Category: Detik.com Kesehatan

  • Video Mitos atau Fakta: Makan Sayuran Hijau Bikin Asam Urat Naik

    Video Mitos atau Fakta: Makan Sayuran Hijau Bikin Asam Urat Naik

    Video Mitos atau Fakta: Makan Sayuran Hijau Bikin Asam Urat Naik

  • Viral Rapper Dave Blunt Manggung Bawa Oksigen, Susah Napas gegara Obesitas

    Viral Rapper Dave Blunt Manggung Bawa Oksigen, Susah Napas gegara Obesitas

    Jakarta

    Viral rapper Dave Blunt manggung sambil membawa tabung oksigen. Namun bukan aksi panggungnya yang disorot, tapi berat badannya yang luar biasa obesitas di umurnya yang masih 23 tahun.

    Selama pertunjukan, rapper bernama asli Davion Blessing itu duduk di atas panggung, terhubung ke tangki oksigen saat tampil. Dia diperkirakan memiliki berat lebih dari 500 pon atau sekitar 226 kg.

    “Ini bukan tentang kelebihan berat badan, dia nggak bisa napas karena tubuhnya sudah luar biasa kesulitan. Saya harap dia dapat pertolongan dengan cepat sebelum telat,” tutur salah satu pengguna X, menangggapi video Blunt yang viral.

    Blunt sempat berbicara mengenai pola hidupnya yang tidak sehat dalam tujuh tahun terakhir. dia bilang dia ‘makan segalanya’, dan telah berbagi upaya diet online yang mencakup hanya makan buah selama satu bulan. Usai makan, dia sering rebahan untuk istirahat.

    [Gambas:Twitter]

    Baru-baru ini dia dirawat di rumah sakit sebelum konser di Chicago karena alasan yang tidak dapat dijelaskan, menyebabkan dia membawa tangki oksigen ke atas panggung untuk penampilannya. Blunt menceritakan sering kesulitan untuk menaiki tangga, dan sering dirawat di rumah sakit, biasanya karena kondisi yang berhubungan dengan asma, yang dia alami sepanjang hidupnya.

    Dr Stuart Fischer, seorang dokter penyakit dalam di New York City, mengatakan bahwa dengan ukuran tubuhnya, Blunt bisa menuju kematian dini.

    “Ketika seseorang seusianya membutuhkan oksigen, kita tahu ada sesuatu yang tidak beres. Ini tidak bisa berlangsung selamanya,” kata dia kepada DailyMail dikutip Minggu (8/12/2024).

    Dia mengatakan bahwa bobot Blunt kemungkinan membuatnya sulit bernapas, karena kelebihan berat badan bisa menekan tulang dada. Lemak perut dapat mengeluarkan bahan kimia yang menyebabkan paru-paru meradang, sehingga memperburuk asma.

    (kna/kna)

  • 13 Obat Asam Urat Tradisional dan Cara Konsumsi, Lengkap dengan Pantangan

    13 Obat Asam Urat Tradisional dan Cara Konsumsi, Lengkap dengan Pantangan

    Jakarta

    Asam urat adalah senyawa alami yang dihasilnya tubuh sebagai hasil metabolisme. Berbeda halnya jika asam urat menumpuk terlalu banyak dalam tubuh hingga menjadi kristal dan nyeri.

    Karena itu, pasien asam urat wajib mengendalikan gangguan tersebut sehingga bisa tetap produktif. Misalnya dengan menjauhi pantangan serta konsumsi herbal agar kadar asam urat tetap normal di 3,4-7,0 mg/dL.

    Obat Asam Urat Tradisional

    Obat tradisional ini umumnya berbahan herbal misal rempah, buah, dan sayur. Konsumsi obat herbal bertujuan mengendalikan asam urat dalam tubuh tetap dalam kadar normal. Berikut 13 jenis obat asam urat tradisional yang bisa dikonsumsi:

    1. Kunyit

    Dikutip dari situs Fakultas Kedokteran UMSU, kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi. Kandungan tersebut membuat kunyit bisa membantu meredakan peradangan dan nyeri akibat asam urat. Kunyit bisa dikonsumsi sebagai minuman atau bumbu masakan.

    2. Daun Salam

    Daun salam sering digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan. Ternyata daun ini memiliki kandungan antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan memperlancar aliran darah. Cara mengkonsumsinya adalah dengan merebus beberapa lembar daun salam, lalu minum air rebusannya.

    3. Air Lemon

    Berdasarkan studi pada 2015, menambahkan air lemon segar ke dalam dua liter air putih setiap hari akan mengurangi asam urat pada pasiennya. Para peneliti menyebut air lemon dapat membantu menetralkan asam urat dalam tubuh.

    4. Brotowali

    Brotowali terkenal dengan rasanya yang sangat pahit dan sering digunakan sebagai jamu. Salah satu khasiatnya adalah dapat membantu menetralkan kadar asam urat dalam tubuh.

    Akan tetapi jika detikers memiliki penyakit diabetes dan autoimun, sebaiknya hindari obat herbal yang satu ini, atau konsultasikan terlebih dulu kepada dokter.

    5. Teh Kembang Sepatu

    Dilansir dari situs Pemkab Lamongan, kembang sepatu adalah salah satu jenis bunga yang dapat diolah menjadi teh dan obat herbal. Salah satu manfaatnya adalah dapat menurunkan kadar asam urat.

    6. Daun Sirsak

    Daun sirsak mengandung senyawa aktif seperti acetogenin yang memberikan efek antiinflamasi dan bisa membantu mengurangi gejala asam urat. Cara mengkonsumsinya adalah dengan rebus daun sirsak dalam air, lalu meminum air rebusannya secara teratur.

    7. Lidah Buaya

    Lidah buaya juga memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik. Kandungannya bisa membantu meredakan peradangan dan nyeri asam urat. Untuk obat luar, oleskan gel lidah buaya pada area yang sakit karena asam urat. Atau kalian bisa minum jus lidah buaya.

    8. Jahe

    Jahe merupakan herbal tradisional yang mengandung banyak manfaat. Kandungan antiinflamasinya dapat digunakan untuk meredakan gejala asam urat.

    Detikers bisa minum rebusan jahe sebagai obat. Atau jika digunakan untuk obat luar, gunakan air rebusan jahe untuk mengompres bagian yang nyeri.

    9. Binahong

    Dilansir dari buku 56 Makanan Ajaib dan Manfaatnya untuk Kesehatan dan Kecantikan karya Yusuf CK Arianto, disebutkan bahwa binahong bermanfaat untuk menghambat asam urat melalui kandungan flavonoidnya. Cara mengkonsumsinya adalah dengan meminum air rebusan daun binahong.

    10. Seledri

    Menurut penelitian, seledri mengandung banyak antioksidan yang berguna untuk mengobati berbagai kondisi peradangan. Misal nyeri sendi, asam urat, masalah kandung kemih, infeksi ginjal dan hati, serta kelainan kulit. Cara konsumi seledri adalah diminum sebagai jus atau dimakan langsung.

    11. Belimbing Wuluh

    Belimbing wuluh sering dipakai sebagai bahan masakan. Di balik itu, belimbing wuluh juga berkhasiat mengatasi asam urat, karena mengandung saponin yang bersifat antiinflamasi. Kalian bisa membuat jus buah belimbing wuluh untuk mengonsumsinya.

    12. Kumis Kucing

    Penelitian 2008 oleh IPB menyimpulkan bahwa kumis kucing dapat menghambat aktivitas enzim xantin oksidase hingga lebih dari 50 persen. Xantin oksidase adalah enzim yang berperan dalam pembentukan asam urat di dalam tubuh.

    13. Air Putih

    Terakhir, dilansir dari Medical News Today, cara yang paling mudah dan harus dilakukan secara rutin adalah memperbanyak minum air putih. Ketika tubuh banyak mengkonsumsi cairan, maka akan merangsang ginjal untuk melepas kelebihan cairan dan turut membuang asam urat berlebih.

    Pantangan Bagi Penderita Asam Urat

    Selain mengkonsumsi obat asam urat tradisional, ada pantangan yang harus ditaati penderita asam urat, yaitu menghindari makanan dan minuman tinggi purin. Berikut beberapa pantangan buat penderita asam urat:

    1. Daging dan Jeroan

    Dilansir dari situs Verywell Health dan Mayo Clinic, sejumlah bahan makanan dari hewan mengandung tinggi purin, meliputi daging merah (misalnya daging sapi), daging kalkun, dan jeroan (termasuk hati, lidah, paru, dan ginjal).

    2. Seafood

    Sejumlah makanan laut atau seafood mengandung tinggi purin, termasuk ikan air dingin seperti tuna, trout, herring, sarden, dan ikan teri. Seafood yang juga dihindari adalah udang, tiram, kepiting, dan lobster.

    3. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

    Dilansir dari situs Cleveland Clinic, beberapa makanan dan minuman tinggi gula juga memicu tubuh memproduksi asam urat. Hindari minuman manis, berperisa, atau mengandung sirup jagung fruktosa tinggi.

    Beberapa makanan tinggi karbohidrat, seperti nasi putih dan roti putih juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Hal ini bisa memicu peningkatan kadar asam urat.

    4. Alkohol

    Alkohol mungkin tidak sepenuhnya termasuk minuman tinggi purin. Namun alkohol bisa merusak ginjal, sehingga organ ini tidak bisa membuang asam urat secara optimal. Ketika ginjal rusak, maka asam urat akan menumpuk, mengkristal dan menyebabkan sakit asam urat.

    5. Sayuran Tinggi Purin

    Penderita asam urat disarankan makan sayuran, tapi ada sejumlah sayuran yang mengandung tinggi purin. Dilansir dari Livestrong dan SFGATE, sayuran tinggi purin antara lain bayam, kembang kol, jamur, kacang hijau, dan asparagus.

    Selain konsumsi obat asam urat tradisional untuk mengendalikan asam urat, pasien wajib menerapkan pola hidup sehat dan kontrol teratur. Jika asam urat tak kunjung terkendali, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

    (bai/row)

  • Fakta-fakta Tren Batu Ginjal Meningkat di Usia Muda, Banyak Dialami Wanita Remaja

    Fakta-fakta Tren Batu Ginjal Meningkat di Usia Muda, Banyak Dialami Wanita Remaja

    Jakarta

    Para ahli melihat tren kasus batu ginjal di usia muda meningkat, terutama di kalangan remaja perempuan. Batu ginjal merupakan endapan keras mineral dan garam yang dapat terperangkap di saluran kemih.

    Namun, para ahli masih belum mengetahui penyebab pasti dari peningkatan tren tersebut. Mereka berspekulasi bahwa ada banyak faktor yang memicu batu ginjal pada usia muda.

    Mulai dari pola makan yang banyak mengandung makanan ultra proses, meningkatnya penggunaan antibiotik di awal kehidupan, dan perubahan iklim yang menyebabkan semakin banyaknya kasus dehidrasi.

    Apa Itu Batu Ginjal?

    Kondisi batu ginjal adalah kelainan metabolisme yang dikenal juga sebagai nefrolitiasis. Kondisi ini terjadi saat mineral seperti kalsium, oksalat, dan fosfor menumpuk di dalam urine, dan membentuk kristal keras berwarna kekuningan sebesar butiran pasir.

    Dalam kasus yang parah, batu ginjal dapat berkembang hingga sebesar bola golf. Beberapa batu dapat keluar dari saluran kemih tanpa masalah.

    Tetapi, pada kasus lainnya, batu dapat tersangkut yang menghalangi aliran urine dan menyebabkan nyeri hebat serta perdarahan. Pada orang dewasa, kondisi batu ginjal dikaitkan dengan beberapa kondisi, seperti sindrom metabolik, obesitas, hipertensi, dan diabetes.

    “Pada anak-anak, kami tidak melihat itu,” kata ahli urologi anak du Rumah Sakit Anak Philadelphia, Dr Gregory Tasian, dikutip dari NBC News.

    “Mereka sehat dan tiba-tiba datang dengan batu ginjal pertama mereka tanpa alasan yang jelas,” sambungnya.

    Lebih Banyak Dialami Wanita

    Sebuah penelitian dilakukan pada tahun 2016 yang dipimpin seorang ahli urologi anak di Rumah Sakit Anak Philadelphia dr Gregory Tasian. Studi itu melibatkan hampir 153 ribu orang dewasa dan anak-anak di South Carolina yang menerima perawatan darurat, rawat inap, atau bedah untuk batu ginjal atau nefrolitiasis.

    Dari studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Klinis American Society of Nephrology itu menemukan bahwa insiden penyakit batu ginjal tahunan meningkat 16 persen dari tahun 1997 hingga 2012. Dengan peningkatan terbesar terjadi pada kelompok usia 15 hingga 19 tahun.

    Hasilnya, mereka menemukan bahwa 52 persen kasus batu ginjal lebih tinggi dialami oleh anak perempuan dan wanita. Secara keseluruhan, risiko penyakit batu ginjal meningkat dua kali lipat selama masa kanak-kanak untuk anak laki-laki dan perempuan.

    Sementara pada wanita, mengalami peningkatan risiko sebesar 45 persen selama masa hidup mereka selama periode studi 16 tahun.

    Pada penelitian lain yang dilakukan Olmsted County, Minnesota, juga menunjukkan tren yang serupa. Terjadi peningkatan kasus batu ginjal pada anak-anak usia 12-17 tahun sebesar 6 persen per tahun, dari tahun 1984 hingga 2008.

    Para ahli percaya bahwa pola makan anak-anak yang memburuk mungkin berperan. Misalnya kandungan natrium yang tinggi pada keripik kentang, daging panggang, minuman olahraga, dan makanan kemasan dapat memaksa mineral tambahan masuk ke dalam urine yang akan menggumpal menjadi batu ginjal.

    Hal ini terutama mungkin terjadi jika seorang anak tidak minum cukup air atau minum terlalu banyak minuman manis yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi.

    NEXT: Gejala batu ginjal

  • 5 Cara Menurunkan Risiko Kematian, Terapkan Gaya Hidup Sehat

    5 Cara Menurunkan Risiko Kematian, Terapkan Gaya Hidup Sehat

    Jakarta

    Secara teori, seseorang bisa mengurangi risiko kematian dengan menghindari penyebab utamanya misal penyakit infeksi dan tidak menular. Meski begitu, tentunya ada faktor risiko yang tidak bisa dicegah seperti usia, jenis kelamin, atau gen.

    Mengetahui cara menurunkan risiko kematian bisa membantu hidup menjadi lebih sehat. Sebab, banyak kematian akibat penyakit dikarenakan gaya hidup yang tidak sehat. Berikut beberapa cara menurunkan risiko kematian.

    Mengutip Very Well Health, berikut beberapa cara menurunkan risiko kematian:

    1. Hindari Rokok

    Merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya kanker paru-paru. Sekitar 80-90 oersen kematian akibat kanker paru-paru berkaitan dengan kebiasaan merokok.

    Sebanyak 70 bahan kimia dalam rokok dan produk tembakau diidentifikasi sebagai penyebab kanker. Sehingga, berhenti merokok bisa menjadi upaya untuk menurunkan risiko kematian akibat kanker.

    2. Olahraga Teratur

    Gaya hidup sedentary yang tidak banyak bergerak adalah salah satu faktor risiko kematian. Pola hidup banyak duduk ini banyak dilakukan masyarakat saat ini, umumnya usia produktif.

    Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang dewasa bisa mengurangi risiko kematian akibat pola hidup minim gerak dengan olahraga teratur. Pelaksanaan olahraga selama 150 menit per minggu dengan berbagai intensitas dan penguatan otot dalam menurunkan risiko kematian karena berbagai sebab.

    Contoh olahraga dengan intensitas sedang adalah jalan cepat, bersepeda di tanah datar, dan aktivitas fisik misal mendorong mesin pemotong rumput. Sedangkan contoh olahraga intensitas berat adalah berenang, lompat tali, dan lari.

    Sementara itu, latihan penguatan otot menargetkan semua kelompok otot utama, seperti kaki, pinggul, punggung, dada, perut, bahu, dan lengan. Adapun latihan penguatan otot yang bisa dilakukan di antaranya push up, squat, dan plank.

    3. Makan Makanan Sehat

    Berbagai studi yang dikumpulkan sejak 2017 menunjukkan, ada beberapa makanan yang bisa mengurangi risiko kematian hingga 56%. Makanan ini umumnya kaya nutrisi dan antioksidan yang terdiri dari:

    Biji-bijian utuhSayuranBuah-buahanKacang-kacanganIkan

    Manfaat dari makanan penuh gizi ini berkebalikan dengan ultra processing food atau pangan siap saji, yang justru meningkatkan risiko kematian hingga dua kali lipat. Selain jenis hidangan, pola makan juga dapat menurunkan risiko kematian.

    Menurut jurnal Nutrient, pola makan tradisional Jepang, Mediterania, dan Indo Mediterania paling bermanfaat mengurangi risiko kematian. Pola makan orang Jepang kaya akan rumput laut, teh hijau, kacang kedelai , telur, tahu, dan minyak dedak.
    Sedangkan, pola makan orang Mediterania banyak mengandung kacang-kacangan dan minyak zaitun. Sementara itu, makanan pokok dari diet Indo-Mediterania meliputi, kacang-kacangan, paprika, bawang putih, bawang bombay, beras merah, hingga rempah-rempah.

    4. Melindungi Kulit dari Sinar UV

    Radiasi ultraviolet atau sinar UV kronis sangatlah berbahaya bagi kulit dan menjadi salah satu faktor risiko utama kanker. Untuk itu, kamu bisa melindungi kulit dari sinar UV dengan pencegahan sebagai berikut:

    Mengoleskan tabir surya SPF 15 atau lebih ke kulit yang terpapar sinar matahari. Oleskan kembali setiap dua jamKenakan kacamata hitam untuk melindungi mataGunakan pakaian lengan panjang dan celana panjang untuk melindungi kulitSebisa mungkin berada di tempat yang teduh, terutama di siang hariGunakan topi bertepi lebar yang melindungi wajah, kepala, telinga, dan leher.5. Periksa Kesehatan secara Rutin

    Jadwalkan pemeriksaan fisik atau kesehatan secara rutin dengan dokter. Orang dewasa yang berusia 18-65 tahun harus menjalani pemeriksaan fisik minimal setiap 1-5 tahun. Selanjutnya, orang dengan usia 65 tahun harus melakukan pemeriksaan setidaknya setahun sekali.

    Orang dengan kondisi medis yang memerlukan pemantauan mungkin akan memerlukan pemeriksaan kesehatan lebih sering. Selama pemeriksaan fisik, penyedia layanan kesehatan akan mengukur tinggi dan berat badan, memeriksa tekanan darah, kolesterol, detak jantung, serta mata dan telinga.

    Dalam hal ini risiko kematian karena sebab apapun mengacu kepada penyakit, komplikasi, atau berbagai paparan berbahaya. Banyak kondisi yang terkait dengan kematian bisa dihindari atau dikurangi risikonya dengan gaya hidup yang sehat.

    (elk/row)

  • Biasa Minum Kopi Sebelum atau Sesudah Makan, Ini Efeknya bagi Tubuh

    Biasa Minum Kopi Sebelum atau Sesudah Makan, Ini Efeknya bagi Tubuh

    Jakarta

    Sebagian dari detikers mungkin suka minum kopi sebelum makan atau sesudah makan. Ternyata ada efek negatif yang ditimbulkan jika jarak minum kopi terlalu dekat dengan waktu makan.

    Simak artikel ini untuk mengetahui beberapa efek minum kopi sebelum makan atau sesudah makan. Ketahui juga tips menikmati kopi agar tetap aman buat tubuh.

    Efek Minum Kopi Sebelum Makan atau Sesudah Makan

    Berikut ini risiko yang dapat muncul dikutip dari Healthshots:

    1. Kopi Bisa Mengikat Zat Besi

    Kopi maupun minuman berkafein lainnya dapat merangsang sistem saraf dan mengakibatkan ketergantungan fisiologis. Hal ini juga dapat mempengaruhi cara tubuh kita menyerap zat besi, karena kopi mengandung tanin yang dapat mengikat zat besi ke lambung.

    Ketika detikers minum kopi berdekatan dengan waktu makan, maka tubuh tidak sempat menyerap zat besi dengan baik. Dampaknya dapat menimbulkan kondisi seperti anemia.

    2. Memicu Asam Lambung jika Perut Kosong

    Hal negatif lain dapat terjadi ketika kopi diminum sebelum makan dengan kondisi perut kosong. Kopi memiliki sifat asam, sehingga akan meningkatkan keasaman dalam lambung.

    Bagi seseorang yang menderita asam lambung, maka akan merasakan dampak lebih buruk, seperti maag atau refluks asam (GERD). Tapi bagi orang yang tidak memiliki masalah asam lambung, hal ini mungkin tidak berdampak.

    Efek Samping Minum Kopi Terlalu Banyak

    Terlepas dari faktor waktu, minum kopi juga memiliki beberapa efek samping yang mungkin dirasakan. Dilansir dari Healthline dan Lo! Foods, berikut ini 5 efek samping kopi yang perlu diwaspadai.

    1. Sering Buang Air

    Kopi memiliki efek diuretik yang dapat menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak urine. Kopi juga dapat menarik cairan ke dalam saluran pencernaan, sehingga mungkin menyebabkan efek pencahar pada beberapa orang.

    2. Detak Jantung Meningkat dan Kecemasan

    Kafein bisa meningkatkan kewaspadaan dengan cara memblokir efek adenosin, zat kimia otak yang membuat kita merasa lelah. Tapi pada waktu yang sama, zat ini memicu pelepasan hormon adrenalin yang berefek pada peningkatan energi.

    Namun jika minum kopi berlebihan justru dapat menyebabkan kecemasan. Selain itu, kopi juga menyebabkan detak jantung meningkat, napas lebih cepat dan meningkatkan kecemasan.

    3. Merusak Gigi

    Kopi juga berdampak pada kesehatan gigi karena pigmen gelap dari kopi akan menodai gigi dari waktu ke waktu. Bagi detikers penyuka kopi, sebaiknya melakukan perawatan gigi ekstra.

    4. Insomnia

    Kafein dibutuhkan sebagian orang untuk membuatnya terjaga. Namun ketika terlalu banyak asupan kafein, maka dapat membuat insomnia atau kesulitan untuk tidur.

    5. Kerusakan Otot

    Dampak yang paling parah adalah terjadinya risiko rhabdomyolysis atau kondisi serat otot yang rusak masuk ke dalam aliran darah, yang menyebabkan gagal ginjal dan masalah lainnya.

    Penyebab umum rhabdomyolysis adalah infeksi, trauma, penyalahgunaan obat, ketegangan otot dan gigitan ular atau serangga berbisa. Beberapa laporan juga menghubungkan rhabdomyolysis dengan asupan kafein yang berlebihan.

    Tips Menikmati Kopi agar Tubuh Tetap Sehat

    Berikut ini beberapa tips aman mengkonsumsi kopi:

    Batasi konsumsi kopi, yaitu maksimal 400 mg kafein per hari, atau setara 4 cangkir kopi hitam.Pilihlah biji kopi yang berkualitas dan diolah dengan cara yang baik. Hindari kopi yang diproses secara kimiawi.Lebih baik minum kopi tanpa gula dan perisa berlebihan untuk mencegah diabetesOrang yang bermasalah dengan kafein bisa memilih jenis kopi arabika yang kafeinnya lebih rendah.Hindari minum kopi dekat dengan waktu tidur agar tidak mengalami gangguan saat istirahat.

    Penikmat kopi juga disarankan mengatur waktu konsumsi, sehingga tidak terlalu dekat dengan waktu makan. Selain itu pastikan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, sehingga bisa menikmati kopi sebelum atau sesudah makan.

    (bai/row)

  • Bagaimana Bentuk Payudara yang Bagus dan Sehat? Ini Kriterianya

    Bagaimana Bentuk Payudara yang Bagus dan Sehat? Ini Kriterianya

    Jakarta

    Buat para wanita, mungkin kalian bertanya-tanya bagaimana bentuk payudara yang bagus. Sebagian orang mendefinisikannya berdasarkan ukuran, posisi, hingga jaraknya.

    Kriteria Bentuk Payudara yang Bagus

    Dikutip dari situs Centre for Surgery, berikut ini faktor atau kriteria mengenai bentuk payudara yang bagus:

    1. Ukuran Payudara yang Pas

    Kriteria pertama adalah ukuran payudara. Ukuran yang proporsional sangat penting. Bukan berarti lebih besar selalu lebih baik, tetapi harus menyesuaikan tubuh seseorang.

    2. Posisi Payudara di Dada

    Selanjutnya adalah posisi payudara di dada. Yang terbaik adalah berada tepat di tengah dada. Jika terlalu tinggi, maka tampak sesak, tetapi jika terlalu rendah terlihat kendur.

    3. Posisi Puting

    Selain posisi payudara di dada, posisi puting pada payudara juga menjadi tolok ukur kesempurnaan. Puting susu akan terlihat lebih menarik ketika terangkat dan berada di tengah, bukan menggantung rendah dan mengarah ke bawah,

    4. Simetri Payudara

    Payudara yang simetri biasanya juga menjadi penilaian. Mungkin hal ini tidak begitu masalah jika perbedaan antara kanan dan kiri tak begitu banyak. Tapi jika perbedaannya mencolok, maka kemungkinan menjadi kurang menarik.

    5. Bentuk Payudara

    Ada sejumlah bentuk payudara, misalnya bentuk bulat, lonceng, hingga tetesan air mata, Bentuk tetesan air mata yang alami dengan jaringan yang lebih tipis di bagian atas sering dianggap sebagai bentuk paling indah secara estetika.

    6. Keras dan Lembut

    Payudara yang bagus harus seimbang antara sifat keras dan lembut, yang mencerminkan kemudaan dan kesehatan.

    7. Kecantikan

    Kemolekan adalah tampilan payudara yang kencang, mengarah ke depan, sehingga menciptakan sifat semangat. Faktor yang biasanya mengubah adalah persalinan, penurunan berat badan, atau penuaan.

    8. Belahan Dada

    Belahan dada atau jarak antar payudara sering menjadikannya menarik. Yang bagus, belahan dada tidak boleh terlalu lebar atau terlalu sempit, baik saat menggunakan bra, bikini, atau bahkan tanpa busana.

    9. Kenyamanan

    Yang terakhir dan yang paling penting adalah kenyamanan. Bagaimana pun bentuk payudara, yang paling baik adalah ketika bisa membuat kamu merasa nyaman. Sebab terkadang orang merasa tidak nyaman ketika memiliki payudara yang menarik perhatian banyak orang.

    Bentuk Payudara yang Umum Dimiliki Wanita

    Dilansir dari Fustany, ada banyak bentuk payudara yang umum dimiliki wanita. Berikut 8 di antaranya:

    1. Bulat

    Bentuk ini sangat bulat dengan memiliki ukuran yang sama di bagian atas dan bawah.

    2. Lonceng

    Bentuk selanjutnya adalah mirip lonceng. Lebar payudara bagian atas berukuran kecil, tetapi pada bagian bawah menjadi lebar dan penuh. Perempuan dengan bentuk payudara seperti ini disarankan memilih bra yang memiliki tali tebal dan cup penuh agar bisa menopang maksimal.

    3. Asimetris

    Bentuk payudara yang bagus tentunya adalah yang simetris. Tetapi adalah hal wajar ketika wanita memiliki payudara asimetris, yaitu salah satu payudara sedikit lebih besar dari satunya. Berdasarkan penelitian, separuh perempuan memiliki satu payudara yang lebih besar dari yang lain.

    4. Tear drop

    Bentuk tear drop atau tetesan air mata mirip seperti lonceng, namun bagian atasnya sangat tipis dan bulat. Pada bagian bawahnya cukup besar dan penuh. Puting pada bentuk ini berada sedikit lebih tinggi.

    5. Kerucut

    Bentuk payudara kerucut biasanya dimiliki oleh perempuan dengan ukuran payudara kecil.

    6. Belahan Lebar

    Bentuk selanjutnya adalah payudara dengan belahan payudara lebar atau jarak antar payudara lebih jauh daripada umumnya. Jika detikers memiliki bentuk payudara ini, disarankan memakai balconette bra, yang menutup setengah atau 3/4 bagian payudara.

    7. Ramping

    Bentuk payudara ramping ciri-cirinya sangat tipis namun lebih panjang daripada umumnya. Posisi puting berada di bawah.

    8. Atletis

    Terakhir adalah bentuk payudara atletis, yaitu terlihat sangat kencang karena memiliki banyak otot dan jaringan payudara lebih sedikit. Bentuknya juga lebih lebar daripada bentuk yang lain.

    Nah, detikers sudah tahu kan bagaimana bentuk payudara yang bagus? Yang terpenting bukanlah bentuk, melainkan merasa nyaman dan sehat.

    (bai/row)

  • Manfaat Daun Kelor dan Berbagai Cara Mengolahnya

    Manfaat Daun Kelor dan Berbagai Cara Mengolahnya

    Jakarta

    Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai tanaman dengan khasiat yang beragam, mulai dari penyakit dalam, bermanfaat untuk ibu menyusui, hingga kesehatan kulit.

    Cara mengolah atau menggunakannya pun bermacam-macam, mulai dari direbus, dibuat teh, hingga menjadi obat oles. Simak artikel ini untuk mengetahui 16 manfaat daun kelor untuk kesehatan dan berbagai cara mengolahnya.

    16 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

    Berikut ini 16 manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh:

    1. Anti Radikal Bebas

    Dikutip dari HealthifyMe, kandungan antioksidan dari daun kelor berfungsi melawan radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan stres oksidatif yang bisa berakibat pada berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes.

    2. Menangani Edema

    Berdasarkan Medical News Today, daun kelor dengan sifat antiinflamasinya diyakini bisa menangani edema. Edema adalah kondisi ketika cairan dalam jaringan tubuh menumpuk, biasanya terjadi di kaki atau tangan.

    Daun kelor juga berkhasiat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan efektivitas kerja hormon insulin. Dikutip dari repository Poltekkes Denpasar, hal tersebut berdampak positif untuk mencegah terjadinya resistensi insulin dan diabetes.

    4. Melancarkan Pencernaan

    Berdasarkan penelitian di Food Research International, serat makanan yang ada dalam kelor adalah berupa oligosakarida, sejenis karbohidrat. Menurut ahli gizi dan diet di Los Angeles, daun kelor mengandung sejumlah serat sehat yang terbukti dapat mengurangi sembelit.

    5. Menjaga Kesehatan Mata

    Daun kelor dipercaya dapat menjaga kesehatan mata karena mengandung flavonoid, betakaroten dan senyawa-senyawa berkhasiat tinggi lainnya.

    6. Mengontrol Tekanan Darah

    Kandungan antioksidan dan kalium dari daun kelor dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah, mencegah hipertensi, dan meringankan kinerja jantung.

    7. Mengatasi Peradangan Kronis

    Banyak masalah kesehatan terjadi karena peradangan. Dikutip dari situs Pemprov Jambi, kandungan isotiosianat dari daun kelor dapat membantu mengatasi peradangan kronis yang berdampak pada penyakit jantung dan mencegah kanker.

    8. Melindungi Fungsi Otak

    Daun kelor juga baik dikonsumsi untuk mencegah penurunan fungsi otak. Kandungan antioksidannya dapat mengurangi berbagai risiko terkena penyakit parkinson dan alzheimer, sehingga otak tetap dapat berfungsi optimal.

    9. Memiliki Sifat Anti Penuaan

    Daun kelor kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Kandungan tersebut membantu mencegah penuaan dini yang sering ditandai dengan kerutan pada wajah dan kulit keriput.

    10. Meningkatkan Produksi ASI

    Daun kelor sudah terkenal di kalangan ibu menyusui karena manfaatnya yang bisa meningkatkan dan melancarkan produksi ASI.

    11. Menjaga Kesehatan Hati

    Daun kelor memiliki kandungan polifenol tinggi yang membantu melindungi hati dari bahaya kerusakan oksidatif. Khasiat ini akan membantu orang-orang yang memiliki riwayat penyakit hati.

    12. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Ekstrak daun kelor diketahui dapat melindungi tubuh dari sejumlah jenis kuman, seperti Salmonella typhi yang menyebabkan penyakit tifus, bakteri Escherichia coli yang menyebabkan diare dan Staphylococcus aureus yang menyebabkan infeksi kulit.

    Dikutip dari PharmEasy, daun kelor dapat diandalkan untuk melawan kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung.

    14. Meningkatkan Kesehatan Tulang

    Daun kelor kaya akan kandungan kalsium dan fosfor. Keduanya zat ini diperlukan untuk kesehatan tulang yang baik. Sifat antiinflamasi dari daun kelor juga membantu melawan peradangan pada tulang, seperti radang sendi.

    15. Baik untuk Sistem Saraf

    Selain tulang, daun kelor juga baik bagi sistem saraf, karena mengandung vitamin E dan C. Kandungan ini mampu memerangi degenerasi saraf yang bisa menyebabkan beberapa masalah seperti migrain atau sakit kepala.

    16. Menambah Energi

    Dalam kondisi sehat pun detikers baik mengkonsumsi air rebusan daun kelor karena dapat menambah energi. Kandungan vitamin dan mineral daun kelor seperti zat besi, vitamin B, C, dan D pada daun kelor juga bisa membantu menjaga kebugaran tubuh.

    Berbagai Cara Mengolah Daun Kelor

    Ada banyak cara mengolah dan menggunakan daun kelor sebagai obat. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu praktikkan:

    1. Merebus Daun Kelor

    Dikutip dari buku Khasiat Jitu Daun Kelor dan Sirih Merah Tumpas Penyakit oleh Dani Hendarto, merebus daun kelor dan meminum airnya baik digunakan untuk menangani diabetes dan kolesterol.

    Untuk penderita diabetes, rebuslah 10-15 gagang daun kelor dengan 3 gelas air. Biarkan sampai airnya tersisa satu gelas. Saring dan minum airnya. Minum 3 kali sehari.

    Untuk menurunkan kolesterol, lakukan cara yang sama, namun cukup gunakan 3-5 gagang daun kelor dan minumlah dua kali sehari.

    2. Mengolah jadi Teh Daun Kelor

    Berdasarkan buku Ragam Manfaat dan Khasiat Kelor untuk Kesehatan oleh Tresno Saras, cara mengolah daun kelor menjadi teh adalah dengan memilih daun yang masih segar dan muda. Letaknya di dekat pucuk.

    Bersihkan kotoran dengan merendam daun kelor ke dalam air bersih. Keringkan daun kelor dengan cara meletakkannya di nampan, lalu biarkan di udara terbuka, tetapi jangan terkena matahari langsung. Setelah daun kelor kering, tumbuk atau blender hingga menjadi bubuk halus.

    3. Membuat Sayur Daun Kelor

    Daun kelor juga enak dimakan ketika dimasak sebagai sayur. Coba masak sayur bening menggunakan daun kelor sebagai pengganti bayam. Campurkan satu mangkuk daun kelor muda yang masih segar, jagung manis, irisan oyong dan wortel, serta satu buah tomat.

    Masak sayuran tersebut dan tambahkan bumbu empat siung bawang merah yang diiris halus, 1 cm temu kunci, dan tambahkan gula pasir dan garam secukupnya.

    4. Daun Kelor Goreng

    Daun kelor juga bisa dimanfaatkan menjadi gorengan. Dalam buku Tanaman Kelor (Moringa oleifera): Nilai Gizi, Manfaat, dan Potensi Usaha karya FG Winarno, daun kelor dapat dicampur dengan tepung dan bumbu garam, merica, kunyit, kemudian digoreng dengan minyak kelapa yang lebih sehat.

    5. Obat Oles Luka

    Untuk menangani sejumlah luka pada kulit, detikers bisa memanfaatkan daun kelor sebagai obat oles. Dikutip dari buku Tak Selebar Daun Kelor oleh Ika Maryani dan I Gusti Putu Suryadarma, caranya cukup dengan menghaluskan 3-5 gagang daun kelor. Kemudian oleskan pada luka di kulit. Lakukan rutin 2 kali sehari.

    Nah, itulah tadi penjelasan mengenai 16 manfaat daun kelor, lengkap dengan 5 cara menggunakan daun kelor untuk menangani sejumlah masalah kesehatan.

    (bai/row)

  • Mengenal Ketamin, Obat Keras yang Disalahgunakan Gen Z

    Mengenal Ketamin, Obat Keras yang Disalahgunakan Gen Z

    Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengungkap penyalahgunaan ketamin terbanyak ditemukan di provinsi Bali. Tercatat lebih dari 4 ribu sebaran vial yang didapatkan dari apotek tanpa resep dokter. Lantas, apa itu ketamin? Dan apa saja efek sampingnya untuk kesehatan?

  • Batita Nggak Mau Makan, Apa Bisa Diganti Susu?

    Batita Nggak Mau Makan, Apa Bisa Diganti Susu?

    Orang tua pasti khawatir kalau anaknya yang di bawah tiga tahun (batita) tidak mau makan. Di antaranya memberikan opsi pengganti makan berupa susu. Apakah aman? Berikut penjelasan dokter ahli masyarakat gizi, dr. Tan Shot Yen, terkait keresahan tersebut.