Category: Detik.com Kesehatan

  • 6 Minuman yang Bikin Libido Suami saat Bercinta Makin ‘Jos’

    6 Minuman yang Bikin Libido Suami saat Bercinta Makin ‘Jos’

    Jakarta

    Seks menjadi salah satu ‘bumbu’ penting menjaga keharmonisan hubungan suami-istri. Namun, terkadang pria dan wanita bisa kehilangan libido atau gairah untuk bercinta.

    Hal ini sebenarnya normal dan bisa terjadi pada siapa saja. Penurunan libido dapat dipicu oleh sejumlah faktor, seperti pertambahan usia, gaya hidup tidak sehat, hingga kondisi medis tertentu.

    Kendati demikian, ada baiknya libido rendah segera diatasi. Jika terjadi terus-menerus, hal ini tak hanya memengaruhi hubungan dengan pasangan, tetapi juga kesehatan.

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan libido secara alami. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman tertentu yang bisa menambah libido dan meningkatkan fungsi seksual.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar minuman untuk meningkatkan libido yang bisa dicoba.

    1. Kopi

    Kopi lebih dari sekadar minuman penghilang kantuk. Dikutip dari Healthshots, kafein yang terkandung dalam kopi juga dapat membantu meningkatkan suasana hati dan libido baik pada pria maupun wanita.

    Studi yang dilakukan pada 2015 oleh University of Texas Health Science Center at Houston menunjukkan pria yang mengonsumsi kopi setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena disfungsi ereksi.

    2. Minuman Coklat

    Tak hanya lezat, minuman coklat juga punya khasiat untuk meningkatkan gairah seks. Dikutip dari Healthshots, coklat dapat mendorong pelepasan hormon serotonin yang memiliki efek mirip afrodisiak, sehingga meningkatkan hasrat terhadap aktivitas seksual.

    Serotonin juga membantu mengatur aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk alat vital. Bagi pria, hal ini dapat membantu penis lebih mudah mendapatkan dan mempertahankan ereksi.

    3. Teh Hijau

    Teh hijau dikenal sebagai minuman yang punya banyak khasiat untuk kesehatan. Nah, salah satu manfaat teh hijau juga bisa membantu mendongkrak libido loh.

    Dikutip dari Healthshots, teh hijau mengandung antioksidan dalam bentuk katekin. Katekin telah terbukti dapat membantu melancarkan aliran darah, termasuk ke organ seksual, yang kemudian berkontribusi dalam meningkatkan gairah seks.

    4. Jus Delima

    Manfaat jus delima untuk meningkatkan libido telah lama diteliti pada ilmuwan. Dikutip dari Healthshots, sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Beverly Hills Clinic di Amerika Serikat menunjukkan jus delima dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, termasuk yang menuju organ seksual. Inilah yang dipercaya berkontribusi dalam meningkatkan libido.

    5. Banana Shake

    Selain menambah energi, banana shake juga memiliki khasiat untuk mendongkrak libido. Dikutip dari Healthshots, para peneliti menemukan enzim bromelain yang ada pada pisang dapat membantu meningkatkan jumlah hormon testosteron. Peningkatan testosteron dapat turut mendongkrak libido atau gairah seksual pada pria.

    6. Jus Semangka

    Tak hanya menyegarkan, jus semangka juga punya manfaat pendongkrak libido yang sayang untuk dilewatkan. Dikutip dari Medical News Today, semangka mengandung asam amino bernama sitrulin. Sitrulin dapat membantu meningkatkan aliran darah ke organ seksual, sehingga mempermudah pria mencapai dan mempertahankan ereksi.

    (ath/naf)

  • Ahli Saraf Ungkap Sakit Kepala yang Perlu Diwaspadai, Bisa Jadi Tanda Tumor Otak

    Ahli Saraf Ungkap Sakit Kepala yang Perlu Diwaspadai, Bisa Jadi Tanda Tumor Otak

    Jakarta

    Sakit kepala merupakan kondisi umum yang bisa disebabkan banyak faktor. Pada beberapa kasus, sakit kepala juga dapat menjadi gejala utama dari kondisi yang lebih berbahaya, seperti perdarahan otak, tumor, hingga kanker.

    Seorang ahli saraf di Amerika Serikat, Dr Baibing Chen memberikan cara untuk membedakan antara sakit kepala yang berbahaya dan yang tidak. Ia menyebut ada dua gejala spesifik yang menjadi tanda bahaya.

    “Jika sakit kepala tiba-tiba terasa berbeda, seperti tersambar petir atau berlangsung lebih lama (dari biasanya), bisa jadi itu adalah sesuatu yang serius seperti pendarahan, tumor, atau aneurisma,” terangnya yang dikutip dari Daily Mail.

    Sakit kepala seperti tersambar atau dikenal sebagai fenomena cuaca (weather phenomenon), adalah rasa sakit yang tiba-tiba dan menyiksa. Kondisi yang dirasakan terasa mirip seperti terbentur di kepala.

    Kondisi tersebut dianggap sebagai keadaan darurat medis. Karenanya, orang yang mengalaminya disarankan untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

    Sakit kepala yang tiba-tiba seperti tersambar petir mungkin merupakan tanda pecahnya pembuluh darah di otak, yang dapat mengakibatkan cacat seumur hidup, koma, dan bahkan kematian.

    Rasa sakit di bagian kepala juga bisa menjadi tanda tumor otak. Hal ini yang membuat dokter biasanya menyarankan untuk mengunjungi dokter umum jika sakit kepala baru atau lebih sering terjadi.

    Selain mengungkap tanda-tanda gangguan otak, Dr Chen juga memberikan tips untuk mencegah kondisi neurologis, termasuk ‘sindrom terkunci’ (locked in syndrome) yang mengerikan.

    Kondisi tersebut terjadi saat batang otak rusak parah. Hal ini menyebabkan kelumpuhan otot-otot sukarela, kecuali yang mengendalikan gerakan mata vertikal (atas dan bawah).

    Mereka yang mengalami gangguan tersebut sadar dan memiliki kemampuan kognitif yang biasa, tetapi mereka tidak dapat berbicara atau bergerak. Menurut Dr Chen, salah satu kebiasaan yang dapat memicu kondisi itu adalah neck manipulation atau manipulasi leher.

    Teknik ini melibatkan manipulasi tulang-tulang di tulang belakang bagian atas secara manual untuk meredakan nyeri leher. Biasanya dilakukan dengan meregangkan atau menggerakkan bagian atas tulang belakang.

    Dr Chen mengatakan bahwa ia tidak akan pernah menjalani teknik tersebut sendiri karena risiko serius, meskipun kecil, namun berpotensi terjadinya hal yang sangat buruk.

    “Penyesuaian leher yang dipaksakan dapat menimbulkan risiko yang jarang tetapi serius, yaitu diseksi arteri vertebralis,” tegas Dr Chen.

    Arteri vertebralis merupakan kondisi adanya robekan pada salah satu arteri di leher yang mengalirkan darah kaya oksigen ke batang otak. Cedera seperti itu berisiko menyebabkan stroke.

    “Stroke di batang otak dapat menyebabkan salah satu hal paling menakutkan yang pernah saya lihat dan itu disebut ‘sindrom terkunci”, di mana Anda sepenuhnya sadar tetapi tidak dapat bergerak atau berbicara,” lanjutnya.

    Hal terakhir yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya sakit kepala yang parah adalah waktu tidur yang cukup. Biasanya, pada orang dewasa membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur yang berkualitas per harinya.

    “Kurang tidur kronis dapat meningkatkan risiko demensia dan menyebabkan sejumlah masalah neurologis,” kata Dr Chen.

    “Jadi, meskipun jadwal saya padat di rumah sakit dan harus pulang ke rumah dengan dua anak kecil, saya berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan tidur setidaknya enam jam jika memungkinkan,” pungkasnya.

    (sao/suc)

  • Ribuan Tentara Israel ‘Kena Mental’, Alami PTSD Imbas Serangan ke Gaza-Lebanon

    Ribuan Tentara Israel ‘Kena Mental’, Alami PTSD Imbas Serangan ke Gaza-Lebanon

    Jakarta

    CATATAN: Informasi ini tidak untuk menginspirasi siapapun bunuh diri. Jika Anda memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera mencari bantuan dengan menghubungi psikolog atau psikiater terdekat. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda peringatan bunuh diri, segera hubungi Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes 021-500-454 atau hotline lain yang bisa diakses selama 24 jam di D’Patens 24 (Dukungan Psikososial Antisipasi melalui Hotline Service 24 jam) pada nomor 0811 979 10000

    Setidaknya enam tentara Israel dilaporkan bunuh diri dalam beberapa bulan terakhir menurut laporan media setempat Yedioth Ahronoth.

    DIduga mereka melakukan bunuh diri gegara tekanan psikologis perang di Gaza dan Lebanon Selatan.

    Penyelidikan menunjukkan jumlah kasus bunuh diri tentara Israel kemungkinan lebih tinggi. Namun militer Israel belum merilis angka resmi, meski ada janji untuk mengungkapkannya pada akhir tahun ini.

    Laporan tersebut juga menyoroti krisis kesehatan mental di dalam militer Israel. Dikutip dari Anadolu Agency, ribuan tentara telah mencari bantuan dari klinik kesehatan mental militer atau psikolog lapangan.

    Sekitar sepertiga dari mereka yang terkena dampak menunjukkan gejala stres pasca trauma atau post traumatic stress disorder (PTSD).

    Berdasarkan investigasi, jumlah tentara yang mengalami trauma psikologi kemungkinan lebih besar dibandingkan yang cedera fisik saat perang.

    Media Israel juga mengutip pernyataan pakar yang menyebutkan bahwa krisis kesehatan mental ini akan menjadi jelas setelah operasi militer selesai dan pasukannya kembali ke kehidupan normal.

    Sebelumnya pada bulan Maret, Kepala Departemen Kesehatan Mental Militer Israel Lucian Tatsa-Laur menyebut sekitar 1.700 tentara telah menerima perawatan psikoologis.

    Sejak itu, muncul sejumlah laporan yang menunjukkan bahwa ribuan tentara mengalami masalah kesehatan mental akibat penempatan yang diperpanjang di Gaza dan Lebanon selatan.

    Ketegangan regional meningkat karena serangan brutal Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 44.000 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak serangan Hamas tahun lalu.

    (suc/suc)

  • BPKN RI Segera Panggil Superstar Fitness, Bahas soal Refund

    BPKN RI Segera Panggil Superstar Fitness, Bahas soal Refund

    Jakarta

    Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menerima aduan dari komunitas member pusat kebugaran Superstar Fitness cabang AEON Mall Jakarta Garden City. Terkait laporan ini, BPKN akan segera melayangkan surat panggilan kepada manajemen Superstar Fitness.

    “Dalam waktu dekat kami akan panggil (Superstar Fitness), ini kan mereka sedang dalam proses persidangan pailit di Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat. Kami akan menyurati dulu sesuai SOP yang kami punya,” kata Ketua Komisi Advokasi BPKN RI Fitrah Bukhari, di Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024).

    Fitrah mengatakan tujuan pemanggilan ini untuk membahas tentang pengembalian dana seluruh member yang merasa dirugikan akibat Superstar Fitness yang tiba-tiba menutup seluruh cabangnya.

    “Kami akan melakukan pertemuan para pihak dulu, kami akan mempelajari dari mana kamu bisa mengembalikan uang ini,” kata Fitrah.

    “Kalau berdasarkan Undang-Undang nomor 8 Tahun 1999 itu kan ada pidana ganti rugi ya dan itu bisa digunakan oleh aparat penegak hukum ketika kami masuk ke pengadilan,” lanjut dia.

    Kuasa hukum para member Makhsyar Hadi menegaskan pihaknya akan terus mengejar Superstar Fitness agar bisa mengembalikan hak-hak para member yang saat ini merasa dirugikan.

    “Kami akan menunggu apa sih jawaban resmi dari pihak termohon pailit ini (Superstar Fitness), baru nanti kami akan menentukan langkah selanjutnya,” kata Hadi.

    “Memang yang kami kejar adalah refund. Kami berharap bisa dibantu oleh BPKN ini seperti ada legal action tertentu,” sambungnya.

    NEXT: Kerugian Member Capai Rp 100 Miliar

  • Bolehkah Pengidap Asam Urat Makan Petai? Begini Saran Dokter

    Bolehkah Pengidap Asam Urat Makan Petai? Begini Saran Dokter

    Jakarta

    Petai atau bahasa ilmiahnya Parkia Speciosa adalah salah satu makanan yang populer di Indonesia. Biji-bijian berbau khas ini sering dikonsumsi bersama dengan makanan utama sebagai penambah cita rasa.

    Meski begitu, petai disebut-sebut mengandung tinggi purin sehingga berbahaya jika dikonsumsi oleh pengidap penyakit asam urat atau gout Hal ini disebut karena bisa memperburuk kondisi dari pengidap tersebut. Bagaimana faktanya?

    Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr Inggrid Tania mengatakan petai memang mengandung tinggi purin, sehingga orang-orang yang rentan terkena penyakit asam urat atau gout harus berhati-hati dalam mengonsumsinya.

    Kendati begitu, dr Inggrid mengatakan hal ini juga tergantung kerentanan dari kondisi orang tersebut.

    “Kan ada orang-orang yang memang rentan terkena gout atau asam urat, ada yang tidak rentan. Jadi memang tergantung orangnya juga ya,” katanya saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/11/2024).

    dr Inggrid mengatakan orang yang mengidap penyakit asam urat masih boleh mengonsumsi petai dengan catatan perlu memerhatikan kadar asam uratnya.

    Ia menganjurkan untuk mengonsumsi petai dalam jumlah wajar dan tidak berlebihan, maksimal 3 sendok makan penuh per hari.

    Apabila kadar asam urat di dalam tubuh sedang tinggi, sebaiknya menghindari mengonsumsi makanan tinggi purin seperti petai.

    ” Tapi kalau masih tingginya nggak terlalu tinggi, hanya sedikit tinggi ya masih boleh lah gitu ya. Tapi ya itu kembali lagi seberapa banyak petainya juga tergantung dari kerentanan orang-orang,”lanjutnya lagi.

    “Jadi memang kontrolnya sifatnya individual ya. Kalau misalnya dia rentan cepat naik gitu asam uratnya ya hindari dulu lah gitu. Tapi kalau misalnya dia nggak terlalu cepat naik asam uratnya masih boleh lah gitu konsumsi sedikit,” imbuhnya lagi.

    Di sisi lain, dr Inggrid mengatakan petai mengandung senyawa flavonoid yang dapat menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh. Karenanya, ia mengatakan mengonsumsi petai ada sisi positif dan negatifnya.

    “Jadi memang sepanjang orangnya masih normal-normal aja asam uratnya enggak tinggi ya,” imbuhnya lagi.

    (suc/suc)

  • BPKN RI Sebut Kerugian Member Superstar Fitness Capai Rp 100 M

    BPKN RI Sebut Kerugian Member Superstar Fitness Capai Rp 100 M

    Jakarta

    Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menilai kerugian para member pusat kebugaran Superstar Fitness ditaksir sentuh Rp 100 miliar. Hal ini diketahui setelah BPKN menerima aduan dari komunitas Superstar Fitness cabang AEON Mall Jakarta Garden City.

    Ketua BPKN RI Mufti Mubarok mengatakan menurut data yang diberikan padanya, saat ini tercatat ada sekitar 5.035 member aktif. Sementara itu, di laman resminya, Superstar Fitness mengklaim memiliki 10.000 member.

    “Dari 5.035 (member aktif) tadi, kalau dari sisi kami kerugiannya bisa Rp 40 miliar ya, kurang lebih itu ya. Kami masih akan melakukan investigasi lagi,” ujar Mufti saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024).

    Mufti melanjutkan, bahwa angka itu masih akan terus bertambah. Pasalnya, 5.300 member tersebut merupakan data dari Superstar Fitness hanya sampai Juli 2024. Sementara, dugaan member ada sekitar 10.000.

    “Taksirannya sekitar seratusan (miliar) kurang lebih,” kata dia.

    Senada, Ketua Komisi Advokasi BPKN RI Fitrah Bukhari mengatakan pihaknya akan melayangkan surat panggilan kepada manajemen Superstar Fitness.

    “Menurut kami ini termasuk kategori TSM ya, terstruktur, sistematis, dan masif,” kata Fitrah.

    “Dalam waktu dekat kami akan panggil (Superstar Fitness), ini kan mereka sedang dalam proses persidangan pailit di Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat. Kami akan menyurati dulu sesuai SOP yang kami punya,” lanjutnya.

    Sebagai informasi, saat ini pusat kebugaran Superstar Fitness digugat pailit di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dengan nomor perkara 45/Pdt.Sus-Pailit/2024/PN Niaga Jkt.Pst.

    (dpy/up)

  • Sering Tak Disadari, Waspadai Gejala Pikun yang Bisa Muncul di Mata

    Sering Tak Disadari, Waspadai Gejala Pikun yang Bisa Muncul di Mata

    Jakarta

    Ilmuwan mengungkapkan masyarakat harus mewaspadai salah satu gejala awal kepikunan yang dapat muncul di mata. Meskipun gejala pada mata ini termasuk tidak umum, tanda ini bisa menjadi salah satu indikator untuk meningkatkan kewaspadaan.

    Gejala tersebut dapat memengaruhi orang dengan penyakit alzheimer, menjadi pemicu umum kondisi demensia yang biasanya ditandai dengan kepikunan.

    Tanda kepikunan yang dimaksud dapat dilihat dari gerakan mata tidak disengaja atau dikenal sebagai saccades. Saccades merupakan gerakan mata normal yang terjadi secara tiba-tiba dan cepat mengalihkan pandangan dari satu titik fokus ke titik yang lain.

    Menurut penelitian École de Technologie Supérieure dan Dartmouth University, orang dengan alzheimer mengalami hilangnya kontrol motorik bersamaan dengan penurunan kognitif. Salah satu tanda awalnya adalah kondisi saccades yang memburuk.

    Gerakan saccades pada seseorang yang mengalami alzheimer seringkali lebih lambat, kurang akurat, atau tertunda dibandingkan dengan individu yang sehat.

    “Gerakan mata sangat menarik karena merupakan salah satu gerakan paling cepat dan tepat dalam tubuh manusia, sehingga gerakan tersebut bergantung pada keterampilan motorik dan fungsi kognitif yang sangat baik,” kata peneliti Arian Shamei dikutip dari Mirror, Senin (25/11/2024).

    Untuk melihat gejala ini secara pasti, pemeriksaan secara khusus ke dokter perlu dilakukan. Hal ini untuk mengetahui apakah saccades buruk yang dialami seseorang memang berkaitan dengan alzheimer atau tidak.

    Dikutip dari Alzheimer Association, berikut ini adalah sederet gejala lain dari alzheimer dan demensia yang harus diwaspadai:

    Mudah lupa.Kesulitan merencanakan atau menyelesaikan sesuatu.Sulit menyelesaikan tugas yang biasa dilakukan.Sering bingung dengan waktu atau tempat.Sulit memahami gambar visual dan hubungan spasial.Kesulitan dalam berbicara atau menulis.Lupa menaruh barang.Menarik diri dari pekerjaan dan kegiatan sosial.Perubahan suasana hati dan kepribadian.

    (avk/naf)

  • Kenali Gejala Stroke dan Penanganannya, Jangan Tunda ke Rumah Sakit

    Kenali Gejala Stroke dan Penanganannya, Jangan Tunda ke Rumah Sakit

    Jakarta

    Stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. Tak hanya menyerang orang tua, stroke kini juga mulai mengintai usia produktif akibat pola hidup tidak sehat dan minimnya kesadaran akan faktor risiko.

    Dalam wawancara bersama dr. Andika Surya Atmadja, SpN, dokter spesialis neurologi di RS Royal Progress, Jakarta, beliau menjelaskan bagaimana stroke dapat dikenali, dicegah, dan ditangani dengan cepat. Ia menjelaskan stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, baik akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.

    “Ini menyebabkan kerusakan jaringan otak yang berdampak serius pada fungsi tubuh, seperti gerak, bicara, hingga kesadaran,” jelas dr. Andika, dalam keterangan tertulis, Senin (25/11/2024).

    “Makin cepat stroke dikenali dan ditangani, makin besar peluang pasien untuk selamat dan pulih tanpa kecacatan berat,” lanjutnya.

    Faktor Risiko Stroke yang Harus Diwaspadai

    Menurut dr. Andika, hipertensi masih menjadi faktor risiko utama stroke, diikuti oleh diabetes, kolesterol tinggi, dan kebiasaan merokok.

    “Faktor-faktor ini sering kali tidak terkontrol akibat pola makan buruk, kurang olahraga, dan gaya hidup tidak sehat,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan sebagai contoh, banyak orang yang mengabaikan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    “Padahal, ini adalah pemicu utama pecahnya pembuluh darah di otak yang menyebabkan stroke hemoragik,” tuturnya.

    Selain itu, menurutnya usia lanjut dan riwayat keluarga juga berperan sebagai faktor penyebab terjadinya stroke. Faktor usia tidak dapat kita hindari, tapi ini bukan berarti stroke hanya terjadi pada orang tua.

    “Saya sering menemukan pasien usia produktif yang mengalami stroke karena pola hidup mereka sangat buruk, seperti jarang berolahraga, terlalu banyak makan makanan berlemak, atau merokok,” katanya.

    Gejala Stroke dan Pentingnya Penanganan Cepat

    Dr. Andika mengingatkan masyarakat untuk mengenali tanda-tanda stroke melalui panduan SEGERA KE RS:

    -Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba.

    -Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba.

    -Bicarapelo/tiba-tiba tidak dapat bicara/tidak mengerti kata-kata/bicara tidak nyambung.

    -Kebas atau baal, atau kesemutan separuh tubuh.

    -Rabun, pandangan satu mata kabur, terjadi tiba-tiba.

    -Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya, gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar, gerakan sulit dikoordinasi (tremor/gemetar, sempoyongan).

    dr. Andika menegaskan bahwa banyak orang menunda-nunda pergi ke rumah sakit karena menganggap gejala yang muncul bisa hilang dengan sendirinya, ini kesalahan fatal.

    “Stroke adalah kondisi darurat medis. Penanganan cepat dalam 4,5 jam pertama atau ‘golden hour’ sangat menentukan keselamatan pasien dan seberapa besar kerusakan otak yang bisa dicegah,” tegasnya.

    Pencegahan Stroke Melalui Gaya Hidup Sehat

    dr. Andika mengungkapkan pola hidup sehat adalah kunci utama dalam mencegah stroke. Salah satu langkah penting adalah mengontrol tekanan darah dan gula darah secara rutin.

    “Banyak orang tidak sadar bahwa mereka memiliki hipertensi atau diabetes. Cek tekanan darah dan gula darah secara berkala bisa membantu mendeteksi masalah lebih awal,” ungkapnya.

    Selain itu, ia menekankan pentingnya pola makan sehat. Menurutnya, mengonsumsi makanan rendah garam, kaya serat, serta tinggi omega-3 dapat menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko pembekuan darah yang menyebabkan stroke iskemik.

    “Hindari makanan yang terlalu banyak mengandung lemak jenuh dan gula, karena ini bisa memicu obesitas dan gangguan metabolisme lainnya,” jelas dr. Andika.

    Lebih lanjut, dr. Andika mengatakan olahraga juga menjadi bagian penting dalam pencegahan stroke. Ia menjelaskan tidak perlu olahraga berat. Cukup lakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang setidaknya 150 menit per minggu.

    “Ini sangat efektif untuk menjaga berat badan ideal, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan fungsi jantung,” katanya.

    Adapun kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol juga harus dihentikan. Menurut dr. Andika merokok mempercepat kerusakan pembuluh darah, sedangkan alkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko pecahnya pembuluh darah di otak.

    “Jadi, berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol adalah langkah wajib untuk mencegah stroke,” tambahnya.

    Selain itu, dr. Andika mengungkapkan orang sering merasa bahwa gaya hidup sehat itu sulit atau tidak menyenangkan.

    “Padahal, jika dibiasakan sejak dini, gaya hidup sehat justru menjadi cara hidup yang lebih ringan dan menyenangkan. Kita hanya perlu konsisten,” ujarnya.

    Menurut dr. Andika, kesadaran masyarakat tentang stroke masih rendah. Ia menegaskan banyak orang yang masih menganggap stroke sebagai penyakit yang tidak bisa dicegah.

    “Ini salah besar,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya edukasi publik untuk mengenali gejala stroke dan mengadopsi pola hidup sehat.

    Prinsip CERDIK sangat relevan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat:

    -Cek kesehatan rutin.

    -Enyahkan asap rokok.

    -Rajin aktivitas fisik.

    -Diet seimbang.

    -Istirahat cukup.

    -Kelola stress.

    “Semakin banyak masyarakat yang memahami bahaya stroke dan pentingnya pencegahan, semakin besar pula peluang kita untuk menurunkan angka kejadian stroke di Indonesia,” pungkasnya.

    Dengan memahami gejala, faktor risiko, dan langkah pencegahan, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan mengambil tindakan cepat jika stroke menyerang. Jangan lupa, waktu sangat berharga. Jika ada tanda-tanda stroke, segera bawa pasien ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik.

    Jika Anda atau orang terdekat mengalami tanda-tanda berupa senyum tidak simetris, bicara pelo, kebas di separuh tubuh, pandangan kabur, sulit menelan, atau sakit kepala hebat yang mendadak, jangan tunggu lama! SEGERA KE RS dan konsultasikan dengan dr. Andika Surya Atmadja, Sp.N, Dokter Spesialis Neurologi di RS Royal Progress, Sunter, Jakarta Utara. Penanganan cepat bisa menyelamatkan nyawa!

    (prf/ega)

  • Ibu Ini Sempat ‘Mati Suri’ saat Caesar, Pas Sadar Lupa Sudah Melahirkan

    Ibu Ini Sempat ‘Mati Suri’ saat Caesar, Pas Sadar Lupa Sudah Melahirkan

    Jakarta

    Seorang ibu di Texas, Amerika Serikat, sempat dinyatakan meninggal selama 45 menit saat proses melahirkan secara caesar. Ketika sadar, dia lupa pernah hamil dan melahirkan.

    Setelah menyambut kelahiran bayi kembar tiganya pada bulan Agustus di Memorial Hermann The Woodlands Medical Center North di Houston, Marisa Christie mengalami komplikasi pascapersalinan yang langka

    “Dokter telah mengeluarkan ketiga bayiku dan sempat membaringkan mereka di perut saya untuk melakukan penjepitan tali pusar,” kata Marisa kepada TODAY. “Lengan saya terangkat, dan saat itulah jantung saya berhenti berdetak.”

    Wanita berusia 30 tahun itu mengalami emboli cairan ketuban, yang menurut Mayo Clinic adalah kondisi langka yang terjadi ketika cairan yang mengelilingi bayi selama kehamilan, yang disebut cairan ketuban, atau materi janin seperti sel janin memasuki aliran darah orang yang hamil.

    Marisa menghabiskan waktu seminggu tidak sadarkan diri setelah operasi caesar. Saat terbangun, dia kaget sudah melahirkan dan punya tiga orang anak kembar.

    “Saya benar-benar takut … Bagaimana mungkin saya tidak ingat saat-saat saya melahirkan bayi-bayi saya?”

    Bertemu dengan anak-anaknya – Charlotte, Kendall, dan Collins, untuk pertama kalinya ketika mereka sudah berusia lebih dari seminggu juga “sangat tidak nyata” bagi ibu empat anak ini.

    Ketika momen Marissa tidak sadarkan diri berlangsung, Dr. Stephen Maniscalco, seorang ahli bedah kardiotoraks dan vaskular, bersiap untuk menempatkan Marisa pada ECMO, sebuah mesin yang bekerja pada jantung dan paru-paru untuk membantu tubuh pulih.

    “Ia pada dasarnya kehilangan apa yang kami anggap sebagai volume darah lengkapnya. Kami mengganti volume darahnya. Jadi, selama 45 menit, ia meninggal secara klinis,” kata Dr Maniscalco.

    Emboli cairan ketuban adalah kejadian yang sangat jarang terjadi. Meski demikian, dokter masih belum yakin apa penyebabnya, meskipun hamil anak kembar merupakan faktor risiko.

    Emboli cairan ketuban terjadi ketika beberapa zat janin berpindah dari sirkulasi bayi ke sirkulasi ibu. Di masa lalu, dokter pernah mengira bahwa jaringan berpindah ke paru-paru ibu, yang menyebabkan emboli atau penyumbatan yang memengaruhi fungsi jantung dan paru-paru normal dengan menghalangi sirkulasi.

    (kna/kna)

  • Kagetnya Menkes Banyak Anak di RI Kena Diabetes

    Kagetnya Menkes Banyak Anak di RI Kena Diabetes

    Jakarta

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kaget mengetahui banyak anak-anak di Indonesia yang terkena diabetes. Dia pun menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan diabetes pada anak-anak.

    Hal ini karena ia khawatir terhadap peningkatan kasus diabetes tipe 1 pada anak-anak di Indonesia maupun dunia.

    “Saya juga kaget bahwa ternyata, banyak anak di dunia dan juga di Indonesia yang terkena diabetes sejak kecil, istilahnya diabetes tipe 1. Diabetes tipe 1 ini jika tidak dirawat dengan cepat, bisa meninggal dalam waktu 6 bulan sampai 1 tahun,” ucapnya dikutip dari laman Kemenkes RI.

    Menkes mengatakan diabetes tipe 1 yang tak segera mendapatkan pengobatan dapat berdampak fatal, bahkan kematian. Dalam upaya menangani permasalahan ini, pemerintah berinisiatif menerapkan skrining kesehatan gratis untuk masyarakat Indonesia, termasuk anak-anak pada 2025.

    “Kebetulan kan Pak Prabowo akan launching Skrining Kesehatan untuk masyarakat di Indonesia. Nah, saya sudah putuskan memasukan skrining diabetes ini untuk kelompok anak-anak, supaya ketahuan lebih dini. Dengan begitu, kita bisa lakukan pengobatannya segera mungkin,” tambahnya.

    Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik utama pada anak yang sifatnya kronis dan potensial mengganggu tumbuh kembang anak. Pada anak dikenal 2 jenis diabetes yang paling banyak dijumpai, yaitu DM tipe-1 dengan jumlah kadar insulin rendah akibat kerusakan sel beta pankreas, dan DM tipe-2 yang disebabkan oleh resistensi insulin, walaupun kadar insulin dalam darah normal.

    Faktor penyebab utama DM tipe-1 adalah faktor genetik dan autoimun, sedangkan pada DM tipe-2 biasanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan kegemukan.

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sebelumnya merilis data yang menunjukkan bahwa prevalensi anak pengidap diabetes meningkat 70 kali lipat pada januari tahun 2023 dibandingkan tahun 2010. IDAI mencatat 1.645 anak di Indonesia mengidap diabetes, prevalensinya sebesar 2 kasus per 100.000 anak. Hampir 60 persen pengidapnya adalah anak perempuan. Sedangkan berdasarkan usianya, sebanyak 46 persen berusia 10-14 tahun, dan 31 persen berusia 14 tahun ke atas.

    (suc/naf)