Category: Detik.com Kesehatan

  • 7 Cara Mengobati Kista Ovarium secara Alami, Cukup di Rumah

    7 Cara Mengobati Kista Ovarium secara Alami, Cukup di Rumah

    Jakarta

    Kista ovarium adalah kantung berisi cairan yang terbentuk di indung telur. Jenis kista ini biasa terjadi selama ovulasi dan hilang dengan sendirinya.

    Namun dalam beberapa kasus, kista ovarium makin besar hingga menyebabkan nyeri di perut atau panggul. Kista juga mengakibatkan sakit saat buang air besar dan berhubungan seks. Jenis kista ini harus dioperasi dengan prosedur medis sesuai arahan dokter.

    Selain tindakan medis, ada pengobatan alami yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Tentunya, pengobatan alami harus diterapkan sesuai saran dokter agar hasilnya maksimal untuk kesembuhan dan pemulihan.

    Cara Mengobati Kista Ovarium

    Dilansir Medical News Today dan Healthline, berikut pengobatan alami kista ovarium yang bisa dilakukan di rumah:

    1. Pola Makan Sehat

    Apa yang dimakan bisa mempengaruhi perkembangan kista. Contohnya, wanita yang berulang kali mengidap kista ovarium dapat mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS) yang menyebabkan menstruasi tidak teratur. Sekitar 50 persen pengidap PCOS mengalami obesitas dan kemungkinan ada kaitannya dengan resistensi insulin.

    Oleh karena itu, menghindari makanan penyebab resistensi insulin bisa membantu. Misalnya, karbohidrat olahan dan makanan yang melalui pemrosesan berlebih seperti makanan bertepung dan hidangan manis.

    Sebaliknya, pertimbangkan mengkonsumsi makanan berprotein rendah lemak, berserat tinggi, dan bersifat antiinflamasi. Contoh makanannya seperti sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, daging ikan dan ayam, tahu tempe, minyak zaitun, serta rempah kunyit.

    2. Olahraga Teratur

    Meningkatkan intensitas aktivitas fisik bantu mengatasi gejala kista ovarium serta meningkatkan kesehatan secara menyeluruh. Studi 2019 menunjukkan olahraga teratur disertai pola makan bernutrisi seimbang berdampak pada pengurangan gejala PCOS.

    3. Pijat Relaksasi

    Rasa nyeri yang ditimbulkan kista ovarium dapat menyebabkan otot-otot sekitarnya menegang dan terasa tidak nyaman. Memijat area perut, punggung bagian bawah, paha, dan bokong bisa mengendurkan otot-otot tegang dan mengurangi rasa sakitnya.

    4. Kompres Hangat

    Panas mampu meningkatkan aliran darah dan meredakan rasa nyeri. Mengkompres hangat bisa bantu mengurangi nyeri akibat kista ovarium.

    Kompres hangat dapat dibuat sendiri dengan merendam handuk kecil dalam air panas. Peras handuk untuk mengeluarkan air lanjut letakkan handuk di area yang sakit.

    5. Mandi Air Garam Epsom

    Garam Epsom yang mengandung magnesium sulfat telah dipercaya dapat meredakan nyeri otot. Menambahkan garam Epsom ke bak mandi bisa meredakan nyeri akibat kista atau kram.

    Tambahkan garam secukupnya ke dalam bak mandi dan biarkan larut sepenuhnya. Barulah mandi atau berendam sekitar 20 menit dengan air tersebut.

    6. Minum Teh Herbal

    Teh herbal dari jahe bisa bantu meredakan nyeri dan kram secara alami. Hal ini karena jahe memiliki sifat antioksidan dan antikarsinogenik.

    Studi menemukan jahe bisa menghentikan pertumbuhan sel kanker ovarium. Sehingga peneliti menyimpulkan bahwa asupan jahe dapat mengobati dan mencegah kanker ovarium, tahap lanjut dari kista ovarium yang parah.

    Teh jahe dapat dengan mudah dibuat di rumah. Kupas dan iris-iris jahe lalu rebus dalam panci dengan 2 gelas air selama 10 menit. Angkat dan tambahkan perasan jeruk nipis dan madu sesuai selera.

    7. Teknik Relaksasi

    Stres dan kecemasan dapat memperburuk rasa nyeri akibat kista ovarium. Sejumlah teknik relaksasi bisa dilakukan untuk bantu meredakannya. Misalnya, melakukan meditasi, yoga, teknik pernapasan dalam, atau olahraga ringan.

    Pengobatan alami ini diharapkan bisa perlahan memperkecil ukuran kista, hingga akhirnya sembuh. Cara pengobatan alami ini juga efektif untuk pencegahan kista ovarium dan aspek kesehatan lain pada perempuan.

    (azn/row)

  • Tips Pilih-pilih Tempat Sunat Aman, Dikaitkan Kasus Bocah Pipis Bercabang 5

    Tips Pilih-pilih Tempat Sunat Aman, Dikaitkan Kasus Bocah Pipis Bercabang 5

    Jakarta

    Viral seorang bocah di Palembang berinisial AL (6) mengalami kejadian tidak mengenakkan pasca mengikuti sunatan massal di daerah tempat tinggalnya, pada Rabu (3/7/2024). AL diduga mengalami malapraktik ketika mengikuti sunatan massal, hingga saluran kencingnya bercabang menjadi lima.

    Sang ibu, RM (39) menceritakan anaknya sering mengalami nyeri ketika buang air kecil. Tidak hanya itu, urine bahkan juga keluar melalui bekas jahitan sunatan sang anak.

    “Saya melaporkan sunat (diduga) gagal. Anak saya buang air kecilnya bercabang setelah disunat di sana,” kata RM dikutip dari detikSumbagsel, Jumat (10/1/2025).

    “Namun, setelah disunat anak saya malah kesakitan tiap buang air kecil. Air seninya tidak hanya keluar dari salurannya, tapi bercabang sampai 5 lubang terutama dari jahitan sunatnya,” tambahnya.

    Setelah melakukan laporan ke polisi, akhirnya AL bisa menjalani prosedur operasi. Operasi tersebut dilakukan di RSUP Mohammad Hoesin Palembang.

    Berkaca dari kejadian yang dialami oleh AL, spesialis urologi dr Hilman Hadiansyah, SpU mengingatkan pentingnya untuk memperhatikan kondisi anak pasca menjalani sunat. Apabila menemukan adanya komplikasi, orang tua bisa membawa anak ke rumah sakit atau fasilitas medis terdekat.

    Beberapa komplikasi yang mungkin dapat dialami oleh anak pasca sunat meliputi perdarahan tidak kunjung berhenti, sulit buang air kecil, hingga kepala penis yang berubah warna.

    “Yang perlu diwaspadai pasca tindakan sunat antara lain perdarahan yang tidak kunjung berhenti, anak sulit buang air kecil pasca sunat, glans atau kepala penis yang berwarna kebiruan hingga kehitaman, dan nyeri yang terus menerus,” kata dr Hilman ketika dihubungi detikcom.

    Dalam memilih tempat sunat, dr Hilman lebih menyarankan orang tua untuk membawa anaknya ke rumah sakit atau klinik yang memang sudah terdaftar resmi. Umumnya rumah sakit atau klinik resmi memiliki tenaga medis yang sudah siap menangani dengan baik apabila terjadi komplikasi.

    Hal ini menurutnya penting untuk mencegah masalah yang lebih parah pada anak setelah sunat, apabila mengalami komplikasi. Mengikuti sunatan massal secara umum juga aman, selama dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih.

    “Sebaiknya tempat sunat yang menjadi pilihan adalah tempat sunat yang dapat menangani segala bentuk komplikasi pasca sunat. Betul (lebih disarankan di tempat resmi) dengan tenaga medis terlatih dan memiliki kompetensi melakukan tindakan tersebut,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • Mayapada Hospital Hadirkan Layanan untuk Cegah Dampak Penyakit Stroke

    Mayapada Hospital Hadirkan Layanan untuk Cegah Dampak Penyakit Stroke

    Jakarta

    Stroke menjadi salah satu penyakit yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, penyakit tersebut bisa mengancam jiwa para penderitanya. Penyakit tersebut tidak hanya mampu menyerang mereka yang berusia lanjut sana. Para anak muda pun memiliki potensi yang sama untuk terserang penyakit tersebut.

    “Stroke adalah gangguan fungsi otak yang terjadi secara mendadak akibat peredaran darah otak yang mengalami sumbatan atau perdarahan, disebabkan oleh berbagai faktor risiko. Ini menjadikan stroke sebagai kondisi gawat darurat (brain attack) yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Penanganan dini tentu dapat mengurangi kerusakan otak dan meminimalisir kecacatan pasca-stroke,” kata Dokter Spesialis Neurologi Konsultan Neurofisiologi Klinis dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr. Manfaluthy Hakim, Sp.N (K).

    Sementara itu, Dokter Spesialis Neurologi di Mayapada Hospital Kuningan dr. R. Amanda Nabilah, Sp.N menambahkan stroke sering kali dimulai dengan gejala yang muncul tiba-tiba dan memengaruhi fungsi tubuh, seperti kesulitan bergerak, berbicara, atau merasa lemas di satu sisi tubuh.

    “Beberapa orang mungkin mengalami gangguan sementara pada aliran darah ke otak yang disebut stroke mini atau TIA (Transient Ischemic Attack). Gejalanya mirip stroke, tapi biasanya hilang dalam waktu kurang dari 24 jam. Sebaliknya, pada stroke, gangguan bisa berlangsung lebih dari 24 jam. Memahami perbedaan ini penting agar Anda segera mendapatkan penanganan medis dengan cepat dan tepat,” ujar dr. Amanda.

    Dokter Spesialis Neurologi Fellow Neurointervensi dari Mayapada Hospital Tangerang, dr. Tri Wahyudi, Sp.S, FINS, FINA mengatakan ada sejumlah gejala stroke yang mudah untuk kenali salah satunya melalui slogan ‘SeGeRa Ke RS’.

    “Ada cara mudah untuk kita mengenali gejala stroke, yaitu dengan ingat slogan ‘SeGeRa Ke RS’. Pertama, Senyum tidak simetris (mencong ke 1 sisi), tersedak, sulit menelan air liur/minum secara tiba-tiba. Lalu, Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba. BicaRa pelo, atau tiba-tiba tidak dapat bicara, tidak mengerti kata-kata atau bicara tidak nyambung,” ujar dr. Tri Wahyudi.

    Selanjutnya, Kebas, baal, atau kesemutan separuh tubuh. Rabun, yakni pandangan satu mata kabur secara tiba-tiba, serta Sakit kepala hebat secara tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya, gangguan fungsi keseimbangan seperti terasa berputar atau sulit mengkoordinasikan gerakan. Apabila mengalami atau menemukan orang dengan gejala tersebut, walaupun gejala telah berhenti, tetap bawa ke IGD sesegera mungkin,” sambung dr. Tri Wahyudi.

    Foto: dok. Mayapada Hospital

    Dia menambahkan untuk mereka yang bergejala perlu mendapatkan penanganan secepatnya. Sebab hal itu mampu meminimalisir risiko terburuk dari penyakit tersebut.

    “Perhatikan juga waktu mulai timbulnya gejala, karena beberapa pengobatan sangat efektif apabila diberikan segera selama periode emas (golden period). Periode emas adalah rentang waktu selama 4,5 jam pertama sejak serangan stroke terjadi. Penanganan yang tepat dan cepat termasuk obat-obatan yang diberikan selama periode ini dapat meminimalkan risiko kematian atau cacat permanen pada pasien stroke,” jelasnya.

    Penanganan stroke selama golden period dapat dilakukan di layanan Stroke Emergency 24/7 yang ada di seluruh unit Mayapada Hospital. Dalam menangani kasus kegawatdaruratan stroke, Stroke Emergency Mayapada Hospital menerapkan protokol internasional Door to Needle yang mampu memberi penanganan cepat kurang dari 60 menit bagi pasien stroke sumbatan.

    Stroke Emergency Mayapada Hospital dapat diakses dengan cepat dan mudah dari aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital melalui fitur button Emergency Call atau menghubungi 150990.

    Pelayanan Stroke Emergency merupakan bagian dari salah satu layanan unggulan Mayapada Hospital bernama Tahir Neuroscience Center, yakni layanan komprehensif yang khusus menangani gangguan saraf, otak, dan tulang belakang mulai dari deteksi dini, diagnosis, tindakan neuro intervensi dan bedah saraf hingga rehabilitasi.

    Tahir Neuroscience Center juga telah menangani berbagai kasus kompleks dengan tindakan advanced seperti Digital Subtraction Angiography (DSA), Microvascular Decompression untuk Trigeminal Neuralgia, Deep Brain Stimulation untuk penanganan Parkinson, operasi secara minimal invasif (minim sayatan) untuk masalah saraf tulang belakang, tumor kepala dan tulang belakang.

    Untuk mendukung Anda menjalani gaya hidup sehat, MyCare juga memiliki beragam fitur seperti Personal Health, yang dapat memantau langkah kaki, jumlah kalori terbakar, detak jantung, body mass index, dan lainnya. Juga, fitur Health Article & Tips yang menyajikan ragam artikel edukasi dan tips kesehatan dari dokter.

    Menjadwalkan skrining rutin atau berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf sebagai langkah pencegahan stroke juga dapat melalui aplikasi MyCare. Dengan MyCare, Anda tidak perlu antre di rumah sakit, karena MyCare sudah terintegrasi dengan berbagai metode pembayaran. Unduh MyCare di Google Play maupun App Store, dan dapatkan reward berupa poin untuk mendapat potongan harga berbagai jenis pelayanan kesehatan di seluruh unit Mayapada Hospital.

    (prf/ega)

  • Lokasi Skrining Kesehatan Gratis, Kado dari Prabowo Buat Warga +62 yang Ultah

    Lokasi Skrining Kesehatan Gratis, Kado dari Prabowo Buat Warga +62 yang Ultah

    Jakarta

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan program skrining kesehatan gratis untuk masyarakat yang ulang tahun rencananya akan dimulai pada Februari 2025. Ia menuturkan akan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto untuk menentukan kapan waktu pasti program itu akan berjalan.

    Ia berharap, program ini bisa dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Hal ini juga mengingat masih rendahnya kesadaran untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara dini pada mayoritas masyarakat Indonesia.

    “Skrining gratis memang kita sudah laporkan ke Pak Presiden. Rencananya memang di bulan Februari, yang nanti waktunya akan ditentukan oleh Pak Presiden. Sosialisasi kita akan mulai lakukan di bulan ini,” kata Menkes Budi ketika ditemui awak media di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2025).

    Menkes Budi menuturkan rencananya lokasi pemeriksaan kesehatan gratis tidak hanya memanfaatkan puskesmas saja, melainkan juga klinik swasta dan sekolah untuk anak-anak usia sekolah. Ia mengatakan bahwa puskesmas tidak dapat menampung pemeriksaan kesehatan sendiri secara keseluruhan.

    Diharapkan antrean pemeriksaan nantinya tidak terlalu membludak di puskesmas, terlebih jika antusiasme masyarakat tinggi.

    “Skrining ini nanti akan dilakukan di puskesmas 10 ribu dan kemungkinan juga nanti akan kita lakukan di klinik-klinik swasta ada sekitar 15-20 ribu. Supaya bisa menjangkau 280 juta. Karena nggak mungkin ini dilakukan di rumah sakit-rumah sakit, kurang,” ujar Menkes Budi.

    Rencananya pelaksanaan skrining kesehatan gratis ini nantinya akan dilakukan secara digital. Pendaftaran akan dilakukan melalui aplikasi SATU SEHAT dan pendaftar juga diberikan kuesioner untuk diisi.

    Selain kesehatan fisik, kesehatan jiwa peserta nantinya juga akan dilakukan skrining melalui kuesioner tersebut.

    “Ini kita akan pakai sistem SATU SEHAT atau PeduliLindungi. Jadi mulai minggu ini kita akan promosikan supaya di-download lagi tuh SATU SEHAT dan daftarkan. Karena lewat SATU SEHAT nanti akan kita kirim pesan-pesannya, nanti ada kuesioner yang harus diisi. Karena salah satu yang diskrining adalah skrining jiwa,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • Video: Hitung-hitungan Gizi Busui, Bumil dan Balita di Menu MBG

    Video: Hitung-hitungan Gizi Busui, Bumil dan Balita di Menu MBG

    Jakarta – Nasi, sayur labu, telur, jeruk dan susu jadi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di posyandu kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Ada 3 sasaran MBG di posyandu ini, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Bagaimana hitung-hitungan gizinya?

    (/)

  • Video: Ada Susu Kemasan di Menu MBG Bumil-Balita, Kadar Gulanya Aman?

    Video: Ada Susu Kemasan di Menu MBG Bumil-Balita, Kadar Gulanya Aman?

    Jakarta – Susu kemasaan yang masuk dalam menu makan bergizi gratis (MBG) menjadi sorotan, terutama terkait kandungan gula. Menu makan untuk ibu hamil (bumil), busui (ibu menyusui), dan balita (anak di bawah lima tahun)Jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan Prita Laura mengatakan sudah berkomunikasi dengan ahli gizi. Ahli gizi pun mengatakan kadar gula dalam susu itu aman.

    (/)

  • Pantasan Orang Korsel Kurus-kurus, Anti Obesitas gegara Doyan Makan Ini

    Pantasan Orang Korsel Kurus-kurus, Anti Obesitas gegara Doyan Makan Ini

    Jakarta

    Kimchi merupakan salah satu makanan yang khas di Korea Selatan. Hidangan fermentasi tradisional ini terbuat dari kubis, lobak, dan sayuran lainnya yang dibumbui rempah-rempah, seperti bawang putih, jahe, dan cabai.

    Makanan satu ini dikenal karena rasanya yang pedas, tajam, gurih, dan segar. Kimchi juga kerap disajikan sebagai lauk atau campuran ke dalam makanan lain.

    Selain enak, ternyata kimchi terbukti efektif dalam mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Dikutip dari EurekAlert, World Institute of Kimchi, Korea Selatan, menerbitkan sejumlah artikel tentang efek anti-obesitas kimchi di jurnal internasional. Artikel-artikel itu didasari studi penelitian tentang subjek tersebut.

    Hasilnya, menunjukkan bahwa konsumsi kimchi secara teratur dapat mencegah obesitas.

    Penelitian terkini yang meneliti efek kimchi terhadap obesitas telah menghasilkan bukti kuat yang mendukung kemanjurannya. Khususnya, eksperimen praklinis pada model hewan obesitas.

    Di penelitian itu, terjadi penurunan lemak tubuh yang substansial sebesar 31,8 persen di antara hewan yang diberi diet kimchi.

    Selain itu, analisis ekstensif data yang dikumpulkan selama 13 tahun dari Studi Genom dan Epidemiologi Korea (KoGES), sebuah studi berbasis populasi besar, menemukan bahwa asupan kimchi yang tepat dikaitkan dengan penurunan indeks massa tubuh (IMT) sebesar 15 persen.

    Selain itu, terjadi juga penurunan kejadian obesitas sebesar 12 persen di antara pria paruh baya. Studi ini dipublikasikan di Food & Function, BMJ Open, yakni jurnal medis Inggris yang diterbitkan oleh anak perusahaan British Medical Association.

    Menurut Direktur World Institute of Kimchi, Dr Hae-Choon Chang, hasil studi praklinis dan uji klinis ini secara sistematis memverifikasi efek anti-obesitas dari kimchi.

    “Dan menyajikan bukti ilmiah yang akan membantu membuat khasiat kimchi yang luar biasa dikenal luas, dengan demikian meletakkan dasar bagi pertumbuhan kimchi sebagai makanan kesehatan yang diakui di seluruh dunia,” jelas Dr Chang.

    Dr Chang bersama timnya akan terus berupaya untuk meneliti demi memperkuat khasiat kesehatan dari kimchi. Uji klinis mengenai efek anti-obesitas kimchi tersebut dipublikasikan dalam jurnal ‘Journal of Functional Foods’ edisi Oktober 2024.

    “Seperti dalam meningkatkan kesehatan gastrointestinal selain efeknya dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan anti-kanker. Dengan demikian memantapkan peran kimchi sebagai makanan kesehatan global,” pungkasnya.

    (sao/kna)

  • Viral Bocah di Palembang Kencing Bercabang 5 usai Sunat, Urolog Bilang Gini

    Viral Bocah di Palembang Kencing Bercabang 5 usai Sunat, Urolog Bilang Gini

    Jakarta

    Heboh seorang anak di Palembang berinisial AL (6) diduga menjadi korban malapraktik setelah mengikuti sunatan massal. Saluran kencing AL disebut oleh ibunya, RM (39) menjadi bercabang setelah mengikuti sunatan massal di Kantor Camat Jakabaring, pada Rabu (3/7/2024).

    “Saya melaporkan sunat (diduga) gagal. Anak saya buang air kecilnya bercabang setelah disunat di sana,” kata RM dikutip dari detikSumbagsel, Jumat (10/1/2025).

    RM menuturkan setelah disunat, anaknya sering mengalami kesakitan ketika buang air kecil. Tidak hanya itu, urine AL juga keluar melalui bekas jahitan sunatnya.

    “Namun, setelah disunat anak saya malah kesakitan tiap buang air kecil. Air seninya tidak hanya keluar dari salurannya, tapi bercabang sampai 5 lubang terutama dari jahitan sunatnya,” sambung RM.

    RM menuturkan pihak penyelenggara saat itu mengaku akan akan bertanggung jawab. Namun, berbulan-bulan setelahnya ia tidak kunjung mendapatkan kabar lagi, hingga akhirnya ia memutuskan untuk lapor ke polisi.

    AL sempat dibawa ke rumah sakit, namun saat itu dokter hanya memberikan obat saja. Kondisinya sudah membaik, namun ia masih membutuhkan penanganan lebih lanjut. Setelah pelaporan dilakukan, AL akhirnya bisa dioperasi di RSUP Mohammad Hoesin Palembang.

    Menanggapi kejadian yang dialami oleh AL, spesialis urologi dr Hilman Hadiansyah, SpU menuturkan bahwa kasus seperti ini jarang terjadi. Secara umum terdapat beberapa hal yang mungkin memicu hal tersebut terjadi.

    “Kondisi buang air kecil bercabang pasca sunat umumnya jarang terjadi. Kondisi tersebut dapat disebabkan antara lain adanya perlengketan pada lubang pipis dengan jaringan sekitarnya, cedera uretra, atau kondisi bawaan lahir seperti hipospadia maupun fistula uretrokutan,” kata dr Hilman ketika dihubungi detikcom.

    Hipospadia merupakan kondisi bawaan lahir yang membuat lubang kencing tidak berada di ujung penis. Sedangkan, fistula uretrokutan merupakan kondisi langka yang terjadi ketika ada saluran abnormal antara uretra dan kulit. Kondisi ini membuat urine bisa keluar melalui kulit, selain saluran normal melalui uretra.

    dr Hilman lebih lanjut menuturkan terdapat beberapa jenis komplikasi yang dapat muncul setelah seseorang menjalani sunat. Salah satunya adalah perdarahan yang tidak kunjung berhenti.

    Apabila ini terjadi, ada baiknya orang tua segera memeriksakan kondisi tersebut ke rumah sakit atau fasilitas medis terdekat.

    “Yang perlu diwaspadai pasca tindakan sunat antara lain perdarahan yang tidak kunjung berhenti, anak sulit buang air kecil pasca sunat, glans atau kepala penis yang berwarna kebiruan hingga kehitaman, dan nyeri yang terus menerus,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • Video: Asap Kebakaran California Mengkhawatirkan, Bisa Sebabkan Kematian hingga 15%

    Video: Asap Kebakaran California Mengkhawatirkan, Bisa Sebabkan Kematian hingga 15%

    Jakarta – Ilmuwan kesehatan lingkungan memperingatkan bahaya yang disebabkan oleh awan asap dan partikel besar yang berasal dari kebakaran tersebut. Konsentrasi partikel halus di wilayah Los Angeles telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan

    (/)

  • Mulai Hari Ini Ibu Hamil, Busui dan Balita Juga Dapat Makan Bergizi Gratis

    Mulai Hari Ini Ibu Hamil, Busui dan Balita Juga Dapat Makan Bergizi Gratis

    Jakarta

    Kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita juga masuk dalam penerima makan bergizi gratis yang mulai diberikan pada Jumat (10/1/2025). Salah satu lokasi yang menjadi tempat pemberian makan bergizi gratis yakni, di Kawasan Ciracas Jakarta Timur.

    Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Prita Laura menyebutkan program makan bergizi gratis tidak hanya tersedia bagi anak sekolah, tapi juga bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang disalurkan lewat posyandu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak di masa emas.

    “Lewat posyandu ini, kita ingin memastikan MBG diterima anak sejak mereka berada di masa golden age, agar terhindar dari ancaman stunting, obesitas, dan dampak malnutrisi lainnya,” kata Prita dalam keterangan resminya dikutip dari ANTARA, Jumat (10/1).

    Kelompok balita, ibu hamil dan ibu menyusui dijadwalkan diberikan satu kali dalam seminggu untuk masa awal berjalannya program ini. Ke depannya, kelompok balita, ibu hamil dan ibu menyusui akan mendapatkan paket MBG setiap hari.

    Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi untuk pemberian kepada balita dan ibu hamil serta menyusui ini salah satunya adalah SPPG Ciracas.

    Sejumlah Posyandu yang dilayani SPPG Ciracas, di antaranya Posyandu Anyelir dan Dahlia dengan detail di Posyandu Anyelir ada 4 ibu hamil, 3 ibu menyusui dan 23 balita yang menjadi penerima paket MBG.

    Sedangkan di Posyandu Dahlia, tercatat sebanyak 10 ibu hamil, 9 ibu menyusui, dan 26 balita, total 45 paket MBG yang diberikan.

    “Secara keseluruhan, SPPG Ciracas ini menyiapkan 300 paket MBG khusus yang disebar ke tujuh posyandu,” katanya.

    Ahli Gizi SPPG memastikan angka kecukupan gizi dari menu yang disajikan sesuai petunjuk teknis. Ketentuan yang harus dipenuhi adalah kandungan karbohidrat untuk ibu hamil dan ibu menyusui sedikitnya 200 gram per porsi makanan. Sedangkan untuk balita kandungan karbohidratnya cukup 100 sampai 120 gram.

    “Program Presiden Prabowo Subianto ini adalah langkah strategis mewujudkan SDM unggul. Kualitas gizi merupakan kunci utama menciptakan sumber daya manusia yang unggul itu,” kata Prita.

    (kna/kna)