Category: Detik.com Kesehatan

  • Jangan Keliru, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Bunga Telang

    Jangan Keliru, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Bunga Telang

    Jakarta

    Bunga telang atau yang memiliki nama ilmiah clitoria ternatea banyak dipilih masyarakat Indonesia sebagai minuman herbal. Bunga telang dipercaya dapat memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh.

    Dikutip dari Vinmec International Hospital, cara mengonsumsi bunga telang adalah dengan dikeringkan dan kemudian direndam dalam air mendidih, sehingga menjadi teh.

    Kandungan utama dari teh bunga telang adalah antosianin dan kliotida, yang dapat membantu meningkatkan kesehatan otak, meningkatkan daya ingat, menurunkan demam, meredakan nyeri, dan sebagainya.

    Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Teh Bunga Telang?

    Minum teh bunga telang setelah makan dan sebelum tidur adalah waktu terbaik karena membantu menghilangkan lemak berlebih secara efektif, dan juga membantu mendapatkan tidur yang baik.

    Namun, perlu diperhatikan bahwa teh bunga telang hanya boleh dikonsumsi sebanyak 300-500 ml (sekitar 1-2 cangkir) per hari.

    Manfaat Teh Bunga Telang

    Dikutip dari Healthline dan MedicineNet, bunga telang yang rutin dikonsumsi dan tidak melebihi batas aman dapat memberikan beragam manfaat kesehatan seperti:

    1. Mengontrol Kadar Gula Darah

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi bunga telang dapat mengurangi risiko penyakit diabetes dan gejala terkait kondisi ini.

    Penelitian yang melibatkan 15 pria menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman yang mengandung ekstrak bunga telang dapat membantu meningkatkan kadar antioksidan dan menurunkan kadar gula darah serta insulin, walaupun minuman tersebut mengandung kadar gula.

    Bunga telang diketahu mengandung zat yang memiliki sifat antikanker. . Mengonsumsi rebusan bunga telang tersebut dapat membantu dengan masuk ke dalam sel kanker dan menghambat pertumbuhannya.

    3. Membantu Mengurangi Peradangan

    Mengonsumsi teh bunga telang dapat membantu mengurangi pembengkakan di area tubuh. Minuman ini dapat mengurangi rasa nyeri pada tubuh, penyakit migrain, dan pembengkakan akibat luka dan sakit kepala.

    Mengonsumsi teh bunga telang dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah. Hal ini sangat membantu mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi.

    5. Menyehatkan Sistem Pencernaan

    Kandungan antioksidan yang ada dalam teh bunga telang dapat membantu untuk merelaksasi otot perut, sehingga pencernaan dapat lebih lancar. Teh tersebut juga dapat memiliki manfaat anthelmintik yaitu membantu mencegah pertumbuhan cacing dalam usus.

    (dpy/naf)

  • AS Izinkan Sesama Pengidap HIV Jadi Donor-Penerima Transplantasi Organ

    AS Izinkan Sesama Pengidap HIV Jadi Donor-Penerima Transplantasi Organ

    Jakarta

    Otoritas kesehatan Amerika Serikat mengizinkan orang dengan HIV menjadi donor dan penerima transplantasi ginjal atau hati dari sesama pengidap.

    Sebelumnya, transplantasi semacam itu hanya dapat dilakukan sebagai bagian dari studi penelitian. Aturan baru, yang mulai berlaku Rabu (27/11), diharapkan dapat memperpendek waktu tunggu untuk mendapatkan organ bagi semua orang, terlepas dari status HIV, dengan meningkatkan jumlah organ yang tersedia.

    “Aturan ini menghilangkan hambatan yang tidak perlu untuk transplantasi ginjal dan hati, memperluas jumlah donor organ, dan meningkatkan hasil bagi penerima transplantasi dengan HIV,” kata Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Xavier Becerra dalam sebuah pernyataan dikutip dari APNews, Jumat (29/11/2024).

    Pada tahun 2010, dokter bedah di Afrika Selatan memberikan bukti pertama bahwa penggunaan organ donor yang positif HIV aman bagi penderita HIV. Namun, praktik tersebut tidak diizinkan di Amerika Serikat hingga tahun 2013 ketika pemerintah mencabut larangan dan mengizinkan penelitian.

    Awalnya, penelitian dilakukan pada donor yang sudah meninggal. Kemudian pada tahun 2019, sebuah tim di Universitas Johns Hopkins di Baltimore melakukan transplantasi ginjal pertama di dunia dari donor hidup yang mengidap HIV kepada penerima yang positif HIV.

    Secara keseluruhan, 500 transplantasi ginjal dan hati dari donor yang positif HIV telah dilakukan di AS.

    (kna/kna)

  • Daftar 6 Minuman yang Bisa Turunkan Kadar Gula Darah, Termasuk Kopi

    Daftar 6 Minuman yang Bisa Turunkan Kadar Gula Darah, Termasuk Kopi

    Jakarta

    Bukan cuma apa yang dimakan, minuman juga jelas berpengaruh pada kadar gula darah seseorang.

    Saat ingin menurunkan kadar gula darah, sebaiknya menghindaei minuman manis, seperti soda, campuran jus buah, limun, dan teh manis atau bahkan minuman boba. Ada banyak minuman lain yang kaya manfaat dan berpengaruh pada fungsi metabolisme tubuh lebih baik.

    Berikut ini enam minuman enak yang bisa menurunkan kadar gula darah, dikutip dari sejumlah jurnal:

    1. Air putih

    Jangan anggap sepele pentingnya minum air putih. Air putih jelas nol kalori dan otomatis menghidrasi tubuh tanpa meningkatkan kadar gula darah. Sejumlah riset juga menunjukkan minum air putih menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 6 persen jauh lebih rendah, salah satunya berdasarkan tinjauan sistematis dan meta-analisis 2021 dalam Diabetes & Metabolic Syndrome: Clinical Research & Reviews.

    Menariknya, air meningkatkan volume darah, mendorong pelepasan asam amino yang memengaruhi regulasi gula darah. Kaitannya bahkan lebih kuat ketika orang beralih dari kebiasaan minum minuman manis bergula (seperti soda) ke air putih, karena ini mengurangi asupan gula dan kalori, membantu orang mempertahankan berat badan ideal atau sehat, yang pada akhirnya membantu pengendalian gula darah.

    2. Kopi

    Minum kopi berkafein atau tanpa kafein menurut riset bisa menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2, misalnya dalam penelitian yang dipublikasikan jurnal Nutrients pada 2019. Mengapa? Senyawa tanaman, yang disebut fitokimia dalam kopi dapat mendukung kesehatan sel-sel di hati dan pankreas, yang melindungi perkembangan perlemakan hati dan menjaga fungsi insulin atau pengatur utama gula darah.

    Satu hal yang perlu dicatat, apa yang kemudian ditambahkan kepada minuman kopi. Khasiatnya tidak lagi efektif bila ditambahkan dengan tinggi gula, yang umjm ditemukan pada kopi susu di pasaran.

    3. Teh Hitam

    Bukan pecinta kopi? Teh bisa jadi alternatif. Teh juga menjadi minuman yang dikaitkan dengan risiko diabetes dan komplikasi diabetes lebih rendah, menurut tinjauan jurnal Antioxidants pada 2019. Senyawa teh membantu meningkatkan resistensi insulin dan mengurangi stres oksidatif serta peradangan.

    Para peneliti bahkan mengatakan komponen teh dapat dikembangkan menjadi produk yang suatu hari bisa membantu mengelola diabetes. Sebagian besar penelitian dilakukan pada teh hitam dan teh oolong.

    Jadi, pilihlah varietas tersebut jika ingin menurunkan gula darah. Seperti halnya kopi, batasi penambahan gula, termasuk madu. Jika teh hitam terasa terlalu pahit, pilihlah campuran teh, seperti chai tanpa tambahan gula, atau untuk minuman tanpa kalori dan gula, agar tetap menjadi pilihan yang baik untuk kadar gula darah stabil.

    4. Teh Hijau

    Jika lebih menyukai rasa atau kandungan kafein yang lebih rendah dari teh hijau, inilah saatnya untuk menyeduh secangkir teh yang masih jangat. Mengonsumsi teh hijau telah terbukti sedikit menurunkan kadar glukosa darah puasa, menurut meta-analisis pada 2020 dari 27 uji coba terkontrol acak yang diterbitkan jurnal Nutrition & Metabolism.

    Katekin dalam teh dapat menghalangi penyerapan karbohidrat selama proses pencernaan, juga dapat meningkatkan metabolisme glukosa, yang bisa mengurangi stres oksidatif, semuanya dapat membantu menurunkan gula darah.

    Tidak semua penelitian menunjukkan hasil yang menjanjikan: Meta-analisis lain yang diterbitkan pada tahun 2021 dalam Diabetes & Metabolic Syndrome tidak menemukan bahwa teh hijau berdampak positif pada glukosa darah puasa atau penanda gula darah lainnya pada orang dengan diabetes tipe 2. Meski demikian, teh hijau masih merupakan minuman tanpa kalori dan gula, sehingga tetap menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

    5. Susu

    Meskipun alternatif susu mungkin sedang tren, protein dalam susu sapi dapat membantu menurunkan respons glukosa darah setelah makan, pada orang yang mengidap diabetes maupun tidak, menurut tinjauan riset Diabetes/Metabolism Research and Reviews. Protein ini, termasuk kasein dan whey, memperlambat pencernaan dan meningkatkan respons insulin, sehingga berdampak positif pada kadar gula darah.

    6. Jus Tomat

    Untuk minuman ramah gula darah dengan banyak rasa, minumlah jus tomat. Dalam uji coba terkontrol yang diterbitkan pada jurnal Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, saat mengevaluasi 25 wanita sehat, mereka yang minum sekitar 7 ons jus tomat 30 menit sebelum sarapan kaya karbohidrat, memiliki kadar gula darah lebih rendah setelah makan dibandingkan dengan mereka yang meminum jenis minuman lain sebelum makan.

    Hal ini tetap terjadi meskipun jus tomat menambahkan kalori ekstra. Serat dalam tomat membantu memperlambat pencernaan, sehingga laju kenaikan gula darah ikut melambat setelah makan.

    (naf/kna)

  • Mitos! Pasta Gigi Tak Bisa Digunakan untuk Mengatasi Keputihan Wanita

    Mitos! Pasta Gigi Tak Bisa Digunakan untuk Mengatasi Keputihan Wanita

    Jakarta

    Keputihan atau vaginal discharge merupakan kondisi keluarnya cairan lendir dari area intim sebagai cara tubuh untuk menjaga vagina tetap bersih, lembab, dan terhindar dari infeksi. Salah satu mitos soal keputihan yang masih dipercaya adalah penggunaan pasta gigi untuk menghilangkan keputihan hingga membuat vagina menjadi lebih kesat.

    Berkaitan dengan hal tersebut, spesialis obstetri dan ginekologi dr Muhammad Fadli, SpOG menekankan pemberian pasta gigi pada area vagina tidak memberikan dampak apapun. Bahkan, menurutnya penggunaan pasta gigi pada vagina dapat berbahaya dan justru memicu keputihan.

    dr Fadli menekankan keputihan adalah kondisi yang sangat normal terjadi sebelum dan sesudah menstruasi, serta pada masa subur atau ovulasi.

    “Dengan kita meng-introduce odol atau zat kimia atau yang seharusnya tidak ada di situ, itu bisa mengubah environment atau pola lingkungan yang berada di situ, yang bisa menyebabkan bahkan keputihan atau infeksi juga jadinya,” kata dr Fadli ketika dihubungi detikcom, Kamis (28/11/2024).

    “Kalau flora normalnya rusak disebabkan oleh odol tersebut yang ada malah rentan terkena keputihan,” sambungnya.

    Meski begitu, terdapat beberapa ciri keputihan tidak normal yang harus diperiksakan ke dokter. Pemeriksaan ke dokter perlu dilakukan untuk memastikan apakah keputihan berkaitan dengan infeksi atau tidak.

    Ia menjelaskan infeksi pada area vagina dapat disebabkan oleh jamur, bakteri, dan protozoa. Melalui pemeriksaan, dokter bisa memberikan penanganan atau perawatan yang paling tepat dan efektif.

    “Namun, kalau misalnya keputihan ini gatal, perih, hijau, berbau, berubah warna, nah ini ada kemungkinan terdapatnya infeksi. Apalagi kita tinggal di iklim yang tropis lembab, jadi sangat mudah terjadinya infeksi,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • 5 Tips Minum Kopi untuk Pengidap GERD Agar Gejala Tak Kambuh

    5 Tips Minum Kopi untuk Pengidap GERD Agar Gejala Tak Kambuh

    Jakarta

    Kopi merupakan salah satu minuman yang paling populer di dunia. Kendati demikian, minuman ini kerap dipandang ‘tidak ramah’ bagi orang dengan masalah asam lambung dan GERD (gastroesophageal reflux disease).

    Dikutip dari Healthline, kafein yang terkandung dalam kopi dapat memicu gejala GERD. Kafein dapat melemaskan otot sfingter esofagus, katup yang membatasi antara lambung dan kerongkongan.

    Akibatnya, katup tersebut tidak dapat menutup secara sempurna, sehingga memungkinkan cairan asam lambung (asam klorida) dan makanan naik kembali ke kerongkongan. Inilah yang kemudian dapat memicu gejala GERD, seperti heartburn dan rasa pahit di mulut.

    Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan produksi asam klorida di lambung. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan, seperti nyeri perut, mual, dan kembung.

    Tips Minum Kopi untuk Pengidap GERD

    Tak sedikit dari pengidap GERD yang gemar minum kopi. Terlebih, minuman ini menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

    Orang dengan masalah asam lambung memang tetap bisa mengonsumsi kopi. Namun, ada beberapa hal yang perlu disesuaikan agar kopi tidak memicu atau memperparah penyakit yang diidap.

    Berikut beberapa tips minum kopi untuk pengidap GERD dan gangguan asam lambung:

    1. Pilih kopi dengan tingkat asam yang rendah

    Hindari biji kopi Arab dan kopi light roast karena cenderung memiliki tingkat asam yang tinggi. Sebagai alternatif, pilihlah kopi dark roast, biji kopi espresso, dan kopi yang diseduh air dingin karena memiliki tingkat asam yang lebih rendah.

    2. Hindari minum kopi saat perut kosong

    Bagi sebagian orang, kebiasaan ini dapat meningkatkan produksi cairan asam lambung dan memicu kekambuhan gejala.

    3. Batasi jumlah kopi yang diminum

    Idealnya, konsumsi kafein tidak lebih dari 400 miligram atau sekitar 3-4 cangkir per hari.

    4. Ganti krimer dengan susu rendah lemak

    Susu nabati, seperti susu almond, kedelai, dan susu gandum rendah gula dapat menjadi alternatif yang lebih sehat.

    5. Gunakan penyaring kertas saat menyeduh kopi

    Penyaring kertas dapat memerangkap lebih banyak asam yang dapat masuk ke dalam minuman kopi.

    Jika mengalami nyeri ulu hati, asam lambung naik, dan kembung terus-menerus setelah minum kopi, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapat penanganan yang sesuai.

    (ath/kna)

  • Video: Kanker Serviks Bisa Disembuhkan, Vaksinasi-Skrining Penting Dilakukan

    Video: Kanker Serviks Bisa Disembuhkan, Vaksinasi-Skrining Penting Dilakukan

    Video: Kanker Serviks Bisa Disembuhkan, Vaksinasi-Skrining Penting Dilakukan

  • Lebih dari 1.000 Dokter dan Perawat di Gaza Tewas Akibat Serangan Israel

    Lebih dari 1.000 Dokter dan Perawat di Gaza Tewas Akibat Serangan Israel

    Jakarta

    Lebih dari 1.000 dokter dan perawat telah terbunuh dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak tahun lalu, kata otoritas lokal pada hari Minggu.

    “Lebih dari 310 tenaga medis lainnya ditangkap, disiksa, dan dieksekusi di penjara,” kata kantor media pemerintah Gaza dalam sebuah pernyataan dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (29/11/2024).

    “Tentara Israel juga mencegah masuknya pasokan medis, delegasi kesehatan, dan ratusan ahli bedah ke Gaza,” tambahnya.

    Tentara Israel juga disebut secara sistematis menargetkan rumah sakit sebagai bagian dari rencana untuk merusak sistem perawatan kesehatan di Gaza.

    “Rumah sakit telah menjadi target yang dinyatakan untuk tentara Israel, yang mengebom, mengepung, dan menyerbu mereka, membunuh dokter dan perawat, melukai orang lain setelah secara langsung menargetkan mereka,” kata pernyataan itu.

    Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan, Hussam Abu Safiya, terluka dalam serangan udara Israel di fasilitas dan daerah sekitarnya di Gaza utara.

    Israel telah meluncurkan perang genosida di Jalur Gaza menyusul serangan Hamas tahun lalu, menewaskan lebih dari 44.200 orang, kebanyakan dari mereka perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 104.500 orang.

    Tahun kedua genosida di Gaza telah menarik kecaman internasional yang meningkat, dengan tokoh-tokoh dan institusi yang melabeli serangan dan pemblokiran pengiriman bantuan sebagai upaya yang disengaja untuk menghancurkan populasi.

    (kna/kna)

  • Viral Oles Pasta Gigi ke Organ Intim Bisa Cegah IMS, Dokter Beberkan Faktanya

    Viral Oles Pasta Gigi ke Organ Intim Bisa Cegah IMS, Dokter Beberkan Faktanya

    Jakarta

    Ramai di media sosial X terkait munculnya mitos penggunaan pasta gigi pada area intim setelah dan sebelum bercinta bisa mencegah infeksi menular seksual (IMS). Hal ini diungkapkan oleh salah satu netizen yang mengatakan ada banyak orang yang memercayai hal tersebut.

    “Terkutuklah buat yg masih nyebarin bisa bebas HIV dan IMS hanya dengan sex sebelum dan sesudah dicuci pakai odol. Semoga harinya senin terus. Bulan ini dapat 2 kasus temuan HIV plus sifilis nggak pakai kondom karena diajarinya pakai cara ini. Ini mitos yah,” ucap pengguna akun @n***sa*al***t.

    “Wkwkwk ada yg percaya???? omg kita beneran darurat edukasi seks,” kata salah satu netizen lain yang menanggapi hal tersebut.

    Menanggapi, spesialis obstetri dan ginekologi dr Muhammad Fadli, SpOG mengatakan penggunaan pasta gigi untuk mencegah IMS adalah mitos. Ia menegaskan penggunaan odol di area intim sebelum dan sesudah berhubungan intim tidak memiliki manfaat apa-apa, bahkan justru berbahaya khususnya untuk vagina.

    “Jadi penggunaan odol untuk mencegah IMS itu mitos. Ini memang mungkin baru trending di Indonesia. Tapi ini banyak beberapa kasus ini yang juga sudah banyak diklaim di luar sana kalau ini mitos saja,” kata dr Fadli ketika dihubungi oleh detikcom, Kamis (28/11/2024).

    dr Fadli menjelaskan vagina memiliki flora atau bakteri-bakteri baik yang tumbuh di dalamnya. Pasta gigi atau zat kimia lain tidak boleh berada di dalam vagina karena bisa menimbulkan risiko seperti keputihan atau infeksi.

    “Kita ketahui bahwa odol ini juga memiliki efek mint ya. Efek ini terkadang bisa menyebabkan kering dan juga menyebabkan luka pada mukosa vagina. Mukosa ini kita ketahui sangat sensitif sekali. Jadi tidak di dalam vagina saja, tapi di vulva juga tidak boleh,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • Apa Itu Autoimun IgA Nephropathy? Diidap Abdee Slank hingga Harus Dirawat

    Apa Itu Autoimun IgA Nephropathy? Diidap Abdee Slank hingga Harus Dirawat

    Jakarta

    Kondisi terkini Abdee Negara diungkapkan oleh rekan satu band-nya, Bimbim Slank. Bimbim mengatakan Abdee pada saat ini masih terus melakukan perawatan terkait gagal ginjal dan autoimun yang diidapnya.

    Pada saat ini Abdee rutin menjalani cuci darah setiap dua minggu sekali untuk menjaga kondisinya.

    “Alhamdulillah dapat ada profesor yang penelitian, salah satunya Abdee jadi pasien yang istilahnya kelinci percobaan, tapi alhamdulillah terlihat berhasil. Tapi seandainya berhasil pengobatan ini bisa revolusioner, kita doain aja,” kata Bimbim dikutip dari detikHot, Jumat (29/11/2024).

    Kondisi gagal ginjal yang dialami oleh Abdee sebenarnya sudah berjalan selama 8 tahun, namun masalahnya muncul kembali. Sebelumnya, Abdee juga dikabarkan mengidap autoimun IgA Nephropathy yang menyerang ginjalnya.

    Masalah kesehatan autoimun dialaminya setahun belakangan ini.

    Sementara itu, Kaka Slank menuturkan bahwa Abdee selalu ingin manggung bila Slank sedang ada konser di Jakarta. Abdee saat ini sudah mulai diperbolehkan untuk terlibat dalam konser, asalkan tetap menjalani check up berkala.

    “Sudah manggung sih, dia kalau Jakarta selalu minta manggung. Sudah di rumah. Harus selalu check up berkala, tapi udah manggung,” terang Kaka.

    Sebenarnya apa itu kondisi autoimun IgA Nephropathy? Secara umum kondisi autoimun adalah kondisi ketika sistem imun secara keliru merusak sel-sel sehat dalam tubuh. Jenis autoimun bisa bermacam-macam seperti artritis reumatoid, penyakit crohn, diabetes tipe 1, dan masih banyak lagi.

    IgA Nephropathy merupakan salah satu kelainan ginjal terkait autoimun yang terjadi ketika IgA (immunoglobulin A), protein yang membantu tubuh melawan infeksi, mengendap di ginjal. Setelah bertahun-tahun, endapan tersebut dapat menyebabkan ginjal mengeluarkan darah dan terkadang protein dalam urine.

    Jika terlalu banyak protein yang bocor ke urine, tangan dan kaki dapat membengkak. Setelah bertahun-tahun, kondisi IgA Nephropathy dapat berakibat pada kerusakan ginjal.

    Sebanyak 25 persen orang dewasa dengan kondisi IgA Nephropathy mengalami gagal ginjal total. Orang yang mengalami gagal ginjal memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

    IgA Nephropathy seringkali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Dampak kesehatannya mungkin tidak akan disadari selama 10 tahun atau lebih. Apabila muncul, gejala yang umum muncul mungkin akan berupa:

    Urine berwarna teh disebabkan oleh darah. Gejala muncul setelah mengalami pilek, tenggorokan, atau infeksi pernapasan.Darah terlihat dalam urine.Urine berbusa karena protein yang bocor dalam urine (proteinuria).Nyeri pada satu atau kedua sisi punggung di bawah tulang rusuk.Pembengkakan pada tangan dan kaki.Tekanan darah tinggi.Lemah dan lelah.

    Jika memicu kondisi tersebut memicu gagal ginjal, gejalanya mungkin meliputi:

    Ruam dan kulit gatal.Kram otot.Sakit perut dan muntah.Nafsu makan berkurang.Rasa logam di mulut.Kebingungan.

    (avk/up)

  • Catat! Ini Waktu Terbaik Minum Teh Hijau untuk Turunkan Berat Badan

    Catat! Ini Waktu Terbaik Minum Teh Hijau untuk Turunkan Berat Badan

    Jakarta

    Teh hijau merupakan salah satu minuman yang dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minuman ini biasanya disajikan hangat maupun dingin sesuai selera.

    Teh hijau diketahui memiliki banyak kandungan yang tentunya bermanfaat untuk tubuh. Namun, memilih waktu untuk meminumnya dapat mempengaruhi potensi untuk memperoleh manfaat ataupun efek samping dari teh hijau.

    Saat Berolahraga

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum teh hijau mungkin sangat bermanfaat sebelum berolahraga. Sebuah studi pada 12 pria menemukan bahwa mengkonsumsi ekstrak teh hijau sebelum berolahraga dapat meningkatkan pembakaran lemak hingga 17 persen, dibandingkan dengan plasebo.

    Studi lain pada 13 wanita menunjukkan bahwa minum 3 porsi teh hijau sehari sebelum berolahraga dan satu porsi lagi 2 jam sebelumnya, dapat meningkatkan pembakaran lemak selama berolahraga.

    Terlebih lagi, teh dapat mempercepat pemulihan setelah latihan yang intens. Dalam satu studi pada 20 pria, mengonsumsi suplemen ekstrak teh hijau sebanyak 500 mg mengurangi penanda kerusakan otot yang disebabkan oleh olahraga.

    Minum saat Pagi

    Dikutip dari Healthline, banyak orang yang memilih untuk minum secangkir teh hijau saat pagi. Ini bertujuan untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi.

    Sifat minuman yang menajamkan pikiran sebagian disebabkan oleh adanya kafein, stimulan yang terbukti meningkatkan perhatian dan kewaspadaan.

    Namun, tidak seperti kopi dan minuman berkafein lainnya, teh hijau juga mengandung L-theanine yaitu asam amino yang memberikan efek menenangkan. L-theanine dan kafein bekerja sama untuk meningkatkan fungsi otak dan suasana hati, tanpa menimbulkan efek samping negatif yang mungkin terjadi saat mengkonsumsi kafein saja.

    Oleh karena itu, menikmati teh ini di pagi hari adalah cara yang tepat untuk memulai hari dengan baik.

    (sao/kna)