Category: Detik.com Kesehatan

  • China Buka Suara ke WHO soal Gaduh Kenaikan Kasus hMPV

    China Buka Suara ke WHO soal Gaduh Kenaikan Kasus hMPV

    Jakarta

    Kementerian luar negeri China telah berkomunikasi erat dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait penyakit pernapasan human metapneumovirus (hMPV).

    Dalam konferensi pers rutin, juru bicara kementerian luar negeri Guo Jiakun mengatakan pemerintah China sangat memperhatikan kesehatan rakyat dan warga asing yang ada di negara tersebut. Meski begitu, hMPV bukanlah virus baru dan telah lama beredar di antara manusia selama lebih dari 60 tahun.

    Dalam laporan terbarunya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China mengatakan kasus HMPV tetap tinggi. Hal itu sejalan dengan kasus di bagian lain belahan bumi utara.

    “Infeksi HMPV menunjukkan dirinya sebagai penyakit yang dapat sembuh sendiri,” kata Guo yang dikutip dari Channel News Asia.

    “Sangat mengkhawatirkan jika membesar-besarkan virus umum sebagai virus yang tidak dikenal, yang bertentangan dengan akal sehat ilmiah,” sambungnya.

    CDC China mengatakan kasus penyakit infeksi pernapasan akut secara keseluruhan terus meningkat. Namun, tingkat virus influenza di sana telah menunjukkan tanda-tanda melambat.

    “Aktivitas flu di seluruh negeri diperkirakan akan menurun secara bertahap pada pertengahan hingga akhir Januari,” kata laporan tersebut.

    Pada hari Selasa, WHO mengatakan telah menghubungi pejabat kesehatan China. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan tentang pola wabah yang tidak biasa, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

    (sao/naf)

  • Lakukan Ini Jika Terdiagnosis HMPV

    Lakukan Ini Jika Terdiagnosis HMPV

    Human Metapneumovirus (HMPV) lagi ramai diperbincangkan nih setelah kasusnya merebak di China. Kemenkes dan PB IDI sudah menanggapi hal tersebut. Dikatakan HMPV bukanlah virus baru, tapi sudah ada sejak 2001. Gejalanya bersifat ringan seperti flu biasa dan bisa sembuh sendiri. Nah, jika kamu terdiagnosis atau memiliki gejala mirip HMPV, IDI memberikan rekomendasi langkah penanganan pertamanya nih. Simak di episode KuTips berikut ya!

  • 8 Makanan Super yang Menyehatkan, Bisa Bikin Panjang Umur?

    8 Makanan Super yang Menyehatkan, Bisa Bikin Panjang Umur?

    Jakarta

    Siapa yang tidak ingin hidup sehat dan berumur panjang? Selain menjalani healthy lifestyle dan menjaga kesehatan mental, yang dikonsumsi sehari-hari memegang peran penting dalam menentukan kualitas hidup.

    Beberapa makanan masuk dalam kategori makanan super atau superfood kaya akan nutrisi dan rendah kalori. Makanan-makanan ini membantu tubuh tetap sehat dan mencegah berbagai penyakit.

    Sehingga, makanan super tersebut bisa menjadi upaya kita mendapat umur yang panjang. Lantas, apa saja makanan super yang bisa membuat panjang umur tersebut?

    Makanan Sehat yang Bisa Bikin Panjang Umur

    Berbagai bahan pangan dapat memberi manfaat atau justru bahaya bagi kesehatan tubuh. Mengutip Denver Health Medical Plan dan AARP, berikut
    makanan super yang bisa jadi upaya agar panjang umur:

    1. Buah Beri

    Buah-buahan yang kaya akan antioksidan seperti buah beri sangat baik untuk kesehatan jantung. Sebuah studi melibatkan partisipan yang mengkonsumsi blueberry atau stroberi setiap hari dalam beberapa minggu.

    Hasilnya, ada perbaikan tekanan darah, tanda-tanda stres oksidatif, kolesterol total, dan kolesterol LDL. Tak hanya itu, buah beri memiliki khasiat antikanker dan makanan yang sangat baik untuk otak.

    2. Buah Delima

    Delma mengandung fitokimia bernama punicalagin yang berkhasiat sebagai antikanker, pelindung jantung, hingga menyehatkan otak. Khasiat ini dibuktikan dalam riset terhadap pasien dengan arteri karotis parah.

    Pasien tersebut minum satu ons jus delima setiap hari selama satu tahun. Hasilnya, pasien mengalami penurunan plak aterosklerotik sebanyak 30 persen.

    3. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan yang padat nutrisi efektif mencegah diabetes dan membantu menurunkan berat badan. Berbagai jenis kacang cenderung dicerna tubuh secara perlahan, sehingga awet kenyang dan mengendalikan peningkatan kadar gula dalam tubuh usai makan.

    Kandungan lain dalam kacang-kacangan adalah serat yang membantu menurunkan kolesterol. Tak hanya itu, kacang-kacangan mengandung pati resisten yang diubah oleh bakteri usus menjadi asam lemak rantai pendek membantu mencegah dari kanker usus besar. Contoh kacang-kacangan adalah kacang merah, kacang hitam, lentil, dan kacang polong.

    4. Bawang Bombay

    Sayuran famili allium seperti bawang bombay bermanfaat bagi sistem kardiovaskular dan imun, memiliki efek anti-diabetes, serta anti-kanker. Peningkatan konsumsi sayuran allium dikaitkan dengan risiko kanker lambung dan prostat yang lebih rendah.

    Bawang bombay juga mengandung konsentrasi tinggi antioksidan flavonoid yang meningkatkan kesehatan, yang memiliki efek anti-inflamasi yang berkontribusi pada pencegahan kanker. Selain bawang bombay, kamu juga bisa mencoba daun bawang, kucai, bawang merah, dan bawang putih.

    5. Tomat

    Tomat mengandung banyak nutrisi yang meningkatkan kesehatan seperti likopen, vitamin C dan E, beta-karoten, antioksidan flavonoid, dan masih banyak lagi. Likopen melindungi tubuh dari kanker prostat, kerusakan kulit akibat sinar UV, dan penyakit kardiovaskular.

    6. Biji-bijian

    Sama seperti kacang-kacangan, biji-bijian mengandung lemak, mineral, dan antioksidan yang sehat. Biji-bijian juga mengandung lebih banyak protein dan kaya akan mineral.

    Jenis biji rami dan chia kaya akan lemak omega-3. Biji ram, chia, dan wijen juga kaya akan lignan, sebuah fitoestrogen yang melawan kanker payudara. Biji-bijian sebaiknya dimakan mentah atau dipanggang sebentar , untuk mendapat manfaat nutrisi yang maksimal.

    7. Sayuran Hijau

    Sayuran hijau mentah mengandung kurang dari 100 kalori, sehingga menjadikannya makanan ideal untuk mengendalikan berat badan. Selain itu, sayuran berdaun hijau yang dikonsumsi mentah membantu menurunkan risiko serangan jantung, stroke, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

    Jenis sayuran ini juga kaya folat, lutein, zeaxanthin, dan karotenoid yang melindungi mata dari kerusakan. Beberapa jenis sayuran hijau yang mudah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari adalah kangkung, sawi hijau, bayam, atau selada.

    8. Minyak Zaitun

    Minyak zaitun mengandung polifenol, jenis antioksidan kuat yang mencegah berbagai penyakit karena usia. Misal alzheimer, kanker, parkinson, sampai penyakit kardiovaskular. Jenis minyak ini juga mengandung lemak tak jenuh yang bisa menyehatkan jantung.

    (elk/row)

  • RSUP Persahabatan Sempat Tangani Pasien HMPV, Ini Gejala yang Dialami

    RSUP Persahabatan Sempat Tangani Pasien HMPV, Ini Gejala yang Dialami

    Jakarta

    Human metapneumovirus (hMPV) belakangan ramai disorot lantaran meningkat di China. Muncul sejumlah kekhawatiran kemungkinan wabah menjadi pandemi baru seperti COVID-19 pada 2020.

    Faktanya, hMPV sudah teridentifikasi sejak 2001. Tidak hanya China, Singapura dan Malaysia juga rutin melaporkan pencatatan kasus hMPV. Dari pola tren sepanjang tahun, peningkatan hMPV memang relatif terjadi di musim dingin.

    dr Endang Wulandari M Epid dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO Indonesia) menuturkan tiga insiden kasus terbanyak penyakit pernapasan di China, posisi pertama bahkan masih didominasi influenza virus. HMPV berada di peringkat kedua catatan kasus terbanyak, lalu diikuti laporan adenovirus.

    Dalam periode data minggu ke-52 pada 2024, terlihat pula anak-anak berusia 5 hingga 14 tahun masih didominasi penularan infeksi mycoplasma pneumonia. Karenanya, ia mengimbau publik untuk tidak perlu khawatir berlebihan, pencegahan virus bisa dilakukan dengan langkah sederhana memakai masker hingga rutin mencuci tangan, melakukan pola hidup bersih dan sehat.

    Gambaran Pasien di Indonesia

    Dalam kesempatan yang sama, spesialis paru dr Pompini Agustina dari RSUP Persahabatan menyebut persentase kesembuhan pasien dengan infeksi hMPV relatif tinggi. Termasuk pada mereka dengan riwayat komorbid. Umumnya, gejala yang muncul mirip seperti influenza.

    “Jadi kita memiliki kasus pneumonia virus hMPV yang saat ini sedang booming terkait dengan peningkatan kasus di China. Pertama, pasien perempuan 47 tahun dia datang ke RS dengan keluhan demam, lemas, tenggorokan terasa gatal, pilek, batuk tidak produktif,” beber dia dalam webinar daring, dikutip Sabtu (11/1/2025).

    Batuk yang dialami pasien sudah berjalan empat hari sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. “Batuknya sangat kencang sehingga tidurnya terganggu,” beber dia.

    Pasien dengan riwayat komorbid hipertensi tersebut juga mengalami sedikit peningkatan heart rate, semenatra suhu tubuh 36,5 derajat celsius. Dokter juga menemukan adanya faring hiperemis atau peradangan pada selaput lendir yang melapisi bagian belakang tenggorokan atau faring.

    Tidak jauh berbeda, pasien kedua yang juga mengeluhkan gejala influenza, teridentifikasi hMPV pasca monosit pasien mengalami peningkatan. Pihak RSUP Persahabatan kala itu langsung melakukan deteksi panel respiratory.

    “Dan yang ditemukan saat itu hMPV. Tapi setelah melakukan proses perawatan, pasien berangsur membaik,” tandas dia.

    (naf/up)

  • 7 Kelompok yang Wajib Hati-hati Saat Minum Air Rebusan Jahe, Ini Alasannya

    7 Kelompok yang Wajib Hati-hati Saat Minum Air Rebusan Jahe, Ini Alasannya

    Jakarta

    Air rebusan jahe dikenal mempunyai banyak manfaat kesehatan, mulai dari meredakan mual hingga membantu menghangatkan tubuh. Namun, tidak semua orang disarankan untuk mengoonsumsinya.

    Ada beberapa kelompok yang justru harus berhati-hati atau bahkan menghindari air rebusan jahe. Ketahui siapa saja yang termasuk dalam kelompok tersebut dan alasan di baliknya.

    7 Kelompok yang Wajin Hati-hati Saat Minum Air Rebusan Jahe

    Orang hamil, penderita batu empedu, hingga pasien yang akan melakukan operasi sebaiknya menghindari air rebusan jahe. Mengutip Hackensack Meridian Health, Herbal Safety, Peptiko, dan hingga Medical News Today, berikut penjelasannya:

    1. Orang Hamil

    Wanita hamil harus berhati-hati saat mengonsumsi air rebusan jahe. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi jahe aman untuk wanita hamil, tapi buktinya belum meyakinkan.

    Mengonsumsi jahe mungkin bisa meringankan mual di pagi hari, namun jika dikonsumsi dalam dosis tinggi kemungkinan akan berisiko terutama pada tahap akhir kehamilan. Jika ingin mengkonsumsinya, batasi asupan jahe 1,5 gram per hari. Menurut Times of India, mengkonsumsi jahe melebihi batas yang dianjurkan dapat meningkatkan risiko keguguran.

    2. Penderita Batu Empedu

    Penderita batu empedu juga harus berhati-hati saat mengonsumsi air rebusan jahe. Jika dikonsumsi dalam dosis besar, efek jahe bisa merangsang kerja kantung empedu, memperburuk gejala, dan menyebabkan nyeri. Sementara itu menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), konsumsi jahe bisa meningkatkan aliran empedu pada penderita batu empedu.

    3. Orang yang Akan Melakukan Operasi

    Komponen jahe bisa mengganggu pembekuan darah normal. Jadi, sebagai tindakan pencegahan, hentikan minum air rebusan jahe setidaknya seminggu sebelum operasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah pendarahan berlebihan.

    4. Orang dengan Tekanan Darah Rendah atau sedang Mengkonsumsi Obat Tekanan Darah

    Jahe bisa menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Efek ini bisa menimbulkan masalah bagi orang-orang yang memiliki tekanan darah rendah atau orang yang mengkonsumsi obat tekanan darah.

    5. Orang dengan Gangguan Perdarahan

    Jahe bisa memperlambat pembekuan darah, sehingga kurang baik dikonsumsi pasien dengan gangguan perdarahan. Hal yang sama wajib diwaspadai pasien yang mengonsumsi pengencer darah atau berisiko mengalami perdarahan.

    6. Orang dengan Kondisi Jantung Tertentu

    Konsumsi jahe memang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, bagi pasien dengan gangguan jantung sebaiknya berkonsultasi dengan dokter lebih dulu. Konsultasi ini akan memastikan efek jahe tidak berbahaya bagi kondisi tubuh.

    7. Orang dengan Perut Kosong

    Mengkonsumsi jahe saat perut kosong bisa memberikan efek yang berbeda pada setiap orang. Meski banyak orang yang bisa menoleransinya dengan baik, beberapa orang mungkin mengalami efek samping seperti iritasi gastrointestinal, mual, maag, hingga diare.

    Efek Samping dari Air Rebusan Jahe

    Efek samping dari jahe bisa terjadi terutama jika dikonsumsi dalam dosis yang besar. Menurut Healthline, kemungkinan efek sampingnya meliputi:

    MaagKetidaknyamanan perutDiareIritasi tenggorokan dan mulut

    Pakar menyarankan untuk tidak mengkonsumsi lebih dari 4 gram jahe setiap hari dalam bentuk apapun. Bagi kamu yang sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya konsultasi kepada dokter apakah air rebusan jahe dapat dikonsumsi atau tidak. Sebab, ada beberapa obat yang berdampak buruk saat dikonsumsi bersamaan dengan jahe.

    (elk/row)

  • 2024 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah, Ini Wanti-wanti Ilmuwan

    2024 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah, Ini Wanti-wanti Ilmuwan

    Jakarta

    Dunia baru saja mencetak rekor baru sebagai tahun pertama saat suhu global melampaui 1,5 derajat Celsius di atas masa pra-industri, demikian pengumuman para ilmuwan pada Jumat (10/11/2024).

    Catatan sejarah tersebut dikonfirmasi layanan perubahan iklim European Union’s Copernicus Climate Change Service (C3S) Uni Eropa, yang menyatakan perubahan iklim mendorong suhu planet ke tingkat yang belum pernah dialami oleh manusia sebelumnya.

    “Lintasannya sungguh luar biasa,” kata Direktu C3S Carlo Buontempo kepada Reuters, menjelaskan bagaimana setiap bulan pada 2024 adalah suhu terpanas atau kedua terpanas, sejak pencatatan dimulai.

    Suhu rata-rata planet pada 2024 adalah 1,6 derajat celsius. Lebih tinggi daripada 1850-1900, ‘periode pra-industri’ sebelum manusia mulai membakar bahan bakar fosil yang mengeluarkan CO2 dalam skala besar.

    Tahun lalu menjadi tahun terpanas di dunia sejak pencatatan dimulai, dan masing-masing dari 10 tahun terakhir termasuk di antara 10 tahun terpanas yang pernah tercatat.

    Dampak perubahan iklim kini terlihat di setiap benua.

    Kebakaran hutan yang melanda California minggu ini menewaskan sedikitnya lima orang dan menghancurkan ratusan rumah.

    Pada 2024, Bolivia dan Venezuela juga mengalami kebakaran parah, sementara banjir besar melanda Nepal, Sudan, dan Spanyol, serta gelombang panas di Meksiko dan Arab Saudi menewaskan ribuan orang.

    Perubahan iklim memperburuk badai dan hujan lebat, karena atmosfer yang lebih panas dapat menampung lebih banyak air, menyebabkan hujan deras. Jumlah uap air di atmosfer planet ini mencapai rekor tertinggi pada 2024.

    Chukwumerije Okereke, seorang profesor tata kelola iklim global di Universitas Bristol, Inggris, mengatakan tonggak sejarah 1,5 derajat Celsius seharusnya menjadi peringatan keras bagi para pemangku kebijakan untuk membuat ramah lingkungan.

    “Terlepas dari semua peringatan yang telah diberikan para ilmuwan, negara-negara terus gagal memenuhi tanggung jawab mereka,” katanya kepada Reuters.

    Konsentrasi karbon dioksida di atmosfer, gas rumah kaca utama, mencapai titik tertinggi baru sebesar 422 bagian per juta pada 2024, kata C3S.

    Zeke Hausfather, ilmuwan peneliti di Berkeley Earth nirlaba AS mengatakan ia memperkirakan 2025 akan menjadi salah satu tahun terpanas yang pernah tercatat, tetapi kemungkinan tidak akan menduduki peringkat teratas.

    “Tahun ini masih akan masuk dalam posisi tiga besar tahun terpanas,” katanya.

    Hal ini terjadi karena meskipun faktor terbesar menyebabkan pemanasan iklim adalah emisi yang disebabkan manusia, suhu pada awal 2024 mendapat dorongan tambahan dari El Nino, pola cuaca yang memanas kini cenderung mengarah ke La Nina yang lebih dingin.

    (naf/naf)

  • Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Rutin Minum Cuka Apel, Efeknya Tak Terduga

    Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Rutin Minum Cuka Apel, Efeknya Tak Terduga

    Jakarta

    Cuka apel telah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami yang menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Cuka apel sendiri merupakan hasil pengolahan fermentasi sari apel, dan mengandung asam asetat, enzim, dan probiotik.

    Dikutip dari Healthline dan WebMD cuka apel telah digunakan oleh manusia selama berabad-abad silam untuk masakan dan pengobatan alami. Namun, harus tetap memerhatikan terkait jumlah konsumsi harian cuka apel.

    Berikut adalah sederet manfaat mengonsumsi cuka apel.

    Satu studi kecil melaporkan bahwa cuka apel dapat menurunkan kadar kolesterol total. Cuka apel juga diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol baik high-density lipoprotein (HDL) dan menurunkan trigliserida (lemak dalam darah).

    Cuka apel dapat membantu untuk mengobati diabetes tipe 2 yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi dalam tubuh yang disebabkan oleh resistensi insulin atau ketidakmampuan untuk memproduksi insulin.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi cuka apel berkaitan dengan efek yang menguntungkan pada stres oksidatif dan indeks glikemik bagi individu yang mengidap diabetes dan dislipidemia. Tak hanya itu, tinjauan uji klinis pada tahun 2021 menunjukkan bahwa mengonsumsi cuka apel bermanfaat bagi status glikemik orang dewasa.

    Satu penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 1-2 sendok makan cuka sari apel sehari membantu orang yang menjalani diet rendah kalori untuk menurunkan beberapa kilogram berat badan. Namun, penelitian ini berskala kecil dan jangka pendek, dengan melibatkan 39 orang selama 12 minggu.

    Asam asetat pada cuka apel disebut dapat mempercepat metabolisme, namun masih diperlukan data lebih lanjut terkait ini. Mungkin asam asetat membuat mereka mual, yang menyebabkan mereka makan lebih sedikit.

    4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi cuka apel dapat membantu untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah ulasan tahun 2020 menunjukkan bahwa cuka apel berpotensi untuk memberikan manfaat bagi kadar lipoprotein densitas tinggi, lipoprotein densitas rendah, trigliserida, dan kolesterol total dalam tubuh.

    Sebuah ulasan penelitian lainnya pada tahun 2021 juga menunjukkan bahwa cuka apel dapat bermanfaat untuk membantu mengelola kadar kolesterol total dalam tubuh.

    5. Meningkatkan Kesehatan Kulit

    Cuka apel banyak digunakan sebagai obat untuk eksim dan kulit kering. Kulit secara alami mengandung sedikit asam. Namun, kemungkinan kadarnya berkurang ketika seseorang mengidap eksim.

    Oleh sebab itu, penggunaan cuka apel yang diencerkan secara topikal dapat membantu untuk menyeimbangkan pH alami kulit, sehingga dapat meningkatkan lapisan pelindung kulit. Namun, riset lain juga menunjukkan bahwa cuka apel dapat mengiritasi kulit sebagian orang.

    (dpy/kna)

  • Jepang Diprediksi Bakal Punah gegara Warganya Ogah Nikah dan Punya Anak

    Jepang Diprediksi Bakal Punah gegara Warganya Ogah Nikah dan Punya Anak

    Jakarta

    Populasi di Jepang diprediksi akan mengalami kepunahan. Jumlah populasi di negara tersebut menurun selama 15 tahun berturut-turut, dengan kelahiran mencapai titik terendah dalam sejarah yaitu 730.000 tahun lalu sementara kematian melonjak ke rekor 1,58 juta.

    Penurunan jumlah pernikahan juga menekan angka kesuburan negara itu. Kementerian Luar Negeri Jepang telah memperingatkan bahwa negara itu memiliki waktu hingga sekitar tahun 2030, sebelum tren ini tidak dapat diubah lagi.

    Populasi Jepang yang berjumlah sekitar 125 juta jiwa diprediksi akan anjlok hingga 87 juta jiwa pada tahun 2070. Angka-angka kelahiran akan turun dari 1,36 menjadi 1,20 di bawah jumlah yang seharusnya untuk mempertahankan populasi, yakni 2,1.

    Pada tahun 2070, lansia yang berusia 65 tahun ke atas juga diperkirakan naik hingga 40 persen dari populasi.

    Direktur Pusat Penelitian Ekonomi dan Masyarakat Lansia Universitas Tohoku, Hiroshi Yoshida, mengatakan selama penurunan kelahiran tidak berhenti, jarum ‘jam populasi’ tidak akan pernah berputar kembali.

    “Jepang mungkin menjadi negara pertama yang punah karena angka kelahiran yang menurun. Kita harus menciptakan lingkungan tempat perempuan dan lansia dapat bekerja dan bertujuan untuk menciptakan masyarakat tempat semua orang dapat berperan aktif,” tutur Yoshida yang dikutip dari Newsweek.

    Taktik Pemerintah Mengatasi Kepunahan Populasi

    Dalam pidato parlemen pada Oktober 2024, Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengatakan penurunan populasi tidak akan bisa diatasi jika generasi keluarga dengan anak kecil saat ini tidak bahagia.

    “Kami berkomitmen untuk terus menerapkan Strategi Masa Depan Anak-Anak dan dengan giat mempromosikan reformasi dalam praktik kerja, termasuk penggunaan pengaturan kerja paruh waktu yang lebih baik, memperkenalkan sistem interval kerja untuk memastikan jam kerja yang cukup untuk kehidupan sehari-hari dan tidur, dan perubahan umum dalam pola pikir di seluruh masyarakat,” terang Shigeru Ishiba.

    Selama bertahun-tahun, pemerintah Jepang telah berinvestasi besar dalam kebijakan pro-natalis, kebijakan yang mendukung percepatan pertumbuhan penduduk. Terakhir, mereka menjanjikan 3,6 triliun yen atau sekitar 367 triliun rupiah akan didistribusikan selama tiga tahun ke depan.

    Hal ini ditujukan untuk berbagai langkah, seperti memperluas tunjangan anak, perawatan anak, serta meningkatkan dukungan pendidikan.

    Jepang juga telah melonggarkan beberapa kebijakan imigrasi yang ketat untuk membantu mengimbangi menyusutnya jumlah tenaga kerja di sejumlah industri utama, seperti perawatan lansia dan manufaktur, sehingga memungkinkan lebih banyak pekerja asing untuk tinggal lebih lama dan membawa keluarga mereka. Sasarannya adalah melipatgandakan tenaga kerja asing pada tahun 2040.

    (sao/kna)

  • Kata Dokter soal Viral Bocah Palembang Kencingnya Bercabang 5 usai Sunat    
        Kata Dokter soal Viral Bocah Palembang Kencingnya Bercabang 5 usai Sunat

    Kata Dokter soal Viral Bocah Palembang Kencingnya Bercabang 5 usai Sunat Kata Dokter soal Viral Bocah Palembang Kencingnya Bercabang 5 usai Sunat

    Jakarta

    Heboh seorang bocah berusia 6 tahun berinisial AL di Palembang diduga menjadi korban malapraktik usai mengikuti acara sunatan massal. Sang ibu berinisial RM (39) menceritakan bahwa setelah sunat, anaknya mengalami nyeri saat buang air kecil dan urine keluar melalui bekas jahitan sunat, bahkan saluran urinenya bercabang menjadi lima.

    RM menceritakan sunatan massal itu pada Juli 2024. Meski pihak penyelenggara saat itu mengatakan mau bertanggung jawab, tidak ada kejelasan yang berarti berbulan-bulan setelahnya.

    “Saya melaporkan sunat (diduga) gagal. Anak saya buang air kecilnya bercabang setelah disunat di sana,” kata RM dikutip dari detikSumbagsel, Jumat (10/1/2025).

    “Namun, setelah disunat anak saya malah kesakitan tiap buang air kecil. Air seninya tidak hanya keluar dari salurannya, tapi bercabang sampai 5 lubang terutama dari jahitan sunatnya,” tambah RM.

    AL sempat dibawa ke rumah sakit, namun saat itu dokter hanya memberikan obat. Kondisinya sempat membaik, namun AL masih membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sampai akhirnya belum lama ini AL akhirnya dioperasi di RSUP Mohammad Hoesin Palembang.

    Urolog Bicara Soal Kemungkinan Pemicunya

    Spesialis urologi dr Hilman Hadiansyah, SpU menuturkan kejadian seperti yang dialami AL sangat jarang terjadi. Meski begitu, terdapat beberapa faktor yang secara umum mungkin dapat memicu kondisi tersebut.

    “Kondisi buang air kecil bercabang pasca sunat umumnya jarang terjadi. Kondisi tersebut dapat disebabkan antara lain adanya perlengketan pada lubang pipis dengan jaringan sekitarnya, cedera uretra, atau kondisi bawaan lahir seperti hipospadia maupun fistula uretrokutan,” kata dr Hilman ketika dihubungi detikcom, Jumat (10/1/2025).

    Hipospadia merupakan kondisi bawaan lahir yang membuat lubang kencing tidak berada di ujung penis. Sedangkan, fistula uretrokutan merupakan kondisi langka yang terjadi ketika seseorang memiliki saluran abnormal antara uretra dan kulit.

    Kondisi tersebut dapat membuat pasien bisa mengeluarkan urine melalui kulit, bukan saluran normal uretra.

    Waspadai Risiko Komplikasi Pasca Sunat

    dr Hilman meminta orang tua bisa mewaspadai komplikasi yang mungkin muncul setelah anak sunat. Apabila terjadi komplikasi, sebaiknya anak bisa segera dibawa ke rumah sakit atau fasilitas medis terdekat.

    Beberapa komplikasi yang dapat muncul bisa seperti perdarahan yang tidak kunjung berhenti hingga anak menjadi sulit untuk buang air kecil setelah sunat.

    “Yang perlu diwaspadai pasca tindakan sunat antara lain perdarahan yang tidak kunjung berhenti, anak sulit buang air kecil pasca sunat, glans atau kepala penis yang berwarna kebiruan hingga kehitaman, dan nyeri yang terus menerus,” katanya.

    NEXT: Tips pilih tempat sunat

  • Fakta-fakta Layanan SPA, Bukan Lagi Hiburan Tapi Jasa Kesehatan Tradisional    
        Fakta-fakta Layanan SPA, Bukan Lagi Hiburan Tapi Jasa Kesehatan Tradisional

    Fakta-fakta Layanan SPA, Bukan Lagi Hiburan Tapi Jasa Kesehatan Tradisional Fakta-fakta Layanan SPA, Bukan Lagi Hiburan Tapi Jasa Kesehatan Tradisional

    Jakarta

    Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan dalam perkara Nomor 19/PUU-XXII/2024 yang meminta agar SPA tidak lagi dimasukkan ke dalam kategori hiburan seperti halnya diskotek atau karaoke. Keputusan ini menjadikan layanan SPA merupakan termasuk kesehatan tradisional.

    Dalam permohonannya, para penggugat yang tergabung dalam Asosiasi Spa Indonesia (ASPI) meminta kepada MK untuk mengubah pasal 55 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD). Dalam pasal tersebut, spa dan mandi uap disamakan dengan layanan hiburan seperti halnya diskotek, karaoke, hingga klub malam.

    Perubahan ini diharapkan tidak hanya mengikis stigma negatif, tetapi juga berdampak positif dari sisi bisnis. Ketua Umum ASPI dr Lianiwai Batihalim, MS, SpOk, M.Biomed mengatakan perubahan tersebut akan berdampak pada pajak yang dikenakan pada bisnis SPA di Indonesia.

    “Pajaknya harus dipertimbangkan, karena kesehatan punya regulasi sendiri, ini kesehatan tradisional lagi,” kata dr Lianiwai.

    Ketua I ASPI Mohammad Asyhadi dalam waktu dekat akan mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo, usai MK memutuskan SPA tidak masuk ke dalam jasa hiburan. Pasalnya, banyak usaha SPA yang saat ini mendapatkan besaran pajak yang berbeda-beda sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) masing-masing.

    “Kemarin yang jelas sudah selesai suratnya, tinggal teknik pengiriman. Belum (dikirim), tapi saya sampaikan ke lawyer agar segera dikirim (ke Presiden),” kata Asyhadi dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2024).

    “Masih bervariasi, ada yang HKPD karena mengikuti Surat Edaran Kemendagri. Perusahaan besar yang PKP itu 11 persen mengikuti PPN. Saya dapat laporan di Bali, Januari sudah kena 40 persen nih,” lanjut dia.

    ASPI sendiri mendorong pemerintah untuk cepat mengambil keputusan terkait besaran pajak usaha SPA di Indonesia setelah terbitnya putusan MK. Hal ini agar tidak terjadi kebingungan di antara Pemerintah Daerah dan para pelaku usaha.

    Usaha SPA Sempat Terancam Gulung Tikar

    Ketua II ASPI Bidang Pendidikan, Pelatihan, Sertifikasi Usaha dan Kompetensi Wulan Maharani Tilaar, BFA, MSc mengatakan selama 2024 ada usaha SPA yang mengirimkan surat ke ASPI karena terancam gulung tikar. Hal ini karena besaran tarif pajak sebelumnya mencapai 40-70 persen.

    “Imbasnya banyak dan panjang. Sangat berdampak kepada tamu kami yang mengeluhkan besaran biaya yang mereka harus keluarkan untuk perawatan. Secara operasional itu tidak mungkin masuk ke operasional,” kata Wulan.

    “Satu cabang di Ciawi dikenakan pajak sampai 50 persen, Pangkalan Bun itu sampai 75 persen, Palembang 40 persen, Pontianak 40 persen, dan Bengkulu 40 persen,” sambungnya.

    ASPI Bakal Berikan Pendampingan Terkait Standarisasi

    Setelah keputusan MK tersebut, ASPI akan lebih aktif membantu para terapis untuk bisa mendapatkan Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (STPT). Selain itu, lanjut Wulan, ASPI akan melakukan sosialisasi kepada industri agar menerapkan standarisasi terkait pelayanan.

    “Kami akan fokus ke kegiatan sosialisasi agar melakukan program standarisasi dan sertifikasi sesuai Permenpar Nomor 4 Tahun 2021 dan Permenkes Nomor 8 Tahun 2014. Agar memiliki sertifikasi usaha Tirta I, Tirta II, dan Tirta III,” kata Wulan.

    NEXT: Stigma negatif layanan SPA

    Simak Video “Cara Sederhana untuk Miliki Kualitas Tidur yang Sempurna”
    [Gambas:Video 20detik]