Category: Detik.com Kesehatan

  • Budget Makan Gratis Rp 10-15 Ribu, Cukupkah Penuhi Gizi Anak? Ini Kata Dokter

    Budget Makan Gratis Rp 10-15 Ribu, Cukupkah Penuhi Gizi Anak? Ini Kata Dokter

    Jakarta

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto resmi dimulai pada hari ini, Senin (6/1/2025). Setidaknya sebanyak 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur telah beroperasi di 26 Provinsi.

    Seperti yang diketahui, besaran nilai paket untuk MBG tersebut telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp10.000. Lantas, apakah dengan anggaran ini cukup memenuhi nutrisi anak untuk sekali makan?

    Menjawab hal ini, spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengatakan anggaran tersebut sebenarnya terbilang cukup untuk satu porsi menu makanan bergizi. Dengan catatan, pemerintah harus benar-benar mengoptimalkan produk lokal.

    “Dengan budget Rp10 ribu sampai Rp15 ribu asalkan pemerintah bisa mengoptimalkan menggunakan produk lokal yang sehat dan murah meriah. Tapi dengan catatan harus divariasikan,” kata dr Putri saat dihubungi oleh detikcom, Senin (6/1/2025).

    “Contohnya untuk karbohidratnya kadang nasi, kadang olahan jagung, atau bihun dari beras putih. Protein bisa dari ikan, besoknya ayam, telur, atau cari yang paling murah meriah,” sambungnya.

    dr Putri menambahkan bahwa di masing-masing daerah tentunya memiliki makanan bergizi khas, sehingga hal ini bisa dimanfaatkan untuk bisa membuat menu makan yang seimbang.

    Dengan budget Rp10 ribu, dirinya memberikan rekomendasi menu yang bisa dicoba agar keseimbangan nutrisi untuk anak masih tetap terjaga.

    “Tergantung olahan lokal masing-masing ya, sehingga anak-anak tersebut lebih familiar dengan lidah mereka, gaya olahannya, dan rasa bumbu-bumbunya,” katanya.

    “Kalau secara umum bisa ayam ditumis, kemudian sayurnya gabungan wortel dengan buncis yang murah meriah. Karbohidratnya bisa nasi, buahnya misalkan pisang atau jeruk. Ditambah proteinnya tahu atau tempe,” tutupnya.

    Terkait program MBG ini, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan setiap SPPG akan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

    “Menurut saya luar biasa SOP-nya sangat ketat masuk ke dalam harus ganti baju, pakai tutup kepala, pakai masker dan bagaimana makanan tadi dipersiapkan di sana,” ujar Hasan Nasbi di Bogor, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Senin (6/1/2025).

    Hasan Nasbi menambahkan, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional juga bekerja sama dengan para ahli gizi dan akuntan untuk mengawasi setiap dapur produksi. Hal ini agar program MBG bisa berjalan sebagaimana mestinya.

    (dpy/kna)

  • Istana Pastikan Dapur Penyedia Makan Bergizi Gratis Dipantau Ahli Gizi

    Istana Pastikan Dapur Penyedia Makan Bergizi Gratis Dipantau Ahli Gizi

    Jakarta

    Program makan bergizi gratis (MBG) resmi dimulai pada hari ini, Senin (6/1/2025). Di hari pertama ini, setidaknya sebanyak 190 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap beroperasi di 26 provinsi.

    Dengan dimulainya salah satu program Presiden Prabowo Subianto tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan setiap SPPG akan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

    “Menurut saya luar biasa SOP-nya sangat ketat masuk ke dalam harus ganti baju, pakai tutup kepala, pakai masker dan bagaimana makanan tadi dipersiapkan di sana,” ujar Hasan Nasbi di Bogor, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Senin (6/1/2025).

    Terkait pemenuhan gizi anak, Hasan menambahkan bahwa setiap dapur dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG ini juga dibantu oleh satu ahli gizi dan akuntan untuk pengawasan nutrisi dan distribusi makanan.

    Kebersihan makanan, lanjut Hasan Nasbi, juga menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, Badan Gizi Nasional telah memiliki sistem sendiri untuk menjaga makanan tetap higienis.

    “Teman-teman bisa lihat tidak ada sampah, sampai pengelolaannya dipikirkan oleh mereka. Sampah pun di SPPG sudah dipisah, seperti sampah plastik, sisa makanan, di dapur sudah dipisah. Yang keluar tidak akan menjadi problem,” tutupnya.

    Adapun program makan bergizi gratis yang dimulai hari ini perdana dilakukan di 26 provinsi mulai dari Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Gorontalo.

    Selanjutnya Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat, dan Papua Selatan.

    (dpy/kna)

  • Hwasa MAMAMOO Curhat Pernah Idap Anoreksia, Harus Diet Ketat saat Jadi Trainee

    Hwasa MAMAMOO Curhat Pernah Idap Anoreksia, Harus Diet Ketat saat Jadi Trainee

    Jakarta

    Anggota grup Korea Selatan MAMAMOO, Hwasa, baru-baru ini mengungkapkan kondisi kesehatan yang pernah dialaminya. Dalam acara Body Documentary, ia mengaku pernah mengalami anoreksia.

    Hwasa mengatakan kondisi tersebut mungkin tak pernah disadari penggemarnya. Sebab, wanita 29 tahun itu mengalami anoreksia saat masih menjadi trainee.

    “Saya tidak makan apapun saat itu, karena itu adalah masa di mana saya harus bekerja keras, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Semua orang mengatakan itu, dan bahwa saya harus melakukan itu untuk debut,” beber Hwasa yang dikutip dari Koreaboo, Senin (6/1/2025).

    “Pada hari kami menimbang berat badan, semua anggota pergi ke apotek dan membeli obat untuk membersihkan bagian dalam tubuh (diuretik). Kami akan menghabiskan semuanya, lalu menimbang berat badan,” sambungnya.

    Selama trainee, Hwasa pernah ingin makan makanan injeolmi, kue beras khas Korea Selatan. Tapi, ia harus memakannya diam-diam agar tidak ketahuan.

    Namun, saat gula darahnya tiba-tiba naik, ia menjadi pusing. Hwasa merasa stres, marah, hingga akhirnya memuntahkannya.

    Hwasa mengaku hal itu yang menyebabkannya mengalami anoreksia. Meski begitu, kini Hwasa menjadi salah satu idol yang memiliki tubuh yang sehat dan bugar.

    Dikutip dari Cleveland Clinic, anoreksia atau anoreksia nervosa adalah gangguan makan yang membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi. Kondisi ini mengakibatkan seseorang kekurangan nutrisi dan kerap memiliki berat badan yang sangat rendah.

    Orang dengan anoreksia juga memiliki ketakutan kuat terhadap kenaikan berat badan dan perubahan bentuk tubuh. Mereka sering tidak menyadari dampak serius akibat kondisi tersebut.

    Anoreksia adalah kondisi mental dan fisik. Tanpa pengobatan, kondisi ini dapat menyebabkan kekurangan gizi, masalah kesehatan yang serius, dan bahkan kematian.

    Ada berbagai kondisi yang termasuk gejala dari anoreksia. Dikutip dari Hopkins Medicine, berikut daftarnya:

    Apa saja gejala anoreksia?

    Anoreksia dapat menyebabkan banyak gejala. Gejala tersebut dapat terkait dengan makanan atau berat badan. Gejala tersebut dapat bersifat fisik atau emosional.

    1. Gejala yang berhubungan dengan makanan atau berat badan dapat meliputi:

    Perubahan bentuk tubuh.Berat badan rendah.Ketakutan ekstrem untuk menjadi gemuk.Aktivitas fisik berlebihan.Menolak rasa lapar.Terobsesi dengan membuat makanan.Perilaku makan yang tidak normal, obsesif, atau ritualistik.

    2. Gejala fisik dapat meliputi:

    Status gizi buruk.Kehilangan cairan (dehidrasi).Sangat kurus.Sakit perut atau kembung.Sembelit.Kelesuan atau kelelahan ekstrem (fatigue).Tidak dapat menahan suhu dingin.Bulu tubuh halus dan berbulu halus (disebut lanugo).Kulit kering atau kekuningan.Rambut menipis.Kuku rapuh.Infertilitas.

    3. Gejala emosional dapat meliputi:

    Menarik diri dari situasi sosial.Kehilangan minat pada seks.Pemarah.Perubahan suasana hati.Depresi.

    (sao/kna)

  • AS Hadapi Ancaman ‘Quad-demic’, Warganya Diminta Pakai Masker Lagi

    AS Hadapi Ancaman ‘Quad-demic’, Warganya Diminta Pakai Masker Lagi

    Jakarta

    Amerika Serikat (AS) dihantui ancaman ‘quad-demic’, yaitu empat jenis penyakit atau infeksi menyebar secara bersamaan di suatu populasi.

    Kasus flu, COVID-19, respiratory syncytial virus (RSV), dan norovirus di AS dilaporkan meningkat. Peningkatan kasus empat penyakit tersebut juga disebut mengkhawatirkan.

    Menurut laporan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular AS (CDC), flu telah membuat sekitar 3,1 juta orang sakit sejauh musim ini, memicu 37 ribu orang dirawat di RS dan 1.500 orang meninggal.

    Sementara itu COVID-19 terus menginfeksi jutaan orang, dengan 2,5 hingga 4,4 juta kasus dilaporkan sejak Oktober 2024, yang mengakibatkan hingga 120 ribu pasien dirawat di rumah sakit.

    Jumlah pasien rawat inap akibat penyakit RSV juga melonjak hampir 40 persen selama dua minggu, serta wabah norovirus meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan awal musim gugur.

    “Kami akan mengalami peningkatan hingga Januari, dengan puncak yang bervariasi di setiap wilayah. Keempat virus ini cenderung meningkat secara bersamaan, sehingga menciptakan lingkungan kesehatan masyarakat yang menantang,” kata seorang ahli penyakit menular dan mantan pejabat CDC, Dr Joe Bresee, dikutip dari Times of India.

    Imbas peningkatan tersebut, beberapa rumah sakit dan sistem kesehatan di seluruh negeri telah memberlakukan kembali mandat masker, terutama di wilayah dengan aktivitas virus yang tinggi.

    Sistem Perawatan Kesehatan Aurora di Wisconsin, RWJBarnabas Health di New Jersey, dan fasilitas di Illinois dan Indiana telah memperkenalkan kembali aturan masker bagi staf dan pengunjung. Pejabat kesehatan masyarakat di New York City juga mendesak para penumpang untuk mengenakan masker di transportasi umum.

    Apa Pemicunya?

    Para ahli menghubungkan peningkatan infeksi dengan peningkatan aktivitas dalam ruangan, pertemuan liburan yang ramai, dan kekebalan yang menurun.

    “Pesta liburan, reuni keluarga, dan perjalanan menciptakan kondisi yang optimal bagi virus ini untuk menyebar,” kata Dr William Schaffner dari Vanderbilt University Medical Center.

    Yang menambah tantangan adalah keterlambatan dalam vaksinasi. Hanya 21 persen orang dewasa dan 10,6 persen anak-anak yang telah menerima vaksin COVID-19 yang diperbarui, sementara tingkat vaksinasi flu berkisar sekitar 40 persen, menurut data CDC.

    Sementara itu, norovirus menyebar melalui permukaan yang terkontaminasi dan menyebabkan gejala gastrointestinal yang parah, termasuk muntah dan diare. Virus ini dapat berkembang pesat selama musim dingin.

    Dr Robert Hopkins Jr, direktur medis untuk National Foundation for Infectious Diseases, menekankan pentingnya kebersihan tangan, khususnya untuk mencegah norovirus.

    “Pembersih tangan berbahan dasar alkohol tidak mengalahkan norovirus. Sabun dan air tetap penting,” imbuhnya.

    (suc/kna)

  • Program Makan Gratis Resmi Dimulai, Menkes Sebut Standar Gizi akan Dijaga

    Program Makan Gratis Resmi Dimulai, Menkes Sebut Standar Gizi akan Dijaga

    Jakarta

    Program makanan bergizi gratis (MBG) resmi dimulai pada hari ini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan bahwa pihaknya juga turut serta dalam penetapan standar gizi makanan yang akan diberikan pada masyarakat bersama Badan Gizi Nasional sebagai penyelenggara.

    Menkes Budi menuturkan bahwa pihak Kementerian Kesehatan sudah memberikan akses ahli-ahli gizi Puskesmas untuk berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional.

    “Kita perannya bekerja sama dengan teman-teman dari gizi dari Badan Gizi Nasional menentukan standar gizinya seperti apa. Mereka waktu itu sempat datang ke kita untuk meminta bantuan akses terhadap ahli-ahli gizi di puskesmas, kita juga sudah memberikan akses tersebut,” kata Menkes Budi ketika ditemui awak media di Jakarta Selatan, Senin (6/1/2025).

    Ia menambahkan pada saat ini pihak Kementerian Kesehatan juga menjajaki kerjasama dengan Badan Gizi Nasional agar penetapan standar gizi tidak hanya diberikan pada masyarakat yang sehat, tapi juga yang sakit.

    Menkes Budi ingin penetapan standar gizi ini juga bisa disesuaikan dengan orang-orang yang memiliki masalah kekurangan gizi.

    “Kita juga sekarang sedang menjajaki kerjasama, apakah bisa untuk ibu-ibu yang kurang gizi dan balita-balita yang kurang gizi? Apakah bisa juga bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional,” ujar Menkes Budi.

    “Kalau bisa, makanannya juga di standarnya dibuat oleh mereka. Karena kan mereka membuat makanan yang untuk yang sehat. Tapi kita juga butuh makanan untuk orang yang sakit kurang gizi,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • Penyakit HMPV Merebak di China, Kelompok Ini Paling Rentan Terpapar

    Penyakit HMPV Merebak di China, Kelompok Ini Paling Rentan Terpapar

    Jakarta

    Wabah Human metapneumovirus (HMPV) di China belakangan tengah disorot dunia, termasuk Indonesia. Virus ini menyebar dengan sangat luar dan cepat, memicu lonjakan kasus yang signifikan di wilayah China bagian utara.

    Sampai saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia. Meski begitu,masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, guna mencegah penularan berbagai virus yang berpotensi mengancam kesehatan

    Saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), drg Widyawati, MKM, dikutip dari keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (4/1/2025).

    Pemerintah Indonesia juga terus memantau perkembangan situasi wabah HMPV di China dan negara-negara lain. Langkah antisipasi dilakukan melalui peningkatan kewaspadaan di pintu-pintu masuk negara, termasuk pengawasan kekarantinaan kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI).

    Kelompok yang Paling Rentan Terpapar HMPV

    Dihubungi terpisah, epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengungkapkan bahwa HMPV yang tengah naik kasusnya di China rentan menyerang kelompok dengan imunitas rendah.

    “HMPV ini rentan menyerang orang dengan gangguan imunitas rendah, seperti anak di bawah 14 tahun dan orang lanjut usia,” kata Dicky kepada detikcom, Minggu (6/1/2025).

    Dicky mengatakan bahwa HMPV bukanlah virus baru dan peningkatan kasus biasanya terjadi di bulan Desember dan Januari. Di bulan-bulan tersebut memang Bumi belahan utara mengalami musim dingin.

    Ia juga menyebut HMPV menjadi sorotan lantaran ada peningkatan kasus lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan terjadi mutasi yang membuat virus tersebut mudah menyebar saat ini.

    “Ini setelah dilakukan pemeriksaan secara genomik memang terjadi mutasi yang membuat virus ini lebih mudah menyebar saat ini,” katanya.

    Terlebih ditambah momen orang mudik untuk Tahun Baru juga jelang Tahun Baru China pada akhir Januari nanti.

    “Jadi ada peningkatan ini karena penduduk sedang terkonsentrasi padat dan dalam ruangan sehingga rentan meningkat,” lanjutnya lagi.

    Sebelumnya, provinsi utara China baru-baru ini mengalami tren peningkatan kasus HMPV di antara orang-orang yang berusia di bawah 14 tahun.

    Menurut pernyataan resmi, terjadi peningkatan infeksi penyakit pernapasan akut di China pada minggu tanggal 16 hingga 22 Desember 2024.

    (suc/suc)

  • Daftar Layanan Skrining Kesehatan Gratis Bagi Warga +62 yang Ultah, Balita-Lansia    
        Daftar Layanan Skrining Kesehatan Gratis Bagi Warga +62 yang Ultah, Balita-Lansia

    Daftar Layanan Skrining Kesehatan Gratis Bagi Warga +62 yang Ultah, Balita-Lansia Daftar Layanan Skrining Kesehatan Gratis Bagi Warga +62 yang Ultah, Balita-Lansia

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto memberikan hadiah spesial bagi masyarakat yang berulang tahun berupa fasilitas pengecekan kesehatan atau medical check up secara gratis. Program ini rencananya baru akan dimulai pada Februari 2025.

    Kado ulang tahun ini menjadi kepedulian pemerintah terhadap kesehatan yang sering diabaikan oleh masyarakat.

    “Mereka yang masuk dalam penerima layanan dan berulang tahun di awal tahun 2025, berhak mendapat kado ulang tahun dari Presiden Prabowo,” kata Dedek dalam rilis resmi KSP, Jumat, (3/1/2025).

    Dihubungi terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI Aji Muhawarman mengatakan pelaksanaan skrining kesehatan gratis diusahakan bisa terlaksana dalam waktu dekat. Mengingat, secara infrastruktur relatif sudah siap di banyak wilayah.

    Cara Mendapatkan Skrining Kesehatan Gratis

    Ada dua cara untuk bisa menggunakan fasilitas gratis skrining kesehatan di puskesmas atau layanan kesehatan terdekat. Bagi yang memiliki ponsel, disarankan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu di aplikasi SATU SEHAT.

    “Untuk waktu akan sesegera mungkin dimulai di awal tahun. Masyarakat perlu punya aplikasi SATU SEHAT mobile di ponselnya untuk registrasi terlebih dahulu,” ungkap Aji saat dihubungi detikcom Minggu (5/1/2024).

    “Nanti akan diberikan notifikasi sebelum, saat dan sesudah hari lahirnya di bulan tersebut,” lanjutnya.

    Sementara bagi yang tidak memiliki ponsel, bisa langsung mendatangi puskesmas terdekat. Tidak perlu memilih puskesmas sesuai dengan alamat domisili.

    “Cukup dengan membawa identitas diri,” ungkap dia.

    NEXT: Daftar layanan skrining kesehatan gratis lengkap, balita hingga lansia

  • Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai Hari Ini! 190 Dapur Sudah Siap di 26 Provinsi

    Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai Hari Ini! 190 Dapur Sudah Siap di 26 Provinsi

    Jakarta

    Program makan bergizi gratis (MBG) resmi dimulai. Kepala Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia Hasan Nasbi menyebut ada 190 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang siap beroperasi mulai Senin (6/1/2025).

    Dapur-dapur tersebut sedikitnya tersebar di 26 provinsi yakni Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat dan Papua Selatan.

    Adapun pelaksanaan dapur program MBG diawasi langsung oleh kepala yang ditunjuk Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG disebut sudah bekerja sama dengan ahli gizi untuk mengawasi setiap kualitas gizi dan keamanan distribusi makanan.

    “Selain memastikan kecukupan gizi dalam setiap porsi MBG, SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengolahan limbah di setiap Dapur MBG dengan ketat. BGN berkomitmen untuk meminimalkan limbah,” jelas Hasan Nasbi dalam keterangannya, Minggu (5/1/2025).

    Makan bergizi gratis ditujukan tidak hanya untuk balita, tetapi anak sekolah, santri, ibu hamil juga menyusui.

    “Momentum dimulainya program ini juga bertepatan dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar sebagian besar sekolah pada pekan ini. Pemerintah menempatkan kesiapan Dapur MBG sebagai prioritas utama agar layanan dapat berjalan maksimal,” terang dia.

    Meski pada tahap awal, baru 190 dapur MBG yang siap beroperasi sejak Senin (6/1), jumlahnya disebut bakal terus bertambah hingga mencapai 937 dapur berdasarkan target akhir Januari 2025.

    Estimasi pemerintah sasaran penerima hingga akhir 2025 berjumlah 15 juta. “Angka ini terus bertambah secara bertahap, hingga tahun 2029 target 82,9 juta penerima manfaat dapat terpenuhi,” katanya, terkait program yang menghabiskan anggaran Rp71 triliun dari APBN 2025.

    (naf/kna)

  • 5 Kebiasaan Pagi Hari yang Bantu Tingkatkan Kesehatan Usus, Mau Coba?

    5 Kebiasaan Pagi Hari yang Bantu Tingkatkan Kesehatan Usus, Mau Coba?

    Jakarta

    Mengawali hari dengan kebiasaan yang tepat tidak hanya meningkatkan energi, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan usus.

    Usus yang sehat mendukung sistem pencernaan, kekebalan tubuh, hingga kesehatan mental. Ada beberapa langkah sederhana di pagi hari yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

    Berikut kebiasaan pagi hari yang bantu meningkatkan kesehatan usus, dikutip dari Eating Well.

    1. Sarapan Kaya Serat dan Protein

    Sarapan memiliki peran penting dalam memulai aktivitas harian. Kombinasi serat dan protein dalam menu sarapan, seperti Greek yogurt dengan granola atau burrito gandum utuh berisi telur, bayam, dan keju, mendukung kerja pencernaan sekaligus memberi energi yang tahan lama.

    Serat berperan sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus, sedangkan protein membantu mikrobiota usus dengan menghasilkan metabolit yang bermanfaat bagi metabolisme dan kekebalan tubuh.

    Konsumsi makanan ini juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

    2. Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur

    Menghidrasi tubuh dengan segelas air putih setelah bangun tidur membantu memulihkan cairan yang hilang selama tidur.

    Air memegang peran penting dalam mendukung fungsi pencernaan, mulai dari memecah makanan hingga membantu penyerapan nutrisi.

    Selain itu, konsumsi air cukup membantu menjaga mikrobiota usus tetap sehat. Meletakkan segelas air di dekat tempat tidur pada malam hari dapat menjadi pengingat untuk langsung meminumnya saat bangun.

    3. Aktivitas Fisik

    Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau melakukan peregangan dapat melancarkan aliran darah ke saluran pencernaan dan mempercepat pergerakan makanan dalam usus.

    Olahraga ringan di bawah sinar matahari pagi juga bermanfaat untuk ritme sirkadian yang sehat, yang berperan dalam mengatur fungsi pencernaan, termasuk penyerapan nutrisi dan motilitas.

    4. Rempah pada Kopi

    Menambahkan rempah-rempah seperti kayu manis, kunyit, atau jahe ke dalam kopi pagi memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan usus.

    Kandungan antioksidan dalam rempah-rempah ini membantu mengurangi peradangan sekaligus membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Kunyit dan jahe, misalnya, dikenal sebagai bahan alami yang meningkatkan kesehatan jantung serta mengurangi stres oksidatif.

    5. Mindfulness

    Melatih mindfulness atau kesadaran penuh di pagi hari dapat membantu mengurangi stres yang sering kali berdampak negatif pada kesehatan usus.

    Sebelum memulai kegiatan yang berat seperti tugas atau pekerjaan, sebaiknya lakukan mindfulness terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar pikiran bisa lebih tenang.

    Aktivitas sederhana seperti bernapas dalam-dalam, meminum kopi berempah, atau melakukan peregangan dengan penuh kesadaran membantu menenangkan sistem saraf dan menciptakan kondisi optimal bagi kesehatan pencernaan.

    (avk/kna)

  • Kelamaan Tak Bercinta Bisa Picu 6 Dampak Buruk, Ini Temuan Riset

    Kelamaan Tak Bercinta Bisa Picu 6 Dampak Buruk, Ini Temuan Riset

    Jakarta

    Bercinta menjadi momen yang penting untuk pasangan suami istri. Selain memberikan dampak yang baik untuk kesehatan mental dan fisik, nyatanya bercinta dapat menjadi faktor besar keharmonisan rumah tangga.

    Namun, apa jadinya bila pasangan suami istri terlalu lama tidak bercinta? Dikutip dari WebMD, berikut ini beberapa dampak dari terlalu lama tidak berhubungan intim:

    1. Kecemasan

    Bercinta bersama pasangan bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi kecemasan. Seks dapat mengurangi hormon yang dilepaskan oleh tubuh sebagai respons terhadap stres.

    Kehidupan seks yang aktif dapat membuat seseorang lebih bahagia dan sehat. Ini penting untuk meredakan kecemasan.

    2. Risiko Gangguan Jantung

    Penelitian mengatakan orang yang berhubungan seks sebulan sekali atau kurang lebih mungkin terkena penyakit jantung daripada mereka yang melakukannya dua kali seminggu atau lebih. Peneliti menduga ini berkaitan dengan tingkat stres yang lebih rendah hingga aktivitas fisik lebih baik.

    Bercinta dengan frekuensi yang tepat dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Salah satu alasannya adalah karena seks dapat meningkatkan kadar zat pembasmi kuman yang disebut imunoglobulin A atau IgA.

    Orang yang berhubungan seks lebih dari dua kali seminggu memiliki kadar IgA yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak berhubungan seks.

    4. Keharmonisan Memburuk

    Bercinta dapat ‘membasahi’ otak dengan zat sisa kimiawi yang dapat membantu diri lebih terikat dengan pasangan sekitar dua hari. Apabila dilakukan secara rutin, ini tentu saja baik untuk hubungan yang lebih baik jangka panjang.

    Hubungan seksual yang sehat dan sama-sama bahagia, dapat membangun kepercayaan dan pengertian antara diri dan pasangan. Jadi pasangan suami istri sebaiknya jangan sampai kelamaan skip bercinta.

    5. Jam Tidur Berkurang

    Tanpa seks, tubuh dapat kehilangan hormon yang dapat membantu tidur dengan nyenyak. Beberapa di antaranya seperti prolaktin dan oksitosin.

    Misalnya seperti oksitosin merupakan ‘hormon cinta’ yang ketika dilepaskan dapat memberikan rasa rileks dan mengurangi stres. Hal tersebut yang akhirnya membuat tubuh menjadi lebih mudah tidur.

    6. Tekanan Darah Naik

    Bercinta secara rutin juga baik untuk membantu mengontrol tekanan darah. Seks yang sehat dapat melibatkan sedikit latihan aerobik hingga pembentukan otot, serta baik untuk meredakan tingkat stres.

    Hal-hal tersebut yang akhirnya dapat membantu mengontrol tekanan darah yang lebih baik.

    (avk/naf)