Category: Detik.com Kesehatan

  • Begini Cara Melakukan Diet Keto, Aturan hingga Menu Makanannya

    Begini Cara Melakukan Diet Keto, Aturan hingga Menu Makanannya

    Jakarta

    Diet keto adalah diet rendah karbohidrat dengan pengurangan asupan karbohidrat secara drastis, dan menggantinya dengan lemak. Pengurangan asupan karbohidrat ini menempatkan tubuh ke dalam kondisi metabolisme yang disebut ketosis.

    Ketika hal ini terjadi, tubuh menjadi sangat efisien dalam membakar lemak untuk energi.Tubuh juga mengubah lemak menjadi keton di liver atau hati, yang dapat memasok energi untuk otak.

    Dikutip dari Healthline, banyak penelitian yang menunjukkan bawah jenis diet ini dapat membantu seseorang menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

    Cara Diet Keto

    Dikutip dari WebMD, saat mulai menjalani diet keto dan porsi karbohidrat berkurang, tubuh akhirnya akan kehabisan bahan bakar yakni gula darah yang dapat digunakannya dengan cepat. Proses ini biasanya berlangsung selama 3-4 hari.

    Kemudian, tubuh akan mulai memecah protein dan lemak untuk menghasilkan energi, yang dapat menurunkan berat badan. Proses ini yang disebut sebagai ketosis. Penting untuk dicatat bahwa diet ketogenik adalah diet jangka pendek yang difokuskan pada penurunan berat badan.

    Aturan Diet Keto

    Orang-orang paling sering menggunakan diet ketogenik untuk menurunkan berat badan. Tetapi, diet ini juga dapat membantu mengelola kondisi medis tertentu, seperti epilepsi.

    Diet ini juga dapat membantu orang dengan penyakit jantung, penyakit otak tertentu, dan bahkan jerawat, tapi masih perlu penelitian lebih lanjut di bidang tersebut. Penting untuk melakukan konsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum menjalani diet keto, terutama bagi orang dengan diabetes tipe 1.

    Makanan yang Dikonsumsi Selama Diet Keto

    Diet keto adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang. Mungkin hal ini membuat beberapa orang bingung untuk menentukan makanan apa saja yang bisa dikonsumsi.

    Dikutip dari dari Eating Well, berikut daftarnya:

    1. Ikan dan makanan laut

    Ikan kaya akan vitamin B, kalium, selenium, protein, dan bebas karbohidrat. Beberapa jenis ikan, seperti salmon, sarden, mackerel, tuna albacore, dan ikan berlemak lainnya mengandung lemak omega-3 yang tinggi.

    Itu terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin A1c-tes yang mengukur kadar gula darah selama 3 bulan. Selain itu, rutin mengkonsumsi ikan juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis serta peningkatan kesehatan mental.

    2. Sayuran rendah karbohidrat

    Sayuran non tepung rendah kalori dan karbohidrat, tetapi kaya akan banyak nutrisi, termasuk vitamin C dan beberapa mineral. Sayuran ini juga mengandung antioksidan yang membantu melindungi dari radikal bebas yang merusak sel.

    Beberapa sayuran yang cocok untuk diet keto, seperti brokoli, kembang kol, kadang hijau, paprika, zucchini, dan bayam.

    3. Keju

    Keju tidak mengandung karbohidrat dan tinggi lemak, sehingga sangat cocok untuk diet ketogenik. Makanan ini juga kaya akan protein dan kalsium.

    Dalam sepotong keju Cheddar seberat 1 ons mengandung sekitar 5 g lemak jenuh, yang direkomendasikan oleh American Heart Association untuk dibatasi guna menurunkan risiko penyakit jantung.

    4. Alpukat

    Selama menjalani diet keto, pilihlah lemak yang menyehatkan jantung seperti alpukat. Buah ini mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal dan kalium.

    Setengah alpukat berukuran sedang mengandung sekitar 6 g karbohidrat total, 4,5 g di antaranya adalah serat, dan 360 miligram kalium, yang merupakan sekitar 8 persen dari kebutuhan harian.

    5. Daging dan unggas

    Daging merupakan sumber protein rendah lemak dan dianggap sebagai makanan pokok dalam diet ketogenik. Daging segar dan unggas tidak mengandung karbohidrat dan kaya akan vitamin B dan beberapa mineral, termasuk kalium, selenium, dan seng.

    6. Telur

    Telur mengandung banyak protein, vitamin B, mineral, dan antioksidan. Dua telur besar tidak mengandung karbohidrat sama sekali dan lebih dari 12 g protein.

    Makanan ini meningkatkan rasa kenyang dan mengandung antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin. Kandungan tersebut dapat membantu melindungi kesehatan mata.

    7. Kacang-kacangan dan biji-bijian

    Kacang-kacangan dan biji-bijian penuh dengan lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal, serat, dan protein yang sehat. Kandungan karbohidrat bersihnya juga sangat rendah.

    Beberapa kacang atau biji-bijian yang bisa dikonsumsi, seperti kacang almond, kacang mete, pistachio, kacang kenari, chia seed, biji labu, hingga biji wijen. Selain itu, minyak zaitun dan minyak kelapa adalah dua minyak yang direkomendasikan digunakan dalam diet keto.

    8. Buah beri

    Buah beri kaya akan antioksidan yang mengurangi peradangan dan melindungi dari penyakit. Buah beri rendah karbohidrat dan tinggi serat. Jenis beri yang bisa dikonsumsi selama diet keto, yakni blackberry, blueberry, raspberry, dan stroberi.

    9. Kopi dan teh tanpa gula

    Kopi dan teh tawar mengandung nol gram karbohidrat, lemak, atau protein, jadi keduanya baik untuk diet keto. Ditambah lagi, minum 2-3 cangkir kopi per hari menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

    Sementara itu, teh kaya akan antioksidan, memiliki lebih sedikit kafein daripada kopi. Minuman ini memiliki banyak khasiat yang meningkatkan kesehatan yang dapat melindungi terhadap kanker, mencegah tekanan darah tinggi dan gula darah, serta meningkatkan fungsi kognitif.

    (sao/suc)

  • Video: Level Risiko Penyebaran Virus Marburg Tingkat Global Rendah

    Video: Level Risiko Penyebaran Virus Marburg Tingkat Global Rendah

    Video: Level Risiko Penyebaran Virus Marburg Tingkat Global Rendah

  • Video: WHO Laporkan Dugaan Wabah Virus Marburg di Tanzania

    Video: WHO Laporkan Dugaan Wabah Virus Marburg di Tanzania

    Video: WHO Laporkan Dugaan Wabah Virus Marburg di Tanzania

  • Dokter Bagikan Tips Olahraga Jalan Kaki Bagi Pemula, Biar Efeknya Tetap Maksimal

    Dokter Bagikan Tips Olahraga Jalan Kaki Bagi Pemula, Biar Efeknya Tetap Maksimal

    Jakarta

    Jalan kaki adalah salah satu olahraga sederhana yang mudah dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Walau disebut sebagai olahraga yang paling mudah, berjalan kaki tetap harus dilakukan dengan tepat, terutama bagi pemula yang baru mencoba olahraga tersebut.

    Tetap membutuhkan persiapan, perhitungan, dan rutinitas agar bisa merasakan manfaat besar dari olahraga jalan kaki.

    Spesialis kedokteran olahraga, Dr dr Listya Tresnanti Mirtha, SpKO, CCD, Subsp APK(K) mengatakan bagi pemula yang ingin memulai rutinitas olahraga jalan kaki harus dimulai dengan bertahap. Gunakan juga alas kaki yang tepat dan nyaman untuk menghindari risiko kesehatan, seperti cedera.

    “Dengarkan tubuh, hidrasi dan nutrisi yang cukup, dan variasikan rute dan intensitas,” ucapnya kepada detikcom, Rabu (15/1/2025).

    Dirinya juga mewanti-wanti agar tak berlebihan saat berolahraga jalan kaki. Pasalnya, kata wanita yang akrab disapa dr Tata itu, olahraga jalan kaki yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif, seperti cedera overuse, kerusakan kulit, gangguan sirkulasi, serta juga kelelahan fisik dan mental.

    Begitu juga bagi masyarakat yang memiliki kondisi tertentu sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulainya.

    “Overtraining bukan hanya terjadi pada olahraga berat, tetapi juga pada aktivitas sederhana seperti jalan kaki jika dilakukan secara berlebihan,” sambungnya lagi.

    Berapa banyak langkah kaki yang dianjurkan dalam sehari?

    dr Tata mengatakan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa yang melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150-300 menit per minggu, yang jika dikonversikan menjadi langkah kaki setara dengan 7.000-10.000 langkah per hari.

    Mengacu pada sebuah studi, ia mengatakan bahwa manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan memperbaiki kesehatan mental, mulai terlihat pada kisaran 7.000-10.000 langkah per hari.

    Meski begitu, kebutuhan langkah setiap individu bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tingkat kebugarannya.

    “Misalnya, untuk lansia, target langkah harian mungkin lebih rendah karena pertimbanggan kemampuan fisik,” ucapnya.

    (suc/naf)

  • Video Kepala BGN soal Siswa SD Keracunan Makan Gratis: Murni Kesalahan Teknis

    Video Kepala BGN soal Siswa SD Keracunan Makan Gratis: Murni Kesalahan Teknis

    Video Kepala BGN soal Siswa SD Keracunan Makan Gratis: Murni Kesalahan Teknis

  • RI Termasuk Negara yang Catat Tingginya Kasus Thalasemia, Waspadai Gejalanya

    RI Termasuk Negara yang Catat Tingginya Kasus Thalasemia, Waspadai Gejalanya

    Jakarta

    Thalasemia adalah kelainan sel darah merah bawaan yang disebabkan akibat kurang atau tidak terbentuknya rantai pembentuk hemoglobin utama, baik rantai alpha, rantai beta, maupun keduanya. Hal ini memicu ikatan sel darah merah menjadi tidak kuat, sehingga terjadinya sel darah merah yang mudah pecah atau hemolisis.

    Merujuk pada data Persatuan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) 2023, spesialis anak subspesialis hematologi onkologi, Prof Dr dr Pustika Amalia Wahidiyat, SpA, Subsp HO mengatakan kasus atau insiden thalasemia setiap tahunnya mengalami peningkatan. Menurut data POPTI 2023, pada tahun 2017 tercatat ada 8.616 kasus thalasemia di Indonesia, kemudian meningkat menjadi 13.106 pada 2023.

    “Artinya apa? Ini jumlahnya naik tinggi,” katanya dalam acara webinar series Kemenkes terkait Skrining dan Tatalaksana Hasil Skrining Tuberkulosis, Thalassemia, dan Diabetes Melitus, dikutip Jumat (17/1/2025).

    “Negara-negara yang tinggi angka terjadinya thalasemia, indonesia ada di dalamnya atau termasuk di dalamnya,” katanya lagi.

    Prof Lia mengatakan gejala thalasemia dapat berupa pucat, perutnya membesar karena hati dan limpanya membesar, tidak ada perkembangan organ seksual (pubertas), kulit menggelap, serta perubahan dari bentuk muka.

    “Jadi kalau perempuan tidak ada payudaranya, kemudian bulu aksila, ketiak, kemaluan itu tidak tumbuh. Bahkan pada anak laki-laki testisnya tidak tumbuh,” katanya.

    Sementara mereka yang mengidap thalasemia minor umumnya tak mengalami gejala. Karenanya, kata Prof Lia, banyak kasus thalasemia minor yang tak terdeteksi. Padahal thalasemia minor dapat mewariskan gen thalasemia kepada anak mereka kelak.

    “Inilah yang bahaya sebetulnya,” katanya lagi.

    (suc/naf)

  • Peluang Baru Bagi Evakuasi Medis Seusai Gencatan Senjata di Gaza

    Peluang Baru Bagi Evakuasi Medis Seusai Gencatan Senjata di Gaza

    Video: Peluang Baru Bagi Evakuasi Medis Seusai Gencatan Senjata di Gaza

    2,818 Views | Jumat, 17 Jan 2025 08:53 WIB

    Dirjen WHO, Tedros Ghebreyesus, menyebut kesepakatan gencatan senjata di Gaza memiliki peluang baru untuk proses evakuasi medis bagi 12 ribu orang. Tedros pun berharap gencatan senjata terus berlanjut.

    Arssy Firliani/Reuters – 20DETIK

  • Beda Jenis Varian HMPV Subtipe A dan B, Begini Cara Penularannya

    Beda Jenis Varian HMPV Subtipe A dan B, Begini Cara Penularannya

    Jakarta

    Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr dr Telly Purnamasari Agus, MEpid menuturkan saat ini ada dua jenis varian Human Metapneumovirus (hMPV) yang beredar di dunia, yaitu subtipe A dan B. Kedua varian tersebut memiliki subgrupnya lagi masing-masing dan memiliki karakteristik yang berbeda.

    dr Telly menjelaskan ada sedikit perbedaan dampak medis yang mungkin muncul dari infeksi subtipe A dan B. Ia mengatakan subtipe A cenderung memberikan dampak klinis yang lebih parah bila dibandingkan dengan subtipe B.

    Hal ini membuat hMPV subtipe A juga seringkali dikaitkan dengan keberadaan wabah.

    “Subtipe A berbeda dengan B. Subtipe yang A itu lebih dampaknya pada gejala klinis itu lebih menunjukkan gangguan pernapasan yang lebih berat dan sering dikaitkan wabah, berbeda dengan subtipe B,” kata dr Telly ketika ditemui awak media di Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2025).

    Lalu bagaimana dengan subtipe B? Meski infeksinya cenderung lebih ringan, menurut dr Telly varian ini biasanya memiliki prevalensi yang lebih tinggi. Ini khususnya terjadi pada musim-musim tertentu seperti musim dingin atau gugur.

    dr Telly menjelaskan hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa varian yang ada atau paling banyak beredar di Indonesia. Ia menekankan butuh lebih banyak penelitian genetik lagi terkait hMPV untuk bisa mengetahui varian yang ada di Indonesia.

    Ketika penelitian dilakukan dan varian diketahui, hal ini penting untuk penetapan berbagai tindakan tatalaksana penanganan pasien, faktor risiko, intervensi, hingga pengembangan alat diagnosis cepat dan vaksin.

    “Belum ada laporan sepanjang yang saya tahu (terkait subtipe hMPV yang ada di Indonesia),” kata dr Telly.

    Secara umum, infeksi hMPV memiliki gejala infeksi yang sama dengan masalah kesehatan akibat virus lainnya. Adapun gejalanya meliputi, demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, mengi, hingga sesak napas.

    Pencegahan infeksi hMPV juga serupa dengan infeksi virus lainnya, misalnya seperti meningkatkan daya tahan tubuh, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, hingga menjaga pola istirahat dan makan yang baik.

    Selama daya tahan tubuh baik, maka sebenarnya infeksi hMPV bisa ditangani dengan mudah oleh masyarakat.

    “Jangan sampai karena COVID selesai, cuci tangannya juga selesai. Pakai masker karena saya nggak tahu di hadapan saya sehat atau tidak, terutama di kerumunan atau keramaian. Terpenting juga adalah mengatur pola istirahat yang cukup, makanan yang sesuai, boleh diet tapi jangan terlalu ketat sampai menurunkan daya tahan tubuh,” tandasnya.

    (avk/naf)

  • Di Balik Saran Menkes Soal Anjuran Ikut Asuransi Tambahan

    Di Balik Saran Menkes Soal Anjuran Ikut Asuransi Tambahan

    Jakarta – Iuran rendah digadang-gadang menjadi penyebab utama mengapa BPJS Kesehatan tidak bisa menanggung semua biaya yang dibutuhkan seseorang untuk berobat. Mengutip detikHealth, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (BGS) menyebut jika ada banyak jenis penyakit yang membutuhkan biaya perawatan tinggi. Sementara itu BPJS Kesehatan hanya menetapkan iuran sebesar Rp 48.000 per bulan per orang. Menurutnya angka tersebut tidak mencukupi untuk biaya pengobatan.

    “Jadi jangan begitu sakit kita harus bayar ratusan juta. Yasudah, ada dong asuransi swasta yang bayarnya mungkin nggak 48 ribu, mungkin 100-150 ribu sebulan. Tapi nanti kalau dia kena, ini nggak dicover BPJS atasnya, yang puluhan juta bisa dicover dengan asuransi atasnya,” kata Budi, dikutip dari detikHealth, Jumat (17/1).

    Lebih lanjut, BGS menyebut jika Menkes mengatakan masyarakat bisa memanfaatkan asuransi swasta guna menutupi selisih biaya pengobatan yang tak dapat dijangkau oleh BPJS Kesehatan. Ia juga menyebut pemerintah tengah memperbaiki mekanisme agar masyarakat memiliki perlindungan tambahan melalui asuransi swasta.

    “Bayangkan setiap treatmentnya tinggi-tinggi, itu bisa ratusan juta sampai puluhan juta, jadi nggak semua bisa dicover. Apa yang terjadi untuk tidak bisa dicover? Itu idealnya dicover oleh asuransi di atasnya,” lanjutnya.

    Berbagai kendala dihadapi BPJS Kesehatan dari masa ke masa. Bukan hanya masalah iuran yang dinilai terlalu kecil untuk. Menangani penyakit berbiaya besar, BPJS Kesehatan pun pernah dilanda kasus klaim palsu.

    Pada pertengahan 2024 lalu, Kementerian Kesehatan merilis perkembangan kasus klaim BPJS palsu yang dilakukan tiga Rumah Sakit di Sumatera Utara dan Jawa Tengah. Temuan ini merupakan fakta yang berhasil dicek oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Lebih lanjut, Menteri Budi mengatakan bahwa Kemenkes masuk dalam kasus ini karena dilihat sebagai payung dari seluruh kebijakan yang ada. ia mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil sikap kepada pelaku kecurangan. Ia juga mendorong Rumah Sakit lain untuk tidak ikut-ikutan melakukan praktik yang sama.

    “Jadi tugas kita adalah mendisiplinkan. Banyak kok rumah sakit yang bagus, tapi ada juga beberapa yang nakal. Nggak sempurna, itu yang mesti kita rapikan supaya rumah sakit-rumah sakit yang nakal-nakal ini bisa didisiplinkan,” kata Budi dikutip dari detikHealth, Rabu (31/7).

    Sejumlah inovasi dari pemerintahan Prabowo juga memunculkan tantangan baru. Soal medical check up gratis misalnya, setiap penerima manfaat diwajibkan memiliki BPJS aktif agar tindak lanjut pasca-pemeriksaan bisa segera dilaksanakan. Lalu seberapa besar beban BPJS untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia? Apakah ini adalah kode-kode pemerintah untuk merancang kenaikan uang iuran BPJS kesehatan? Ikuti diskusinya dalam Editorial Review bersama Redaktur Pelaksana detikHealth.

    Masih membahas tentang masalah kesehatan, kali ini detikSore menuju ke Jawa Timur. Diketahui hingga saat ini belasan ribu hewan ternak mati karena penyakit mulut dan kuku (PMK). Seperti diberitakan detikJatim, 600 lebih hewan yang terjangkit PMK mati sejak Desember 2024 lalu.

    Sementara itu, mengutip data iSIKHNAS atau sistem pelaporan real time berbasis android, per 13 Januari 2025 pukul 16.00 WIB total ternak yang terserang PMK di Jatim sejak 1 Desember 2024 hingga 13 Januari 2025 sebanyak 12.934 ekor sapi atau setara 0,4 persen dari total populasi sapi potong dan sapi perah di Jatim sebanyak 3,3 juta ekor. Apa saja efek domino dari mewabahnya PMK di Jawa Timur? Ikuti ulasan lengkapnya bersama Wakil Redaktur detikJatim dalam Indonesia Detik Ini.

    Membahas topik lain, detikSore akan mengulas berbagai pertandingan sepakbola dari benua biru yang kembali dimainkan malam tadi. Salah satu yang menjadi headline berita adalah kemenangan Manchester United atas Southampton dengan skor 3-1. Amad Diallo menjadi buah bibir usai pertandingan ini karena tiga gol yang dilesakan olehnya ke gawang Aaron Ramsdale. Dirinya menjadi pemain MU pertama yang mencetak hattrick setelah Cristiano Ronaldo di tahun 2022. Bahkan Marcus Rashford belum pernah mencetak hattrick di Premier League. Hasil ini membuat MU berada di posisi ke-12 klasemen sementara.

    Selain itu di Spanyol Real Madrid berhasil membuktikan jika mereka masih memiliki mental juara setelah berhasil mengalahkan Celta Figo di ajang Copa Del Rey. Los Blancos memainkan pertandingan ini hingga 120 menit. Bintang muda 18 tahun mereka Endrick pun berhasil cetak brace di laga ini. Lalu, apakah Real Madrid dapat membuktikan bahwa mereka masih bisa menjadi raja di Spanyol? Atau mungkin MU yang bisa konsisten dengan tren positif mereka hingga akhir musim? Simak diskusinya hanya di D’Hattrick sore nanti.

    Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Jangan ketinggalan untuk mengikuti analisis pergerakan pasar saham jelang penutupan IHSG bersama InvestasiKu di awal acara. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.

    “Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!”

    (far/vys)

  • Influencer Kosmetik Ngumpul di BPOM! Ada dr Richard-‘Doktif’, Ini yang Dibahas

    Influencer Kosmetik Ngumpul di BPOM! Ada dr Richard-‘Doktif’, Ini yang Dibahas

    Jakarta

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) melakukan diskusi publik, termasuk dengan para influencer terkait keamanan kosmetik. Dalam pantauan detikcom, turut hadir influencer ‘Doktif’ atau dokter detektif dan dr Richard Lee.

    Keduanya dikenal sebagai pemerhati keamanan kosmetik. Dalam diskusi tersebut, Kepala BPOM RI menyampaikan kekhawatiran dampak dari viralnya ‘ribut-ribut’ antarinfluencer dan pemerhati kemanan kosmetik.

    Menurutnya, hal ini berdampak pada penurunan kepercayaan masyarakat memakai kosmetik lokal. Meski Prof Taruna mengapreasiasi inisiatif setiap influencer dalam melaporkan dugaan skincare tidak sesuai ketentuan atau ‘overclaim’, ia meminta untuk melapor terlebih dahulu kepada pihak BPOM. Sebab, agar tidak berujung gaduh.

    “Bisa dibayangkan misal si A di media sosial menyampaikan hasil lab produk tertentu bermasalah, kemudian pihak B membantah dengan juga menunjukkan hasil lab berbeda, ini kan akhirnya menjadi ribut,” beber Kepala BPOM RI Taruna, dalam diskusi para influencer Jumat (17/1/2025).

    “Kemudian yang dituntut untuk membereskan atau ‘cuci tangan’ menjadi BPOM. Padahal, tugasnya kami itu adalah pengawasan, ini yang kemudian menjadi tidak bijak. Karenanya, kita berharap bila menemukan pelanggaran, sampaikan dulu ke BPOM RI, kita terbuka untuk langsung memproses laporan,” sambungnya.

    Suasana ribu terkait kosmetik atau skincare di media sosial juga disebutnya berimbas pada ekonomi nasional, baik yang dialami pengusaha kosmetik maupun masyarakat umum.

    Prof Taruna juga berpesan, bagi rekan sejawat atau dokter yang melakukan endorse kosmetik, selalu mengikuti norma dan aturan yang ada. Ia mewanti-wanti pemberian kosmetik etiket biru harus diberikan dengan resep dokter dan bersifat personal bergantung masing-masing pasien.

    Sementara kosmetik yang komposisinya sama dengan kosmetik etiket biru dan diproduksi secara massal boleh diedarkan selama tidak mengandung bahan obat dan sudah mendapatkan izin edar BPOM RI.

    (naf/kna)