Category: Detik.com Kesehatan

  • Mayapada Eye Centre Luncurkan SMILE Pro Hyperopic, Pertama di ASEAN

    Mayapada Eye Centre Luncurkan SMILE Pro Hyperopic, Pertama di ASEAN

    Jakarta – Sebagai bagian dari Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk) (IDX: SRAJ), Mayapada Eye Centre memperkenalkan layanan terbaru Laser Vision Correction (LVC) dengan teknologi mutakhir SMILE Pro Hyperopic dari ZEISS. Prosedur ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, sebagai solusi terkini untuk mengatasi masalah rabun jauh yang membutuhkan koreksi ukuran kacamata plus (hipermetropia).

    SMILE Pro Hyperopic dari ZEISS menjadikan layanan koreksi penglihatan di Mayapada Eye Centre semakin komprehensif, melengkapi layanan yang sudah ada sebelumnya, yaitu LASIK (Laser Assisted in Situ Keratomileusis) dan SMILE (Small Incision Lenticule Extraction) Pro untuk menangani kondisi myopia (rabun jauh) dan astigmatisme (silinder).

    “Selaras dengan komitmen Mayapada Healthcare untuk terus berinovasi, Mayapada Eye Centre menghadirkan SMILE Pro Hyperopic sebagai salah satu langkah konkrit kami untuk terus memberikan solusi terbaru kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan koreksi penglihatan dengan teknologi terkini. Kami yakin Mayapada Eye Centre akan semakin dikenal sebagai pusat layanan mata terpercaya untuk peningkatan kualitas penglihatan,” ujar CDO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia, dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/2/2025).

    SMILE Pro Hyperopic dari ZEISS adalah metode koreksi penglihatan terbaru yang menggunakan laser femtosecond. Berbeda dengan metode LVC konvensional dengan flap (LASIK) atau tanpa flap (PRK, SMILE), prosedur ini dilakukan dengan sayatan kecil (minimal invasif) dan waktu yang lebih singkat sehingga mengurangi risiko terjadinya komplikasi dan mempercepat pemulihan.

    Menurut dr Ucok P. Pasaribu, Sp.M (K), SMILE Pro Hyperopic memberikan kesempatan kepada pasien hipermetropia untuk mendapatkan tindakan LVC yang minimal invasif dengan teknologi SMILE Pro yang selama ini terbatas hanya untuk pasien myopia dan astigmatisme. Selain itu, saat ini SMILE Pro juga dilengkapi dengan teknologi Oculign System guna memastikan tingkat akurasi dan stabilitas yang lebih tinggi selama prosedur sehingga hasilnya semakin optimal.

    SMILE Pro Hyperopic menjadi terobosan signifikan untuk kesehatan mata karena memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pasien yang ingin lepas dari ketergantungan pada kacamata maupun lensa kontak akibat hipermetropia yang dialami. Hipermetropia adalah gangguan pada mata di mana pembiasan cahaya dalam bola mata tidak terfokus dengan baik, sehingga bayangan jatuh tidak tepat di retina, melainkan di belakang retina.

    Akibatnya, penglihatan objek jarak jauh menjadi buram. Agar penglihatan jauh dapat normal kembali, kondisi ini dapat diperbaiki dengan kacamata lensa plus, dan kini dapat diatasi dengan SMILE Pro Hyperopic yang ada di Mayapada Eye Centre.

    Mayapada Eye Centre juga menghadirkan layanan eksklusif bernama VIA (Vision Assistant). Layanan ini dirancang sebagai asisten pribadi untuk mendampingi pasien selama menjalani perawatan di Mayapada Eye Centre.

    VIA membantu memastikan kenyamanan dan memberikan dukungan penuh mulai dari konsultasi awal hingga pemulihan pasca tindakan, sehingga pasien merasa lebih tenang dan percaya diri dalam setiap langkah perjalanan mereka menuju penglihatan yang lebih baik.

    Layanan SMILE Pro Hyperopic tersedia di Mayapada Eye Centre, yang berlokasi di Mayapada Hospital Jakarta Selatan Tower 2 Lantai 3. Terintegrasi dengan Mayapada Hospital yang telah memiliki akreditasi internasional Joint Commission International (JCI), Mayapada Eye Centre menghadirkan fasilitas modern dan tenaga medis berpengalaman untuk memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan mata terbaik.

    Sebagai bentuk komitmen Mayapada Eye Centre dalam menghadirkan solusi penglihatan yang semakin komprehensif, Mayapada Eye Centre akan melengkapi terapi bebas kacamata dengan menghadirkan layanan PRESBYOND dan Ortho-K. Mayapada Eye Centre juga akan memperluas jangkauan layanannya dengan membuka cabang baru di Mayapada Tower 2, Jl Jendral Sudirman, Jakarta Selatan.

    Layanan SMILE Pro Hyperopic juga akan tersedia di lokasi ini, sehingga semakin memudahkan masyarakat yang membutuhkan prosedur koreksi penglihatan dengan teknologi terkini.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai SMILE Pro Hyperopic, kunjungi situs resmi Mayapada Eye Centre di www.mayapadaeyecentre.com atau hubungi layanan pelanggan melalui WhatsApp di 0811 8858 088.

    (akn/ega)

  • Kisah Pria Pangkas BB 81 Kg, Termotivasi Diet usai Hampir Mati Sakit Jantung

    Kisah Pria Pangkas BB 81 Kg, Termotivasi Diet usai Hampir Mati Sakit Jantung

    Jakarta

    Setiap orang memiliki alasan masing-masing untuk menurunkan berat badan. Bagi Tivaj Hopkins, motivasinya berasal dari insiden yang hampir menghilangkan nyawanya.

    Saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas, Hopkins memiliki bobot tubuh 400 pon (sekitar 181 kg). Kondisi tersebut membuat Hopkins mengalami banyak masalah kesehatan, mulai dari kolesterol tinggi, hipertensi, dan asma.

    “Setiap kali kadarnya diukur, hasilnya cukup tinggi. Hal itu membuat ibu saya stres karena saya harus sering mengunjungi dokter. Dan hal itu membuat saya tertekan, karena saya tahu apa yang dirasakan oleh ibu itu semua karena saya,” ujar Hopkins dikutip dari Today, Sabtu (1/2/2025).

    Hopkins sadar dia harus menurunkan berat badan, tetapi tidak pernah benar-benar mencobanya. Semua berubah ketika dia dirawat di rumah sakit akibat “serangan jantung mini” pada usia 17 tahun.

    “Itu adalah pengingat bahwa jika saya tidak membuat perubahan apa pun, saya tidak akan bertahan lama di sini. Saya tidak ingin mati dengan mengetahui bahwa saya belum mencapai apa pun,” katanya.

    Hopkins mulai melakukan sejumlah penyesuaian terhadap gaya hidupnya. Dia mulai berjalan kaki, angkat beban, dan mengubah pola makannya.

    Setelah lulus SMA, Hopkins bekerja di gudang UPS. Dia tahu bekerja di restoran cepat saji atau toko eceran yang menyediakan makanan cepat saji akan menimbulkan godaan yang sulit ditolak. Karenanya, Hopkins memutuskan untuk bekerja di tempat yang membuatnya aktif bergerak.

    Setelah menurunkan sedikit berat badan dan merasa lebih bugar, Hopkins pun bergabung dengan pusat kebugaran dan melakukan latihan angkat beban. Dia juga berhenti makan makanan cepat saji dan beralih ke pola makan tinggi protein.

    “Begitu saya menguasai pusat kebugaran, saya pikir saya bisa menguasai asupan nutrisi. Itu adalah bagian lain yang sangat bagus dari transisi saya – mengubah kebiasaan makan saya. Begitulah cara saya menjadi diri saya yang sekarang,” tuturnya.

    Hasil kerja kerasnya berbuah manis. Hopkins sukses menurunkan berat badan sebanyak 180 pon (sekitar 81 kg) dan mengatasi masalah kesehatan yang dimilikinya.

    “Saya tidak menderita asma dan saya sudah tidak mengonsumsi obat tekanan darah tinggi lagi. Saya tidak perlu minum obat apa pun,” ujar Hopkins.

    Pengalaman tersebut juga membuat Hopkins memperoleh pekerjaan baru. Kini, dia bekerja sebagai pelatih kebugaran dan membantu orang-orang untuk mewujudkan tubuh yang sehat.

    “Saya melihat diri saya pada orang-orang yang saya latih. Itulah dorongan yang membuat saya bekerja. Dan membantu orang lain membantu kesehatan mental saya. Saya senang membantu orang lain,” pungkasnya.

    (ath/kna)

  • Ahli Gizi Harvard Ungkap 5 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Bikin Pikun    
        Ahli Gizi Harvard Ungkap 5 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Bikin Pikun

    Ahli Gizi Harvard Ungkap 5 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Bikin Pikun Ahli Gizi Harvard Ungkap 5 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Bikin Pikun

    Jakarta

    Makanan yang dikonsumsi memainkan peranan sangat penting pada kesehatan otak. Apabila pola makan yang dijalankan tidak sehat, bukan tidak mungkin kesehatan otak akan menurun dan mengakibatkan beberapa gangguan kognitif seperti sulit fokus hingga ingatan menurun.

    Dikutip dari CNBC Make It, ahli gizi dari Harvard Medical School Dr Uma Naidoo mengungkapkan ada lima jenis makanan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan otak. Berikut daftarnya.

    1. Gula Tambahan

    Otak menggunakan energi dalam bentuk glukosa untuk memicu aktivitas sel. Namun, pola makan tinggi gula dapat menyebabkan kelebihan glukosa di otak, yang menurut penelitian dikaitkan dengan gangguan memori dan berkurangnya elastisitas hipokampus, bagian otak yang mengendalikan memori.

    “Meskipun setiap tubuh memiliki kebutuhan yang berbeda, American Heart Association merekomendasikan agar wanita mengonsumsi tidak lebih dari 25 gram gula tambahan per hari, dan pria tidak mengonsumsi lebih dari 36 gram gula tambahan per hari,” kata Naidoo.

    2. Gorengan

    Meskipun gorengan memiliki rasa yang sangat enak, namun jumlah dari makanan ini sebaiknya dibatasi. Satu penelitian yang melibatkan 18.080 orang menemukan bahwa pola makan tinggi gorengan dikaitkan dengan skor yang lebih rendah dalam pelajaran dan ingatan.

    “Alasan yang mungkin, kenikmatan yang tidak menyenangkan ini menyebabkan peradangan, yang dapat merusak pembuluh darah yang memasok darah ke otak,” ucap Naidoo.

    Apabila memiliki kebiasaan makan gorengan tiap hari, Naidoo menyarankan masyarakat mulai membatasinya seperti seminggu sekali. Lakukan secara bertahap sampai sebulan sekali untuk memiliki kesehatan yang baik secara umum.

    3. Tepung Olahan

    Selanjutnya adalah makanan-makanan yang dibuat dengan tepung olahan seperti pasta, roti, mi, dan makanan lainnya. Tepung olahan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi kurang baik untuk tubuh, terlebih apabila dikonsumsi secara terus menerus.

    “Tidak terasa manis, tubuh Anda tetap memprosesnya dengan cara yang sama seperti saat mengolah gula,” kata Naidoo.

    NEXT: Alkohol dan Daging Merah Olahan

    4. Alkohol

    Meski sebagian orang mungkin merasa lebih rileks setelah minum minuman beralkohol, Naidoo menuturkan minuman beralkohol dapat memicu gelisah hingga otak yang berkabut keesokan harinya. Sebuah penelitian pada tahun 2018 mengungkapkan keterkaitan konsumsi alkohol dengan risiko demensia.

    Demensia merupakan sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak secara progresif. Biasanya ini ditandai dengan penurunan daya ingat hingga kemampuan berpikir.

    “Pada tahun 2018, dalam British Medical Journal, mereka melaporkan bahwa orang yang sama sekali tidak mengonsumsi alkohol atau yang mengonsumsi lebih dari 14 minuman per minggu memiliki risiko demensia yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang minum alkohol dalam jumlah sedang,” kata Naidoo.

    5. Daging Merah Olahan

    Nitrat biasanya digunakan sebagai bahan pengawet pada produk daging merah olahan seperti bacon, salami, hingga sosis. Konsumsi makanan mengandung nitrat secara berlebihan dikaitkan dengan penurunan kesehatan otak, khususnya dalam masalah depresi.

    Sebuah penelitian terkini bahkan menunjukkan bahwa nitrat dapat mengubah bakteri usus sedemikian rupa sehingga mengarah pada gangguan bipolar.

    Dikutip dari Time, sebuah penelitian lain yang dilakukan di Harvard Medical School mengungkapkan mengonsumsi lebih banyak daging merah olahan memiliki risiko 14 persen lebih tinggi terkena demensia selama lebih dari empat dekade dibandingkan mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah sedikit.

  • 4 Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

    4 Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

    Jakarta

    Nangka merupakan salah satu buah yang banyak ditemukan di wilayah Asia, termasuk Indonesia. Buah ini digemari karena rasanya yang manis, serta beragam manfaatnya untuk kesehatan.

    Namun, daging buah bukanlah satu-satunya bagian yang bisa dikonsumsi. Biji buah nangka ternyata juga memiliki beragam khasiat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

    Dikutip dari Healthline, 1 ons (28 gram) biji nangka mengandung nutrisi berupa:

    Kalori: 53Karbohidrat: 11 gramProtein: 2 gramSerat: 0,5 gramRiboflavin: 8 persen dari rekomendasi asupan harianTiamin: 7 persen dari rekomendasi asupan harianMagnesium: 5 persen dari rekomendasi asupan harianFosfor: 4 persen dari rekomendasi asupan harian

    Biji nangka juga mengandung pati dan antioksidan dalam jumlah yang cukup tinggi.

    Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan

    Lantas, apa saja manfaat biji nangka untuk kesehatan? Berikut ulasannya.

    1. Memiliki Efek Antimikroba

    Sejumlah penelitian telah menunjukkan biji nangka memiliki efek antimikroba. Dalam sebuah studi, ditemukan bahwa permukaan biji nangka ditutupi partikel kecil yang berfungsi sebagai agen antibakteri.

    Pengujian yang dilakukan terhadap bakteri umum, seperti E. coli, menemukan bahwa biji nangka memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi agen terapeutik untuk mencegah penyakit bawaan makanan.

    2. Berpotensi Mencegah Kanker

    Beberapa penelitian menunjukkan biji nangka memiliki sifat antikanker. Ini berkat kandungan antioksidan yang terkandung di dalamnya.

    Biji nangka mengandung antioksidan yang cukup tinggi, khususnya flavonoid, saponin, dan fenolik. Penelitian menunjukkan senyawa tanaman tersebut dapat membantu melawan peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan memperbaiki kerusakan DNA.

    Sebuah penelitian tabung reaksi juga menunjukkan ekstrak biji nangka dapat mengurangi pembentukan pembuluh darah kanker hingga 61 persen.

    3. Mendukung Fungsi Pencernaan

    Seperti halnya biji-bijian lain, biji nangka juga mengandung serat larut dan tidak larut. Serat melewati saluran pencernaan tanpa dicerna, dan membantu menormalkan pergerakan usus dengan menambah jumlah tinja, membuatnya lebih lunak, dan meningkatkan frekuensi buang air besar.

    Serat juga dianggap sebagai prebiotik, yang berarti dapat membantu memberi makan bakteri baik yang ada di usus. Bakteri ini berfungsi mendukung pencernaan yang sehat dan fungsi kekebalan tubuh.

    Berbagai penelitian juga menemukan peningkatan asupan serat dapat membantu meringankan sembelit, melindungi dari penyakit radang usus, serta meredakan gejala wasir.

    Penelitian juga menunjukkan biji nangka dapat membantu mengelola kadar kolesterol. Efek ini kemungkinan besar disebabkan oleh kandungan serat dan antioksidan pada biji nangka.

    Sebuah penelitian pada hewan menemukan tikus yang mengonsumsi lebih banyak biji nangka memiliki kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang lebih rendah dan kolesterol HDL (kolesterol baik) yang lebih tinggi, dibandingkan tikus yang mengonsumsi lebih sedikit biji nangka.

    Karena penelitian ini masih terbatas pada hewan, diperlukan studi lebih lanjut pada manusia.

    Cara Mengolah Biji Nangka untuk Dikonsumsi

    Berikut beberapa cara mudah untuk menambahkan biji nangka ke menu makanan sehari-hari:

    Ditumis dan dimakan sebagai camilanDijadikan topping atau taburan untuk saladDiolah menjadi hummus atau saus cocolDigiling menjadi tepung untuk ditambahkan ke masakan atau smoothie

    Biji nangka sebaiknya tidak dikonsumsi mentah. Memanggang atau merebusnya merupakan dua metode pengolahan yang paling populer.

    Biji nangka dapat direbus dalam panci besar berisi air selama 20-30 menit. Setelah bijinya lunak, tiriskan air dari panci, biarkan dingin dan kering.

    Biji nangka juga dapat dipanggang dengan oven hingga suhu 205 derajat Celcius. Letakkan biji nangka di atas loyang, panaskan selama 20 menit, atau hingga berwarna coklat keemasan.

    (ath/kna)

  • Begini Cara Buang Pembalut yang Benar, Dicuci atau Nggak Nih?

    Begini Cara Buang Pembalut yang Benar, Dicuci atau Nggak Nih?

    Jakarta

    Ramai di media sosial X pembahasan soal penanganan pembalut bekas yang baik harus seperti apa. Ada sebagian orang beranggapan pembalut harus dicuci dulu sebelum dibuang, namun ada juga yang beranggapan sebenarnya pembalut tidak perlu dicuci sebelum dibuang.

    “aku tim cuci, biasanya aku lebih suka pake yang full kapas/minim gel jd dia lebih mudah dicuci dan kering besokannya jd minim bau dan bisa dibakar juga,” ucap pemilik akun @m***ieb***y_

    “aku ga pernah cuci pembalut juga, semenjak ibu negur aku bilang kalo pembalut dicuci bikin kamar mandi dirumah jdi bau hehe, jadi aku diajarin sama ibuku untuk dilipet rapet pembalutnya trus pakein karet dan masukin ke kantong item dan pake karet double,” kata netizen lain yang memilih untuk tidak mencuci.

    Berkaitan dengan hal tersebut, spesialis obstetri dan ginekologi dr Muhammad Fadli, SpOG berpendapat sebenarnya tidak ada masalah bagi orang-orang yang mau mencuci atau enggan mencuci pembalut bekas sebelum dibuang, semua bisa kembali ke preferensi masing-masing.

    Terpenting adalah memastikan pembalut bekas terbungkus dengan rapi ketika dibuang secara langsung. Apabila tidak dibungkus dengan baik, dikhawatirkan dapat menjadi media kuman tumbuh dengan cepat.

    “Kalau memang seandainya ini adalah pad yang digunakan sekali pakai atau pembalut sekali pakai itu tidak ada salahnya untuk langsung dibuang saja ya. Jadi biasanya dimasukin ke plastik ya langsung dibuang saja itu tidak ada masalah,” ujar dr Fadli ketika dihubungi detikcom, Jumat (31/1/2025).

    Sedangkan untuk orang-orang yang memilih untuk mencuci sebelum membuang pembalut bekas, penting untuk memerhatikan kebersihan lokasi pencucian. Pastikan tempat pencucian juga sudah dibersihkan dengan baik sebelum ditinggalkan.

    Setelah dicuci, pembalut bisa langsung dibungkus dan dibuang ke tempat sampah.

    “Setelah dicuci langsung dibuang juga jangan malah disimpan ditunggu kering juga gitu ya. Langsung dibuang saja secepatnya,” tandasnya.

    (avk/kna)

  • 8 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebab Sering Ngantuk di Siang Hari

    8 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebab Sering Ngantuk di Siang Hari

    Jakarta – Wajar saja bila sesekali mengantuk di siang hari, apalagi jika kurang tidur dan kelelahan setelah banyak beraktivitas. Akan tetapi jika detikers sering merasa kantuk, terlebih saat bekerja, tentunya cukup mengganggu.

    Kantuk berlebih di siang hari sebenarnya umum terjadi dan diperkirakan dialami oleh 20 persen orang dewasa di Amerika Serikat, mengutip situs American Academy of Family Physicians (AAFP).

    Namun sering mengantuk tanpa alasan yang jelas dan terjadi pada jam-jam yang seharusnya segar, itu yang patut diwaspadai karena bisa jadi menandakan kondisi kesehatan tertentu. Apa saja itu?

    Kondisi Penyebab Mengantuk di Siang Hari

    Mulai dari kurang tidur, efek obat, sleep apnea, hingga anemia bisa memicu kantuk berlebih pada siang hari. Dilansir Healthline dan WebMD, berikut penjelasannya:

    1. Kurang Tidur

    Kurang tidur jadi penyebab paling umum merasa kantuk di siang hari. Kondisi ini dapat terjadi karena tidak mendapat cukup waktu tidur pada malam hari sehingga mengantuk berlebih sepanjang siang. Misalnya, tidur larut malam atau bergadang karena pekerjaan.

    Kurang tidur mampu mengganggu kemampuan tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi penting yang mempengaruhi fisik dan psikologis, seperti fungsi neurobiologi.

    2. Insomnia

    Kantuk berlebih dapat dialami pengidap insomnia, yaitu kondisi yang membuat seseorang sulit tidur. Meski mengantuk, mereka kesusahan untuk tidur atau tetap tertidur.

    Insomnia bisa bersifat sementara maupun jangka panjang. Rasa kantuk berlebih di siang hari pada pasien insomnia dapat menunjukkan adanya penyakit penyerta seperti gangguan pernapasan terkait tidur gangguan suasana hati.

    3. Sleep Apnea

    Sleep apnea terjadi saat seseorang mengalami henti napas sementara sebanyak beberapa kali selama tidur. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penyumbatan saluran napas bagian atas atau kegagalan otak dalam mengirimkan sinyal ke otot-otot yang mengendalikan pernapasan.

    Gangguan napas akibat sleep apnea dapat membuat seseorang terbangun dari tidur secara tak sadar. Alhasil, kondisi tersebut bisa mengganggu siklus tidur dan menyebabkan rasa kantuk berlebih pada siang hari.

    Mendengkur dan terengah-engah saat saluran napas terbuka kembali sering terjadi pada pengidap apnea tidur.

    4. Sindrom Kaki Gelisah (RLS)

    Sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS) ditandai dengan keinginan kuat untuk menggerakkan kaki tanpa alasan jelas. Gangguan ini membuat kaki pengidapnya tersentak setiap 20-30 detik sekali sepanjang malam.

    Gejala RLS sering kali bertambah parah saat istirahat atau tertidur. Karena itu, kondisi ini dapat mengganggu tidur dan menyebabkan kantuk di siang hari.

    5. Narkolepsi

    Narkolepsi terjadi saat otak tidak dapat mengendalikan siklus tidur dan terbangun dengan baik. Gangguan sistem saraf ini membuat pengidapnya ingin tidur secara tiba-tiba di siang hari karena kantuk berlebih dan hampir mustahil untuk ditahan saat melakukan aktivitas.

    Narkolepsi juga dapat mengakibatkan hilangnya kontrol otot mendadak (katapleksi) berupa perasaan lemas ringan atau tubuh kolaps total yang berlangsung beberapa detik hingga satu menit.

    6. Depresi

    Gangguan tidur seperti insomnia termasuk gejala umum depresi. Studi 2019 menunjukkan lebih dari 50 persen orang dengan depresi berat mengalami kantuk berlebih di siang hari.

    7. Anemia

    Anemia terjadi ketika tubuh tidak memproduksi sel darah merah yang cukup. Karena sel darah merah berperan mengangkut oksigen, anemia bisa menurunkan suplai oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini mampu membuat seseorang merasa lelah dan sering mengantuk.

    8. Gangguan Neurologis

    Sejumlah gangguan neurologis juga dapat mempengaruhi siklus tidur yang memicu seringnya mengantuk di siang hari. Gangguan neurologisnya berupa penyakit alzheimer, penyakit parkinson, sklerosis multipel (MS), dan tumor atau cedera otak.

    (azn/row)

  • Coba Sendiri! Makan Buah Ini Tiap Hari Bisa Bikin Jantung Sehat-Panjang Umur

    Coba Sendiri! Makan Buah Ini Tiap Hari Bisa Bikin Jantung Sehat-Panjang Umur

    Jakarta

    Memiliki tubuh sehat dan panjang umur merupakan impian dari banyak orang. Diet atau pola makan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan hingga usia tua.

    Salah satu buah-buahan yang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan panjang umur adalah alpukat. Hal ini terungkap dalam sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan di Departemen Ilmu Gizi Penn State, Amerika Serikat.

    Dari sekian banyak makanan yang dianggap sehat, alpukat seringkali menduduki peringkat teratas. Satu buah alpukat ukuran sedang mengandung banyak nutrisi penting seperti lemak tak jenuh tunggal, asam oleat, yang baik untuk kesehatan jantung.

    Selain itu, alpukat juga mengandung serat yang cukup tinggi. Ada sekitar 10 gram serat per buah alpukat yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan kesehatan usus. Kandungan nutrisi lain yang ada di buah alpukat seperti vitamin K, E, C, B, kalium, hingga antioksidan seperti lutein, zeaxanthin, dan beta-karoten.

    Kandungan kalium dalam alpukat yang tinggi dapat membantu mengatur tekanan darah dan menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Alpukat juga dapat meningkatkan rasa kenyang yang mengurangi kemungkinan makan berlebihan.

    Selain itu, konsumsi alpukat secara teratur telah dikaitkan dengan risiko penyakit kronis yang lebih rendah, termasuk diabetes, kanker, dan kondisi peradangan. Semua faktor tersebut berdampak signifikan pada harapan hidup.

    Lemak sehat dalam alpukat juga berkontribusi pada fungsi kognitif dengan menjaga struktur dan fungsi neuron. Kulit juga mendapat manfaat dari vitamin E dan vitamin C yang meningkatkan elastisitas, mendukung perbaikan, serta membantu memperlambat tanda-tanda penuaan.

    Hasil Penelitian Ahli

    Diterbitkan dalam jurnal Current Developments in Nutrition, penelitian melibatkan 1.008 peserta yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pola makan biasa dengan asupan alpukat minimal dan kelompok dengan asupan alpukat setiap hari selama 26 minggu.

    Temuan tersebut menunjukkan penambahan alpukat ke dalam pola makan dapat berkontribusi pada kesehatan keseluruhan yang lebih baik.

    “Kami menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi satu alpukat per hari secara signifikan meningkatkan kepatuhan mereka terhadap pedoman diet. Ini menunjukkan bahwa strategi seperti mengonsumsi satu alpukat per hari dapat membantu orang mengikuti pedoman diet dan meningkatkan kualitas diet mereka,” kata peneliti Kristina Petersen, dikutip dari Mirror, Sabtu (1/2/2025).

    Temuan ini senada dengan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association. Disebutkan bahwa mengonsumsi dua porsi (satu alpukat) tiap minggu dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner hingga 21 persen.

    (avk/kna)

  • Video: Wamentan Terus Awasi Wabah PMK: Sediakan 4 Juta Vaksin

    Video: Wamentan Terus Awasi Wabah PMK: Sediakan 4 Juta Vaksin

    Jakarta – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengaku pihaknya akan terus memonitori wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dalam negeri yang merebak di sejumlah peternakan. Seperti di Pulau Jawa, Lampung, Bali hingga Nusa Tenggara Barat.

    (/)

  • Siasat Wilayah di Korsel Jaga Kelahiran Agar Penduduknya Tak Punah

    Siasat Wilayah di Korsel Jaga Kelahiran Agar Penduduknya Tak Punah

    Jakarta

    Korea Selatan akhirnya mencatat kenaikan angka kelahiran sebanyak 3 persen di tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama (Januari-November). Ini menjadi catatan kenaikan pertama Korsel setelah 9 tahun berturut-turut selalu mengalami penurunan.

    Meski begitu, perjuangan Korsel menangani masalah penurunan populasi masih panjang. Provinsi Jeolla Selatan contohnya baru saja mengeluarkan aturan tunjangan terbaru untuk anak-anak yang lahir di provinsi tersebut.

    Total tunjangan melahirkan dasar yang bisa didapatkan orang tua bahkan bisa mencapai 43,2 juta won (Rp 484 juta) per anak.

    Dikutip dari Korea Herald, aturan tersebut mulai berlaku untuk anak-anak yang lahir pada tahun 2024. Anak yang lahir di Jeolla Selatan dan terus tinggal di sana bakal mendapatkan pembayaran bulanan sebesar 200 ribu won (Rp 2,2 juta) per anak hingga berusia 19 tahun.

    Tunjangan tersebut diberikan kepada orang tua sebagai komitmen keuangan jangka panjang bagi orang tua yang membesarkan anak mereka di Jeolla Selatan. Pembayaran bulanan yang didapatkan terdiri dari 100 ribu won (Rp 1,1 juta) berupa uang tunai dari pemerintah provinsi dan 100 ribu won dari pemerintah kota atau kabupaten berupa uang tunai atau sertifikat hadiah lokal.

    Agar memenuhi syarat, setidaknya satu orang tua harus mendaftarkan kelahiran anak di Jeolla Selatan dan terus tinggal di sana selama periode pemberian tunjangan. Keluarga yang pindah sebelum periode 18 tahun berakhir tidak akan mendapatkan tunjangan selanjutnya.

    Jeolla Selatan merupakan daerah dengan penurunan penduduk paling drastis di Korea Selatan. Hingga Maret 2024, indeks risiko depopulasi regionalnya menjadi yang terendah di Korsel dengan 0,329.

    Indeks tersebut mengukur jumlah perempuan usia subur (20-39 tahun) relatif terhadap populasi lansia (65 tahun ke atas), menyoroti wilayah mana yang paling berisiko mengalami penurunan populasi jangka panjang. Sebagai perbandingan, rata-rata nasional Korea Selatan adalah 0,615.

    “Tujuan kami adalah untuk meningkatkan angka kelahiran total Jeolla Selatan menjadi 1,5 pada tahun 2030, menciptakan masyarakat di mana membesarkan anak bukan hanya menjadi beban pribadi, tetapi sesuatu yang didukung bersama oleh masyarakat dan pemerintah setempat,” kata Direktur Biro Kependudukan Jeolla Selatan, Kim Myung-shin.

    (avk/kna)

  • Viral Pembalut Bekas Dicuci Vs Tidak, Harusnya Gimana? Dokter Bilang Gini

    Viral Pembalut Bekas Dicuci Vs Tidak, Harusnya Gimana? Dokter Bilang Gini

    Jakarta

    Viral di media sosial X pembahasan terkait pembalut bekas perlu dicuci dulu atau tidak sebelum dibuang. Ada yang beranggapan bahwa sebaiknya pembalut bekas dicuci dulu sebelum dibuang.

    Namun, tak sedikit juga yang berpendapat bahwa sebenarnya pembalut tidak perlu dicuci dulu sebelum dibuang, selama dibungkus dengan baik.

    “Girls udah sejak October aku gk pernah nyuci pembalut lagi, jd lega soalnya gk perlu kelamaan di toilet nya. btw sebelumnya aku selalu cuci sampe bersih pake sabun, soalnya sama ibu dan sodara2ku diajarinnya gitu. Skrg udah enggak, tinggal dilipet dan dibungkus rapet terus buang,” kata pemilik akun @q*b**r.

    “aku tim cuci, biasanya aku lebih suka pake yang full kapas/minim gel jd dia lebih mudah dicuci dan kering besokannya jd minim bau dan bisa dibakar juga,” kata netizen lain yang mengaku lebih memilih untuk mencuci pembalut bekas sebelum akhirnya dibuang.

    Berkaitan dengan hal tersebut, spesialis obstetri dan ginekologi dr Muhammad Fadli, SpOG menuturkan dicuci atau tidaknya pembalut bekas sebelum dibuang sebenarnya bisa kembali ke preferensi masyarakat masing-masing.

    Ia menuturkan kebiasaan mencuci pembalut bekas muncul karena adanya kekhawatiran bau yang muncul dari pembalut bekas hingga adanya mitos-mitos tertentu terkait pembalut bekas. Hingga saat ini tidak ada anjuran pasti bagaimana penangan pembalut bekas yang lebih ‘benar’.

    Meski begitu, dr Fadli menuturkan edukasi tetap diperlukan agar mitos-mitos yang tidak tepat soal pembalut tidak semakin tertanam di pemahaman masyarakat.

    “Mau dicuci mau, tidak dicuci sih, tidak ada masalah tetapi ya harus diluruskan tentang tentang apa tentang mitosnya itu, kalau nggak (dicuci) katanya bisa di-haunted by ghost. Kalau menurut saya dua-duanya sih oke, mau dicuci boleh, mau tidak dicuci juga boleh,” kata dr Fadli ketika dihubungi detikcom, Jumat (31/1/2025).

    dr Fadli menuturkan secara umum tidak ada risiko medis yang dapat ditimbulkan dari mencuci atau tidak mencuci pembalut bekas. Selama pembalut dibungkus rapi dan bekas tempat pencucian juga dibersihkan sebelum membuang pembalut, maka masyarakat tak perlu khawatir.

    Menurutnya, yang lebih penting untuk diperhatikan para wanita adalah frekuensi mengganti pembalut dalam sehari. Ini penting untuk mencegah masalah kesehatan reproduksi yang dapat ditimbulkan.

    Dalam sehari, dr Fadli menyarankan wanita mengganti pembalut minimal 6-8 jam sekali. Dengan begitu, minimal pembalut diganti sebanyak 3 kali dalam sehari.

    “Yang tidak boleh adalah kalau menggunakannya kelamaan. Ini malah bisa bikin kuman tumbuh dan bisa menjadikan infeksi,” tandasnya.

    (avk/kna)