Category: Detik.com Kesehatan

  • 10 Jenis dan Cara Mengobati Penyakit Kelamin Pria yang Berbahaya

    10 Jenis dan Cara Mengobati Penyakit Kelamin Pria yang Berbahaya

    Jakarta

    Ada berbagai jenis penyakit kelamin yang mungkin menyerang pria. Beberapa di antaranya termasuk berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Simak artikel ini untuk mengetahui cara mengobati penyakit kelamin pria yang berbahaya berdasarkan 10 jenis penyakitnya.

    Cara Mengobati Penyakit Kelamin Pria

    Dirangkum dari situs Medical News Today, WebMD, dan Cleveland Clinic, berikut ini 10 jenis penyakit kelamin pria yang berbahaya dan cara mengobatinya:

    1. Sifilis

    Penyakit sifilis terjadi akibat infeksi bakteri yang ditularkan lewat hubungan seks vaginal, anal, maupun oral tanpa kondom. Pria yang berhubungan sesama jenis memiliki risiko penularan lebih tinggi.

    Gejala sifilis berkembang secara bertahap, bisa terjadi berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Beberapa gejala primernya yakni luka kecil dan keras di tempat pertama kali bakteri masuk ke dalam tubuh, seperti di penis, anus, dan mulut. Gejala lainnya, seperti pembengkakan kelenjar getah bening di leher, selangkangan, atau ketiak.

    Jika tidak ditangani, penyakit ini bisa menyerang organ lain, seperti jantung, otak, mata, hati, dan pembuluh darah. Akibatnya, penderita sifilis yang tak ditangani bertahun-tahun bisa mengalami penyakit jantung atau stroke.

    Cara mengobati sifilis yakni dengan minum antibiotik benzathine benzylpenicillin, baik untuk mengobati sifilis primer, sekunder, dan sifilis laten awal. Jika alergi terhadap penisilin, bisa juga menggunakan antibiotik doksisiklin atau azitromisin.

    Antibiotik dapat mencegah infeksi yang berkembang. Akan tetapi antibiotik tidak dapat memperbaiki kerusakan permanen akibat infeksi bakteri tersebut.

    2. Herpes

    Herpes mungkin sering kita kenal sebagai penyakit kulit biasa. Tetapi jika terjadi pada alat kelamin, penyakit ini disebabkan infeksi virus herpes simpleks (HSV).

    Ada dua jenis virus HSV, yaitu HSV-1 yang disebut herpes oral, menyebabkan luka dingin di dalam dan di sekitar mulut. Sedangkan HSV-2 menular melalui hubungan seks tanpa kondom dan menyebabkan herpes genital.

    Terkadang herpes tidak memiliki gejala. Jika muncul gejala, beberapa hal yang terjadi adalah lepuhan herpes ringan seperti gigitan serangga, rambut yang tumbuh ke dalam, atau seperti luka akibat pisau cukur.

    Cara mengobati herpes genital hanya dengan menangani gejala dan mencegahnya datang lagi, sebab herpes sering kali muncul kembali dari waktu ke waktu. Penyakit ini menjadi berbahaya jika dialami orang dengan masalah kekebalan tubuh, karena bisa mengalami komplikasi infeksi otak dan mata.

    3. Klamidia

    Klamidia termasuk penyakit menular seksual yang ditularkan akibat infeksi bakteri. Biasanya menular lewat hubungan seks anal, oral, atau vagina tanpa kondom. Pada pria, klamidia berkembang di uretra, rektum, atau tenggorokan.

    Kebanyakan pengidapnya tidak menyadari gejala penyakit ini. Tetapi gejala yang mungkin dialami adalah keluarnya cairan dari penis, rasa sakit saat buang air kecil, rasa sakit dan bengkak pada salah satu atau kedua testis, dan nyeri dubur.

    Jika tidak ditangani, klamidia bisa menginfeksi saluran sperma yang kemudian menyebabkan kemandulan. Penyakit ini bisa menular kepada pasangan dan menyebabkan kehamilan ektopik dan kelahiran prematur pada ibu hamil.

    Cara mengobati klamidia adalah dengan pengobatan antibiotik oral. Infeksi mungkin akan terjadi kembali, maka sebaiknya dilakukan tes lagi setelah masa pengobatan.

    4. Gonore

    Gonore atau kencing nanah terjadi akibat infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae, yang biasanya berkembang di uretra, rektum, atau tenggorokan. Penularan bisa terjadi lewat hubungan seks vaginal, anal, atau oral tanpa kondom.

    Gejala gonore pada pria meliputi sakit saat buang air besar dan kencing, mengeluarkan cairan putih, kuning, atau abu-abu dari uretra, rasa nyeri pada testis, gatal pada anus.

    Gonore yang parah bisa membuat komplikasi penyakit seperti infeksi pada jantung, radang selaput otak atau meningitis, dan kerusakan organ lainnya.

    Cara mengobati gonore adalah dengan antibiotik untuk menghentikan perkembangan bakteri. Nama obat ini tidak dapat membalikkan mengembalikan kerusakan yang telah terjadi.

    5. HPV

    Human papillomavirus (HPV) adalah nama virus yang juga digunakan untuk menyebut jenis penyakit yang diakibatkannya. Gejala umum yang muncul adalah kutil pada alat kelamin, mulut, atau tenggorokan.

    HPV termasuk penyakit menular yang biasanya menyerang remaja dan pemuda awal usia 20-an. Laki-laki dengan HPV mungkin tidak merasakan gejala, atau gejalanya mungkin muncul berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah menginfeksi.

    HPV bisa menyebabkan beberapa jenis kanker. HPV bisa sembuh tanpa obat, tetapi terkadang diperlukan obat untuk menangani gejala dan komplikasinya. Pencegahannya adalah dengan menggunakan vaksin.

    6. HIV/AIDS

    HIV/AIDS adalah penyakit yang diakibatkan virus yang menyerang sel-sel kekebalan tubuh. Virus ini bisa menular lewat beberapa cairan tubuh, termasuk sperma, cairan vagina dan dubur, serta darah. Penyebab paling umum adalah berhubungan seksual tanpa kondom.

    Gejala umum HIV/AIDS adalah flu setelah 2-6 minggu terinfeksi. Sakit ini bisa dibarengi dengan demam, sakit tenggorokan, ruam, sakit kepala, dan rasa kelelahan. Penyakit ini menggerogoti kekebalan tubuh hingga pengidapnya bisa mati.

    Belum ada obat untuk menyembuhkan HIV/AIDS, tetapi terapi antiretroviral membantu virus berkembang lebih jauh. Obat juga dibutuhkan untuk mengurangi gejala yang ditimbulkan.

    7. Hepatitis B

    Hepatitis B adalah peradangan hati yang sering kali disebabkan infeksi virus. Virus ini dapat menular melalui darah, air mani, dan beberapa cairan tubuh lainnya.

    Sebagian besar orang dengan hepatitis B tidak memiliki gejala. Jika bergejala, orang mungkin merasakan pilek atau flu pada 90 hari setelah terinfeksi. Tanda lainnya seperti demam, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, nyeri otot dan sendi, penyakit kuning (kencing berwarna gelap dan menguningnya kulit dan bagian putih mata)

    Saat ini tidak ada pengobatan untuk hepatitis B akut. Namun obat-obatan dapat mengobati hepatitis B kronis.

    8. Priapisme

    Priapisme terjadi ketika kelainan ketika alat kelamin pria atau penis mengalami ereksi dan darah tidak dapat mengalir dari penis. Kondisi ini sering kali terasa menyakitkan dan dapat berlangsung selama 4 jam atau lebih.

    Hal ini mungkin terjadi ketika kondisi tanpa gairah seksual atau rangsangan seksual pada penis. Priapisme bisa menyebabkan kerusakan permanen pada penis jika tidak segera ditangani.

    9. Trikomoniasis

    Trikomoniasis adalah infeksi akibat organisme yang mungkin tanpa gejala. Tetapi penderitanya mungkin mengalami uretritis atau peradangan pada saluran kemih (uretra).

    Gejalanya antara lain gatal atau iritasi di dalam penis, rasa terbakar saat buang air kecil atau setelah ejakulasi, sering buang air kecil, nyeri, bengkak, dan kemerahan di sekitar ujung penis.

    Pada kondisi yang parah, hal ini bisa menyebabkan peradangan pada prostat (prostatitis) dan peradangan epididimis (epididimitis). Hal ini bisa menurunkan kualitas seks karena munculnya gangguan saat penetrasi atau setelah ejakulasi.

    Cara pengobatan trikomoniasis adalah dengan obat metronidazol, dan tingkat kesembuhannya sekitar 90%.

    10. Kanker Penis

    Terakhir, penyakit kelamin pria yang berbahaya adalah kanker penis. Kanker langka ini biasanya muncul pada bagian kepala penis atau kulup. Kanker mungkin muncul tiba-tiba dan bisa mengakibatkan kematian.

    Penyebabnya tidak diketahui secara pasti, tetapi orang dengan HPV dan orang merokok lebih berisiko terkena kanker ini. Untuk mengobati kanker penis, dokter mungkin menyarankan pembedahan, terapi radiasi atau kemoterapi.

    Nah, itulah 10 jenis penyakit kelamin pria yang berbahaya. Patut diketahui, cara mengobati penyakit kelamin pria bergantung pada hasil diagnosis dan pemeriksaan dokter. Jika diperlukan, dokter akan memberikan obat maupun melakukan tindakan khusus.

    (bai/row)

  • 10 Bahan Alami agar Tahan Lama saat Berhubungan untuk Pria

    10 Bahan Alami agar Tahan Lama saat Berhubungan untuk Pria

    Jakarta

    Kesehatan seksual menjadi bagian penting bagi kesejahteraan pria dan wanita. Berbagai faktor, termasuk gaya hidup, tingkat stres, hingga pola malam dapat mempengaruhi vitalitas pria.

    Sementara banyak yang memilih obat-obatan instan, ada bahan alami yang bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Bahan-bahan ini mulai dari buah-buahan, rempah, hingga makanan sehat lainnya. Berikut bahan alami agar pria tahan lama berhubungan:

    10 Bahan Alami untuk Pria Agar Tahan Lama saat Berhubungan

    Beberapa bahan alami seperti pisang, stroberi, tiram, bayam, dan bawang putih bisa membantu pria agar tahan lama saat berhubungan. Mengutip laman Lybrate, Netmeds, Healthshots, hingga Precisemens Medical, begini penjelasannya:

    1. Pisang

    Pisang merupakan sumber bromelain dan vitamin B yang sangat baik. Menurut laman Marham, kandungan ini mengatur hormon testosteron, meningkatkan libido, kinerja seksual, dan stamina secara keseluruhan.

    Pisang juga mengandung vitamin A, B6, C, kalium, dan antioksidan yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh menghasilkan sperma sehat. Sementara itu, dua mineral penting pisang, yaitu magnesium dan mangan penting untuk kesehatan prostat.

    2. Stroberi

    Sebuah penelitian dalam Pharmacognosy Review. stroberi bisa meningkatkan libido dan perilaku seksual. Selain itu, stroberi mengandung asam folat yang digunakan tubuh untuk membuat sel sperma. Kandungan flavonoid dari buah ini juga bisa membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

    3. Semangka

    Berkat kandungan citrullinenya, semangka bisa meningkatkan kesehatan seksual. Asam amino ini membantu meningkatkan aliran darah yang sehat di pembuluh darah, sehingga memudahkan pra mencapai ereksi.

    Buah ini juga mengandung likopen, senyawa yang menurut penelitian bisa meningkatkan kesuburan pria dan kualitas sperma. Secara ilmiah, semangka juga dapat mengurangi risiko penyakit kronis, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

    4. Tiram

    Tiram mengandung seng tinggi yang bisa meningkatkan produksi testosteron dan fungsi seksual pada pria. Makanan laut ini juga kaya dengan kolesterol baik dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    5. Bayam

    Bayam adalah sumber magnesium baik, yang sangat penting dalam produksi hormon seks, seperti testosteron. Magnesium juga baik untuk menurunkan tekanan darah dan meredakan kekhawatiran.

    6. Ikan Berlemak

    Makanan berlemak seperti tuna, salmon, dan makarel mengandung asam omega-3. Lemak sehat ni meningkatkan kesehatan jantung, pembuluh darah, paru-paru, dan fungsi seksual. Selain itu, makanan berlemak juga baik untuk melawan penyebab psikogenik disfungsi ereksi, yaitu kecemasan dan suasana hati yang murung.

    7. Bawang Putih

    Bawang putih dapat meningkatkan libido dan meningkatkan kinerja seksual. Rempah ini mengandung senyawa allicin yang dikenal bisa meningkatkan aliran darah. Sirkulasi darah yang baik sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi.

    8. Jahe

    Jahe telah lama digunakan sebagai stimulan untuk meningkatkan gairah seksual dan libido secara alami. Penelitian menunjukkan, jahe bisa mencegah pembekuan darah dan membantu melebarkan pembuluh darah untuk meningkatkan gairah seksual.

    9. Gooseberry

    Gooseberry membantu meningkatkan stamina dan suasana hati secara keseluruhan. Buah ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan hasrat seksual.

    10. Kurma

    Menurut health shots, kurma mengandung gula alami, seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang memberi energi pada tubuh. Peningkatan kadar energi bisa meningkatkan stamina secara keseluruhan, yang berdampak positif pada gairah seks.

    Kurma juga mengandung triptofan yang bisa meningkatkan produksi serotonin. Kandungan ini dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik.

    Tentunya konsumsi bahan alami agar tahan lama saat berhubungan untuk pria harus disertai penerapan pola hidup sehat. Olahraga rutin, tidak merokok, dan konsumsi nutrisi seimbang akan menjaga kesehatan seksual pria.

    (row/row)

  • Ngeluh Sakit Perut, Ternyata Ada Kecoak Hidup Nyangkut di Usus Pria Ini

    Ngeluh Sakit Perut, Ternyata Ada Kecoak Hidup Nyangkut di Usus Pria Ini

    Jakarta

    Seorang pasien pria berusia 23 tahun di India yang tidak disebutkan namanya mengeluhkan nyeri dan gangguan pencernaan. Dokter terkejut menemukan bahwa sumber penyebabnya adalah ada kecoa hidup di usus halusnya.

    “Selama dua atau tiga hari terakhir, pasien mengidap gangguan pencernaan dan kembung setelah makan. Selama pemeriksaan rutin, kami secara tidak sengaja melihat kecoak,” ucap Dr Shubham Vatsya, Konsultan Senior Gastroenterologi dikutip dari People, Sabtu (2/11/2024).

    Vatsya mengungkapkan kecoa tersebut memiliki panjang 3 cm dan berhasil dikeluarkan melalui prosedur endoskopi di Rumah Sakit Fortis di New Delhi, India. Ketika kecoa hidup tersebut berhasil ditemukan, mereka langsung mengekstrasi serangga tersebut dengan menggunakan bantuan alat khusus.

    “Kami mengaktifkan tombol hisap pada alat tersebut, sehingga kecoa tersebut langsung tersedot ke dalam saluran hisap, sehingga bisa dikeluarkan dari tubuh korban dan nyawa korban pun terselamatkan,” kata Vatsya.

    Pasien tersebut tidak menyadari bahwa dirinya telah mengonsumsi kecoa yang ternyata berhasil tetap hidup, tidak hanya setelah dimakan, tetapi juga setelah kecoa tersebut dihisap keluar melalui tabung endoskopi.

    “Kami pun heran bagaimana kecoa itu bisa tetap utuh,” tutur Vatsya.

    Kecoa merupakan sebuah vektor penyakit yang terkenal, berdasarkan Perpustakaan Kedokteran Nasional, yang mencantumkan sejumlah patogen yang dibawa oleh serangga tersebut seperti E.Coli, Staphylococcus, Salmonella, Rotavirus, Aspergillus, dan masih banyak lagi.

    (suc/suc)

  • Sederet Makanan ‘Anti-Pikun’ yang Bantu Jaga Ingatan Kian Tajam hingga Usia Tua

    Sederet Makanan ‘Anti-Pikun’ yang Bantu Jaga Ingatan Kian Tajam hingga Usia Tua

    Jakarta

    Sudah ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kemampuan untuk memaksimalkan memori dapat terkait dengan apa yang seseorang makan. Pola makan yang kaya buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh dan kacang-kacangan, ikan, lemak sehat, dan rempah-rempah atau biji-bijian dapat meningkatkan fungsi memori otak.

    Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini adalah sederet makanan yang dapat meningkatkan kemampuan memori dan mencegah pikun di usia tua:

    1. Buah-Buahan

    Beri

    Buah beri mengandung banyak antioksidan yang dapat melindungi otak dari kerusakan oksidatif, serta mencegah penuaan dini dan demensia yang merusak daya ingat. Jenis beri seperti bluberi merupakan sumber antosianin dan flavonoid lain yang kaya yang dapat meningkatkan fungsi otak.

    Semangka

    Semangka memiliki konsentrasi likopen yang tinggi, antioksidan kuat lainnya. Semangka juga sumber air murni yang baik yang bermanfaat bagi kesehatan otak. Bahkan dehidrasi ringan dapat mengurangi energi mental dan merusak daya ingat.

    Alpukat

    Buah ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang dapat meningkatkan fungsi memori. Caranya dengan membantu memperbaiki kadar kolesterol darah jika dimakan secukupnya sebagai pengganti lemak jenuh.

    2. Sayuran

    Bit

    Bit kaya akan nitrat, senyawa alami yang dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga darah yang mengandung lebih banyak oksigen dapat mencapai otak.

    Sayur Hijau

    Sayuran berdaun hijau tua dikenal karena antioksidannya, seperti vitamin C dan telah terbukti dapat mengurangi risiko hilangnya memori akibat usia. Sayuran hijau juga kaya akan folat yang dapat meningkatkan memori dengan mengurangi peradangan dan meningkatkan sirkulasi darah ke otak.

    3. Makanan Laut

    Ikan Berlemak

    Ikan berlemak, seperti salmon, trout, mackerel, herring, sarden, sarden, dan kipper, kaya akan asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung. Ikan ini juga terbukti dapat meningkatkan daya ingat jika dimakan satu hingga dua kali seminggu.

    Kerang dan Krustasea

    Makanan laut lain seperti kerang, udang, dan lobster merupakan sumber vitamin B12 yang baik. Vitamin B12 merupakan nutrisi yang berperan penting dalam mencegah hilangnya daya ingat.

    4. Lemak Sehat

    Minyak Zaitun

    Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal, yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat jika digunakan sebagai pengganti lemak jenuh atau lemak trans. Minyak zaitun extra-virgin adalah jenis minyak yang paling sedikit diproses dengan kadar senyawa antioksidan tertinggi.

    Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti kenari merupakan sumber asam lemak omega-3 yang menurunkan trigliserida, meningkatkan kesehatan pembuluh darah, membantu menyeimbangkan tekanan darah, dan mengurangi pembekuan darah.

    (avk/suc)

  • Kata Dokter Soal Bacillus Cereus, Bakteri yang Ditemukan di Jajanan China La Tiao

    Kata Dokter Soal Bacillus Cereus, Bakteri yang Ditemukan di Jajanan China La Tiao

    Jakarta

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melaporkan adanya kejadian luar biasa keracunan pangan (KLB PK) yang diduga dipicu oleh jajanan impor dari China la tiao di sejumlah daerah. Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan ada indikasi kontaminasi bakteri Bacillus cereus pada produk tersebut.

    Hingga saat ini ada empat varian la tiao yang dalam pemeriksaan laboratorium dinyatakan positif terkontaminasi bakteri, yaitu:

    C&j Candy Joy LatiaoLuvmi Hot Spicy LatiaoKK Boy LatiaoLianggui Latiao

    “Sebaiknya kalau dia bawa tentengan dari luar negeri, jajanan cemilan la tiao, dibuang saja, jangan dimakan, bila dimakan masih ada risiko terjadi seperti di 7 lokasi KLB keracunan pangan,” ungkap Taruna dalam konferensi pers, Jumat (1/11/2024).

    Spesialis gizi dr Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, FINEM menjelaskan bahwa kontaminasi bakteri semacam ini pada makanan bisa datang dari mana saja, terlebih apabila lingkungan di tempat penanganan makanan tidak higienis. Ia mengungkapkan bakteri ini bisa berasal dari tanah, debu, udara, peralatan, atau bahan baku makanan yang tidak diproses atau disimpan secara benar.

    dr Raissa mengatakan kejadian infeksi akibat Bacillus cereus sebenarnya tidak umum terjadi. Tidak semua paparan serta merta dapat menyebabkan infeksi pada seseorang, kecuali karena beberapa faktor.

    “Tidak semua paparan bakteri ini menyebabkan infeksi. infeksi dapat terjadi jika kondisi kekebalan tubuh seseorang melemah ataupun jika jumlah bakteri yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak. Jika terpapar sejumlah kecil saja, biasanya tidak cukup untuk menyebabkan penyakit,” kata dr Raissa ketika dihubungi detikcom, Sabtu (2/11/2024).

    Apabila infeksi terjadi, dr Raissa mengatakan pasien biasanya akan mengalami gejala khas keracunan makanan meliputi mual, muntah, diare, demam, hingga kram perut. Hal tersebut serupa apa yang dialami oleh korban kontaminasi jajanan la tiao di beberapa daerah.

    Dalam konteks sehari-hari, dr Raissa membagikan beberapa langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah kontaminasi bakteri Bacillus cereus pada makanan yang dimasak di rumah:

    Masak makanan hingga matang dengan benar.Jaga kebersihan makanan dengan cuci tangan sebelum dan sesudah makan.Menjaga suhu makanan dengan baik.Perhatikan tanggal kedaluwarsa, jangan dikonsumsi apabila sudah melewati waktunya.

    (avk/suc)

  • Anak Gaza Mulai Terima Vaksinasi Polio Kedua

    Anak Gaza Mulai Terima Vaksinasi Polio Kedua

    Anak Gaza Mulai Terima Vaksinasi Polio Kedua

  • Muncul Tren Minum Kopi Americano untuk Bantu Turunkan BB, Beneran Ngaruh?

    Muncul Tren Minum Kopi Americano untuk Bantu Turunkan BB, Beneran Ngaruh?

    Jakarta

    Belakangan ini tren diet minum kopi americano sedang banyak diperbincangkan oleh masyarakat. Americano adalah minuman kopi pahit yang dibuat menggunakan campuran espresso dan air putih.

    Beberapa orang yang melakukan diet tersebut mengaku americano dapat menjadi salah satu alternatif untuk menahan rasa lapar dan menurunkan berat badan.

    “americano cocok banget buat penahan lapar kalo lagi diet,” akun @fl**no**ew di media sosial X.

    “demi Allah so-soan minum americano jadinya mual lihat makanan (best choice kalo mau diet),” kata netizen lain merasakan hal yang serupa setelah mengonsumsi americano.

    Lantas, benarkah kopi americano bisa membantu menurunkan berat badan? Spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengungkapkan bahwa americano bisa menjadi salah satu menu untuk proses penurunan berat badan.

    Hal ini dikarenakan americano memiliki kandungan gula nol persen dan kalori yang sangat rendah, cocok untuk pecinta kopi yang sedang menjalani proses diet dan penurunan berat badan.

    “Boleh dikonsumsi secara rutin asalkan tidak ditambahkan gula, pemanis, dan juga dia tidak memicu terjadinya asam lambung meningkat,” ucap dr Putri ketika dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

    Meski begitu, dr Putri menegaskan bahwa americano tidak serta merta dapat membuat berat badan seseorang turun. Diet menggunakan americano juga harus tetap diimbangi dengan menjaga asupan kalori harian serta nutrisi yang seimbang.

    Seringkali, masyarakat mengonsumsi kopi dengan tambahan pemanis dan topping secara berlebihan. Hal itu membuat americano bisa menjadi alternatif yang jauh lebih sehat.

    “Selama melakukan diet dengan menggunakan americano ini pola makan harus tetap menyesuaikan kebutuhan kalori hariannya, walaupun itu untuk defisit kalori, dengan komposisi makanan yang seimbang. Untuk waktu yang terbaik, upayakan tidak di atas jam 3 sore agar tidak mengganggu kualitas tidur di malam hari yang juga berperan penting untuk penurunan berat badan,” tandasnya.

    (avk/suc)

  • Ortu Perlu Waspada, Konsumsi Makanan-Minuman Ini Bisa Picu 2 Penyakit Kronis pada Anak

    Ortu Perlu Waspada, Konsumsi Makanan-Minuman Ini Bisa Picu 2 Penyakit Kronis pada Anak

    Jakarta

    Studi terbaru menemukan bahwa kebiasaan memberikan anak makanan atau minuman manis sejak dini, bahkan sejak dalam rahim, dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi di masa depan. Peneliti mengungkapkan membatasi paparan gula di 1.000 hari pertama kehidupan anak dapat mengurangi risiko diabetes 35 persen dan hipertensi sebanyak 20 persen.

    Hal tersebut juga bisa ‘menunda’ timbulnya penyakit masing-masing selama 4 tahun dan 3 tahun.

    “Pembatasan asupan gula di dalam rahim saja sudah bersifat protektif, tetapi pengurangan risiko paling besar terjadi saat pembatasan berlangsung lebih dari usia 6 bulan,” ucap peneliti dalam jurnal Science dikutip dari NY Post, Sabtu (2/11/2024).

    Penulis studi menggunakan data kebijakan sugar rationing (penjatahan gula) yang dilakukan pasca Perang Dunia II di Inggris sampai akhirnya berakhir pada tahun 1953. Peneliti ingin melihat dampak kesehatan yang dialami oleh orang dewasa yang lahir sebelum dan sesudah kebijakan tersebut akhiri.

    Studi melibatkan 60.183 peserta yang lahir antara Oktober 1951 dan Maret 1956, mereka disurvei ketika usia mereka sudah 50-60an tahun. Dalam penelitian ini, mereka yang lahir antara 1951-1954 dianggap mengalami sugar rationing dan 1954-1956 dianggap sudah bebas mengonsumsi gula.

    Hampir 4 ribu peserta selama periode penelitian mengidap diabetes dan hampir 20 ribu responden mengidap hipertensi. Peneliti mengatakan seiring bertambahnya usia, risiko penyakit pada seluruh responden bertambah. Namun risikonya bertambah semakin cepat dengan tidak adanya pembatasan gula.

    “Risiko penyakit mulai berbeda ketika peserta berusia pertengahan 50-an dan perbedaan terbesar diamati setelah usia 60 tahun,” kata peneliti.

    Mengonsumsi gula secara berlebihan dapat merusak sel, menyebabkan peradangan kronis, yang telah dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes, penyakit hati, dan kanker. Tidak hanya itu, konsumsi makanan dan minuman manis yang sering juga dikaitkan dengan risiko obesitas.

    The Dietary Guidelines for Americans menyarankan untuk tidak memberi anak usia di bawah 2 tahun makanan dan minuman dengan gula tambahan. Paparan gula di awal kehidupan dinilai dapat memengaruhi kesehatan dan kebiasaan mengonsumsi gula tambahan seumur hidup.

    “Masa bayi dan balita khususnya adalah periode kritis untuk mengembangkan selera terhadap makanan manis (atau bahkan kecanduan) yang dapat meningkatkan konsumsi gula sepanjang hidup,” tandas mereka.

    (avk/suc)

  • 5 Kelompok Orang yang Dianjurkan Minum Air Kelapa, Baik untuk Kesehatan

    5 Kelompok Orang yang Dianjurkan Minum Air Kelapa, Baik untuk Kesehatan

    Jakarta

    Air kelapa merupakan minuman alami menyegarkan yang mengandung segudang manfaat. Kelapa sendiri merupakan buah tropis yang mudah ditemui di Indonesia.

    Air kelapa mengandung banyak elektrolit alami, seperti natrium, magnesium, kalsium, dan kalium. Elektrolit adalah mineral yang penting untuk menyeimbangkan jumlah air dalam tubuh, memindahkan limbah ke dalam dan keluar sel, mendukung fungsi otot dan saraf, serta menstabilkan tekanan darah.

    Terkadang, berolahraga atau kehilangan banyak cairan dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, itulah sebabnya minuman olahraga yang mengandung elektrolit sangat tepat. Ketidakseimbangan elektrolit dapat terjadi ketika jumlah air dalam tubuh berubah drastis, seperti setelah muntah atau diare.

    Dikutip dari Verywell Health, satu cangkir air kelapa 100 persen mengandung nutrisi sebagai berikut:

    Kalori: 44Lemak: 0 gramNatrium: 64 miligramKarbohidrat: 10,4 gramSerat: 0 gramGula: 9,6 gramProtein: 0,5 gramVitamin C: 24,3 miligramKalium: 404 miligram

    Lantas, siapa saja kelompok orang yang dianjurkan untuk mengonsumsi air kelapa? Dikutip dari Eating Well, berikut daftarnya:

    1. Orang yang Aktif Berolahraga

    Air kelapa merupakan cairan yang dikenal sebagai minuman olahraga alami, mengandung banyak elektrolit, termasuk di dalamnya kalium, natrium, magnesium, dan kalsium. Mineral tersebut berperan penting untuk kontraksi otot, transmisi saraf, dan menjaga keseimbangan cairan di seluruh tubuh.

    Karakteristik air kelapa yang tinggi akan elektrolit menjadi pilihan yang sangat baik untuk rehidrasi, khususnya setelah kehilangan cairan dan elektrolit akibat berolahraga ataupun terserang penyakit diare dan muntah.

    2. Orang yang Mengidap Darah Tinggi

    Kandungan kalium yang tinggi dalam air kelapa dapat memberikan dampak positif pada tekanan darah dalam tubuh. Kalium berperan penting dalam menjaga kadar tekanan darah yang optimal dengan merelaksasikan dinding pembuluh darah dan menangkal efek natrium dalam tubuh.

    Kalium berperan penting dengan mendorong ginjal untuk mengeluarkan kelebihan natrium, sehingga dapat mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah.

    3. Orang Lanjut Usia

    Kalsium dan vitamin D sudah dikenal dapat membantu untuk mendukung kesehatan tulang. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalium seperti air kelapa dapat membantu memperkuat kepadatan dan kekuatan tulang.

    Mineral tersebut bermanfaat dalam mencegah osteoporosis, sebuah kondisi yang umumnya ditandai dengan melemahnya tulang.

    4. Orang yang Mengidap Batu Ginjal

    Sebuah studi kecil yang melibatkan 8 orang menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi air kelapa dapat membantu untuk mencegah penyakit batu ginjal dengan cara meningkatkan produksi sitrat dalam urin.

    Sitrat dikenal berperan penting untuk menghentikan pembentukan batu kalsium. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat kesehatan ini.

    5. Orang yang Mengidap Masalah Pencernaan

    Mengonsumsi air kelapa dapat membantu meningkatkan kesehatan organ usus. Manfaat ini didapatkan dari sifat air kelapa yang dapat menghidrasi tubuh.

    Penelitian menunjukkan bahwa air kelapa mengandung sifat antiinflamasi dan antimikroba yang dapat bermanfaat bagi mikrobioma usus, mikroba yang menghuni organ usus.

    (suc/suc)

  • Kata Eks Direktur WHO soal Peningkatan Kasus Cacar Air-Gondongan Pada Anak di RI

    Kata Eks Direktur WHO soal Peningkatan Kasus Cacar Air-Gondongan Pada Anak di RI

    Jakarta

    Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) Kewaspadaan Penyakit Cacar Air (Varicella) dan Gondongan (Mumps). Tindakan ini menyusul wabah cacar air di SMPN 8 Tangerang Selatan, Banten, beberapa waktu lalu.

    Seperti diketahui, wabah cacar air menyerang 53 pelajar di SMP tersebut. Pihak sekolah sampai menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama dua pekan hingga menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh kelas.

    Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman menyebutkan SE tersebut akan diterbitkan oleh Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes kepada seluruh kepala dinas kesehatan (dinkes) provinsi, kabupaten, kota, rumah sakit, dan puskesmas di Indonesia.

    Terkait hal itu, Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama menyarankan pemerintah untuk melakukan penyelidikan epidemiologis (PE) mendalam untuk tahu secara pasti penyebab meningkatnya kasus gondongan dan cacar air pada anak yang terjadi secara bersamaan.

    Prof Tjandra menilai adanya PE dapat membantu pemerintah mengetahui secara pasti fenomena apa yang sedang terjadi di lapangan. Hal ini mengingat kedua penyakit berasal dari penyebab yang berbeda dan bagian tubuh yang diserang pun turut berbeda.

    “Yang amat perlu diwaspadai adalah kalau memang benar ada peningkatan dua penyakit sekaligus di berbagai daerah di Indonesia,” kata Prof Tjandra kepada detikcom, di Jakarta, Sabtu (2/11/2024).

    Prof Tjandra mengatakan ada lima hal yang perlu diperhatikan. Pertama, kedua penyakit tersebut sama-sama menyerang usia anak-anak dan memiliki gejala demam yang amat mudah menular. Meski demikian, keduanya relatif ringan dan dapat sembuh dengan baik dalam hitungan hari atau minggu.

    “Amat jarang sekali penyakit berkembang menjadi berat dan mengancam kesehatan. Ke empat, tersedia vaksin untuk kedua penyakit ini, yang tentunya tersedia di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di negara kita, walau memang bukan atau belum masuk program nasional Program Pengembangan Imunisasi,” lanjutnya.

    Langkah lain yang perlu dilakukan oleh pemerintah adalah menganalisis kebenaran atas adanya kenaikan kasus di berbagai daerah. Sebab, bisa terdapat kemungkinan di Indonesia sedang terjadi perubahan pola penyakit atau karena meningkatnya sensitivitas surveilans.

    Selanjutnya apabila sudah dipastikan adanya burden of diseases problem, maka perlu segera diinformasikan ke publik, baik untuk menenangkan dan memelihara kewaspadaan masyarakat dan anak-anak yang sakit harus mendapat penanganan kesehatan yang optimal.

    “Pemerintah perlu memastikan situasi yang terjadi dan segera melakukan penanggulangannya,” ujar dia.

    Prof Tjandra juga menyampaikan bahwa orang tua harus waspada apabila anak-anaknya mengidap gejala dua penyakit tersebut, dan memastikan anak segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

    Sementara pada pihak sekolah, ia meminta agar kewaspadaan terus ditingkatkan. Apabila ditemukan beberapa kasus serupa di kelas, pengelola sekolah perlu segera mengkoordinasikannya dengan puskesmas atau petugas kesehatan yang ada.

    “Semoga masalah dua penyakit yang ada sekarang ini segera dapat diatasi dengan baik, apalagi ini terjadi pada 100 hari pertama pemerintah baru kita sekarang ini,” ujar Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara itu.

    (suc/suc)