Category: Detik.com Kesehatan

  • Trump Setop Pasokan Obat HIV, TBC, dan Malaria di Negara Miskin, RI Ikut Terdampak

    Trump Setop Pasokan Obat HIV, TBC, dan Malaria di Negara Miskin, RI Ikut Terdampak

    Jakarta

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut Indonesia kemungkinan besar ikut terdampak keputusan Presiden AS Donald Trump yang menyetop pasokan medis dan obat-obatan tuberkulosis (TBC), HIV, dan Malaria di negara miskin. Beruntungnya, selama ini Indonesia sudah mulai mendapatkan banyak dana hibah dari negara lain. Tidak hanya bergantung pada AS.

    Menkes Budi juga menyebut kini membuka kerja sama bersama banyak pihak termasuk Arab Saudi dan India. Salah satunya dalam upaya pemenuhan tenaga kesehatan dan obat-obatan untuk menangani sejumlah penyakit, utamanya jantung.

    “Itu memang Amerika tuh freeze semua bantuan, Indonesia juga terasa, kita beruntung bahwa sumber hibah Indonesia sudah diversifikasi, bukan hanya dari AS, tetapi juga ada negara-negara lain, itu sebabnya pak Prabowo kan sudah keluarkan dari APBN sendiri untuk cover misalnya tuberkulosis,” terang Menkes Budi saat ditemui di RS Harapan Kita, Jumat (30/1/2025).

    “Pasti akan ada dampaknya dari yang langsung masuk dari CDC atau US, atau secara tidak langsung lewat WHO, Gavi, yang sebagian besar juga masih tergantung pada AS,” lanjut dia.

    Menkes mengaku tengah menghitung seberapa besar dampak dari pembekuan dana hibah AS, untuk kemudian mencari sumber pendanaan lain. Dalam waktu dekat, Menkes menyebut akan mengunjungi Australia untuk pendanaan tambahan kebutuhan pengobatan pasien di Indonesia.

    “Saya Insya Allah minggu depan ke Australia untuk melihat apakah bisa ditambah bantuan dari sana, untuk bisa bantu kita,” pungkas dia.

    Sebelumnya diberitakan, Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) mulai menerima memo untuk segera menghentikan bantuan dan pasokan medis terkait TBC, malaria, dan HIV, kepada negara miskin. Perintah Donald Trump tersebut otomatis memperluas pembekuan bantuan pendanaan AS untuk banyak negara berkembang.

    “Memo ini mencakup pekerjaan firma pada HIV, malaria, dan tuberkulosis serta kontrasepsi dan perlengkapan kesehatan ibu juga anak,” kata seorang sumber USAID dan seorang mantan pejabat USAID kepada Reuters.

    “Ini bencana besar,” respons Atul Gawande, mantan kepala kesehatan global di USAID yang meninggalkan badan tersebut bulan ini.

    “Sumbangan obat-obatan menyelamatkan 20 juta orang yang hidup dengan HIV. Itu berakhir hari ini.”

    (naf/kna)

  • Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Rutin Mengonsumsi Buah Naga

    Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Rutin Mengonsumsi Buah Naga

    Jakarta

    Buah naga menarik perhatian karena bentuknya yang unik. Selain menarik karena warnanya, ternyata banyak manfaat buah naga yang sangat baik untuk kesehatan.

    Di bagian luar, buah ini tampak seperti umbi berwarna merah muda atau kuning menyala dengan daun hijau seperti paku yang menjulang. Daging buah naga terdiri dari berbagai warna, mulai dari putih, merah muda, merah, atau ungu yang dipenuhi biji hitam yang enak dimakan.

    Tak hanya enak, buah naga juga memiliki banyak sekali nutrisi yang baik untuk kesehatan. Buah naga mengandung kalori, lemak, protein, karbohidrat, serat, gula, vitamin C, kalsium, zat besi, dan magnesium.

    Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan

    Buah naga memiliki banyak manfaat kesehatan potensial, meskipun sebagian besar penelitian masih dalam tahap awal. Dikutip dari laman WebMD, berikut beberapa manfaat buah naga bagi kesehatan yang mungkin jarang diketahui:

    1. Mencegah penuaan dini

    Buah ini kaya akan antioksidan seperti flavonoid, asam fenolik, dan betasianin. Zat alami ini melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yakni molekul yang dapat menyebabkan penyakit seperti kanker dan penuaan dini.

    2. Membantu mengelola berat badan

    Buah naga secara alami tinggi serat, rendah kalori, dan mengandung banyak air. Makanan berserat tinggi merupakan camilan yang baik karena dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama di antara waktu makan.

    Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan zat dalam buah naga dapat membantu menurunkan gula darah dengan meregenerasi sel-sel yang rusak di pankreas, yang menghasilkan insulin, hormon yang membantu tubuh mengelola gula darah. Beberapa penelitian kecil yang dilakukan pada pengidap diabetes, namun hasilnya belum meyakinkan.

    4. Meningkatkan kesehatan usus

    Buah naga mengandung prebiotik, yaitu serat yang memberi makan bakteri sehat yang disebut probiotik di usus. Memiliki lebih banyak prebiotik dalam sistem pencernaan dapat meningkatkan keseimbangan bakteri baik dan jahat di usus.

    Secara khusus, buah naga meningkatkan pertumbuhan probiotik lactobacilli dan bifidobacteria. Di usus, bakteri ini dan bakteri bermanfaat lainnya dapat membantu melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Buah naga juga membantu mencerna makanan.

    5. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

    Selain prebiotik yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh, buah naga juga kaya akan vitamin C dan antioksidan lainnya. Kandungan ini dapat membantu menjaga kekebalan tubuh yang sehat.

    6. Mengurangi peradangan

    Sebuah studi laboratorium menunjukkan bahwa senyawa dalam daging buah dan kulit buah naga dapat mengurangi peradangan, yang berperan dalam banyak penyakit.

    7. Meningkatkan kadar dan penyerapan zat besi

    Zat besi penting untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh dan memberi energi. Di dalam buah naga, memiliki sejumlah zat besi (kurang dari 1 gram dari 8-27 gram harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa).

    Vitamin C dalam buah naga membantu tubuh menyerap dan menggunakan zat besi yang didapatkan dari buah dan makanan lainnya.

    8. Meningkatkan kesehatan kulit

    Pola makan yang kaya akan sayur dan buah, seperti buah naga, dikaitkan dengan kulit yang lebih sehat. Salah satu faktor besarnya mungkin adalah vitamin C, yang penting dalam pembuatan kolagen, protein yang membantu menjaga kekencangan kulit.

    Vitamin C juga membantu kulit memperbaiki dirinya sendiri saat terluka atau cedera lainnya. Aktivitas antioksidan vitamin C juga dapat membantu membatasi kerusakan akibat sinar matahari pada kulit, meskipun penelitian pada manusia belum membuktikannya.

    (sao/kna)

  • Jepang Catat Rekor Kasus Bunuh Diri di Kalangan Anak Sekolah pada 2024

    Jepang Catat Rekor Kasus Bunuh Diri di Kalangan Anak Sekolah pada 2024

    Jakarta

    CATATAN: Informasi ini tidak untuk menginspirasi siapapun bunuh diri. Jika Anda memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera mencari bantuan dengan menghubungi psikolog atau psikiater terdekat. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda peringatan bunuh diri, segera hubungi Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes Healing119.id.

    Jepang mencatat rekor jumlah kasus bunuh diri di kalangan murid sekolah pada tahun 2024. Berdasarkan laporan data kementerian kesehatan Jepang pada Rabu (29/1/2024), kenaikan kasus ini terlihat di kalangan siswa sekolah dasar dan menengah.

    “Data terbaru di kalangan siswa sekolah dasar hingga menengah atas naik tipis menjadi 527 dari 513 kasus pada tahun 2023,” kata kementerian tersebut, dikutip dari Channel News Asia.

    Dari 527 siswa, 239 orang adalah laki-laki dan 288 orang perempuan. Rinciannya meliputi 349 dari sekolah menengah atas (kelas 10-12), 163 dari sekolah menengah pertama (kelas 7-9), dan 15 dari sekolah dasar (kelas 1-6).

    Di Jepang, secara keseluruhan jumlah orang dari segala usia yang meninggal dunia karena bunuh diri turun 7,2 persen menjadi 20.268. Angka ini jauh lebih rendah dari rekor tertinggi pada tahun 2003 yakni 34.427 orang.

    Di sisi lain, kasus bunuh diri di kalangan individu berusia di bawah 20 tahun juga menurun menjadi 800 pada tahun 2024, dibandingkan 810 pada tahun sebelumnya.

    “Kami menganggap ini sangat serius,” tutur Keiichiro Tachibana, wakil kepala sekretaris kabinet.

    “Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengambil langkah-langkah guna melindungi kehidupan anak-anak, dan mewujudkan masyarakat yang tidak memaksa siapapun untuk bunuh diri,” sambungnya.

    Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan akar penyebabnya. Pihaknya juga akan menerbitkan analisisnya terhadap data tersebut pada Maret mendatang, setelah lebih banyak angka tersedia.

    Jepang setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah bunuh diri remaja pada setiap akhir liburan musim panas, yakni di penghujung Agustus hingga awal September. Hal ini mendorong pemerintah dan media untuk meningkatkan seruan publik agar remaja yang sedang berjuang mencari bantuan.

    Terkait alasan di balik banyaknya kasus bunuh diri di kalangan siswa ini masih belum diketahui. Analisis sebelumnya menunjukkan bahwa remaja menghadapi beberapa tekanan, termasuk studi, perundungan, hubungan, pilihan karier, dan masalah kesehatan.

    Pada puncaknya di 2003, jumlah pria yang bunuh diri Jepang hampir tiga kali lebih banyak daripada wanita. Hal ini mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan.

    Hal ini mencakup kampanye kesadaran yang agresif, layanan kesehatan mental, dan upaya untuk meningkatkan budaya tempat kerja yang ketat.

    (sao/kna)

  • Riset Ungkap Waktu Terbaik Minum Kopi untuk Perpanjang Umur, Ini Temuannya

    Riset Ungkap Waktu Terbaik Minum Kopi untuk Perpanjang Umur, Ini Temuannya

    Jakarta

    Secangkir kopi di pagi hari mungkin menjadi minuman wajib bagi sebagian orang sebelum beraktivitas. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa waktu minum kopi dapat berperan bagi kesehatan tubuh.

    Berdasarkan studi yang dipublikasikan di European Society of Cardiology Journal, minum kopi di pagi hari lebih baik dibandingkan waktu lainnya dalam sehari. Terutama untuk meningkatkan harapan hidup seseorang.

    Para peneliti menggunakan analisis kluster untuk meneliti data dari berbagai survei nasional, termasuk National Health and Nutrition Examination Survey. Itu mencakup data diet lebih dari 40.000 orang dewasa di Amerika Serikat.

    Hasilnya menunjukkan mereka yang rutin minum kopi saat pagi memiliki risiko kematian 16 persen lebih rendah akibat berbagai penyebab. Selain itu, mereka juga 31 persen lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung.

    “Temuan kami menunjukkan bukan hanya apakah seseorang minum kopi atau berapa banyak kopi yang mereka konsumsi, tetapi juga waktu minum kopi yang berperan penting,” jelas pemimpin studi tersebut, Lu Qi.

    Menurut Lu Qi, semula belum ada panduan tentang waktu yang tepat dalam mengkonsumsi dan panduan minum kopi.

    “Tetapi, mungkin kita harus mulai mempertimbangkan hal ini di masa depan,” sambungnya.

    Tidak Mengganggu Kualitas Tidur

    Alasan kopi lebih baik dikonsumsi saat pagi juga berpengaruh pada kualitas tidur. Minum kopi di pagi hari tidak akan mengganggu kualitas tidur malam yang dibutuhkan tubuh.

    Penelitian ini mengungkapkan hanya sekitar 36 persen partisipan yang meminum kopi di pagi hari. Sekitar 16 persen orang dapat meminum kopi sepanjang hari, dan 48 persen lainnya mengaku tidak minum kopi sama sekali.

    “Penelitian ini tidak menjelaskan secara rinci mengapa minum kopi di pagi hari dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular,” kata Lu Qi.

    Menurut Lu Qi, mengkonsumsi kopi pada sore atau malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian dan kadar hormon seperti melatonin. Hal ini dapat menjadi faktor risiko kardiovaskular, seperti peradangan dan tekanan darah tinggi.

    Meski begitu, jadwal rutinitas atau kerja setiap orang tidak selalu sama. Hal ini yang membuat sebagian orang mungkin lebih sulit untuk menyesuaikan waktu minum kopinya.

    Namun, jika ingin meningkatkan kualitas tidur dan menjaga kesehatan, disarankan untuk minum kopi saat pagi. Selain meningkatkan semangat sebelum beraktivitas, kopi juga bisa menjadi salah satu faktor untuk memperpanjang umur.

    (naf/kna)

  • Perbaikan Katup Tanpa Operasi Besar Pulihkan Penyakit Jantung Rematik

    Perbaikan Katup Tanpa Operasi Besar Pulihkan Penyakit Jantung Rematik

    Jakarta – Di antara penyakit jantung yang serius, Rheumatic Heart Disease (RHD) atau penyakit jantung rematik menjadi salah satu ancaman serius yang harus diwaspadai.

    RHD terjadi sebagai kelanjutan kondisi dari demam rematik dan infeksi tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus grup A. Kemudian sistem imun tubuh keliru menyerang jaringan jantung lalu merusak katup jantung secara permanen.

    Hal ini tentu mempengaruhi fungsi jantung dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh dan berpotensi menyebabkan gagal jantung dan komplikasi serius lainnya. Oleh karena itu, RHD dan gangguan katup jantung perlu ditangani dengan tepat untuk mencegah kerusakan organ lainnya.

    Keberhasilan penanganan masalah katup jantung salah satunya pernah dilakukan di Mayapada Hospital Tangerang kepada pasien laki-laki berusia 36 tahun. Ia datang dengan keluhan batuk tak henti, sesak nafas, hingga tidak bisa melakukan rutinitas normal.

    Keluhan tersebut membawa pasien tersebut untuk berobat ke Mayapada Hospital Tangerang dan melakukan serangkaian pemeriksaan. Pemeriksaan ekokardiografi dilakukan sebagai salah satu langkah penegakan diagnosis pada penyakit RHD agar dapat memastikan penyebab dan penyakit dapat ditangani dengan cara yang tepat. Dokter pun menemukan alasan dibalik gejala yang dikeluhkan pasien.

    Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Ekokardiografi Mayapada Hospital Tangerang, dr Herenda Medishita, SpJP,FIHA(K) melakukan ekokardiografi pada pasien untuk memastikan penyebab penyakit pada jantung, sehingga dapat ditangani dengan cara yang tepat. Ekokardiografi mendeteksi kelainan pada jantung, pembuluh darah, aliran darah, dan kemampuan otot jantung dalam memompa darah.

    “Dalam proses pemeriksaan, ditemukan katup mitral pasien mengalami penyempitan dan sudah pengapuran. Kondisi ini tidak bisa lagi ditangani dengan obat-obatan, sehingga harus dilakukan penanganan lanjut untuk mengatasi masalah katup jantungnya,” ujar dr Medishita, dalam keterangan tertulis, Kamis (30/1/2025).

    Selain ekokardiografi, ada pemeriksaan lain yang dapat dilakukan untuk menunjang diagnosis dokter, antara lain pemeriksaan kadar sel darah putih, rontgen thorax sebagai pendeteksi adanya pembesaran jantung, elektrokardiografi sebagai pendeteksi denyut dan aktivitas listrik pada jantung, dan MRI Jantung sebagai pendeteksi kondisi katup dan otot jantung.

    Kemudian, penanganan lanjut pada kasus pasien ini dilakukan oleh Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular Subspesialis Jantung Dewasa Mayapada Hospital Tangerang dr Arinto Bono Adji, SpBTKV,SubspJD(K),MARS dengan melakukan tindakan Mitral Valve Replacement (MVR) atau operasi penggantian katup jantung untuk mengganti katup jantung yang rusak dengan donor katup maupun katup buatan.

    “Operasi penggantian katup jantung pada pasien ini dilakukan dengan secara minimal invasif (minim sayatan) hanya sekitar 4-5 cm di dada kanan. Pemulihan pasca-operasi berlangsung cepat, kurang dari 1 minggu pasien sudah bisa pulang,” jelas dr Bono.

    “Bahkan sekitar 10 hari setelah operasi, kondisi fisik pasien sudah tampak kuat dan dapat beraktivitas kembali,” sambungnya.

    Kerusakan katup jantung seperti yang dialami oleh pasien ini merupakan hasil dari proses panjang yang dipicu oleh kumpulan gejala yang telah dirasakan sebelumnya. Kondisi ini merupakan dampak kronis dari RHD, yang ditandai dengan gejala seperti sesak nafas, pembengkakan pada perut, tangan, atau kaki, mudah lelah, hingga palpitasi atau jantung berdebar-debar.

    Jangan abai terhadap gejala-gejala tersebut. Jika merasakan gejalanya baik sesekali maupun terus-menerus, segera lakukan pemeriksaan agar dapat ditangani lebih cepat dan efektif, serta menghindari memburuknya kondisi kesehatan.

    Memastikan kesehatan jantung dapat dilakukan bersama tim ahli di Cardiovascular Center sebagai layanan unggulan berstandar internasional yang tersedia di seluruh unit Mayapada Hospital. Bersama tim dokter multidisiplin dan teknologi medis terkini, layanan ini menangani perawatan kesehatan jantung secara komprehensif, mulai dari pencegahan, deteksi, intervensi, bedah, hingga rehabilitasi, termasuk tindakan canggih seperti TEVAR, Bentall Procedure, dan bedah jantung bawaan pada anak, seperti Tetralogi of Fallot, ASD, dan VSD.

    Cardiovascular Center juga memiliki Cardiac Emergency 24/7 sebagai layanan yang siaga 24 jam menangani kasus kegawatdaruratan jantung dapat dijangkau dengan mudah dengan menghubungi 150990 atau melalui fitur Emergency Call pada aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital. MyCare membawa kemudahan, seperti untuk membuat janji jadwal pemeriksaan bersama dokter dengan cepat dan tanpa antre karena dilengkapi dengan integrasi berbagai metode pembayaran.

    MyCare juga terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau kebugaran dan kesehatan jantung, melalui indikator jumlah langkah kaki, detak jantung, jumlah kalori terbakar, dan pengukuran body mass index (BMI). Unduh aplikasi MyCare di Google Play Store atau App Store untuk mendapat reward point bagi pengguna baru untuk potongan harga layanan di seluruh unit Mayapada Hospital.

    (akd/akd)

  • Kisah Devin Anak 6 Tahun di Bogor Idap Kanker Darah, Ini Gejala Awalnya

    Kisah Devin Anak 6 Tahun di Bogor Idap Kanker Darah, Ini Gejala Awalnya

    Jakarta – Berjuang melawan kanker darah di usia 6 tahun, itulah yang dialami Devin Nur Faeyza. Kisahnya viral di media sosial TikTok.

    Sejumlah warganet ikut mendoakan kesembuhan Devin yang kini baru menyelesaikan 12 kemoterapi, dari total target 127 kemoterapi. Devin menjalani perawatan di RSUP Fatmawati.

    Orangtua Devin, Siti Rukmana (28), bercerita gejala awal yang dialami anaknya semula hanyalah demam tinggi. Sayangnya, keluhan tersebut tak kunjung membaik sampai akhirnya muncul banyak memar di banyak bagian tubuh.

    Sempat dibawa ke klinik terdekat, demam Devin tidak kunjung menurun. Siti bersama suami kemudian berinisiatif untuk membawa Devin ke rumah sakit tipe C, di RS Citama.

    Dokter kemudian menemukan kadar hemoglobin Devin tidak normal. Walhasil, Devin langsung dirujuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Cibinong untuk melakukan perawatan insentif dan dirawat di ICU/PICU.

    “Selama seminggu di sana ditransfusi darah merah, setelah HB naik ke angka 7, baru dirujuk ke RSUP Fatmawati untuk pemeriksaan sumsum tulang belakang,” cerita Siti kepada detikcom, Rabu (29/1/2024).

    Tujuan pemeriksaan sumsum tulang belakang adalah untuk mengetahui kondisi sumsum tulang, dalam memproduksi sel darah.

    “Di situ kemudian diagnosis Devin diketahui mengidap leukemia akut atau kanker darah. Saat ini Devin fokus menjalani kemoterapi dan sering ditunda kemoterapinya karena leukositnya rendah, efek obat kemoterapi juga keras, rambut Devin rontok, mual, kadang perdarahan di kencingnya, sempat dehidrasi parah,” tutur Siti.

    Apa Pemicunya?

    Siti menyebut ada banyak faktor yang melatarbelakangi Devin terkena kanker darah. Diklaim bukan terkait genetik, munculnya mutasi genetik hingga faktor lingkungan juga pola hidup dan makan, diyakini lebih berperan menjadi pemicu berkembangnya sel kanker.

    “Kalau keturunan Devin itu nggak ada keturunan, waktu sehat memang Devin suka jajan-jajan sama kadang suka makanan instan seperti junkfood,” terang Siti.

    Terpisah, dokter yang menangani Devin, dr Tumpal Yansen Sihombing, SpA, menjelaskan dengan tambahan zat kimia memang menjadi salah satu dari banyak faktor kanker darah. dr Tumpal menyarankan untuk memperhatikan makanan, dengan sebisa mungkin menghindari kandungan tambahan pengawet, pewarna, maupun zat kimia lain.

    “Leukemia adalah suatu penyakit yang timbul akibat beragam faktor, yang tersering adalah akibat gangguan genetik dan faktor-faktor lingkungan. Jadi kita sebagai manusia bisa mengurangi intervensi atau pengaruh dari lingkungan yang tidak baik,” beber dr Tumpal.

    “Salah satu contoh adalah memakan makanan tanpa zat kimia, jadi saya sarankan adalah untuk mengonsumsi makanan alami yang dibuat sendiri oleh keluarga, mengurangi jajan makanan yang tidak baik,” lanjut dr Tumpal.

    Kini, Devin terpaksa menunda aktivitas sekolah demi fokus dalam penyembuhan. Ia juga harus tinggal jauh dari rumahnya, yakni di rumah singgah dekat RS. Siti berharap, proses pengobatan Devin berjalan lancar dan bisa kembali normal seperti anak-anak seusianya.

    (naf/naf)

  • Fakta-fakta CIA Bersikeras Tuduh Lab Wuhan Jadi Sumber Pandemi COVID-19    
        Fakta-fakta CIA Bersikeras Tuduh Lab Wuhan Jadi Sumber Pandemi COVID-19

    Fakta-fakta CIA Bersikeras Tuduh Lab Wuhan Jadi Sumber Pandemi COVID-19 Fakta-fakta CIA Bersikeras Tuduh Lab Wuhan Jadi Sumber Pandemi COVID-19

    Jakarta

    Sejak awal COVID-19 merebak, para pimpinan politik, spesialis penyakit menular, hingga masyarakat awam ramai-ramai memperdebatkan asal muasal virus SARS-CoV-2 tersebut.

    Walhasil, hingga kini muncul dua hipotesis atau dugaan sumber COVID-19. Pertama, virus berpindah dari hewan ke manusia di pasar basah Wuhan, tempat virus pertama kali teridentifikasi. Kemungkinan kedua, bocor dari laboratorium Wuhan, yakni Institut Virologi Wuhan.

    Meski begitu, hingga kini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berulang kali memastikan asal muasal COVID-19 lebih mungkin terjadi secara ilmiah, yakni loncatnya virus yang bermula dari kelelawar ke hewan lain, hingga akhirnya menular ke manusia.

    Pernyataan WHO tersebut juga masih diperdebatkan, terutama dari pihak Amerika Serikat. Salah satunya dari Badan Intelijen AS (CIA). Pada 25 Januari 2025, CIA mengungkap COVID-19 lebih mungkin berasal dari kebocoran laboratorium, ketimbang terjadi penularan secara alami, seperti dari kelelawar atau hewan lain, di pasar basah Wuhan.

    Dikutip dari TIME, kesimpulan tersebut sebenarnya tidak berasal dari bukti baru. Hanya didapatkan dari tinjauan ulang terhadap data yang ada. Hal ini menandakan analisis CIA didasarkan pada data yang tidak lengkap.

    Oleh karena itu, CIA mengatakan akan terus mengevaluasi setiap laporan intelijen baru yang kredibel atau informasi sumber terbuka yang dapat mengubah penilaian CIA. Pengumuman CIA merupakan pukulan keras bagi China, yang telah lama bersikeras menekankan laboratorium Wuhan bukan sumber COVID-19.

    Menanggapi pengumuman CIA, pemerintah China buka suara.

    “Penelusuran asal-usul adalah masalah sains dan penilaian apa pun tentangnya harus dibuat dalam semangat berbasis sains dan oleh para ilmuwan. Sangat tidak mungkin pandemi itu disebabkan oleh kebocoran laboratorium,” kata juru bicara kementerian luar negeri Mao Ning pada konferensi pers.

    “AS perlu segera berhenti mempolitisasi dan menjadikan penelusuran asal-usul sebagai senjata, dan berhenti menjadikan orang lain kambing hitam.”

    Latar belakang politik

    Hanya satu hari sebelum pernyataan CIA, direktur lembaga yang baru saja dilantik, John Ratcliffe, mengisyaratkan posisi baru tentang asal-usul COVID-19 akan segera diambil.

    “Salah satu hal yang sering saya bicarakan adalah mengatasi ancaman dari China di sejumlah bidang, dan itu kembali ke mengapa satu juta orang Amerika meninggal dan mengapa Badan Intelijen Pusat telah duduk di pinggir lapangan selama lima tahun dengan tidak membuat penilaian tentang asal-usul COVID,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Breitbart News.

    “Itu hal yang baru bagi saya.”

    Pendekatan konfrontatif terhadap Beijing itu konsisten bagi Ratcliffe, yang menjabat sebagai Direktur Intelijen Nasional selama masa jabatan pertama Presiden Donald Trump. “Kebocoran laboratorium adalah satu-satunya teori yang didukung oleh sains, intelijen, dan akal sehat,” katanya pada, 2023.

    Posisi yang baru diumumkan itu melampaui batas politik. Temuan itu dicapai selama hari-hari terakhir pemerintahan Biden, di bawah kepala CIA saat itu William Burns, menurut laporan oleh New York Times, dan Ratcliffe memerintahkan agar temuan itu dideklasifikasi dan dirilis.

    Perdebatan sengit

    Pada awal pandemi 2021, Organisasi Kesehatan Dunia mencapai kesimpulan berbeda. Melalui kerja sama dengan ahli epidemiologi China, mereka melakukan kajian mendalam tentang kemungkinan asal-usul virus COVID-19 dan melihat penularan alami dari hewan inang ke manusia sebagai rute penularan yang paling mungkin terjadi.

    Kontaminasi rantai dingin pasokan makanan, dengan virus yang mungkin bertahan di makanan dingin pada suatu tempat dalam jalur produksi serta pengiriman, juga dipertimbangkan. Teori laboratorium tidak banyak mendapat perhatian.

    “Penularan melalui insiden laboratorium dianggap sebagai jalur yang sangat tidak mungkin,” demikian simpulan laporan tersebut.

    Mao Ning, juru bicara kementerian luar negeri, mengutip temuan itu dalam konferensi persnya pada 27 Januari, yang menggambarkannya sebagai kesimpulan resmi yang dicapai oleh para ahli misi gabungan WHO-China berdasarkan sains setelah kunjungan lapangan mereka ke laboratorium di Wuhan dan komunikasi mendalam dengan para peneliti.

    Namun, ini bukanlah kesimpulan akhir. Para ilmuwan dari AS dan tempat lain tidak memiliki peran dalam penelitian itu, dan penelitian itu dilakukan saat pandemi masih memanas, dengan banyak hal tentang virus itu yang masih belum diketahui. Pada 2023, Departemen Energi AS (DOE) mencapai kesimpulan yang mirip dengan kesimpulan CIA yang baru, bahwa kebocoran laboratorium menjadi penyebab pandemi, meskipun mereka juga dapat mengatakannya dengan keyakinan yang rendah.

    Pada tahun yang sama, mantan Direktur FBI Christopher Wray menyuarakan kesimpulan DOE, meskipun dengan sedikit lebih percaya diri, mengatakan kepada Fox News, “FBI telah lama menilai bahwa asal mula pandemi kemungkinan besar adalah potensi insiden laboratorium di Wuhan.”

    Kementerian luar negeri China juga menyerang balik saat itu. “Dengan mengulang teori kebocoran laboratorium,” kata Mao Ning, “AS tidak akan berhasil mendiskreditkan Tiongkok, dan sebaliknya, hal itu hanya akan merusak kredibilitasnya sendiri.”

    NEXT: Mengapa AS ‘Bersikeras’ Tuduh Lab Wuhan?

    Masalah dengan posisi kebocoran laboratorium adalah bahwa AS tidak pernah memiliki akses ke laboratorium Wuhan dan dengan demikian tidak dapat mencapai jawaban yang pasti selama lebih dari lima tahun. Sekarang setelah CIA akhirnya sampai pada kesimpulan, tidak semua ilmuwan yakin dengan apa yang telah dilaporkan, melihat hasilnya sebagai sumber ilmiah yang tipis.

    “Kami memiliki setidaknya setengah lusin makalah ilmiah di jurnal ilmiah terbaik, termasuk Cell dan Science, yang secara meyakinkan menunjukkan bagaimana virus SARS-2 muncul melalui penularan zoonosis,” kata Dr. Peter Hotez, dekan Sekolah Kedokteran Tropis Nasional di Baylor College of Medicine, dalam email kepada TIME. “

    “Sebaliknya, saya belum melihat satu pun makalah ilmiah yang diterbitkan tentang kebocoran laboratorium, bahkan tidak ada penjelasan ilmiah yang serius [tentang] bagaimana hal itu bisa terjadi mengingat bukti ilmiah yang ada hingga saat ini. Jadi saya tidak mengerti bagaimana CIA sampai pada kesimpulannya.”

    Perdebatan ini lebih dari sekadar perdebatan akademis. Jika virus memang menyebar di pasar basah Wuhan, tujuh juta kematian di seluruh dunia yang diakibatkannya menjadi alasan kuat untuk mengatur interaksi kita dengan ekosistem dengan lebih baik, seperti di pasar makanan luar ruangan. Sebaliknya, jika pandemi adalah hasil dari apa yang terjadi di laboratorium, maka China, AS, dan negara lain yang melakukan rekayasa biologis seperti itu sangat membutuhkan pengawasan lebih untuk membuat laboratorium ini lebih aman.

    Seperti yang telah diperdebatkan para ilmuwan selama bertahun-tahun, yang terpenting adalah mencegah dua kemungkinan tersebut terjadi di masa depan, terlepas dari bagaimana COVID-19 berasal.

    Simak Video “Video: Respons China ke WHO soal Tudingan Tutupi Data Asal-usul COVID-19”
    [Gambas:Video 20detik]

  • 5 Makanan yang Bikin Gairah Seks Pasutri Makin ‘On Fire’

    5 Makanan yang Bikin Gairah Seks Pasutri Makin ‘On Fire’

    Jakarta

    Kenikmatan saat bercinta adalah hal yang sangat dinantikan oleh banyak pasangan suami istri. Salah satu yang dapat mempengaruhi kenikmatan bercinta adalah gairah seksual.

    Semakin bertambahnya usia, gairah seks pria maupun wanita rentan semakin menurun. Hal ini sebetulnya menjadi perubahan normal dalam hidup.

    Untuk mengatasinya, banyak orang menggunakan afrodisiak yang dapat meningkatkan gairah seks. Afrodisiak merupakan makanan, minuman, dan herbal yang meningkatkan hasrat untuk berhubungan seks.

    Dikutip dari Medicinenet, tidak semua zat afrodisiak bekerja dengan cara yang sama. Zat-zat ini dapat menurunkan kortisol (hormon stres), meningkatkan kadar testosteron (hormon yang meningkatkan gairah seks), atau sekadar membuat seseorang merasa senang dan rileks.

    Berikut beberapa afrodisiak atau asupan yang dapat membantu meningkatkan hasrat seseorang untuk berhubungan seks:

    1. Ginkgo biloba

    Pengobatan tradisional China yang menggunakan ginkgo biloba sebagai sediaan ‘tonik’ untuk mengembalikan keseimbangan tubuh. Zat ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, yang dapat membantu mengatasi disfungsi seksual.

    Selain itu, zat ini juga digunakan untuk meningkatkan energi seksual.

    2. L-arginin

    Asam amino ini berfungsi sebagai antioksidan, dan merupakan suplemen yang bagus untuk kesehatan seksual. Zat ini meningkatkan aliran darah, membantu mencegah penyakit jantung, dan mungkin juga dapat membantu mengobati infertilitas pria.

    Zat ini juga umum digunakan oleh pria yang ingin mengobati masalah tekanan darah tinggi. Jika seseorang mengalami hal ini, konsultasikan dengan dokter sebelum menggabungkan obat tekanan darah dengan suplemen ini.

    Untuk meningkatkan asupan asam amino ini, dapat dengan mengkonsumsi beberapa makanan. Misalnya makanan kaya protein seperti ikan, daging, ayam, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan susu.

    3. Cokelat

    Cokelat terkenal dapat membuat orang bersemangat untuk berhubungan seks. Makanan ini mengandung senyawa yang disebut fenilalanin, yang meningkatkan zat kimia otak tertentu yang membuat orang lebih bahagia.

    4. Tiram

    Tiram dapat meningkatkan libido atau bertindak sebagai afrodisiak dalam arti dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik. Tiram mentah dapat membantu meningkatkan jumlah sperma.

    Kandungan seng yang ada di dalam tiram dapat membantu meningkatkan testosteron, yang membantu menjaga suasana hati dan libido yang sehat pada pria maupun wanita. Tiram juga mengandung taurin, asam amino yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung dan saraf.

    5. Stroberi

    Stroberi mengandung vitamin C, senyawa yang dapat meningkatkan gairah seks seseorang. Selain itu, buah ini juga dapat membantu pria mengurangi risiko kanker prostat.

    (sao/naf)

  • Awal Mula Pria Diet Karnivora Berujung Kolesterol Tinggi hingga di Angka 1.000!

    Awal Mula Pria Diet Karnivora Berujung Kolesterol Tinggi hingga di Angka 1.000!

    Jakarta

    Seorang pria di Florida, Amerika Serikat, menjalani diet tidak biasa. Dalam dietnya, ia banyak mengkonsumsi daging, lemak, dan susu. Diet jenis ini juga disebut diet karnivora.

    Tak disangka, pria berusia 40-an itu mulai mengalami kondisi yang aneh. Muncul benjolan kekuningan di telapak tangan, siku, dan telapak kaki. Akibatnya, ia dilarikan ke rumah sakit setempat.

    Dalam laporan JAMA Cardiology, pria itu dilaporkan menjalani ‘diet karnivora’ selama delapan bulan. Selama dietnya, asupan hariannya terdiri dari mentega batangan utuh, 2-9 kg keju, dan roti hamburger.

    Umumnya, orang yang menjalani diet karnivora hanya mengkonsumsi produk sampingan hewani, seperti daging, telur, dan susu. Diet ini cukup populer di kalangan pegiat kebugaran.

    Orang-orang yang menjalaninya mengklaim gaya hidup protein murni tanpa sayuran telah membantu mereka menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan.

    Namun, pasien ini tampaknya telah melakukan diet karnivora secara ekstrem. Sejak menjalani diet, pria itu mengaku telah kehilangan berat badan serta melihat peningkatan energi dan kemampuan kognitifnya.

    Namun, kondisi kulitnya mulai berbeda. Muncul cairan berbau busuk di area tangan dan telapak kakinya yang terjadi selama sebulan.

    Hasil Pemeriksaan Dokter

    Dikutip dari NYPost, dokter menemukan kadar kolesterol total pria tersebut melebihi 1.000 mg/dL. Sebagai perbandingan, kadar kolesterol yang normal adalah di bawah 200 mg/dL, sementara jika mencapai 240 mg/dL dianggap ‘tinggi’.

    Seseorang dengan kolesterol total yang tinggi sangat berisiko mengalami penyakit jantung koroner.

    Sebelum menerapkan diet karnivora yang ekstrem ini, kadar kolesterol pria yang tidak disebutkan namanya itu berfluktuasi dalam kisaran 210 hingga 300 mg/dL.

    Ahli jantung mendiagnosis pria itu dengan kondisi xanthelasma, suatu kondisi yang disebabkan kadar kolesterol tinggi atau lemak lain dalam darah. Dalam kasus xanthelasma, kelebihan lipid keluar dari pembuluh darah dan membentuk endapan lipid lokal.

    Endapan ini umumnya ditemukan di sekitar mata, suatu kondisi yang disebut xanthelasma palpebrarum, tetapi dapat muncul seperti dalam kasus ini, di bagian tubuh lain. Xanthelasma, khususnya xanthelasma palpebrarum, dapat disebabkan oleh kolesterol tinggi, diabetes, atau masalah tiroid.

    Penulis studi tidak memberikan informasi tentang hasil yang dialami pria tersebut. Namun, mereka mencatat kasus tersebut menyoroti dampak pola makan pada kadar lipid dan pentingnya mengelola hiperkolesterolemia untuk mencegah komplikasi.

    (sao/naf)

  • Apakah Rambutan Bisa Picu Gula Darah Tinggi? Begini Faktanya

    Apakah Rambutan Bisa Picu Gula Darah Tinggi? Begini Faktanya

    Jakarta

    Rambutan merupakan buah tropis dari Asia Tenggara yang dikenal karena kulitnya yang merah dan runcing. Buah ini memiliki daging berwarna putih, berair, dan rasa yang manis.

    Buah rambutan kaya akan vitamin, mineral, serta antioksidan. Selain itu, rambutan dapat menjaga kadar gula darah dan memiliki indeks glikemik yang rendah.

    Dikutip dari Healthifyme, rambutan merupakan sumber vitamin C, B3, mineral, dan gula alami yang baik. Rambutan juga mengandung cukup fosfor dan kalsium yang bermanfaat untuk kulit hingga sistem pencernaan. Dalam 100 gram rambutan terkandung:

    Energi: 73,1 kkalProtein: 0,6 gLemak: 0,1 gKarbohidrat: 16,8 gVitamin dan MineralKalsium: 8,6 mgSeng: 0,5 mgZat besi: 0,3 mgFolat: 7,3 mcgMagnesium: 21,3 mgTembaga: 0,08 mgVitamin A: 0,4 mcgVitamin C: 65 mg

    Lantas, bisakah rambutan memicu gula darah tinggi?

    Dikutip dari The Healthsite, rambutan mengandung kadar gula. Namun, kandungan serat yang ada di dalamnya dapat membantu mengatur gula darah dengan memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah.

    Rambutan juga memiliki vitamin C dan antioksidan yang tinggi yang mendukung kesehatan secara keseluruhan dan membantu mengurangi stres oksidatif dan pengelolaannya merupakan salah satu yang terpenting bagi orang yang berjuang melawan diabetes.

    Rambutan menjadi buah yang sempurna bagi orang dengan diabetes. Sebab, mereka harus selektif dalam memilih buah. Buah dengan kadar gula yang tinggi dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan memperburuk pengelolaan diabetes.

    Memilih buah dengan indeks glikemik rendah membantu menjaga gula darah dan mencegah komplikasi yang terkait dengan diabetes. Berikut beberapa manfaat dari buah rambutan yang baik untuk kesehatan:

    1. Mengelola gula darah

    Rambutan memiliki indeks glikemik rendah yang tidak memungkinkan terjadinya lonjakan kadar gula darah secara cepat. Sehingga menjadikan rambutan buah yang cocok bagi penderita diabetes, membantu mengelola kadar glukosa secara efektif.

    2. Memperlambat penyerapan gula

    Buah ini kaya akan serat makanan yang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Serat tinggi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba, dan bermanfaat untuk mengelola diabetes.

    3. Mengurangi stres oksidatif

    Antioksidan tinggi dalam Rambutan seperti vitamin C, membantu mengurangi stres oksidatif karena dapat memperburuk komplikasi diabetes. Antioksidan mendukung kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengelola diabetes.

    4. Mendukung manajemen berat badan

    Rambutan mengandung serat dan air tinggi yang membantu merasa kenyang lebih lama dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Menjaga berat badan yang sehat penting untuk mengelola diabetes karena membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan kontrol gula darah.

    5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

    Rambutan kaya akan vitamin C yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang seringkali terganggu pada orang dengan diabetes. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat membantu melawan infeksi dan berbagai infeksi serta komplikasi lainnya, mendukung kesehatan dan kesejahteraan penderita diabetes secara keseluruhan.

    (sao/naf)