Category: Detik.com Kesehatan

  • Hati-hati! Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Kebanyakan Tidur

    Hati-hati! Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Kebanyakan Tidur

    Jakarta

    Tidur yang cukup merupakan kebutuhan bagi setiap orang. Tidur yang berkualitas tidak hanya memberikan efek positif bagi kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental, kualitas hidup, dan keselamatan tubuh secara menyeluruh.

    Sebagian orang merasa bahwa tidur dalam rentang waktu 7 sampai dengan 9 jam setiap malam, dikatakan sebagai tidur yang cukup. Walaupun kekurangan tidur dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan, nyatanya tidur secara berlebihan juga dapat membahayakan bagi tubuh.

    “Jika Anda bangun kesiangan hanya untuk mengejar ketertinggalan tidur, itu disebut tidur pemulihan. Namun, jika Anda melakukannya secara rutin dan tidur lebih dari 8 atau 9 jam setiap hari, itu berarti tidur berlebihan,” kata dr. Safia Khan, MD, spesialis gangguan tidur.

    Lantas, apa saja tanda seseorang tidur secara berlebihan beserta risiko masalah kesehatan yang menyertainya? Dikutip dari Everyday Health, berikut adalah penjelasannya.

    Tidur berlebihan biasanya mengindikasikan adanya masalah dalam tubuh, seperti gangguan tidur atau kondisi medis lainnya. Penelitian mengatakan bahwa tidur berlebihan dapat terjadi pada seseorang yang mengidap kondisi kesehatan sebagai berikut

    KegemukanPenyakit jantungDiabetesRestless leg syndrome atau sindrom kaki gelisahBruxism atau kebiasaan menggertakkan gigi atau mengatupkan rahang atas dan bawah dengan keras yang dilakukan secara tidak sadarNyeri kronisGangguan tidur seperti sleep apnea, insomnia, atau narkolepsiDepresi atau kecemasanSeseorang yang melakukan tidur secara berlebihan, dapat diamati dari berbagai gejala yang dialami oleh tubuh. Berikut di antaranya:Merasa lelah di siang hariKepeninganSakit kepalaEnergi menurunPerubahan suasana hatiSulit untuk bangun tidurTidak merasa segarMengabaikan bunyi alarm

    Shanon Makekau, MD, kepala pulmonologi dan direktur kedokteran tidur di Kaiser Permanente di Honolulu, Hawaii, mengatakan bahwa tidur berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan sebagai berikut:

    Meningkatan kelelahan dan menurunkan energiMenurunkan fungsi sistem kekebalan tubuhMengubah respon stresMeningkatkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitasMeningkatkan risiko kematian

    (suc/suc)

  • 5 Fetish Seksual Aneh Bikin Geleng-geleng Kepala, Termasuk Terangsang oleh Kentut

    5 Fetish Seksual Aneh Bikin Geleng-geleng Kepala, Termasuk Terangsang oleh Kentut

    Jakarta

    Fetish mengacu pada kelainan kejiwaan yang muncul saat seseorang memiliki ketertarikan pada benda mati atau suatu bagian tubuh, guna memenuhi kebutuhan atau kepuasan seksual. Kelainan ini masuk dalam kategori parafilia, perilaku seksual tidak normal dengan gejala dorongan seksual dan fantasi berkelanjutan.

    Seorang ahli Kecanduan Perilaku di Universitas Nottingham Trent mengatakan parafilia adalah jenis ekspresi seksual yang tak umum dan sering digambarkan sebagai penyimpangan seksual atau gangguan preferensi seksual.

    Dalam sebuah artikel baru di The Conversation, Profesor Griffiths mengungkap ada lima obsesi seksual paling aneh yang pernah ia temukan dalam penelitiannya.

    “[Parafilia] biasanya disertai dengan gairah seksual yang intens terhadap rangsangan yang tidak konvensional atau non-seksual seperti enema (klismaphilia), patung (agalmatophilia), gigi (odontophilia) dan muntah (emetophilia),” tulis Griffiths, dikutip dari NY Post.

    “Bagi banyak orang, parafilia mungkin tampak aneh atau tidak dapat diterima secara sosial, mewakili ujung ekstrem dari kontinum seksual – dan dalam beberapa kasus, seperti zoofilia (berhubungan seks dengan hewan) dan nekrofilia (berhubungan seks dengan orang mati), mungkin ilegal,” lanjutnya.

    Walaupun parafilia tampak aneh atau tidak dapat diterima secara sosial bagi kebanyakan orang, Profesor Griffiths berpendapat bahwa para ilmuwan harus mempelajarinya. Berikut fetish aneh yang pernah ia temukan.

    1. Vorarephilia

    Profesor Griffiths mengatakan vorarephilia atau “vore” mengacu pada gairah seksual terhadap gagasan dimakan, memakan orang lain, atau mengamati proses ini untuk kepuasan seksual.

    “Sebagian besar fantasi para pengidap nafsu birahi adalah tentang menjadi orang yang dimakan,” katanya.

    “Melahap seseorang dapat dilihat sebagai tindakan dominasi tertinggi oleh predator dan tindakan penyerahan tertinggi oleh mangsa,”

    Profesor Griffiths menyoroti kasus salah satu kasus Vorarephilia. Hal ini dialami oleh seorang pria bernama Armin Meiwes, yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah membunuh dan memakan seorang pria.

    Setelah memasang iklan daring, Meiwes mendapat tanggapan dari Bern Jurgen Brandes, yang setuju untuk dimakan.

    “Mereka hanya bertemu satu kali. Meiwes menggigit penis Brandes, lalu mereka berdua memasak dan memakannya,” Profesor Griffiths menjelaskan.

    “Brandes direkam saat ditikam sampai mati oleh Meiwes di bak mandinya. Mayatnya kemudian disimpan untuk dimakan Meiwes.”

    2. Dacryphilia

    Dacryphilia adalah perasaan terangsang yang dialami seseorang saat melihat orang lain menangis. Prof Griffiths menyebut pengidap dakrifil akan terangsang secara seksual oleh rasa iba dalam menenangkan orang yang menangis.

    “Dakrifil yang dominan atau submisif terangsang secara seksual baik dengan menyebabkan pasangannya yang submisif menangis atau dibuat menangis oleh pasangan dominan yang setuju,” katanya.

    “Para dakrifil yang memiliki “bibir melengkung” terangsang secara seksual oleh melengkungnya bibir bawah yang menonjol saat menangis.,” imbuhnya lagi.

  • Kenali Ciri-ciri Lambung Luka, Mual hingga Kembung

    Kenali Ciri-ciri Lambung Luka, Mual hingga Kembung

    Jakarta

    Lambung adalah organ penting yang berperan dalam mencerna, menyimpan, hingga mendorong makanan ke usus. Namun, organ ini bisa mengalami luka yang menimbulkan gejala.

    Kondisi lambung luka disebut juga sebagai tukak lambung atau peptic ulcer. Tukak lambung adalah kondisi yang menyebabkan terbentuknya luka terbuka pada saluran pencernaan.

    Ciri-ciri Lambung Luka

    Menurut Cleveland Clinic, sebanyak 70% penderita lambung luka tidak merasa gejala apapun. Namun, ada beberapa ciri-ciri yang mungkin dirasakan, seperti:

    Nyeri perut seperti terbakarSulit menelan makananMualMuntahPerut kembungTinja berwarna hitamBersendawaKehilangan selera makan.Komplikasi Lambung Luka

    Beberapa orang bahkan mungkin tidak mengalami gejala sampai penyakit tukak lambung menyebabkan komplikasi tambahan. Kondisi ini bisa terjadi jika tidak diobati terlalu lama. Beberapa komplikasi dari lambung luka yaitu:

    1. Perdarahan di Lambung

    Tukak lambung yang tidak diobati bisa berdarah. Perdarahan bisa berupa kehilangan darah secara perlahan yang menyebabkan jumlah sel darah merah terlalu sedikit. Penderitanya bahkan bisa kehilangan cukup banyak darah, sehingga perlu dirawat di rumah sakit. Adapun gejala dari kondisi ini yaitu:

    Darah pada tinjaTinja berwarna hitam dan berlendirPusing atau pingsanPucatJantung berdenyut cepat.

    2. Perforasi Gastrointestinal

    Perforasi Gastrointestinal adalah ketika tukak lambung membentuk lubang. Mengutip laman Healthline, di antara gejalanya yaitu:

    Nyeri perut parahDemam dan menggigilMual dan muntahKelelahan.

    3. Obstruksi Gastrointestinal

    Tukak lambung yang tidak diobati dalam waktu lama bisa sembuh dan muncul lagi. Hal tersebut bisa menyebabkan jaringan parut hingga pembengkakan akibat tukak lambung yang tidak diobati. Sehingga memperlambat atau menghentikan pergerakan makanan. Kondisi ini disebut dengan obstruksi gastrointestinal. Gejalanya yaitu:

    MuntahPenurunan berat badan.

    4. Kanker Lambung

    Menurut penelitian, orang yang terinfeksi Helicobacter pylori (infeksi yang menyebabkan lambung luka) memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker lambung.

    Penyebab Lambung Luka

    Ada dua penyebab utama yang menyebabkan lambung luka, yaitu sebuah infeksi dan obat pereda nyeri. Mengutip Mayo Clinic, berikut penjelasannya.

    1. Infeksi H. pylori

    Infeksi H. pylori seringkali tidak menimbulkan masalah. Namun, bakteri ini bisa menyebabkan pembengkakan dan iritasi yang disebut dengan peradangan pada lapisan dalam lambung. Kondisi tersebut bisa menyebabkan tukak lambung.

    2. Penggunaan Obat Pereda Nyeri

    Konsumsi aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dalam jangka panjang bisa mengiritasi atau menyebabkan peradangan pada lapisan lambung dan usus halus. Obat-obatan ini meliputi ibuprofen, naproxen sodium, ketoprofen, dan lain sebagainya.

    Penyebab lainnya adalah:

    IskemiaStres yang parah (biasanya karena penyakit atau cedera yang mengancam jiwa)Kemoterapi atau terapi radiasiPenyakit crohnKanker perutTerlalu banyak minum alkoholMerokok.

    Itulah ciri-ciri lambung luka atau tukak lambung beserta penyebabnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

    (row/row)

  • Viral Pria Cianjur Kena Gagal Ginjal, Masih Konsumsi Makanan Manis saat Cuci Darah

    Viral Pria Cianjur Kena Gagal Ginjal, Masih Konsumsi Makanan Manis saat Cuci Darah

    Jakarta

    Ridwan Fadhil, pemuda berusia 22 tahun asal Cianjur, Jawa Barat, didiagnosis mengalami gagal ginjal stadium lima pada tahun 2020 atau saat dirinya berusia 20 tahun. Ridwan mengatakan hal ini bisa terjadi karena dirinya sering mengonsumsi makanan dan minuman manis.

    “Perasaan saya biasa aja (saat didiagnosis) karena memang kesalahan sendiri, nggak jaga pola hidup. Kalau penyesalan pasti ada,” kata Ridwan saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/11/2024).

    Saat ini, Ridwan diharuskan rutin melakukan cuci darah dua kali dalam seminggu. Dirinya juga aktif membagikan konten-konten terkait cuci darahnya di akun TikTok, bahkan tentang apa-apa saja yang dirinya makan saat cuci darah.

    Dari konten tersebut, Ridwan terlihat masih mengonsumsi makanan-makanan seperti ayam balado, kue sus mangga, dan donat keju. Menurut Ridwan, banyak pasien gagal ginjal lain juga melakukan hal yang sama, hal ini dilakukan agar kadar gula tidak turun.

    Tentunya ini membuat banyak netizen penasaran, bagi pengidap gagal ginjal kronis apakah memang boleh masih mengonsumsi makanan manis bahkan di saat melakukan cuci darah?

    Spesialis penyakit dalam dr Yunita Indah Dewi, SpPD mengatakan pasien memang diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis saat melakukan cuci darah. Dengan catatan, makanan manis yang dikonsumsi tidak berlebihan.

    “Iya (boleh) karena saat cuci darah semua ‘dicuci’ termasuk gula, tapi tidak boleh berlebih. Apalagi yang ada penyakit diabetes melitus. Takutnya kalau terlalu banyak gula yang dimakan jadi tinggi (kadar) gulanya,” kata dr Yunita saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/11/2024).

    dr Yunita menambahkan mengonsumsi makanan manis berlebih saat pasien melakukan cuci darah tentunya akan mengundang beberapa masalah kesehatan.

    “Kalau dilakukan terus menerus bisa saja timbul gejala seperti sesak napas, mual, muntah, dan sakit kepala,” lanjut dia.

    (dpy/suc)

  • Daftar Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik di 2024, RI Ranking Berapa?

    Daftar Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik di 2024, RI Ranking Berapa?

    Jakarta

    US News and World Report baru-baru ini merilis daftar negara terbaik di dunia pada tahun 2024 berdasarkan kualitas hidup. Peringkat keseluruhan negara terbaik mengukur kinerja global secara menyeluruh.

    Peringkat didasarkan pada survei terhadap hampir 17.000 orang di seluruh dunia dari 22 Maret hingga 23 Mei 2024 oleh US News and World Report, perusahaan layanan pemasaran dan komunikasi global WPP, dan Wharton School of University of Pennsylvania.

    Hasil survey tersebut merupakan skor yang diubah menjadi skala yang dapat dibandingkan secara keseluruhan. Atribut penilaian negara dikelompokkan menjadi 10 subperingkat tematik yang digabungkan sebagai indikator untuk menilai sebuah negara.

    Negara-negara dengan kualitas hidup terbaik dinilai berdasarkan hal berikut”

    KerterjangkauanPasar kerja atau lapangan kerja yang baikStabil secara ekonomiRamah keluargaPendapatan yang setaraStabil secara politikAmanSistem pendidikan publik yang berkembang dengan baikSistem kesehatan masyarakat yang berkembang dengan baik

    Sebanyak 89 negara dinilai pada subperingkat kualitas hidup. Berikut merupakan daftar 10 negara yang memiliki kualitas hidup terbaik di dunia pada tahun 2024:

    Denmark dengan skor 100Swedia dengan skor 99,9Swiss dengan skor 96,5Norwegia dengan skor 94,3Kanada dengan skor 94,2Finlandia dengan skor 90Jerman dengan skor 88,7Australia dengan skor 88,1Belanda dengan skor 85,6Selandia Baru dengan skor 81,5

    Negara Indonesia sendiri berada pada peringkat ke 39 dengan perolehan skor 21,5. Peringkat negara Indonesia berada di bawah negara Asia Tenggara lainnya, seperti Singapura di peringkat ke-23 dengan perolehan skor 53,1, Malaysia di peringkat ke-33 dengan perolehan skor 30,1, Thailand di peringkat ke-35 dengan perolehan skor 27,3, dan Vietnam di peringkat ke-38 dengan perolehan skor 21,8.

    (suc/suc)

  • Waspadai Tanda Kolesterol Tinggi yang Bisa Muncul di Tangan, Jarang Disadari!

    Waspadai Tanda Kolesterol Tinggi yang Bisa Muncul di Tangan, Jarang Disadari!

    Jakarta

    Kolesterol merupakan zat lilin seperti lemak yang diproduksi oleh organ hati. Kolesterol memiliki peranan yang penting untuk pembentukan membran sel, vitamin D, dan hormon tertentu. Kolesterol tak larut dalam air, sehingga tak dapat mengalir melalui tubuh dengan sendirinya. Senyawa ini juga dibawa dalam darah oleh lipoprotein, yang merupakan partikel yang terbuat dari lemak dan juga protein.

    Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yakni LDL dan HDL. Lipoprotein densitas rendah (LDL), dikenal juga sebagai ‘kolesterol jahat’, yang dapat menumpuk di arteri dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti serangan jantung dan stroke. Sementara itu, lipoprotein densitas tinggi (HDL), disebut juga sebagai ‘kolesterol baik’ yang dapat membantu mengembalikan kolesterol LDL ke organ hati untuk dibuang.

    Apabila tubuh memiliki kadar kolesterol LDL yang terlalu tinggi, atau kadar kolesterol HDL yang terlalu rendah, maka timbunan lemak dapat menumpuk di pembuluh darah dalam tubuh. Timbunan ini dapat menyulitkan aliran darah yang cukup melalui arteri. Hal ini dapat menyebabkan masalah di seluruh tubuh, terutama di organ otak dan jantung.

    Seseorang yang mengidap kolesterol tinggi dapat memiliki berbagai gejala pada tubuh, termasuk berbagai tanda yang tidak biasa pada tangan. Dikutip dari Times of India, berikut merupakan tanda kolesterol tinggi yang tidak biasa pada tangan:

    Nyeri di jari tangan dan kaki: Penumpukan kolesterol di arteri darah tangan dan kaki dapat membuatnya terasa nyeri saat disentuh.Kesemutan di jari tangan dan kaki: Kondisi ini merupakan tanda umum lainnya dari kondisi kolesterol tinggi.Mati rasa di tangan dan jari: Mati rasa yang terus-menerus di tangan dan jari, terutama di malam hari, dapat menjadi salah satu tanda kolesterol tinggi.Kehilangan kekuatan genggaman: Penurunan kekuatan genggaman dapat menjadi salah satu tanda kolesterol tinggi dalam tubuh.Endapan kekuningan: Gumpalan kuning kecil yang juga disebut dengan xantoma, yang dapat muncul di bagian jari dan urat tangan, bisa jadi tanda kondisi kolesterol tinggi.Luka sulit sembuh: Luka di bagian jari dan tangan dapat menjadi sulit untuk sembuh apabila seseorang mengidap masalah kolesterol tinggi.Sensitivitas ekstrem: Tubuh dapat mengalami sensitivitas terhadap rasa sakit pada bagian tangan dan jari, utamanya pada malam hari.

    (suc/suc)

  • Viral Puasa Gula-Gorengan Disebut Bikin Kulit Auto Glowing, Dokter Bilang Gini

    Viral Puasa Gula-Gorengan Disebut Bikin Kulit Auto Glowing, Dokter Bilang Gini

    Jakarta

    Belakangan ini viral di media sosial X tentang warganet yang mulai mencoba melakukan ‘puasa’ makan gula, gorengan, hingga tepung. Mereka yang sudah melakukannya mengklaim mendapatkan banyak manfaat kesehatan, termasuk pada kulit wajah.

    “Nggak ada lemak berlebih di pinggang, sejak diet gula. Ngurangin tepung dan gorengan berat bgt asliii, apalagi roti. Efeknya kulit nggak gradakan, alus gitu, jerawat waktu PMS-mens selese aja, terus cerahan juga,” ujar salah seorang netizen, dikutip detikcom pada Sabtu (23/11/2024).

    “Ada dong, jadi gak gampang jerawatan, ngebantu proses diet juga, perut kempes tidak buncit lagi, badan rasanya enteng,” tambah akun lain.

    “Aku semenjang ngurangin semua itu jadi jarang bgt jerawatan, tidur makin enak, badan makin enteng, ga gampang capek, kulit badan jd halusan ternyata (pokok beda dari sebelumnya),” tulis akun lain.

    Dari cerita-cerita terkait manfaat kesehatan pada tubuh yang didapat dari ‘puasa’ tersebut, membuat banyak warganet lain yang mulai tertarik untuk mencoba mengikutinya.

    Dokter spesialis kulit dr Ruri Diah Pamela, SpKK mengatakan puasa gula, tepung, dan gorengan dapat memberikan efek positif ke wajah. Diet seperti ini, kata dr Ruri, cocok untuk individu yang memiliki masalah kesehatan kulit tertentu, misalnya seperti jerawat dan kulit berminyak.

    dr Ruri mengatakan ada beberapa makanan dan minuman yang direkomendasikan agar membantu seseorang mendapatkan kulit yang sehat dan glowing.

    “Buah-buahan kaya antioksidan seperti berry, jeruk, kiwi, dan pepaya membantu melawan radikal bebas. Sayuran hijau seperti bayam dan kale kaya akan vitamin C, E, dan beta-karoten yang baik untuk regenerasi kulit,” kata dr Ruri saat dihubungi detikcom, Jumat (22/11/2024).

    “Lemak sehat dari alpukat, ikan salmon, kacang-kacangan, dan biji chia mendukung hidrasi dan elastisitas kulit. Minuman kaya nutrisi seperti teh hijau (mengandung polifenol) dan air putih yang cukup membantu detoksifikasi dan menjaga hidrasi kulit,” lanjut dia.

    Selain itu makanan yang mengandung probiotik juga baik untuk dikonsumsi seperti yogurt dan kefir. Hal ini karena makanan tersebut dapat memperbaiki mikrobiota usus, yang memiliki kaitan erat dengan kesehatan kulit.

    “Namun, penting untuk dicatat bahwa efek dari diet ini bisa berbeda pada setiap individu, tergantung pada kondisi kulit dan gaya hidup secara keseluruhan. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi juga disarankan jika ingin menerapkan perubahan pola makan secara signifikan,” tutupnya.

    (dpy/suc)

  • Apakah Petai Bisa Picu Penyakit Asam Urat? Ini Faktanya Menurut Dokter

    Apakah Petai Bisa Picu Penyakit Asam Urat? Ini Faktanya Menurut Dokter

    Jakarta

    Petai atau secara ilmiah disebut Parkia speciosa adalah salah satu makanan yang populer di masyarakat Indonesia. Tanaman berbau khas ini sering dikonsumsi bersama dengan makanan utama sebagai penambah cita rasa.

    Meski begitu, tak sedikit juga yang menghindari konsumsi petai lantaran disebut-sebut dapat memicu penyakit asam urat.

    Sebagai informasi, penyakit asam urat atau gout merupakan salah satu jenis radang sendi yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat (uric acid). Kondisi ini dapat terjadi pada sendi, seperti pergelangan kaki, lutut, dan paling sering di jempol kaki.

    Tingginya kadar asam urat di dalam darah dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor tertentu, salah satunya makanan tinggi purin yang dikonsumsi. Karenanya, pengidap penyakit asam urat dianjurkan untuk membatasi atau bahkan menghindari makanan yang mengandung tinggi purin.

    Bagaimana dengan petai?

    Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr Inggrid Tania mengatakan petai memang memiliki kandungan tinggi purin.

    Dalam jangka panjang, seseorang yang mengonsumsi petai secara berlebihan bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh. Karena itu, ia mengimbau tidak mengonsumsi petai terlalu banyak untuk menghindari dampak tersebut.

    “Konsumsi petai secara berlebihan itu juga bisa berisiko kerusakan ginjal,” wanti-wanti dr Inggrid, dihubungi detikcom Jumat (22/11/2024).

    Meski demikian, ia juga mengatakan risiko seseorang terkena penyakit asam urat tergantung dari kerentanan dari seseorang tersebut.

    “Kan ada orang-orang yang memang rentan terkena gout atau asam urat, ada yang tidak rentan. Jadi tergantung orang-orang juga ya,” imbuhnya.

    Di sisi lain, petai juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Tanaman ini mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh, termasuk dalam pengobatan tradisional. Pasalnya, petai memiliki ekstrak dari polong dan biji yang mengandung polifenol, fitosterol, dan flavonoid total yang tinggi, juga kaya akan antioksidan.

    “Petal ini kaya akan zat-zat antioksidan, polifenol, dan zat-zat aktif yang terkandung dalam petai ini membantu tubuh kita agar bisa meregulasi gula darah, regulasi keseimbangan kadar gula darah, artinya orang-orang dengan diabetes melitus, kencing manis, akan mendapat banyak manfaat dengan mengonsumsi petai,” jelasnya

    “Karena akan membantu menurunkan kadar gulah darah dengan berbagai mekanisme, misalnya menurunkan enzim alfa glukosidase, petai juga kaya akan kandungan serat, dan membantu memperlancar sistem pencernaan,” lanjut dia.

    (suc/suc)

  • Jurus Menangkal ‘Jam Koma’ Nih!

    Jurus Menangkal ‘Jam Koma’ Nih!

    ‘Jam Koma’ lagi viral nih di masyarakat. Menurut psikolog, istilah ini digunakan untuk menjelaskan kondisi kelelahan kognitif yang ekstrem sehingga berdampak pada penurunan fungsi kognitif seperti jadi nggak fokus. Nah buat detikers yang sudah terlanjur mengalami ini atau lagi cari tahu cara mencegahnya, di video KuTips ini ada jurus menangkal ‘jam koma’.

  • Viral Wanita Ditinggal Suami usai Idap Kanker Usus 2 Bulan Setelah Nikah

    Viral Wanita Ditinggal Suami usai Idap Kanker Usus 2 Bulan Setelah Nikah

    Jakarta

    Baru-baru ini viral seorang pria di China meninggalkan istrinya yang baru saja dinikahi setelah didiagnosis mengidap kanker. Pria yang diidentifikasi bermarga Feng tersebut bahkan memutuskan semua kontak dan menolak untuk merawat sang istri yang sedang sakit.

    Dikutip dari SCMP, perilakunya yang keterlaluan telah memicu kecaman luas di media sosial China. Pria tersebut bahkan sampai dijatuhi hukuman penjara selama setahun dengan tuduhan penelantaran. Akan tetapi, kemudian ditangguhkan oleh pengadilan di Provinsi Anhui, China timur.

    Feng awalnya menikahi istrinya yang bermarga Wang pada 2022. Dua bulan setelah menikah, Wang didiagnosis kanker usus stadium akhir.

    Awalnya Feng merawat istrinya dengan baik. Namun hal itu cuma dilakukan sebentar saja. Feng kemudian menggunakan komitmen kerja di kota lain sebagai alasan untuk menghindari tanggung jawabnya.

    Meski Wang dan keluarganya berusaha keras menghubunginya, Feng tetap sulit untuk dikontak.

    Saat menjalani perawatan, Wang harus meminjam uang untuk menutupi biaya rumah sakit yang cukup besar. Tragisnya, ia meninggal dunia setelah menghabiskan lebih dari 200 hari di rumah sakit.

    Di sisi lain, Dr Cui Shuanglin dari Pusat Kanker Universitas Sun Yat-sen di Guangzhou, mengatakan seorang pasien dengan kanker usus stadium akhir diperkirakan memiliki tingkat kelangsungan hidup sekitar tiga tahun, tergantung pada kondisi kesehatan individu.

    Kasus ini mendapat perhatian besar di dunia maya, banyak yang mengecam kekejaman Feng.

    “Dia bukan manusia. Dia meninggalkan istrinya saat istrinya sangat membutuhkannya,” komentar seorang pengamat yang frustrasi.

    “Sungguh orang yang berdarah dingin. Ini melanggar semua batasan moral,” kata netizen lainnya.

    (suc/suc)