Category: Detik.com Kesehatan

  • Video: Mengenal HMPV, Virus Pernapasan Yang Lagi Jadi Sorotan

    Video: Mengenal HMPV, Virus Pernapasan Yang Lagi Jadi Sorotan

    Video: Mengenal HMPV, Virus Pernapasan Yang Lagi Jadi Sorotan

  • PB IDI Ungkap 3 Virus yang Perlu Diwaspadai Saat Ini

    PB IDI Ungkap 3 Virus yang Perlu Diwaspadai Saat Ini

    Human Metapneumovirus (HMPV) tengah jadi perbincangan. Namun sebenarnya, selain penyakit tersebut, menurut PB IDI ada 3 virus yang perlu diwaspadai saat ini. Ketiga virus ini disebut punya gejala yang mirip dengan flu. Virus tersebut adalah H1N1, Covid-19, dan HMPV.

  • Video: Makan Bergizi Wajib Penuhi Pengelolaan Keamanan Makanan

    Video: Makan Bergizi Wajib Penuhi Pengelolaan Keamanan Makanan

    Video: Makan Bergizi Wajib Penuhi Pengelolaan Keamanan Makanan

  • Daftar Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi Bersama Durian

    Daftar Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi Bersama Durian

    Jakarta

    Durian menjadi salah satu buah yang banyak disukai orang. Buah ini memiliki bau yang khas dan tajam, serta rasa dagingnya manis.

    Dikutip dari VnExpress, Dr Huynh Tan Vu dari Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh menjelaskan durian kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh. Durian mengandung vitamin, mineral, fitonutrien, air, protein, dan serat yang bermanfaat.

    Durian juga dapat bermanfaat untuk kesehatan. Misalnya meningkatkan kekebalan tubuh, menghambat aktivitas radikal bebas, melancarkan pencernaan, mencegah penuaan dini, hingga meringankan kecemasan dan stres.

    Namun, perlu hati-hati saat mengkonsumsi durian. Sebab, ada beberapa makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi bersama dengan durian.

    Dikutip dari beberapa sumber, berikut daftar makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi bersama durian:

    1. Daging sapi, domba, dan makanan laut

    Durian mengandung gula, kalium, lemak, dan indeks glikemik yang tinggi. Sementara beberapa jenis daging, seperti daging sapi, domba, atau makanan laut kaya protein dan tinggi lemak.

    Lemak jenuh dalam makanan ini dapat meningkatkan kadar kolesterol. Jika mengkonsumsi durian bersamaan dengan makanan tersebut, dapat menyebabkan lonjakan kadar kolesterol tubuh secara tiba-tiba.

    2. Makanan pedas

    Makan durian bersama makanan pedas, seperti paprika, cabai, jahe, dan bawang putih dapat mengurangi rasa buah tersebut. Durian dikenal karena ‘rasa panasnya’, sebuah konsep dari Pengobatan Tradisional China yang menunjukkan kelebihan panas dalam tubuh.

    Jika mengkonsumsi keduanya secara bersamaan, dapat menyebabkan kegelisahan dan ketidaknyamanan.

    3. Terong

    Dikutip dari Best in Singapore, salah satu makanan yang dapat menimbulkan panas adalah terong. Ini mungkin tampak agak tidak biasa, karena secara teknis terong adalah sayuran, tetapi tetap saja menghasilkan panas.

    Jika dikonsumsi bersamaan dengan durian, tubuh akan menjadi panas. Selain itu, dapat menyebabkan perut kembung atau refluks asam lambung.

    4. Kepiting

    Kepiting dikenal karena asam lemak omega-3 dan rasa dagingnya yang gurih. Daging kepiting juga mengandung banyak mineral yang dapat mendinginkan tubuh.

    Karena durian menghasilkan panas, kepiting menghilangkan efek dinginnya setelah dikonsumsi bersamaan. Ini akan menyebabkan tubuh menjadi bingung karena menyerap dua suhu tubuh yang ekstrem pada saat yang bersamaan.

    Ada kemungkinan seseorang yang mengkonsumsi keduanya bersamaan akan mengalami kejang perut, serta iritasi usus besar.

    5. Kelengkeng

    Durian tidak mengandung kolesterol. Sama seperti durian, kelengkeng juga memberikan banyak manfaat kesehatan.

    Selain itu, kelengkeng diyakini memiliki efek antikanker dan antiradang. Namun, mengkonsumsi keduanya bersamaan bukan ide yang bagus.

    Kelengkeng dan durian dianggap sebagai bagian dari makanan yang panas, mengonsumsi keduanya secara bersamaan dapat menyebabkan tubuh Anda kepanasan. Hal yang sama berlaku untuk buah-buahan penghasil panas lainnya seperti manggis dan leci.

    6. Kopi

    Jika mengkonsumsi kopi bersama dengan durian dapat menyebabkan masalah pencernaan, khususnya baru mulut. Durian memiliki sejumlah minyak yang mengandung sulfur.

    Ketika dicampur dengan kafein dalam kopi, dapat menghambat enzim aldehida dehidrogenase. Hal ini menyebabkan 70 persen oksidan sel tidak dapat dimetabolisme, yang berpotensi menyebabkan toksisitas dalam tubuh.

    7. Susu

    Susu mengandung banyak lemak jenuh. Jika dikonsumsi bersama durian, itu dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang dikaitkan dengan sakit kepala yang menyakitkan.

    Dengan meningkatnya kolesterol dari produk susu dan konsumsi durian, efeknya dapat berkisar dari komplikasi ringan hingga berat tergantung pada kemampuan pencernaan seseorang.

    8. Alkohol

    Mengkonsumsi durian dengan alkohol dapat menghasilkan panas tubuh yang berlebihan, yang berbahaya. Bagi orang dengan diabetes atau tekanan darah tinggi, kombinasi ini dapat menyebabkan sakit kepala, detak jantung cepat, dan, dalam kasus yang lebih parah, pendarahan dan stroke.

    (sao/kna)

  • Dear Pasutri, Ini Masalah Kesehatan yang Bisa Sembuh saat Rutin Bercinta

    Dear Pasutri, Ini Masalah Kesehatan yang Bisa Sembuh saat Rutin Bercinta

    Jakarta

    Bukan rahasia lagi jika berhubungan seksual dapat memberikan banyak manfaat bagi para pasangan. Selain membuat hubungan lebih ‘hangat’, bercinta juga bisa berdampak positif bagi kesehatan, termasuk menyembuhkan beberapa penyakit.

    Dikutip dari Everyday Health dan WebMD, hormon-hormon yang dilepaskan oleh tubuh saat seseorang berhubungan seksual dapat membantu mengobati beberapa masalah kesehatan yang terjadi.

    Lalu apa saja penyakit yang bisa diobati dengan rutin berhubungan seksual?

    1. Insomnia

    Saat berhubungan seksual, khususnya saat orgasme tubuh akan melepaskan hormon prolaktin. Hormon ini akan membantu seseorang untuk tidur.

    Setelah berhubungan seks, lonjakan prolaktin sebagian besar bertanggung jawab atas rasa kantuk dan rileks yang sering terjadi. Hal ini tidak hanya membantu tertidur lebih mudah tetapi juga mendukung tidur yang lebih nyenyak dan lebih nyenyak.

    2. Nyeri di Tubuh

    Selain dapat menghilangkan stres, endorfin yang dilepaskan tubuh saat berhubungan seksual juga dapat menjadi pereda sakit alami. Selama berhubungan seks, tubuh akan dibanjiri endorfin, yang berinteraksi dengan reseptor rasa sakit di otak dengan menghalangi transmisi sinyal rasa sakit.

    3. Inkontinensia

    Inkontinensia urine adalah kondisi ketika hilangnya kontrol kandung kemih yang menyebabkan penderitanya sulit menahan buang air kecil. Seks sendiri dapat menguatkan otot panggul yang bisa berdampak pada kesehatan otot-otot kandung kemih, usus, dan rahim (pada wanita) atau prostat (pada pria).

    4. Penyakit Jantung

    Seks dapat meningkatkan detak jantung, yang sangat baik untuk sirkulasi dan membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat. Beberapa penelitian menunjukkan bagi pria yang lebih muda dan sehat, berhubungan seks secara teratur dapat dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena masalah jantung di kemudian hari.

    Penelitian lain pada tahun 2020 menemukan bahwa pasien serangan jantung yang berhubungan seks setidaknya seminggu sekali memiliki peluang 10 persen lebih rendah untuk meninggal karena penyakit jantung.

    (dpy/kna)

  • Wanita Ini Pakai Mainan Seks saat Jalani Tes MRI, Berakhir Mengenaskan

    Wanita Ini Pakai Mainan Seks saat Jalani Tes MRI, Berakhir Mengenaskan

    Jakarta

    Seorang wanita berusia 22 tahun mengalami cedera parah saat menjalani pemeriksaan kesehatan dengan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Ini disebabkan mainan seks atau sex toys yang ia gunakan di dalam anusnya.

    Kasus ini viral setelah diunggah oleh pengguna X (sebelumnya Twitter), DreadPirateZero, pada Mei 2023. Unggahan tersebut menjelaskan bagaimana daya magnet yang kuat pada alat MRI berpengaruh pada mainan seks tersebut.

    Pasien tersebut dilaporkan menggunakan mainan seks yang diklaim ‘100 persen silikon’ saat menjalani pemindaian. Namun, ternyata benda tersebut memiliki inti logam yang dapat bereaksi terhadap gaya magnetik ini.

    Sejauh ini, belum ada rincian lebih jelas terkait kasus tersebut. Namun, berdasarkan laporan petugas kesehatan, pasien berteriak setelah menjalani MRI dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

    Petugas kesehatan yang tidak disebutkan namanya mengatakan pasien tidak memberitahu bahwa ada mainan seks di dalam tubuhnya sebelum pemindaian dimulai.

    “Ia menjalani MRI, saat selesai dan teknisi menarik meja keluar, pasien mulai berteriak. Pasien mengatakan bahwa ia merasa mual, kesakitan, dan merasa seperti akan pingsan,” tutur petugas kesehatan, dikutip dari Daily Mail.

    “Saat diperiksa oleh ahli radiologi sebelum MRI, pasien baik-baik saja. Setelah kejadian itu, pasien masih belum sadar dan kami terus mencoba dan menindaklanjuti untuk melihat keadaannya,” sambungnya.

    Menurut hasil pemindaian, terlihat ada objek asing yang ternyata adalah mainan seks. Objek itu terseret dari rektum ke rongga dadanya, yang berpotensi merusak organ dan jaringan di sepanjang jalan.

    Para ahli mengatakan bahwa seseorang dapat mengalami cedera serius akibat kejadian tersebut.

    Profesor Adam Taylor, seorang ahli anatomi manusia di Universitas Lancaster, mengatakan mainan seks, yang memiliki magnet seperti seperti klip kertas atau jepit rambut, dapat dengan mudah mencapai kecepatan 60 km/jam jika berada dalam medan magnet.

    “Kecepatan pergerakan bahan feromagnetik dalam medan MRI sebanding dengan massa objek dan seberapa jauh dari medan magnet itu,” jelas Prof Taylor.

    “Karena ‘mainan’ ini sebagian besar terbuat dari silikon dengan inti logam, ada kemungkinan ia bergerak dengan kecepatan tetapi tidak mendekati kecepatan suara,” sambungnya.

    Prof Taylor menegaskan jika kejadian itu benar-benar terjadi, dapat berdampak serius pada kesehatan.

    “Objek internal yang memiliki interaksi feromagnetik dapat bergerak di dalam tubuh dan merusak pembuluh darah utama, saraf, atau organ yang menyebabkan cedera traumatis dan bahkan berpotensi kematian,” pungkasnya.

    (sao/kna)

  • Video: Gejala HMPV Disebut Mirip Flu

    Video: Gejala HMPV Disebut Mirip Flu

    Video: Gejala HMPV Disebut Mirip Flu

  • Khasiat Buah Manggis Bagi Kesehatan Tubuh, Termasuk Bikin Usus Sehat-Cegah Sembelit

    Khasiat Buah Manggis Bagi Kesehatan Tubuh, Termasuk Bikin Usus Sehat-Cegah Sembelit

    Jakarta

    Buah manggis biasanya tumbuh di daerah beriklim tropis. Buah ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional karena khasiatnya yang luar biasa.

    Manggis kaya akan antioksidan dan vitamin, yang dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh, melawan peradangan, dan melindungi dari penyakit seperti kanker. Buah ini juga merupakan sumber serat yang baik dan telah terbukti memberikan beberapa manfaat kesehatan lainnya, seperti kesehatan usus yang lebih baik dan menurunkan gula darah.

    Dikutip dari Medicenet, berikut sederet manfaatnya.

    1. Rendah kalori

    Buah manggis memiliki rendah kalori dan lemak, sehingga baik bagi mereka yang ingin menurunkan atau menjaga berat badan. Meskipun rendah kalori, buah ini mengandung banyak nutrisi penting, seperti protein, mangan, tembaga, magnesium, dan serat.

    Satu cangkir (196 gram) buah manggis mengandung 143 kalori. Buah ini memiliki nutrisi berikut:

    35 gram karbohidrat3,5 gram serat1,14 gram lemak0,804 gram protein23,5 miligram kalsium0,2 miligram mangan5,68 miligram Vitamin C25,5 miligram magnesium

    Mineral dan vitamin ini sangat penting untuk menjaga kesehatan. Misalnya, Vitamin C adalah antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan, sedangkan vitamin B diperlukan untuk metabolisme energi.

    2. Kaya akan serat

    Serat membantu mengatur pergerakan usus dan bisa membuat rasa kenyang lebih lama setelah makan. Serat juga bermanfaat bagi kesehatan jantung, karena dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

    Satu cangkir manggis mengandung 3,5 gram serat. Karena kebanyakan orang tidak memiliki cukup serat dalam makanannya, mengonsumsi manggis dapat menjadi cara yang sangat baik untuk meningkatkan asupan seratnya.

    3. Kaya antioksidan

    Antioksidan adalah senyawa yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan sel dengan menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas adalah molekul dengan jumlah elektron yang tidak seimbang dan dapat merusak sel, menyebabkan peradangan.

    Tubuh memproduksi sejumlah antioksidan, dan beberapa lainnya ditemukan dalam makanan. Vitamin C, vitamin E , dan folat adalah contoh antioksidan. Manggis mengandung folat dan Vitamin C, dua antioksidan penting.

    Buah ini juga mengandung xanthone. Senyawa antioksidan tanaman ini telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung, serta diyakini dapat melawan sel kanker.

    4. Meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh

    Sebuah studi selama 30 hari mengungkapkan 59 peserta yang mengonsumsi suplemen manggis memiliki sel imun yang lebih sehat daripada kelompok lain yang mengonsumsi plasebo.

    Sistem kekebalan tubuh membutuhkan banyak nutrisi agar dapat berfungsi dengan baik. Manggis mengandung berbagai nutrisi yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Nutrisi tersebut meliputi Vitamin B, Vitamin C, dan mineral.

    5. Mengontrol kadar gula darah

    Kadar gula darah yang tidak teratur dapat menyebabkan penyakit serius seperti diabetes. Manggis dapat membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah komplikasi ini.

    Sebuah studi selama 26 minggu menunjukkan bahwa wanita obesitas yang mengonsumsi suplemen manggis sebanyak 400 miligram mengalami penurunan resistensi insulin (faktor risiko diabetes) dibandingkan kelompok kontrol yang tidak mengonsumsi suplemen manggis. Efek tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh adanya serat dan xanthone dalam manggis.

    Nutrisi ini telah terbukti meningkatkan kontrol gula darah dan menstabilkan kadar gula.

    6. Meningkatkan kesehatan kulit

    Kesehatan kulit sangat penting untuk menjaga penampilan awet muda dan mencegah masalah kulit yang serius. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tikus yang diberi suplemen manggis menunjukkan efek perlindungan terhadap radiasi UVB (ultraviolet-B). Sinar UVB adalah penyebab utama kulit terbakar dan juga dikaitkan dengan kanker kulit .

    Sifat antiperadangan dan antioksidan pada manggis kemungkinan bertanggung jawab atas efek perlindungan kulitnya.

    7. Meningkatkan kesehatan pencernaan

    Karena manggis kaya akan serat, buah ini dapat meningkatkan keteraturan dan membantu mencegah sembelit . Selain itu, efek prebiotik dari serat manggis juga dapat meningkatkan kesehatan usus dengan meningkatkan pertumbuhan bakteri baik.

    (sao/suc)

  • Jadi Standar Kecantikan, Anak-anak di Jepang Perawatan ‘Bebas Bulu’ Sejak SD    
        Jadi Standar Kecantikan, Anak-anak di Jepang Perawatan ‘Bebas Bulu’ Sejak SD

    Jadi Standar Kecantikan, Anak-anak di Jepang Perawatan ‘Bebas Bulu’ Sejak SD Jadi Standar Kecantikan, Anak-anak di Jepang Perawatan ‘Bebas Bulu’ Sejak SD

    Jakarta

    Di sebuah salon kecantikan di Tokyo, Jepang, Suzu Tanaka menjalani perawatan penghilangan bulu di lengan dan kakinya, perawatan kelima dari rangkaian 12 sesi. Tidak ada yang aneh. Kecuali bahwa ia adalah anak berusia enam tahun.

    Suzu, yang menggunakan nama samaran untuk melindungi privasinya, memulai perawatan di salon kecantikan cabang Dione di Shinjuku pada bulan Juni saat ia berusia lima tahun.

    Ia mulai merasa malu setelah temannya mengatakan bahwa bulu di atas bibirnya membuatnya tampak seperti berkumis, kata ibunya, yang menggunakan nama samaran Miyuki Tanaka.

    “Setelah berdiskusi dengan suami saya, kami memutuskan bahwa akan lebih baik jika bulu-bulunya bisa dikurangi atau dihilangkan sebelum ia mulai masuk sekolah dasar, yang mengharuskannya berenang,” kata karyawan perusahaan berusia 33 tahun itu kepada The Japan Times.

    Di Jepang, perawatan penghilangan bulu di salon kecantikan dan lembaga medis, yang dulunya dianggap khusus untuk orang dewasa kini semakin diperluas ke anak-anak. Bahkan beberapa perawatan ditawarkan kepada mereka yang berusia tiga tahun. Kekhawatiran akan diejek adalah alasan umum untuk perawatan semacam itu.

    Namun, para ahli memperingatkan tentang risiko yang ditimbulkan, seperti efek yang dapat ditimbulkannya pada kulit halus anak-anak, dan yang lebih penting, tekanan sosial yang terkait dengan perawatan itu.

    Keiko Aiba, seorang profesor di Universitas Meiji Gakuin yang telah melakukan penelitian tentang penghilangan bulu tubuh di kalangan siswa sekolah menengah, mengatakan bahwa praktik tersebut telah menjadi prosedur perawatan standar, bukan pilihan bagi sebagian besar masyarakat Jepang.

    “Biaya sosial untuk menolak norma ini sangat tinggi. Di Jepang, penghilangan bulu tubuh, dalam banyak hal, telah menjadi bentuk perawatan dasar,” katanya.

    Survei yang dilakukan oleh Benesse, sebuah perusahaan yang menawarkan layanan pendidikan anak, antara April dan Mei tahun lalu di antara orang tua siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas yang mengumpulkan 1.284 tanggapan yang valid mengungkapkan bahwa 77,3 persen responden memiliki anak yang menyatakan kekhawatiran tentang bulu tubuh.

    Survei menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen anak-anak di kelas dua hingga empat di sekolah dasar memiliki kekhawatiran tersebut. Persentase tersebut meningkat menjadi 80 perse di antara siswa kelas lima hingga sekolah menengah pertama, dan mencapai puncaknya di lebih dari 90 persen di antara siswa sekolah menengah atas di tahun pertama dan kedua mereka.

    Salah satu responden, orang tua dari siswa kelas lima dari Hokkaido, menyatakan ambivalensi karena ingin membantu mengatasi rasa tidak aman anak mereka dan pemikiran untuk memperkenalkan produk penghilang bulu kepada mereka di usia yang begitu muda.

    “Terkadang, anak saya mengatakan bahwa mereka merasa memiliki lebih banyak bulu daripada yang lain, jadi saya pikir mereka cukup malu tentang hal itu,” kata orang tua tersebut dalam survei tersebut. “Saya ingin membantu mereka, tetapi saya tidak yakin apakah saya harus mengambil tindakan atau tidak. Saya juga tidak tahu apakah aman menggunakan produk seperti krim penghilang bulu.”

    Next: Respons Dermatolog

    Simak Video “Umur Berapa Seseorang Harus Rajin Pakai Skincare? Ini Penjelasannya”
    [Gambas:Video 20detik]

  • Video: Kesiapan Kemenkes Jelang Skrining Kesehatan Gratis Bulan Depan

    Video: Kesiapan Kemenkes Jelang Skrining Kesehatan Gratis Bulan Depan

    Video: Kesiapan Kemenkes Jelang Skrining Kesehatan Gratis Bulan Depan