Category: Detik.com Kesehatan

  • Perlukah 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tubuh Bugar? Dokter Olahraga Bilang Gini    
        Perlukah 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tubuh Bugar? Dokter Olahraga Bilang Gini

    Perlukah 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tubuh Bugar? Dokter Olahraga Bilang Gini Perlukah 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tubuh Bugar? Dokter Olahraga Bilang Gini

    Di sisi lain, dr Andhika mengatakan apabila seseorang berjalan kaki untuk mendapatkan manfaat tubuh menjadi bugar, sebaiknya dilakukan dengan tak berlebihan.

    Minimal dilakukan, misalnya, 30 menit berjalan kaki dalam satu hari dan tak perlu terlalu fokus berapa jumlah langkah kaki yang didapat saat melakukan aktivitas tersebut. Sebab jalan kaki yang terlalu berlebihan bisa memicu risiko sejumlah masalah kesehatan, termasuk cedera.

    “Misalnya ada 30 menit jalan kaki non-stop di pagi hari selama misalnya tadi 30 menit. Terlepas dari jumlah laki-laki yang mungkin cuma 4 ribu atau 3 ribu, ya biarin aja gitu, enggak apa-apa,” katanya.

    “Jadi kalau misalnya memang terasa sudah mencapai 150 menit seminggu, kemudian juga jumlah langkah kakinya 8 ribu sehari, udah nggak perlu target tinggi-tinggi lah,” lanjutnya.

    Senada, Spesialis kedokteran olahraga, Dr dr Listya Tresnanti Mirtha, SpKO, CCD, Subsp APK(K) mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa yang melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150-300 menit per minggu, yang jika dikonversikan menjadi langkah kaki setara dengan 7.000-10.000 langkah per hari.

    Meski begitu, kebutuhan langkah setiap individu bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan dan tingkat kebugarannya.

    “Misalnya, untuk lansia, target langkah harian mungkin lebih rendah karena pertimbangan kemampuan fisik,” ucapnya saat dihubungi terpisah, Rabu (15/1/2025).

    Dirinya juga tak menyarankan untuk melakukan jalan kaki yang berlebihan. Pasalnya, kata wanita yang akrab disapa dr Tata itu, olahraga jalan kaki yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif, seperti cedera overuse, kerusakan kulit, gangguan sirkulasi, serta juga kelelahan fisik dan mental.

    “Overtraining bukan hanya terjadi pada olahraga berat, tetapi juga pada aktivitas sederhana seperti jalan kaki jika dilakukan secara berlebihan,” ucapnya.

    “Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung atau gangguan sendi, konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program jalan kaki intensif,” sambungnya lagi.

    (suc/kna)

  • Perjalanan Kanker Kate Middleton, dari Diagnosis hingga Umumkan Remisi    
        Perjalanan Kanker Kate Middleton, dari Diagnosis hingga Umumkan Remisi

    Perjalanan Kanker Kate Middleton, dari Diagnosis hingga Umumkan Remisi Perjalanan Kanker Kate Middleton, dari Diagnosis hingga Umumkan Remisi

    Jakarta

    Kate Middleton didiagnosis kanker pada awal tahun 2024, dan spekulasi tentang kondisi kesehatannya pun bermunculan.

    Catherine, Putri Wales, sejak saat itu membagikan kabar mengenai kesehatannya dan baru-baru ini mengumumkan telah remisi kanker.

    Banyak orang bertanya-tanya jenis kanker apa yang diderita sang putri, karena kanker tersebut ditemukan selama operasi perut. Namun, Istana Buckingham belum mengumumkan diagnosisnya secara terbuka.

    Begini perjalanan kanker Kate Middleton dari diagnosis hingga umumkan remisi dikutip dari TODAY.

    Desember 2023

    Kemunculan publik terakhir sang putri sebelum diagnosis kankernya terjadi pada akhir tahun 2023 selama acara Natal tahunan keluarganya di Gereja St. Mary Magdalene di Sandringham, dekat salah satu perkebunan kerajaan milik raja.

    Januari 2024

    Istana Kensington mengumumkan bahwa Kate telah menjalani “operasi perut yang direncanakan” pada pertengahan Januari. Ia dipulangkan dari London Clinic, sebuah rumah sakit swasta, 13 hari kemudian.

    Saat itu, istana mengatakan bahwa Kate akan memulihkan diri selama dua hingga tiga bulan setelah operasinya (sebelum diagnosis kankernya) dan bahwa suaminya, Pangeran William, akan menunda penampilannya dalam beberapa bulan mendatang sementara istrinya pulih. Kate juga harus membatalkan dan menunda beberapa acara.

    Kate kembali ke Windsor untuk melanjutkan pemulihan pada akhir Januari, menurut pernyataan istana, yang menambahkan, “Dia membuat kemajuan yang baik.”

    Maret 2024

    Dalam pernyataan video Maret 2024, Putri Wales mengungkapkan bahwa dia berada dalam “tahap awal” kemoterapi pencegahan setelah didiagnosis kanker.

    Kemoterapi pencegahan (juga dikenal sebagai adjuvan) mengikuti intervensi awal apa pun, seperti operasi, untuk mencegah kanker kembali. Uji klinis telah menemukan bahwa kemoterapi dapat mengurangi risiko kanker kambuh.

    Kate tidak menyebutkan jenis kanker yang dideritanya.

    Diagnosis tersebut muncul setelah Kate menjalani operasi perut besar pada bulan Januari. “Saat itu, kondisi saya dianggap nonkanker,” katanya dalam video tersebut. “Operasinya berhasil. Namun, tes setelah operasi menemukan adanya kanker.”

    Juni 2024

    Pada tanggal 14 Juni, Kate merilis pernyataan pertamanya tentang pengobatan kankernya sejak mengungkapkan diagnosisnya pada bulan Maret. Dia berbagi bahwa dia “belum sepenuhnya pulih” dengan pengobatannya dan bahwa dia masih harus menjalani “beberapa bulan lagi” kemoterapi.

    September 2024

    Kate membagikan kabar terbaru yang penting dalam perjalanan kankernya pada bulan September 2024, mengungkapkan dalam video berdurasi tiga menit bahwa dia merasa lega setelah menyelesaikan pengobatan kemoterapinya.

    Ia mengatakan fokusnya sekarang adalah untuk tetap bebas kanker. Meskipun telah menyelesaikan kemoterapi, jalannya menuju pemulihan masih panjang.

    NEXT: Kate Middleton Remisi Kanker

  • Wanita ke RS Ngeluh Sakit Perut Mengira Gejala Usus Buntu, Endingnya Lahiran

    Wanita ke RS Ngeluh Sakit Perut Mengira Gejala Usus Buntu, Endingnya Lahiran

    Jakarta

    Seorang wanita berusia 22 tahun ‘mendadak melahirkan’ di rumah sakit. Sebelumnya, ia hanya mengeluhkan sakit di perutnya dan menganggapnya seperti kram menstruasi.

    Kejadian ini dialami wanita bernama Anna Jackson di Skotlandia. Ia mengaku sebelumnya tidak merasakan gejala apapun. Anna memiliki riwayat refluks asam lambung yang parah. Jika makan berlebihan, perutnya akan terasa kembung.

    Namun, pada 21 Maret 2024 sakit di perut Anna semakin parah. Menurutnya, sakitnya melebihi kram akibat menstruasi yang parah.

    “Saat itu sudah pukul 10 atau 11 malam. Saat itulah rasa sakitnya mulai benar-benar terasa,” kata Anna yang dikutip dari NYPost.

    Ia pun dilarikan ke rumah sakit Rumah Sakit Forth Valley Royal pada pukul 02.30 pagi. Ketika diperiksa dokter pada jam 03.00, ia didiagnosis karena radang usus buntu yang pecah atau batu ginjal.

    Dokter yang memeriksanya juga sempat menduga Anna hamil, karena benjolan di perutnya. Namun, Anna tidak mempercayainya karena merasa tidak mengalami tanda-tanda kehamilan.

    Tak lama setelah itu, Anna mulai berjalan terhuyung-huyung. Hal ini membuat dokter memintanya menjalani semua tes untuk mencari tahu benjolan yang ada di perutnya.

    “Mereka bertanya apakah saya sudah lama mengalami pembengkakan di perut saya. Itu baru dua minggu paling lama,” tutur Anna.

    Anna diminta melakukan tes kehamilan kimiawi untuk memastikan dugaan tersebut. Dan hasilnya, Anna dinyatakan positif hamil.

    “Saya berkata ‘apakah saya hamil?’ Mereka menjawab ya. Saya bertanya ‘apa yang bisa saya lakukan?’,” beber Anna.

    “Tetapi mereka berkata ‘tidak, Anda akan melahirkan sekarang’,” sambungnya.

    Anna yang masih terkejut dengan hasil pemeriksaan dibawa oleh perawat ke ruangan persalinan karena sudah mengalami pembukaan penuh. Sekitar 40 menit kemudian, Anne melahirkan seorang bayi.

    Menurutnya, pengalaman itu benar-benar traumatis. Ia seakan tidak punya waktu untuk berpikir apa-apa saat bayi itu lahir.

    “Dia (bayi) benar-benar sehat. Tidak ada yang salah dengannya,” kata Anne.

    Bayi yang diberi nama Talia Smith itu lahir pada pukul 03:53 pagi dengan berat 3,17 kg pada 22 Maret 2024. Bayi mungil itu harus menggunakan selang makanan selama tiga hari.

    Hingga pada 28 Maret, Talia dan Anne diperbolehkan pulang.

    (sao/kna)

  • Metode 2-2-2 untuk Diet, Disebut Ampuh Hempaskan Lemak Perut-Turunkan BB

    Metode 2-2-2 untuk Diet, Disebut Ampuh Hempaskan Lemak Perut-Turunkan BB

    Jakarta

    Ada berbagai cara untuk menurunkan berat badan, namun hampir semua yang efektif menggabungkan antara pengaturan pola makan dan rutinitas olahraga. Salah satu cara yang dianggap cepat menghilangkan lemak tubuh adalah metode 2-2-2.

    Metode ini pada dasarnya adalah kombinasi dari kebiasaan makan sehat, puasa, dan olahraga berat. Seperti halnya rutinitas penurunan berat badan lainnya, cara ini mungkin tak cocok untuk semua orang. Lantas, apa sih itu metode diet 2-2-2?

    Dikutip dari Eat This, metode 2-2-2 adalah cara menurunkan berat badan dengan menggabungkan diet keto, puasa intermitten, pengaturan asupan karbohidrat, dan latihan interval intensitas tinggi atau high-intensity interval training (HIIT).

    “Teorinya adalah untuk meningkatkan fleksibilitas metabolisme Anda agar berhasil membakar lemak dan karbohidrat untuk menurunkan berat badan,” jelas Amy Goodson, MS, RD, CSSD, LD, ahli diet dan spesialis dietetika olahraga.

    “Ini berganti-ganti antara dua jenis makanan: makanan berlemak dan makanan tinggi karbohidrat, dua taktik yang tidak terkait makanan seperti penimbangan mingguan dan pencatatan jurnal, dan dua latihan bergaya HIIT,” lanjutnya.

    Meski belum ada penelitian yang menghubungkan metode diet ini dengan penurunan berat badan, tetapi terdapat penelitian yang mendukung setiap komponennya.

    Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan di BMJ Open Sport & Latihan kedokteran, menunjukkan bahwa melakukan latihan HIIT dapat menghasilkan penurunan berat badan dan meningkatkan kebugaran kardiorespirasi.

    Studi lain juga mengungkapkan bahwa diet keto secara substansial menurunkan indeks massa tubuh dan berat badan para partisipan.

    “[Metode 2-2-2] mungkin meningkatkan fleksibilitas metabolisme dan membantu beberapa individu melewati masa stabil penurunan berat badan, tetapi ini adalah rencana yang sulit untuk diikuti,” kata Goodson.

    “Dari sudut pandang ahli diet terdaftar, diet ini tidak memberikan nutrisi seimbang, sehingga kurang berkelanjutan dibandingkan diet terkontrol kalori lainnya dengan tindakan yang tidak terlalu ekstrim. Karenaya diet ini disarankan hanya dilakukan dalam waktu yang terbatas saja untuk mendapatkan penurunan berat badan secara cepat.”

    Goodson membagikan rincian dan langkat metode diet 2-2-2 selama enam minggu bagi mereka yang ingin mencobanya.

    Minggu 1: Puasa intermiten, yaitu puasa 14 jam (boleh minum air tanpa kalori), lalu makan dalam jangka waktu 10 jam. Makanan yang dipilih terutama harus berupa protein dan karbohidrat.Minggu ke-2: Puasa intermiten dengan gaya 5:2. Ini berarti membatasi kalori hingga hanya 500 kalori pada dua hari dalam seminggu; di hari lain, kamu bisa makan seperti biasa, tetapi membatasi makanan yang sebagian besar hanya mengandung protein dan karbohidrat.Minggu 3-4: Puasa intermiten tradisional, yaitu puasa selama 16 jam (boleh mnum air) dan makan dalam jangka waktu delapan jam. Bergantian antara makanan keto tinggi lemak dan makanan kaya karbohidrat.Minggu 5-6 : Puasa intermiten dengan gaya 5:2. Ini berarti membatasi kalori hingga 500 kalori pada dua hari dalam seminggu; di hari lain, kau bisa makan seperti biasa. Bergantian antara makanan keto tinggi lemak dan makanan kaya karbohidrat.

    “Tidak ada rekomendasi makronutrien atau kalori yang ditetapkan untuk makanan,” jelas Goodson.

    Sedangkan untuk latihannya terdiri dari tiga jenis: latihan aerobik seperti jalan kaki, latihan kekuatan, dan latihan interval intensitas tinggi (latihan HIIT).

    Meski begitu, seperti halnya diet ekstrem lainnya yang membatasi kalori secara drastis, penting untuk mendiskusikan rencana ini dengan dokter atau ahli diet.

    “Makanan tinggi karbohidrat dan makanan sangat rendah karbohidrat mempunyai kemampuan untuk menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah sehingga membuat orang mengalami hipoglikemik, yang dapat menyebabkan kelelahan, pusing, sakit kepala, dan banyak lagi,” Goodson memperingatkan.

    Terlebih, olahraga dengan intensitas tinggi, seperti latihan HIIT, membutuhkan karbohidrat sebagai sumber bahan bakarnya. Kurang mengonsumsinya bisa membuat seseorang merasa pingsan saat melakukan jenis olahraga ini.

    (suc/kna)

  • Sering Tiba-tiba Tremor saat Minum Kopi? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

    Sering Tiba-tiba Tremor saat Minum Kopi? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

    Jakarta

    Bagi beberapa orang, kopi menjadi minuman yang sering dikonsumsi sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. Minuman ini dipercaya dapat meningkatkan semangat dan menghilangkan rasa kantuk.

    Meski begitu, kopi dapat berdampak pada kesehatan. Misalnya seperti muncul rasa seperti gelisah atau dikenal sebagai coffee jitters setelah mengkonsumsi kopi.

    Ahli Gizi Klinis Reshma Nakte menjelaskan penyebab di balik rasa gelisah setelah minum kopi. Hal ini kemungkinan terjadi karena zat aktif farmakologis yang paling sering dikonsumsi, yakni kafein.

    “Zat ini ditemukan dalam minuman umum seperti kopi, teh, dan minuman ringan, serta dalam produk berbasis kakao dan obat-obatan tertentu. Mengingat penggunaannya yang luas, ada minat yang signifikan untuk memahami potensi efek sampingnya terhadap kesehatan,” tuturnya yang dikutip dari OnlyMyHealth.

    Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan kewaspadaan, dan mengatasi kelelahan untuk sementara. Meskipun ini dapat bermanfaat dalam jumlah sedang, konsumsi kafein yang berlebihan atau tidak tepat waktu dapat menyebabkan efek samping seperti tremor dan kegelisahan.

    Penyebab Coffee Jitters

    Ada beberapa hal yang bisa terjadi saat mengalami coffee jitters. Mulai dari tremor atau tangan gemetar, jantung berdebar kencang, hingga kegelisahan.

    Berikut penyebab tremor yang muncul setelah mengkonsumsi kopi:

    1. Sensitivitas kafein

    Tidak semua orang dapat memetabolisme kafein pada tingkat yang sama. Reshma menyoroti bahwa perbedaan genetik dapat berperan.

    “Beberapa orang memetabolisme kafein lebih lambat, membuat mereka lebih rentan terhadap efeknya, seperti kecemasan, kegelisahan, dan tremor,” jelasnya.

    2. Asupan kafein tinggi

    Terlalu banyak minum kopi juga dapat menstimulasi sistem saraf secara berlebihan. Batas harian kafein yang direkomendasikan untuk orang dewasa yang sehat adalah sekitar 400 mg, yang kira-kira setara dengan empat cangkir kopi standar.

    3. Minum kopi saat perut kosong

    Minum kopi juga memiliki aturan yang mungkin tidak bisa dilewatkan oleh sebagian orang, yakni mengisi perut dengan makanan. Minum kopi tanpa adanya makanan yang dikonsumsi dapat mempercepat penyerapan kafein, sehingga efeknya semakin kuat.

    4. Toleransi rendah atau konsumsi kopi yang jarang

    Bagi orang-orang yang jarang mengkonsumi kopi sebaiknya perlu memperhatikan kondisi ini. Jika jarang minum kopi, tubuh mungkin tidak terbiasa dengan kafein, sehingga efek stimulasinya lebih terasa.

    5. Bahan tambahan dalam kopi

    Ternyata bahan tambahan yang dimasukkan dalam kopi juga berperan memicu coffee jitters. Pemanis, sirup, dan gula yang sering ditambahkan ke kopi juga dapat menyebabkan perasaan gelisah dan lonjakan energi.

    6. Dehidrasi

    Kafein bertindak sebagai diuretik, yang berpotensi menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini dapat memperburuk kegugupan.

    Cara Mengelola dan Menghindari Coffee Jitters

    Reshma menyarankan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengelola dan menghindari coffee jitters. Salah satunya dengan membatasi asupan kopi setiap harinya.

    “Untuk populasi orang dewasa yang sehat, asupan kafein harian sedang, hingga 400 mg, tidak dikaitkan dengan efek samping yang signifikan. Namun, kelompok tertentu, seperti wanita usia reproduksi dan anak-anak, harus berhati-hati dan mengonsumsi dalam jumlah yang lebih sedikit,” terang Reshma.

    1. Pantau asupan kopi harian

    Untuk mencegah atau mengelola coffee jitters, kurangi asupan kopi harian secara bertahap. Ini perlu dilakukan jika sudah merasakan adanya kegelisahan.

    2. Makan sebelum minum kopi

    Tak ada salahnya menikmati segelas kopi dengan makanan, yang berperan untuk memperlambat penyerapan kafein.

    3. Tetap terhidrasi

    Meski kopi juga berbentuk cairan, tapi jangan lupa untuk rutin minum banyak air agar memastikan tubuh terhidrasi dengan baik.

    4. Pilih kopi tanpa atau rendah kafein

    Jika tetap ingin minum kopi tetapi sangat sensitif pada kafein, cobalah untuk menikmati kopi tanpa kafein untuk mencegah terjadinya coffee jitters.

    5. Perhatikan sumber kafein lainnya

    Selain kopi, kafein juga bisa berasal dari sumber lainnya, seperti teh, minuman berenergi, dan cokelat. Jika sudah minum kopi, sebaiknya hindari minuman-minuman tersebut.

    Kapan harus pergi ke dokter?

    Jika terus mengalami kegelisahan meskipun asupan kopi dikurangi, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Mereka dapat mengevaluasi apakah faktor yang mendasarinya, seperti kecemasan atau kondisi kesehatan tertentu, berkontribusi terhadap kepekaan.

    Kopi bisa menjadi pelengkap yang menyenangkan untuk hari, tetapi seperti semua hal yang baik, kopi sebaiknya dinikmati secukupnya. Dengan memahami bagaimana kafein mempengaruhi tubuh, itu membuat pilihan yang tepat untuk menikmati kopi tanpa rasa gugup.

    (sao/kna)

  • Kemenkes Bakal Bangun 32 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Nakesnya Sudah Siap?

    Kemenkes Bakal Bangun 32 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Nakesnya Sudah Siap?

    Jakarta

    Tercatat ada 66 kabupaten dan kota yang saat ini belum memiliki rumah sakit tipe C milik pemerintah. Kemenkes RI berencana membangun 32 rumah sakit tipe C dengan prioritas pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur yang ditargetkan rampung dalam dua tahun.

    “32 rumah sakit akan kami bangun di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK). Insya Allah kita akan groundbreaking sampai dengan akhir bulan Maret secara bertahap, Jumat ini di NTT, yang berikutnya nanti di Nias,” tandas Direktur Kesehatan Lanjutan Azhar Jaya, saat ditemui detikcom di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2025).

    Azhar menyebut pemerintah sudah mengucurkan dana sekitar 170 miliar untuk pembangunan rumah sakit tipe C dengan rincian sekitar 20 miliar di antaranya adalah kebutuhan pengadaan alat kesehatan. Meski begitu, satu hal yang menjadi kendala adalah kesiapan tenaga kesehatan.

    “Yang menjadi kendala adalah SDM. SDM-nya ini sudah kita connect dengan program-program yang ada di Dirjen SDM Kesehatan. Jadi nanti dipenuhi secara bertahap dengan program-program fellowship ataupun pendidikan yang sedang berjalan saat ini,” lanjut dia.

    Azhar menyebut total anggaran didapat dari pemerintah pusat dan dana DAK atau alokasi khusus yang diberikan ke daerah. Alkes yang disiapkan diutamakan produksi dalam negeri atau dengan tingkat komponen dalam negeri tertinggi.

    “Estimasinya untuk nakes, tentu saja pertama harus ada 7 spesialis dasar kan, kalau misalnya benar-benar tipe rumah sakit C kan harus ada anestesi, penyakit dalam, obgyn, anak dan bedah kan gitu ya. Ya itu yang 7 dulu kita fokus ke 7 dulu karena ini adalah rumah sakit tipe C,” pungkasnya.

    (naf/kna)

  • Perjalanan Kanker Kate Middleton, dari Diagnosis hingga Umumkan Remisi    
        Perjalanan Kanker Kate Middleton, dari Diagnosis hingga Umumkan Remisi

    Kate Middleton Umumkan Remisi, Apakah Kankernya ‘Sembuh’? Ini Kata Onkolog

    Jakarta

    Setelah mengumumkan didiagnosis kanker pada Maret 2024, Kate Middleton, Putri Wales, kembali berbicara tentang penyakitnya. Kali ini, dengan kabar baik.

    “Melegakan sekarang karena sudah dalam tahap remisi dan saya tetap fokus pada pemulihan,” ungkapnya di unggahan di sosial medianya dilihat Kamis (16/1/2025).

    Pengumuman remisi ini muncul beberapa bulan setelah Putri Wales mengungkapkan pada September bahwa ia telah menyelesaikan perawatan kemoterapi.

    Apa itu remisi kanker?

    Remisi kanker berarti dokter telah berhasil mengurangi tanda dan gejala kanker-dalam beberapa kasus, hingga ke tingkat yang tidak terdeteksi.

    “Remisi secara sederhana berarti bahwa pada saat itu, tidak ada tanda yang terdeteksi bahwa kanker ada di dalam tubuh pada semua tes yang telah kami lakukan,” kata Dr Sikander Ailawadhi, onkolog dan profesor kedokteran di Mayo Clinic kepada Time.

    Remisi berarti tidak berarti kanker telah hilang sepenuhnya, tetapi dokter tidak dapat menemukannya setelah melakukan pengujian menyeluruh.

    Institut Kanker Nasional mendefinisikan dua jenis remisi: parsial dan total. Dalam remisi total, semua tanda dan gejala kanker telah menghilang, kata lembaga tersebut, sementara dalam remisi parsial, kanker mungkin berkurang tetapi tetap berada di dalam tubuh.

    Jika orang tetap dalam remisi komplet setidaknya selama lima tahun, itu bisa berarti mereka telah sembuh dari kanker.

    “Istilah remisi adalah kata yang sangat, sangat rumit,” kata Dr Marleen Meyers, profesor kedokteran dan direktur program survival di Perlmutter Cancer Center, NYU Langone Health.

    “Penggunaan umum kata tersebut-bahkan di antara para ahli onkologi, jika mereka mengatakan seseorang dalam remisi, adalah bahwa itu berarti kita memiliki pengetahuan bahwa penyakit itu dapat kambuh, tetapi saat ini, tidak ada bukti kanker.”

    Bisakah kanker kembali setelah remisi?

    Kanker mematikan karena kekambuhannya, bahkan setelah remisi. Belum lagi ada beberapa jenis kanker yang bisa kambuh lebih cepat dibandingkan lainnya.

    “Jenis kanker tertentu, seperti glioblastoma multiforme [kanker otak] bahkan jika sudah hilang, ia akan segera kembali,” kata Dr Ailawadhi

    “Demikian pula, kanker pankreas, kanker kandung kemih, dan kanker ovarium memiliki risiko yang sangat tinggi untuk kambuh, meskipun telah diobati, meskipun responsnya lengkap, meskipun telah remisi.”

    Sejumlah kecil sel kanker yang tidak dapat dideteksi oleh dokter dapat mulai tumbuh kapan saja. Sebagian besar pasien akan terus berkonsultasi dengan dokter mereka untuk memantau tanda-tanda kekambuhan ini.

    (kna/kna)

  • Obat Setelan Beri Efek ‘Cespleng’, Tapi Bisa Bikin Lambung Bocor!

    Obat Setelan Beri Efek ‘Cespleng’, Tapi Bisa Bikin Lambung Bocor!

    Jakarta

    Penindakan apotek di Cilegon, Banten, yang terindikasi melakukan pelepasan kemasan asli obat, menjadi bukti masih banyaknya peredaran ‘obat setelan’ di pasaran. Obat setelan merupakan kombinasi obat yang dikemas dalam bahan plastik tanpa merek, maupun dipasarkan dengan merek yang tidak terdaftar izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI).

    Umumnya, dalam satu kemasan terdapat tiga hingga empat obat yang tidak diketahui indikasi serta kandungannya. Guru Besar Farmasi Universitas Gadjah Muda Prof Zullies Ikawati mewanti-wanti risiko lambung bocor dari pemakaian jangka panjang ‘obat setelan’.

    Tidak heran, bila banyak masyarakat yang mengaku mendapatkan efek kondisi membaik dalam hitungan jam bahkan menit setelah mengonsumsi obat setelan. Sebab, umumnya obat yang diberikan merupakan steroid dengan dosis tinggi.

    “Umumnya obat-obat setelan dikemas dan dijual untuk penyakit nyeri radang, encok, rematik, sakit gigi, pegel linu dan semacam itu dan biasanya mengandung obat antiradang, steroid, maupun nonsteroid seperti dexametasan, metilprednisolon,

    “Gimana nggak ‘cespleng’ efeknya? Karena mereka memberikan obatnya dobel, apalagi ditambah dengan obat analgesik dan antinyeri yang lain seperti mgkn piroksikam, ibuprofen, diklofenak, dan antalgin sehingga orang-orang yang menggunakan obat setelan merasakan ‘cespleng’ banget ini obatnya, sehingga tertarik menggunakan lagi ketika mengalami gangguan yang sama,” sambungnya.

    Padahal, penggunaan obat setelan dalam jangka panjang bisa berdampak fatal. Prof Zullies menyebut tidak sedikit dari mereka yang dibawa ke rumah sakit setelah mengonsumsi obat setelan.

    Pasien mengalami gangguan lambung seperti iritasi hingga lambung bocor, juga perdarahan lambung. Adapula yang mengalami osteoporosis, dan kadar gula hingga tekanan darah meningkat.

    Prof Zullies juga mengingatkan obat setelan yang dikonsumsi tidak terjamin keamanan dan kualitas, termasuk masa kedaluwarsa obat. Alih-alih membahayakan tubuh dengan obat setelan, masyarakat diminta mencari pengobatan resmi dengan berkonsultasi ke dokter baik melalui klinik, puskesmas, maupun fasilitas kesehatan terdekat.

    “Jadi kita benar-benar mendapatkan dosis dan indikasi obat yang tepat sesuai diagnosa penyakit,” pungkas Prof Zullies.

    Obat setelan masih banyak dijual di warung-warung dan toko jamu, obat semacam ini juga dengan mudah bisa didapat secara online melalui sejumlah e-commerce, dengan kisaran harga relatif murah. Mulai dari Rp 3 ribu hingga 35 ribu.

    (naf/kna)

  • Tren Koin Jagat Meresahkan, Bisa Begini Dampak Psikologis Ikut Tren Viral

    Tren Koin Jagat Meresahkan, Bisa Begini Dampak Psikologis Ikut Tren Viral

    Jakarta

    Saat ini ramai masyarakat berburu Koin Jagat. Orang-orang yang berhasil menemukan koin tersebut di tempat umum diiming-imingi hadiah uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

    Hal ini akhirnya menimbulkan pro dan kontra lantaran aksi pencarian yang dilakukan oleh warga seringkali sampai merusak fasilitas umum karena koin tersebut sangat tersembunyi.

    Menurut psikolog Salma Ghina Sakinah Safari, situasi ini juga berkaitan dengan fenomena fear of missing out atau FOMO, sebuah perasaan takut apabila ketinggalan sesuatu yang menarik atau penting di masyarakat.

    “Banyak pengguna termotivasi untuk mengikuti fenomena tersebut karena takut ‘tertinggal’ dibandingkan teman-temannya, yang dapat memicu rasa cemas dan membuat mereka merasa harus terus terlibat,” kata Ghina ketika dihubungi detikcom, Kamis (16/1/2025).

    Menurut Ghina, masyarakat perlu bisa membangun kesadaran diri dengan baik. Hal ini penting untuk mengenali diri, kebutuhan, dan perilaku yang terkontrol dan lebih adaptif. Jangan sampai kondisi FOMO yang ada menimbulkan rasa kecemasan berlebih hingga dapat memengaruhi psikologis.

    “Batasan yang perlu diperhatikan agar tidak terjerumus dalam FOMO adalah ketika perilaku yang dilakukan sudah tidak selaras dengan tujuan dan nilai diri,” sambungnya.

    Apabila sudah melewati batas, ia menuturkan FOMO bisa berbahaya untuk diri sendiri. Oleh karena itu, masyarakat harus bisa membangun kesadaran diri tersebut dengan cara mengenali emosi yang dimiliki, mengenali kebutuhan, dan nila-nilai diri.

    Informasi-informasi tersebut penting untuk membuat seseorang lebih mampu mendefinisikan diri dan tidak menggantungkan penilaian pada orang lain.

    “Yang pasti bahaya bagi diri sendiri ya karena membuat kita terus mencoba memenuhi ekspektasi tren atau validasi eksternal yang mana tidak akan pernah terpenuhi. Dampaknya kita menggantungkan penilaian diri pada hal di luar kontrol dan jadi semakin asing sama diri sendiri,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • 8 Makanan Penurun Kolesterol dan Darah Tinggi, Ada Alpukat-Bayam

    8 Makanan Penurun Kolesterol dan Darah Tinggi, Ada Alpukat-Bayam

    Jakarta – Kolesterol dan darah tinggi (hipertensi) merupakan dua faktor yang kerap memicu terjadinya penyakit jantung. Untuk mencegahnya, kamu bisa mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

    Dilansir WebMD, kolesterol dan darah tinggi memang saling berhubungan satu sama lain. Saat tubuh tidak bisa membersihkan kolesterol dari aliran darah, maka kelebihan kolesterol tersebut bisa menumpuk dan menjadi plak di pembuluh darah.

    Ketika pembuluh darah menyempit karena penumpukan plak, alhasil jantung harus bekerja lebih keras untuk bisa memompa darah lewat pembuluh yang tersumbat. Seiring waktu, kondisi ini dapat memicu tekanan darah meningkat.

    Sebagai bentuk pencegahan, kamu bisa mengonsumsi sejumlah makanan yang dapat menurunkan kolesterol dan darah tinggi. Apa saja makanan tersebut?

    Makanan Penurun Kolesterol dan Darah Tinggi

    Tekanan darah tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah. Hal tersebut membuat kolesterol semakin mudah tersangkut dan akhirnya menumpuk di pembuluh darah.

    Agar hidup lebih sehat, berikut sejumlah makanan sehat yang dapat mencegah darah tinggi dan kolesterol:

    1. Kacang-kacangan

    Rekomendasi makanan yang pertama ada kacang-kacangan, seperti almond, kenari, cashew dan pistachio. Kacang-kacangan tersebut kaya akan nutrisi karena mengandung serat, protein, dan berbagai vitamin serta mineral.

    Mengutip Healthline, sebuah studi pada 2023 menunjukkan kacang-kacangan dapat membantu menurunkan kadar low density lipoprotein (LDL) atau ‘kolesterol jahat’, trigliserida, dan total kolesterol.

    Sebuah penelitian lainnya juga mengungkapkan bahwa mengkonsumsi kacang-kacangan secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 30 persen.

    2. Alpukat

    Buah hijau yang satu ini ternyata dapat menurunkan kadar kolesterol. Sebab, alpukat mengandung serat dan lemak sehat yang dapat membantu menurunkan kadar LDL sekaligus meningkatkan HDL (high density lipoprotein) atau ‘kolesterol baik’ dalam darah.

    Sebuah studi pada 2015 lalu menunjukkan orang dewasa dengan obesitas yang mengkonsumsi satu alpukat setiap hari mengalami penurunan LDL dibandingkan orang yang tidak mengkonsumsi alpukat.

    3. Ikan Berlemak

    Berbagai jenis ikan berlemak seperti salmon dan makarel, mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk mengelola kadar kolesterol dalam darah.

    Sebuah studi pada 2022 mengungkapkan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan kadar HDL, yakni kolesterol yang dapat membantu membersihkan lemak dalam tubuh.

    Selain itu, mengkonsumsi ikan berlemak dengan omega-3 tinggi juga dapat menurunkan sejumlah risiko penyakit seperti:

    HipertensiPenyakit jantungKardiovaskularAritmiaHenti jantung.

    4. Bayam

    Mengkonsumsi bayam secara rutin ternyata dapat membantu menurunkan kolesterol serta mencegah darah tinggi. Sebab, bayam mengandung antioksidan, serat, dan zat besi yang membantu mengurangi kadar LDL.

    Bayam juga dapat membantu membersihkan penumpukan kolesterol yang terjadi di pembuluh darah, sehingga mencegah terjadinya penyakit jantung.

    Sayuran hijau ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Soalnya, bayam mengandung zat nitrat (NO­3) yang mampu mengendurkan pembuluh darah, sehingga turut membantu menurunkan hipertensi.

    5. Wortel

    Makanan berikutnya adalah wortel. Sayuran ini ternyata dapat membantu menurunkan kolesterol dan darah tinggi secara efektif.

    Kandungan beta karoten di dalam wortel dipercaya sebagai faktor utama yang dapat menurunkan kolesterol. Sebab, beta karoten dapat merangsang aktivitas beta carotene oxygenase 1 (BCO1) yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

    Selain itu, wortel juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit kardiovaskular, misalnya darah tinggi. Sebuah studi mengungkapkan dalam 100 gram wortel bisa menurunkan tekanan darah hingga 10 persen jika dikonsumsi setiap hari.

    6. Brokoli

    Selain bayam, sayuran hijau yang dapat menurunkan kolesterol dan darah tinggi adalah brokoli. Kandungan serat larut yang tinggi membuat brokoli cocok dikonsumsi untuk menurunkan kolesterol. Lalu, brokoli juga mengandung sulforaphane tinggi yang dapat menurunkan kadar trigliserida.

    Selain itu, brokoli juga kaya akan flavonoid yang dapat mengurangi risiko hipertensi, serta nitric oxide (NO) yang dapat membuat rileks pembuluh darah, sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

    7. Coklat Hitam

    Butuh camilan sehat dan bergizi, coklat hitam bisa menjadi pilihan terbaik. Sebuah studi pada 2022 menunjukkan kandungan polifenol dalam coklat hitam dapat mencegah terjadinya oksidasi LDL, yakni proses menempelnya kolesterol pada pembuluh darah hingga membentuk plak.

    Selain itu, coklat hitam juga mengandung resveratrol yang dapat meningkatkan kadar HDL dalam darah. Namun perlu diingat, coklat hitam tetap mengandung sejumlah gula sehingga lebih baik dikonsumsi secukupnya saja.

    8. Buah Beri

    Berbagai macam beri-berian, seperti stroberi, blueberry, dan blackberry merupakan buah yang bermanfaat untuk mengatasi kolesterol tinggi. Sebuah studi pada 2012 menemukan buah beri mengandung zat yang disebut pektin.

    Sebagai informasi, pektin adalah sejenis serat larut (soluble fiber) yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Studi itu mengungkapkan asupan pektin ternyata bisa membantu menurunkan kolesterol hingga 10 persen.

    Selain itu, studi lainnya yang dilakukan pada 2019 mengungkapkan bahwa konsumsi buah beri secara rutin dapat meningkatkan HDL sekaligus menurunkan kolesterol jahat dalam darah.

    Demikian delapan makanan penurun kolesterol dan darah tinggi. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)