Category: Detik.com Kesehatan

  • 7 Manfaat Makan Alpukat Tiap Hari, Menyehatkan Mata hingga Cegah Kanker

    7 Manfaat Makan Alpukat Tiap Hari, Menyehatkan Mata hingga Cegah Kanker

    Jakarta

    Selain punya rasa yang nikmat, alpukat kerap disebut sebagai salah satu buah yang menyehatkan. Manfaat alpukat tentunya tidak lepas dari beragam nutrisi yang terkandung di dalamnya.

    Dikutip dari Medical News Today, alpukat merupakan salah satu buah yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid), zat yang dikaitkan dengan penurunan kolesterol dan risiko penyakit jantung.

    Selain itu, alpukat juga mengandung beragam vitamin dan mineral yang penting untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan.

    Lantas, apa saja sih manfaat yang diperoleh dari mengonsumsi alpukat setiap hari? Berikut ulasannya.

    1. Memelihara Kesehatan Mata

    Alpukat mengandung lutein dan zeaxanthin, dua fitokimia yang dapat membantu melindungi mata dan mencegah kerusakan akibat paparan sinar UV.

    Asam lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat juga mendukung penyerapan antioksidan penting lain, termasuk beta-karoten yang berperan dalam mencegah risiko degenerasi makula yang cenderung meningkat seiring pertambahan usia.

    2. Mencegah Osteoporosis

    Setengah buah alpukat menyediakan sekitar 18 persen dari kebutuhan vitamin K harian. Mengonsumsi vitamin K dalam jumlah yang cukup dapat menunjang kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi eksresi kalsium melalui urine.

    3. Berpotensi Mencegah Kanker

    Setengah buah alpukat mengandung sekitar 20 persen dari kebutuhan folat harian. Riset menunjukkan folat yang terkandung dalam alpukat dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar, lambung, pankreas, dan serviks.

    Alpukat juga mengandung fitokimia dan karotenoid tinggi yang mungkin memiliki sifat antikanker. Studi telah menunjukkan bahwa karotenoid dapat melindungi dari perkembangan kanker.

    Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar memastikan manfaat alpukat dalam mencegah risiko kanker.

    4. Menyehatkan Jantung

    Setiap 100 gram alpukat mengandung sekitar 76 miligram sterol tumbuhan alami yang disebut beta-sitosterol. Mengonsumsi beta-stosterol secara teratur dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat, sehingga mencegah risiko penyakit jantung dan kardiovaskular lainnya.

    5. Mendukung Kesehatan Janin

    Bagi ibu hamil, mengonsumsi alpukat juga dapat membantu mencegah terjadinya keguguran dan kelainan tabung saraf pada janin. Satu buah alpukat dapat mengandung sekitar 160 mikrogram folat.

    Alpukat juga mengandung asam lemak yang penting untuk diet sehat dan perkembangan janin.

    6. Mengurangi Risiko Depresi

    Penelitian menemukan hubungan antara kadar folat rendah dan depresi. Karenanya, mengonsumsi makanan yang kaya folat, seperti alpukat, diyakini dapat membantu mengurangi kecenderungan depresi.

    Folat juga membantu mencegah penumpukan homosistein, zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak. Sebuah ulasan penelitian menunjukkan kelebihan homosistein dikaitkan dengan disfungsi kognitif, depresi, serta produksi hormon yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan.

    7. Meningkatkan Fungsi Pencernaan

    Alpukat memiliki kandungan serat yang tinggi. Setengah buah alpukat dapat mengandung sekitar 6-7 gram serat.

    Mengonsumsi serat alami secara teratur telah terbukti dapat membantu mencegah sembelit, menjaga kesehatan saluran pencernaan, dan menurunkan risiko kanker usus besar.

    (ath/kna)

  • Korea Selatan Resmi Menjadi Negara dengan Masyarakat ‘Super Tua’

    Korea Selatan Resmi Menjadi Negara dengan Masyarakat ‘Super Tua’

    Jakarta

    Korea Selatan resmi menyandang gelar sebagai masyarakat ‘super tua’ atau super-aged society. Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korsel pada 24 Desember mengumumkan persentase penduduk yang berusia 65 tahun atau lebih telah melampaui 20 persen dari total populasi negara tersebut.

    Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), masyarakat super tua adalah masyarakat yang lebih dari 20 persen penduduknya berusia 65 tahun atau lebih. Dikutip dari The Strait Times, jumlah warga Korsel yang berusia 65 tahun atau lebih mencapai 10,24 juta jiwa, yang mencakup 20 persen dari total populasi yang saat ini mencapai 51,22 juta jiwa.

    Menurut Kementerian Dalam Negeri, jumlah wanita lebih banyak dibandingkan pria di antara mereka yang berusia 65 tahun ke atas. Dari keseluruhan populasi di Korsel, 17,83 persen pria dan 22,15 persen wanita merupakan warga lanjut usia, yang menunjukkan perbedaan sebesar 4,32 persen.

    Berdasarkan wilayah, Jeolla Selatan tercatat sebagai provinsi dengan penduduk berusia 65 tahun ke atas tertinggi, yakni sebesar 27,18 persen. Diikuti oleh Gyeongsang Utara sebesar 26 persen, Gangwon sebesar 25,33 persen, dan Jeolla Utara sebesar 25,23 persen.

    Di ibu kota Seoul, penduduk berusia 65 tahun ke atas menyumbang 19,41 persen dari total populasi.

    “Pemerintah sangat perlu membentuk kementerian yang berfokus pada populasi yang bertugas memberlakukan tindakan respons mendasar dan sistematis,” ujar salah seorang pejabat kementerian dikutip dari Strait Times, Rabu (25/12/2024).

    Pejabat itu juga merujuk pada rencana pemerintah sebelumnya untuk meluncurkan kementerian baru guna mengatasi krisis demografi.

    (ath/kna)

  • Ilmuwan Temukan Jejak DNA Wabah Black Death di Mumi Mesir Berusia 3.300 Tahun

    Ilmuwan Temukan Jejak DNA Wabah Black Death di Mumi Mesir Berusia 3.300 Tahun

    Jakarta

    Kasus wabah tertua yang dikonfirmasi di luar Eurasia telah terdeteksi pada mumi Mesir kuno. Berasal dari sekitar 3.290 tahun yang lalu, jenazah yang dibalsem itu adalah seorang pria yang kemungkinan menderita gejala parah pada saat kematiannya.

    Wabah pes juga dikenal sebagai Black Death disebabkan oleh bakteri yang sangat jahat yang disebut Yersinia pestis, dan mencapai puncaknya pada abad ke-14 ketika menyebar ke seluruh Eropa, memusnahkan jutaan orang. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa penelitian telah menemukan jejak DNA Y. pestis pada mayat prasejarah, yang menunjukkan bahwa patogen dan penyakitnya telah beredar ribuan tahun sebelum pandemi Black Death.

    Diberitakan IFL Science, sejauh ini, semua contoh kuno berasal dari Eropa dan Asia, dengan bukti infeksi terlihat pada kerangka berusia 5.000 tahun di Rusia. Namun, setelah menganalisis mumi Mesir kuno yang disimpan di Museo Egizio di Turin, Italia, tim peneliti kini telah mengungkap bahwa wabah yang menakutkan itu juga ada di Afrika Utara pada awal Zaman Perunggu.

    Berdasarkan penanggalan radiokarbon hingga akhir Periode Menengah Kedua atau awal Kerajaan Baru, mumi tersebut mengandung jejak DNA Y. pestis baik di jaringan tulang maupun isi ususnya, yang menunjukkan bahwa penyakit tersebut telah berkembang ke stadium lanjut saat orang yang terinfeksi meninggal.

    “Ini adalah genom Y. pestis prasejarah pertama yang dilaporkan di luar Eurasia yang memberikan bukti molekuler untuk keberadaan wabah di Mesir kuno, meskipun kami tidak dapat menyimpulkan seberapa luas penyebaran penyakit tersebut selama waktu itu,” tulis para peneliti dalam abstrak yang dipresentasikan pada Pertemuan Asosiasi Paleopatologi Eropa awal tahun ini.

    Meskipun kurangnya kejelasan tentang prevalensi Black Death di Mesir kuno, penelitian sebelumnya telah mengisyaratkan kemungkinan wabah di sepanjang tepi Sungai Nil pada masa lampau. Misalnya, lebih dari dua dekade lalu, para peneliti menemukan kutu di sebuah desa arkeologi di Amarna, tempat para pekerja yang membangun makam Tutankhamun pernah tinggal.

    Karena kutu adalah pembawa utama bakteri tersebut, para peneliti mulai menduga bahwa wabah pes mungkin telah ada di Mesir kuno. Hipotesis ini diperkuat oleh teks medis berusia 3.500 tahun yang disebut Papirus Ebers, yang menggambarkan penyakit yang “telah menghasilkan bubo, dan nanahnya telah membatu.”

    Oleh karena itu, beberapa peneliti percaya bahwa wabah tersebut mungkin telah disebarkan oleh kutu yang menumpang pada tikus Nil, sebelum kemudian menyeberang ke tikus hitam yang bersembunyi di kapal-kapal kuno dan membawa Wabah Hitam ke seluruh dunia. Namun, hingga saat ini, teori ini tidak memiliki bukti kuat yang membuktikan bahwa penyakit tersebut sebenarnya telah ada di Mesir kuno.

    (kna/kna)

  • Ini Sosok 3 Tersangka Kasus Kematian dr Aulia Mahasiswi PPDS Undip

    Ini Sosok 3 Tersangka Kasus Kematian dr Aulia Mahasiswi PPDS Undip

    Video: Ini Sosok 3 Tersangka Kasus Kematian dr Aulia Mahasiswi PPDS Undip

    7,367 Views | Rabu, 25 Des 2024 09:57 WIB

    Polda Jawa Tengah (Jateng) telah menetapkan 3 tersangka merupakan Kaprodi hingga senior dalam kasus dugaan bullying dan pemerasan yang mengakibatkan tewasnya mahasiswa PPDS Anestesi Universitas Diponegoro (Undip), dr Aulia Risma.

    Tri Aljumanto/Arina Zulfa Ul Haq – 20DETIK

  • Amerika Serikat Dikabarkan Akan Keluar dari Keanggotaan WHO, Kenapa?

    Amerika Serikat Dikabarkan Akan Keluar dari Keanggotaan WHO, Kenapa?

    Jakarta

    Anggota tim transisi presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah mempersiapkan diri untuk keluar dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    “Saya mendapat informasi yang dapat dipercaya bahwa ia berencana untuk menarik diri, mungkin pada Hari Pertama atau sangat awal pemerintahannya,” kata Lawrence Gostin, profesor kesehatan global di Universitas Georgetown di Washington dan direktur Pusat Kolaborasi WHO untuk Hukum Kesehatan Nasional dan Global dikutip dari Reuters, Rabu (25/12/2024).

    Financial Times adalah yang pertama melaporkan rencana tersebut, mengutip dua pakar. Pakar kedua, mantan koordinator respons COVID-19 Gedung Putih Ashish Jha, tidak segera merespons saat dimintai komentar.

    Tim transisi Trump juga belum bisa diwawancarai mengenai isu tersebut.

    Rencana tersebut, yang sejalan dengan kritik Trump terhadap badan kesehatan PBB tersebut sejak lama, akan menandai perubahan dramatis dalam kebijakan kesehatan global AS dan semakin mengisolasi Washington dari upaya internasional untuk memerangi pandemi.

    Sejak terpilih menjadi presiden AS menggantikan Joe Biden, Trump telah mencalonkan sejumlah kritikus organisasi tersebut untuk menduduki posisi-posisi penting di bidang kesehatan masyarakat, termasuk Robert F. Kennedy Jr., seorang skeptis vaksin yang akan menduduki jabatan menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, yang mengawasi semua badan kesehatan utama AS, termasuk CDC dan FDA.

    Donald Trump sempat memulai proses penarikan diri dari WHO selama setahun pada tahun 2020, tetapi enam bulan kemudian penggantinya, Presiden Joe Biden, membatalkan keputusan tersebut. Trump berpendapat bahwa WHO gagal meminta pertanggungjawaban China atas penyebaran awal COVID-19.

    Ia telah berulang kali menyebut WHO sebagai boneka Beijing dan berjanji untuk mengalihkan kontribusi AS ke inisiatif kesehatan dalam negeri.

    (kna/kna)

  • Siapa Sangka, Bisa Begini Efek Samping kalau Kebanyakan Makan Ubi Jalar

    Siapa Sangka, Bisa Begini Efek Samping kalau Kebanyakan Makan Ubi Jalar

    Jakarta

    Ubi jalar merupakan salah satu umbi-umbian yang mengandung berbagai nutrisi penting bagi kesehatan tubuh. Selain itu, ubi jalar juga memiliki rasa yang enak. Tidak heran apabila makanan yang satu ini kerap dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

    Dikutip dari Eating Well, diketahui bahwa satu ubi jalar yang berukuran sedang atau sekitar 114 gram yang dimasak beserta kulitnya, mengandung nutrisi sebagai berikut:

    Kalori: 103Karbohidrat: 24 gram (g)Jumlah gula: 7 gSerat: 4 gProtein: 2 gLemak: 0 gNatrium: 41 miligram (mg)Kalium: 542 mgVitamin C: 22 mgVitamin A: 1.100 micrograms of retinol activity equivalents (mcg RAE)

    Meskipun begitu, nyatanya mengonsumsi ubi jalar dalam jumlah yang berlebihan dapat meningkatkan berbagai risiko masalah kesehatan, berikut penjelasannya:

    1. Meningkatkan Risiko Batu Ginjal

    Ubi jalar mengandung tinggi oksalat, yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya kondisi batu ginjal oksalat, jenis batu ginjal yang paling umum, menurut National Kidney Foundation.

    Walaupun begitu, mencegah batu ginjal tidak hanya dengan mengurangi oksalat. Mengurangi risiko batu ginjal jenis ini dapat dilakukan dengan memadukan konsumsi ubi jalar dengan makanan tinggi kalsium, seperti yoghurt atau keju.

    Hal tersebut dapat membantu kalsium dan oksalat saling terikat dalam sistem pencernaan tubuh, tidak hanya di organ ginjal. Sehingga, dapat mencegah terbentuknya batu ginjal.

    2. Mengubah Warna Kulit Menjadi Jingga

    Salah satu kandungan nutrisi yang ada di dalam ubi jalar adalah vitamin A. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan kulit tubuh berubah menjadi warna kuning-oranye, menurut National Institutes of Health.

    Ini merupakan sebuah kondisi yang tidak berbahaya yang dikenal dengan karotenodermia, dan dapat diatasi dengan cara menjauhi makanan yang tinggi vitamin A, untuk sementara waktu.

    (kna/kna)

  • 7 Terobosan Medis Sepanjang 2024, Termasuk Cangkok Organ Babi ke Manusia    
        7 Terobosan Medis Sepanjang 2024, Termasuk Cangkok Organ Babi ke Manusia

    7 Terobosan Medis Sepanjang 2024, Termasuk Cangkok Organ Babi ke Manusia 7 Terobosan Medis Sepanjang 2024, Termasuk Cangkok Organ Babi ke Manusia

    Jakarta

    Dunia kesehatan terus berkembang dan melahirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Sepanjang 2024, ada sejumlah penemuan mutakhir dan menarik dalam ilmu kedokteran dan bidang biologi.

    Misalnya, transplantasi organ babi ke manusia yang dilakukan oleh tim dokter dari Boston. Kemudian, ada pula terobosan tes darah yang disebut dapat mendeteksi penyakit Alzheimer dengan akurasi sekitar 90 persen.

    Selain itu, masih ada sejumlah inovasi medis di 2024 yang diharapkan dapat membuka kemungkinan pengobatan yang lebih mutakhir dan efektif. Dikutip dari National Geographic, berikut tujuh terobosan yang mengubah dunia medis sepanjang 2024.

    1. Pil KB Tanpa Resep

    Tahun ini, pil KB pertama tanpa resep dokter tersedia di Amerika Serikat. Obat oral harian bernama Opill ini tersedia untuk siapa saja tanpa memandang usia, cakupan asuransi, atau apakah mereka sudah berkonsultasi dengan dokter.

    Tidak seperti pil KB kombinasi biasa yang mengandung dua hormon wanita (estrogen dan progesteron), Opill hanya mengandung progestin, tiruan sintetis progesteron. Pil progestin ini umumnya memiliki efek samping yang lebih sedikit, dan bahkan bisa dikonsumsi oleh mereka yang sedang menyusui, mengidap hipertensi, atau memiliki riwayat pembekuan darah.

    2. Katup Jantung Pengganti yang Terus Tumbuh

    Dalam transplantasi jantung parsial yang pertama kali dilakukan di dunia, dokter memberikan bayi laki-laki yang lahir dengan kelainan katup jantung satu set katup baru yang dapat terus tumbuh bersamanya.

    Prosedur pembedahan untuk mengganti katup jantung yang rusak telah ada selama lebih dari 60 tahun. Namun, katup pengganti biasanya tidak tumbuh atau memperbaiki diri sendiri. Dalam kasus katup mekanis, pasien harus mengonsumsi obat selama sisa hidup mereka untuk mencegah terjadinya pembekuan darah.

    Namun dalam operasi baru ini, bayi tersebut diberikan katup jantung dari bayi yang memiliki katup dan arteri yang berfungsi dengan baik, tetap membutuhkan transplantasi jantung utuh. Karena katup yang ditransplantasikan masih ‘hidup’, katup tersebut dapat terus tumbuh dan memperbaiki diri seperti halnya jantung yang ditransplantasikan.

    3. Cangkok Organ Babi ke Manusia

    Tahun ini, dokter berhasil melakukan transplantasi beberapa organ dari babi ke manusia. Beberapa prosedur ini melibatkan ginjal, organ yang paling sering dibutuhkan untuk transplantasi lantaran terus meningkatnya angka penyakit ginjal stadium akhir.

    Pertama, tim dokter di Boston memberikan ginjal dari babi donor kepada seorang pria berusia 62 tahun. Ginjal ini telah dimodifikasi secara genetik untuk menghilangkan gen babi yang berbahaya dan menambahkan gen manusia untuk meningkatkan kompabilitas. Para ilmuwan juga menonaktifkan virus babi untuk menghilangkan risiko infeksi pada manusia.

    Kemudian, dokter di New York melakukan transplantasi ganda ginjal babi yang telah diedit gennya dan kelenjar timus untuk membantu melawan penolakan.

    Akan tetapi, masih banyak yang harus dipelajari sebelum transplantasi antarspesies ini, atau xenotransplantasi, menjadi umum. Tak satupun dari pasien ini yang hidup lama setelah menerima organ babi, meskipun mereka meninggal karena alasan yang tidak terkait.

  • 10 Makanan Penurun Kolesterol Buat yang Kalap Daging saat Natal-Tahun Baru

    10 Makanan Penurun Kolesterol Buat yang Kalap Daging saat Natal-Tahun Baru

    Jakarta – Liburan Natal dan Tahun Baru sering dimanfaatkan keluarga atau kawan-kawan untuk makan bersama dengan menu daging. Seperti makanan lain, terlalu banyak makan daging berisiko buruk untuk kesehatan.

    Apalagi jika daging diolah dengan banyak gula, garam, dan lemak, atau dimasak hingga kering kehitaman. Olahan ini berisiko meningkatkan kadar kolesterol buruk dalam darah.

    Tingginya kadar kolesterol dapat meningkatkan peluang terjadinya gangguan pembuluh darah, stroke, serangan jantung, dan penyakit lain. Risiko ini tentunya harus dicegah sedini mungkin dengan pola hidup sehat.

    Pilihan Makanan Penurun Kolesterol

    Salah satu upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah rutin mengonsumsi makanan penurun kolesterol. Dikutip dari laman Kemenkes, berikut beberapa makanan yang membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh.

    1. Sayuran Hijau

    Sayuran hijau memiliki banyak antioksidan yang mampu mengikat asam empedu yang terbuat dari kolesterol, sehingga mampu mencegah kolesterol dalam darah terakumulasi. Sayuran hijau ini seperti bayam, arugula, dan kangkung.

    2. Wortel

    Selanjutnya ada wortel yang bisa dimasak sebagai sayur maupun dibuat jus. Wortel mengandung serat (selulosa, hemiselulosa, lignin) yang diyakini dapat memperbaiki penyerapan kolesterol dari saluran pencernaan, serta bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

    3. Terong

    Berdasarkan sebuah penelitian pada hewan, terong yang dibuat jus sebanyak 10 ml terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida. Dengan mengkonsumsi satu cangkir terong (94 gram) maka Anda mendapatkan serat sebanyak 2,4 gram.

    Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan efektivitas terong sebagai penurun kolesterol.

    4. Okra

    Okra juga termasuk sayuran dengan kandungan serat yang banyak. Setiap 100 gram okra terkandung sekitar 3,2 gram serat. Oleh karenanya, okra dianggap tepat digunakan sebagai sayuran penurun kolesterol tinggi.

    5. Lobak

    Selanjutnya ada sayur lobak yang masih sekeluarga dengan wortel. Lobak juga mengandung serat yang tidak hanya dapat mengurangi kadar kolesterol, tetapi baik untuk menurunkan gula darah dan hipertensi. Mengkonsumsi setengah cangkir porsi, maka Anda akan mendapatkan sekitar 3 gram serat.

    6. Oat

    Oat terbuat dari gandum utuh yang mengandung beta glucan yang juga baik untuk menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Kandungan beta glucan ini juga bisa mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan yang Anda konsumsi.

    7. Pisang

    Pilihan buah yang cocok untuk menyeimbangkan daging adalah pisang. Pisang dengan kandungan zat inulinnya berguna untuk mengurangi kolesterol dalam tubuh. Sediakan pisang di meja makan agar mudah disantap setelah makan daging.

    8. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan termasuk makanan tinggi serat yang juga membantu menurunkan kolesterol. Kandungan fitosterol dalam kacang mampu menghambat penyerapan kolesterol jahat di dalam darah.

    9. Teh Hitam dan Teh Hijau

    Tak hanya makanan, detikers juga harus menyiapkan minuman yang efektif menurunkan kadar lemak. Teh hitam dan teh hijau diyakini sebagai jenis minuman yang dapat mengontrol kadar kolesterol dalam darah.

    Teh ini mengandung flavonoid yang dapat membantu kinerja jantung, menurunkan kadar kolesterol, serta menurunkan risiko hipertensi.

    10. Susu Kedelai

    Terakhir, detikers juga bisa menyiapkan susu kedelai sebagai hidangan penutup. Minuman ini bisa menurunkan kolesterol karena mengandung isoflavon. Selain susu, makanan dari kacang kedelai juga mengandung isoflavon tinggi, seperti tempe dan tahu.

    Selain mengonsumsi makanan penurun kolesterol, jangan lupa untuk rutin olahraga dan tidak merokok. Pola hidup sehat terbukti efektif menjaga kesehatan, sehingga detikers bisa menikmati momen Natal dan tahun baru tanpa khawatir.

    (bai/row)

  • Cairan Kimia Tumpah di Bandung Barat, Begini Pertolongan Pertama Jika Terpapar

    Cairan Kimia Tumpah di Bandung Barat, Begini Pertolongan Pertama Jika Terpapar

    Jakarta

    Setidaknya lebih dari 100 orang menjadi korban dari insiden tumpahnya cairan kimia caustic soda liquid atau NaOH di Jalan Raya Purwakarta-Padalarang, Bandung Barat. Cairan kimia yang tumpah tersebut berceceran di jalan dan mengenai kendaraan yang melintas.

    Caustic soda liquid atau yang dikenal dengan natrium hidroksida (NaOH) adalah senyawa kimia berbentuk padatan putih bersifat kristalin. Cairan ini mudah larut dalam air dan bersifat eksotermik atau melepaskan panas saat dilarutkan, memiliki pH yang sangat tinggi dan bersifat korosif terhadap logam tertentu terutama aluminium dan seng.

    Pakar farmasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Zullies Ikawati menhelaskan NaOH dapat bereaksi dengan lemak dan minyak membentuk sabun (proses saponifikasi). Merusak kendaraan karena bersifat korosif terutama dalam bentuk larutan pekat. Ketika tumpahan NaOH mengenai permukaan logam kendaraan, terjadi reaksi kimia yang dapat merusak struktur logam, menyebabkan karat, pelapukan, dan penipisan material.

    “Kemungkinan besar yang ada dalam tangki itu adalah sudah dalam bentuk larutan, sayangnya tidak diketahui berapa konsentrasinya. Yang pasti, semakin tinggi konsentrasinya, semakin kuat efeknya,” kata Prof Zullies saat dihubungi detikcom, Selasa (24/12/2024).

    Karena sifatnya yang korosif, NaOH bisa merusak jaringan kulit dan selaput lendir. Paparan ringan dapat menyebabkan gatal, kemerahan dan iritasi.

    Paparan sedang hingga berat dapat menyebabkan luka bakar kimia, melepuh, dan nekrosis (kematian jaringan). Jika tidak segera dicuci dengan air yang banyak, kerusakan bisa meluas dan permanen.

    “Jika terkena, segera bilas dengan air mengalir selama 15-20 menit. Jangan gunakan bahan kimia netralisasi (misalnya asam cuka) karena reaksi eksotermik dapat memperburuk luka. Cari bantuan medis secepat mungkin jika efeknya parah,” jelasnya.

    (kna/kna)

  • Video: Orang Tua Harus Konsisten dalam Mengajarkan Toilet Training ke Anak

    Video: Orang Tua Harus Konsisten dalam Mengajarkan Toilet Training ke Anak

    Video: Orang Tua Harus Konsisten dalam Mengajarkan Toilet Training ke Anak