Category: Detik.com Kesehatan

  • Trump Minta CDC Segera Hentikan Komunikasi dan Kerja Sama dengan WHO

    Trump Minta CDC Segera Hentikan Komunikasi dan Kerja Sama dengan WHO

    Jakarta

    Staf di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah diperintahkan untuk berhenti berkomunikasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Arahan tersebut dibuat sesuai dengan perintah eksekutif Presiden Donald Trump pada 20 Januari yang menarik AS dari WHO, menurut memo yang dikirim Minggu malam dari Wakil Direktur Kesehatan Global CDC Dr. John Nkengasong kepada pimpinan senior lembaga tersebut, yang salinannya diperoleh oleh CNN. Memo ini pertama kali dilaporkan oleh Associated Press.

    “Segera berlaku semua staf CDC yang terlibat dengan WHO melalui kelompok kerja teknis, pusat koordinasi, dewan penasihat, perjanjian kerja sama, atau cara lain – secara langsung atau virtual – harus menghentikan aktivitas mereka dan menunggu arahan lebih lanjut,” kata memo tersebut.

    AS adalah salah satu penyandang dana terbesar WHO, dan hukum federal mengharuskan pemberitahuan satu tahun sebelum dukungan AS untuk organisasi tersebut dapat ditarik.

    Perintah Trump mengklaim bahwa pemberitahuan penarikan yang sah diberikan selama masa jabatan pertamanya, pada tahun 2020, sehingga penarikan dapat segera terjadi.

    Gedung Putih, CDC, WHO, dan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS tidak menanggapi permintaan komentar.

    “Langkah ini gegabah, pada dasarnya memerintahkan CDC untuk tidak bekerja sama dengan WHO untuk memadamkan api akan membuat warga Amerika jauh lebih rentan,” kata Dr. Lawrence Gostin, pakar kesehatan global di Universitas Georgetown yang mengelola pusat koordinasi WHO untuk hukum kesehatan nasional dan global, kepada CNN.

    Dengan merebaknya virus Marburg yang mematikan dan flu burung H5N1 yang menyebar pada hewan di seluruh dunia, katanya, kurangnya koordinasi internasional mengenai kesehatan masyarakat bisa menjadi berbahaya.

    Gostin mengatakan ia juga diberi tahu bahwa Trump telah memanggil kembali semua staf CDC yang diperbantukan ke kantor WHO di negara lain, sebuah langkah yang dijabarkan dalam perintah Trump pada 20 Januari.

    CDC memiliki staf di jaringan kantor internasional di lebih dari 60 negara. Kantor-kantor ini dapat membantu memberikan peringatan dini ketika ada wabah penyakit menular yang mengkhawatirkan.

    (kna/naf)

  • Donald Trump Setop Pasokan Obat TBC untuk Negara Miskin, Seserius Ini Dampaknya ke RI

    Donald Trump Setop Pasokan Obat TBC untuk Negara Miskin, Seserius Ini Dampaknya ke RI

    Jakarta

    Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump menyetop pasokan medis dan obat-obatan tuberkulosis (TBC), HIV (Human Immunodeficiency Virus), dan malaria di negara-negara miskin. Ini merupakan bagian dari langkah yang diambil Trump terkait pembekuan bantuan dan pendanaan AS yang diberlakukan pada 20 Januari 2025.

    Sebagai informasi, Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) selama ini membantu negara-negara miskin di seluruh dunia melalui berbagai program pembangunan, ekonomi, dan kemanusiaan.

    Menanggapi hal ini, Ketua Yayasan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) dr Nurul Luntungan menyayangkan hal tersebut. Pasalnya, keputusan ini akan berdampak negatif pada perjuangan kemanusiaan untuk kesehatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

    “Hal ini sangat disayangkan, keputusan yang sangat besar dampaknya pada kehidupan manusia dan memiliki dampak risiko penyebaran penyakit secara global,” ujar Nurul dalam keterangan yang diterima detikcom, Kamis (30/1/2024).

    “Kebijakan yang sepertinya merupakan keputusan politis untuk menunjukkan kekuasaan. Kalaupun mereka ingin melihat efisiensi, harusnya bisa dilakukan dengan melakukan langkah bertahap dengan upaya mitigasi risiko,” lanjutnya.

    Senada, Direktur Eksekutif STPI dr Henry Diatmo mengatakan bahwa langkah yang diambil Presiden Trump ini dapat memberikan dampak buruk penanggulangan TBC dunia.

    “PBB dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan tujuan ambisius untuk mengeliminasi TBC pada tahun 2030 sebagai bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penghentian pendanaan dan akses obat-obatan yang vital untuk pengobatan TBC akan merusak strategi bahkan menggagalkan eliminasi global ini,” tutur dr Henry.

    “Jika kebijakan ini terus dilanjutkan, tidak hanya kita gagal mengakhiri pandemi TBC, tetapi juga akan menghambat pencapaian kemajuan dalam hal kesejahteraan global,” sambungnya.

    Indonesia saat ini menjadi negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia. Presiden Prabowo Subianto pun telah memasukkan TBC ke dalam isu prioritas.

    “Selama ini semua pihak terus berupaya bersama, namun dengan adanya narasi seperti yang disampaikan Donald Trump, ini menjadi langkah mundur. Ibaratnya tiba-tiba kita mendapatkan sabotase dalam upaya penanggulangan TBC,” kata dr Henry.

    STPI berharap bahwa ke depannya keputusan yang diambil haruslah benar-benar dipikirkan secara matang. Terlebih sebuah keputusan yang bersifat kemanusiaan dan menyangkut kesehatan masyarakat dunia.

    (dpy/naf)

  • Video Dokter Gizi soal Serangga Diusulkan Jadi Menu Makan Gratis: Tidak Masalah

    Video Dokter Gizi soal Serangga Diusulkan Jadi Menu Makan Gratis: Tidak Masalah

    Jakarta – Dokter gizi, dr. Johanes Casay Chandrawinata, Sp.GK, menanggapi soal serangga diusulkan masuk dalam menu Makan Bergizi Gratis. Ia mengungkap serangga seperti ulat sagu dan belalang punya kandungan protein dan lemak yang lebih tinggi dibanding telur. Menurutnya, itu bisa jadi alternatif sumber protein hewani yang mumpuni.

    (/)

  • Ahli Gizi Jepang Beberkan 5 Makanan Khas Negeri Sakura yang Bikin Panjang Umur

    Ahli Gizi Jepang Beberkan 5 Makanan Khas Negeri Sakura yang Bikin Panjang Umur

    Jakarta

    Sudah bukan lagi rahasia bahwa masyarakat Jepang memang sedari kecil kerap mengonsumsi makanan-makanan pilihan yang berujung pada membaiknya kesehatan mereka, salah satunya panjang umur. Bagi warga Negeri Sakura sendiri, makanan dianggap sebagai obat, sehingga tidak asal-asalan dalam mengonsumsinya.

    Dikutip dari CNBC Make It, Jepang sendiri dikenal sebagai negara dengan banyaknya populasi centenarian atau seseorang yang berusia 100 tahun ke atas. Pulau kecil dan terpencil di Jepang, Okinawa, telah disebutkan sebagai pulau yang memiliki konsentrasi orang berusia seratus tahun tertinggi di dunia.

    Seorang ahli gizi profesional asal Tokyo, Asako Miyashita membeberkan beberapa makanan yang dirinya yakini menjadi ‘rahasia’ panjang umur penduduk di negaranya.

    1. Ikan

    Protein dalam makanan merupakan hal yang penting dan harus diperhatikan. Salah satu sumber protein yang bisa didapat adalah ikan berlemak, seperti salmon dan tuna. Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida, dan meredakan peradangan.

    2. Rumput Laut

    Rumput laut mengandung banyak mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Dengan rutin mengonsumsi rumput laut dapat membantu menambah serat harian.

    Asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Rumput laut juga mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan anti-kanker.

    3. Lobak Daikon

    Jepang sendiri memiliki sayuran yang cukup populer bernama lobak daikon. Sayuran ini seringkali ditemui pada masakan-masakan Jepang karena diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan.

    Lobak daikon dikenal dapat membantu mencegah masuk angin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu lobak daikon kurang lebih mengandung 124 persen dari asupan vitamin C harian yang direkomendasikan.

    Bila kesulitan mencari lobak daikon, bisa diganti dengan sayuran akar sehat lainnya termasuk wortel, bit, ubi, dan lobak.

    4. Sup Miso

    Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi. Miso sendiri sangat populer di Negeri Sakura karena masyarakatnya dikenal suka dengan diet makanan fermentasi.

    Sup miso mengandung probiotik, bakteri hidup, atau ragi dalam makanan fermentasi yang dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa pria dan wanita yang mengonsumsi kedelai yang paling banyak difermentasi (seperti miso, tahu, dan tempe) memiliki kemungkinan 10 persen lebih rendah untuk meninggal lebih awal dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

    5. Ubi Jepang

    Ubi jalar Jepang atau yang disebut ‘imo’ sering dimakan sebagai camilan. Ubi jalar ini kaya akan karbohidrat sehat dan antosianin, sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah dan ungu yang mengandung sifat anti-penuaan.

    (dpy/kna)

  • Korban Kecelakaan Pesawat Tabrak Black Hawk Terancam Hipotermia

    Korban Kecelakaan Pesawat Tabrak Black Hawk Terancam Hipotermia

    Jakarta

    Insiden kecelakaan American Airlines yang bertabrakan dengan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat AS dikhawatirkan menewaskan 64 orang penumpang. Pasalnya, kedua pesawat jatuh ke Sungai Potomac yang dingin di dekat Bandara Nasional Reagan Washington, AS.

    Para pejabat tidak memberikan jumlah korban tewas dari tabrakan yang terjadi Rabu malam tersebut, tetapi Senator AS Roger Marshall dari Kansas, tempat asal penerbangan, menyatakan sebagian besar atau bahkan semua orang di dalamnya tewas.

    “Sangat sulit ketika Anda kehilangan lebih dari 60 warga Kansas secara bersamaan,” katanya dalam konferensi pers di bandara Reagan di ibu kota negara tersebut pada Kamis pagi.

    “Ketika satu orang meninggal, itu adalah tragedi, tetapi ketika banyak orang meninggal, itu adalah kesedihan yang tak tertahankan. Itu adalah patah hati yang tak terkira.”

    Jack Potter, CEO Otoritas Bandara Metropolitan Washington, mengatakan tim evakuasi pertama berada dalam mode penyelamatan.

    American Airlines mengonfirmasi 60 penumpang dan empat awak berada di dalam pesawat jet tersebut. Helikopter itu, yang sedang dalam penerbangan latihan, membawa tiga tentara, demikian pengumuman seorang pejabat AS.

    CBS News, mengutip keterangan pejabat polisi, mengatakan sedikitnya 18 mayat telah ditemukan. Dua sumber lain mengatakan kepada Reuters beberapa mayat telah ditarik dari air.

    Tabrakan di udara terjadi saat jet penumpang, yang terbang dari Wichita di Kansas, sedang mendekati Reagan. Komunikasi radio antara menara pengawas lalu lintas udara dan Black Hawk menunjukkan awak helikopter tahu pesawat itu berada di sekitar lokasi.

    Ancaman Hipotermia

    Kepala pemadam kebakaran Washington DC John Donnelly mengatakan sedikitnya 300 orang yang tergabung dalam tim evakuasi terus bekerja pada operasi penyelamatan yang sangat rumit.

    “Kondisi di luar sana sangat buruk bagi responden atau tim evakuasi,” kata Donnelly.

    “Dingin. Mereka berhadapan dengan kondisi berangin.”

    Ketika ditanya oleh wartawan apakah ada yang selamat, ia menjawab belum mengetahui pasti.

    Hipotermia menjadi kekhawatiran bagi setiap kemungkinan korban selamat dan tim evakuasi.

    “Pada suhu air yang sangat dingin ini, suhu inti tubuh manusia turun dengan cepat. Kelelahan atau pingsan dapat terjadi hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit,” kata Direktur Senior Operasi Prakiraan AccuWeather Dan DePodwin.

    Terjun tiba-tiba di udara yang sangat dingin dapat memicu respons fisiologis langsung seperti napas-engah yang tidak terkendali, napas cepat, atau hiperventilasi, juga sangat mungkin terjadi, demikian kekhawatiran Badan Cuaca Nasional AS.

    “Syok dingin dapat menyebabkan ketakutan, atau reaksi stres secara langsung yang kemudian mengganggu pemikiran dan pengambilan keputusan yang jernih,” lanjut informasi badan tersebut.

    Sebagai catatan, hipotermia dimulai ketika suhu inti tubuh turun hingga 35 derajat Celcius, proses yang bisa terjadi hanya beberapa saat di udara sedingin ini.

    Waktu bertahan hidup dalam kondisi seperti itu diperkirakan berkisar antara 30 hingga 90 menit.

    “Karena udara mengeluarkan panas tubuh hingga 26 kali lebih cepat daripada udara dengan suhu yang sama, udara dingin dengan cepat menyebabkan mati rasa, meningkatkan kemampuan otot untuk bekerja secara efektif,” badan cuaca memperingatkan, menggarisbawahi risiko yang mengancam jiwa yang ditimbulkan oleh suhu sungai yang hampir beku.

    (naf/kna)

  • Menimbang Nasib Kesehatan Warga AS saat Trump Tunjuk Antivax Jadi Menkes    
        Menimbang Nasib Kesehatan Warga AS saat Trump Tunjuk Antivax Jadi Menkes

    Menimbang Nasib Kesehatan Warga AS saat Trump Tunjuk Antivax Jadi Menkes Menimbang Nasib Kesehatan Warga AS saat Trump Tunjuk Antivax Jadi Menkes

    Jakarta

    Presiden AS Donald Trump menunjuk Robert F. Kennedy Jr untuk memimpin badan kesehatan AS sebagai Menteri Kesehatan. Hal ini menuai banyak respons ahli dan publik, salah satunya terkait kekhawatiran pandangan Kennedy selama ini. Ia dikenal sebagai antivaksin dan lekat dengan teori konspirasi.

    Kennedy berusaha membela rekam jejaknya di hadapan Komite Keuangan Senat, ia berjanji kepada anggota parlemen tidak menentang vaksin. Ia mengatakan akan mengatasi peningkatan pesat angka penyakit kronis.

    “Saya percaya bahwa vaksin memainkan peran penting dalam perawatan kesehatan. Semua anak saya divaksinasi,” kata Kennedy (70), yang menghadiri sidang tersebut bersama istrinya Cheryl Hines dan beberapa anaknya.

    “Kita memiliki beban penyakit kronis tertinggi di antara negara mana pun di dunia. Ini adalah ancaman.”

    Kennedy akan mengepalai Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, yang mengawasi lebih dari USD 3 triliun pengeluaran perawatan kesehatan, termasuk lembaga-lembaga seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan dan lembaga yang bertanggung jawab atas program asuransi kesehatan Medicare dan Medicaid yang mencakup puluhan juta warga Amerika.

    Pengacara lingkungan tersebut dipandang sebagai pilihan yang kontroversial di kedua kubu, terutama karena telah menimbulkan keraguan tentang keamanan dan kemanjuran vaksin. Selama pemeriksaan, para senator Demokrat mengangkat pernyataan-pernyataan masa lalu Kennedy yang kerap dilontarkan selama beberapa tahun terakhir, termasuk pernyataannya yang menekankan nihil vaksin aman dan efektif.

    Mereka mengutip pernyataan Kennedy lainnya, termasuk COVID-19 yang dituding sengaja dibuat untuk menargetkan dan menyerang orang Kaukasia serta orang kulit hitam. Sebelumnya, Kennedy juga meyakini penyakit Lyme adalah senjata biologis militer.

    “Kuitansi tersebut menunjukkan Kennedy telah menerima teori konspirasi, dukun (dan) penipu, terutama dalam hal keamanan dan kemanjuran vaksin,” kata Senator Demokrat Ron Wyden dalam pernyataan pembukaannya.

    “Ia telah menjadikan pekerjaan hidupnya untuk menabur keraguan dan mencegah orang tua memberikan vaksin penyelamat hidup kepada anak-anak mereka.”

    Senator Demokrat Michael Bennet menggambarkan Kennedy sebagai seseorang yang berbicara dengan keyakinan tetapi memiliki rekam jejak buruk dan pernyataan palsu.

    “Tidak masalah apa yang dikatakan di sini,” kata Bennet. “Itu tidak mencerminkan apa yang sebenarnya Anda yakini.”

    Sebagian besar dari hampir 12 senator Republik yang menanyai Kennedy pada hari Rabu tampaknya mendukung calon tersebut, dengan beberapa menyatakan penghargaan atas tujuannya untuk mengatasi obesitas, diabetes, dan penyakit lainnya.

    “Tidak bisakah kita bersatu sebagai satu bangsa dan melakukan ini?” kata Senator Republik Ron Johnson.

    Sekitar setengah anggota komite keuangan akan memberikan suara untuk menentukan apakah akan mengirim pilihan Trump ke Senat untuk konfirmasi. Seorang juru bicara komite mengatakan para senator memiliki waktu hingga pukul 5 sore waktu setempat, pada hari Rabu untuk mengajukan pertanyaan untuk dicatat, dan Kennedy harus menjawab semuanya sebelum pemungutan suara dapat dilakukan.

    Kennedy juga dijadwalkan tampil di depan panel Senat yang mengawasi kesehatan pada hari Kamis.

    Analis Jefferies Michael Yee memperkirakan Kennedy memiliki peluang nyaris setengahnya untuk maju ke senat penuh untuk pemungutan suara konfirmasi dan melihat rapat umum.

    Senat yang dikendalikan Partai Republik sejauh ini belum menolak satu pun calon Trump. Pilihannya yang kontroversial untuk menteri pertahanan, Pete Hegseth, menang tipis dalam pemungutan suara 51-50 setelah Wakil Presiden JD Vance dibutuhkan untuk memecahkan seri pada hari Jumat, meskipun ada kekhawatiran bahwa calon tersebut tidak memenuhi syarat untuk jabatan tersebut, dan tuduhan penyerangan seksual dan penyalahgunaan alkohol.

    Berbicara kepada wartawan di aula Senat di luar sidang, Senator Republik Thom Tillis mengatakan menurutnya Kennedy melakukan pekerjaan yang hebat dan bahwa ia kemungkinan akan lolos dari Komite Keuangan. Tillis adalah salah satu senator yang menjadi target kelompok oposisi untuk memberikan suara menentang Kennedy. Pada dua kesempatan terpisah, pengunjuk rasa mengganggu sidang Kennedy.

    Salah seorang berteriak, “Ia berbohong,”, sebelum akhirnya yang bersangkutan dikeluarkan dari ruangan. Sementara beberapa pendukung Kennedy mengenakan topi bertuliskan ‘Buat Amerika Sehat Kembali’, ‘TIDAK ADA VAKSIN, TAK MASALAH’,.

    Simak Video “Video Trump Pikir-pikir AS Jadi Anggota WHO Lagi”
    [Gambas:Video 20detik]

  • Oprah Winfrey Blak-blakan Jalani Diet GLP-1, Pakai Obat Diabetes untuk Turun BB

    Oprah Winfrey Blak-blakan Jalani Diet GLP-1, Pakai Obat Diabetes untuk Turun BB

    Jakarta

    Presenter Oprah Winfrey belum lama ini blak-blakan soal rahasia dietnya. Pembawa acara “The Oprah Winfrey Show” itu mengaku menggunakan obat agonis GLP-1 untuk membantunya menurunkan berat badan.

    Oprah pertama kali mengejutkan publik dengan penampilan barunya saat menghadiri pemutaran perdana film “The Color Purple” pada Desember 2023. Oprah yang terkenal memiliki tubuh tambun, tampil jauh lebih langsing.

    Kala itu, penulis buku “Food, Health, and Happiness” itu tidak membagikan secara rinci tentang program penurunan berat badannya. Namun dalam episode terbaru “The Oprah Podcast”, sang presenter akhirnya membeberkan segalanya.

    Dalam podcast tersebut, Oprah mengaku mengonsumsi agonis GLP-1, sejenis obat penurun gula darah yang juga dapat membantu menurunkan berat badan. Beberapa merek GLP-1 termasuk Ozempic dan Trulicity.

    Agonis GLP-1 sendiri obat yang bekerja dengan cara meniru hormon GLP-1 yang dilepaskan tubuh setelah makan, membantu tubuh merasa kenyang, dan memperlambat pengosongan lambung.

    Awalnya, Oprah menganggap mengonsumsi obat sebagai cara “curang” untuk menurunkan berat badan. Namun, kondisi kebugarannya yang terus menurun membuat wanita berusia 71 tahun perlu mencari metode alternatif untuk menurunkan berat badan.

    “Ada bagian dari diri saya yang merasa, saya harus melakukannya (menurunkan berat badan) dengan cara yang sulit. Saya harus terus mendaki gunung, saya harus terus menderita. Saya harus melakukan itu karena kalau tidak saya seakan telah menipu diri saya sendiri,” ujar Oprah dikutip dari Today, Kamis (30/1/2025).

    “Saya menyadari bahwa saya telah menyalahkan diri sendiri selama bertahun-tahun karena kelebihan berat badan, dan saya memiliki kecenderungan yang tidak dapat dikendalikan oleh kemauan keras,” kata Oprah saat mengakui menggunakan obat penurun berat badan.

    Meskipun mengonsumsi obat, Oprah mengatakan dirinya tetap menginkorporasikan diet sehat dan aktivitas fisik ke rutinitas hariannya. Dia mengatakan obat penurun berat badan hanyalah bagian dari rencana untuk menjaga berat badannya tetap sehat.

    “Saya bekerja sangat keras. Saya tahu bahwa jika saya tidak berolahraga dan memperhatikan hal-hal lainnya, hal itu tidak akan berhasil bagi saya,” katanya.

    Oprah mengatakan dirinya hanya makan sampai pukul 4 sore. Selain itu, dia selalu mengonsumsi total satu galon air sehari dan menggunakan prinsip WeightWatchers untuk memantau berat badannya.

    Oprah juga rutin mendaki sejauh 3 hingga 5 mil (4,8-8 km) setiap hari, dan mendaki sejauh 10 mil pada akhir pekan (16 km). Dia mengaku merasa lebih kuat, lebih bugar, dan lebih bersemangat dibanding yang dirasakannya selama bertahun-tahun.

    Senada, ahli gastroenterologi dan spesialis pengobatan diabetes, dr Christopher McGowan menjelaskan obat penurun badan sama sekali bukan jalan keluar yang mudah.

    “Anda tetap harus meningkatkan nutrisi Anda . Anda tetap harus tetap aktif. Anda benar-benar harus tetap konsisten dari waktu ke waktu untuk mencapai hasil yang terlihat dalam studi klinis,” ungkapnya.

    (ath/kna)

  • RI Kurang Dokter Spesialis, Bayi Pengidap PJB Harus Tunggu 15 Bulan untuk Operasi

    RI Kurang Dokter Spesialis, Bayi Pengidap PJB Harus Tunggu 15 Bulan untuk Operasi

    Jakarta

    Antrean pasien anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB) di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita ‘membludak’. Tren ini terjadi setiap tahun dengan sedikitnya lebih dari 50 ribu bayi lahir dengan penyakit jantung bawaan di Indonesia. Sekitar 12 ribu di antaranya membutuhkan penanganan cepat untuk tindakan bedah maupun kateterisasi.

    “Dari 4,8 juta bayi lahir setiap tahunnya, ada 50 ribu yang lahir dengan penyakit jantung bawaan, 15 ribu yang harus dioperasi. Sejauh ini, bayi yang berhasil ditangani sekitar 4.900,” beber Dr dr Iwan Dakota, SpJP, Direktur utama RSJPD Harapan Kita, pada Kamis (30/1/2025).

    Sebagai rumah sakit pusat rujukan nasional, RS Harapan Kita hanya mampu mengoperasi sekitar 1.500 anak dengan kelainan jantung bawaan. Sisanya, terpaksa harus mengantre.

    Data per 2024 menunjukkan pasien terlama bahkan harus mengantre hingga 15 bulan. Hal ini dipicu keterbatasan fasilitas, mahalnya biaya peralatan kesehatan, hingga obat-obatan untuk operasi yang terkadang sulit didapat.

    Sebagai percepatan penanganan, pemerintah kemudian mendatangkan tenaga medis dari Arab Saudi. Ada 28 anggota tim King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSR) yang membantu penanganan atau tindakan bedah operasi jantung di RS Harapan Kita. Terdiri dari dokter jantung, dokter bedah jantung anak, dokter anestesi jantung, dokter intensivis jantung, perawat.

    Mereka melakukan 38 operasi penyakit jantung bawaan, sekitar 75 persen di antaranya merupakan kasus kompleks dengan kebutuhan penanganan khusus berbiaya tinggi.

    “Ini bisa mengurangi antrean layanan,” pungkasnya.

    (naf/naf)

  • RI Krisis Dokter Spesialis, Menkes Bandingkan Jumlahnya dengan Inggris-India

    RI Krisis Dokter Spesialis, Menkes Bandingkan Jumlahnya dengan Inggris-India

    Jakarta – Indonesia ‘krisis’ dokter spesialis. Hal ini jelas berdampak pada banyak pengobatan pasien. Misalnya, kasus anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB). Setiap tahun tercatat sekitar 50 ribu bayi lahir dengan kondisi PJB, dari total tersebut hanya sekitar 5 ribu bayi yang bisa langsung tertolong dengan tindakan bedah maupun kateterisasi.

    Sisanya, bak menunggu keajaiban. Keterbatasan alat di daerah, nihilnya dokter spesialis, menjadi pemicu utamanya. Data terakhir di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita sebagai pusat rujukan nasional saja, menunjukkan antrean tindakan pasien PJB pada 2024 mencapai 15 bulan. Penyebabnya tidak jauh berbeda, fasilitas, mahalnya pengobatan, hingga obat-obatan untuk pasien terkadang sulit didapat.

    Di sisi lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti perbandingan jumlah dokter spesialis dibandingkan negara maju dan negara berkembang. Misalnya dengan Inggris, Inggris dengan total penduduk seperlima jumlah warga Indonesia saja mampu menghasilkan minimal sembilan hingga 10 ribu dokter spesialis per tahun.

    Jika mengacu pada kemampuan negara maju tersebut, Indonesia seharusnya mampu meluluskan 40 hingga 50 ribu dokter spesialis setiap tahun.

    “Tapi kan sekarang kita cuma mampu 12 ribu setahun,” tandas Menkes kepada detikcom Kamis (30/1/2025).

    “Jangankan dengan Inggris, misalnya India, lulusannya itu sekitar 100 ribu setahun padahal penduduknya cuma 5 kalinya kita, kalau seperti India, kita minimal harus nya 20 ribu 25 ribu setahun. Itu yang menunjukkan dibanding negara maju kita kekurangan dibanding negara kaya India yang lebih rendah dari kita saja kekurangan,” sambung dia.

    Kirim Dokter dari Arab Saudi-India

    Pemerintah menyiasati percepatan dokter spesialis dengan juga menyediakan program pendidikan dokter spesialis berbasis hospital based. Program ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dokter spesialis khususnya di daerah.

    Kemenkes RI mewajibkan mereka yang mengikuti PPDS hospital based untuk berpraktik di daerah. Sembari menjalani program terkait, Menkes merasa pemerintah tidak bisa diam saja menunggu tambahan lulusan dokter spesialis.

    Dalam jangka pendek, kerja sama mendatangi dokter dari Arab Saudi dan India untuk membantu pengobatan pasien juga dilakukan.

    “Karena masa kita mau diam saja dan menunggu anak-anak kita meninggal? Karena penyakit jantung 500 ribu kasus kematian, apa iya kita mau menunggu?”

    “Oleh karena itu perlu ada percepatan-percepatan seperti dengan Arab Saudi dan India seperti saat ini,” pungkasnya.

    (naf/kna)

  • Respons WHO usai AS Bekukan Pasokan Obat-obatan untuk Pengidap HIV

    Respons WHO usai AS Bekukan Pasokan Obat-obatan untuk Pengidap HIV

    Jakarta

    Pemerintahan Presiden Donald Trump telah memerintahkan penghentian selama tiga bulan hampir semua bantuan pembangunan luar negeri. Amerika Serikat adalah pemberi bantuan kemanusiaan terbesar di dunia dan pemimpin global dalam pencegahan dan pengobatan HIV melalui program Rencana Darurat Presiden untuk Penanggulangan AIDS, PEPFAR.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan kekhawatiran mendalam tentang implikasi dari penghentian sementara pendanaan program HIV di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Program-program ini menyediakan akses ke terapi HIV yang menyelamatkan nyawa bagi lebih dari 30 juta orang di seluruh dunia.

    Secara global, 39,9 juta orang hidup dengan HIV pada akhir tahun 2023.

    Penghentian sementara pendanaan program HIV menurut WHO dapat menempatkan orang yang hidup dengan HIV pada risiko penyakit dan kematian yang meningkat secara langsung dan melemahkan upaya untuk mencegah penularan di masyarakat dan negara. Tindakan tersebut, jika diperpanjang, dapat menyebabkan peningkatan infeksi dan kematian baru, membalikkan kemajuan selama beberapa dekade dan berpotensi membawa dunia kembali ke tahun 1980-an dan 1990-an ketika jutaan orang meninggal karena HIV setiap tahun di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat.

    Bagi masyarakat global, hal ini dapat mengakibatkan kemunduran yang signifikan terhadap kemajuan dalam kemitraan dan investasi dalam kemajuan ilmiah yang telah menjadi landasan program kesehatan masyarakat yang baik, termasuk diagnostik yang inovatif, obat-obatan yang terjangkau, dan model pemberian layanan HIV di masyarakat.

    “Kami meminta Pemerintah Amerika Serikat untuk memberikan pengecualian tambahan guna memastikan penyediaan pengobatan dan perawatan HIV yang menyelamatkan nyawa,” kata WHO dalam pernyataannya dikutip Kamis (30/1/2025).

    Rencana Darurat Presiden Amerika Serikat untuk Penanggulangan AIDS atau The United States President’s Emergency Plan for AIDS Relief (PEPFAR) telah menjadi inisiatif utama tanggapan global terhadap HIV sejak didirikan lebih dari 20 tahun lalu. Penghentian pendanaan PEPFAR saat ini akan berdampak langsung pada jutaan jiwa yang bergantung pada pasokan pengobatan antiretroviral yang aman dan efektif.

    PEPFAR bekerja di lebih dari 50 negara di seluruh dunia. Selama dua dekade terakhir, pendanaan PEPFAR telah menyelamatkan lebih dari 26 juta jiwa. Saat ini, PEPFAR menyediakan pengobatan HIV untuk lebih dari 20 juta orang yang hidup dengan HIV di seluruh dunia, termasuk 566.000 anak di bawah usia 15 tahun.

    Selama setahun terakhir, PEPFAR dan mitra, termasuk WHO, telah menyusun rencana keberlanjutan dengan negara-negara untuk meningkatkan kepemilikan negara dan mengurangi dukungan donor hingga dan setelah tahun 2030. Penghentian program secara tiba-tiba dan berkepanjangan tidak memungkinkan transisi yang terkelola dan membahayakan nyawa jutaan orang.

    “WHO berkomitmen untuk mendukung PEPFAR dan mitra lainnya, serta pemerintah nasional, dalam mengelola proses perubahan secara efektif untuk meminimalkan dampak pada orang yang hidup dengan HIV,” tandasnya.

    (kna/naf)