Category: Detik.com Kesehatan

  • Video: Pengamat Soroti Sejumlah Hal Ini Terkait Program Makan Bergizi Gratis

    Video: Pengamat Soroti Sejumlah Hal Ini Terkait Program Makan Bergizi Gratis

    Jakarta – Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio hadir di Detikcom Leaders Forum membahas soal ‘Pentingnya Susu dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk Tingkatkan Pemenuhan Nutrisi Menuju Generasi Emas 2045’. Agus menyoroti hal-hal yang perlu diwaspadai terkait program ini, seperti pengawasan produksi, kualitas bahan makanan, pengelolaan sampah hingga sumber air yang dipakai.

    (/)

  • Khusus Pasutri, Ini 4 Posisi Bercinta yang Bisa Bikin Orgasme Berkali-kali

    Khusus Pasutri, Ini 4 Posisi Bercinta yang Bisa Bikin Orgasme Berkali-kali

    Jakarta

    Beberapa orang mungkin percaya bahwa orgasme adalah sesuatu yang dapat terjadi hanya sekali selama berhubungan seks. Namun, dalam beberapa kesempatan, orgasme bisa terjadi lebih dari satu kali.

    Dikutip dari Times of India, selalu ada kemungkinan untuk pasangan suami istri dapat mencapai orgasme lebih dari satu kali dan ketagihan. Untuk mendapatkannya perlu hal yang dapat mencapai titik yang sempurna, salah satunya dengan menentukan posisi seks yang tepat.

    Berikut 4 posisi seks yang bisa membantu pasutri mencapai orgasme ganda:

    1. Downward Doggy style

    Untuk melakukan posisi ini, pasutri harus mengambil posisi seperti doggy style. Letakkan siku pasangan di tempat tidur atau bantal yang membuatnya nyaman.

    Selain memberikan suami kendali penuh saat penetrasi, posisi ini juga meningkatkan intensitas kenikmatan pada pasangannya. Hal inilah yang akan membuat multiple orgasm lebih mungkin terjadi.

    2. Reverse Cowgirl

    Posisi ini akan memberikan pasangan kenikmatan yang maksimal. Ia dapat mengendalikan kedalaman penetrasi, kecepatan penetrasi, dan rangsangan klitoris maksimal yang menghasilkan orgasme ganda.

    Ini juga memberikan kenikmatan pada si pria yang memudahkannya mencapai orgasme.

    3. The Bridge

    The Bridges adalah salah satu posisi seks termudah, tapi cukup intens. Untuk melakukannya, mulailah dengan posisi misionaris.

    Tekuk lutut pasangan dalam posisi kaki bertumpu di lantai. Di posisi ini, si pria duduk dan mengangkat pinggul pasangan ke posisi bridge.

    Angkat kaki pasangan secara perlahan dan letakkan pada bahu si pria. Dengan gerakan naik turun yang berulang, pasangan tidak hanya dapat mengalami orgasme ganda, tetapi juga akan meningkatkan kehidupan seks.

    4. The seated Lotus

    Pada posisi ini, si pria harus duduk bersila. Sementara pasangannya, duduk di pinggang si pria untuk mendorong penetrasi maksimal.

    Ini akan mengintensifkan pengalaman dan memberi pasangan kenikmatan maksimal, hingga mencapai orgasme lebih dari sekali.

    (sao/kna)

  • 4 Level Disfungsi Ereksi Menurut Andrologi, Paling Parah Selembek Tahu Jepang

    4 Level Disfungsi Ereksi Menurut Andrologi, Paling Parah Selembek Tahu Jepang

    Jakarta – Impotensi atau disfungsi ereksi seringkali diartikan sebagai ketidakmampuan penis untuk ‘berdiri’ meskipun telah mendapatkan rangsangan seksual. Padahal, ada 4 level impotensi dan penis yang mampu ereksi juga bisa saja termasuk ke dalam kategori impotensi.

    Spesialis andrologi Rumah Sakit Eka Hospital BSD dr Christian Christopher Sunnu, SpAnd menjelaskan bahwa disfungsi ereksi itu sebenarnya dibagi menjadi empat level.

    “Jadi DE (disfungsi ereksi) itu ada levelnya. Level satu, dua, tiga, dan empat. Level satu dia (lembek) seperti tofu, tahu Jepang,” kata dr Sunnu dalam media gathering di Tangerang Selatan, Kamis (19/12/2024).

    “Level dua dia seperti pisang yang sudah dikupas. Level tiga dia seperti pisang yang tidak dikupas, dan level empat dia bisa ereksi tapi baru ‘masuk’ (penetrasi) sebentar sudah gembos,” lanjutnya.

    dr Sunnu menambahkan, disfungsi ereksi tentunya sedikit banyak akan mengganggu laki-laki yang ingin memiliki anak, sehingga dirinya menekankan perlunya menjaga gaya hidup sehat agar tidak terkena impotensi.

    Salah satu gaya hidup sehat yang bisa dilakukan para laki-laki adalah dengan menjaga makanan atau minuman, serta apa-apa saja yang masuk ke dalam tubuhnya.

    “Yang tidak bagus itu makanan olahan, junk food, makanan instan seperti sosis, nugget. Boleh, tapi dikurangi porsinya, sebulan sekali. Kedua minuman manis, karena dia dapat meningkatkan gula darah. Kemudian ada alkohol karena dapat merusak fungsi liver. Lalu mikroplastik dan kebiasaan merokok,” katanya.

    “Kemudian makanan apa yang bagus? Buah, sayuran ada antioksidannya juga. Lalu yang tinggi protein, saya sarankan adalah seafood,” sambungnya.

    Selain itu, sedentary lifestyle atau gaya hidup bermalas-malasan juga berpengaruh terhadap kesehatan seksual. Dirinya mendorong para kaum pria untuk rutin berolahraga demi kesehatan organ reproduksinya.

    “Olahraga yang bagus yang menggunakan otot kaki, otot paha, seperti futsal, sepak bola gitu. Penelitian bilang kalau otot paha kuat, aliran darah ke penis itu juga kuat. Kalau otot paha kuat, aliran darah ke sana kuat, hormon testosteronnya lebih baik,” tutupnya.

    (dpy/up)

  • Video: Respons Kemenkes soal Kenaikan Pajak Jadi 12% Turut Sasar Sektor Kesehatan

    Video: Respons Kemenkes soal Kenaikan Pajak Jadi 12% Turut Sasar Sektor Kesehatan

    Video: Respons Kemenkes soal Kenaikan Pajak Jadi 12% Turut Sasar Sektor Kesehatan

  • Nasib Tragis Bocah 7 Tahun di AS Tertimpa Drone, Berakhir Harus Operasi Jantung

    Nasib Tragis Bocah 7 Tahun di AS Tertimpa Drone, Berakhir Harus Operasi Jantung

    Jakarta

    Seorang bocah berusia 7 tahun di Florida, Amerika Serikat, dilarikan ke rumah sakit setelah tertimpa drone ketika menghadiri perayaan Natal. Peristiwa itu terjadi bocah tersebut bersama kedua orangtuanya menonton pertunjukan drone di Danau Eola, Orlando, Florida.

    Alexander (7) dilaporkan terhantam drone tepat di bagian dadanya sehingga harus mendapatkan perawatan medis sesegera mungkin. Drone itu menghantamnya begitu kuat hingga menyebabkan luka-luka dan memar.

    “Sebelum kami menyadarinya, putri saya menemukan putra saya tergeletak tak sadarkan diri. Darah mengucur dari wajahnya,” kata ibunda, Jessica Lumedge kepada NBC News dikutip Selasa (24/12/2024).

    Paramedis di acara tersebut memberikan pertolongan pertama kepada Alexander sebelum membawanya ke rumah sakit. Pada hari Minggu, dua hari setelah tertimpa drone, Alexander menjalani operasi jantung darurat.

    Jessica mengatakan putranya menjalani operasi jantung terbuka untuk memperbaiki katup jantungnya yang rusak akibat terhantam drone.

    “Sekarang yang akan diingatnya adalah bahwa empat hari sebelum Natal, dia harus menjalani operasi jantung terbuka,” beber Jessica.

    Sementara itu, Badan Penerbangan Federal sedang memeriksa apa yang terjadi selama pertunjukan tersebut. Beberapa drone kecil dalam pertunjukan tersebut jatuh dan beberapa jatuh dari langit ke kerumunan sekitar 25.000 penonton.

    (kna/kna)

  • Tak Ada Bahaya BPA, BSN Pastikan Air dari Galon Polikarbonat Aman Dikonsumsi

    Tak Ada Bahaya BPA, BSN Pastikan Air dari Galon Polikarbonat Aman Dikonsumsi

    Jakarta – Badan Standarisasi Nasional (BSN) memastikan mengonsumsi air dari galon polikarbonat atau guna ulang aman dari Bisphenol A (BPA). Meminum air dari galon tersebut tidak akan berdampak pada kesehatan masyarakat karena kemasan pangan sudah mendapatkan sertifikasi.

    “Ketika sudah disertifikasi dan sudah mendapatkan SNI artinya ketika konsumen membeli produk maka sudah bisa dikatakan aman untuk dikonsumsi,” kata Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan dan Penilaian Kesesuaian BSN, Heru Suseno dalam keterangan tertulis, Selasa (24/12/2024).

    Hal tersebut ia ungkapkan dalam diskusi bertajuk Standarisasi Kemasan dan Jaminan AMDK galon Polikarbonat pada Kamis (19/12). Heru menjelaskan standarisasi yang diterapkan pemerintah dan otoritas terkait berpaku pada 3 hal yakni perlindungan masyarakat, jaminan mutu dan efisiensi hingga persaingan usaha yang sehat.

    Ketiga pegangan tersebut, tegas Heru, secara simultan harus ditekan dalam penerapan standarisasi nasional. Menurutnya, hal ini bertujuan demi kesejahteraan seluruh rakyat dalam konteks pelaku usaha hingga masyarakat sebagai konsumen.

    Ia menjelaskan proses perumusan Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) terdiri dari perencanaan, perumusan, penetapan, hingga pemeliharaan. Standarisasi ini juga melibatkan berbagai pihak agar berjalan dengan maksimal dan menjamin kualitas produk yang dihasilkan.

    Lebih lanjut, Heru menegaskan sertifikasi ini wajib diikuti oleh pelaku usaha dan semua pihak demi kepentingan keselamatan, keamanan, kesehatan atau pelestarian fungsi lingkungan hidup. Itu artinya pemerintah dan BSN menjamin produk yang mendapatkan SNI aman untuk dikonsumsi, termasuk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

    “Galon polikarbonat ini sudah mendapatkan SNI jadi sudah pasti aman,” katanya.

    Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin, Okky Krisna Rachman mengatakan semua jenis produk AMDK wajib mengikuti SNI. Selain SNI, industri AMDK juga diatur mulai dari pengendalian air baku, pengendalian produksi hingga pengendalian kemasan pangan.

    Okky mengatakan setiap poin tersebut memiliki regulasi guna menjamin kesehatan dan kualitas produk. Semua industri AMDK juga diwajibkan melakukan pengujian produk ke Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) di laboratorium uji.

    “Jadi pengendalian air baku juga sudah diatur oleh kemenperin. air baku mutu ini juga sudah terjamin secara kualitas dan undang-undang,” kata Okky.

    Adapun jaminan keamanan serupa juga diutarakan dari hasil riset yang dilakukan Universitas Islam Makassar (UIM). Lembaga civitas akademika itu melakukan penelitian untuk membuktikan kebenaran migrasi BPA dari galon polikarbonat ke dalam air.

    Ketua Program Studi Kimia UIM sekaligus anggota peneliti, Endah Dwijayanti mengungkapkan tidak ada migrasi BPA yang terjadi dari galon polikarbonat ke dalam air minum. Temuan ini membantah dugaan migrasi BPA yang disuarakan oleh oknum tertentu.

    Endah menjelaskan penelitian dilakukan di lima kota di Makassar dengan memilih secara acak galon polikarbonat. Baik galon yang terjemur di matahari langsung dan yang disimpan di gudang menjadi objek penelitian.

    Hasil riset menunjukkan tidak mendapat adanya struktur molekul BPA di dalam air galon polikarbonat. Hal ini artinya tidak ada migrasi BPA dari kemasan galon polikarbonat ke dalam air minum.

    “Strukturnya saja nggak kebaca apalagi zat nya itu tidak ditemukan dari kedua galon yang dijemur atau tidak,” kata Endah.

    Kemudian, Anggota Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) Hermawan Seftiono menjelaskan galon dan BPA merupakan dua produk yang berbeda. BPA merupakan senyawa pembentuk galon polikarbonat.

    Hermawan mengatakan BPA memang zat berbahaya apabila berdiri sendiri. Namun, reaksi polimerisasi antara BPA dengan fosgen (karbonil diklorida) menjadi senyawa polikarbonat menghilangkan bahaya yang dimiliki BPA.

    “Nah ketika menjadi senyawa polikarbonat seharusnya produksi polimer ini menjadi aman. Artinya, kemasan produk galon aman digunakan untuk AMDK,” kata Hermawan Seftiono.

    Ia mengatakan tidak ada laporan di Eropa yang pernah menyebutkan seseorang terkena sakit karena mengonsumsi air dari galon polikarbonat. Dengan demikian, kemasan galon polikarbonat dan tutupnya aman digunakan untuk produk AMDK.

    “Belum ada juga kasus di Indonesia dan di luar negeri juga terkena penyakit dari kandungan BPA ini,” katanya.

    Lebih lanjut, Hermawan menjelaskan penggunaan BPA pada botol bayi sudah dilarang sejak lama di Eropa. Hal ini berkaitan dengan berat dan daya tahan tubuh bayi yang belum sebaik orang dewasa. Ia juga mengatakan meski ada BPA yang masuk ke dalam tubuh akan dimetabolisme oleh hati dan selanjutnya dikeluarkan melalui urine. Di negara manapun mengonsumsi air dari galon polikarbonat dinyatakan aman di tidak menyebabkan masalah kesehatan.

    “Saya juga sudah pake galon. Di rumah polikarbonat, di kantor PET dan sampai sekarang aman-aman saja nggak ada masalah,” katanya.

    Di sisi lain, Hermawan mengaku heran masalah BPA di Indonesia hanya fokus pada galon polikarbonat. Padahal kandungan BPA terdapat di berbagai macam barang dan kemasan pangan. Misalnya seperti kaleng yang menunjukan migrasi BPA tertinggi meskipun masih dalam batas aman.

    Ia mengungkapkan di Eropa juga tidak ada laporan tentang orang sakit setelah mengonsumsi air dari galon atau laporan migrasi BPA dari galon karena pengaruh panas.

    “Saya juga heran kenapa di sini hanya ramai pada galon saja. Kalau penelitian di Eropa itu fokus ke beberapa kemasan yang mengandung BPA dan kadar masih terbilang rendah. Nah makanya ini saya juga heran aja tiba-tiba saja muncul,” pungkasnya.

    (anl/ega)

  • Manfaat Minum Teh Bunga Telang Setiap Hari, Bisa Bantu Redakan Bapil

    Manfaat Minum Teh Bunga Telang Setiap Hari, Bisa Bantu Redakan Bapil

    Jakarta

    Telang merupakan salah satu jenis bunga yang sering dijumpai oleh masyarakat Indonesia. Bunga telang yang memiliki nama ilmiah clitoria ternatea, memiliki karakteristik unik, yaitu berwarna biru yang cerah dan mencolok.

    Tidak hanya itu saja, nyatanya bunga telang juga dipercaya dapat digunakan sebagai pengobatan herbal yang dapat memberikan sederet manfaat kesehatan bagi tubuh. Oleh sebab itu, kebanyakan masyarakat sering memanfaatkan rebusan bunga telang untuk pengobatan herbal.

    Disebut-sebut, bahwa bunga telang juga dapat membantu untuk meredakan gejala batuk, benarkah demikian? Dikutip dari Dr Axe, bunga telang dipercaya mengandung efek antimikroba dan antiradang karena mengandung senyawa seperti asam p-coumarin dan delphinidin glukosida. Mengonsumsi tanaman tersebut dan tehnya juga dapat membantu melawan virus dan infeksi.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi teh bunga telang dapat membantu mendukung sistem pencernaan dan kesehatan usus, dan melindungi saluran pencernaan dari kejang, mual, nyeri ulu hati, dan tukak lambung.

    Teh tersebut juga berpotensi untuk mendukung detoksifikasi dan kemampuan organ hati untuk membuang limbah berbahaya dari tubuh, sebab teh ini bertindak sebagai pencahar ringan dan diuretik alami.

    Tidak hanya itu saja, bunga telang diketahui dapat memiliki khasiat anthelmintik sehingga terkadang digunakan untuk mengobati infeksi parasit. Efek lain dari tanaman ini dalam meningkatkan kekebalan tubuh adalah kemampuannya untuk meningkatkan kesehatan pernapasan.

    Tanaman tersebut dapat membantu mengeluarkan lendir dan cairan dari paru-paru dan saluran pencernaan, serta mengurangi iritasi dan peradangan, yang dapat membantu mengobati bronkitis, pilek, dan batuk.

    Bunga telang juga dipercaya dapat bermanfaat untuk mengatasi penyakit asma dan alergi. Dalam tradisi Ayurveda India, bunga ini merupakan salah satu bahan yang sering digunakan untuk mengobati gangguan pernapasan.

    Berikut merupakan tahapan untuk membuat rebusan bunga telang:

    Menggunakan sekitar 1 hingga 2 sendok teh, daun dan kelopak kering untuk setiap cangkir teh 226 gramMenuangkan air panas ke atas daun dan kelopak bunga kering, lalu biarkan selama sekitar 3 hingga 5 menit, sampai air berubah warna menjadi biru tuaMengonsumsi rebusan bunga telang dapat ditambahkan dengan bahan alami seperti lemon, jeruk nipis, kulit jeruk, lavender, kembang sepatu, kayu manis, daun mint, jahe mentah, atau madu mentah.

    (avk/avk)

  • Video: Amerika Serikat Bakal Keluar dari WHO?

    Video: Amerika Serikat Bakal Keluar dari WHO?

    Jakarta – Financial Times melaporkan bahwa Amerika Serikat berencana keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari pelantikan Donald Trump sebagai presiden. Laporan dari Financial Times menyebut tim transisi Donald Trump sudah memberitahu niat ini kepada para ahli kesehatan.

    (/)

  • Boleh-boleh Saja Kerokan Habis Kehujanan, Asal Jangan di Area Ini! Pokoknya Jangan

    Boleh-boleh Saja Kerokan Habis Kehujanan, Asal Jangan di Area Ini! Pokoknya Jangan

    Jakarta – Kerokan saat masuk angin sehabis kehujanan memang memberikan sensasi hangat dan nyaman. Selama tidak berlebihan, boleh-boleh saja hal itu dilakukan.

    Namun demikian, praktisi kesehatan dr Ray Rattu, SpPD dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengingatkan ada area-area tertentu yang sebaiknya dihindari ketika kerokan. Di antaranya, area leher.

    Menurut dr Ray, kerokan idealnya dilakukan di area yang berotot tebal. Selain memberikan sensasi hangat, kerokan juga sekaligus memberikan massage ke jaringan otot sehingga dapat melepas mediator-mediator untuk meredakan nyeri.

    Area tubuh tertentu, seperti leher, tidak memiliki jaringan otot yang tebal. Menurut dr Ray, area seperti ini perlu dihindari karena risikonya lebih besar dibanding manfaat yang didapat.

    “Di daerah-daerah yang tipis ototnya, kayak di leher deket tulang belakang, tentu kita coba menghindari,” jelas dr Ray dalam perbincangan dengan detikcom baru-baru ini.

    “Tekanan yang berlebihan di area yang tidak punya bantalan yang cukup, itu justru akan memberikan efek pada organ di bagian dalamnya,” pesan dr Ray.

    (up/up)

  • Kasus Bullying Dokter Aulia PPDS Undip Sudah Ada Tersangka, Kemenkes Buka Suara

    Kasus Bullying Dokter Aulia PPDS Undip Sudah Ada Tersangka, Kemenkes Buka Suara

    Jakarta

    Kasus dugaan bullying dan pemerasan mahasiswa PPDS anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) dr Aulia Risma mulai memasuki babak baru. Pihak kepolisian mengakui telah menetapkan tersangka.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Dwi Subagio membenarkan hal tersebut. Namun, dirinya masih belum bisa memberikan nama terkait tersangka.

    “Betul (penetapan tersangka), Hasil gelar PPDS sudah ada. Monggo bisa ditanyakan ke Kabid Humas, ditunggu saja dari Kabid Humas,” kata Dwi saat dihubungi wartawan, dikutip dari detikJateng, Selasa (24/12/2024).

    Sementara itu Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengatakan akan segera memberikan kabar baik terkait hasil penyidikan dr Aulia Risma..

    Merespons hal ini, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Azhar Jaya mendukung penuh usaha yang telah dilakukan pihak kepolisian untuk membantu mengungkap kasus ini.

    “Karena ini sudah menjadi ranah hukum ke kepolisian, kami serahkan ke kepolisian,” kata Azhar Jaya saat ditemui di Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/12/2024).

    “Tapi yang jelas dengan adanya penetapan tersangka ini kami akan berkoordinasi dengan teman-teman di FK Undip,” lanjut dia.

    Azhar juga akan meninjau ulang apakah FK Undip telah memperbaiki sistem pendidikan mereka terkait PPDS agar kejadian bullying tidak lagi terjadi.

    “Kalau segala sesuatunya sudah berjalan, sudah diterapkan standar-standar yang baru untuk mencegah bullying, kami akan buka lagi (prodi anestesi) di Undip,” kata Azhar.

    “Yang jelas, kami (Kemenkes) memberikan perhatian khusus pada almarhumah,” tutupnya.

    (dpy/kna)