Category: Detik.com Kesehatan

  • Polusi Udara di Bangkok Makin Parah

    Polusi Udara di Bangkok Makin Parah

    Foto Health

    REUTERS/Chalinee Thirasupa – detikHealth

    Jumat, 24 Jan 2025 17:02 WIB

    Bangkok – Polusi udara di Bangkok, ibu kota Thailand, semakin parah. Pada Jumat (24/1) waktu setempat, menurut IQAir, level polutan di Bangkok berada pada PM2.5.

  • Metode Canggih Mayapada Hospital Surabaya Atasi Kelainan Katup Jantung

    Metode Canggih Mayapada Hospital Surabaya Atasi Kelainan Katup Jantung

    Jakarta

    Jantung merupakan salah satu organ vital yang sangat mempengaruhi kualitas hidup. Jantung yang terganggu dapat berdampak serius, mengingat tugas jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

    Gangguan atau kelainan jantung, salah satunya, dapat terjadi pada katup jantung, di mana kelainan katup jantung ini dapat terjadi tanpa memandang usia. Untuk mengatasinya, metode advanced yang dapat dilakukan adalah dengan penggantian katup jantung atau yang dikenal sebagai MVR (Mitral Valve Replacement).

    Sesuai dengan namanya, prosedur MVR bertujuan untuk menggantikan katup jantung yang mengalami penyempitan atau kerusakan, yang dapat mengganggu aliran darah di jantung, dengan menggunakan katup donor atau katup buatan. Prosedur ini terbukti efektif dalam menghilangkan gejala yang mengganggu, meningkatkan kualitas hidup pasien, serta mencegah berbagai komplikasi lainnya, seperti infeksi pada katup jantung, gagal jantung, dan kerusakan organ lain akibat aliran darah yang tidak lancar.

    Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular di Mayapada Hospital Surabaya, Dr. dr. Yan Sembiring, Sp.B, Sp.BTKV, Subsp. VE (K) membagikan pengalamannya dalam melakukan MVR. Tindakan ini pernah dia lakukan terhadap pasien laki-laki berusia 42 tahun, yang merasakan keluhan sesak napas, napas terasa berat, dan merasakan kelelahan tanpa melakukan aktivitas berat. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan kebocoran pada katup jantung pasien.

    “Secara teknis, pada prosedur MVR, fungsi alami jantung pada pasien dihentikan sementara dan diambil alih oleh mesin pintas jantung dan paru (bypass jantung). Kemudian katup mitral pada jantung yang rusak diangkat dan digantikan dengan katup buatan dari logam. Melihat dari kondisi medis dan usia pasien masih tergolong muda, kami memutuskan untuk memasang katup buatan dari logam yang dapat bertahan 20 sampai 30 tahun ke depan. Setelah tindakan berhasil dilakukan, pasien mengalami perbaikan signifikan dan pasien dapat beraktivitas kembali tanpa keluhan,” kata dr. Yan dalam keterangan tertulis, Jumat (24/1/2025).

    Keberhasilan prosedur MVR pada pasien ini tidak lepas dari dukungan tim dokter berpengalaman. Ditambah dengan teknologi canggih yang tersedia di Cardiovascular Center, salah satu layanan unggulan Mayapada Hospital Surabaya.

    Pusat layanan ini menyediakan penanganan menyeluruh untuk masalah jantung, mulai dari pencegahan, skrining dan diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi pascatindakan dengan metode terkini. Tim dokter di Cardiovascular Center Mayapada Hospital memiliki keahlian untuk melakukan prosedur tingkat lanjut dengan tingkat kesulitan tinggi, termasuk prosedur MVR.

    “Layanan Cardiovascular Center Mayapada Hospital memberikan pelayanan terbaik untuk kesehatan jantung, teristimewa untuk menangani masalah jantung kompleks, seperti tindakan bedah jantung CABG (Coronary Artery Bypass Graft) atau Bypass Jantung, perbaikan dan penggantian katup jantung, serta penanganan gangguan pembuluh darah aorta,” jelas Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando.

    Cardiovascular Center Mayapada Hospital Surabaya menjadi jawaban apabila Anda atau keluarga memiliki keluhan pada jantung dan membutuhkan penanganan yang tepat dari para dokter yang ahli dan berpengalaman. Kini Anda dapat dengan mudah mengatur jadwal konsultasi dengan dokter-dokter andalan Mayapada Hospital Surabaya, hanya dengan membuat jadwal temu dari aplikasi MyCare dari Mayapada Hospital yang telah terintegrasi dengan berbagai metode pembayaran.

    Beragam keuntungan lainnya yang bisa didapat, termasuk penanganan gawat darurat melalui fitur Emergency Call, ragam informasi dan tips kesehatan melalui fitur Health Article & Tips, promo, serta fitur Personal Health yang mendukung Anda memantau rutinitas olahraga seperti langkah, kalori terbakar, detak jantung, dan Body Mass Index. Unduh MyCare dan dapatkan reward point saat registrasi pertama, yang dapat digunakan sebagai potongan harga layanan di seluruh unit Mayapada Hospital.

    (akn/ega)

  • Wanita Ini Kena Kondisi Langka Harus Makan Berdiri, Sempat Dikira Asam Lambung

    Wanita Ini Kena Kondisi Langka Harus Makan Berdiri, Sempat Dikira Asam Lambung

    Jakarta

    Wanita di Inggris belakangan disorot lantaran mengidap kelainan langka yang mempengaruhi kebiasaan makannya. Adalah Elise Baynard, pekerja di sektor kesehatan berusia 25 tahun domisili Kent, Inggris.

    Ia terpaksa harus berdiri saat makan maupun minum. Diagnosis akalasia membuat bagian kerongkongan Elise bermasalah, sehingga nyaris mustahil untuk mengonsumsi makanan apapun dalam keadaan duduk. Hal ini bahkan bisa mengancam keselamatan jiwanya.

    Sebelum gejalanya terus memburuk, mulanya, Elise hanya menyeluh nyeri menelan. Siapa sangka nyeri menelan yang dirasakan adalah tanda awal Elise mengalami kondisi langka.

    Pada Januari 2020, rasa nyeri menelan dibarengi dengan tekanan kuat di dada. Ia kemudian memeriksakan diri ke dokter dan sempat diduga terkena masalah asam lambung. Ia kemudian diberikan resep untuk meringankan gejalanya.

    Kondisi Elise kemudian tidak kunjung membaik dan malah memburuk, ia mulai tidak bisa mengonsumsi makanan dengan bentuk padat. Ia menyadarinya saat mencoba roti dan pasta yang biasa dimakan. Beberapa hari kemudian, ia bahkan sudah tidak bisa minum.

    Setelah merasa frustasi, pada 2021, Elise dirujuk ke dokter gastroenterologi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Meskipun telah menjalani endoskopi yang hasilnya normal, kondisinya terus memburuk.

    Baru pada November 2024, ia menerima diagnosis dari seorang spesialis di London yang mengenali gejalanya sebagai akalasia.

    “Tidak ada aktivitas di tenggorokan saya, pada dasarnya tenggorokan saya patah,” jelas Elise.

    Kondisi tersebut mencegah otot-otot esofagus berkontraksi dengan baik, sehingga menghalangi jalannya makanan ke dalam lambung. Hal ini menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan.

    Elise saat ini beratnya hanya 44 kg.

    Elise menggambarkan rasa sakit yang terkait dengan kondisinya sebagai sesuatu yang melelahkan.

    “Salah satu efek sampingnya adalah kejang esofagus, nyeri di rahang, leher, dan punggung saya,” katanya.

    “Rasanya benar-benar seperti terkena serangan jantung. Kadang-kadang saya menangis di lantai karena kesakitan.”

    Elise berharap tentang prosedur pembedahan yang disebut miotomi endoskopi peroral (POEM), yang bertujuan untuk memperlebar esofagus bagian bawah dan mengembalikan fungsi menelan yang normal. Namun, ia harus menunggu lama untuk mendapatkan rujukan dari dokter spesialisnya.

    “Saya harus menunggu dokter spesialis saya merujuk saya untuk menjalani prosedur ini,” katanya.

    “Namun, butuh waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan diagnosis, saya tidak tahu berapa lama ini akan berlangsung.”

    Dampak akalasia tidak hanya sekadar ketidaknyamanan fisik, tetapi juga memengaruhi setiap aspek kehidupan Elise.

    “Saya tidak bisa keluar untuk makan dan minum bersama teman-teman kalau-kalau saya sakit,” ungkapnya.

    “Hanya sedikit yang bisa saya makan, dan saya hanya makan camilan yang sangat lembut.”

    (naf/kna)

  • Mayapada Hospital Nusantara Pastikan Layanan K3 dengan BPJamsostek

    Mayapada Hospital Nusantara Pastikan Layanan K3 dengan BPJamsostek

    Jakarta

    Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk.) (IDX: SRAJ) melalui unit rumah sakit terbaru, Mayapada Hospital Nusantara (MHNS) di Ibu Kota Nusantara (IKN), resmi menjalin kemitraan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK).

    Kesepakatan ini ditandatangani oleh Hospital Director Mayapada Hospital Nusantara dr Farah Alkatiri, MM,MPH,FISQua, dan Kepala BPJSTK Cabang Balikpapan Teldi Rusnal yang berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

    “Kerja sama ini menegaskan komitmen Mayapada Hospital Nusantara dalam mendukung kesehatan, keselamatan, dan produktivitas setiap tenaga kerja di wilayah IKN dan sekitarnya dari berbagai sektor industri. Dengan beragam risiko kerja yang dapat terjadi kapan saja, kami siap memberikan layanan menyeluruh, mulai dari kelengkapan tim dokter multidisiplin yang selalu siaga seperti dokter spesialis anestesi untuk menangani kasus gawat darurat yang membutuhkan intervensi sesegera mungkin, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi untuk memastikan pemulihan pasca-pengobatan, dan dokter spesialis okupasi yang siap mendampingi mulai dari awal penanganan sampai dengan pekerja dipastikan dapat beraktivitas kembali,” ujar Hospital Director Mayapada Hospital Nusantara dr Farah Alkatiri, MM,MPH,FISQua, dalam keterangan tertulis, Jumat (24/1/2025).

    “Kami juga memastikan kenyamanan seluruh peserta BPJSTK dengan dedicated kamar rawat inap agar pasien tidak perlu menunggu. Dengan layanan menyeluruh yang kami sediakan, saya yakin

    Mayapada Hospital Nusantara dapat menjadi pusat rujukan Trauma Center bagi perusahaan dari berbagai sektor seperti konstruksi, pertambangan, perkebunan, jasa, dan lain-lain,” sambungnya.

    Kerja sama ini dirancang untuk mendukung Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di wilayah IKN dan sekitarnya. MHNS memberikan layanan kesehatan komprehensif mencakup berbagai aspek bagi peserta penjaminan, baik untuk kasus kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja.

    Mayapada Hospital Nusantara menghadirkan layanan Trauma Emergency untuk menangani kegawatdaruratan akibat kecelakaan dengan tim dokter multidisiplin, termasuk dokter anestesi yang siaga 24 jam, kamar operasi, dan dokter okupasi, serta fasilitas ruang rawat inap khusus untuk pasien BPJSTK guna memastikan penanganan optimal hingga pekerja dipastikan dapat kembali bekerja.

    Sejak diresmikan pada 11 Oktober 2024, Mayapada Hospital Nusantara memprioritaskan patient experience dengan dilengkapi fasilitas modern, nyaman, dan selalu melibatkan pasien dalam setiap langkah perawatan (patient centered care), sejalan dengan seluruh unit Mayapada Hospital dalam memberikan layanan kesehatan unggul berstandar internasional. Mayapada Hospital Nusantara juga disiapkan sebagai pusat penyelenggaraan transfer of knowledge, bekerja sama dengan Apollo Hospitals India, melalui transfer keahlian dokter dalam dan luar negeri, serta adopsi teknologi agar dapat menangani berbagai kasus kompleks dengan lebih advanced.

    Kepala BPJSTK Cabang Balikpapan Teldi Rusnal mengatakan didasari oleh kepercayaan terhadap kualitas layanan dan fasilitas perawatan yang ada di Mayapada Hospital Nusantara, kerja sama dengan Mayapada Hospital Nusantara adalah langkah strategis untuk memastikan peserta BPJSTK mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas. Ia berharap layanan ini semakin memperkuat perlindungan setiap tenaga kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif di IKN, Kalimantan Timur, dan sekitarnya, terutama dengan seluruh layanan, fasilitas, dan keunggulan yang diberikan Mayapada Hospital Nusantara.

    Selain telah mengoperasikan layanan kegawatdaruratan akibat kecelakaan, Mayapada Hospital Nusantara siap berkolaborasi aktif bersama tim dokter multidisiplin di unit Mayapada Hospital lainnya (collaboration of care) untuk terus meningkatkan layanan unggulan yang dimiliki, dan terintegrasi dengan unit Mayapada Hospital lainnya, seperti layanan uronefrologi, diabetes, metabolisme, dan sistem endokrin (internal medicine), cardiovascular, oncology, neurology, gastrohepatology, orthopedic, obgyn, serta pediatric.

    Mayapada Hospital Nusantara juga siap melayani pasien dari berbagai badan penyelenggara penjaminan, dengan meningkatkan sinergi dengan berbagai mitra seperti asuransi dan perusahaan dalam negeri, multinasional, hingga penjaminan milik pemerintah.

    (sls/MAYAPADA)

  • Kemenkes Malaysia Ungkap Temuan Kasus Dokter Bunuh Diri Diduga Korban Bullying

    Kemenkes Malaysia Ungkap Temuan Kasus Dokter Bunuh Diri Diduga Korban Bullying

    Jakarta

    Kementerian Kesehatan Malaysia mengungkap hasil temuan penyelidikan kasus dokter yang bunuh diri, dr Tay Tien Yaa. Dugaan awal, dokter ahli patologi itu mengakhiri hidupnya karena perundungan atau bullying.

    Namun, dari penyelidikan gugus tugas independen mengatakan bahwa dr Tay tidak memiliki konflik di tempat kerjanya. Hal ini disampaikan oleh ketua gugus tugas, Borhan Dollah.

    “Berdasarkan penyelidikan kami, tidak ada konflik yang muncul antara dia dan kepala departemen. Mereka bekerja secara profesional. Hal ini dapat dibuktikan dari wawancara dengan kolega dan bawahan mereka,” ungkap Borhan yang dikutip dari Channel News Asia.

    “Sebanyak 19 saksi termasuk empat anggota keluarga dan 11 staf rumah sakit diwawancarai,” sambungnya.

    Seperti yang diketahui, dr Tay, 30, yang mengepalai Unit Patologi Kimia di Rumah Sakit Lahad Datu ditemukan meninggal pada 29 Agustus 2024 di rumah sewanya di Kedah. Menurut anggota keluarga, dia mulai bekerja di rumah sakit tersebut pada Februari 2024 dan seorang kolega senior diduga telah ‘menganiaya (dan) menindasnya’.

    Bohran mengungkapkan timnya menemukan bahwa tugas yang dilakukan dr Tay tidak melampaui atau di luar bidang tugasnya. Selain itu, tidak ada bukti aplikasi untuk ditempatkan di Malaysia Barat diabaikan.

    dr Tay juga tidak mengajukan banding apapun ke departemen kesehatan negara bagian atau departemen sumber daya manusia kementerian untuk tetap tinggal di semenanjung.

    Stres dan Tekanan Disebut Jadi Faktor Utama

    Melihat hasil laporan, Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad akan mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah keterbatasan sumber daya. Ini yang menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap stres dan tekanan yang dialami dr Tay.

    “Kepindahan Tay dari Rumah Sakit Kuala Lumpur yang memiliki sumber daya lebih baik ke Rumah Sakit Lahad Datu di Sabah berkontribusi signifikan terhadap stres dan tekanan yang dihadapinya,” tutur Dzulkefly.

    “Menurut para ahli yang memimpin gugus tugas, tuduhan perundungan tidak memenuhi definisi perundungan, tetapi terkait dengan faktor-faktor seperti tekanan kerja ekstrem yang mempengaruhi mental mendiang dr Tay. Saya akan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki situasi dan meringankan tekanan yang dialami oleh Departemen Patologi,” terangnya.

    Dzulkefly sepenuhnya memahami betapa sulitnya bagi keluarga untuk memproses temuan ini. Meski begitu, ia tetap berkomitmen untuk mengatasi perundungan di tempat kerja.

    Borhan juga telah menyampaikan beberapa rekomendasi kepada Kementerian Kesehatan Malaysia yang berkaitan dengan kasus ini.

    “Termasuk untuk penyediaan dukungan yang lebih baik bagi para pekerja kesehatan yang ditugaskan jauh dari rumah, untuk membantu mereka beradaptasi dengan budaya dan lingkungan yang berbeda,” pungkas Borhan.

    (sao/kna)

  • Kelahiran Merosot, Permintaan Popok Dewasa di Korsel Lampaui Diaper Bayi

    Kelahiran Merosot, Permintaan Popok Dewasa di Korsel Lampaui Diaper Bayi

    Jakarta

    Korea Selatan resmi masuk sebagai kategori negara super-age karena lebih dari 20 persen penduduknya kini berusia lebih dari 65 tahun. Hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korsel bulan lalu.

    Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membagi definisi tingkat penuaan penduduk suatu negara berdasarkan proporsi populasi berusia 65 tahun ke atas. Lebih dari 7 persen atau lebih artinya aging society, 14 persen atau lebih artinya aged society, dan apabila lebih dari 20 persen atau lebih artinya super-age society.

    Korsel hanya membutuhkan waktu selama 7 tahun dari kategori aging society pada tahun 2017 sampai akhirnya kini masuk kategori super-age society.

    Seiring bertambahnya usia populasi Korsel, ada sedikit pergeseran di pasar popok negara tersebut. Dikutip dari Chosun, pasokan popok dewasa di Korsel sudah melampaui popok bayi. Penjualan popok dewasa menunjukkan pertumbuhan dua digit selama lima tahun berturut-turut.

    Karena angka kelahiran anjlok, perusahaan popok kini mulai berfokus pada produk popok dewasa. Badan Konsumen Korea menuturkan bahwa memang ada peningkatan yang cukup signifikan dari penjualan popok dewasa.

    “Penuaan populasi yang telah meningkatkan permintaan, sebagaimana tercermin dalam survei minat konsumen kami. Saat ini, lebih dari 80 produk popok dewasa tersedia di Korea Selatan,” ucap pejabat Badan Konsumen Korea.

    Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan Korsel menuturkan kesenjangan pasokan antara popok bayi dan dewasa semakin melebar. Pada tahun 2019 perbandingan pasokan popok bayi dan dewasa ada di angka 47 dan 53 persen, sedangkan pada tahun 2022 berada di angka 35 dan 65 persen.

    Data dari kementerian menunjukkan bahwa impor popok dewasa pada tahun 2023 mencapai 25.532 ton, dibandingkan dengan 22.954 ton untuk popok bayi. Ini memperlihatkan kesenjangan lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

    (avk/kna)

  • Ciri-ciri Cacing Pita Bersarang di Tubuh, Ada yang Ketahuan Lewat X-Ray

    Ciri-ciri Cacing Pita Bersarang di Tubuh, Ada yang Ketahuan Lewat X-Ray

    Jakarta

    Viral di media sosial foto yang memperlihatkan tubuh pasien dipenuhi cacing pita. Penyebabnya disebut karena mengonsumsi daging babi yang tidak matang.

    “Ini adalah kondisi yang dikenal sebagai sistiserkosis. Pada dasarnya, ini adalah kista larva taenia solium, yang juga dikenal sebagai cacing pita babi,” kata Dr Sam Ghali, dokter UGD yang membagikan foto tersebut di akun X (Twitter) dilihat detikcom, Jumat (24/1/2025).

    Infeksi Taenia solium, taeniasis, terjadi setelah seseorang memakan telur cacing pita pada daging babi yang terkontaminasi atau tidak dimasak. Kista jaringan menyebabkan infeksi sistiserkosis, yang sangat berbahaya jika terjadi di otak atau sistem saraf, infeksi yang dikenal sebagai neurosistiserkosis.

    Dr Ghail menegaskan bahwa infeksi cacing pita tersebut tidak menimbulkan ancaman langsung. Ironisnya, pasien baru ketahuan terinfeksi setelah meminta rontgen pasca terjatuh dan mengalami patah tulang.

    Dikutip dari laman CDC, kebanyakan orang yang terinfeksi cacing pita tidak menunjukkan gejala atau hanya menunjukkan gejala ringan. Cacing pita dapat menyebabkan masalah pencernaan termasuk sakit perut, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, dan sakit perut.

    Tanda sistiserkosis yang paling terlihat adalah keluarnya proglottid (segmen cacing pita) secara aktif melalui anus dan feses. Dalam kasus yang jarang terjadi, segmen cacing pita tersangkut di apendiks, atau saluran empedu dan pankreas.

    Sistiserkosis di sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) disebut dengan neurosistiserkosis. Beberapa gejala neurosistiserkosis adalah:

    Kejang berulangLumpuh, tremor,atau mati rasaSakit kepalaPenglihatan menurunMuntahPenurunan kesadaranPenurunan fungsi kognitif atau demensiaStrokeHidrosefalusPembengkakan otakatau edema serebral

    Neurosistiserkosis juga bisa menyebabkan nyeri punggung, nyeri panggul, disfungsi seksual, sulit menahan buang air besar atau buang air kecil, kesulitan berjalan, dan gangguan keseimbangan.

    (kna/kna)

  • Ternyata Segini Durasi Jalan Kaki yang Bantu Lenyapkan Lemak di Perut

    Ternyata Segini Durasi Jalan Kaki yang Bantu Lenyapkan Lemak di Perut

    Jakarta

    Jalan kaki merupakan aktivitas yang secara ilmiah bermanfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya membantu mengurangi lemak visceral alias lemak di perut. Lantas, berapa durasi jalan kaki yang dapat membantu menghempaskan lemak di perut?

    Jawabannya, tergantung pada durasi, intensitas dan konsistensinya. Baik berjalan santai atau berjalan cepat jika dengan durasi yang tepat dapat memaksimalkan pembakaran lemak.

    Durasi Jalan Kaki untuk Membakar Lemak Perut

    Dikutip dari laman Eat This, kunci utama untuk membakar lemak adalah konsistensi dan durasi yang tepat. Sederhananya, bisa dengan menargetkan berjalan kaki selama 30 hingga 60 menit setiap hari, 5-6 hari seminggu.

    Waktu tersebut memenuhi kriteria yang direkomendasikan, yang menunjukkan bahwa 150 hingga 300 menit kardio sedang per minggu efektif untuk menghilangkan lemak. Untuk pemula, mulailah dengan berjalan kaki lebih pendek, sekitar 20-30 menit.

    Nantinya, secara bertahap waktu dan intensitas dapat ditingkatkan seiring dengan peningkatan daya tahan tubuh.

    Berjalan kaki selama 30 menit dapat membakar lemak tubuh, terutama jika mempertahankan kecepatan tetap yang membuat detak jantung mencapai zona pembakaran lemak, yakni sekitar 65-80 persen dari detak jantung maksimum.

    Jalan kaki yang lebih lama dengan kecepatan cepat akan meningkatkan pembakaran kalori, sehingga menciptakan defisit yang dibutuhkan untuk menghilangkan lemak menjadi lebih mudah. Pada akhirnya, latihan jalan kaki terbaik adalah yang dapat dilakukan secara konsisten, baik dengan jalan kaki yang lebih pendek dan berintensitas tinggi atau sesi yang lebih lama dan bertempo tetap.

    Ada beberapa cara jalan kaki yang dapat dilakukan untuk menghempaskan lemak di perut, yakni:

    Interval Jalan Cepat

    Ini dapat dilakukan secara bergantian antara 2 menit jalan cepat dan 1 menit dengan kecepatan pemulihan yang lebih lambat. Ulangi selama 20 hingga 30 menit. Interval ini sangat cocok untuk jadwal yang padat.

    Jalan Menanjak

    Untuk melakukan cara jalan kaki ini, cobalah dengan rute yang berbukit atau gunakan treadmill untuk melatih lebih banyak otot, termasuk otot bokong dan inti tubuh.

    Jalan dengan Rompi Pemberat

    Berjalan kaki dengan menggunakan rompi pemberat menambah daya tahan, dapat meningkatkan pembakaran kalori, dan mengaktifkan lebih banyak otot.

    Jalan Jauh yang Stabil

    Cobalah untuk menyisihkan satu hari dalam seminggu untuk jalan yang lebih lambat, dan dengan kecepatan yang stabil selama 60 menit atau lebih. Ini membantu membangun daya tahan dan menjaga momentum pembakaran lemak.

    (sao/kna)

  • 43,4 Persen Konsumen Belum Tahu Aturan BPOM soal BPA

    43,4 Persen Konsumen Belum Tahu Aturan BPOM soal BPA

    Jakarta

    Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) menemukan sekitar 43,4 masyarakat di Indonesia belum mengetahui adanya aturan terkait pelabelan risiko senyawa berbahaya Bisfenol A (BPA) pada galon guna ulang. Hasil ini didapat dari survei dan investigasi lapangan KKI di lima kota besar, termasuk Jakarta.

    Sebagai informasi, pada April 2024, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) telah mengharuskan industri air minum dalam kemasan (AMDK) untuk memasang label peringatan BPA pada semua galon polikarbonat selambat-lambatnya April 2028. Aturan ini tertuang pada Peraturan BPOM Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018.

    “Survei KKI mendapati hampir separuh (43,4%) dari responden survei ternyata tidak mengetahui adanya peraturan pelabelan peringatan BPA yang telah ditetapkan oleh BPOM,” kata Ketua KKI David M. L. Tobing, di Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2025).

    Dari survei tersebut, David Tobing mengatakan bahwa sosialisasi kurang optimal menjadi ‘biang kerok’ yang menjadikan banyak masyarakat masih belum mengetahui aturan BPOM.

    KKI mendorong BPOM untuk mempercepat implementasi aturan terkait pengaturan pelabelan BPA pada galon guna ulang. Selain itu, lanjut David Tobing, KKI juga ingin BPOM maupun Kementerian/Lembaga terkait untuk memperketat aturan terkait distribusi, masa penggunaan galon, dan bahan-bahan pembuat kemasan.

    “Ini di Denpasar, jadi galon yang beredar itu berusia pakai di atas dua tahun. Padahal banyak ahli mengatakan, asumsi galon itu satu minggu habis, sudah berapa kali dicuci dibersihkan?” kata David Tobing.

    “Lalu galon didistribusikan dengan truk bak terbuka, padahal aturan BPOM tidak boleh terpapar sinar matahari. Jadi bayangkan galon yang mengandung BPA ini, kemungkinan luruhnya besar, karena terpapar sinar matahari,” lanjutnya.

    Mayoritas responden yang disurvei, menurut KKI juga menginginkan pelabelan terkait risiko bahaya BPA ini segera diterapkan. David Tobing juga berencana akan melakukan audiensi dan menyurati BPOM terkait hal ini.

    “Namun setelah mendapatkan informasi terkait hal tersebut, mayoritas responden (96%) mendesak pelabelan segera diterapkan tanpa menunggu masa tenggang (grace period) 4 tahun,” kata David Tobing.

    “Masa empat tahun sih hanya untuk mencantumkan label (peringatan)? Kan bisa label itu ditempel, bisa dengan stiker yang kuat, bisa digantungkan di leher galon,” tutupnya.

    (dpy/up)

  • Konsumen Minta Pelabelan BPA Dipercepat

    Konsumen Minta Pelabelan BPA Dipercepat

    Jakarta

    Mayoritas konsumen di lima kota besar, termasuk Jakarta, Medan dan Bali, menginginkan pemerintah mempercepat implementasi pelabelan risiko senyawa kimia berbahaya Bisfenol A (BPA) pada galon guna ulang sebagai bentuk transparansi. Hal ini berdasarkan hasil survei dan investigasi lapangan yang dilakukan Komunitas Konsumen Indonesia (KKI), lembaga advokasi hak-hak konsumen berbasis di Jakarta.

    “Survei KKI mendapati hampir separuh (43,4%) dari responden survei ternyata tidak mengetahui adanya peraturan pelabelan peringatan BPA yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun setelah mendapatkan informasi terkait hal tersebut, mayoritas responden (96%) mendesak pelabelan segera diterapkan tanpa menunggu masa tenggang (grace period) 4 tahun,” kata Ketua KKI David M.L. Tobing dalam keterangan tertulis, Kamis (23/1/2025).

    Menurut David, temuan tersebut perlu disikapi serius oleh berbagai pihak, terutama pemerintah dan pelaku usaha industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Apalagi mempertimbangkan dampak paparan BPA bagi kesehatan masyarakat.

    “Mewakili suara konsumen, KKI mendesak pemerintah mempercepat implementasi pelabelan BPA. Menurut kami, tak perlu menunggu sampai 2028. Toh BPA adalah ancaman nyata bagi kesehatan publik dan pelabelan merupakan bentuk transparansi sekaligus pendidikan terbaik untuk konsumen,” ujarnya.

    Seperti diketahui pada April 2024 BPOM resmi mengharuskan industri AMDK memasang label peringatan risiko BPA pada semua galon polikarbonat, galon dari jenis plastik keras yang paling jamak di pasaran, selambat-lambatnya April 2028.

    Regulasi itu menyusul temuan lapangan BPOM selama dua tahun berturut-turut yang menunjukkan kontaminasi BPA pada galon bermerek di sejumlah provinsi, termasuk Jakarta, Bandung dan Medan, telah melewati ambang batas berbahaya.

    David menjelaskan riset KKI awalnya dipicu oleh fenomena maraknya perdebatan di media massa dan media sosial terkait risiko BPA pada kesehatan publik.

    “Kami di KKI sampai terheran-heran bagaimana bisa muncul banjir opini yang seolah ingin mengesankan tak ada yang perlu dicemaskan dari paparan BPA yang bersumber dari plastik kemasan pangan, termasuk galon air minum bermerek,” kata David.

    Padahal, kata dia, terdapat ratusan penelitian ilmiah kredibel yang menunjukkan risiko kesehatan dari paparan BPA terhadap tubuh manusia. Riset di berbagai negara menunjukkan paparan BPA pada tubuh berkorelasi dengan gangguan sistem reproduksi, penyakit kadiovaskular, kanker, penyakit ginjal, hingga memicu gangguan tumbuh kembang pada anak.

    Sementara itu, otoritas keamanan pangan di berbagai negara juga telah mengeluarkan beragam kebijakan untuk mencegah risiko paparan BPA pada kesehatan konsumen.

    “Bukti terbarunya bisa dilihat dari kebijakan Uni Eropa yang melarang total penggunaan BPA sebagai zat kontak pangan per 1 Januari 2025,” kata David.

    Dia pun mendesak pemerintah agar menggencarkan edukasi publik terkait risiko BPA pada galon polikarbonat. Hal ini dilakukan demi meningkatkan transparansi dan perlindungan konsumen.

    “KKI sendiri berharap hasil survei dan investigasi ini dapat memberikan pandangan yang lebih jelas kepada publik mengenai urgensi penanganan persoalan BPA dalam kemasan galon guna ulang,” kata David.

    Sebagai informasi, survei KKI dilakukan selama kurun waktu Oktober-Desember 2024, dengan melibatkan 495 responden dari lima kota besar, yakni Jakarta, Medan, Bali, Banjarmasin, dan Manado. Survei dibarengi dengan investigasi lapangan atas 31 objek usaha, termasuk agen distributor, truk pengangkutan, rumah tangga dan depot isi ulang.

    (anl/ega)