Category: Detik.com Kesehatan

  • Ada Klinik ‘Panjang Umur’ di Inggris, Tawarkan Program Hidup sampai Usia 150

    Ada Klinik ‘Panjang Umur’ di Inggris, Tawarkan Program Hidup sampai Usia 150

    Jakarta

    Sebuah klinik yang menawarkan layanan ‘panjang umur’ mencuri perhatian di Inggris. Klinik itu menawarkan sederet cara yang diklaim dapat membuat seseorang hidup hingga 150 tahun. Mereka menawarkan program tersebut dengan teknologi baru, obat-obatan khusus, hingga gaya hidup sehat.

    “Jika tren saat ini berlanjut, kita bisa melihat orang-orang hidup hingga usia 140-150 tahun dengan kesehatan yang baik,” ucap pakar pengobatan umur panjang sekaligus pemilik Longevity Clinic di Inggris Dr Debonneuil dikutip dari Mirror, Jumat (24/1/2025).

    Meskipun terdengar sensasional, Dr Debonneuil mengklaim semua itu didasarkan pada sains dan bidang umur panjang yang berkembang pesat. Ia juga menyinggung studi pertama yang memberi hasil menjanjikan soal anti-penuaan.

    Ia menuturkan salah satu peserta studi yang berusia 60-an tahun memiliki usia biologis di usia 30-an akhir. Beberapa peserta lain berhasil mengurangi separuh usia biologis mereka dalam waktu dua hingga tiga tahun dan mengurangi tingkat penuaan sampai 40 persen.

    Dengan temuan menjanjikan tersebut, ia mengklaim orang-orang dengan performa terbaik yang mengikuti programnya bisa hidup lebih panjang.

    Total uang yang harus dikeluarkan setiap tahun untuk orang yang ingin mencoba program ini berkisar pada 5 ribu poundsterling (Rp 100 juta) – 135 ribu poundsterling (Rp 2,7 miliar). Nantinya pasien akan menerima saran holistik tentang diet, olahraga, hingga teknik menghilangkan stres seperti yoga dan meditasi.

    Mereka juga mempromosikan penggunaan rapamycin, obat terobosan yang disebut dapat memperpanjang umur hingga sekitar 20 persen. Obat ini bekerja dengan mengelabui sel agar mendaur ulang dan membersihkan diri secara lebih efektif, yang dapat menghentikan perkembangan kanker.

    Klinik ini juga menggunakan pengujian epigenetik yang dapat memberikan wawasan tentang usia biologis dan kecenderungan seseorang terhadap penyakit tertentu.

    “Pengobatan untuk memperpanjang umur selalu sangat menarik bagi saya karena pengobatan ini bukan sekadar memperpanjang hidup, tetapi juga meningkatkan kualitas setiap tahap kehidupan,” kata pendiri klinik, Lily Li.

    “Dengan memadukan teknologi medis mutakhir dengan perawatan yang dipersonalisasi, saya ingin menantang pandangan konvensional tentang penuaan, mengubahnya dari sesuatu yang ditakuti menjadi peluang untuk berkembang,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • Sering Terbangun Buang Air Kecil di Malam Hari, Normalkah? Begini Kata Ahli

    Sering Terbangun Buang Air Kecil di Malam Hari, Normalkah? Begini Kata Ahli

    Jakarta

    Pernah terbangun di malam hari untuk buang air kecil? Mungkin tak sedikit yang pernah mengalaminya.

    Namun, bagaimana terbangun lebih dari sekali untuk buang air kecil? Apakah itu normal? Apakah ada batas wajar bangun di malam hari untuk buang air kecil?

    Pakar urolog dr Rena Malik membeberkan tentang fenomena tersebut. Dalam podcast milik Mel Robbins, Rena kebiasaan buang air kecil di malam hari ada kaitannya dengan otot dasar panggul atau pelvic floor.

    “Dasar panggul adalah bagian penting dari anatomi manusia yang berdampak pada segala hal, mulai dari fungsi urin normal, buang air besar, orgasme, dan sebagainya,” kata Malik dalam podcast, dikutip dari New York Post, Minggu (26/1/2025).

    “Otot-otot tersebut berada di panggul yang menopang organ-organ Anda. Anda selalu menggunakannya, tetapi yang menjadi masalah adalah apakah otot-otot tersebut bergerak dalam rentang gerak penuh, apakah otot-otot tersebut kencang, atau apakah otot-otot tersebut lemah,” sambungnya.

    Malik mengatakan terbangun beberapa kali di malam hari untuk buang air kecil merupakan gejala kompleks yang dapat mengindikasikan kandung kemih yang terlalu aktif, atau melemahnya otot dasar panggul.

    Dia menjelaskan orang dewasa rata-rata buang air kecil enam hingga tujuh kali per 24 jam, dan orang dewasa dapat tidur enam hingga delapan jam tanpa perlu buang air kecil. Malik juga mengatakan para ahli sepakat jika seseorang bangun lebih dari sekali per malam untuk buang air kecil, maka orang tersebut mungkin mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil di malam hari atau nokturia.

    Malik mengatakan mereka yang berusia di bawah 55 tahun umumnya tidak terbangun di malam hari untuk buang air kecil. Sedangkan bagi mereka yang berusia 55 tahun ke atas, bangun sekali untuk buang air kecil, itu normal, dan lebih dari itu dapat mengindikasikan suatu masalah.

    Dia menjelaskan alasan perubahan itu adalah karena tubuh mulai memproduksi sepertiga urinnya di malam hari karena perubahan hormonal yang terjadi seiring pertambahan usia.

    “Anda mungkin harus bangun sekali karena kandung kemih Anda tidak bisa menampung lebih banyak lagi,” katanya.

    Meskipun begitu, ada sejumlah faktor yang dapat diubah untuk memengaruhi kebiasaan buang air kecil di malam hari. Misalnya, konsumsi cairan.

    “Jika Anda minum banyak air sebelum tidur atau minum segelas air di samping tempat tidur, Anda akan terbangun untuk buang air kecil,” ungkapnya.

    Malik menambahkan bukan hanya seberapa banyak cairan yang perlu diperhatikan, tetapi juga jenis dan jam berapa mengonsumsinya.

    “Alkohol dan kafein adalah penyebab paling umum iritasi kandung kemih. Keduanya mengubah sensitivitas kandung kemih sehingga terjadi kejang dan membuat Anda ingin buang air lebih sering,” tandasnya.

    (ath/kna)

  • Ciri-ciri Jantung Bermasalah yang Perlu Diwaspadai, Termasuk Pusing-Mudah Lelah

    Ciri-ciri Jantung Bermasalah yang Perlu Diwaspadai, Termasuk Pusing-Mudah Lelah

    Jakarta

    Tidak semua ciri-ciri jantung bermasalah dapat terlihat jelas. Seseorang yang mengalami masalah jantung tidak selalu merasakan sesak atau langsung pingsan.

    Beberapa gejala jantung bahkan bisa tidak terjadi di area dada, dan tidak selalu mudah untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

    “Jika Anda merasa tidak yakin, segera periksakanlah,” kata direktur Laboratorium Kateterisasi Jantung di Penn State Hershey Heart and Vascular Institute, Charles Chambers, MD.

    Ciri-ciri jantung bermasalah dapat dialami oleh siapa saja, terutama pada lansia, orang dengan kelebihan berat badan (obesitas), pasien diabetes, kolesterol, hingga tekanan darah tinggi.

    “Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki, maka semakin Anda harus khawatir tentang apapun yang mungkin berhubungan dengan jantung,” juru bicara American Heart Association, Vincent Bufalino, MD, dikutip dari WebMD.

    Ciri-ciri Jantung Bermasalah

    Berikut ciri-ciri jantung bermasalah yang perlu diperhatikan:

    1. Rasa tidak nyaman di dada

    Ini merupakan ciri-ciri jantung bermasalah yang paling umum terjadi. Saat seseorang mengalami penyumbatan arteri atau serangan jantung, gejala yang muncul mungkin seperti nyeri, sesak, atau tekanan di dada.

    “Setiap orang punya istilah berbeda untuk perasaan itu. Ada yang bilang seperti ada gajah yang duduk di atas mereka. Ada yang bilang seperti dicubit atau terbakar,” kata Chambers.

    Kondisi itu biasanya berlangsung lebih dari beberapa menit. Itu bisa terjadi saat sedang beristirahat atau melakukan aktivitas fisik.

    2. Mual, gangguan pencernaan, mulas, atau sakit perut

    Beberapa orang mengalami gejala-gejala tersebut selama serangan jantung. Chambers mengatakan beberapa di antaranya bisa sampai muntah dan lebih mungkin dialami oleh wanita.

    Keluhan sakit perut tentu bisa dialami karena berbagai alasan, yang tidak selalu berkaitan dengan masalah jantung. Bisa jadi karena sesuatu yang dikonsumsi.

    Jadi, jika merasakan hal ini dan berisiko mengalami masalah jantung, segera konsultasikan ke dokter, terutama jika mengalami gejala khas masalah jantung lainnya.

    3. Nyeri yang menyebar ke lengan

    Gejala serangan jantung klasik yang sering dikeluhkan adalah nyeri yang menjalar ke sisi kiri tubuh. Chambers mengatakan ciri-ciri jantung bermasalah ini hampir selalu dimulai dari dada dan bergerak ke luar.

    “Namun, saya memiliki beberapa pasien yang terutama mengalami nyeri lengan yang ternyata merupakan serangan jantung,” sambungnya.

    4. Merasa pusing atau berkunang-kunang

    Banyak hal yang dapat membuat seseorang kehilangan keseimbangan atau merasa pingsan sesaat. Mungkin bisa karena tidak cukup makan atau minum, atau berdiri terlalu cepat.

    Namun, jika tiba-tiba merasa tidak stabil dan merasakan ketidaknyamanan di dada atau sesak napas, segera periksakan ke dokter.

    “Itu bisa berarti tekanan darah Anda turun karena jantung Anda tidak dapat memompa sebagaimana mestinya,” kata Bufalino.

    5. Sakit tenggorokan atau nyeri pada rahang

    Umumnya, sakit tenggorokan atau rahang mungkin tidak berhubungan dengan jantung. Kemungkinan besar, itu disebabkan oleh masalah otot, pilek, atau masalah sinus.

    Namun, jika merasakan nyeri atau tekanan di bagian tengah dada yang menyebar ke tenggorokan atau rahang, bisa menjadi tanda serangan jantung.

    6. Mudah lelah

    Mudah lelah bisa menjadi salah satu ciri-ciri jantung bermasalah. Jika tiba-tiba merasa lelah atau kehabisan napas setelah melakukan sesuatu yang biasa dilakukan sebelumnya, seperti menaiki tangga atau membawa beban, segera periksakan ke dokter.

    Kelelahan ekstrem atau kelemahan yang tidak dapat dijelaskan, terkadang selama berhari-hari, dapat menjadi gejala penyakit jantung, terutama bagi wanita.

    7. Mendengkur sangat keras

    Mendengkur sebentar saat tidur adalah hal yang normal. Namun, dengkuran yang sangat keras yang terdengar seperti terengah-engah atau tersedak dapat menjadi tanda sleep apnea.

    Itu merupakan kondisi saat berhenti bernapas selama beberapa saat tidur malam. Hal ini memberi tekanan ekstra pada jantung.

    8. Muncul keringat dingin

    Ciri-ciri jantung bermasalah lainnya adalah berkeringat. Keringat dingin yang terjadi tanpa alasan yang jelas bisa menjadi tanda serangan jantung.

    9. Batuk yang tidak kunjung berhenti

    Dalam kebanyakan kasus, ini bukan tanda masalah jantung. Namun, jika memiliki penyakit jantung atau berisiko, perhatikan kemungkinan tersebut secara khusus.

    Jika Anda mengalami batuk berkepanjangan yang mengeluarkan dahak putih atau lendir merah muda, bisa jadi merupakan tanda gagal jantung. Hal ini terjadi saat jantung tidak dapat memenuhi tuntutan tubuh, yang menyebabkan darah bocor kembali ke paru-paru.

    10. Pergelangan kaki membengkak

    Kondisi ini dapat menjadi tanda bahwa jantung tidak memompa darah seefektif yang seharusnya. Ketika jantung tidak dapat memompa cukup cepat, darah menumpuk di pembuluh vena dan menyebabkan kembung.

    Gagal jantung juga dapat mempersulit ginjal untuk mengeluarkan air dan natrium ekstra dari tubuh, yang dapat menyebabkan kembung.

    11. Detak jantung tidak teratur

    Ciri-ciri jantung bermasalah bisa dideteksi dari detak jantung. Bisa jadi normal bagi jantung untuk berdebar kencang saat gugup atau gembira.

    Namun, jika mulai merasakan palpitasi atau detak jantung tidak teratur terus-menerus, disertai nyeri atau tekanan pada dada, pusing, dan sesak napas segera periksakan ke dokter.

    “Dalam kebanyakan kasus, hal ini disebabkan oleh sesuatu yang mudah diatasi, seperti terlalu banyak kafein atau kurang tidur,” kata Bufalino.

    “Namun terkadang, hal ini dapat menandakan kondisi yang disebut fibrilasi atrium yang memerlukan perawatan. Jadi, mintalah dokter Anda untuk memeriksanya,” pungkasnya.

    (sao/kna)

  • Cerita Para Dokter yang Mengoperasi Dirinya Sendiri, Ada yang Angkat Usus Buntu    
        Cerita Para Dokter yang Mengoperasi Dirinya Sendiri, Ada yang Angkat Usus Buntu

    Cerita Para Dokter yang Mengoperasi Dirinya Sendiri, Ada yang Angkat Usus Buntu Cerita Para Dokter yang Mengoperasi Dirinya Sendiri, Ada yang Angkat Usus Buntu

    Jakarta

    Operasi umumnya merupakan prosedur kompleks dan rumit yang dilakukan dokter terhadap pasien.

    Namun dalam sejumlah kasus, dedikasi untuk lebih memahami tubuh manusia mendorong dokter untuk ‘nekat’ melakukan pembedahan pada diri mereka sendiri.

    Pada kasus lain, dokter terpaksa membedah diri sendiri agar bisa lepas dari situasi yang mengancam nyawanya.

    Operasi diri sendiri tentu bukan sesuatu yang sering terjadi, tetapi hal itu memang pernah terjadi. Dikutip dari Medical News Today, berikut empat contoh kasusnya.

    1. Kateterisasi Jantung

    Werner Theodor Otto Forssmann sedang menempuh pendidikan kedokteran di Jerman pada 1920-an ketika seorang profesor melontarkan pertanyaan yang membekas di pikirannya: Apakah mungkin untuk mencapai jantung melalui pembuluh vena atau arteri tanpa operasi traumatis?

    Saat itu, satu-satunya cara mengakses jantung adalah dengan melakukan pembedahan yang cukup berisiko.

    Forssmann menemukan artikel yang menjelaskan bagaimana seorang dokter hewan dapat mencapai jantung seekor kuda dengan kateter melalui vena jugularis interna. Kateter ini menyalurkan darah dari otak, wajah, dan leher ke jantung.

    Forsmann pun menyimpulkan dia dapat menggunakan kateter ureter untuk mencapai jantung manusia melalui vena cubital, yang terletak dekat permukaan lengan dan mengalir ke jantung.

    Forssmann pun berencana mencoba prosedur itu pada seorang pasien. Namun kepala perawat yang khawatir dengan keselamatan pasien menghalangi rencananya.

    Forssmann akhirnya memutuskan untuk melakukan prosedur tersebut pada dirinya sendiri. Setelah mengelabui seorang perawat, Forssmann sukses memasukkan kateter sejauh 30 cm ke dalam lengannya. Dia juga meminta bantuan perawat sinar-X untuk memetakan perjalanan internal kateter dari lengan ke jantungnya.

    Prosedurnya berhasil, namun Forssman diberhentikan dari residensinya. Namun 17 tahun kemudian, bersama dua orang lainnya, Forssmann memenangkan hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran atas perannya dalam penemuan kateterisasi jantung.

    2. Operasi Usus Buntu

    Leonid Rogozov adalah satu-satunya tenaga medis dari tim ekspedisi Antartika Soviet ke-6 pada 1960. Beberapa minggu setelah ekspedisi, dokter berusia 27 tahun itu menyadar beberapa gejala radang usus buntu pada dirinya sendiri, seperti lemas, mual, dan nyeri hebat di perut bagian kanan bawah.

    Obat-obatan yang ada tidak mampu memperbaiki kondisinya. Dia juga tidak memiliki harapan bisa kembali ke kota untuk mendapatkan penanganan yang layak.

    “Saya tidak tidur sama sekali tadi malam. Sakitnya seperti setan! Badai salju menerjang jiwa saya, merintih seperti seratus serigala,” tulis Rogozov dalam jurnalnya.

    Satu-satunya pilihan Rogozov untuk bertahan hidup adalah dengan melakukan operasi usus buntu pada dirinya sendiri. Dia kemudian merekrut tiga orang rekannya untuk membantu; satu orang memegang cermin dan mengatur lampu, satu orang menyerahkan peralatan bedah kepadanya, dan satu orang bertindak sebagai cadangan seandainya salah satu dari mereka pingsan atau mual.

    Pada pukul 2 pagi tanggal 1 Mei 1961, setelah melakukan anestesi lokal pada dirinya sendiri, Rogozov membuat sayatan pertama sepanjang 10-12 cm di perutnya. Setelah sekitar 30 menit, Rogozov menjadi lemah dan perlu istirahat secara teratur, tetapi dia tetap bertahan.

    Operasi tersebut pun berhasil, dan setelah dua minggu, kesehatannya pulih sepenuhnya.

    Next: Pengangkatan usus buntu dan operasi batu ginjal

  • Rumah Sakit di Kongo Kewalahan Tangani Pasien gegara Serangan Pemberontak

    Rumah Sakit di Kongo Kewalahan Tangani Pasien gegara Serangan Pemberontak

    Foto Health

    REUTERS/Arlette Bashizi – detikHealth

    Minggu, 26 Jan 2025 16:00 WIB

    Kongo – Rumah sakit Bethesda di Goma, Kongo, kewalahan menangani pasien serangan pemberontak. Pasien terus bertambah, sementara ribuan orang mengungsi.

  • Terbukti Lewat Studi, Makan Petai Bisa Bantu Turunkan Kadar Gula Darah

    Terbukti Lewat Studi, Makan Petai Bisa Bantu Turunkan Kadar Gula Darah

    Jakarta

    Petai (Parkia speciosa) merupakan salah satu makanan yang cukup sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Tanaman ini kerap dikonsumsi sebagai lalapan, baik secara mentah maupun dimasak.

    Selain sebagai menu pelengkap untuk membangkitkan selera makan, petai juga dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Ekstrak dari polong dan biji petai disebut-sebut dapat menurunkan kadar gula darah dan membantu mengelola diabetes. Apakah benar demikian?

    Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal IOP Conference Series: Earth and Environmental Science pada 2022 menganalisa efek petai terhadap kadar gula darah. Penelitian tersebut dilakukan pada 42 tikus rumahan yang diinduksi aloksan, zat kimia yang digunakan untuk menghasilkan diabetes.

    Para peneliti menemukan ekstrak biji petai sebanyak 300 mg/kgBB (berat badan) dapat menurunkan kadar gula darah rata-rata pada tikus sebesar 85,48±5,32 mg/dl.

    Peneliti menyimpulkan ekstrak biji petai memiliki khasiat antioksidan dan antidiabetes, sehingga mampu menurunkan kadar gula darah pada tikus yang diinduksi aloksan.

    Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr Inggrid Tania mengungkapkan petai memiliki kandungan antioksidan, polifenol, serta zat-zat aktif lain yang dapat membantu tubuh untuk meregulasi keseimbangan gula darah.

    Regulasi keseimbangan kadar gula darah, artinya orang-orang dengan diabetes melitus, kencing manis, akan mendapat banyak manfaat dengan mengonsumsi petai,” paparnya saat dihubungi detikcom.

    dr Inggrid menjelaskan petai dapat membantu menurunkan gula darah dengan berbagai mekanisme. Misalnya, dengan menurunkan enzim alfa glukosidase.

    “Petai juga kaya akan kandungan serat, dan membantu memperlancar sistem pencernaan,” imbuhnya.

    Kendati demikian, dr Inggrid tetap mengingatkan untuk mengonsumsi petai dalam jumlah yang wajar. Sebab, konsumsi petai yang berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dan risiko kerusakan ginjal.

    (ath/kna)

  • BPOM Ungkap Obat Setelan di RI Ngegas Lebih dari 10 Kali Lipat! Terbanyak di Sini

    BPOM Ungkap Obat Setelan di RI Ngegas Lebih dari 10 Kali Lipat! Terbanyak di Sini

    Jakarta

    Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar mengungkap peredaran obat setelan di Indonesia bak fenomena gunung es. Obat setelan merujuk pada kumpulan tablet atau kapsul yang dikemas ulang tanpa kemasan asli dan sering kali dijual bebas di pasaran.

    Berdasarkan data kerawanan kejahatan obat dan makanan yang dihimpun dari seluruh unit pelaksana teknis (UPT) BPOM melalui aplikasi Dashboard Penindakan, teridentifikasi 99 kasus peredaran obat setelan (periode tahun 2020-Oktober 2024). Temuan didominasi oleh obat sakit gigi (OBSAGI) yang paling banyak teridentifikasi di:

    Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pangkalpinang)Provinsi Kalimantan Selatan (Banjarmasin)Provinsi Kalimantan Barat (Pontianak)

    “Peredaran obat setelan memang telah menjadi isu kritis sehingga BPOM terus berupaya untuk mencegah peredaran obat setelan,” tutur Taruna dalam keterangan resminya kepada detikcom, Jumat (25/1/2025).

    BPOM juga melakukan pengawasan terhadap peredaran obat di media daring. Selama tahun 2023, BPOM menemukan penjualan obat setelan sebanyak 134 tautan, sedangkan jumlah tautan penjualan obat setelan pada tahun 2024 adalah sebanyak 2.345 tautan atau naik sekitar 17 kali lipat.

    Meski pihaknya telah melakukan sejumlah cara untuk menekan peredaran obat setelan, penjualannya masih banyak ditemukan khususnya di lapak online.

    Taruna mengatakan obat setelan dibuat tanpa mengikuti kaidah CPOB sehingga dapat menurunkan kualitas obatnya, atau dapat berasal dari obat yang rusak, atau kedaluwarsa, atau membuka kemasan obat aslinya, dan memberikan penandaan yang tidak sesuai dengan khasiat yang terdaftar.

    Obat setelan juga dibuat tanpa adanya pihak yang memiliki keahlian dan kewenangan dan dalam peredarannya disertai dengan tindakan memberikan informasi yang tidak benar sehingga membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

    “Terhadap temuan obat setelan tersebut, petugas BPOM akan meminta pemilik sarana untuk melakukan pemusnahan di tempat terhadap produk atau melakukan pengamanan produk. Selain itu, bagi sarana yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

    (kna/naf)

  • Perjalanan Diet Food Blogger Bekasi yang Sukses Pangkas 20 Kg, Tetap Makan Enak

    Perjalanan Diet Food Blogger Bekasi yang Sukses Pangkas 20 Kg, Tetap Makan Enak

    Jakarta

    Seorang food blogger di Bekasi Adhe Tora menceritakan pengalamannya berhasil menurunkan berat badan 20 kg. Awalnya dia bertekad menurunkan berat badan karena bobotnya sempat berada di angka 100 kg.

    “Gue sempat kena asam urat tinggi, bengkak tangan kanan dan di check sama adik di rumah hasilnya nggak normal,” kata Adhe Tora saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/1/2025).

    Di umurnya yang masih 30-an, Tora sudah mengalami sejumlah keluhan kesehatan. Bukan cuma asam urat tinggi, dia juga mengalami debar dan detak jantung tidak normal padahal tak beraktivitas berat.

    Perjalanan dietnya dimulai di November 2023. Di tiga bulan pertama, Tora menjalani diet intermitten fasting yang membuatnya berhasil turun 15 kg di tahap awal.

    Diet menurut Tora bukan berarti membatasi makanan tertentu, terlebih profesinya sebagai food blogger yang biasa mengonsumsi makanan tinggi kalori.

    “Gue nggak ada pantangan sama sekali. Makan secukupnya ya apalagi keseharian gue emang suka bikin konten kuliner jadi nggak jauh dari makanan tinggi gula, tepung,”

    “Tapi kalau lagi nggak konten, gue emang clean food. Makan tinggi protein misal 3-5 telur, 2-3 potong ayam, tahu, tempe, sayur dan buah,” jelas dia.

    Program penurunan berat badannya juga tak akan sukses jika tidak dibarengi aktivitas fisik. Tora rutin berolahraga di rumah dan menggunakan smartwatch untuk memantau pembakaran kalori tubuhnya.

    “Gue mau menerapkan fun diet yang bikin gue nggak males untuk olahraga yang berulang terus dan jadi lifestyle,” tutur Tora.

    (kna/kna)

  • Daftar Makanan Mengandung Racun yang Mematikan, Ada yang Sering Dikonsumsi

    Daftar Makanan Mengandung Racun yang Mematikan, Ada yang Sering Dikonsumsi

    Jakarta

    Makanan sangat penting bagi kehidupan, tetapi terkadang apa yang kita konsumsi bisa mematikan. Kita biasanya mencoba menghindari apa yang kita ketahui sebagai racun atau menghindari alergen umum, seperti kacang, jika kita alergi terhadapnya.

    Tetapi, apa makanan paling mematikan yang rutin dikonsumsi orang? Jawabannya tergantung pada bagaimana kita mendefinisikannya. Makanan paling mematikan mungkin adalah makanan yang membunuh paling banyak orang, dalam hal ini makanan yang memicu alergi atau kondisi kronis bisa menjadi yang teratas dalam daftar.

    Atau, makanan paling mematikan mungkin adalah makanan yang beracun dan membunuh paling banyak orang, atau makanan yang mematikan bahkan dalam dosis kecil.

    “Sehubungan dengan makanan beracun, biasanya terbagi menjadi dua kategori: makanan yang tidak aman tetapi dapat dibuat aman dengan persiapan yang tepat, dan makanan berbahaya yang dikira sebagai makanan yang aman,” kata Justin Brower, seorang ahli toksikologi forensik kepada Live Science.

    Berikut ini adalah daftar makanan yang paling mematikan:

    1. Singkong

    Salah satu makanan utama yang berbahaya untuk dikonsumsi dalam bentuk alami adalah singkong pahit (Manihot esculenta). Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) singkong merupakan sumber karbohidrat utama dalam makanan orang-orang yang tinggal di daerah tropis.

    Masalah potensial dengan singkong adalah akar dan daunnya mengandung racun yang disebut glikosida sianogenik, yang terurai menjadi sianida dan dapat menyebabkan gondok, kelumpuhan, dan bahkan kematian.

    “Banyak orang di seluruh dunia tetap bisa menikmati umbinya karena glikosida sianogenik dapat dihilangkan dengan merendam singkong yang sudah dikupas dalam air atau dengan merebus dan menjemurnya,” kata Brower.

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, keracunan singkong membunuh lebih dari 200 orang per tahun, ribuan lainnya cacat permanen akibat keracunan sianida tingkat rendah, yang dapat menyebabkan gangguan kognitif.

    2. Ikan buntal

    Di dunia hewan, makanan yang paling mematikan mungkin adalah fugu, sushi berbahan dasar ikan buntal yang dikonsumsi terutama di Jepang.

    Menurut sumber medis StatPearls, beberapa spesies ikan buntal mengandung racun yang berpotensi fatal yang disebut tetrodotoxin. Tetrodotoxin dapat menyebabkan mati rasa atau kelumpuhan hampir seketika dan dapat mengakibatkan kegagalan pernapasan hanya dalam waktu 20 menit.

    Tetrodotoxin diperkirakan 1.200 kali lebih beracun daripada sianida, dan dosis mematikan minimum diperkirakan 2 hingga 3 miligram. Akibatnya, makanan ini dilarang di sebagian besar dunia.

    Di Jepang, koki harus memiliki lisensi untuk menyiapkan dan menyajikan fugu dalam proses yang dapat memakan waktu beberapa tahun. Koki harus dapat membersihkan ikan dan memisahkan organ-organnya, hati, usus, dan ovarium adalah elemen yang paling beracun dengan tes akhir mereka termasuk mencicipi apa yang telah mereka siapkan.

    3. Jamur death cap

    Daftar makanan paling mematikan di dunia tidak akan lengkap tanpa menyebutkan jamur.

    “Yang utama [paling mematikan] adalah jamur death cap (Amanita phalloides) yang bertanggung jawab atas sekitar 90% kematian akibat jamur,” sebut Brower.

    Jamur death cap berasal dari Eropa dan telah menyebar ke seluruh dunia sebagai spesies invasif. Karena bentuknya sangat mirip dengan jamur ladang biasa (Agaricus campestris), jamur death cap bertanggung jawab atas banyak keracunan yang tidak disengaja.

    Gejala keracunan jamur death cap muncul dalam waktu enam hingga 12 jam dan dapat meliputi mual, muntah, dan diare. Dalam beberapa hari, seseorang yang telah memakan setengah jamur death cap atau lebih dapat mengalami gagal hati atau ginjal, yang mengakibatkan kematian.

    “Bagian terburuknya adalah jamur death cap tahan panas. Jadi memasak tidak menghancurkan semua racunnya,” tuturnya lagi.

    Sulit untuk mengetahui jumlah kematian akibat jamur death cap di seluruh dunia, kata para ahli, karena kurangnya pelaporan kasus di ruang gawat darurat. Namun, jumlahnya bisa mencapai 100 per tahun. Ribuan lainnya jatuh sakit tetapi sembuh, seperti yang terjadi di California pada tahun 2016.

    (kna/kna)

  • Pasien Gagal Ginjal Meninggal usai Jalani Pengobatan Alternatif, Tak Cuci Darah

    Pasien Gagal Ginjal Meninggal usai Jalani Pengobatan Alternatif, Tak Cuci Darah

    Jakarta

    Seorang pasien gagal ginjal kronis di Malaysia meninggal setelah menjalani pengobatan alternatif dari seseorang yang mengaku sebagai dokter.

    Dilaporkan Harian Metro, dokter gadungan tersebut dikatakan menolak metode pengobatan modern dan menyarankan pasien mengonsumsi berbagai obat tradisional untuk menyembuhkan penyakitnya.

    Putra korban, B Prakash, menceritakan ibunya didiagnosis gagal ginjal kronis stadium 4 di tahun 2022 dan disarankan menjalani dialisis atau cuci darah.

    Dalam keadaan emosional, ibunya melihat potongan video di TikTok mengenai pengobatan alternatif ‘Ayurveda’ dan memutuskan mencobanya. Dia dikenakan biaya RM 10 ribu atau sekitar Rp 36 juta.

    Prakash mengatakan ibunya diberi harapan palsu dengan menyebut penyakitnya bisa disembuhkan tanpa dialisis dan obatnya direkomendasikan oleh rumah sakit.

    “Kami memulai perawatan di sebuah tempat di Bandar Puchong Jaya dengan ‘dokter’ tersebut selama 6 bulan menggunakan obat yang tidak memiliki label atau persetujuan dari Kementerian Kesehatan (MOH),” katanya.

    “Setelah 6 bulan perawatan, kondisi ibu saya semakin kritis hingga harus dibawa ke rumah sakit sebelum meninggal setelah berjuang selama 2 minggu untuk bertahan hidup,” sambung Prakash.

    Setelah ibunya meninggal, orang tersebut tetap terlihat aktif di media sosial mempromosikan jasanya. Keluarga akhirnya mengajukan laporan kepolisian terhadap ‘dokter’ tersebut.

    Kapolres Serdang, Asisten Komisaris A. A. Anbalagan, menyampaikan bahwa pihaknya bersama dengan Dewan Kota Subang Jaya (MBSJ) dan MOH telah menggerebek tempat milik ‘dokter’ tersebut pada 23 Januari.

    “Penyelidikan lebih lanjut yang melibatkan seorang warga setempat berusia 54 tahun sedang dilakukan berdasarkan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Terkait Penghargaan Tahun 2007. Sejumlah barang berupa seragam, poster, dan dokumen yang bertuliskan ‘Datuk Seri’ juga disita untuk membantu penyelidikan,” ucap Anbalagan.

    (kna/kna)