Category: Detik.com Kesehatan

  • Studi yang Teliti Hidroksiklorokuin untuk Obati COVID-19 Ditarik, Ada Apa?

    Studi yang Teliti Hidroksiklorokuin untuk Obati COVID-19 Ditarik, Ada Apa?

    Jakarta

    Sebuah studi kontroversial yang mempromosikan hidroksiklorokuin, obat antimalaria, sebagai pengobatan untuk COVID-19 telah resmi ditarik.

    Elsevier, sebuah perusahaan penerbitan akademis Belanda yang memiliki International Journal of Antimicrobial Agents, mengeluarkan pencabutan studi yang dilakukan pada Maret 2020, dengan mengatakan “kekhawatiran telah muncul mengenai artikel ini, yang substansinya berkaitan dengan kepatuhan artikel terhadap kebijakan etika penerbitan Elsevier dan pelaksanaan penelitian yang tepat yang melibatkan partisipan manusia”.

    Diberitakan The Guardian, hidroksiklorokuin sempat disebut-sebut sebagai pengobatan untuk virus corona pada saat tidak banyak opsi yang tersedia. Studi awal ini diterbitkan tepat ketika negara-negara menjalani lockdown dan bangsal rumah sakit serta kamar mayat mulai terisi penuh.

    Hal itu memberikan secercah harapan ketika dokter hanya memiliki sedikit perawatan yang tersedia untuk virus yang baru muncul itu. Belum lagi penyakit tersebut telah membunuh puluhan ribu orang dalam gelombang pertamanya.

    Namun, rekan-rekan ilmuwan dengan cepat meragukan ukuran penelitian, kelemahan ilmiah, dan etika. Penelitian lanjutan gagal mengonfirmasi temuannya. Kini, jurnal yang pertama kali menerbitkan penelitian itu, bersama tiga dari 18 penulisnya telah setuju untuk menariknya.

    Sejak publikasi studi tersebut, tiga penulisnya, Johan Courjon, Valérie Giordanengo, dan Stéphane Honoré, telah menghubungi jurnal tersebut untuk menyampaikan kekhawatiran mereka “mengenai penyajian dan interpretasi hasil” dan menyatakan bahwa mereka “tidak ingin lagi melihat nama mereka dikaitkan dengan artikel tersebut”.

    Sementara itu, beberapa penulis lain tidak setuju dengan pencabutan tersebut dan membantah alasan pencabutan tersebut, demikian bunyi pemberitahuan pencabutan tersebut.

    Menurut Nature, studi terkait pengobatan Hidroksiklorokuin untuk COVID-19 merupakan makalah terkait pengobatan SARS-COV-2 yang paling banyak dikutip.

    (kna/kna)

  • Benarkah Durian Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ini Faktanya

    Benarkah Durian Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ini Faktanya

    Jakarta – Durian merupakan salah satu buah yang digemari banyak orang Indonesia. Buah ini mendapat julukan “raja buah-buahan” karena bentuk dan aroma tajam yang dimilikinya.

    Sama seperti buah-buahan pada umumnya, durian juga mengandung sejumlah vitamin, serat, dan berbagai mineral yang bermanfaat bagi tubuh, lho. Namun, beberapa orang percaya jika makan buah durian terlalu sering bisa menyebabkan kolesterol tinggi.

    Lantas, apakah benar durian bisa memicu kolesterol tinggi? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Apa Benar Durian Bisa Sebabkan Kolesterol Tinggi?

    Faktanya, durian sama sekali tidak mengandung kolesterol ataupun dapat meningkatkan kolesterol “jahat” di dalam tubuh. Meski begitu, buah ini memang mengandung lemak.

    Nah, kandungan lemak itu yang mungkin membuat sebagian orang berpikir jika durian bisa memicu kolesterol tinggi. Padahal, lemak yang ada di dalam durian merupakan lemak tak jenuh yang justru dapat membantu menurunkan kolesterol jahat.

    Jadi, isu yang beredar di masyarakat jika mengkonsumsi durian bisa memicu kolesterol tinggi hanya mitos belaka. Justru, buah yang satu ini kaya akan nutrisi penting.

    Dilansir Healthline, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam durian:

    Kalori: 357Lemak: 13 gramKarbohidrat: 66 gramSerat: 9 gramProtein: 4 gramVitamin C: 80 persen dari Kebutuhan Harian (KH)Tiamin: 61 persen dari KHMangan: 39 persen dari KHVitamin B6: 38 persen dari KHKalium: 30 persen dari KHRiboflavin: 29 persen dari KHTembaga: 25 persen dari KHFolat: 22 persen dari KHMagnesium: 18 persen dari KHNiasin: 13 persen dari KH.

    Selain kandungan nutrisi di atas, durian juga mengandung sejumlah senyawa antioksidan yang baik untuk tubuh.

    Manfaat Durian untuk Tubuh

    Kandungan nutrisi di dalam durian dapat memberikan sejumlah manfaat untuk kesehatan. Masih mengutip Healthline, berikut beberapa khasiat durian bagi tubuh:

    1. Mencegah Kanker

    Kandungan senyawa antioksidan di dalam durian ternyata dapat melawan radikal bebas yang menjadi pemicu kanker. Dalam sebuah penelitian tabung reaksi, ekstrak durian mampu mencegah penyebaran jenis sel kanker payudara.

    2. Mencegah Penyakit Jantung

    Sejumlah senyawa di dalam durian dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah terjadinya pengerasan pembuluh darah.

    Manfaat selanjutnya adalah dapat menurunkan kadar gula darah. Sebab, durian memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan buah-buahan tropis lainnya.

    4. Melawan Infeksi

    Meski tajam, tapi ternyata kulit durian memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang mampu melawan infeksi kulit.

    Meski sejumlah penelitian menunjukkan hasil yang positif, tetapi beberapa penelitian tersebut dilakukan pada hewan atau dalam tabung reaksi. Jadi, belum ada klaim manfaat durian bagi kesehatan hingga dilakukan penelitian terhadap manusia.

    Efek Samping Mengkonsumsi Terlalu Banyak Durian

    Walau mengandung sejumlah manfaat, tapi jika mengkonsumsi durian terlalu banyak bisa menimbulkan sejumlah efek samping. Beberapa dampak negatif akibat terlalu sering makan durian di antaranya:

    Obesitas, karena buah durian memiliki kandungan kalori yang cukup tinggiRadang tenggorokanSariawanSakit perutKembungSembelitMeningkatkan produksi dahak di tenggorokan.

    Dikutip dari laman Health, orang dengan kondisi medis tertentu, seperti penyakit ginjal, disarankan untuk tidak mengkonsumsi durian terlalu banyak. Sebuah studi menunjukkan seorang wanita dengan cedera ginjal mengalami hiperkalemia (kadar kalium darah tinggi) setelah mengkonsumsi durian dalam jumlah banyak selama beberapa hari.

    Lalu, mengkonsumsi durian bersamaan dengan minuman beralkohol juga bisa menimbulkan dampak buruk. Para ahli percaya bahwa senyawa mirip sulfur di dalam durian dapat mencegah enzim tertentu untuk memecah alkohol, sehingga menyebabkan peningkatan kadar alkohol dalam darah. Hal tersebut bisa menyebabkan gejala seperti mual, muntah, dan jantung berdebar.

    (ilf/fds)

  • Heboh Cairan Kimia Tumpah di Bandung Barat, Begini Efeknya Jika Kena Kulit

    Heboh Cairan Kimia Tumpah di Bandung Barat, Begini Efeknya Jika Kena Kulit

    Jakarta

    Heboh cairan kimia tumpah di sepanjang jalan raya Padalarang-Purwakarta Kabupaten Bandung Barat. Cairan kimia yang tumpah itu diidentifikasi sebagai caustic soda liquid (NaOH) atau soda api yang mengenai lebih dari 100 orang.

    “Korban terdampak dari bocornya cairan B3 yang terdata sampai saat ini lebih dari 100 orang. Mayoritas luka ringan, kemudian luka berat ada 4 orang berupa luka bakar dan dalam penanganan rumah sakit,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (24/12/2024).

    Pakar farmasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Zullies Ikawati menjelaskan caustic soda liquid (NaOH) adalah senyawa kimia adalah berbentuk padatan putih bersifat kristalin. Mudah larut dalam air dan bersifat eksotermik atau melepaskan panas saat dilarutkan, memiliki pH yang sangat tinggi (basa kuat), bersifat korosif terhadap logam tertentu, terutama aluminium dan seng.

    Cairan ini bersifat korosif terhadap logam, terutama dalam bentuk larutan pekat. Ketika tumpahan NaOH mengenai permukaan logam kendaraan, terjadi reaksi kimia yang dapat merusak struktur logam, menyebabkan karat, pelapukan, dan penipisan material. Jika mengenai bagian karet atau plastik, NaOH juga dapat menyebabkan pelapukan dan kerusakan material tersebut.

    “Bagaimana efeknya jika kena kulit? NaOH bersifat korosif dan dapat merusak jaringan kulit serta selaput lendir. Paparan ringan dapat menyebabkan gatal, kemerahan, dan iritasi,” kata Prof Zullies kepada detikcom, Selasa (24/12).

    Dia menjelaskan paparan sedang hingga berat dapat menyebabkan luka bakar kimia, melepuh, dan nekrosis (kematian jaringan). Jika tidak segera dicuci dengan air yang banyak, kerusakan bisa meluas dan permanen.

    Tingkat keparahan bergantung pada konsentrasi larutan dan durasi kontak. Konsentrasi tinggi atau lebih dari 10 persen dapat menyebabkan luka bakar kimia dalam waktu singkat.

    “Jika terkena mata, dapat menyebabkan kebutaan permanen,” tandasnya.

    (kna/kna)

  • Risiko Lain Mudik Naik Motor, Awas Bisa Ganggu Produksi Sperma!

    Risiko Lain Mudik Naik Motor, Awas Bisa Ganggu Produksi Sperma!

    Jakarta – Sepeda motor masih menjadi salah satu kendaraan pribadi yang banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk berpindah-pindah tempat. Namun di setiap musim mudik, selalu ada anjuran untuk tidak berkendara jarak jauh menggunakan sepeda motor.

    Risiko kecelakaan di perjalanan menjadi alasan utama di balik imbauan tersebut. Di sisi lain, kebiasaan naik motor yang berlebihan juga punya dampak negatif dari sisi kesehatan reproduksi.

    Spesialis andrologi Eka Hospital BSD dr Christian Christopher Sunnu, SpAnd mengatakan menurunnya kualitas sperma akibat naik motor ini dikarenakan suhu panas yang diterima testis.

    “Kalau naik motor kan panas, jadi buah zakar (testis) itu harus dingin agar agar bisa memproduksi sperma yang baik. Itu kenapa organ reproduksi laki-laki itu di luar (tubuh),” kata dr Sunnu saat berbincang dengan detikcom di Tangerang Selatan, Kamis (19/12/2024).

    “Kan testis menggantung, itu supaya dingin dia, kalau di dalam perut, dia panas spermanya bisa rusak,” sambungnya.

    Namun, dr Sunnu juga menyadari bahwa bagi banyak laki-laki, sepeda motor masih menjadi hal yang tidak bisa dilepaskan untuk memudahkan kegiatan sehari-hari seperti bekerja.

    Dirinya memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan oleh laki-laki yang mungkin setiap hari mengendarai motor untuk melakukan kegiatan. Hal ini untuk menghindari menurunnya kualitas sperma.

    “Paling ngakalinnya jangan pakai celana ketat. Pakai celana longgar dan celana dalamnya yang bahannya katun. Kalau bisa pakai celana kain aja, agar sirkulasi udaranya bagus,” tutupnya.

    (dpy/up)

  • Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bikin Seseorang Mudah Pikun

    Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bikin Seseorang Mudah Pikun

    Jakarta

    Ilmuwan dalam penelitian terbaru menemukan faktor-faktor utama yang membuat orang lebih berisiko mengalami demensia. Demensia merupakan gangguan fungsi otak yang dapat menurunkan ingatan atau pikun, kemampuan kognitif, bahasa, hingga kemampuan menyelesaikan masalah sehari-hari.

    Peneliti di Amerika Serikat menganalisis lebih dari 20 ribu orang dewasa berusia di atas 50 tahun untuk memperkirakan kemungkinan penyebab mereka terkena kondisi tersebut. Ahli menemukan ada 12 variabel utama yang memengaruhi risiko demensia.

    Mengidap stroke, kesehatan fisik buruk, hingga diabetes dan body mass index (BMI) lebih dari 35 menjadi beberapa tanda-tandanya. Selain itu, terdapat juga tiga faktor demensia yang berkaitan dengan kepribadian seseorang, misalnya kebanyakan nganggur atau tidak kerja selama beberapa tahun, kurang teliti, dan tidak memiliki hobi.

    Risiko lain yang berkaitan adalah terlalu sering mengonsumsi alkohol, tidak pernah berolahraga, nilai rendah pada tes fisik, dan kemampuan kognitif rendah.

    Peneliti mengingatkan bahwa temuan ini hanya untuk menunjukkan hubungan antara faktor-faktor tersebut dan demensia. Faktor-faktor tersebut bukan penyebab secara langsung kondisi tersebut.

    “Orang lanjut usia yang berusaha mempertahankan fungsi kognitif yang tinggi untuk waktu yang lebih lama mungkin mendapat manfaat dari perubahan gaya hidup dini, seperti melakukan latihan fisik, bekerja lebih lama, menekuni hobi, dan aktivitas informasi baru setelah pensiun, dan menjaga kesehatan fisik yang baik,” tulis laporan tersebut dikutip dari Daily Mail, Selasa (24/12/2024).

    Peneliti berharap, temuan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait faktor risiko demensia. Masyarakat dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kemungkinan terkena kondisi tersebut.

    Pada bulan Juli, sebuah studi yang berbeda menunjukkan setengah dari semua kasus alzheimer dapat dicegah dengan pencegahan faktor gaya hidup pada masa kanak-kanak. Peneliti menemukan faktor risiko baru, yaitu kolesterol tinggi dan masalah penglihatan.

    Ketika dua faktor tersebut digabungkan, keduanya menjadi penyebab hampir 1 per 10 kasus demensia di seluruh dunia.

    Dengan mengabaikan faktor-faktor yang tidak dapat dihindari seperti timbulnya susunan genetik pada penuaan, para ahli menyebut merokok, kurang olahraga, alkohol berlebihan, isolasi sosial, dan polusi udara merupakan faktor 4 per 10 kasus kondisi tersebut.

    (avk/suc)

  • 3 Waktu Terbaik untuk Konsumsi Air Rebusan Daun Salam, Termasuk di Pagi Hari

    3 Waktu Terbaik untuk Konsumsi Air Rebusan Daun Salam, Termasuk di Pagi Hari

    Jakarta

    Air rebusan daun salam memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Meski begitu, terdapat aturan minum rebusan daun salam agar tidak berlebihan dan memicu efek samping pada tubuh.

    Daun salam merupakan sumber antioksidan, vitamin A, C, zat besi, kalium, kalsium, dan magnesium yang sangat baik. Itulah yang membuat daun salam sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan.

    Dikutip dari Health Shots, daun salam juga berfungsi sebagai antidiabetes, diuretik, dan perangsang nafsu makan. Biasanya, daun salam dikonsumsi dengan cara direbus atau dibuat teh daun salam.

    Untuk membuat air daun salam, diperlukan tiga lembar daun salam, sedikit bubuk kayu manis, dua gelas air. Bisa juga ditambahkan madu atau lemon untuk penambah rasa. Berikut cara membuatnya.

    Cuci bersih daun salam dan didihkan air dalam panci.Tambahkan daun salam dan bubuk kayu manis, lalu biarkan mendidih selama 10 menit.Matikan api dan saring teh dalam cangkir. Lalu, bisa tambahkan madu atau air lemon sesuai selera.

    Aturan Minum Rebusan Daun Salam

    Untuk mendapatkan manfaatnya, terdapat aturan minum air daun salam yang bisa diterapkan, terutama minum di waktu tertentu. Berikut waktu terbaik untuk minum air rebusan daun salam:

    1. Saat perut kosong

    Aturan minum rebusan daun salam yang dianjurkan adalah saat perut kosong. Itu dapat membantu mengelola gula darah agar tetap stabil, dengan meningkatkan insulin dan metabolisme glukosa.

    Dikutip dari Times of India, daun salam dapat dikonsumsi saat perut kosong untuk menahan rasa lapar, mengatasi sakit perut dan kelapa, serta menurunkan risiko diabetes dan penyakit kardiovaskular.

    Selain itu, minum air rebusan daun salam saat perut kosong juga baik untuk radang sendi, kesehatan paru-paru, kecemasan, stres, batuk, dan pilek.

    2. Pagi hari

    Air rebusan daun salam juga dapat diminum setiap pagi. Ini bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Saat minum air rebusan daun salam di pagi hari akan merangsang dan mendukung kerja organ pencernaan.

    Dikutip dari Well and Good, aturan minum rebusan daun salam di pagi hari juga dapat mengatasi gas berlebihan pada perut. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, seduh satu sendok makan daun salam kering dengan 0,2 liter air.

    Minumlah air rebusan daun salam sebelum sarapan saat pagi hari.

    3. Malam hari

    Aturan minum rebusan daun salam yang tepat juga dapat membantu mengatasi gangguan tidur, seperti insomnia. Dikutip dari Lybrate, minum air rebusan daun salam sebelum tidur dapat membantu mempercepat tidur.

    Meskipun teh daun salam sangat baik untuk kesehatan, tetap dapat menimbulkan efek samping. Hal ini terjadi bila tidak menerapkan aturan minum rebusan daun salam yang tepat.

    Konsumsi air rebusan daun salam berlebihan dapat menyebabkan kantuk. Teh ini juga dapat memperlambat pernapasan.

    Pastikan untuk tidak mengkonsumsi daun salam jika sedang minum obat penenang. Teh ini juga dapat memicu sakit kepala, diare, hingga perut kembung.

    Selain itu, karena pengaruhnya terhadap gula darah, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan hipoglikemia. Oleh karena itu, daun salam harus dikonsumsi dengan hati-hati oleh penderita diabetes.

    Daun salam yang dikonsumsi untuk tujuan pengobatan harus dikonsumsi sesuai petunjuk ahli gizi, dokter, atau spesialis tanaman obat untuk memastikan aturan minum rebusan daun salam dan dosis ideal tanpa efek samping.

    (sao/suc)

  • Nekat Mudik Naik Motor? Dokter Urologi Wanti-wanti Risiko Cedera Uretra    
        Nekat Mudik Naik Motor? Dokter Urologi Wanti-wanti Risiko Cedera Uretra

    Nekat Mudik Naik Motor? Dokter Urologi Wanti-wanti Risiko Cedera Uretra Nekat Mudik Naik Motor? Dokter Urologi Wanti-wanti Risiko Cedera Uretra

    Jakarta

    Mudik saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) adalah momen yang ditunggu-tunggu, namun juga memerlukan persiapan matang agar perjalanan aman dan nyaman. Memperhatikan keselamatan dalam berkendara juga bisa menghindari risiko kesehatan, seperti trauma uretra.

    Spesialis urologi Rumah Sakit Umum Pusat nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Adhitama Alam Soeroto, SpU, mengatakan kasus trauma uretra di Indonesia terbilang cukup tinggi dibandingkan negara lain. Hal ini karena kasus kecelakaan di Indonesia terbilang cukup tinggi, terlebih pada saat mudik.

    Trauma uretra adalah cedera pada uretra, saluran yang membawa urine dari kandung kemih keluar dari tubuh. Kondisi ini dapat disebabkan oleh sejumlah hal, salah satunya kecelakaan motor dan mobil.

    “Karena kita kan negara yang benar-benar memakai motornya banyak sekali ya. Dan kecelakaan motor itu kan kalau kita misalnya tergelincir dikit atau salah posisi belok dan lain-lain, itu kan pasti kita jatuh terbentur bagian panggulnya biasanya. Dan ketika terbentur bagian panggul, ini ada panggul yang patah, dia biasanya merobek dari urethra-nya,” katanya saat ditemui di RSCM, Senin (23/12/2024).

    “Atau dia membuat urethra-nya jadi terlalu ketarik, ini putus. Jadi dia mengalami trauma urethra,” sambungnya lagi.

    Selain kecelakaan berkendara, trauma uretra juga bisa terjadi pada kecelakaan kerja. dr Adhitama mengatakan ketika seorang pekerja tak memperhatikan keselamatannya saat bekerja, dan terjatuh dalam kondisi duduk atau terkena benda keras seperti kayu atau besi, bisa berpotensi memicu patah pada bagian perineumnya. Imbasnya kondisi tersebut bisa memicu trauma uretra.

    Adapun gejala traumra uretra paling sering dialami pasien adalah tak bisa buang air kecil (BAK). Beberapa pasien juga ada yang muncul darah di bagian organ intimnya, baik pria maupun wanita. Istilah dalam kedokterannya disebut meatal bleeding.

    “Kadang-kadang di bagian penisnya, bukan kadang-kadang, seringnya, di bagian penisnya itu muncul darah. Kalau di wanita, di saluran kencing wanitanya muncul darah. Ada darah tapi nggak berbarengan sama kencing. Istilah kedokterannya, meatal bleeding,” imbuh dr Adhitama.

    “Jadi kalau muncul meatal bleeding itu, maka itu hampir pasti di atas 90 persen mengalami trauma urethra ini. Jadi, robek dia,” lanjutnya lagi.

    NEXT: Perut membesar akibat trauma uretra

    Simak Video “Pendapat Dokter soal Alasan Masih Sedikit Pria Mau Divasektomi”
    [Gambas:Video 20detik]

  • Kerap Diabaikan, Ini Tanda-tanda Kena Kolesterol Tinggi di Usia Muda

    Kerap Diabaikan, Ini Tanda-tanda Kena Kolesterol Tinggi di Usia Muda

    Jakarta

    Masalah kolesterol tinggi dapat menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan kardiovaskular jika tidak ditangani dengan baik. Dengan adanya pergeseran gaya hidup yang lebih instan, kini masalah kolesterol tinggi juga mengintai anak muda.

    Ada dua jenis kolesterol yang terdapat dalam tubuh, yaitu low-density lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahat dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Ketika kadar kolesterol jahat terlalu tinggi dan kadar kolesterol baik tidak terjaga, maka ini dapat menimbulkan masalah kesehatan.

    Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH mengatakan kolesterol tinggi juga bisa dialami kelompok usia muda. pergeseran gaya hidup yang lebih modern menjadi salah satu faktor anak muda mengalami masalah kolesterol tinggi.

    “Pemicu kolesterol tinggi itu banyak ya. Bisa karena genetik atau keturunan, kegemukan, pola makan yang tidak baik, hingga kurang olahraga,” kata dr Aru saat berbincang dengan detikcom, Rabu (4/9/2024).

    Dikutip dari berbagai sumber, kolesterol tinggi umumnya tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun, ada beberapa tanda yang mungkin dapat muncul ketika seseorang memiliki masalah kolesterol tinggi:

    1. Nyeri Dada

    Jika arteri yang memasok darah ke jantung terpengaruh oleh kolesterol tinggi, maka gejala nyeri dada akan muncul. Dikutip dari Mayo Clinic, gejala ini juga dikenal dengan istilah angina.

    Selain masalah nyeri dada, gejala penyakit arteri koroner lainnya mungkin juga dapat muncul akibat kolesterol jahat terlalu tinggi dan tidak segera ditangani atau diimbangi dengan gaya hidup sehat.

    2. Tendon Xanthomata

    Merupakan kondisi pembengkakan yang dapat terjadi di ruas-ruas jari tangan, lutut, atau tendon achilles di bagian belakang pergelangan kaki. Pembengkakan ini terjadi akibat penumpukan kolesterol tinggi di area-area tersebut.

    Gejala ini kurang umum muncul, tapi biasanya terjadi pada orang yang memiliki kondisi kondisi hiperkolesterolemia familial atau kolesterol tinggi yang disebabkan oleh genetika.

    3. Xanthelasma

    Xanthelasma merupakan salah satu gejala yang muncul di dekat sudut mata. Dikutip dari Mirror, gejalanya berupa benjolan kuning kecil atau corak kuning besar di kelopak dan bawah mata. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan kolesterol di area mata.

    Benjolan ini biasanya akan terasa lunak, datar, dan tidak menimbulkan rasa nyeri ataupun gatal. Xanthelasma juga tidak memengaruhi gerakan mata atau penglihatan, namun dapat memengaruhi penampilan.

    4. Arkus Kornea

    Arkus kornea adalah lingkaran putih pucat yang muncul di bagian iris mata. Lingkaran ini juga bisa nampak abu-abu atau kebiruan dan terjadi akibat timbunan lemak pada kornea.

    Arkus kornea umumnya terjadi akibat penuaan. Namun, pada orang di bawah usia 40 tahun, mengalami gejala ini bisa menjadi tanda peringatan akan penyakit kronis.

    5. Sakit Kepala

    Sakit kepala bukan merupakan gejala langsung dari kolesterol tinggi. Namun, ketika kolesterol tinggi tidak segera ditangani, gejala sakit kepala bisa muncul sebagai akibat komplikasi akibat masalah tersebut.

    Adapun berikut ini beberapa pemicu masalah kolesterol tinggi pada anak muda, meliputi:

    Kebiasaan makan tidak sehat.Tidak berolahraga secara teratur.Kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok.Kelebihan berat badan.

    (avk/kna)

  • Video: Pentingnya Susu Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    Video: Pentingnya Susu Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    Jakarta – Detikcom Leaders Forum pada Selasa (24/12) membahas soal ‘Pentingnya Susu dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk Tingkatkan Pemenuhan Nutrisi Menuju Generasi Emas 2045’. dr. Ria Yoanita, Sp.A menjelaskan pemberian susu dapat memenuhi kebutuhan mikronutrien pada anak-anak agar tidak kekurangan gizi.

    (/)

  • Canggihnya Robot ‘Iron Man’ Buatan Korsel, Bantu Pasien Lumpuh Berjalan

    Canggihnya Robot ‘Iron Man’ Buatan Korsel, Bantu Pasien Lumpuh Berjalan

    Foto Health

    REUTERS/Sebin Choi – detikHealth

    Selasa, 24 Des 2024 21:30 WIB

    Korea Selatan – Para peneliti Korea Selatan telah mengembangkan robot yang dapat membantu penderita lumpuh untuk berjalan. Ini wujud canggihnya.