Category: Detik.com Kesehatan

  • Mau Coba Diet TWS yang Viral? Ini Menu Makan dan Latihannya

    Mau Coba Diet TWS yang Viral? Ini Menu Makan dan Latihannya

    Jakarta

    Diet TWS adalah singkatan dari “two weeks” diet atau program penurunan berat badan. Tagar #TWSProgram pun sempat heboh di media sosial beberapa waktu lalu.

    Hasil diet ini dianggap menawarkan berat badan bak pramugari. Kenali lebih dalam mengenai diet TWS ini yuk!

    Kenapa Program Diet TWS Mahal?

    Dari catatan detikHealth, alasan program diet TWS mahal adalah karena wajib untuk minum suplemen protein. Itulah yang jadi salah satu alasan yang membuat program diet ini terkenal mahal. Tak heran, jika diet TWS disebut juga sebagai diet sultan.

    Pada dasarnya, diet TWS adalah program diet yang menekankan keseimbangan antara asupan nutrisi yang tepat dengan aktivitas fisik yang rutin.

    Berikut adalah rekomendasi menu makanan diet TWS:

    1. Perbanyak Makan Sayuran Hijau dan Buah

    Perbanyak konsumsi sayuran hijau atau suplemen serat. Dilansir MedicineNet, sayuran dan buah kaya akan serat akan membuat kita merasa kenyang lebih lama.

    Selain itu, sayuran dan buah juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang memberi efek positif bagi tubuh.

    2. Makan Sumber Protein

    Protein menjadi komponen utama dalam diet TWS, karena protein memberikan rasa kenyang.

    Dalam hal ini, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak energi untuk mencerna protein daripada karbohidrat. Makannya, tubuh menggunakan lebih banyak kalori untuk mencerna serta menyerap protein. Unggas dan ikan direkomendasikan.

    3. Makan Ikan

    Telah disinggung sebelumnya bahwa program TWS menekankan pada protein. Maka dari itu konsumsilah ikan, karena merupakan sumber protein yang baik.

    Selain itu, ikan juga kaya akan lemak omega-3. Ikan sarden, salmon, dan trout bisa jadi pilihannya.

    4. Hindari Makanan Manis

    Makanan dan minuman manis sangat berkontribusi pada penambahan berat badan. Alternatifnya, ganti dengan pemanis alami seperti madu atau buah.

    5. Kurangi Makan Lemak Jenuh

    Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol dalam darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Rata-rata pria tidak boleh mengkonsumsi lemak jenuh sebanyak 30 gram sehari, sedangkan wanita tidak lebih dari 20 gram.

    Lemak jenuh ditemukan pada makanan seperti potongan daging merah berlemak, sosis, mentega, keju, krim.

    6. Beralih ke Produk Biji-bijian Utuh

    Cobalah untuk menghindari produk gandum, karena tubuh mengubah gandum menjadi gula. lebih cepat daripada biji-bijian lainnya. Maka beralihlah ke produk biji-bijian utuh.

    7. Konsumsi Cairan yang Cukup

    Air jadi salah satu asupan terbaik dalam upaya menurunkan berat badan. Air bermanfaat dalam membantu membersihkan racun dari tubuh dan meningkatkan fungsi saluran pencernaan.

    8. Rutin Melakukan Sarapan

    Sarapan berperan penting untuk membuat tubuh tetap bugar. Saat sarapan, pilihlah makanan tinggi serat, rendah lemak, gula, dan garam.

    9. Kurangi Konsumsi Garam

    Kelebihan garam akan menyebabkan retensi air dalam tubuh. Di mana, air membentuk sekitar 55-60 % dari berat tubuh.

    Jadi, saat sedang berusaha menurunkan berat badan hindari mengkonsumsi garam selama minggu.

    Selain menjaga pola makanan yang sehat, diet TWS perlu dibarengi dengan olahraga. Berikut adalah rekomendasi latihan yang bisa dilakukan saat menjalankan diet TWS:

    Latihan push upLatihan tuck-upsSkipping (lompat tali).

    Perlu diingat, sebelum memutuskan untuk menjalani program diet, kamu mungkin ingin berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui berapa banyak bb yang perlu diturunkan. Ahli yang berkualifikasi akan memberikan cara terbaik untuk mencapainya.

    (khq/fds)

  • Mitos atau Fakta: Rambut Bayi Lebih Tebal Setelah Dicukur

    Mitos atau Fakta: Rambut Bayi Lebih Tebal Setelah Dicukur

    Mitos atau Fakta: Rambut Bayi Lebih Tebal Setelah Dicukur

  • Wanita Umur 53 Tahun Jadi Manusia Terlama yang Hidup dengan Organ Babi

    Wanita Umur 53 Tahun Jadi Manusia Terlama yang Hidup dengan Organ Babi

    Jakarta

    Seorang wanita di Alabama, Amerika Serkat, melewati tonggak penting untuk menjadi penerima transplantasi organ babi yang paling lama hidup. Setelah 61 hari dari operasi transplantasinya, dia masih sehat dan penuh energi.

    “Saya wanita super,” kata Towana Looney kepada The Associated Press, sambil tertawa tentang melampaui anggota keluarga dalam perjalanan jauh di sekitar Kota New York saat ia melanjutkan pemulihannya.

    “Ini adalah cara baru dalam menjalani hidup,” tuturnya lagi.

    Pemulihan Looney yang merupakan suatu berkat dalam upaya mewujudkan transplantasi hewan ke manusia. Hanya empat orang Amerika lainnya yang telah menerima transplantasi organ babi yang telah dimodifikasi gennya secara eksperimental: dua jantung dan dua ginjal.

    Tidak seperti Looney, tidak ada yang hidup lebih dari dua bulan.

    “Jika Anda melihatnya di jalan, Anda tidak akan tahu bahwa dia satu-satunya orang di dunia yang berjalan-jalan dengan organ babi di dalamnya yang berfungsi,” kata Dr Robert Montgomery dari NYU Langone Health, yang memimpin transplantasi Looney.

    Looney menjalani operasi cangkok ginjal babi pada Desember 2024. Sejak saat itu dia menjalani pemulihan dan dokter secara berkala memantau kondisinya.

    Ilmuwan mengubah genetik babi sehingga organ mereka lebih mirip manusia untuk mengatasi kekurangan parah organ manusia yang dapat ditransplantasikan. Lebih dari 100.000 orang masuk dalam daftar transplantasi AS, sebagian besar membutuhkan ginjal, dan ribuan orang meninggal sambil menunggu.

    Transplantasi organ babi sejauh ini merupakan kasus “penggunaan dengan belas kasih”, eksperimen yang hanya diizinkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam keadaan khusus bagi orang-orang yang tidak memiliki pilihan lain.

    Looney mendonorkan ginjal kepada ibunya pada tahun 1999. Komplikasi kehamilan selanjutnya menyebabkan tekanan darah tinggi yang merusak ginjalnya yang tersisa, yang akhirnya gagal, sesuatu yang sangat langka di antara donor hidup.

    Dia menghabiskan delapan tahun menjalani dialisis sebelum dokter menyimpulkan bahwa dia kemungkinan tidak akan pernah mendapatkan donor organ manusia karena kondisi kesehatan yang mendasarinya.

    (kna/kna)

  • Solusi Advanced Masalah Jantung di Cardiovascular Center Mayapada Hospital

    Solusi Advanced Masalah Jantung di Cardiovascular Center Mayapada Hospital

    Jakarta

    Penyakit jantung adalah masalah kesehatan yang kompleks dan dapat menyerang siapa saja, kapan saja. Menghadapi kondisi ini membutuhkan layanan medis yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga kredibel dan dapat diandalkan, seperti Cardiovascular Center Mayapada Hospital dengan pelayanannya yang komprehensif dan berstandar internasional.

    Cardiovascular Center Mayapada Hospital dikenal sebagai rujukan utama bagi pasien dengan masalah jantung yang kompleks yang membutuhkan penanganan secara advanced dan menyeluruh. Layanan ini merupakan salah satu layanan unggulan (Center of Excellence) milik Mayapada Hospital untuk menangani masalah jantung dengan komprehensif dan mutakhir, mulai dari langkah pencegahan, skrining dan diagnosis, pengobatan, sampai dengan rehabilitasi pasca-tindakan dapat dilakukan dalam layanan ini.

    “Berbagai masalah jantung yang kompleks mampu ditangani di Cardiovascular Center Mayapada Hospital, mulai dari Penyakit Jantung Koroner (PJK) yakni kondisi terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah koroner yang ditangani dengan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dengan memasang balon dan stent/ring untuk melebarkan pembuluh darah yang tersumbat. Terkadang, terdapat pula sumbatan pembuluh darah yang mengeras dan bersifat kronik, sehingga dibutuhkan alat canggih, yakni Intravascular Ultrasound (IVUS) untuk melihat serta mengidentifikasi derajat penyempitan,” ujar Mayapada Hospital, dalam keterangan resminya, Jumat (24/1/2025).

    Sumbatan yang mengeras tersebut dapat dikikis dengan alat khusus bernama Rotablator, sehingga stent dapat dipasang untuk membuka dan mengembalikan aliran darah normal ke jantung. Prosedur ini tergolong advanced yang tidak banyak dapat dilakukan oleh dokter jantung intervensi.

    Namun, terdapat kasus PJK yang tidak bisa ditangani dengan tindakan PCI seperti pada kasus Three Vessel Disease (TVD atau penyumbatan pada 3 arteri koroner utama pada jantung, dan penyumbatan arteri koroner utama kiri atau Left Main Cartery (LMCA). Kasus ini dapat ditangani dengan tindakan Bypass Jantung atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG). Tindakan ini dilakukan dengan mengambil pembuluh darah sehat pada kaki atau tangan untuk membuat jalur baru (pintas koroner) di sekitar pembuluh darah yang tersumbat.

    Dengan keahlian tim dokter di Cardiovascular Center Mayapada Hospital, tindakan ini dapat dilakukan secara minimal invasif (minim sayatan) atau tanpa menggunakan mesin jantung paru saat operasi.

    PJK sendiri dapat memicu serangan jantung yang tergolong kasus kegawatdaruratan dan harus ditangani dengan cepat dan tepat. Serangan jantung akibat sumbatan mampu ditangani dengan tindakan Primary PCI (Percutaneous Coronary Intervention) untuk membuka sumbatan menggunakan balon dan kemudian dilakukan pemasangan stent/ring yang dilakukan dalam rentang periode emas (golden period) yakni 90 menit pertama setelah terjadinya serangan.

    Tindakan Primary PCI tersebut dapat dilakukan di layanan kegawatdaruratan jantung yang siaga 24 jam seperti Cardiac Emergency Mayapada Hospital yang dapat menangani serangan jantung dengan standar protokol internasional Door to Balloon kurang dari 90 menit. Layanan Cardiac Emergency Mayapada Hospital ini dapat diakses dengan menghubungi kontak 150990 atau menggunakan fitur Emergency Call di aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital.

    Penyakit jantung lainnya yang sering ditemukan adalah aritmia atau gangguan irama jantung yang dapat mengakibatkan henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest). Kondisi ini terjadi ketika jantung mendadak kehilangan fungsinya sehingga terjadi kehilangan kesadaran secara mendadak. Ini disebabkan oleh gangguan listrik di jantung yang mengganggu kerja jantung untuk memompa darah, dan kemudian menghentikan aliran darah ke tubuh.

    Kasus aritmia ini dapat ditangani dengan tindakan ablasi jantung secara minimal invasif, dengan memasukkan kateter melalui pangkal paha dengan panduan x-ray ke arah jantung yang mengalami kelainan listrik. Kateter ablasi akan menghantarkan suatu energi panas sehingga dapat menghilangkan fokus-fokus yang menyebabkan kelainan listrik jantung tersebut.

    Ablasi merupakan tindakan non operasi yang minim efek samping sehingga setelah tindakan pasien dapat beraktivitas seperti biasa.

    Berbagai kasus advanced lainnya telah banyak ditangani di Cardiovascular Center Mayapada Hospital seperti, penggantian katup jantung (mitral dan aorta) secara minimal invasif, penanganan gangguan pembuluh darah aorta dengan prosedur TEVAR dan Bentall Procedure sebagai tindakan yang memiliki kesulitan tinggi, sampai dengan bedah jantung untuk menangani penyakit jantung bawaan pada anak-anak seperti Tetralogi of Fallot, ASD dan VSD. Semua keberhasilan tindakan di Cardiovascular Center Mayapada Hospital terangkum dalam fitur Health Articles & Tips yang ada di MyCare.

    Semua tindakan advanced untuk masalah jantung dilakukan oleh tim dokter multidisiplin di Cardiovascular Center Mayapada Hospital yang bersinergi secara aktif (coordination of care) dengan menerapkan standar protokol internasional, pelayanan di Cardiovascular Center Mayapada Hospital mengutamakan keselamatan dan pengalaman pasien, dengan pendekatan patient-centric yang melibatkan pasien dalam setiap langkah perawatan.

    Layanan Cardiovascular Center Mayapada Hospital ini mudah diakses melalui aplikasi MyCare untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu untuk konsultasi, serta booking layanan skrining jantung yang komprehensif di Mayapada Hospital. Dengan MyCare, pasien dapat memperoleh nomor antrean lebih awal dan transaksi layanan yang cepat melalui berbagai sistem pembayaran di MyCare.

    Fitur pelengkap lainnya yang ada di MyCare adalah Personal Health yang dapat terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, jumlah kalori terbakar, jumlah langkah kaki, dan body mass index (BMI). Kini MyCare dapat diunduh di Google Play Store dan App Store dengan bonus reward point saat register di MyCare untuk potongan harga layanan di Mayapada Hospital.

    (prf/ega)

  • 5 Makanan Ini Bisa Picu Penuaan Dini, Kurangi Konsumsinya

    5 Makanan Ini Bisa Picu Penuaan Dini, Kurangi Konsumsinya

    Jakarta

    Setiap orang ingin bisa selalu tampil awet muda. Bahkan, tak sedikit yang rela merogoh uang demi melakukan perawatan dan prosedur untuk mempertahankan penampilan.

    Namun, kunci awet muda tidak hanya perawatan dari luar saja. Ahli bedah plastik dan anti-penuaan dr Anthony Yuon, MD, mengungkapkan makanan yang dikonsumsi sehari-hari turut memainkan peran yang sangat penting dalam menghambat penuaan.

    “Salah satu hal terpenting yang saya pelajari adalah bahwa makanan adalah obat. Mengonsumsi makanan yang salah dapat membuat bagian dalam tubuh Anda menua, merusak kulit Anda, dan bahkan memperpendek hidup Anda,” ujarnya dikutip dari CNBC Make It, Kamis (23/1/2025).

    Yuon pun memaparkan sederet makanan yang dapat mempercepat penuaan dan memperpendek umur. Apa saja? Berikut daftarnya.

    1. Makanan yang Gosong dan Hangus

    Yuon mengatakan salah satu makanan yang paling dihindarinya adalah makanan yang dimasak hingga gosong atau hangus. Dia menjelaskan makanan tersebut mengandung senyawa yang dapat memicu kanker dan mempercepat proses penuaan.

    “Membakar atau menghanguskan makanan, terutama daging di atas panggangan atau bacon di atas wajan datar, menyebabkan terbentuknya amina heterosiklik, yang telah terbukti menyebabkan kanker dan mempercepat proses penuaan,” katanya.

    Sebagai alternatif yang lebih sehat, Yuon menyarankan cara memasak dengan merebus, mengukus, atau memanggang dengan api kecil hingga sedang.

    2. Minuman Manis

    Kebanyakan minuman manis yang beredar di pasaran mengandung karbohidrat dan gula olahan yang dapat mempercepat proses penuaan.

    “Karbohidrat dan gula olahan mempercepat penuaan melalui peradangan dan proses yang disebut glikasi,” terang Yuon.

    “Rata-rata orang Amerika mengonsumsi 152 pon gula setiap tahun, dan sekitar 20% kalori harian kita berasal dari minuman manis bergula saja – soda, minuman olahraga, teh manis, minuman kopi manis, dan jus,” sambungnya.

    Sebuah penelitian juga menunjukkan 184.000 kematian setiap tahun disebabkan oleh dampak konsumsi minuman manis, yang terbukti menyebabkan atau berkontribusi terhadap obesitas, penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe 2.

    3. Makanan Ringan

    Makanan ringan ultra olahan (ultra processed) cenderung mengandung bahan pengawet dan kimia lain yang diproduksi di laboratorium atau pabrik untuk memperpanjang masa penyimpanan.

    “Beberapa yang paling umum adalah pai, kue, permen, keripik, kue kering, donat, dan batangan granola,” kata Yuon.

    Dia menambahkan makanan ringan juga rendah serat, yang merupakan prebiotik penting bagi bakteri baik di usus.

    4. Makanan Tinggi Garam

    Mengonsumsi makanan asin secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan kulit dan memicu penuaan dini. Yuon menjelaskan garam menyebabkan retensi air, yang kemudian mengakibatkan kembung dan pembengkakan.

    “Pernahkah Anda menyadari bahwa mata Anda bengkak di pagi hari setelah makan malam di restoran Cina? Itu karena garam dan MSG (monosodium glutamat, yang mengandung natrium),” ujarnya.

    5. Biji-bijian Olahan

    Ini adalah biji-bijian yang telah dilucuti serat dan nutrisinya, dibuat menjadi tepung putih, termasuk sebagian besar makanan panggang, pasta, dan nasi putih. Yuon menerangkan pemurnian biji-bijian menghilangkan kulit ari dan lembaga, yang merupakan tempat sebagian besar serat dan nutrisi penting berada.

    “Sementara tepung putih menghasilkan produk yang lebih ringan, rasanya tidak terlalu berat dan besar, tepung ini juga dicerna lebih cepat, menyebabkan lonjakan glukosa yang lebih besar dan selanjutnya lonjakan insulin yang lebih besar,” tandasnya.

    (kna/kna)

  • Trump Sebut Akan Mempertimbangkan Kemungkinan AS Jadi Anggota WHO Lagi

    Trump Sebut Akan Mempertimbangkan Kemungkinan AS Jadi Anggota WHO Lagi

    Jakarta

    Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mempertimbangkan untuk bergabung kembali dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), beberapa hari setelah memerintahkan AS keluar dari badan kesehatan global tersebut atas apa yang ia gambarkan sebagai kesalahan penanganan pandemi COVID-19 dan krisis kesehatan internasional lainnya.

    “Mungkin kami akan mempertimbangkan untuk melakukannya lagi, saya tidak tahu. Mungkin kami akan melakukannya. Mereka harus membereskannya,” kata Trump dalam sebuah rapat umum di Las Vegas dikutip dari Reuters, Minggu (26/1/2025).

    AS dijadwalkan meninggalkan WHO pada tanggal 22 Januari 2026. Trump mengumumkan langkah tersebut pada hari Senin (20/1) setelah ia dilantik untuk masa jabatan kedua di Gedung Putih.

    Amerika Serikat sejauh ini merupakan pendukung finansial terbesar bagi WHO, menyumbang sekitar 18 persen dari keseluruhan pendanaannya. Anggaran dua tahun terakhir WHO, untuk tahun 2024-2025, adalah sebesar USD 6,8 miliar.

    Trump mengatakan kepada khalayak di Las Vegas bahwa ia tidak senang bahwa AS membayar lebih banyak kepada WHO daripada China, yang memiliki populasi yang jauh lebih besar.

    Keluarnya AS kemungkinan akan membahayakan berbagai program di seluruh organisasi, menurut beberapa ahli di dalam dan luar WHO, terutama mereka yang menangani tuberkulosis, penyakit menular yang menjadi pembunuh terbesar di dunia, serta HIV-AIDS dan keadaan darurat kesehatan lainnya.

    Perintah penarikan yang ditandatangani Trump menyatakan bahwa pemerintah akan menghentikan negosiasi mengenai perjanjian pandemi WHO selama penarikan sedang berlangsung. Personel pemerintah AS yang bekerja dengan WHO akan ditarik dan dipindahtugaskan, dan pemerintah akan mencari mitra untuk mengambil alih kegiatan WHO yang diperlukan, menurut perintah tersebut.

    (kna/kna)

  • 17 Warga India Mendadak Tewas Alami Kerusakan Otak, Ini Temuan Awalnya

    17 Warga India Mendadak Tewas Alami Kerusakan Otak, Ini Temuan Awalnya

    Jakarta

    Otoritas di negara bagian India, Jammu dan Kashmir tengah menyelidiki laporan penyakit misterius yang merenggut sedikitnya 17 nyawa. Laporan diterima pihak berwenang pada Sabtu (25/1/2025).

    Sebanyak 13 di antaranya merupakan anak-anak. Kasus terjadi di desa terpencil Badhaal, wilayah Rajouri, Jammu. Belakangan diketahui, sudah terjadi sejak awal Desember 2024.

    Sementara waktu, pemerintah setempat melakukan karantina sementara. Ada sekitar 230 warga desa yang tengah dikarantina menurut media lokal Press Trust of India (PTI).

    “Semua yang meninggal mengalami kerusakan pada otak dan sistem saraf,” kata Dr. Amarjeet Singh Bhatia, kepala perguruan tinggi kedokteran pemerintah Rajouri.

    “Liburan musim dingin juga telah dibatalkan untuk menangani situasi peringatan medis,” kata Dr. Bhatia seperti dikutip PTI.

    Para korban merupakan anggota dari tiga keluarga yang saling berkaitan.

    Dugaan Awal

    Pemerintah federal telah meluncurkan penyelidikan, Menteri Kesehatan Jitendra Singh mengatakan penyelidikan awal melihat kematian tersebut bukan karena infeksi, virus, atau bakteri apa pun, melainkan racun.

    “Ada serangkaian racun panjang yang sedang diuji. Saya yakin solusinya akan segera ditemukan. Selain itu, jika ada kejahatan atau aktivitas jahat, itu juga sedang diselidiki,” beber PTI mengutip pernyataan Tn. Singh.

    Dalam insiden medis terpisah, pihak berwenang di kota Pune bagian barat mencatat sedikitnya 73 kasus gangguan saraf langka.

    Mereka yang terinfeksi Sindrom Guillain-Barre (GBS) termasuk 26 wanita, dan 14 pasien menggunakan ventilator, PTI mengutip pernyataan seorang pejabat.

    Pada GBS, sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang saraf tepi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

    Sindrom ini dapat memengaruhi saraf yang mengendalikan gerakan otot, yang dapat menyebabkan kelemahan otot atau hilangnya sensasi di kaki atau lengan, dan mereka yang terinfeksi mungkin mengalami kesulitan menelan dan bernapas.

    (naf/naf)

  • Wanti-wanti Dokter soal Kebiasaan Makan yang Picu Cacing Pita di Tubuh Pasien    
        Wanti-wanti Dokter soal Kebiasaan Makan yang Picu Cacing Pita di Tubuh Pasien

    Wanti-wanti Dokter soal Kebiasaan Makan yang Picu Cacing Pita di Tubuh Pasien Wanti-wanti Dokter soal Kebiasaan Makan yang Picu Cacing Pita di Tubuh Pasien

    Jakarta

    Viral beberapa waktu lalu seorang dokter UGD di Florida, Amerika Serikat menemukan seorang pasien kedapatan memiliki ratusan telur caci pita dalam tubuhnya. Dokter bernama dr Sam Ghali menuturkan pasien sebelumnya mengonsumsi daging babi setengah matang yang mengandung larva cacing pita.

    Nasib nahas harus dialami oleh pasien tersebut, larva cacing akhirnya menetas dan masuk ke dalam jaringan tubuhnya. Larva cacing itu kemudian juga membentuk kista di tubuh pasien.

    Hati-hati Makan Daging Setengah Matang

    Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH menuturkan bahwa kondisi seperti itu memang rentan dialami seseorang yang makan daging setengah matang. dr Aru menuturkan bahwa kejadian ini tidak hanya bersumber dari daging babi, melainkan juga dari daging sapi giling, ayam, dan unggas lain yang dikonsumsi setengah matang.

    Oleh karena itu, dr Aru menyarankan untuk mengonsumsi daging dalam kondisi yang sudah matang.

    “Ada kemungkinan daging setengah matang mengandung bakteri ataupun parasit. Beberapa daging yg sebaiknya dihindari dimakan setengah matang adalah daging sapi giling, daging ayam, daging bebek dan daging babi,” tuturnya kepada detikcom Sabtu (25/1/2024).

    “Daging sapi giling dikhawatirkan tercemar oleh alat penggiling-nya yang mungkin tercemar bakteri, ayam dan bebek juga bila proses pembersihan dan penyimpanannya yang tidak baik. Daging babi seperti diketahui memiliki parasit cacing pita yang hidup di daging babi, bila termakan akan menyebabkan penyakit cacing pita pada manusia,” sambung dia.

    Risiko Infeksi Cacing Pita

    dr Aru menuturkan bahwa infeksi cacing pita dapat memberikan dampak yang berbahaya. Kondisi ini dikenal juga dengan sistiserkus, saat kista terbentuk saat larva cacing masuk ke dalam jaringan tubuh termasuk otot, otak, dan mata.

    “Sistiserkosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing pita. Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti sakit kepala, kejang, dan kebingungan bila menyerang otak. Bisa menyebabkan kebutaan bila mengenai mata,” ujar dr Aru.

    Penyakit ini dapat memicu berbagai gejala, seperti sakit kepala, kejang, kebingungan apabila menyerang otak, dan kebutaan apabila mengenai mata.

    NEXT: Tips Aman Makan Daging

    Simak Video “Video: Viral Anak di Bawah Umur Diajari Nyetir Mobil, Ini Kata Psikolog”
    [Gambas:Video 20detik]

  • Progres Pengembangan 3 Kandidat Vaksin TBC untuk Program Nasional 2027

    Progres Pengembangan 3 Kandidat Vaksin TBC untuk Program Nasional 2027

    Kementerian Kesehatan menargetkan vaksin tuberkulosis (TBC) berskala nasional bisa diterapkan di tahun 2027. Hal itu disampaikan Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI dr. Ina Agustina Isturini. Ina Agustina juga mengatakan ada tiga kandidat vaksin TBC yang tengah dikembangkan untuk program ini.

  • Gejala Kanker Paru yang Muncul di Jari Tangan dan Kaki, Alami Salah Satunya?

    Gejala Kanker Paru yang Muncul di Jari Tangan dan Kaki, Alami Salah Satunya?

    Jakarta

    Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak di dunia. Penyakit ini dipicu oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di salah satu atau kedua paru dan dapat sangat memengaruhi asupan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida.

    Kanker paru-paru pada tahap awal seringkali tidak menunjukkan gejalanya nyata. Namun, seiring berjalannya penyakit, gejala dapat muncul di seluruh tubuh.

    Tak banyak yang mengetahui, kanker paru dalam kasus yang jarang dapat menunjukkan gejala khusus di jari tangan dan kaki. Gejalanya dapat berupa munculnya rasa kesemutan hingga mati rasa.

    Dikutip dari Mirror, gejala tersebut dapat muncul ketika kanker paru melepaskan hormon ke dalam aliran darah.

    “Hormon-hormon ini dapat menyebabkan gejala yang tampaknya tidak berhubungan dengan kanker paru-paru. Dokter menyebutnya sindrom paraneoplastik,” kata Cancer Research UK.

    Dikutip dari Cleveland Clinic, sindrom paraneoplastik adalah serangkaian tanda dan gejala yang dapat terjadi saat seseorang mengalami kanker. Gejala tersebut berkembang saat tumor ganas menyebabkan perubahan pada tubuh yang tidak secara langsung disebabkan oleh kanker itu sendiri.

    Tumor dapat mengeluarkan hormon atau protein yang memengaruhi sistem tubuh tertentu. Meski begitu, jari yang kaku atau kesemutan bukan berarti sudah pasti kanker. Pemeriksaan lebih dalam diperlukan untuk mengetahuinya secara pasti.

    Selain tanda-tanda tersebut, berikut ini beberapa gejala umum dari kanker paru:

    Batuk tidak kunjung sembuh setelah 2-3 minggu.Batuk yang berlangsung lama dan semakin parah.Infeksi dada terus menerus kambuh.Batuk berdarah.Rasa nyeri atau sakit saat bernapas atau batuk.Sesak dan lelah terus menerus.Penurunan berat badan tanpa alasan jelas.Kelemahan otot.Mengantuk, lemah, pusing, dan kebingungan.Pembengkakan dada pada pria.Gumpalan darah.

    (avk/naf)