Video: Catatan Dokter Gizi Bila Serangga Jadi Menu Makan Gratis
Category: Detik.com Kesehatan
-

Penulis Lagu Rolling Stones-Aktris Marianne Faithfull Meninggal, Ini Riwayat Sakitnya
Jakarta –
Bintang pop Inggris Marianne Faithfull meninggal dunia. Wanita yang juga berperan besar pada beberapa penulisan lagu Rolling Stones tersebut mengembuskan napas terakhirnya di usia 78 tahun.
Faithfull meninggal pada Kamis (30/1/2025) di London, demikian pengumuman perusahaan promosi musiknya Republic Media.
“Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan kematian penyanyi, penulis lagu, dan aktris Marianne Faithfull,” kata juru bicara perusahaan dalam sebuah pernyataan.
“Marianne meninggal dunia dengan tenang di London hari ini, ditemani oleh keluarga tercintanya. Ia akan sangat dirindukan.”
Faithfull sempat menjadi pecandu heroin pada akhir 60-an, mengalami keguguran saat hamil tujuh bulan, dan hampir meninggal karena overdosis pil tidur. Pada awal tahun 70-an, Faithfull tinggal di jalanan London dan kehilangan hak asuh atas putranya, Nicholas, yang ia miliki dengan mantan suaminya, pemilik galeri John Dunbar.
Dia juga berjuang melawan anoreksia dan hepatitis, dirawat karena kanker payudara, mengalami patah pinggul saat jatuh, dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena COVID-19 pada 2020.
Faithfull sudah menjadi selebriti sebelum berusia 17 tahun dan inspirasi bagi rekan-rekannya serta artis yang lebih muda di awal usia 30-an, ketika album Broken English-nya yang vulgar memberinya ulasan seperti yang diterima Stones. Selama beberapa dekade berikutnya, pengagumnya termasuk Beck, Billy Corgan, Nick Cave, dan PJ Harvey, meskipun sejarahnya selalu terkait erat dengan Stones dan tahun-tahun saat ia berpacaran dengan Mick Jagger.
“Saya sangat sedih mendengar kematian Marianne Faithfull,” tulis Jagger di Instagram.
“Ia adalah bagian dari hidup saya selama ini. Ia adalah teman yang luar biasa, penyanyi yang cantik, dan aktris yang hebat.”
Salah satu lagu pertama yang ditulis oleh Jagger dan Keith Richards, As Tears Go By yang melankolis, menjadi hit terobosannya saat dirilis pada 1964.
(naf/naf)
-

Video: Respons MUI-Dokter Gizi soal Serangga Diusulkan Jadi Menu Makan Gratis
Video: Respons MUI-Dokter Gizi soal Serangga Diusulkan Jadi Menu Makan Gratis
-

Video Upaya Ortu Atasi Gangguan Makan Anak: DSA hingga Orang Pintar
Gangguan makan yang dialami Keena, anak 4,5 tahun di Malang berdampak ke banyak hal. Tak terhitung berapa Dokter Spesialis Anak (DSA) dan dokter tumbuh kembang yang disambangi. Bahkan orang tuanya sampai mendatangi ‘orang pintar’ demi mengatasi gangguan makan yang dialami oleh sang anak.
-

Video: Manfaat Gizi Ulat Sagu-Belalang untuk Pertumbuhan Anak
Video: Manfaat Gizi Ulat Sagu-Belalang untuk Pertumbuhan Anak
-

Doyan Ngopi Sebelum Tidur? Hati-hati, Bisa Begini Efeknya
Jakarta –
Kopi merupakan salah satu minuman yang paling digemari di dunia. Biasanya, orang-orang mengonsumsi kopi di pagi hari untuk menghilangkan kantuk dan menambah energi.
Kendati demikian, tak sedikit pula yang menikmati minum kopi di waktu berbeda. Sebagian orang pun gemar menenggak secangkir kopi di malam hari beberapa jam sebelum waktu tidur.
Lantas, apakah kebiasaan minum kopi di malam hari aman dilakukan? Seperti apa dampaknya terhadap kesehatan?
Apakah Kopi Aman Dikonsumsi Malam Hari?
Sejumlah studi menyarankan untuk menghindari minum kopi enam jam sebelum tidur. Salah satu studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan minum kopi tiga hingga enam jam sebelum tidur memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas tidur.
Asisten profesor kedokteran klinis dari University of Southern California Keck School of Medicine, Raj Dasgupta, MD, FACP, mengungkapkan kafein dalam kopi dapat memengaruhi beberapa senyawa kimia dalam tubuh yang mengatur kantuk dan tidur, khususnya adenosine dan melatonin.
Ragupta menjelaskan saat beraktivitas, tubuh akan menggunakan molekul yang disebut adenosine triphosphate (atau ATP) sebagai energi. Molekul tersebut kemudian dipecah menjadi molekul lebih kecil yang kemudian didaur ulang dengan berbagai cara.
“Yang tersisa adalah adenosine. Adenosine menumpuk dan membuat Anda mengantuk. Dan bagaimana cara kerja kafein? Ia menghambat adenosin,” kata Dasgupta dikutip dari GoodRx, Kamis (30/1/2025).
Dasgupta menerangkan seiring berjalannya hari, peningkatan kadar adenosin dalam tubuh secara alami membuat tubuh merasa lebih lelah. Namun ketika seseorang minum kopi, kafein akan menghalangi efek adenosin dan membuat tubuh lebih waspada.
Penelitian juga menunjukkan kafein dapat menurunkan produksi melatonin, terutama bila dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur. Alhasil, ini dapat menunda munculnya rasa kantuk dan mengganggu ritme sirkadian, jam internal yang mengatur siklus tidur-bangun.
Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?
Hingga saat ini, belum ada penelitian yang benar-benar bisa memastikan waktu terbaik untuk minum kopi. Dalam satu studi yang sangat kecil, para peneliti menemukan hubungan antara minum kopi di pagi hari dengan peningkatan kinerja, waktu reaksi, dan energi.
Dalam studi tersebut, para peserta mengonsumsi kafein antara pukul 6 pagi dan 7 pagi, tetapi para peneliti tidak mencoba untuk menarik kesimpulan tentang waktu ini secara khusus.
Karenanya, waktu terbaik minum kopi bagi setiap orang bisa saja berbeda-beda, bergantung pada:
Reaksi tubuh terhadap kafeinJumlah kopi yang diminumJadwal rutinitas harianEfek yang diharapkan dari minum kopi
Jika tujuannya untuk meningkatkan energi, minum kopi di pagi hari mungkin merupakan pilihan terbaik. Jika mengandalkan kafein sebagai penambah semangat saat berolahraga, mungkin perlu mengatur waktu minum kopi sesuai dengan jadwal berolahraga.
(ath/kna)
-

Dear Pasutri, Ini 4 Trik yang Tak Boleh Terlewat Agar Orgasme Bersamaan
Jakarta –
Orgasme tidak hanya memberikan rasa puas dalam bercinta. Ada banyak manfaat kesehatan yang tersimpan dari orgasme, sehingga klimaks ini seringkali dijadikan tujuan pada sesi di atas ranjang.
Umumnya, orgasme antara wanita dan laki-laki seringkali tidak bisa datang bersamaan. Dikutip dari Healthshots, setiap orang tentu memiliki waktu yang berbeda untuk mencapai klimaks. Orgasme seksual yang terjadi bersama-sama akan berefek positif pada hubungan.
“Mencapai klimaks pada saat yang bermanfaat karena dapat membantu memperdalam ikatan yang Anda miliki dengan pasangan,” kata Anu Goel, seorang pakar seks.
Lantas, bagaimana cara mendapatkan orgasme bersamaan ketika bercinta?
1. Jalin Komunikasi
Setiap orang wajib mengetahui apa yang membuat pasangannya bergairah, sehingga diperlukan komunikasi yang baik untuk bisa mendapatkan orgasme.
Penting untuk memahami yang ingin pasangan dapatkan dalam bercinta, mungkin saja ada beberapa zona sensitif seksual yang terlewatkan. Pembicaraan nakal sebelum bercinta juga bisa membantu untuk menambah gairah seks.
2. Foreplay
Pemanasan sebelum masuk ke sesi bercinta bisa saja mendatangkan orgasme. Hal ini karena wanita tidak selalu orgasme dengan seks penetrasi, dan foreplay memainkan peran penting dalam membantu mereka mencapai klimaks.
Klitoris harus difokuskan karena sering kali membantu wanita mencapai klimaks dengan cepat. Sebuah penelitian, yang diterbitkan dalam Sexual Medicine, mengklaim bahwa pusat kenikmatan seksual wanita berada di klitoris.
3. Menikmati Waktu Bercinta
Tidak sedikit orang yang kesulitan untuk menikmati momen bercinta. Bahkan, beberapa dari mereka hanya fokus pada hasil dan ingin segera menyelesaikan sesi bercintanya.
Padahal, menikmati waktu bersama pasangan serta memahami bagaimana tubuh merespons sentuhan dapat menjadi salah satu trik untuk mencapai orgasme simultan.
4. Gunakan Pelumas
Menggunakan pelumas dapat membantu mencapai orgasme dengan cepat. Pelumas juga dapat meningkatkan rangsangan seksual pada wanita. Selain itu, pelumas dapat membantu untuk menyesuaikan waktu orgasme dengan pasangan.
(dpy/naf)
-

Pentingnya Nutrisi untuk Anak Demi Entaskan Stunting
Foto Health
Andhika Prasetia – detikHealth
Kamis, 30 Jan 2025 19:00 WIB
Tangerang – Prevalensi stunting pada anak di Indonesia masih perlu diwaspadai. Untuk itu, nutrisi yang tepat dan skrining berkala dilakukan untuk mengentaskan stunting.
-

Kisah Anak yang Alami Gangguan Makan, Cuma Mau Biskuit dan Kentang
Fisca Tanjung merupakan orang tua anak dengan gangguan makan. Sang anak, Keena, menolak makan nasi dengan alasan bau. Ia hanya mau makan biskuit, kentang, mie, snack dan minum susu formula. Kepada 20Detik, Fisca pun menceritakan gangguan makan yang dialami sang anak sejak usia 2 tahun.
-

Mencegah Chikungunya di Lingkungan Sekolah
Foto Health
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani – detikHealth
Kamis, 30 Jan 2025 18:03 WIB
Kediri – Pengasapan (fogging) dilakukan di sejumlah sekolah tingkat SD dan TK di Kota Kediri, Jawa Timur. Fogging ini untuk mencegah penyakit chikungunya.
