Category: Detik.com Kesehatan

  • Daftar Herbal Alami yang Manjur Redakan Batuk, Bisa Dicoba di Rumah

    Daftar Herbal Alami yang Manjur Redakan Batuk, Bisa Dicoba di Rumah

    Jakarta

    Memasuki musim hujan membuat tubuh rentan untuk jatuh sakit, dan mengalami gejala batuk. Batuk sendiri merupakan sebuah respon alami dalam tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari debu, lendir, atau benda asing.

    Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk tetap menjaga agar saluran pernapasan tetap bersih. Meskipun begitu, sering mengalami batuk dapat membuat perasaan tidak nyaman dan mengganggu produktivitas dalam sehari-hari.

    Batuk dapat mereda dengan mengonsumsi obat-obatan, namun beberapa bahan alami dipercaya dapat membantu dan memberikan manfaat yang sama. Dikutip dari Medical News Today, berikut adalah obat batuk alami yang dapat dicoba di rumah:

    1. Madu

    Berdasarkan penelitian, madu dapat membantu untuk meredakan batuk. Sebuah tinjauan studi pada tahun 2021, para peneliti mengamati efek penggunaan madu untuk mengobati batuk pada infeksi saluran pernapasan atas.

    Peneliti melaporkan bahwa madu lebih unggul dibandingkan dengan perawatan biasa, baik dalam meredakan batuk maupun membantu untuk mencegah perlunya antibiotik.

    2. Jahe

    Mengonsumsi jahe dapat meredakan batuk kering atau batuk asma, sebab memiliki sifat antiradang. Tidak hanya itu saja, jahe juga dapat meredakan kondisi mual dan nyeri.

    Sebuah penelitian tahun 2015 meneliti 10 produk alami berbeda yang digunakan dalam pengobatan tradisional Asia, termasuk jahe. Peneliti menunjukkan bahwa jahe dan obat-obatan lainnya, termasuk madu, memainkan peran berkelanjutan dalam pengobatan tradisional.

    3. Cairan Hangat

    Sebuah studi melaporkan bahwa dengan mengonsumsi minuman yang hangat dapat meringankan lebih banyak gejala kesehatan, seperti sakit tenggorokan, menggigil, dan kelelahan. Gejalanya dapat langsung membaik dan bertahan lama setelah menghabiskan minuman hangat tersebut. Berikut minuman hangat yang dapat dicoba:

    kaldu beningteh herbalteh hitam tanpa kafeinair hangat4. Air Garam

    Sebagian orang telah lama berkumur dengan air garam untuk membantu meredakan sakit tenggorokan dan berbagai gejala yang berkaitan dengan kondisi flu biasa.

    Berkumur dengan air garam dapat membantu untuk mengencerkan lendir dan meredakan nyeri. Namun, berkumur dengan air garam kemungkinan tidak akan membantu untuk mengurangi beban virus.

    5. Nanas

    Bromelain merupakan enzim yang berasal dari buah nanas. Enzim tersebut paling banyak ditemukan di bagian tengah buah. Bromelain memiliki sifat antiperadangan dan mungkin memiliki sifat mukolitik, yang dapat memecah lendir dan mengeluarkannya dari tubuh.

    Sebagian orang mengonsumsi jus buah nanas setiap hari untuk membantu mengurangi lendir di tenggorokan dan meredakan batuk. Meskipun begitu, mungkin tidak ada cukup bromelain dalam jus untuk meredakan gejala.

    (suc/kna)

  • Jangan Kebanyakan, Konsumsi 4 Makanan Ini Bisa Picu Kolesterol Tinggi

    Jangan Kebanyakan, Konsumsi 4 Makanan Ini Bisa Picu Kolesterol Tinggi

    Jakarta

    Kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh tubuh dan juga bisa didapatkan dari makanan. Kolesterol berperan untuk membantu membentuk sel-sel sehat, memproduksi hormon, memproduksi vitamin D, dan memproduksi asam empedu untuk mencerna lemak.

    Namun, kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti serangan jantung dan stroke. Kondisi ini disebut dengan kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia. Kolesterol sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein).

    LDL sering disebut ‘kolesterol jahat’, sebab dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah. Sementara, HDL sering disebut ‘kolesterol baik’, sebab dapat membersihkan dan mengangkut timbunan lemak dari dinding pembuluh darah.

    Oleh sebab itu, penting untuk mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh, termasuk dengan membatasi beberapa jenis makanan yang dapat memicu kadar kolesterol tinggi. Dikutip dari Harvard Health, berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya:

    1. Daging Merah

    Daging sapi dan domba umumnya mengandung lemak jenuh yang tinggi. Potongan daging seperti iga dan daging panggang mengandung lemak yang paling tinggi.

    Disarankan untuk mengonsumsi daging merah sesekali saja. Batasi diri untuk mengonsumsi pada ukuran porsi 85 gram, dan memilih potongan daging tanpa lemak, seperti sirloin.

    2. Gorengan

    Makanan yang digoreng dalam minyak yang banyak termasuk makanan yang paling buruk kadar kolesterolnya. Metode menggoreng dapat meningkatkan kepadatan energi atau jumlah kalori makanan.

    Jika memungkinkan, disarankan untuk menggoreng makanan menggunakan air fryer dan sedikit minyak zaitun.

    3. Makanan Olahan

    Makanan olahan seperti sosis menggunakan potongan daging merah yang paling berlemak, dan oleh sebab itu cenderung tinggi kolesterol dan lemak jenuh.

    Sosis yang dibuat menggunakan bahan daging ayam mungkin tampak lebih sehat, kadar kolesterolnya sedikit lebih rendah dibandingkan versi daging merah, namun tidak bebas kolesterol.

    4. Makanan Panggang

    Kue, bolu, dan pastry sering dibuat dengan menggunakan mentega dan shortening dalam jumlah yang banyak sehingga mengandung kolesterol tinggi.

    Disarankan untuk menggunakan saus apel atau pisang untuk mengganti mentega saat memanggang, atau dapat mengonsumsi yoghurt beku rendah lemak dengan buah beri sebagai camilan.

    (kna/kna)

  • Kapan Waktu Terbaik Makan Buah Alpukat? Simak Penjelasannya

    Kapan Waktu Terbaik Makan Buah Alpukat? Simak Penjelasannya

    Jakarta

    Alpukat merupakan buah yang kaya akan kandungan lemak, kalori, dan protein. Selain itu, alpukat juga mengandung banyak kalium, magnesium, vitamin B, vitamin E, dan karotenoid.

    Dikutip dari Healthify Me, alpukat merupakan sumber berbagai vitamin dan nutrisi yang membuatnya bermanfaat untuk mengatasi masalah kesehatan. Misalnya seperti jantung, diabetes, hingga tekanan darah.

    Alpukat juga membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan mata, mulut, kulit, dan tulang. Selain itu, alpukat juga dikenal karena sifat antimikroba dan antikankernya.

    Buah alpukat dapat dimakan kapan saja, baik pagi maupun malam hari. Meski begitu, manfaat yang didapatkannya bisa berbeda-beda.

    Makan alpukat di pagi hari dapat bermanfaat untuk melancarkan darah hingga menurunkan gula darah. Alpukat juga dapat dikonsumsi malam hari untuk membantu mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik karena kaya akan kalium.

    Kandungan tersebut dapat meningkatkan efisiensi tidur dan memperbaiki pola tidur. Selain itu, makan buah alpukat di malam hari dapat mengurangi konsumsi kalori yang dimakan saat malam dan membantu tidur lebih nyenyak.

    Meski baik dikonsumsi setiap hari, alpukat yang dimakan tidak boleh lebih dari satu. Oleh karena itu, 2 alpukat per minggu yang berarti setengah alpukat per hari masih dapat diterima dengan baik oleh tubuh.

    Manfaat makan alpukat:

    Alpukat kaya akan serat dan rendah karbohidrat, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menunjukkan orang yang makan alpukat setelah makan merasa 23 persen lebih kenyang.

    Mereka juga memiliki keinginan 28 persen lebih rendah untuk makan setidaknya selama 5 jam, dibandingkan dengan mereka yang tidak makan buah tersebut. Oleh karena itu, seseorang secara alami mengonsumsi lebih sedikit kalori jika alpukat disertakan dalam makanan sehari-hari mereka.

    2. Melindungi penglihatan

    Alpukat kaya akan antioksidan yang kuat dan bahkan meningkatkan penyerapan antioksidan dari makanan lain. Dua antioksidan yang penting untuk menjaga kesehatan mata adalah lutein dan zeaxanthin, yang keduanya terdapat dalam alpukat.

    Kedua karotenoid ini mencegah kerusakan mata dengan menyaring cahaya biru yang berbahaya dan dengan demikian menjaga sel-sel mata tetap sehat. Hal ini dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula pada orang dewasa.

    Alpukat diketahui dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Buah ini dapat secara signifikan mengurangi kolesterol total, menurunkan trigliserida darah hingga 20 persen, meningkatkan lipoprotein densitas tinggi hingga 11 pesen, dan mengurangi HDL hingga 22 persen.

    4. Melancarkan pencernaan

    Serat, bahan tanaman yang tidak dapat dicerna, membantu melancarkan pencernaan, mengurangi lonjakan gula darah, dan membantu penurunan berat badan. Alpukat merupakan sumber serat yang kaya dan mengandung 7 gram serat per 100 gram.

    Alpukat mengandung serat larut (25 persen) dan tidak larut (75 persen). Serat larut menarik air dan mengubahnya menjadi gel, sedangkan serat tidak larut meningkatkan pergerakan bahan selama proses pencernaan. Mereka yang mengalami gangguan pencernaan atau sembelit dapat memperoleh manfaat dari mengonsumsi alpukat.

    5. Mencegah osteoporosis

    Nutrisi penting untuk kesehatan tulang yang baik adalah Vitamin K. Seperempat dari kebutuhan harian vitamin ini dapat diperoleh hanya dari setengah alpukat.

    Mengonsumsi makanan yang kaya akan Vitamin D, kalsium, dan Vitamin K dapat menjaga kesehatan tulang. Sebab, vitamin K membantu penyerapan kalsium serta mengurangi ekskresi kalsium melalui urine.

    6. Menjaga kesehatan kulit

    Alpukat mengandung karotenoid yang mengurangi peradangan kulit akibat sinar UV. Minyak alpukat melindungi kulit dari kerusakan.

    Kadar beta-karoten yang tinggi dalam alpukat melindungi kulit dari berbagai efek buruk sinar matahari. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi alpukat setiap hari dapat meningkatkan elastisitas dan kekencangan kulit wajah.

    (sao/kna)

  • WHO Kutuk Serangan Israel ke RS Kamal Adwan-RS Indonesia

    WHO Kutuk Serangan Israel ke RS Kamal Adwan-RS Indonesia

    Jakarta

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengecam serangan yang dilakukan militer Israel terhadap Rumah Sakit Kamal Adwan. Penyerbuan ini membuat fasilitas kesehatan terakhir di Gaza utara itu tidak lagi bisa beroperasi.

    Lewat unggahan di platform media sosial X, WHO mengatakan aksi militer Israel mengakibatkan beberapa departemen penting terbakar dan hancur parah.

    Militer Israel dalam pernyataanya mengatakan rumah sakit tersebut telah menjadi “benteng utama bagi organisasi teroris dan terus digunakan sebagai tempat persembunyian bagi para teroris” sejak pasukan Israel memulai operasi yang lebih luas di Gaza utara pada Oktober.

    WHO menyebutkan sebanyak 60 petugas kesehatan dan 25 pasien kritis, termasuk yang menggunakan ventilator, masih dirawat di rumah sakit tersebut. Pasien dengan kondisi sedang hingga para terpaksa dievakuasi ke Rumah Sakit Indonesia yang hancur dan tidak berfungsi.

    Rumah Sakit Kamal Adwan dan daerah sekitarnya memang telah menjadi sasaran serangan sepanjang minggu ini. Direktur rumah sakit, dr Hussam Abu Safiya, mengatakan lima staf medis tewas akibat serangan yang dilancarkan pada Kamis lalu.

    Di sisi lain, Hamas membantah pasukannya berada di rumah sakit, dan mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membentuk komite investigasi untuk memeriksa “skala kejahatan yang dilakukan di Gaza utara”.

    “Kami dengan tegas membantah adanya aktivitas militer atau pejuang perlawanan di rumah sakit tersebut,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (28/12/2024).

    “Kebohongan musuh tentang rumah sakit bertujuan untuk membenarkan kejahatan keji yang dilakukan oleh tentara pendudukan saat ini, yang melibatkan evakuasi dan pembakaran semua departemen rumah sakit sebagai bagian dari rencana pemusnahan dan pemindahan paksa,” sambung Hamas dalam pernyataannya.

    Terbaru, pejabat kesehatan Gaza mengatakan pasukan Israel telah menahan Abu Safiya.

    “Pasukan pendudukan telah membawa puluhan staf medis dari Rumah Sakit Kamal Adwan ke pusat penahanan untuk diinterogasi, termasuk direktur, Hussam Abu Safia,” ungkapnya.

    Badan pertahanan sipil Gaza juga melaporkan bahwa Abu Safiya telah ditahan. Dalam beberapa hari terakhir, Abu Safiya telah berulang kali mengemukakan kekhawatirannya tentang situasi rumah sakit.

    “Dunia harus memahami bahwa rumah sakit kami menjadi sasaran dengan tujuan membunuh dan memaksa orang-orang di dalamnya untuk mengungsi,” katanya dalam sebuah pernyataan pada Senin lalu.

    (ath/kna)

  • Tren Kanker Usus Besar di Usia 20-an ‘Ngegas’, Peneliti Ungkap Dugaan Pemicunya

    Tren Kanker Usus Besar di Usia 20-an ‘Ngegas’, Peneliti Ungkap Dugaan Pemicunya

    Jakarta

    Kasus kanker usus besar atau kolorektal meningkat tajam di kelompok usia 20-30 tahun. Para dokter sampai saat ini masih mencari tahu penyebab pasti peningkatan kasus tersebut namun ada satu faktor yang dianggap menjadi pemicu terbesarnya.

    Tinjauan menyeluruh terhadap lebih dari 3.000 penelitian menunjukkan bahwa partikel kecil yang lebih kecil dari sebutir beras atau mikroplastik bisa jadi penyebab meningkatnya kanker usus besar di usia muda.

    Para peneliti dari University of California San Francisco (UCSF) mengatakan partikel yang menyebar luas ini dapat terakumulasi di organ tubuh seiring waktu, menyebabkan kerusakan DNA yang tidak dapat dipulihkan. Hal ini menyebabkan peradangan kronis yang membunuh sel-sel sehat dan menyebabkan sel kanker tumbuh tak terkendali.

    “Mikroplastik ini pada dasarnya adalah polusi udara berupa partikel, dan kita tahu bahwa jenis polusi udara ini berbahaya,” kata Dr Tracey Woodruf, profesor ilmu reproduksi di UCSF dikutip dari DailyMail, Sabtu (28/12/2024).

    Kanker usus besar adalah salah satu bentuk kanker yang paling cepat berkembang, terutama pada orang Amerika yang berusia di bawah 50 tahun. Kasus-kasus ini dianggap sebagai kanker yang muncul lebih awal. Kasus-kasus ini diperkirakan akan meningkat hingga 90 persen pada orang berusia 20 hingga 34 tahun dari tahun 2010 hingga 2030.

    Tinjauan tersebut, yang diterbitkan di jurnal Environmental Science & Technology, mengamati 3.000 penelitian yang dilakukan antara tahun 2018 dan 2024. Tim peneliti mengatakan bahwa meskipun sebagian besar studi yang dikutip dilakukan pada hewan, kesimpulan tersebut juga kemungkinan berlaku untuk manusia karena manusia dan hewan memiliki paparan yang sama.

    Para peneliti juga menunjukkan beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa paparan mikroplastik dapat meningkatkan risiko perubahan struktural pada usus besar.

    Misalnya, satu studi tahun 2022 terhadap tikus di China menemukan bahwa tikus yang terpapar mikroplastik secara kronis mengalami ‘gangguan usus besar yang luar biasa’, seperti kerusakan pada dinding usus besar. Studi lain yang diterbitkan pada tahun yang sama menunjukkan bahwa paparan mikroplastik menyebabkan usus besar menghasilkan lebih sedikit lendir, yang membentuk lapisan pelindung di sekitar usus besar.

    “Kami menyimpulkan bahwa paparan mikroplastik “diduga” berdampak buruk pada usus besar dan usus halus pada manusia,” tulis peneliti.

    Mereka juga menyarankan bahwa menghirup mikroplastik dapat meningkatkan risiko kerusakan jaringan di paru-paru dan memicu peradangan kronis.

    Mikroplastik ada di mana-mana di lingkungan, bersirkulasi melalui udara dan masuk ke tubuh manusia melalui kontak dengan makanan, air, dan tanah yang terkontaminasi. Mikroplastik juga dapat meresap ke aliran darah melalui pakaian sintetis dan produk pembersih.

    Mikroplastik paling umum ditemukan dalam botol dan wadah plastik, kosmetik, produk pembersih, dan makanan yang berasal dari laut seperti makanan laut.

    (kna/kna)

  • 8 Khasiat Rebusan Daun Sirsak untuk Kesehatan, Bisa Cegah Insomnia

    8 Khasiat Rebusan Daun Sirsak untuk Kesehatan, Bisa Cegah Insomnia

    Jakarta – Sirsak (Annona muricata) merupakan salah satu buah yang mengandung banyak nutrisi. Selain buahnya, bagian daun sirsak juga sering dimanfaatkan karena berkhasiat untuk tubuh.

    Pada umumnya, daun sirsak diolah dengan cara direbus dan diminum selagi hangat. Selain itu, daun sirsak juga bisa diracik dengan cara dicampurkan ke dalam teh hangat.

    Rebusan daun sirsak dipercaya dapat mencegah serta mengatasi sejumlah penyakit. Meski begitu, ada sejumlah khasiat yang mungkin perlu dilakukan penelitian lebih lanjut oleh para ahli.

    Lantas, apa saja manfaat rebusan daun sirsak untuk kesehatan? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Khasiat Rebusan Daun Sirsak untuk Kesehatan

    Air rebusan daun sirsak ternyata menyimpan berbagai manfaat untuk tubuh. Simak sejumlah khasiat rebusan daun sirsak di bawah ini:

    1. Mengatasi Sakit Maag

    Manfaat yang pertama adalah dapat mengatasi sakit maag. Dikutip dari situs Stylecraze, daun sirsak mengandung zat anti peradangan yang dapat menghilangkan rasa sakit di dalam tubuh, salah satunya mengobati maag.

    2. Mengatasi Peradangan

    Mengkonsumsi rebusan daun sirsak ternyata mampu mengatasi peradangan. Soalnya, kandungan anti rematik dan neuralgin pada daun sirsak diyakini berkhasiat mengatasi sejumlah peradangan, mulai dari cystitis, disentri, demam, diare, hingga ruam di kulit.

    3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Agar tubuh tetap fit, disarankan untuk mengkonsumsi rebusan daun sirsak. Sebab, daun sirsak kaya akan vitamin C yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan merangsang produksi sel darah putih untuk melawan infeksi.

    4. Menjaga Kesehatan Jantung

    Manfaat daun sirsak berikutnya adalah dapat menjaga kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular. Mengutip Cleveland Clinic, kandungan flavonoid dalam daun sirsak dipercaya membantu mengatasi tekanan darah tinggi yang menjadi salah satu pemicu penyakit jantung.

    Lalu, flavonoid juga dapat menurunkan kadar kolesterol “jahat” atau LDL sekaligus mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah.

    5. Mengurangi Kadar Asam Urat

    Kandungan flavonoid pada daun sirsak ternyata juga dapat mengatasi penyakit asam urat atau gout. Flavonoid dapat menghambat pembentukan senyawa asam urat (uric acid) di dalam tubuh serta meningkatkan pengeluaran senyawa tersebut lewat urine. Dengan begitu, kadar zat asam urat dalam tubuh menjadi berkurang sehingga turut menurunkan risiko gout.

    6. Mencegah Insomnia

    Bagi detikers yang sering mengalami insomnia, cobalah mengkonsumsi rebusan daun sirsak secara rutin. Dilansir Healthline, daun sirsak memiliki senyawa triptofan yang dapat meningkatkan jumlah hormon melatonin di dalam tubuh.

    Hormon tersebut juga berfungsi mengatur siklus tidur. Apabila jumlahnya tinggi maka seseorang akan lebih mudah tidur di malam hari.

    7. Menyembuhkan Sakit Gigi

    Kandungan antibakteri di dalam daun sirsak berkhasiat untuk mencegah tumbuhnya berbagai bakteri, seperti streptococcus mutans, streptococcus mitis, porphyromonas gingivalis, dan candida albicans. Jenis-jenis bakteri tersebut dapat menyebabkan sejumlah penyakit gigi, seperti periodontitis dan gingivitis.

    8. Mencegah Efek Radikal Bebas

    Satu lagi manfaat dari rebusan daun sirsak, yakni dapat mencegah efek radikal bebas di dalam tubuh. Sebagai informasi, seseorang yang terpapar radikal bebas dalam waktu lama bisa memicu peradangan, lalu kemudian akan merusak jaringan dan organ tubuh lainnya.

    Jika dibiarkan, efek jangka panjangnya bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker.

    Demikian delapan manfaat rebusan daun sirsak yang berkhasiat untuk kesehatan. Agar badan tetap sehat, imbangi juga dengan pola tidur yang cukup, terapkan pola makan bergizi, dan rutin olahraga.

    (ilf/fds)

  • Ditemukan Mutasi Baru Flu Burung di AS, Kucing Berisiko Jadi Pembawa Virus

    Ditemukan Mutasi Baru Flu Burung di AS, Kucing Berisiko Jadi Pembawa Virus

    Jakarta

    Penyebaran flu burung yang terus berlanjut di Amerika Serikat semakin mengkhawatirkan. Bukan hanya karena kasus pada manusia saja, tetapi juga kasus-kasus baru infeksi pada kucing yang meresahkan.

    Sampel virus yang ditemukan pada pasien kritis di Amerika Serikat telah menunjukkan tanda-tanda bermutasi agar lebih cocok dengan saluran pernapasan manusia. Kendati demikian, tidak ada indikasi virus telah menyebar ke luar tubuh individu tersebut.

    Sebuah analisis yang dipublikasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengungkapkan sebagian kecil virus di tenggorokan pasien membawa perubahan genetik yang dapat meningkatkan kemampuan virus untuk mengikat reseptor sel tertentu di saluran pernapasan atas manusia.

    CDC juga mencatat perubahan tersebut belum terdeteksi pada unggas, termasuk pada unggas peliharaan yang diyakini menjadi sumber infeksi awal pasien.

    CDC mengungkapkan mutasi tersebut kemungkinan besar dihasilkan oleh replikasi virus pada pasien dengan penyakit lanjut. Mereka juga menekankan bahwa tidak ada penularan strain yang bermutasi ke manusia lain yang telah diidentifikasi.

    Beberapa ahli berpendapat masih terlalu dini untuk menentukan apakah perubahan ini akan membuat virus menjadi lebih menular atau lebih para pada manusia. Ahli virus di Universitas Saskatchewan di Kanada, Angela Rasmussen, mengatakan meskipun mutasi dapat membuat virus memasuki sel dengan lebih mudah, diperlukan bukti tambahan untuk mengonfirmasi adanya efek pada penularan.

    Selain itu, mutasi serupa pernah terjadi pada pasien kritis sebelumnya tanpa menyebabkan wabah yang lebih luas.

    “Hal ini tidak benar-benar memberitahu kita ‘Wah, kita kini semakin dekat dengan pandemi,” ujarnya dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (28/12/2024).

    Hal senada juga disampaikan oleh peneliti dari Erasmus University Medical Center, Thijs Kuiken.

    “Penempelan yang efisien pada sel saluran pernapasan atas manusia diperlukan, tetapi tidak cukup, untuk penularan yang lebih efisien antarmanusia,” katanya.

    Kuiken menjelaskan alih-alih memperparah penyakit, adaptasi semacam ini justru dapat mengakibatkan infeksi yang lebih ringan dengan mengutamakan sel-sel di saluran pernapasan atas, yang menyebabkan gejala seperti pilek atau sakit tenggorokan.

    Para peneliti juga terus mencermati peningkatan kasus infeksi flu burung pada kucing.

    Seekor kucing di Oregon mati setelah mengonsumsi makanan hewan peliharaan mentah yang dipastikan terkontaminasi H5N1. Insiden ini memicu penarikan kembali makanan hewan peliharaan mentah dan beku Feline Turkey Recipe dari Northwest Naturals.

    Wild Felid Advocacy Centre di Washington juga mengumumkan 20 kucing di tempat perlindungan baru-baru ini juga mati setelah tertular flu burung.

    Rasmussen mewanti-wanti kucing luar yang terinfeksi dapat kembali ke rumah dan menularkan virus kepada manusia melalui kontak dekat.

    “Jika Anda memiliki kucing yang tinggal di luar rumah dan tertular H5 karena memakan burung yang mati, dan kucing itu kembali ke rumah Anda dan Anda memeluknya, Anda tidur dengannya… hal itu menciptakan risiko paparan tambahan,” pungkasnya.

    (ath/kna)

  • Sinterklas Naik Moge Hibur Anak-anak di Rumah Sakit Argentina

    Sinterklas Naik Moge Hibur Anak-anak di Rumah Sakit Argentina

    Foto Health

    REUTERS/Francisco Loureiro – detikHealth

    Sabtu, 28 Des 2024 15:00 WIB

    Argentina – Sinterklas Argentina menukar kereta luncur dengan sepeda motor besar untuk menghadirkan keceriaan liburan bagi anak-anak di rumah sakit. Begini momennya.

  • Kasus Medis Teraneh Sepanjang 2024: Pria dengan Tiga Mr P hingga Belut dalam Usus    
        Kasus Medis Teraneh Sepanjang 2024: Pria dengan Tiga Mr P hingga Belut dalam Usus

    Kasus Medis Teraneh Sepanjang 2024: Pria dengan Tiga Mr P hingga Belut dalam Usus Kasus Medis Teraneh Sepanjang 2024: Pria dengan Tiga Mr P hingga Belut dalam Usus

    Jakarta

    Ada-ada saja kasus medis aneh yang ditemukan sepanjang 2024. Mulai dari temuan belut di dalam usus, hingga pria yang memiliki tiga penis.

    Kasus-kasus aneh tapi nyata tersebut kerap didokumentasikan dalam jurnal medis, sehingga dokter dan masyarakat bisa mengetahui dan mempelajari kondisi yang sering tidak diketahui ini.

    Dikutip dari Gizmodo, berikut sejumlah kasus medis teraneh yang terjadi sepanjang 2024.

    1. Pria dengan Jumlah Vaksin Terbanyak

    Pada Maret lalu, para ilmuwan di Jerman menerbitkan sebuah penelitian yang menampilkan seorang pria yang mengaku telah menerima lebih dari 200 vaksinasi COVID-19 selama dua tahun.

    Pihak berwenang Jerman menuduh pria tersebut terus melakukan vaksinasi untuk mendapatkan kartu vaksinasi, yang kemudian dijual ke orang lain. Namun saat para peneliti menghubungi pria tersebut, ia benar-benar melakukan vaksinasi tersebut untuk dirinya sendiri. Bahkan, pria itu terkesan senang mendapatkan vaksinasi.

    Para peneliti tidak menemukan tanda-tanda pria itu dirugikan dengan cara apapun oleh vaksinasi massal yang diterimanya. Malahan, para peneliti menemukan sistem kekebalan pria itu lebih terlindungi dari virus corona dibandingkan rata-rata. Kendati demikian, para ilmuwan telah membuktikan beberapa suntikan saja sudah cukup untuk mendapatkan hasil maksimal dari vaksinasi COVID-19.

    2. Keluar Isi Perut

    Dua kasus terpisah tentang orang-orang keluar isi perutnya menjadi salah satu berita paling heboh tahun ini.

    Pada kasus pertama, seorang pria berusia 63 tahun bersin dan batuk dengan sangat keras, hingga isi perutnya keluar melalui luka bekas operasi yang baru saja ia lakukan di perutnya. Untungnya, paramedis berhasil membawanya ke rumah sakit dengan selamat dan ia pulih tanpa masalah.

    Kasus kedua, seorang wanita berusia 52 tahun batuk hingga mengeluarkan isi perutnya. Wanita ini diketahui mengalami batuk-batuk akibat COVID yang menyebabkan isi perutnya keluar melalui bekas luka operasi hernia yang pernah ia jalani. Wanita tersebut mendapat perawatan di rumah sakit, dan isi perutnya berhasil dimasukkan kembali.

    3. Sindrom Rapunzel

    Ternyata bukan kucing saja yang bisa memuntahkan bola rambut. Pada Juli lalu, dokter bedah dari Ekuador melaporkan telah mengeluarkan gumpalan rambut seberat dua pon dari perut seorang wanita muda. Kasus yang sama juga dilaporkan oleh dokter dari Massachusetts pada November lalu.

    Kasus-kasus ini merupakan contoh dari sindrom Rapunzel, kondisi medis langka yang terjadi ketika massa rambut tertelan hingga cukup besar sehingga menyumbat lambung dan usus halus. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh dorongan psikologis untuk mencabut dan memakan rambut sendiri.

    4. Tiga Mr P

    Pada Oktober lalu, dokter di Inggris melaporkan kasus yang sulit dipercaya: seorang pria tidak hanya memiliki satu atau dua, melainkan tiga penis.

    Menariknya lagi, pria itu mungkin tidak pernah menyadari kondisi anatominya yang unik itu. Dokter menemukan penis tambahan itu berada di dalam tubuhnya, sedangkan satu penisnya muncul di luar dan berfungsi normal.

    Para ilmuwan baru menemukan kondisi tersebut saat tubuh pria itu disumbangkan sebagai cadaver untuk penelitian mayat.

    5. Cacing di Otak

    Pada Maret lalu, dokter di Florida melaporkan temuan seorang pria yang mengalami sakit kepala parah selama berbulan-bulan. Setelah diperiksa, sakit kepala yang dialami pria itu ternyata disebabkan oleh cacing pita babi (Taenia solium).

    Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal juga sebagai neurocysticercosis, dan disebabkan oleh kista cacing pita. Kista ini tidak dapat tumbuh menjadi dewasa sepenuhnya, tetapi akan bermigrasi ke berbagai bagian tubuh, termasuk otak.

    Keberadaan kista di otak terkadang dapat memicu respons imun yang berbahaya yang menyebabkan berbagai gejala neurologis, seperti kejang dan migrain.

    Next: “Lime disease dan belut dalam usus”

  • Sebentar Lagi Tahun Baru, Ini Tips Jaga Kondisi di Tengah Cuaca Tak Menentu

    Sebentar Lagi Tahun Baru, Ini Tips Jaga Kondisi di Tengah Cuaca Tak Menentu

    Jakarta

    Tahun baru tinggal dalam hitungan hari, beragam acara mungkin sudah disiapkan untuk merayakannya. Jangan lupa siapkan juga kondisi tubuh apalagi di tengah kondisi cuaca yang tak menentu.

    Menurut praktisi kesehatan dr Ray Rattu, SpPD dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, kondisi tubuh yang bugar idealnya disiapkan sejak sebelum masa liburan. Menurutnya, kesiapan tersebut dapat dilihat dari beberapa hal.

    “Apakah kita memiliki waktu tidur yang cukup? Memiliki nutrisi yang cukup selama persiapan sebelum liburan ini, dan apakah kita sudah berolahraga yang cukup,” kata dr Ray dalam perbincangan dengan detikcom baru-baru ini.

    Khususnya soal olahraga, ia menyarankan untuk lebih memilih olahraga indoor jika memang cuaca tidak memungkinkan. Memaksakan diri olahraga outdoor ketika hujan misalnya, malah bisa berdampak pada imunitas tubuh yang akhirnya mengganggu persiapan libur.

    Terkait dampak cuaca terhadap kesehatan, dr Ray berpendapat bahwa yang sebenarnya paling berpengaruh adalah perubahan cuaca secara mendadak. Terutama, dari panas tiba-tiba menjadi dingin, hujan, dan berangin.

    “Dalam cuaca panas tubuh kita bermetabolisme biasa, tiba-tiba cuaca dingin, itu akan mempengaruhi thermoregulator di dalam tubuh kita. Tubuh kita akan berusaha memanaskan tubuh dengan metabolisme yang lebih tinggi,” jelas dr Ray.

    “Perubahan-perubahan ini memberikan efek stressor pada tubuh. Ini yang kemudian dapat menyebabkan, secara umum, imunitas kita akan berkurang,” terangnya.

    (up/up)