Category: Detik.com Kesehatan

  • Sedih, Bayi-bayi Gaza Meninggal Kena Hipotermia di Tengah Gempuran Israel

    Sedih, Bayi-bayi Gaza Meninggal Kena Hipotermia di Tengah Gempuran Israel

    Jakarta

    Setidaknya empat bayi meninggal karena hipotermia dalam beberapa minggu terakhir di Jalur Gaza, tempat ratusan ribu warga Palestina mengungsi akibat gempuran terus menerus oleh pihak Isreal.

    Jomaa al-Batran, baru berusia 20 hari ketika ditemukan dengan kepala “dingin seperti es”. Saudara kembar bayi itu, Ali, dipindahkan ke unit perawatan intensif Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa.

    Ayah mereka mengatakan si kembar lahir prematur satu bulan dan hanya menghabiskan satu hari di kamar bayi di rumah sakit, yang seperti pusat kesehatan lainnya di Gaza telah kewalahan dan hanya berfungsi sebagian.

    Ia mengatakan petugas medis memberi tahu ibu mereka untuk menjaga bayi yang baru lahir tetap hangat, tetapi itu tidak mungkin karena mereka tinggal di tenda dan suhu secara teratur turun di bawah 10 derajat Celsius di malam hari.

    “Kami delapan orang, dan kami hanya punya empat selimut,” kata al-Batran sambil menggendong tubuh pucat putranya kepada APNews. Ia menggambarkan tetesan embun yang merembes melalui penutup tenda semalaman.

    “Lihat warna kulitnya karena kedinginan. Apakah Anda melihat betapa dinginnya dia?”

    Anak-anak, beberapa dari mereka bertelanjang kaki, berdiri di luar dan menyaksikannya berduka. Bayi yang diselimuti kain kafan itu dibaringkan di kaki seorang imam, yang tingginya hampir sama dengan sepatunya. Setelah salat, imam itu melepaskan mantelnya yang panjangnya sampai mata kaki dan melilitkannya di tubuh sang ayah.

    Dr. Fidda Al-Nadi, seorang dokter di Rumah Sakit Nasser, mengatakan kepada CBS News bahwa mereka menerima satu atau dua kasus hipotermia setiap hari. Anak-anak yang paling muda, kata Al-Nadi, adalah yang paling rentan.

    “Dalam tekanan yang kita alami saat ini, banyak anak yang lahir prematur, dan ini membuatnya lebih rentan terhadap hipotermia,” kata Al-Nadi.

    Mahmoud al-Faseeh menguburkan putrinya Sila minggu lalu – ia meninggal karena hipotermia saat baru berusia 3 minggu.

    “Saya membangunkannya untuk menyusui dan dia kedinginan dan membiru, hidungnya berdarah. Jantungnya berhenti berdetak karena suhu dingin yang ekstrem,” ujar Mahmoud.

    (kna/kna)

  • Tren Bercinta dengan Robot Diprediksi Makin Dekati Kenyataan di 2025

    Tren Bercinta dengan Robot Diprediksi Makin Dekati Kenyataan di 2025

    Jakarta

    Meningkatnya penerimaan sosial terhadap berbagai alat bantu seksual diprediksi menjadi pertanda bahwa tren bercinta dengan robot tidak lama lagi bakal jadi kenyataan. Bahkan di 2035, seks dengan virtual reality bakal mudah ditemui sehari-hari.

    Prediksi ini pertama kali disampaikan praktisi futurologi Dr Ian Pearson, dalam sebuah laporan di The Sun, 8 tahun silam. Belakangan, prediksi ini kembali ramai diperbincangkan.

    Dalam analisisnya, Dr Pearson menyebut salah satu indikasinya adalah makin berkurangnya tabu untuk membicarakan sextoys, termasuk di berbagai majalah wanita. Menurutnya, pada tahapan ini manusia sudah tidak jauh dari tren robot seks.

    Ia juga memprediksi, pada 2050 hubungan seks pada manusia akan semakin tidak populer.

    “Awalnya banyak orang masih ragu berhubungan seks dengan robot, tapi lama kelamaan akan terbiasa, seiring meningkatnya AI (Artificial Inteligence) dan perilaku mekanis dan perasaannya, dan mereka mulai menjadi teman dengan ikatan emosional, dan rasa sungkan lama-lama berkurang,” tulisan Dr Pearson dalam sebuah laporan.

    Tren tersebut juga akan ditandai dengan munculnya istilah Robophilia, untuk menggambarkan ketika manusia jatuh cinta dengan robot.

    (up/up)

  • Penjelasan Medis Kenapa Pasien Kritis Bisa Tiba-tiba Sembuh Sebelum Meninggal

    Penjelasan Medis Kenapa Pasien Kritis Bisa Tiba-tiba Sembuh Sebelum Meninggal

    Jakarta

    Julie McFadden seorang perawat layanan hospice di California, Amerika Serikat mengungkapkan sebuah fenomena unik yang mungkin pernah didengar oleh masyarakat. Yang dimaksud adalah fenomena pasien sakit parah di rumah sakit yang bisa tiba-tiba sembuh sebelum akhirnya meninggal dunia.

    McFadden menuturkan bahwa fenomena tersebut dikenal dengan istilah terminal lucidity. Kondisi ini terjadi ketika pasien yang sakit parah mengalami semacam ledakan energi, kejernihan mental, dan kewaspadaan secara tiba-tiba.

    Ketika ini terjadi, pasien mungkin nampak memiliki peningkatan daya ingat dan fungsi kognitif, atau tiba-tiba dapat bangun dari tempat tidurnya. Mereka mungkin juga mengalami perubahan halus dalam suasana hati mereka.

    Kemudian, hanya dalam beberapa hari atau bahkan beberapa jam kemudian, pasien akhirnya meninggal. Meski perubahan ini mungkin nampak menggembirakan, McFadden menuturkan bahwa hal itu bukan berarti pasien benar-benar sembuh.

    “Bagian yang sulit adalah menikmatinya saat hal itu terjadi dan mengetahui bahwa mereka kemungkinan akan meninggal tak lama setelahnya,” kata McFadden dikutip dari Daily Mail, Rabu (1/1/2025).

    McFadden menyebut terminal lucidity merupakan fenomena paling umum dari orang-orang yang akan meninggal, khususnya selama ia berpraktik di layanan hospice. Layanan hospice adalah sejenis perawatan khusus untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang mengalami penyakit serius atau stadium akhir.

    Pasien biasanya akan nampak seperti tidak sakit sama sekali atau bahkan mereka meminta makanan favorit mereka. Hal ini biasanya terjadi selama beberapa jam hingga satu atau dua hari.

    Diperkirakan sebanyak satu dari tiga orang yang sekarat mengalami terminal lucidity sebelum akhirnya meninggal.

    Hingga saat ini, para ahli tidak mengetahui secara pasti apa yang memicu terminal lucidity. Namun, penelitian terkini menunjukkan orang yang sekarat mungkin mengalami lonjakan aktivitas otak atau neurotransmitter terkait dengan stres, yang memberi mereka aliran energi terakhir.

    Penelitian yang diterbitkan tahun lalu menyebut bahwa otak yang sekarat mengalami kekurangan oksigen dan mungkin dapat menghasilkan peningkatan aktivitas gelombang gamma. Gelombang gamma merupakan gelombang otak tercepat yang terjadi saat pasien sangat waspada dan secara aktif memproses informasi sensorik.

    Para ahli juga percaya otak melepaskan ‘banjir’ neurotransmitter seperti serotonin tepat sebelum kematian, yang dapat meningkatkan suasana hati.

    “Tidak ada yang terbukti secara ilmiah atau dipelajari untuk memberi tahu kita secara pasti mengapa hal itu terjadi. Cobalah untuk tetap hadir di saat orang yang Anda kasihi mengalami hari yang sangat baik. Anggaplah itu sebagai berkat, hampir seperti hadiah yang diberikan orang yang Anda kasihi kepada Anda,” tandas McFadden.

    (avk/up)

  • 5 Manfaat Jamur Kuping untuk Kesehatan, Jarang Diketahui

    5 Manfaat Jamur Kuping untuk Kesehatan, Jarang Diketahui

    Jakarta – Jamur kuping memiliki tekstur seperti jeli dan kekenyalan yang khas. Biasanya jamur ini digunakan dalam tumisan atau sup.

    Tak hanya sebagai makanan, jamur kuping juga digunakan untuk penyembuhan penyakit. Sejak abad ke 19, praktisi pengobatan tradisional menggunakannya untuk mengobati penyakit kuning dan sakit tenggorokan. Berikut beberapa manfaat jamur kuping untuk kesehatan.

    Manfaat Jamur Kuping untuk Kesehatan

    Menurut penelitian dalam jurnal Food & Nutrition, mengkonsumsi seporsi jamur setiap hari menjadi cara mudah untuk meningkatkan kualitas nutrisi diet, tanpa menambahkan banyak kalori ekstra. Jamur kuping sendiri juga menunjukkan beberapa manfaat untuk kesehatan.

    1. Mengandung Antioksidan Tinggi

    Jamur umumnya mengandung antioksidan yang tinggi. Menurut laman Healthline, senyawa tanaman bermanfaat ini membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh yang dikaitkan dengan peradangan dan berbagai penyakit.

    2. Meningkatkan Kesehatan Usus dan Kekebalan Tubuh

    Jamur kuping mengandung prebiotik. Sebagai informasi, prebiotik adalah jenis serat yang memberi makan mikrobioma usus atau bakteri baik di usus.

    Prebiotik meningkatkan kesehatan pencernaan dan menjaga keteraturan usus. Mikrobioma usus ini berkaitan erat dengan kekebalan tubuh. Prebiotik seperti yang ada di jamur kuping diyakini bisa meningkatkan respon kekebalan tubuh terhadap patogen yang bisa membuat tubuh sakit.

    3. Mengandung Banyak Serat

    Mengutip laman Livestrong, satu porsi jamur kuping kering mengandung 20 gram serat menurut USDA. Diketahui, diet tinggi serat bisa membantu meningkatkan kesehatan pencernaan menurunkan kadar kolesterol, menjaga kadar gula darah, dan mempermudah dalam menjaga berat badan.

    4. Meningkatkan Kesehatan Otak

    Jamur diyakini bisa menjaga fungsi otak yang sehat. Sebuah penelitian tabung reaksi mengungkapkan, jamur kuping dan jamur lainnya menghambat aktivitas beta secretase, enzim yang melepaskan protein beta amiloid.

    Protein ini bersifat racun bagi otak dan telah dikaitkan dengan penyakit degeneratif, seperti Alzheimer. Meski menjanjikan, namun dibutuhkan penelitian pada manusia.

    5. Melindungi Hati

    Jamur kuping bisa melindungi hati dari kerusakan akibat zat tertentu. Dalam sebuah penelitian pada tikus, larutan air dan bubuk jamur kuping membantu memulihkan dan melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan overdosis asetaminofen. Para peneliti menghubungkan efek ini dengan sifat antioksidan pada jamur yang kuat. Meski begitu, penelitian lainnya masih diperlukan.

    Kandungan Gizi Jamur Kuping

    Seperempat cangkir atau sekitar 7 gram jamur kuping kering memiliki:

    Kalori: 20Karbohidrat: 5 gramProtein: Kurang dari 1 gramSerat: 5 gramNatrium: 2 mg

    Selain itu, ada sejumlah kecil kalium, kalsium, fosfor, folat, dan magnesium. Vitamin dan mineral ini sangat penting untuk kesehatan jantung, otak, dan tulang.

    Meski banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok penelitian ilmiah mengenai jamur ini masih dalam tahap awal. Penelitian pada manusia juga masih terbatas, jadi masih diperlukan studi lebih lanjut.

    (elk/row)

  • Kebiasaan Ini Bisa Bikin Performa di Atas Ranjang Anjlok, Pasutri Wajib Catat!    
        Kebiasaan Ini Bisa Bikin Performa di Atas Ranjang Anjlok, Pasutri Wajib Catat!

    Kebiasaan Ini Bisa Bikin Performa di Atas Ranjang Anjlok, Pasutri Wajib Catat! Kebiasaan Ini Bisa Bikin Performa di Atas Ranjang Anjlok, Pasutri Wajib Catat!

    Jakarta

    Bercinta bisa menjadi salah satu momen penting untuk pasangan suami istri. Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, nyatanya bercinta juga dapat meningkatkan keintiman dan keharmonisan pasangan. Oleh karena itu, memerhatikan kualitas bercinta adalah salah satu faktor penting dalam rumah tangga.

    Dikutip dari WebMD, berikut ini adalah sederet kebiasaan sepele yang bisa bikin performa bercinta ngedrop:

    1. Terlalu Banyak Junk Food

    Junk food banyak mengandung karbohidrat olahan, gula sederhana, lemak jenuh, hingga lemak trans. Terlalu banyak mengonsumsi makanan sejenis itu dapat memperlambat aliran darah dan memengaruhi performa seks di atas ranjang.

    Perbanyak konsumsi real food seperti buah, sayuran, hingga protein nabati dan hewani. Protein nabati yang bisa dikonsumsi seperti kacang-kacangan, buncis, hingga tahu. Pola makan sehat dapat memberikan lebih banyak energi untuk berhubungan intim.

    2. Kebanyakan Makan Garam

    Makanan tinggi garam dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami masalah tekanan darah tinggi. Masalah tekanan darah yang tidak terkontrol dengan baik dapat berisiko menurunkan libido.

    Jauhi makanan kemasan yang tinggi natrium dan perhatikan seberapa banyak jumlah garam yang dikonsumsi sehari-hari. Sebaiknya, prioritaskan makanan-makanan mengandung bumbu dari rempah.

    3. Stres

    Kontrol stres yang buruk dapat memicu ketegangan dan kekhawatiran terus menerus. Ketika tubuh terus dipenuhi oleh hormon stres, itu dapat mengganggu kesehatan hingga menurunkan keinginan untuk melakukan seks.

    Coba cari tahu apa yang membuat tingkat stres terasa tinggi dan temukan cara untuk mengatasinya. Luangkan waktu untuk melakukan hobi, melakukan aktivitas relaksasi, hingga berkonsultasi dengan psikolog bila diperlukan.

    4. Skip Foreplay

    Foreplay merupakan salah satu faktor yang penting untuk meningkatkan performa bercinta. Persiapan sebelum melakukan hubungan intim dapat membuat pengalaman bercinta pasutri menjadi lebih baik.

    Dalam sebuah survei terhadap 8.700 orang, mereka mengatakan seks berlangsung lebih lama ketika mereka memasukkan lebih banyak jenis rangsangan sebelum penetrasi. Foreplay bisa dilakukan dengan seks oral hingga masturbasi.

    NEXT: Masih kurang berinovasi hingga masalah komunikasi

  • Apakah Minum Obat Herbal Boleh Bareng dengan Obat Kimia Modern? Ini Penjelasannya

    Apakah Minum Obat Herbal Boleh Bareng dengan Obat Kimia Modern? Ini Penjelasannya

    Jakarta – Efek Konsumsi obat herbal dan kimia modern berbarengan bisa berbeda, bergantung pada kandungan zat aktifnya. Efek ini bisa saja tidak membahayakan, namun tetap wajib diwaspadai.

    Mengonsumsi obat herbal sering dianggap sebagai alternatif untuk memaksimalkan usaha sembuh dan sehat. Sehingga tak jarang konsumsi herbal dibersamai dengan obat kimia modern. Apakah tindakan ini aman dan memberi manfaat maksimal?

    Interaksi Obat Herbal dan Obat Kimia Modern

    Dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, obat herbal dan obat kimia modern memiliki cara kerja yang berbeda. Obat herbal umumnya berperan dalam menyeimbangkan fungsi organ tubuh agar kembali bekerja dengan baik. Sementara obat kimia modern bekerja dengan meredam rasa sakit.

    Obat herbal dan obat kimia modern mengandung senyawa aktif yang sama-sama memengaruhi tubuh, sehingga interaksi keduanya bisa terjadi. Interaksi yang mungkin timbul apabila obat herbal dan kimia modern dikonsumsi secara bersamaan adalah semakin kuat, menjadi berkurang, atau hilang sama sekali.

    Konsumsi Obat Herbal dengan Obat Kimia

    Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Tradisional (PDPOJI), dr Inggrid Tania mengungkapkan, mengonsumsi obat herbal dan kimia modern harus melalui konsultasi lebih dulu dengan dokter. Hal ini untuk memastikan konsumsi obat tidak membahayakan pasien.

    “Perlu berkonsultasi dengan dokter yang paham, karena ada obat herbal yang memang aman dikombinasi bareng dengan obat kimia tapi minumnya nggak bareng-bareng. Biasanya diberi selisih waktu satu jam, antara mengkonsumsi obat kimia dan herbal,” ujar dr Inggrid kepada detikcom, Kamis (10/10/2024) mengutip arsip detikHealth.

    Kombinasi Obat Herbal dan Kimia Modern yang Cocok dan Tidak Cocok

    Menurut dr. Inggrid, ada beberapa obat herbal yang tidak dianjurkan jika dikombinasikan dengan obat kimia modern. Penting untuk mengetahui obat herbal dan kimia modern apa saja yang cocok dan tidak cocok dikombinasikan.

    “Misalnya orang tersebut sedang mengkonsumsi obat kimia heparin yang merupakan obat pengencer darah. Ini tidak boleh dikonsumsi bareng obat herbal yang juga dapat mengencerkan darah, itu harus konsultasi ke dokter. Takutnya efeknya darahnya semakin ‘encer’,” ungkapnya.

    Obat Herbal dan Kimia Modern yang Cocok Dikombinasikan

    1. Obat Umum

    Dalam jangka panjang, obat kimia modern berpotensi mengganggu fungsi hati. Mengonsumsi temulawak atau milk thistle bisa menjadi solusi. Keduanya terbukti tidak berinteraksi dengan obat kimia modern, justru membantu meregenerasi sel-sel hati.

    2. Obat Alergi

    Antihistamin merupakan obat kimia modern yang membantu meredakan gejala alergi. Obat ini bisa dikombinasikan dengan bawang putih dalam masakan dengan jumlah yang banyak.

    3. Obat Pembunuh Virus

    Beberapa jenis herbal bisa meningkatkan sistem imun dan meningkatkan khasiat obat antiviral di antaranya echinacea (Echinacea angustifolia, E. Purpurea, E. Pallida), dan meniran (Phyllanthus niruri). Namun, hindari mengkonsumsi echinacea dan meniran berbarengan, sebab bisa mengganggu sistem imun.

    Obat Herbal dan Kimia Modern yang Tidak Cocok Dikombinasikan

    1. Obat Pengencer Darah

    Hindari bawang putih, jahe, pegagan, nanas, dan ginseng saat mengkonsumsi obat kimia modern seperti warfarin dan aspirin. Waspadai juga kandungan danshen dan dang qui yang biasanya ada dalam ramuan sinse. Obat-obatan herbal ini bisa melancarkan peredaran darah. Apabila dikonsumsi bersama aspirin atau warfarin, maka bisa menyebabkan perdarahan organ.

    2. Obat Umum

    Obat herbal dengan kandungan tanin bisa mengurangi penyerapan tubuh terhadap obat yang mengandung theophylline, codein, dan ephedrine. Selain itu, hindari pula mengkonsumsi daun jambu biji, teh, serta herbal yang rasanya sepat.

    3. Obat Jantung

    Beberapa herbal yang bisa mempengaruhi kerja obat jantung di antaranya jenis pencahar seperti buah senena, ginseng, licorice, dan ma huang. Obat-obatan herbal ini bisa mengganggu ritme denyut jantung.

    Waspadai Konsumsi Obat Herbal Ilegal

    Selain mengetahui kombinasi yang cocok dan tidak cocok antara obat herbal dan kimia modern, penting untuk menghindari obat herbal ilegal yang beredar di pasaran. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Polda Jawa Barat pada Senin (7/10/2024) mengumumkan temuan produk herbal dengan bahan kimia obat (BKO) ilegal dengan nilai ekonomi barang bukti mencapai Rp 8,1 miliar. Termasuk dalam temuan tersebut adalah 10 jenis obat herbal ilegal yang diduga mengandung BKO, yaitu:

    Cobra XSpiderAfrica Black AntCobra IndiaTawon LiarWan TongKapsul Asam Urat TCUAntananTongkat arabXian Ling

    Obat herbal tak seharusnya mengandung BKO, apalagi dengan dosis yang tidak terukur sehingga berisiko membahayakan masyarakat. Dalam konsumsi dengan dosis yang lebih tinggi, obat-obatan ini bisa berakibat fatal.

    (elk/row)

  • Dokter Kulit Bagikan Tips Alami Bikin Wajah Makin Glowing

    Dokter Kulit Bagikan Tips Alami Bikin Wajah Makin Glowing

    Jakarta

    Memiliki wajah bersih dan glowing mungkin menjadi keinginan banyak orang. Selain menggunakan skincare atau perawatan kulit yang tepat, ternyata ada beberapa cara alami yang juga bisa dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

    Spesialis kulit dr Ruri Diah Pamela, SpKK mengatakan menjaga hidrasi tubuh merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan kulit. Minum minimal 8 gelas setiap hari untuk menjaga kelembaban kulit.

    Selain itu, dr Ruri juga mengingatkan pentingnya mengonsumsi makanan tinggi antioksidan untuk kesehatan kulit. Antioksidan dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

    Paparan radikal bebas seperti dari polusi, sinar UV, hingga asap rokok dapat memicu stres oksidatif yang dapat merusak sel-sel kulit dan memicu munculnya tanda-tanda penuaan.

    “Konsumsi makanan kaya antioksidan. Buah dan sayuran seperti alpukat, wortel, bayam, dan buah beri dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan,” kata dr Ruri ketika dihubungi detikcom, Rabu (1/1/2025).

    “Selain itu pastikan menjaga pola tidur yang baik. Tidur cukup dan berkualitas membantu regenerasi kulit,” sambungnya.

    Pengelolaan stres juga menjadi hal yang penting dalam menjaga kesehatan kulit. Stres psikologis yang tidak dikelola dengan baik menurut dr Ruri dapat memicu inflamasi hingga memperburuk masalah kesehatan kulit, misalnya jerawat dan eczema.

    “Kulit yang sehat dan bersih lebih banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pola makan seimbang, hidrasi yang cukup, perawatan kulit yang tepat, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan,” kata dr Ruri.

    “Lindungi kulit dari sinar matahari, gunakan tabir surya setiap hari dengan SPF minimal 30 untuk mencegah kerusakan kulit,” tandasnya.

    (avk/up)

  • Sederet Manfaat Makan Anggur Hijau, Jaga Berat Badan hingga Tangkal Diabetes

    Sederet Manfaat Makan Anggur Hijau, Jaga Berat Badan hingga Tangkal Diabetes

    Jakarta

    Anggur hijau merupakan salah satu buah yang populer di Indonesia. Tidak sekadar menjadi camilan, nyatanya anggur hijau menyimpan segudang manfaat kesehatan untuk tubuh apabila dikonsumsi secara rutin.

    Anggur hijau diketahui kaya akan vitamin dan mineral yang membantu menjaga tubuh tetap kuat dan sehat. Karena praktis untuk dikonsumsi, tak heran anggur hijau sering menjadi pilihan. Dikutip dari WebMD, berikut ini sederet manfaat makan anggur hijau:

    1. Membantu Menjaga Berat Badan

    Anggur mengandung senyawa kimia yang disebut resveratrol. Penelitian telah menunjukkan bahwa resveratrol dapat membantu tubuh memetabolisme asam lemak, serta meningkatkan tingkat energi dan metabolisme secara keseluruhan.

    Semua manfaat itu dapat membantu proses penurunan berat badan.

    Anggur juga mengandung banyak flavonoid, jenis antioksidan kuat yang menurut beberapa penelitian dapat membantu menjaga berat badan yang sehat. Pilih anggur hijau sebagai pengganti camilan manis untuk menjaga berat badan tetap terkendali.

    Anggur hijau juga bisa menjadi salah satu camilan sehat untuk mengontrol tekanan darah. Hal ini dikarenakan adanya kandungan kalium di dalam anggur hijau.

    Kalium mengikat natrium dalam aliran darah, membantu mengeluarkannya dari tubuh. Anggur hijau mengandung banyak kalium dan serat, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengatur sistem kardiovaskular.

    Dikutip dari Healthline, dalam sebuah penelitian selama 8 minggu pada 69 orang dengan kolesterol tinggi, mengonsumsi sebanyak 500 gram per hari membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Kemampuan anggur hijau untuk menurunkan kolesterol salah satunya berasal dari resveratrol yang ada di dalamnya.

    Dalam sebuah penelitian, kandungan resveratrol dalam anggur juga disebut memberikan efek anti-kanker pada tubuh. Antioksidan tersebut membantu mengurangi peradangan dan menghalangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

    Sifat anti-kanker pada anggur hijau juga didapatkan dari kandungan antioksidan quercetin, antosianin, dan katekin.

    Penelitian tabung reaksi dan hewan menunjukkan ekstrak anggur dapat menghalangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker usus besar dan payudara. Studi lain yang melibatkan 30 orang juga menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 150-450 gram anggur per hari mengalami penurunan risiko kanker usus besar.

    5. Menjaga Tubuh dari Diabetes

    Anggur merupakan salah satu makanan masuk dalam kategori indeks glikemik yang rendah hingga sedang sehingga dapat mengontrol peningkatan kadar gula darah secara lebih perlahan atau sedang.

    Meski begitu, ahli tetap menyarankan konsumsi anggur hijau dalam jumlah yang sedang. Senyawa resveratrol dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin dengan cara:

    Menurunkan resistensi insulin.Meningkatkan sensitivitas insulin.Melindungi sel beta pankreas.Meningkatkan produksi insulin.Meningkatkan jumlah reseptor glukosa pada membran sel.

    (avk/up)

  • Waspadai Gejala dan Efek Kekurangan Vitamin B12, Salah Satunya Bisa Muncul di Kaki

    Waspadai Gejala dan Efek Kekurangan Vitamin B12, Salah Satunya Bisa Muncul di Kaki

    Jakarta

    Vitamin B12 merupakan nutrisi yang sangat penting untuk tubuh, salah satunya untuk membantu mempercepat penyembuhan luka. Vitamin ini biasanya bersumber dari telur, daging sapi, ayam, dan keju.

    Selain untuk membantu proses penyembuhan luka, vitamin B12 merupakan salah satu komponen penting untuk memproduksi sel darah merah yang memfasilitasi transportasi oksigen ke seluruh tubuh. Proses ini penting untuk menjaga penglihatan, kekebalan imun, penyerapan protein yang efektif, hingga replikasi DNA.

    Terdapat beberapa gejala kekurangan vitamin B12 yang dapat muncul di kaki, mulai dari munculnya sensasi kesemutan hingga kesulitan dalam berjalan.

    Dikutip dari Medical News Today, sensasi kesemutan ini biasanya tidak hanya muncul di kaki, tapi juga di tangan. Gejala ini terjadi karena vitamin B12 berperan penting dalam sistem saraf.

    Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah konduksi saraf atau kerusakan saraf. Dalam sistem saraf, vitamin B12 membantu menghasilkan zat yang disebut mielin untuk melindungi saraf dan membantu dalam mengirimkan sensasi.

    Tanpa mielin yang cukup, saraf menjadi lebih rentan terhadap kerusakan. Masalah ini umumnya terjadi pada saraf perifer pada tangan dan kaki.

    Ketika saraf perifer pada kaki mengalami kerusakan, kondisi ini akhirnya mengakibatkan masalah dalam berjalan. Mati rasa di kaki dan anggota badan dapat membuat seseorang lebih sulit berjalan tanpa adanya alat bantu.

    Orang dengan masalah ini kemungkinan juga akan mengalami kelemahan otot dan refleks yang berkurang.

    Dikutip dari Harvard Health Publishing, berikut ini adalah sederet gejala yang dapat muncul apabila seseorang memiliki masalah kekurangan vitamin B12:

    Sensasi mati rasa pada tangan dan kaki.Kesulitan berjalan atau masalah keseimbangan.Anemia.Lidah bengkak dan meradang.Kesulitan dalam berpikir atau masalah kognitif lain.Rasa lemah dan kelelahan.

    (avk/up)

  • Mau Minum Cuka Apel Biar Wajah Glowing? Boleh Aja Sih, Asal…

    Mau Minum Cuka Apel Biar Wajah Glowing? Boleh Aja Sih, Asal…

    Jakarta

    Ramai netizen media sosial X membahas ‘hacks’ minum cuka apel setiap hari. Cara ini disebut bisa membuat wajah menjadi lebih bersih dan glowing. Tak sedikit dari warganet mengaku sudah melakukan hacks tersebut untuk menjaga kesehatan kulit mereka.

    “aku udah sering konsumsi cuka apel abis bangun tidur walau bolong2 minumnya. bukan semata2 untuk apa, cuma biar sehat aja. itu juga bantu nurunin bb fyi. dan emg bikin muka jadi cerah,” kata salah satu netizen.

    “Gatau ya tapi liat mamak rajin dari w kecil ampe skrg minum cuka apel entah itu di tambah air anget/langsung di telen tp beliau BB nya stabil mulu, mukanya juga gapernah jerawat/aneh-aneh pdhl pake skincare banget2 itu kayaknya baru 2020 an dibeliin ama kita2,” kata pemilik akun @c***m**ha***k.

    Spesialis kulit dr Ruri Diah Pamela, SpKK menuturkan bahwa sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan manfaat mengonsumsi cuka apel untuk kesehatan kulit secara langsung. Meski begitu, menurutnya potensi manfaat cuka untuk wajah ini muncul dari mekanisme tidak langsung.

    Salah satu manfaat dari mengonsumsi cuka apel adalah mendukung keseimbangan mikrobioma usus. Kondisi usus yang baik secara tidak langsung menjadi salah satu faktor kesehatan kulit yang lebih baik.

    “Selain itu, cuka apel juga baik untuk mengontrol gula darah. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa cuka apel dapat membantu mengontrol kadar gula darah, yang berpotensi menurunkan risiko inflamasi yang memengaruhi kulit,” ujar dr Ruri ketika dihubungi detikcom, Rabu (1/1/2025).

    Selain itu, cuka apel biasanya juga mengandung antioksidan. Kandungan antioksidan berperan penting dalam melindungi kulit dari radikal bebas.

    Meski begitu, dr Ruri mengingatkan bahwa menjaga kesehatan kulit melibatkan banyak faktor, mulai dari perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat. Cuka apel tidak bisa diandalkan menjadi satu-satunya cara untuk meningkatkan kesehatan kulit wajah.

    Ia juga menambahkan, mengonsumsi cuka apel secara berlebihan juga dapat memberikan efek samping seperti iritasi pada lambung, erosi pada gigi, ketidakseimbangan elektrolit, hingga risiko interaksi dengan obat-obat tertentu.

    “Larutkan 1-2 sendok teh cuka apel dalam segelas air sekitar 250 ml. Jangan minum cuka apel langsung karena sifat asamnya dapat merusak lapisan gigi dan saluran pencernaan,” ujar dr Ruri.

    “Konsumsi setelah makan untuk mencegah iritasi lambung. Jangan mengonsumsinya lebih dari dua kali sehari tanpa pengawasan medis,” tandasnya.

    (avk/up)