Video: Saran Pakar soal Pemberian Susu Formula untuk Bayi Korban Bencana
Category: Detik.com Kesehatan
-

4 Potensi Wabah Penyakit Pasca-Bencana Banjir dan Tanah Longsor
Epidemiolog Dicky Budiman menyorot soal dampak penyakit pasca-bencana banjir dan longsor seperti yang tengah terjadi di Sumatera. Setidaknya ada empat penyakit yang menjadi sorotan Dicky Budiman. Apa saja?
“Yang paling sering dari data-data, bukan hanya di Indonesia tapi di dunia, setelah banjir atau longsor, itu adalah Leptospirosis,” jelasnya saat dihubungi oleh Tim 20Detik.
“Kedua, yang bisa menjadi wabah adalah penyakit akibat sumber air bersihnya tercemar atau terkontaminasi. Di Indonesia pola epidemiologisnya setiap tahun pasca-banjir, muncul peningkatan kasus diare. Ketiga, yang sering menjadi wabah adalah demam tifoid,” tambah Dicky.
Sementara potensi penyakit keempat datang dari peningkatan jumlah nyamuk yang bisa menyebabkan DBD maupun malaria. Namun, kasus DBD maupun malaria biasanya terjadi satu bulan pasca-bencana.
-

4 Tahapan yang Terjadi pada Organ Tubuh saat Bercinta
Jakarta –
Aktivitas hubungan seksual bukan hanya soal kenikmatan bagi suami dan istri. Namun, juga melibatkan serangkaian biologis yang kompleks di dalam tubuh.
Mulai dari detak jantung yang meningkat hingga perubahan pada organ reproduksi. Semuanya terjadi dalam apa yang dikenal sebagai siklus respons seksual.
Spesialis obstetri dan ginekologi, Truong Nghia Binh, menjelaskan bagaimana tubuh bereaksi selama berhubungan intim. Secara umum, siklus respons seksual terbagi menjadi empat tahap utama, yaitu stimulasi, gairah (plateau), orgasme, dan relaksasi (resolusi).
Baik pria maupun wanita melewati fase yang sama, meskipun durasinya dapat berbeda.
1. Fase Stimulasi atau Arousal
Tahap ini biasanya dimulai dalam hitungan detik, setelah adanya rangsangan fisik maupun emosional. Pada pria, penis mulai mengalami ereksi.
Sementara pada wanita, vagina mulai menghasilkan pelumasan dan organ genital mengalami pembengkakan ringan. Keduanya juga dapat merasakan detak jantung, tekanan darah, dan frekuensi napas yang meningkat.
2. Fase Gairah atau Plateau
Perubahan pada fase sebelumnya semakin intens. Para pria akan merasakan ereksi penuh dan testis tertarik ke arah skrotum.
Pada wanita, aliran darah meningkat ke arah panggul, dinding vagina menebal, dan klitoris menjadi lebih sensitif. Baik pria maupun wanita juga akan merasakan otot mulai menegang dan kulit tampak memerah.
3. Fase Orgasme
Ini adalah puncak dari siklus respons seksual dan biasanya berlangsung singkat. Pada pria, terjadi ejakulasi yang disertai kontraksi ritmis.
Pada wanita, kontraksi ritmis terjadi pada dinding vagina dan rahim. Keduanya juga merasakan detak jantung dan tekanan darah yang mencapai titik tertinggi, diikuti sensasi kenikmatan yang intens.
4. Fase Relaksasi atau Resolusi
Di fase ini, tubuh pasutri akan kembali ke kondisi normal. Penis para pria kembali ke kondisi tidak ereksi dan muncul periode refrakter, atau tidak bisa langsung mengalami orgasme lagi.
Sementara wanita, organ reproduksinya kembali ke posisi semula dan sebagian dapat mengalami orgasme berulang, jika stimulasi berlanjut. Otot keduanya juga mulai mengendur dan kemerahan pada kulit perlahan mereda.
Manfaat Lain dari Bercinta
Tak hanya berdampak pada hubungan emosional dengan pasangan, hubungan seksual juga menyimpan manfaat lain untuk kesehatan. Aktivitas ini dapat membantu membakar kalori, sekitar 3-4 kalori per menit, saat bercinta dengan intensitas sedang.
Selain itu, pria yang lebih sering mengalami orgasme dapat memiliki risiko kematian lebih rendah dalam jangka panjang. Dikutip dari VinMec, para pakar juga menyebut hubungan seks umumnya aman bagi jantung, selama seseorang mampu melakukan aktivitas fisik ringan, seperti naik dua tangga tanpa nyeri dada.
Selama aktivitas seksual, tubuh juga melepaskan sejumlah hormon penting. Mulai dari oksitosin atau hormon cinta, dopamin dan serotonin atau hormon kebahagiaan, serta endorfin dan adrenalin.
Pelepasan hormon ini membantu meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, serta memperbaiki kualitas tidur.
Halaman 2 dari 2
Simak Video “Cek PSA Untuk Ketahui Risiko Gangguan Prostat”
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf) -

4 Foto Mr P Remaja 17 Tahun Berkali-kali Kemasukan Benda Asing
Sarah Oktaviani Alam – detikHealth
Minggu, 07 Des 2025 19:15 WIB
Jakarta – Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun memiliki riwayat memasukkan benda ke dalam uretranya sendiri berkali-kali. Mulai dari paku hingga sekrup.
-

Warga Australia Makin Jarang ke Dokter, Tunda Berobat karena Alasan Biaya
Jakarta –
Data Medicare atau program asuransi kesehatan sejenis BPJS Kesehatan menunjukkan tren mengkhawatirkan di layanan kesehatan dasar Australia. Meski pemerintah telah mengucurkan dana miliaran dolar, jumlah kunjungan pasien ke dokter umum, justru menurun tajam.
Laporan kuartal Juli hingga September yang dirilis secara diam-diam di situs resmi pemerintah mengungkapkan angka bulk-billing stagnan di 77,6 persen, tidak berubah dari periode yang sama tahun lalu. Bulk-billing adalah skema layanan kesehatan saat pasien tidak perlu membayar biaya tambahan di luar fasilitas Medicare.
Namun yang lebih mencolok, jumlah layanan GP berkurang sekitar 10.000 per hari dibandingkan tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, biaya out-of-pocket yang harus dibayar pasien naik sekitar 4 dolar Australia menjadi rata-rata 50,49 dolar Australia.
Kekhawatiran Warga Menunda Berobat
Shadow Health Minister Anne Ruston menilai stagnasi bulk-billing dan kenaikan biaya menandakan banyak warga kini menunda atau menghindari pergi ke dokter karena alasan biaya.
“Ini berarti orang menjadi lebih sakit sebelum mencari pertolongan medis, dan hal itu akan memberi tekanan lebih besar pada instalasi gawat darurat rumah sakit,” kata Ruston, dikutip dari ABCnews.
Ia memperingatkan penurunan 10.000 kunjungan per hari bukan sekadar angka, tetapi 10.000 orang yang berpotensi terlambat mendapatkan perawatan.
Di sisi lain, Menteri Kesehatan Mark Butler menyampaikan optimismenya. Ia menyebut mulai bulan ini pemerintah telah menjalankan skema Bulk Billing Incentive yang baru, yang mendorong lebih banyak klinik beralih ke layanan bulk-billing penuh.
“Butler mengatakan lebih dari 1.000 klinik mixed billing telah menyatakan akan beralih ke bulk-billing penuh. Ini menambah 1.600 praktik yang sudah menerapkan bulk-billing sepenuhnya,” ujarnya.
Dengan begitu, total lebih dari 2.600 praktik medis diperkirakan akan menjadi bulk-billing penuh pada tahun ini.
Pemerintah yakin insentif tersebut berhasil karena sebelumnya telah menunjukkan hasil pada kelompok prioritas, yakni lansia, pemegang kartu konsesi, serta keluarga dengan anak.
(naf/naf)
-

Asah Otak Jelang Hari Senin, Hitung Angka Ini Secepat Kilat!
Asah Otak Jelang Hari Senin, Hitung Angka Ini Secepat Kilat!
-

FDA Wanti-wanti Risiko Salah Baca Alat Monitor Gula Darah, 7 Pasien Diabetes Meninggal
Jakarta –
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan keras terkait kesalahan pembacaan pada alat monitor gula darah produksi Abbott Diabetes Care. Kesalahan ini dikaitkan dengan sedikitnya tujuh kematian dan lebih dari 700 cedera serius di berbagai negara.
Dalam laporannya, FDA menyebut perangkat yang terdampak mencakup FreeStyle Libre 3 dan FreeStyle Libre 3 Plus, sementara produk Libre lainnya tidak termasuk dalam daftar masalah. Abbott memperkirakan sekitar 3 juta sensor yang beredar berpotensi menunjukkan angka gula darah yang tidak akurat.
Pembacaan kadar gula darah yang salah dapat memicu keputusan terapi yang keliru. FDA menyebut, jika kesalahan pembacaan rendah tidak terdeteksi dalam waktu lama, pasien bisa:
mengonsumsi karbohidrat berlebihan,
melewatkan atau menunda dosis insulin,
atau melakukan penyesuaian terapi yang tidak sesuai.
“Keputusan-keputusan ini dapat menimbulkan risiko serius, termasuk cedera, komplikasi kesehatan, bahkan kematian,” tulis FDA dalam peringatannya.
FDA mengklasifikasikan masalah ini sebagai isu berisiko tinggi dan berjanji akan memperbarui informasi di situs resminya seiring perkembangan investigasi.
Pasien diminta memeriksa apakah perangkat mereka termasuk kategori terdampak melalui situs FreeStyleCheck.com. Sensor yang bermasalah harus segera dihentikan penggunaannya dan dibuang, sementara Abbott menyediakan penggantian sensor secara gratis.
Di Amerika Serikat, Abbott mencatat sekitar 60 cedera serius terkait kesalahan pembacaan pada perangkat tersebut, namun tidak ada laporan kematian.
Abbott memastikan masalah produksi yang menyebabkan kesalahan pembacaan telah diselesaikan. Perusahaan juga menyatakan pasokan alat tidak akan terganggu, baik untuk penggantian maupun pemesanan baru.
(naf/naf)
-

5 Makanan Enak yang Bisa Turunkan Kadar Asam Urat Tinggi secara Alami
Jakarta –
Kadar asam urat yang tinggi dapat memicu nyeri sendi hingga mengganggu fungsi ginjal apabila tidak ditangani dengan baik. Selain obat-obatan, pola makan berperan besar dalam menjaga kadar asam urat tetap stabil.
Sejumlah buah diketahui dapat membantu mengurangi peradangan, mendukung kerja ginjal, serta membantu tubuh membuang kelebihan asam urat secara alami. Berikut lima di antaranya, dikutip dari Times of India:
1. Buah Citrus dan Jeruk
Buah-buahan citrus seperti lemon dan jeruk merupakan sumber vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin ini berperan membantu meningkatkan fungsi ginjal dan mempercepat pembuangan asam urat melalui urine.
Konsumsi air lemon di pagi hari atau menjadikan jeruk sebagai camilan dapat membantu membuat kondisi tubuh lebih alkalis dan menurunkan kadar keasaman. Sejumlah studi menunjukkan konsumsi jus lemon atau ekstraknya dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah.
2. Buah Beri (Stroberi dan Blueberry)
Kelompok buah beri kaya akan antioksidan, vitamin C, serta polifenol yang membantu meredakan peradangan dan menekan risiko peningkatan kadar asam urat.
Selain itu, kandungan air yang tinggi pada buah beri membantu membuang racun melalui ginjal. Buah ini dapat dengan mudah ditambahkan ke dalam yogurt, smoothie, atau dicampurkan ke salad buah.
3. Ceri
Meski berukuran kecil, ceri termasuk buah yang cukup efektif membantu menurunkan kadar asam urat. Kandungan antosianin di dalamnya berfungsi sebagai antioksidan yang melawan peradangan.
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi ceri secara rutin berkaitan dengan penurunan kadar asam urat serum.
4. Pisang
Pisang merupakan buah rendah purin dan kaya kalium. Kandungan kalium membantu mendukung fungsi ginjal sehingga tubuh lebih efisien dalam membuang asam urat.
Penelitian yang mengamati berbagai pola makan pada pengidap asam urat menunjukkan pisang dapat membantu menurunkan risiko peningkatan kadar asam urat.
5. Nanas
Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki sifat anti-inflamasi alami. Enzim ini membantu meredakan nyeri dan peradangan pada sendi akibat kadar asam urat yang tinggi.
Konsumsi nanas atau jusnya juga membantu hidrasi tubuh, yang penting untuk mendukung fungsi ginjal dalam mengeluarkan asam urat. Beberapa studi melaporkan adanya penurunan nyeri akibat asam urat setelah konsumsi jus nanas selama beberapa hari.
Meski berbagai buah ini dapat membantu menjaga kadar asam urat, pengidap tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengubah pola makan, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu atau sedang menjalani pengobatan.
Halaman 2 dari 2
(naf/naf)
-

Apa yang Terjadi saat Makan 1 Butir Telur Setiap Hari? Ini Kata Ahli
Jakarta –
Telur merupakan salah satu makanan yang paling padat nutrisi. Dalam satu butir, berbagai vitamin dan mineral penting tersimpan.
Tak heran, banyak penelitian menunjukkan konsumsi telur setiap hari bisa membawa manfaat bagi tubuh, mulai dari kulit hingga kesehatan jantung. Dikutip dari Healthline, satu butir telur rebus ukuran besar mengandung sekitar 78 kalori, 6 gram protein, 5 gram lemak, dan berbagai mikronutrien penting.
Dalam satu porsi tersebut, tubuh memperoleh 8 persen kebutuhan harian vitamin A, 6 persen folat, 14 persen vitamin B5, 23 persen vitamin B12, 20 persen riboflavin (B2), 7 persen fosfor, serta 28 persen selenium. Telur juga mengandung vitamin D, E, B6, kalsium, dan zinc dalam jumlah yang signifikan.
Dikutip dari VNExpress, American Heart Association juga menyebut satu hingga dua butir telur per hari dapat menjadi pilihan sumber protein berkualitas tinggi dalam pola makan sehat. Berikut manfaat kesehatan yang didukung sains jika mengonsumsi satu telur per hari:
1. Bikin Kenyang Lebih Lama dan Menambah Energi
Kuning telur kaya vitamin B12, vitamin D, dan kolin merupakan nutrisi penting untuk mengubah makanan menjadi energi. Kombinasi protein dan lemak sehatnya membuat perut terasa kenyang lebih lama, dan membantu menjaga kestabilan energi sepanjang hari.
2. Kulit dan Rambut Lebih Sehat
Telur mengandung berbagai vitamin B yang penting untuk kesehatan kulit dan rambut. Review di Current Nutrition Reports tahun 2020 menunjukkan asam amino esensial dalam telur dapat membantu memperbaiki warna kulit, serta memperkuat rambut dan kuku.
3. Meningkatkan Fungsi Otak
Tingginya kandungan kolin dalam telur berperan dalam pembentukan membran sel dan neurotransmitter. Nutrisi ini penting untuk daya ingat, suasana hati, kendali otot, hingga fungsi sistem saraf secara keseluruhan.
4. Penglihatan Lebih Terjaga
Kuning telur mengandung dua karotenoid, yakni lutein dan zeaxanthin, yang berperan dalam menjaga kesehatan mata. Penelitian yang dipublikasi di Nutrients tahun 2022 menunjukkan kedua zat ini dapat menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia.
5. Tulang Lebih Kuat
Kandungan vitamin D membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor. Itu merupakan dua mineral penting yang dibutuhkan dalam pertumbuhan dan kekuatan tulang.
6. Berpotensi Menyehatkan Jantung
Meski mengandung kolesterol, penelitian menunjukkan kolesterol makanan memiliki dampak minimal pada kadar kolesterol darah. Studi mencatat konsumsi hingga dua butir telur per hari tetap aman, bahkan bermanfaat bagi kesehatan jantung, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan rendah lemak.
Telur juga mengandung kalium dan folat, dua nutrisi yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan cara yang sehat, telur bisa menjadi makanan sederhana yang memberikan manfaat besar untuk tubuh.
Halaman 2 dari 2
Simak Video “Video Apoteker: Kekurangan Mikronutrien Jadi Akar Kasus Stunting di Indonesia”
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

