju kendaraan ramah lingkungan. Kami bukan sekadar datang membawa produk, tetapi membawa visi untuk masa depan yang lebih bersih dan lebih baik. Dalam dua tahun perjalanan ini, kami terus menghadirkan line-up unggulan sambil memastikan setiap langkah yang kami ambil memberikan dampak luas, baik dengan memperbanyak pilihan kendaraan listrik yang semakin relevan bagi kebutuhan dan preferensi masyarakat, maupun memperkuat ekosistem untuk mendukung keberlanjutannya. Melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi berkelanjutan, kami akan terus membuka akses terhadap mobilitas yang lebih aman, efisien, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” kata Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao dalam siaran persnya.

    Ketiga model ini bukan sekadar lini produk pembuka, tetapi menjadi pijakan strategis BYD untuk memperluas portofolio kendaraan listrik yang relevan dan terukur sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Sebagai bagian dari misi jangka panjang, langkah ini menegaskan komitmen BYD dalam menghadirkan pilihan kendaraan listrik yang lebih luas, serta memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama yang membentuk masa depan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

    (dry/lth)

  • Lexus Luncurkan Mobil Listrik Buas, RZ 600e F SPORT Performance

    Lexus Luncurkan Mobil Listrik Buas, RZ 600e F SPORT Performance

    Jakarta

    Pernah terbayang mobil listrik yang imejnya premium, mewah, namun dengan dapur pacu yang buas? Lexus membuktikannya lewat RZ 600e “F SPORT Performance”.

    Pada Kamis (24/12/25) lalu, Lexus mengumumkan tanggal peluncuran dari mobil listrik buas mereka di pasar global.

    Kabarnya mobil yang dirancang untuk pengemudi yang ingin merasakan kombinasi performa tinggi dengan kenyamanan harian ini, akan mulai dijual secara global pada 2 Maret 2026.

    Lexus RZ 600e F Sport Performance Foto: dok. Lexus

    Salah satu yang bikin RZ 600e terasa futuristis adalah sistem Steer-by-Wire. Roda kemudi unik ini menghadirkan sensasi mengemudi yang berbeda total.

    Dipadukan pula dengan Interactive Manual Drive yang membuat pengemudi merasa lebih “terhubung” dengan mobil.

    Lexus menyebutkan bahwa jalan kota yang padat, tikungan berkelok di pegunungan, hingga jalur bebas hambatan, semua terasa lebih menyenangkan dan presisi.

    Desain eksterior-nya juga tak kalah menarik. Pilihan warna Black dan HAKUGIN II dengan matte clear, atau Black dan Neutrino Gray, menonjolkan bodi yang aerodinamis dan konon dirancang agar kapabel melahap serta bermanuver saat kecepatan tinggi.

    Aksen biru di bodi hitam memberi sentuhan sporty sekaligus segar, membuat mobil ini tidak hanya kencang, tapi juga terlihat energik.

    Lexus RZ 600e F Sport Performance Foto: dok. Lexus

    Masuk ke kabin, Lexus menghadirkan jok depan dengan integrated foam molding. Dukungan tubuhnya pas untuk berkendara agresif, tapi tetap nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

    Hasilnya, pengemudi dan penumpang merasakan kombinasi sportivitas dan kemewahan yang jarang ditemui di mobil listrik lain.

    Tidak berhenti di situ, Lexus melibatkan dua ahli performa untuk menyempurnakan RZ 600e. Yoshihide Muroya, pilot Red Bull Air Race, membawa pengalaman aerodinamika pesawat ke mobil ini, meningkatkan stabilitas dan handling.

    Sementara Masahiro Sasaki, pembalap Super Taikyu dan peserta Nürburgring 24 Hours, ikut mengasah karakter berkendara dari tahap awal pengembangan.

    Kedua nama ini memastikan RZ 600e bukan sekadar mobil listrik, tapi kendaraan yang siap dinikmati oleh penggemar performa sejati.

    Lexus RZ 600e F Sport Performance Special Edition Foto: dok. Lexus

    Dengan tenaga total 425,5 PS, pengereman yang lebih kuat, serta teknologi canggih di setiap lini, RZ 600e F SPORT Performance menunjukkan bahwa Lexus serius mengeksplorasi batasan mobil listrik premium.

    Diklaim, mobil listrik terbaru Lexus ini bisa melesat dari 0-100 km per jam dalam hitungan 4,4 detik saja.

    Lantas untuk baterainya, RZ 600e F Sport Performance menggendong baterai 76,96 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak 525 km dalam satu kali pengisian penuh.

    Menariknya, belum resmi diluncurkan, Lexus sudah mengumumkan untuk merilis juga versi Special Edition RZ 600e F Sport Performance.

    Di mana, versi edisi spesial ini membawa beberapa part khusus seperti pelek ENKEI warna hitam doff, kaliper berwarna biru, hingga beberapa part berbahan karbon.

    Dari rilis resmi Lexus Global, belum diketahui negara mana saja yang akan menjual Lexus RZ 600e F Sport Performance ini secara resmi.

    (mhg/lth)

  • Siasat Purbaya Genjot Penjualan Mobil 2026, Bukan Lewat Insentif

    Siasat Purbaya Genjot Penjualan Mobil 2026, Bukan Lewat Insentif

    Jakarta

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tengah menyiapkan strategi agar penjualan mobil di Indonesia meningkat tahun depan. Menariknya, dia tak mau mengandalkan insentif atau program sejenisnya.

    Menurut Purbaya, melemahnya permintaan mobil di Indonesia selama 2025 disebabkan perlambatan ekonomi di periode terkait. Itulah mengapa, dia mengaku akan mendorong pertumbuhan ekonomi tahun depan untuk meningkatan permintaan mobil baru.

    “Jadi kalau kita dorong pertumbuhan ke arah 6 persen, harusnya penjualan mobil akan tumbuh. Bukan negatif lagi, udah positif tahun depan,” ujar Purbaya, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (25/12).

    “Saya yakin ke depan akan bagus. Jadi bukan karena insentif, tapi karena daya beli membaik, karena ekonominya berjalan lebih bagus, karena kita harus lebih bagus,” sambungnya.

    Strategi Menkeu Purbaya biar penjualan mobil di Indonesia naik lagi tahun depan. Menariknya, dia memastikan, bukan lewat insentif. Lalu pakai cara apa ya, detikers? Foto: Andhika Prasetia

    Bicara soal insentif mobil tahun depan, Purbaya mengaku, pihaknya belum menerima proposal terkait. Sebelumnya diberitakan, bantuan tersebut akan dihentikan tahun depan. Sebab, dananya mau dialihkan untuk pengembangan mobil nasional.

    “Saya belum terima. Nanti kita lihat. Tapi saya belum dapat proposal akhir, paling gak sampai sekarang,” kata dia

    Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil di Indonesia selama Januari-November baru mencapai 710 ribu unit. Nominal itu turun 9,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Berdasarkan proyeksi, penjualan mobil di Indonesia tahun ini hanya mencapai 780 ribu unit. Padahal, tahun lalu, angkanya tembus 865 ribu unit.

    (sfn/lth)

  • Punya Yamaha Grand Filano? Ada Tiket Trans Studio Bandung Gratis Buat Kamu!

    Punya Yamaha Grand Filano? Ada Tiket Trans Studio Bandung Gratis Buat Kamu!

    Jakarta

    Liburan dan hiburan kini bukan sekadar soal melepas penat, tetapi juga tentang menciptakan momen berkesan bersama orang-orang terdekat. Di tengah rutinitas yang padat, menghabiskan waktu di tempat hiburan dengan pengalaman lengkap menjadi pilihan banyak orang.

    Apalagi menjelang penghujung tahun, momen liburan selalu dinantikan. Banyak keluarga, pasangan, hingga anak muda mulai merencanakan agenda seru untuk menutup tahun dengan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan.

    Salah satu destinasi yang dapat menghabiskan waktu di akhir tahun adalah Trans Studio Bandung (TSB), taman hiburan indoor yang dikenal dengan beragam wahana seru dan atraksi kelas dunia. Melihat antusiasme tersebut, detikcom kembali menghadirkan kejutan spesial melalui program d’Greatisan Yamaha Grand Filano X Trans Studio Bandung.

    Lewat kolaborasi ini, detikcom kembali berbagi kebahagiaan dengan menghadirkan hadiah menarik, khususnya bagi pemilik Yamaha Grand Filano. Sebanyak 25 orang beruntung berkesempatan mendapatkan FREE 2 tiket bermain di Trans Studio Bandung, sebuah kesempatan emas untuk menikmati liburan tanpa perlu khawatir soal tiket masuk.

    Sebagai salah satu taman hiburan indoor terbesar di Indonesia, Trans Studio Bandung menawarkan berbagai wahana yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Mulai dari wahana ekstrem yang memacu adrenalin, atraksi hiburan spektakuler, hingga area bermain ramah keluarga, semuanya tersedia dalam satu kawasan. Konsep indoor juga membuat pengalaman bermain tetap nyaman kapan pun, tanpa terpengaruh kondisi cuaca.

    Program d’Greatisan Yamaha Grand Filano x Trans Studio Bandung & Baskin Robbins hadir sebagai bentuk apresiasi sekaligus mengajak para pemilik Yamaha Grand Filano untuk menikmati momen liburan dengan cara yang lebih seru. Dengan mekanisme yang sederhana dan mudah diikuti, setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemenang.

    Adapun cara mengikuti program ini sangat praktis. Peserta hanya perlu mengikuti tiga langkah berikut:

    ⁠⁠Follow Instagram @yamaha.classy, @transstudio.bandung, dan @detikcom Ketik “MAU” di kolom komentar dan repost postingan ini melalui IG Story⁠Isi data diri dan unggah bukti kepemilikan Yamaha Grand Filano di detik.com/filanoTSB

    25 user Yamaha Grand Filano yang beruntung akan mendapatkan 2 tiket bermain di Trans Studio BandungSetelah menyelesaikan seluruh langkah tersebut, peserta hanya perlu menunggu pengumuman pemenang dan berkesempatan menikmati serunya bermain di Trans Studio Bandung bersama orang terdekat.

    Program ini berlangsung hingga 31 Desember 2025, sehingga masih terbuka lebar bagi para pemilik Yamaha Grand Filano untuk ikut meramaikan d’Greatisan lho.

    Jadi, tunggu apa lagi? Segera ikuti d’Greatisan Yamaha Grand Filano x Trans Studio Bandung dan siapkan dirimu untuk menutup tahun dengan pengalaman liburan penuh keseruan dan cerita tak terlupakan!

    (akn/ega)

  • Biaya Perpanjang SIM Mati tanpa Bikin Baru

    Biaya Perpanjang SIM Mati tanpa Bikin Baru

    Jakarta

    Perpanjang SIM mati bisa dilakukan tanpa bikin baru di waktu-waktu tertentu. Berapa biayanya?

    Perpanjang SIM (Surat Izin Mengemudi) nggak boleh lewat masa berlaku. Lewat sehari saja, pemegang SIM tak bisa melakukan perpanjangan melainkan harus bikin dengan mekanisme baru. Namun demikian, ada pengecualian untuk kondisi tertentu. Dengan pengecualian itu, SIM mati yang masa berlakunya sudah habis masih bisa dilakukan perpanjangan setelahnya.

    SIM Mati Bisa Diperpanjang dalam Kondisi Tertentu

    Perpanjangan SIM mati tanpa bikin baru itu bisa dilakukan bila saat masa berlaku SIM kamu habis bertepatan dengan tutupnya layanan perpanjangan. Biasanya, tutupnya layanan perpanjangan SIM itu bertepatan dengan hari libur nasional. Selain hari libur nasional, bisa juga layanan tutup saat ada perbaikan sistem. Tapi nggak sembarangan, tutupnya layanan itu disertai dengan Keputusan Kakorlantas Polri atas laporan dari Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah. Nah waktu pelaksanaannya juga ditetapkan oleh Kakorlantas Polri.

    “SIM yang lewat dari masa berlakunya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) karena keadaan kahar dapat:
    a. dikecualikan terhadap ketentuan ayat (3); dan
    b. dilakukan perpanjangan SIM berdasarkan Keputusan Kakorlantas Polri atas laporan dari Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah,” demikian bunyi pasal 4 ayat 3 dalam Perpol 5 tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

    Salah satu contohnya saat pelayanan di Satpas dan gerai SIM keliling libur bertepatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama Hari Natal 2025. Pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada 25-26 Desember 2025, bisa melakukan perpanjangan pada 27 Desember. Artinya, meski sudah lewat masa berlaku, SIM mati itu masih bisa diperpanjang.

    Biaya Perpanjang SIM Mati tanpa Bikin Baru

    Lalu bagaimana dengan biayanya? Biayanya jelas tak ada perbedaan, sama seperti dengan perpanjangan SIM pada umumnya. Khusus untuk perpanjang SIM, biaya per penerbitannya paling mahal Rp 80 ribu untuk SIM A, SIM B I, dan SIM BII. Untuk tahu lebih rinci, berikut biaya penerbitan perpanjangan SIM.

    SIM A, SIM BI, SIM BII: Rp 80 ribu per penerbitanSIM C, SIM CI, dan SIM CII: Rp 75 ribu per penerbitanSIM D, SIM DI: Rp 30 ribu per penerbitan

    Ada juga biaya lain yang harus dikeluarkan sebagai berikut.

    1. Pemeriksaan Kesehatan SIM: Rp 35.000
    2. Pembayaran Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi (AKDP): Rp 50.000
    3. Pembayaran Tes Psikologi SIM: Rp 100.000

    (dry/mhg)