Category: Detik.com Kesehatan

  • Zaskia Sungkar Menyusui Anak Adopsi Tanpa Hamil, Apa Itu Induksi Laktasi?

    Zaskia Sungkar Menyusui Anak Adopsi Tanpa Hamil, Apa Itu Induksi Laktasi?

    Jakarta – Zaskia Sungkar baru-baru ini mengunggah foto bersama bayi perempuan bernama Humaira. Dia juga membagikan ceritanya tengah menjalani proses induksi laktasi untuk bayi yang ia adopsi.

    “Doakan ya sedang program laktasi, semoga Allah mudahkan meng-ASI-hi Humaira. Biidznillah,” tulis Zaskia Sungkar di laman Instagramnya.

    Dokter spesialis anak dr Kurniawan Satria Denta, SpA mengatakan induksi laktasi adalah proses merangsang produksi ASI pada wanita yang ingin menyusui bayi tanpa melalui kehamilan.

    “Metode ini memungkinkan ibu adopsi atau ibu angkat untuk memberikan ASI kepada bayinya, meskipun mereka tidak pernah hamil atau melahirkan sebelumnya,” kata dr Denta saat dihubungi detikcom, Minggu (19/1/2025).

    BACA JUGA

    Dengan dedikasi dan persiapan yang matang, menyusui tanpa kehamilan atau induksi laktasi mungkin saja bisa dilakukan.

    dr Denta menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan induksi laktasi. Pertama, konsultasi medis. Penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau konsultan laktasi sebelum memulai induksi laktasi, untuk memastikan metode yang digunakan aman dan sesuai dengan kondisi kesehatan ibu.

    Kedua, komitmen waktu. Proses induksi laktasi memerlukan waktu dan dedikasi, termasuk rutinitas pemompaan yang konsisten dan kontak kulit dengan bayi.

    “Keberhasilan induksi laktasi bervariasi antara individu. Beberapa faktor yang mempengaruhi meliputi usia bayi, frekuensi dan konsistensi stimulasi payudara, serta dukungan dari lingkungan sekitar,” jelas dr Denta.

    “Meskipun tidak semua ibu dapat mencapai produksi ASI penuh, banyak yang berhasil memberikan ASI sebagian, yang tetap memberikan manfaat bagi bayi,” tandasnya.

    BACA JUGA

    (kna/kna)

  • Dokter Ungkap Cara Jalan Kaki yang Baik untuk Kesehatan Jantung

    Dokter Ungkap Cara Jalan Kaki yang Baik untuk Kesehatan Jantung

    Jakarta

    Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik sederhana yang bisa dipilih untuk terhindar dari masalah-masalah kesehatan, seperti penyakit jantung. Hal ini karena rutin berjalan kaki dapat meningkatkan aliran darah ke jantung dan membuat organ vital ini menjadi kuat dan sehat.

    Namun, tidak sedikit yang bertanya-tanya terkait bagaimana cara jalan kaki yang terbaik untuk kesehatan jantung, apakah dengan kecepatan saja atau yang membuat tubuh sampai ngos-ngosan?

    Spesialis kedokteran olahraga dr Antonius Andi Kurniawan SpKO mengatakan ada cara sederhana yang bisa dipakai guna menentukan apakah intensitas jalan kaki sudah cukup atau belum untuk meningkatkan kesehatan jantung.

    “Jadi intensitas yang direkomendasikan dan tidak berisiko adalah intensitas sedang. Kalau ngos-ngosan banget juga berisiko kan ke jantung. Paling gampang dengan talk test atau tes bicara,” kata dr Andi saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/1/2025).

    “Kalau kita jalan masih bisa sambil nyanyi itu intensitas masih rendah. Kalau jalan masih bisa ngobrol, terdengar suaranya dengan jelas tapi tidak bisa sambil nyanyi, nah itu sudah intensitas sedang,” lanjut dia.

    Sementara itu, untuk intensitas tinggi menurut dr Andi ketika seseorang berjalan kaki dan sulit untuk ngomong ataupun kalau bisa berbicara menjadi terbata-bata.

    Selain dengan talk test, lanjur dr Andi, dengan kemajuan teknologi saat ini seseorang bisa mengukur intensitas sedang tersebut dengan heart rate atau denyut jantung melalui jam tangan pintar.

    “Kita bisa lihat pakai smartwatch, heart rate kita berapa. Kalau intensitas ringan itu heart rate-nya sekitar 50-60 persen dari heart rate maksimal. Heart rate maksimal itu rumusnya 220 dikurangi umur,” tutupnya.

    (dpy/suc)

  • Hati-hati, 5 Menu Sarapan Ini Bisa Bikin Gula Darah Naik di Pagi Hari

    Hati-hati, 5 Menu Sarapan Ini Bisa Bikin Gula Darah Naik di Pagi Hari

    Jakarta – Sarapan merupakan salah satu waktu makan yang sangat penting dalam sehari. Sebab, sarapan dapat memberikan kamu energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas sehari-hari.

    Namun, masih banyak orang yang kurang memperhatikan menu sarapan karena yang terpenting perut kenyang.. Padahal, ada sejumlah menu sarapan yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Bagi pengidap gula darah tinggi, tentu hal ini sangat tidak baik.

    Maka dari itu, cobalah untuk memilih menu sarapan yang sehat dan bergizi agar tubuh tetap fit selama beraktivitas. Lantas, apa saja menu sarapan yang bisa membuat kadar gula darah naik? Berikut penjelasannya.

    Tidak semua makanan dan minuman baik dikonsumsi saat sarapan. Berikut sejumlah menu sarapan yang dapat menaikkan kadar gula darah.

    1. Nasi Putih

    Mengkonsumsi nasi putih, terutama dalam porsi yang banyak di pagi hari, ternyata dapat meningkatkan kadar gula darah. Menurut American Heart Association, nasi adalah contoh sumber karbohidrat olahan yang sebagian besar seratnya telah dihilangkan selama pemrosesan.

    Selain itu, nasi putih juga mengandung kalori tinggi. Meskipun makanan mengandung kalori yang diproses tubuh akan menghasilkan energi, tetapi jika jumlahnya terlalu banyak maka kelebihan kalori akan disimpan dalam bentuk lemak visceral.

    Kondisi tersebut rentan membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan atau obesitas, sehingga berpotensi menyebabkan resistensi insulin. Akibatnya, tubuh tidak bisa memproses kadar gula dalam darah secara efisien sehingga menyebabkan kenaikan gula darah.

    2. Minuman Manis

    Salah satu kebiasaan masyarakat kita adalah meminum minuman manis di pagi hari, misalnya teh manis. Padahal, minuman seperti teh manis tidak mengandung nutrisi seperti protein, lemak atau, serat.

    Mengutip Everyday Health, minuman manis juga sebenarnya tidak memberikan rasa kenyang, terutama saat diminum di pagi hari. Apabila detikers memiliki riwayat gula darah tinggi dan ingin minuman manis, cobalah menambahkan potongan buah segar ke dalam segelas air putih.

    3. Makanan Cepat Saji

    Beberapa orang ada yang memilih sarapan dengan makanan cepat saji karena restoran tersebut umumnya menawarkan menu breakfast. Perlu diingat, makanan cepat saji juga menjadi salah satu pemicu kadar gula darah meningkat.

    Selain tinggi kalori dan lemak, makanan cepat saji juga cenderung tinggi gula dan karbohidrat olahan, sehingga berpotensi menyebabkan naiknya gula darah dalam tubuh. Oleh sebab itu, cobalah untuk mengurangi makanan cepat saji sebagai menu sarapan.

    4. Buah Kering atau Kalengan

    Terlalu sering mengkonsumsi buah kering atau kalengan ternyata juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Sebab, jumlah kalori pada buah kalengan justru lebih tinggi dibandingkan buah segar.

    Selain itu, kandungan air pada buah akan menghilang dan ukuran buah cenderung lebih kecil. Tanpa sadar, mungkin kamu akan mengkonsumsi buah dalam porsi yang berlebihan sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah.

    5. Pasta

    Pasta juga menjadi pilihan banyak orang sebagai menu sarapan. Padahal, pasta mengandung karbohidrat simpleks yang jika dikonsumsi saat baru dimasak dapat memicu naiknya gula darah yang signifikan.

    Karbohidrat yang terkandung dalam pasta merupakan jenis pati yang umumnya punya struktur kuat, sehingga sedikit sulit dicerna tubuh. Namun, kandungan pati akan melemah jika dipanaskan dalam air dan memudahkan usus untuk memecah dan menyerapnya. Hal itu kemudian dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat.

    Agar tubuh tetap fit dan kadar gula darah tetap terjaga, ada sejumlah rekomendasi menu sarapan bagi pengidap diabetes. Dilansir Healthline, berikut daftarnya:

    Telur rebusBiji-bijianKacang-kacanganAlpukatBrokoliSayuran berdaun hijau.

    Itu dia lima menu sarapan yang bisa memicu kadar gula darah meningkat. Coba lebih memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, ya!

    (ilf/fds)

  • Diclofenac Sodium Obat Apa? Ini Cara Penggunaan dan Efek Sampingnya

    Diclofenac Sodium Obat Apa? Ini Cara Penggunaan dan Efek Sampingnya

    Jakarta – Diclofenac Sodium adalah obat yang digunakan untuk mengatasi nyeri (analgesik), demam (antipiretik), dan radang (antiinflamasi) akibat berbagai kondisi. Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk misal tablet, gel, hingga suntikan.

    Obat dengan diclofenac sodium hanya bisa diperoleh dan digunakan sesuai resep dokter. Diclofenac sodium adalah obat keras yang mampu mengobati, menguatkan, dan melakukan desinfeksi pada tubuh.

    Diclofenac Sodium Obat Apa?

    Diclofenac dikenal sebagai obat antiinflamasi nonsteroid atau Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID). Menurut WebMd, obat ini bekerja dengan menghalangi enzim siklooksigenase sehingga pembentukan prostaglandin terhambat.

    Prostaglandin adalah zat lemak (lipid) yang terbentuk pada jaringan yang mengalami kerusakan atau infeksi. Zat lemak mirip hormon ini adalah respon tubuh saat terjadi radang atau inflamasi (luka).

    Penggunaan Diclofenac Sodium

    Cara penggunaan dicloflenac sodium bergantung pada bentuk sediaannya.

    Diclofenac Sodium Oral (Tablet)

    Obat ini diminum sesuai dengan petunjuk dokter, biasanya 2-4 kali sehari. Dosis akan ditentukan berdasarkan kondisi medis, respon terhadap pengobatan, dan obat lain yang mungkin dikonsumsi. Tablet harus ditelan secara utuh dan tidak dianjurkan untuk dikunyah atau dihancurkan. Sebab, tindakan tersebut bisa memperlambat penyerapan dan menunda penghilang rasa sakit.

    Diclofenac Sodium Gel

    Obat ini hanya dioleskan pada kulit untuk meredakan nyeri akibat radang sendi. Penggunaannya sesuai dengan petunjuk dokter, biasanya 4 kali sehari. Gel tidak boleh dioleskan pada kulit yang terluka, terinfeksi, atau ruam. Disarankan untuk tidak mencuci area yang diobati setidaknya sejam setelah dioleskan.

    Diclofenac Sodium Tetes Mata

    Diclofenac sodium tetes mata digunakan untuk mengobati nyeri, bengkak, dan kemerahan pada mata setelah operasi katarak. Menurut GoodRx, obat ini juga digunakan untuk mengatasi rasa nyeri atau sensitivitas cahaya pada mata setelah operasi kornea.

    Obat tetes mata diclofenac sodium digunakan sesuai dengan resep dokter. Penggunaan yang lebih sering dari yang diresepkan bisa meningkatkan efek samping seperti kerusakan mata. Sebelum meneteskan obat ke mata, disarankan untuk mencuci tangan terlebih dahulu.

    Diclofenac Sodium Injeksi

    Diclofenac Sodium Injeksi mengurangi peradangan dengan cara disuntikkan ke pembuluh darah vena. Menurut laman Cleveland Clinic, obat ini diberikan di rumah sakit atau klinik. Pasien di atas umur 65 tahun mungkin akan menerima reaksi yang lebih kuat, sehingga memerlukan dosis yang lebih kecil.

    Diclofenac Sodium Supositoria

    Suppositoria merupakan diclofenac yang dimasukkan ke dalam rektum (saluran belakang). Menurut laman Bayview Rx, pada umumnya obat ini digunakan dalam pengobatan kondisi seperti penyakit radang usus, arthritis rheumatoid, hingga osteoartritis. Menurut laman NHS, cara penggunaannya yaitu:

    Cuci tangan sebelum menggunakan obatBersihkan area anus dengan sabun dan air, bilas, dan keringkanBuka bungkus obatDorong perlahan ke dalam anusDuduk atau berbaring selama 15 menit.

    Tentunya obat harus diberikan 1-3 kali sehari bergantung pada resep dokter.

    Efek Samping Diclofenac Sodium

    Ada beberapa efek samping yang umumnya bisa ditimbulkan dari diclofenac sodium. Mengutip laman WebMD hingga Healthlink BC, berikut di antaranya:

    Diclofenac Sodium Oral

    Sakit perutMualNyeri ulu hatiDiareSembelitGasSakit kepalaKantukPusingPenglihatan kabur.

    Obat ini juga dapat meningkatkan tekanan darah. Sehingga, penting untuk memeriksa darah secara teratur sebelum dan selama mengonsumsinya.

    Diclofenac Sodium Gel

    Iritasi kulit atau kemerahan.

    Diclofenac Sodium Tetes Mata

    Rasa perih atau terbakar sementara pada mataKemerahan dan pembengkakan pada korneaMata berair

    Diclofenac Sodium Injeksi

    Sakit kepalaKehilangan selera makan.

    Diclofenac Sodium Supositoria

    Sakit kepalaKantukPusingKehilangan nafsu makanIritasi rektum.

    Jika efek samping penggunaan diclofenac sodium ini muncul, jangan ragu berkonsultasi kembali dengan dokter untuk proses pengobatan dan pemulihan yang lebih baik.

    (elk/row)

  • 10 Cara Mudah Tidur Nyenyak, Biar Segar Saat Bangun

    10 Cara Mudah Tidur Nyenyak, Biar Segar Saat Bangun

    Jakarta – Tidur merupakan aktivitas untuk mengistirahatkan tubuh, sehingga fungsinya kembali optimal dan bisa bekerja dengan baik. Jika kurang tidur, maka tubuh akan terasa capek, lemas, dan tidak semangat saat beraktivitas.

    Jika detikers merasa sulit tidur, cobalah 10 cara mudah untuk bisa tidur nyenyak berikut ini supaya terasa segar saat bangun pagi.

    Tips Agar Bisa Tidur Nyenyak

    Dirangkum dari situs Sleep Foundation, Mayo Clinic, dan Kementerian Kesehatan, berikut ini 10 cara mudah tidur yang bisa kamu coba.

    1. Buat Suasana Nyaman

    Buatlah suasana senyaman mungkin sebelum tidur, misalnya mendengarkan musik rileks dan menggunakan lampu yang redup. Kamu juga bisa menggunakan aromaterapi yang menenangkan.

    Demi kualitas tidur yang lebih baik, hindari penggunaan perangkat elektronik seperti HP dan laptop sebelum tidur. Jika jam dinding terasa mengganggu, sebaiknya dipindahkan ke sisi lain.

    2. Posisikan Tubuh Rileks

    Posisi tubuh yang rileks dan nyaman juga bisa mempercepat proses tidur. Detikers bisa menerapkan gerakan yoga yang nyaman, atau coba lakukan peregangan yang lembut sebelum tidur untuk merelaksasi otot-otot tubuh.

    3. Atur Pernapasan

    Mengatur pernapasan juga bisa membantu detikers tidur nyenyak. Cobalah mengatur pernapasan dengan lambat, maka tubuh akan terasa rileks.

    Selain itu, bisa juga gunakan pernapasan perut. Untuk mengeceknya, letakkan satu tangan di atas dada dan satu di perut. Saat bernapas, pastikan hanya perut yang naik turun perlahan, dada sebisa mungkin jangan terangkat.

    4. Bayangkan Hal yang Menenangkan

    Membayangkan sesuatu yang membuat tenang, damai, menyenangkan, atau menghibur juga bisa membantu mengatasi susah tidur. Kamu bisa membayangkan pemandangan pantai, padang rumput hijau, dan sebagainya.

    5. Hindari Kafein dan Alkohol

    Hindari minum minuman yang mengandung kafein dan alkohol, terutama ketika malam hari. Hindari juga merokok, karena kandungan nikotinnya bisa mengganggu tidur.

    6. Pilih Jam Tidur yang Tepat

    Aturlah jam tidur dengan tepat. Jika mengalami sulit tidur, cobalah untuk tidak tidur siang, agar pada malam harinya benar-benar mengantuk. Buatlah siklus tidur yang teratur dan tepat.

    7. Mandi Air Hangat

    Mandi air hangat membuat seseorang menjadi rileks dan terasa cepat mengantuk. Cobalah mandi air hangat sekitar 30 menit sebelum tidur.

    8. Berhubungan Seks

    Buat detikers yang sudah menikah, berhubungan seks bisa membuat rileks dan akhirnya bisa membuat kantuk.

    9. Coba Cara Militer

    Tentara dilatih untuk bisa tidur di mana dan kapan saja. Coba tenangkan diri, mulai dari wajah, yaitu dari dahi ke rahang, lepaskan ketegangan di bahu dan lengan. Tarik napas dalam dan perlahan, lalu embuskan bertahap.

    Posisikan kaki rileks, mulai dari pinggul, paha, hingga ujung jari-jari kaki. Dengan mata terpejam, bayangkan pemandangan yang menenangkan. Jika masih ada yang terasa mengganggu, pikirkan dan ulangi kata-kata sederhana, seperti ‘diam’.

    10. Rutin Berolahraga

    Selain cara-cara di atas, berolahragalah secara rutin setiap hari, setidaknya selama 30 menit. Tapi jangan berolahraga berat mendekati waktu tidur, karena bisa mengganggu tidurmu.

    Itulah 10 cara mudah tidur nyenyak yang bisa kamu coba. Jika kebiasaan tak kunjung membaik hingga mengganggu kehidupan sehari-hari, tak ada salahnya berkonsultasi pada tenaga kesehatan kompeten untuk memperbaiki kualitas tidur.

    (bai/row)

  • Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Keluar dari Kulkas? Moms Wajib Tahu

    Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Keluar dari Kulkas? Moms Wajib Tahu

    Jakarta – ASI yang telah dipompa atau diperah biasanya akan segera dimasukkan ke kulkas untuk didinginkan. Tujuannya agar ASI masih dalam kualitas baik saat diberikan ke bayi.

    Namun, beberapa orang mungkin masih belum tahu batas waktu ASI bertahan setelah keluar dari kulkas. Lantas, berapa lama ASI bertahan setelah keluar dari kulkas? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Keluar dari Kulkas?

    Mengutip situs Centers for Disease Control and Prevention (CDC), batas waktu ASI bertahan setelah keluar dari kulkas adalah dua jam. Dengan catatan, ASI sudah dihangatkan setelah keluar dari kulkas atau saat ASI telah mencapai suhu kamar.

    Dalam hal ini, apabila bayi tidak menghabiskan sebotol ASI, maka susu tersebut bisa digunakan dalam waktu dua jam (setelah bayi selesai menyusui). Lebih dari dua jam, maka ASI harus dibuang karena berisiko basi.

    ASI yang masih segar (setelah dipompa) dapat bertahan di suhu ruangan dengan temperatur 25 derajat Celcius selama empat jam. Sedangkan jika disimpan di dalam kulkas dapat bertahan hingga empat hari.

    ASI juga bisa disimpan di freezer dan bertahan hingga mencapai enam bulan. Namun, ASI harus disimpan dalam suhu -17 derajat Celcius atau lebih dingin dan berlaku jika disimpan dalam kondisi sanitasi yang bersih.

    Meski ASI bisa disimpan di kulkas hingga empat hari, tapi sebaiknya segera gunakan ASI dalam waktu tiga hari. Semakin lama menyimpan ASI di kulkas atau freezer, maka kandungan nutrisi dalam ASI akan hilang.

    Apakah ASI yang Sudah Dihangatkan bisa Dimasukkan ke Kulkas Lagi?

    Perlu diingat, ASI yang sudah keluar dari kulkas lalu dihangatkan tidak boleh dimasukkan kembali ke kulkas atau dibekukan kembali. Artinya. Artinya, ASI tidak bisa dihangatkan hingga dua kali.

    Sebaiknya, cairkan ASI yang paling lama terlebih dahulu. Istilahnya, ASI yang masuk pertama maka harus keluar pertama juga agar kualitasnya masih baik dan tidak mubazir karena terlalu lama disimpan.

    Soalnya, seiring waktu kualitas ASI lama kelamaan akan menurun. Adapun sejumlah faktor yang mempengaruhi ketahanan ASI selama disimpan dengan aman, yakni:

    Volume susuSuhu ruangan saat susu diperahFluktuasi suhu di lemari es dan freezerKebersihan lingkungan.

    Dilansir Mayo Clinic, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai apakah ASI yang sebelumnya telah dibekukan dan dicairkan dapat dibekukan lagi hingga dua kali. Namun, banyak ahli menyarankan untuk membuang ASI yang telah dicairkan dan tidak digunakan dalam waktu 24 jam.

    Cara Menghangatkan ASI

    Sebenarnya, ASI tidak perlu dihangatkan karena bisa disajikan pada suhu ruangan atau dingin. Namun, jika memutuskan untuk menghangatkan ASI, berikut sejumlah tipsnya:

    Pastikan wadah ASI tetap tertutup rapat.Tempatkan wadah ASI dengan keadaan tertutup ke dalam mangkuk berisi air hangat. Bisa juga untuk langsung ditaruh di bawah air mengalir hangat (tetapi tidak panas) selama beberapa menit.Pastikan apakah suhu susu sudah sesuai, sebelum diberikan kepada bayi. Caranya bisa dengan menaruh beberapa tetes di pergelangan tangan Moms.Jika ASI yang beku sudah mencair, usahakan aduk ASI (atau mengocok botolnya) untuk mencampurkan lemak yang mungkin terpisah.

    Sebagai catatan, jangan memanaskan ASI langsung di atas kompor atau memasukkannya ke dalam microwave. Soalnya, ada bagian susu yang mungkin terlalu panas dan bagian lainnya masih dingin. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa memanaskan ASI terlalu cepat dapat mempengaruhi antibodi dalam susu.

    Demikian penjelasan mengenai lama waktu ASI bertahan setelah keluar dari kulkas. Semoga bermanfaat, moms!

    (ilf/fds)

  • Jalan Kaki Malam ala Warga Italia ‘Passeggiata’, Bantu Hempaskan Lemak-Turunkan BB

    Jalan Kaki Malam ala Warga Italia ‘Passeggiata’, Bantu Hempaskan Lemak-Turunkan BB

    Jakarta

    Passeggiata merupakan ritual tradisional jalan kaki singkat di malam hari dengan tujuan bersenang dan berbincang dengan para tetangga. Biasanya, passeggiata dilakukan di alun-alun pusat kota atau sekadar di lingkungan tempat tinggal mereka.

    Dikutip dari Healthline dan Times of India, passeggiata biasanya dilakukan setelah makan di malam hari. Membiasakan diri untuk berjalan kaki di malam hari akan membantu membakar kalori dan menurunkan berat badan, meskipun tidak dalam waktu yang cepat.

    Selain berjalan, passeggiata juga menjadi kegiatan untuk terlibat dalam obrolan ringan bersama orang lain dan melihat keindahan lingkungan. Tidak ada kecepatan tertentu, mereka berjalan dengan kecepatan masing-masing.

    Menurut National Weight Control Registry, 94 persen orang yang berhasil mempertahankan penurunan berat badan minimal 30 pon (13,6 kg) selama satu tahun atau lebih melaporkan peningkatan aktivitas fisik, terutama dengan berjalan kaki.

    Manfaat Lain Jalan Kaki di Malam Hari

    1. Meningkatkan Metabolisme

    Berjalan di malam hari dapat membantu meningkatkan metabolisme yaitu kecepatan tubuh untuk membakar kalori. Metabolisme yang lebih cepat sebenarnya membakar lebih banyak kalori dan membantu menurunkan berat badan.

    2. Mengurangi Stres

    Berjalan di area terbuka sambil mengevaluasi hari merupakan cara yang bagus untuk menenangkan pikiran. Stres sendiri dapat menyebabkan seseorang makan berlebihan, dan ini bisa berpengaruh terhadap berat badan.

    3. Membantu Tidur Lebih Baik

    Seseorang yang tidak mendapatkan tidur cukup bisa dikaitkan dengan kenaikan berat badan. Meluangkan waktu untuk berjalan kaki di malam hari dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

    4. Membantu Pencernaan

    Berjalan kaki dikaitkan dengan pencernaan yang lebih baik. Saat berjalan, gerakan tersebut merangsang otot-otot di perut dan meningkatkan motilitas gastrointestinal.

    Jalan kaki mendorong pergerakan alami makanan melalui saluran pencernaan, dan dapat mencegah kembung, sembelit, dan gangguan pencernaan.

    5. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Rutin berjalan kaki dapat mengatur tekanan darah dengan meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah. Saat darah mengalir lancar, jantung tidak perlu untuk bekerja keras, sehingga mengurangi tekanan pada sistem kardiovaskular.

    (dpy/suc)

  • Apakah Makan Durian Bikin Gula Darah Naik? Ini Penjelasannya

    Apakah Makan Durian Bikin Gula Darah Naik? Ini Penjelasannya

    Jakarta

    Durian memang dikenal memiliki rasa yang manis, sehingga membuat buah ini cukup populer di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tapi, apakah rasa manis pada ‘king fruit’ ini dapat meningkatkan kadar gula darah?

    Sebagai informasi, untuk mengetahui pengaruh makanan terhadap kadar gula dalam tubuh, umumnya mengacu pada indeks glikemik (GI). Ini merupakan sebuah sistem yang memberikan skor pada makanan terhadap kenaikan gula darah.

    Dikutip dari Healthline dan MedicineNet, durian memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan buah-buahan tropis lainnya. Ini membuat kadar gula darah dalam tubuh tidak akan langsung melonjak atau naik secara perlahan, sehingga perlu untuk mengontrol konsumsinya. Terlebih pada mereka yang mengidap diabetes.

    Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada durian membantu proses pencernaan karbohidrat. Serat sendiri dapat memperlambat penyerapan gula dalam usus, sehingga menghambat lonjakan kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi durian meningkatkan kadar insulin. Ini adalah hormon yang dikeluarkan pankreas untuk membantu menjaga kadar gula darah.

    Durian diketahui kaya akan nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin C, vitamin B6, kalium, folar, dan lainnya. Selain itu, buah ini juga merupakan sumber senyawa antioksidan dan anti peradangan yang sangat baik. Berikut kandungan nutrisi pada durian (per 243 gram):

    Kalori: 357Lemak: 13 gramKarbohidrat: 66 gramSerat: 9 gramProtein: 4 gramVitamin C: 80 persen dari Daily Value (DV) atau nilai harianTiamin: 61 persen dari DVMangan: 39 persen dari DVVitamin B6: 38 persen dari DVKalium: 30 persen dari DVRiboflavin: 29 persen dari DVTembaga: 25 persen dari DVFolat: 22 persen dari DVMagnesium: 18 persen dari DVNiacin: 13 persen dari DV

    Berikut adalah manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari mengonsumsi durian.

    1. Menyehatkan Jantung

    Kandungan serat yang tinggi di buah durian dapat melindungi tubuh dari masalah kesehatan sistem kardiovaskular. Selain serat, buah ini juga mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dipercaya sehat bagi jantung karena dapat mengontrol kadar kolesterol.

    Durian juga menyediakan nutrisi penting lain untuk kesehatan jantung, seperti magnesium dan kalium, yang membantu memfasilitasi kontrol tekanan darah. Buah ini juga merupakan sumber folat yang baik, untuk mengatur kadar asam amino yang disebut homosistein.

    2. Mengontrol Berat Badan

    Kandungan serat dalam buah durian dapat mendukung upaya penurunan dan pengelolaan berat badan. Serat dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama setelah makan, dan ini dapat membantu mempertahankan berat badan yang ideal.

    3. Mendukung Kesehatan Pencernaan

    Kandungan serat dalam durian dapat membantu melancarkan sistem pencernaan dengan melindunginya dari sembelit, mendukung kesehatan usus, dan memicu bakteri probiotik untuk melepaskan senyawa bernama short-chain fatty acids (SCFAs).

    Senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan usus, memperkuat lapisan usus, dan melindungi dari penyakit pencernaan seperti kanker usus besar.

    4. Melindungi dari Penyakit Tertentu

    Durian dikenal sebagai makanan yang tinggi antioksidan dan senyawa anti-peradangan, sehingga dapat membantu tubuh untuk menangkal beberapa penyakit tertentu.

    Kandungan vitamin C pada durian dapat membantu melindungi tubuh melawan beberapa penyakit umum, termasuk kanker dan masalah pada jantung. Kandungan flavonoid dan karotenoid dalam durian juga dapat melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif.

    5. Menyehatkan Otak

    Makanan yang kaya akan vitamin C seperti durian diketahui dapat bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah mampu menyehatkan fungsi otak. Bahkan, hal ini telah dibuktikan lewat sebuah studi.

    Sebuah penelitian yang melibatkan 80 orang dewasa yang lebih tua menemukan bahwa orang dengan kadar vitamin C yang lebih tinggi dalam darah, memiliki kinerja yang lebih baik dalam tugas-tugas yang melibatkan ingatan, fokus, memori, perhatian, pengambilan keputusan, dan pengenalan dibandingkan dengan mereka yang kadar vitamin C-nya lebih rendah.

    (dpy/suc)

  • Ingin Coba Jalan Kaki Metode 6-6-6? Catat Dulu Saran Dokter Olahraga

    Ingin Coba Jalan Kaki Metode 6-6-6? Catat Dulu Saran Dokter Olahraga

    Jakarta

    Jalan kaki menggunakan metode 6-6-6 dianggap dapat memberikan banyak keuntungan terkait kesehatan. Manfaat ini termasuk membakar kalori dan menurunkan berat badan.

    Aturan dalam metode ini adalah seseorang harus melakukan pemanasan 6 menit, berjalan kaki pukul 6 pagi dan 6 sore. Durasi dari berjalan kaki ini adalah 60 menit, ditambah dengan pendinginan 6 menit setelah beraktivitas.

    Spesialis olahraga dr Andhika Raspati SpKO mengatakan metode ini terbilang menarik dan mungkin saja ke depannya bisa menjadi tren. Namun, untuk seseorang yang ingin mencoba jalan kaki 6-6-6, harus disesuaikan terlebih dulu dengan kemampuan diri.

    “Kalau cuman sekadar jalan pemanasan 6 menit harusnya aman, cukup. Pendinginan 6 menit harusnya cukup. Soal sehari apakah harus 60 menit, sebenarnya ini nggak wajib sih harus 60 menit langsung,” kata dr Andhika saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/1/2024).

    “Kalau kita susah untuk 60 menit pagi dan sore, yaudah pagi aja 30 menit, sore 30 menit udah boleh banget. Nanti bisa ditingkatkan pelan-pelan. Kalau misal dibikin 15 menit pagi, 15 menit sore juga boleh. Apalagi punya kondisi tertentu, misalnya sakit di kaki punya pengapuran,” lanjut dia.

    dr Andhika menambahkan untuk mengejar angka 60 menit berjalan kaki, apalagi bagi pemula bukanlah sesuatu yang wajib. Menurutnya, olahraga jalan kaki bisa saja dimulai dengan waktu yang dimampu, dengan perlahan ditingkatkan.

    “Kalau jam 6 pagi sih opsi ya, kalau orangnya bisa dan suka pagi ya nggak papa. Kalau aku nganjurin jam 6 pagi memang (olahraga). Udara cenderung lebih segar, ada sinar matahari yang bagus juga kan,” katanya.

    “Tapi kalau nggak punya kesempatan di pagi, bukan nggak boleh sore atau malem kan. Bisa jam 6 tadi atau 7-8. Jadi buat saya angka 666 ini menarik dibikin tren mengajak masyarakat mencoba sesuatu yang berat,” tutupnya.

    Dirinya juga menekankan terkait pentingnya melakukan pendinginan setelah jalan kaki ataupun olahraga lainnya. Hal ini untuk menghindari rasa pegal-pegal yang mungkin berdampak pada aktivitas di keesokan harinya.

    (dpy/suc)

  • Video BGN: Tambahan Rp 100 T Penuhi Target 82,9 Juta Penerima Makan Gratis

    Video BGN: Tambahan Rp 100 T Penuhi Target 82,9 Juta Penerima Makan Gratis

    Video BGN: Tambahan Rp 100 T Penuhi Target 82,9 Juta Penerima Makan Gratis