Video Mitos atau Fakta: Makan Sayuran Hijau Bikin Asam Urat Naik
Category: Detik.com Kesehatan
-

Viral Rapper Dave Blunt Manggung Bawa Oksigen, Susah Napas gegara Obesitas
Jakarta –
Viral rapper Dave Blunt manggung sambil membawa tabung oksigen. Namun bukan aksi panggungnya yang disorot, tapi berat badannya yang luar biasa obesitas di umurnya yang masih 23 tahun.
Selama pertunjukan, rapper bernama asli Davion Blessing itu duduk di atas panggung, terhubung ke tangki oksigen saat tampil. Dia diperkirakan memiliki berat lebih dari 500 pon atau sekitar 226 kg.
“Ini bukan tentang kelebihan berat badan, dia nggak bisa napas karena tubuhnya sudah luar biasa kesulitan. Saya harap dia dapat pertolongan dengan cepat sebelum telat,” tutur salah satu pengguna X, menangggapi video Blunt yang viral.
Blunt sempat berbicara mengenai pola hidupnya yang tidak sehat dalam tujuh tahun terakhir. dia bilang dia ‘makan segalanya’, dan telah berbagi upaya diet online yang mencakup hanya makan buah selama satu bulan. Usai makan, dia sering rebahan untuk istirahat.
[Gambas:Twitter]
Baru-baru ini dia dirawat di rumah sakit sebelum konser di Chicago karena alasan yang tidak dapat dijelaskan, menyebabkan dia membawa tangki oksigen ke atas panggung untuk penampilannya. Blunt menceritakan sering kesulitan untuk menaiki tangga, dan sering dirawat di rumah sakit, biasanya karena kondisi yang berhubungan dengan asma, yang dia alami sepanjang hidupnya.
Dr Stuart Fischer, seorang dokter penyakit dalam di New York City, mengatakan bahwa dengan ukuran tubuhnya, Blunt bisa menuju kematian dini.
“Ketika seseorang seusianya membutuhkan oksigen, kita tahu ada sesuatu yang tidak beres. Ini tidak bisa berlangsung selamanya,” kata dia kepada DailyMail dikutip Minggu (8/12/2024).
Dia mengatakan bahwa bobot Blunt kemungkinan membuatnya sulit bernapas, karena kelebihan berat badan bisa menekan tulang dada. Lemak perut dapat mengeluarkan bahan kimia yang menyebabkan paru-paru meradang, sehingga memperburuk asma.
(kna/kna)
-

13 Obat Asam Urat Tradisional dan Cara Konsumsi, Lengkap dengan Pantangan
Jakarta –
Asam urat adalah senyawa alami yang dihasilnya tubuh sebagai hasil metabolisme. Berbeda halnya jika asam urat menumpuk terlalu banyak dalam tubuh hingga menjadi kristal dan nyeri.
Karena itu, pasien asam urat wajib mengendalikan gangguan tersebut sehingga bisa tetap produktif. Misalnya dengan menjauhi pantangan serta konsumsi herbal agar kadar asam urat tetap normal di 3,4-7,0 mg/dL.
Obat Asam Urat Tradisional
Obat tradisional ini umumnya berbahan herbal misal rempah, buah, dan sayur. Konsumsi obat herbal bertujuan mengendalikan asam urat dalam tubuh tetap dalam kadar normal. Berikut 13 jenis obat asam urat tradisional yang bisa dikonsumsi:
1. Kunyit
Dikutip dari situs Fakultas Kedokteran UMSU, kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi. Kandungan tersebut membuat kunyit bisa membantu meredakan peradangan dan nyeri akibat asam urat. Kunyit bisa dikonsumsi sebagai minuman atau bumbu masakan.
2. Daun Salam
Daun salam sering digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan. Ternyata daun ini memiliki kandungan antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan memperlancar aliran darah. Cara mengkonsumsinya adalah dengan merebus beberapa lembar daun salam, lalu minum air rebusannya.
3. Air Lemon
Berdasarkan studi pada 2015, menambahkan air lemon segar ke dalam dua liter air putih setiap hari akan mengurangi asam urat pada pasiennya. Para peneliti menyebut air lemon dapat membantu menetralkan asam urat dalam tubuh.
4. Brotowali
Brotowali terkenal dengan rasanya yang sangat pahit dan sering digunakan sebagai jamu. Salah satu khasiatnya adalah dapat membantu menetralkan kadar asam urat dalam tubuh.
Akan tetapi jika detikers memiliki penyakit diabetes dan autoimun, sebaiknya hindari obat herbal yang satu ini, atau konsultasikan terlebih dulu kepada dokter.
5. Teh Kembang Sepatu
Dilansir dari situs Pemkab Lamongan, kembang sepatu adalah salah satu jenis bunga yang dapat diolah menjadi teh dan obat herbal. Salah satu manfaatnya adalah dapat menurunkan kadar asam urat.
6. Daun Sirsak
Daun sirsak mengandung senyawa aktif seperti acetogenin yang memberikan efek antiinflamasi dan bisa membantu mengurangi gejala asam urat. Cara mengkonsumsinya adalah dengan rebus daun sirsak dalam air, lalu meminum air rebusannya secara teratur.
7. Lidah Buaya
Lidah buaya juga memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik. Kandungannya bisa membantu meredakan peradangan dan nyeri asam urat. Untuk obat luar, oleskan gel lidah buaya pada area yang sakit karena asam urat. Atau kalian bisa minum jus lidah buaya.
8. Jahe
Jahe merupakan herbal tradisional yang mengandung banyak manfaat. Kandungan antiinflamasinya dapat digunakan untuk meredakan gejala asam urat.
Detikers bisa minum rebusan jahe sebagai obat. Atau jika digunakan untuk obat luar, gunakan air rebusan jahe untuk mengompres bagian yang nyeri.
9. Binahong
Dilansir dari buku 56 Makanan Ajaib dan Manfaatnya untuk Kesehatan dan Kecantikan karya Yusuf CK Arianto, disebutkan bahwa binahong bermanfaat untuk menghambat asam urat melalui kandungan flavonoidnya. Cara mengkonsumsinya adalah dengan meminum air rebusan daun binahong.
10. Seledri
Menurut penelitian, seledri mengandung banyak antioksidan yang berguna untuk mengobati berbagai kondisi peradangan. Misal nyeri sendi, asam urat, masalah kandung kemih, infeksi ginjal dan hati, serta kelainan kulit. Cara konsumi seledri adalah diminum sebagai jus atau dimakan langsung.
11. Belimbing Wuluh
Belimbing wuluh sering dipakai sebagai bahan masakan. Di balik itu, belimbing wuluh juga berkhasiat mengatasi asam urat, karena mengandung saponin yang bersifat antiinflamasi. Kalian bisa membuat jus buah belimbing wuluh untuk mengonsumsinya.
12. Kumis Kucing
Penelitian 2008 oleh IPB menyimpulkan bahwa kumis kucing dapat menghambat aktivitas enzim xantin oksidase hingga lebih dari 50 persen. Xantin oksidase adalah enzim yang berperan dalam pembentukan asam urat di dalam tubuh.
13. Air Putih
Terakhir, dilansir dari Medical News Today, cara yang paling mudah dan harus dilakukan secara rutin adalah memperbanyak minum air putih. Ketika tubuh banyak mengkonsumsi cairan, maka akan merangsang ginjal untuk melepas kelebihan cairan dan turut membuang asam urat berlebih.
Pantangan Bagi Penderita Asam Urat
Selain mengkonsumsi obat asam urat tradisional, ada pantangan yang harus ditaati penderita asam urat, yaitu menghindari makanan dan minuman tinggi purin. Berikut beberapa pantangan buat penderita asam urat:
1. Daging dan Jeroan
Dilansir dari situs Verywell Health dan Mayo Clinic, sejumlah bahan makanan dari hewan mengandung tinggi purin, meliputi daging merah (misalnya daging sapi), daging kalkun, dan jeroan (termasuk hati, lidah, paru, dan ginjal).
2. Seafood
Sejumlah makanan laut atau seafood mengandung tinggi purin, termasuk ikan air dingin seperti tuna, trout, herring, sarden, dan ikan teri. Seafood yang juga dihindari adalah udang, tiram, kepiting, dan lobster.
3. Makanan dan Minuman Tinggi Gula
Dilansir dari situs Cleveland Clinic, beberapa makanan dan minuman tinggi gula juga memicu tubuh memproduksi asam urat. Hindari minuman manis, berperisa, atau mengandung sirup jagung fruktosa tinggi.
Beberapa makanan tinggi karbohidrat, seperti nasi putih dan roti putih juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Hal ini bisa memicu peningkatan kadar asam urat.
4. Alkohol
Alkohol mungkin tidak sepenuhnya termasuk minuman tinggi purin. Namun alkohol bisa merusak ginjal, sehingga organ ini tidak bisa membuang asam urat secara optimal. Ketika ginjal rusak, maka asam urat akan menumpuk, mengkristal dan menyebabkan sakit asam urat.
5. Sayuran Tinggi Purin
Penderita asam urat disarankan makan sayuran, tapi ada sejumlah sayuran yang mengandung tinggi purin. Dilansir dari Livestrong dan SFGATE, sayuran tinggi purin antara lain bayam, kembang kol, jamur, kacang hijau, dan asparagus.
Selain konsumsi obat asam urat tradisional untuk mengendalikan asam urat, pasien wajib menerapkan pola hidup sehat dan kontrol teratur. Jika asam urat tak kunjung terkendali, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
(bai/row)
-

Fakta-fakta Tren Batu Ginjal Meningkat di Usia Muda, Banyak Dialami Wanita Remaja
Jakarta –
Para ahli melihat tren kasus batu ginjal di usia muda meningkat, terutama di kalangan remaja perempuan. Batu ginjal merupakan endapan keras mineral dan garam yang dapat terperangkap di saluran kemih.
Namun, para ahli masih belum mengetahui penyebab pasti dari peningkatan tren tersebut. Mereka berspekulasi bahwa ada banyak faktor yang memicu batu ginjal pada usia muda.
Mulai dari pola makan yang banyak mengandung makanan ultra proses, meningkatnya penggunaan antibiotik di awal kehidupan, dan perubahan iklim yang menyebabkan semakin banyaknya kasus dehidrasi.
Apa Itu Batu Ginjal?
Kondisi batu ginjal adalah kelainan metabolisme yang dikenal juga sebagai nefrolitiasis. Kondisi ini terjadi saat mineral seperti kalsium, oksalat, dan fosfor menumpuk di dalam urine, dan membentuk kristal keras berwarna kekuningan sebesar butiran pasir.
Dalam kasus yang parah, batu ginjal dapat berkembang hingga sebesar bola golf. Beberapa batu dapat keluar dari saluran kemih tanpa masalah.
Tetapi, pada kasus lainnya, batu dapat tersangkut yang menghalangi aliran urine dan menyebabkan nyeri hebat serta perdarahan. Pada orang dewasa, kondisi batu ginjal dikaitkan dengan beberapa kondisi, seperti sindrom metabolik, obesitas, hipertensi, dan diabetes.
“Pada anak-anak, kami tidak melihat itu,” kata ahli urologi anak du Rumah Sakit Anak Philadelphia, Dr Gregory Tasian, dikutip dari NBC News.
“Mereka sehat dan tiba-tiba datang dengan batu ginjal pertama mereka tanpa alasan yang jelas,” sambungnya.
Lebih Banyak Dialami Wanita
Sebuah penelitian dilakukan pada tahun 2016 yang dipimpin seorang ahli urologi anak di Rumah Sakit Anak Philadelphia dr Gregory Tasian. Studi itu melibatkan hampir 153 ribu orang dewasa dan anak-anak di South Carolina yang menerima perawatan darurat, rawat inap, atau bedah untuk batu ginjal atau nefrolitiasis.
Dari studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Klinis American Society of Nephrology itu menemukan bahwa insiden penyakit batu ginjal tahunan meningkat 16 persen dari tahun 1997 hingga 2012. Dengan peningkatan terbesar terjadi pada kelompok usia 15 hingga 19 tahun.
Hasilnya, mereka menemukan bahwa 52 persen kasus batu ginjal lebih tinggi dialami oleh anak perempuan dan wanita. Secara keseluruhan, risiko penyakit batu ginjal meningkat dua kali lipat selama masa kanak-kanak untuk anak laki-laki dan perempuan.
Sementara pada wanita, mengalami peningkatan risiko sebesar 45 persen selama masa hidup mereka selama periode studi 16 tahun.
Pada penelitian lain yang dilakukan Olmsted County, Minnesota, juga menunjukkan tren yang serupa. Terjadi peningkatan kasus batu ginjal pada anak-anak usia 12-17 tahun sebesar 6 persen per tahun, dari tahun 1984 hingga 2008.
Para ahli percaya bahwa pola makan anak-anak yang memburuk mungkin berperan. Misalnya kandungan natrium yang tinggi pada keripik kentang, daging panggang, minuman olahraga, dan makanan kemasan dapat memaksa mineral tambahan masuk ke dalam urine yang akan menggumpal menjadi batu ginjal.
Hal ini terutama mungkin terjadi jika seorang anak tidak minum cukup air atau minum terlalu banyak minuman manis yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi.
NEXT: Gejala batu ginjal
-

Biasa Minum Kopi Sebelum atau Sesudah Makan, Ini Efeknya bagi Tubuh
Jakarta –
Sebagian dari detikers mungkin suka minum kopi sebelum makan atau sesudah makan. Ternyata ada efek negatif yang ditimbulkan jika jarak minum kopi terlalu dekat dengan waktu makan.
Simak artikel ini untuk mengetahui beberapa efek minum kopi sebelum makan atau sesudah makan. Ketahui juga tips menikmati kopi agar tetap aman buat tubuh.
Efek Minum Kopi Sebelum Makan atau Sesudah Makan
Berikut ini risiko yang dapat muncul dikutip dari Healthshots:
1. Kopi Bisa Mengikat Zat Besi
Kopi maupun minuman berkafein lainnya dapat merangsang sistem saraf dan mengakibatkan ketergantungan fisiologis. Hal ini juga dapat mempengaruhi cara tubuh kita menyerap zat besi, karena kopi mengandung tanin yang dapat mengikat zat besi ke lambung.
Ketika detikers minum kopi berdekatan dengan waktu makan, maka tubuh tidak sempat menyerap zat besi dengan baik. Dampaknya dapat menimbulkan kondisi seperti anemia.
2. Memicu Asam Lambung jika Perut Kosong
Hal negatif lain dapat terjadi ketika kopi diminum sebelum makan dengan kondisi perut kosong. Kopi memiliki sifat asam, sehingga akan meningkatkan keasaman dalam lambung.
Bagi seseorang yang menderita asam lambung, maka akan merasakan dampak lebih buruk, seperti maag atau refluks asam (GERD). Tapi bagi orang yang tidak memiliki masalah asam lambung, hal ini mungkin tidak berdampak.
Efek Samping Minum Kopi Terlalu Banyak
Terlepas dari faktor waktu, minum kopi juga memiliki beberapa efek samping yang mungkin dirasakan. Dilansir dari Healthline dan Lo! Foods, berikut ini 5 efek samping kopi yang perlu diwaspadai.
1. Sering Buang Air
Kopi memiliki efek diuretik yang dapat menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak urine. Kopi juga dapat menarik cairan ke dalam saluran pencernaan, sehingga mungkin menyebabkan efek pencahar pada beberapa orang.
2. Detak Jantung Meningkat dan Kecemasan
Kafein bisa meningkatkan kewaspadaan dengan cara memblokir efek adenosin, zat kimia otak yang membuat kita merasa lelah. Tapi pada waktu yang sama, zat ini memicu pelepasan hormon adrenalin yang berefek pada peningkatan energi.
Namun jika minum kopi berlebihan justru dapat menyebabkan kecemasan. Selain itu, kopi juga menyebabkan detak jantung meningkat, napas lebih cepat dan meningkatkan kecemasan.
3. Merusak Gigi
Kopi juga berdampak pada kesehatan gigi karena pigmen gelap dari kopi akan menodai gigi dari waktu ke waktu. Bagi detikers penyuka kopi, sebaiknya melakukan perawatan gigi ekstra.
4. Insomnia
Kafein dibutuhkan sebagian orang untuk membuatnya terjaga. Namun ketika terlalu banyak asupan kafein, maka dapat membuat insomnia atau kesulitan untuk tidur.
5. Kerusakan Otot
Dampak yang paling parah adalah terjadinya risiko rhabdomyolysis atau kondisi serat otot yang rusak masuk ke dalam aliran darah, yang menyebabkan gagal ginjal dan masalah lainnya.
Penyebab umum rhabdomyolysis adalah infeksi, trauma, penyalahgunaan obat, ketegangan otot dan gigitan ular atau serangga berbisa. Beberapa laporan juga menghubungkan rhabdomyolysis dengan asupan kafein yang berlebihan.
Tips Menikmati Kopi agar Tubuh Tetap Sehat
Berikut ini beberapa tips aman mengkonsumsi kopi:
Batasi konsumsi kopi, yaitu maksimal 400 mg kafein per hari, atau setara 4 cangkir kopi hitam.Pilihlah biji kopi yang berkualitas dan diolah dengan cara yang baik. Hindari kopi yang diproses secara kimiawi.Lebih baik minum kopi tanpa gula dan perisa berlebihan untuk mencegah diabetesOrang yang bermasalah dengan kafein bisa memilih jenis kopi arabika yang kafeinnya lebih rendah.Hindari minum kopi dekat dengan waktu tidur agar tidak mengalami gangguan saat istirahat.
Penikmat kopi juga disarankan mengatur waktu konsumsi, sehingga tidak terlalu dekat dengan waktu makan. Selain itu pastikan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, sehingga bisa menikmati kopi sebelum atau sesudah makan.
(bai/row)
-

Bagaimana Bentuk Payudara yang Bagus dan Sehat? Ini Kriterianya
Jakarta –
Buat para wanita, mungkin kalian bertanya-tanya bagaimana bentuk payudara yang bagus. Sebagian orang mendefinisikannya berdasarkan ukuran, posisi, hingga jaraknya.
Kriteria Bentuk Payudara yang Bagus
Dikutip dari situs Centre for Surgery, berikut ini faktor atau kriteria mengenai bentuk payudara yang bagus:
1. Ukuran Payudara yang Pas
Kriteria pertama adalah ukuran payudara. Ukuran yang proporsional sangat penting. Bukan berarti lebih besar selalu lebih baik, tetapi harus menyesuaikan tubuh seseorang.
2. Posisi Payudara di Dada
Selanjutnya adalah posisi payudara di dada. Yang terbaik adalah berada tepat di tengah dada. Jika terlalu tinggi, maka tampak sesak, tetapi jika terlalu rendah terlihat kendur.
3. Posisi Puting
Selain posisi payudara di dada, posisi puting pada payudara juga menjadi tolok ukur kesempurnaan. Puting susu akan terlihat lebih menarik ketika terangkat dan berada di tengah, bukan menggantung rendah dan mengarah ke bawah,
4. Simetri Payudara
Payudara yang simetri biasanya juga menjadi penilaian. Mungkin hal ini tidak begitu masalah jika perbedaan antara kanan dan kiri tak begitu banyak. Tapi jika perbedaannya mencolok, maka kemungkinan menjadi kurang menarik.
5. Bentuk Payudara
Ada sejumlah bentuk payudara, misalnya bentuk bulat, lonceng, hingga tetesan air mata, Bentuk tetesan air mata yang alami dengan jaringan yang lebih tipis di bagian atas sering dianggap sebagai bentuk paling indah secara estetika.
6. Keras dan Lembut
Payudara yang bagus harus seimbang antara sifat keras dan lembut, yang mencerminkan kemudaan dan kesehatan.
7. Kecantikan
Kemolekan adalah tampilan payudara yang kencang, mengarah ke depan, sehingga menciptakan sifat semangat. Faktor yang biasanya mengubah adalah persalinan, penurunan berat badan, atau penuaan.
8. Belahan Dada
Belahan dada atau jarak antar payudara sering menjadikannya menarik. Yang bagus, belahan dada tidak boleh terlalu lebar atau terlalu sempit, baik saat menggunakan bra, bikini, atau bahkan tanpa busana.
9. Kenyamanan
Yang terakhir dan yang paling penting adalah kenyamanan. Bagaimana pun bentuk payudara, yang paling baik adalah ketika bisa membuat kamu merasa nyaman. Sebab terkadang orang merasa tidak nyaman ketika memiliki payudara yang menarik perhatian banyak orang.
Bentuk Payudara yang Umum Dimiliki Wanita
Dilansir dari Fustany, ada banyak bentuk payudara yang umum dimiliki wanita. Berikut 8 di antaranya:
1. Bulat
Bentuk ini sangat bulat dengan memiliki ukuran yang sama di bagian atas dan bawah.
2. Lonceng
Bentuk selanjutnya adalah mirip lonceng. Lebar payudara bagian atas berukuran kecil, tetapi pada bagian bawah menjadi lebar dan penuh. Perempuan dengan bentuk payudara seperti ini disarankan memilih bra yang memiliki tali tebal dan cup penuh agar bisa menopang maksimal.
3. Asimetris
Bentuk payudara yang bagus tentunya adalah yang simetris. Tetapi adalah hal wajar ketika wanita memiliki payudara asimetris, yaitu salah satu payudara sedikit lebih besar dari satunya. Berdasarkan penelitian, separuh perempuan memiliki satu payudara yang lebih besar dari yang lain.
4. Tear drop
Bentuk tear drop atau tetesan air mata mirip seperti lonceng, namun bagian atasnya sangat tipis dan bulat. Pada bagian bawahnya cukup besar dan penuh. Puting pada bentuk ini berada sedikit lebih tinggi.
5. Kerucut
Bentuk payudara kerucut biasanya dimiliki oleh perempuan dengan ukuran payudara kecil.
6. Belahan Lebar
Bentuk selanjutnya adalah payudara dengan belahan payudara lebar atau jarak antar payudara lebih jauh daripada umumnya. Jika detikers memiliki bentuk payudara ini, disarankan memakai balconette bra, yang menutup setengah atau 3/4 bagian payudara.
7. Ramping
Bentuk payudara ramping ciri-cirinya sangat tipis namun lebih panjang daripada umumnya. Posisi puting berada di bawah.
8. Atletis
Terakhir adalah bentuk payudara atletis, yaitu terlihat sangat kencang karena memiliki banyak otot dan jaringan payudara lebih sedikit. Bentuknya juga lebih lebar daripada bentuk yang lain.
Nah, detikers sudah tahu kan bagaimana bentuk payudara yang bagus? Yang terpenting bukanlah bentuk, melainkan merasa nyaman dan sehat.
(bai/row)
-

Manfaat Daun Kelor dan Berbagai Cara Mengolahnya
Jakarta –
Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai tanaman dengan khasiat yang beragam, mulai dari penyakit dalam, bermanfaat untuk ibu menyusui, hingga kesehatan kulit.
Cara mengolah atau menggunakannya pun bermacam-macam, mulai dari direbus, dibuat teh, hingga menjadi obat oles. Simak artikel ini untuk mengetahui 16 manfaat daun kelor untuk kesehatan dan berbagai cara mengolahnya.
16 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan
Berikut ini 16 manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh:
1. Anti Radikal Bebas
Dikutip dari HealthifyMe, kandungan antioksidan dari daun kelor berfungsi melawan radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan stres oksidatif yang bisa berakibat pada berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes.
2. Menangani Edema
Berdasarkan Medical News Today, daun kelor dengan sifat antiinflamasinya diyakini bisa menangani edema. Edema adalah kondisi ketika cairan dalam jaringan tubuh menumpuk, biasanya terjadi di kaki atau tangan.
Daun kelor juga berkhasiat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan efektivitas kerja hormon insulin. Dikutip dari repository Poltekkes Denpasar, hal tersebut berdampak positif untuk mencegah terjadinya resistensi insulin dan diabetes.
4. Melancarkan Pencernaan
Berdasarkan penelitian di Food Research International, serat makanan yang ada dalam kelor adalah berupa oligosakarida, sejenis karbohidrat. Menurut ahli gizi dan diet di Los Angeles, daun kelor mengandung sejumlah serat sehat yang terbukti dapat mengurangi sembelit.
5. Menjaga Kesehatan Mata
Daun kelor dipercaya dapat menjaga kesehatan mata karena mengandung flavonoid, betakaroten dan senyawa-senyawa berkhasiat tinggi lainnya.
6. Mengontrol Tekanan Darah
Kandungan antioksidan dan kalium dari daun kelor dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah, mencegah hipertensi, dan meringankan kinerja jantung.
7. Mengatasi Peradangan Kronis
Banyak masalah kesehatan terjadi karena peradangan. Dikutip dari situs Pemprov Jambi, kandungan isotiosianat dari daun kelor dapat membantu mengatasi peradangan kronis yang berdampak pada penyakit jantung dan mencegah kanker.
8. Melindungi Fungsi Otak
Daun kelor juga baik dikonsumsi untuk mencegah penurunan fungsi otak. Kandungan antioksidannya dapat mengurangi berbagai risiko terkena penyakit parkinson dan alzheimer, sehingga otak tetap dapat berfungsi optimal.
9. Memiliki Sifat Anti Penuaan
Daun kelor kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Kandungan tersebut membantu mencegah penuaan dini yang sering ditandai dengan kerutan pada wajah dan kulit keriput.
10. Meningkatkan Produksi ASI
Daun kelor sudah terkenal di kalangan ibu menyusui karena manfaatnya yang bisa meningkatkan dan melancarkan produksi ASI.
11. Menjaga Kesehatan Hati
Daun kelor memiliki kandungan polifenol tinggi yang membantu melindungi hati dari bahaya kerusakan oksidatif. Khasiat ini akan membantu orang-orang yang memiliki riwayat penyakit hati.
12. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Ekstrak daun kelor diketahui dapat melindungi tubuh dari sejumlah jenis kuman, seperti Salmonella typhi yang menyebabkan penyakit tifus, bakteri Escherichia coli yang menyebabkan diare dan Staphylococcus aureus yang menyebabkan infeksi kulit.
Dikutip dari PharmEasy, daun kelor dapat diandalkan untuk melawan kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung.
14. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Daun kelor kaya akan kandungan kalsium dan fosfor. Keduanya zat ini diperlukan untuk kesehatan tulang yang baik. Sifat antiinflamasi dari daun kelor juga membantu melawan peradangan pada tulang, seperti radang sendi.
15. Baik untuk Sistem Saraf
Selain tulang, daun kelor juga baik bagi sistem saraf, karena mengandung vitamin E dan C. Kandungan ini mampu memerangi degenerasi saraf yang bisa menyebabkan beberapa masalah seperti migrain atau sakit kepala.
16. Menambah Energi
Dalam kondisi sehat pun detikers baik mengkonsumsi air rebusan daun kelor karena dapat menambah energi. Kandungan vitamin dan mineral daun kelor seperti zat besi, vitamin B, C, dan D pada daun kelor juga bisa membantu menjaga kebugaran tubuh.
Berbagai Cara Mengolah Daun Kelor
Ada banyak cara mengolah dan menggunakan daun kelor sebagai obat. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu praktikkan:
1. Merebus Daun Kelor
Dikutip dari buku Khasiat Jitu Daun Kelor dan Sirih Merah Tumpas Penyakit oleh Dani Hendarto, merebus daun kelor dan meminum airnya baik digunakan untuk menangani diabetes dan kolesterol.
Untuk penderita diabetes, rebuslah 10-15 gagang daun kelor dengan 3 gelas air. Biarkan sampai airnya tersisa satu gelas. Saring dan minum airnya. Minum 3 kali sehari.
Untuk menurunkan kolesterol, lakukan cara yang sama, namun cukup gunakan 3-5 gagang daun kelor dan minumlah dua kali sehari.
2. Mengolah jadi Teh Daun Kelor
Berdasarkan buku Ragam Manfaat dan Khasiat Kelor untuk Kesehatan oleh Tresno Saras, cara mengolah daun kelor menjadi teh adalah dengan memilih daun yang masih segar dan muda. Letaknya di dekat pucuk.
Bersihkan kotoran dengan merendam daun kelor ke dalam air bersih. Keringkan daun kelor dengan cara meletakkannya di nampan, lalu biarkan di udara terbuka, tetapi jangan terkena matahari langsung. Setelah daun kelor kering, tumbuk atau blender hingga menjadi bubuk halus.
3. Membuat Sayur Daun Kelor
Daun kelor juga enak dimakan ketika dimasak sebagai sayur. Coba masak sayur bening menggunakan daun kelor sebagai pengganti bayam. Campurkan satu mangkuk daun kelor muda yang masih segar, jagung manis, irisan oyong dan wortel, serta satu buah tomat.
Masak sayuran tersebut dan tambahkan bumbu empat siung bawang merah yang diiris halus, 1 cm temu kunci, dan tambahkan gula pasir dan garam secukupnya.
4. Daun Kelor Goreng
Daun kelor juga bisa dimanfaatkan menjadi gorengan. Dalam buku Tanaman Kelor (Moringa oleifera): Nilai Gizi, Manfaat, dan Potensi Usaha karya FG Winarno, daun kelor dapat dicampur dengan tepung dan bumbu garam, merica, kunyit, kemudian digoreng dengan minyak kelapa yang lebih sehat.
5. Obat Oles Luka
Untuk menangani sejumlah luka pada kulit, detikers bisa memanfaatkan daun kelor sebagai obat oles. Dikutip dari buku Tak Selebar Daun Kelor oleh Ika Maryani dan I Gusti Putu Suryadarma, caranya cukup dengan menghaluskan 3-5 gagang daun kelor. Kemudian oleskan pada luka di kulit. Lakukan rutin 2 kali sehari.
Nah, itulah tadi penjelasan mengenai 16 manfaat daun kelor, lengkap dengan 5 cara menggunakan daun kelor untuk menangani sejumlah masalah kesehatan.
(bai/row)
-

Mengenal Ketamin, Obat Keras yang Disalahgunakan Gen Z
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengungkap penyalahgunaan ketamin terbanyak ditemukan di provinsi Bali. Tercatat lebih dari 4 ribu sebaran vial yang didapatkan dari apotek tanpa resep dokter. Lantas, apa itu ketamin? Dan apa saja efek sampingnya untuk kesehatan?
-

Batita Nggak Mau Makan, Apa Bisa Diganti Susu?
Orang tua pasti khawatir kalau anaknya yang di bawah tiga tahun (batita) tidak mau makan. Di antaranya memberikan opsi pengganti makan berupa susu. Apakah aman? Berikut penjelasan dokter ahli masyarakat gizi, dr. Tan Shot Yen, terkait keresahan tersebut.

