Category: Detik.com Kesehatan

  • Pasien Jantung Berhasil Pulih Usai Jalani Prosedur Ini di Mayapada Hospital

    Pasien Jantung Berhasil Pulih Usai Jalani Prosedur Ini di Mayapada Hospital

    Jakarta – Gangguan pada katup jantung dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satunya dapat mengakibatkan gagal jantung.

    Penanganan masalah ini tentunya memerlukan tindakan yang tepat untuk melakukan perbaikan pada katup jantung, baik mitral maupun aorta, melalui prosedur Mitral/Aorta Valve Repair (MVR).

    Penanganan kasus katup jantung dengan prosedur MVR pernah dilakukan oleh tim dokter multidisiplin di Cardiovascular Center Mayapada Hospital dengan dukungan peralatan medis yang canggih. Penanganan kasus katup jantung dilakukan terhadap pasien laki-laki asal Palembang berusia 43 tahun dengan keluhan sesak napas.

    Pasien tersebut mendapat penanganan langsung oleh Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Subspesialis Jantung Dewasa di Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr. Ismail Dilawar, Sp.BTKV Subsp. JD (K).

    Setelah dilakukan pemeriksaan Ekokardiografi, dr. Ismail menemukan adanya kebocoran pada katup mitral pasien. Adapun katup mitral merupakan sebuah katup yang terletak di antara serambi kiri dan bilik kiri jantung yang berfungsi untuk mencegah darah mengalir ke serambi kiri saat jantung berkontraksi.

    Namun, karena katup mitral pasien telah mengalami kebocoran, maka perlu diperbaiki dengan tindakan MVR. “Tindakan ini bertujuan untuk menangani gangguan pada katup jantung yang menyempit atau rusak sehingga mempengaruhi aliran darah di jantung,” jelas dr. Ismail dalam keterangannya, Senin (3/2/2025).

    Menurutnya, tindakan MVR bermanfaat bagi pasien karena dapat membantu menghilangkan gejala-gejala yang tidak nyaman dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

    Kedua, penggantian katup mitral dapat mencegah atau mengurangi komplikasi serius seperti infeksi katup jantung, gagal jantung, dan kerusakan organ lain yang disebabkan oleh aliran darah yang tidak lancar.

    “Dengan tindakan MVR ini, pasien tidak perlu lagi mengonsumsi obat pengencer darah seumur hidup dan meminimalisir kemungkinan infeksi yang bisa terjadi. Apabila perbaikan katup dilakukan dengan baik, perbaikan ini bisa bertahan lebih dari 20-30 tahun.” ungkap dr. Ismail.

    Kemudian, dr. Ismail melakukan tindakan MVR terhadap pasien dengan teknik bedah minimal invasif atau minim sayatan.

    Dalam 10 hari setelah melakukan operasi, pasien pun sudah dapat beraktifitas kembali dan tidak lagi mengalami keluhan.

    “Operasi perbaikan katup dengan minimal invasif ini tentunya memiliki kelebihan untuk pasien. Selain lama perawatan yang lebih singkat, risiko komplikasi yang lebih kecil, dan rasa nyeri yang minimal akan lebih nyaman untuk pasien,” lanjut dr. Ismail.

    dr. Ismail menjelaskan tindakan repair katup jantung yang dilakukan tergolong tindakan dengan tingkat kesulitan tinggi yang jarang dapat dilakukan oleh dokter bedah jantung.

    Namun, sebagai bagian dari tim dokter berpengalaman dari Cardiovascular Center Mayapada Hospital, dr. Ismail sukses menjalani tindakan MVR dengan dukungan teknologi medis dan keahliannya. Risiko komplikasi dan keluhan pada pasien pun dapat teratasi.

    Tindakan MVR tersebut juga merupakan salah satu dari berbagai tindakan advanced yang dapat dilakukan di layanan Cardiovascular Center Mayapada Hospital. Terdapat berbagai tindakan yang dapat dilayani di sini, mulai dari pencegahan, skrining dan diagnosis, pengobatan, sampai dengan rehabilitasi jantung pasca-tindakan.

    Layanan Cardiovascular Center Mayapada Hospital juga didukung oleh tim dokter multidisiplin, fasilitas dan teknologi medis lengkap, serta berpengalaman menangani kasus advanced seperti penggantian katup jantung (mitral dan aorta) secara minimal invasif, penanganan gangguan pembuluh darah aorta dengan prosedur TEVAR.

    Kemudian, Bentall Procedure sebagai tindakan dengan tingkat kesulitan tinggi, hingga tindakan bedah jantung untuk menangani penyakit jantung bawaan pada anak seperti Tetralogi of Fallot, ASD, dan VSD.

    Cardiovascular Center Mayapada Hospital juga dilengkapi dengan layanan Cardiac Emergency yang siaga 24 jam untuk menangani kasus kegawatdaruratan jantung dengan standar protokol internasional Door to Balloon kurang dari 90 menit.

    Jika terjadi kasus gawat darurat jantung, Anda dapat mengakses Cardiac Emergency dengan menghubungi kontak 150990 atau menggunakan fitur button Emergency Call di aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital.

    Sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit jantung, Anda juga dapat melakukan skrining jantung secara rutin dengan melakukan booking appointment melalui aplikasi MyCare. Aplikasi ini juga memudahkan pasien mendapatkan nomor antrean lebih awal dan menawarkan berbagai metode pembayaran yang terintegrasi.

    Anda juga dapat menemukan berbagai tips seputar kesehatan jantung dan informasi layanan di Cardiovascular Center Mayapada Hospital dalam fitur Health Articles & Tips di aplikasi MyCare.

    Selain itu, Anda dapat memantau kebugaran tubuh Anda dengan menggunakan fitur Personal Health di MyCare yang dapat terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk menghitung detak jantung, jumlah kalori terbakar, jumlah langkah kaki, dan body mass index (BMI).

    Aplikasi MyCare dapat diunduh di Google Play Store dan App Store. Dapatkan bonus berupa poin saat registrasi pertama di MyCare yang dapat digunakan sebagai potongan harga layanan di Mayapada Hospital.

    (akn/ega)

  • Wabah Baru Ebola Tewaskan Perawat di Uganda, Vaksin Langsung Dikebut

    Wabah Baru Ebola Tewaskan Perawat di Uganda, Vaksin Langsung Dikebut

    Jakarta

    Seorang perawat berusia 32 tahun di Uganda meninggal dunia usai terinfeksi Ebola. Otoritas kesehatan setempat mengumumkan wabah Ebola sehari setelah kematian perawat tersebut. Hingga saat ini, sumber wabah masih terus ditelusuri dan menurut laporan terakhir belum ada kasus lain terkonfirmasi.

    Otoritas kesehatan Uganda kini sedang mempersiapkan penyebaran vaksin uji coba sebagai bagian dari langkah membendung wabah Ebola di ibukota Uganda, Kampala.

    Sejumlah ilmuwan telah mengembangkan protokol penelitian yang berkaitan dengan rencana penyebaran lebih dari 2 ribu dosis kandidat vaksin untuk melawan Ebola strain Sudan.

    “Protokol sedang dipercepat. Vaksin ini belum memiliki lisensi,” kata direktur eksekutif Institut Penelitian Virus Uganda, Pontiano Kaleebu dikutip dari AP News, Senin (3/2/2025).

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya mengatakan bahwa dukungannya terhadap respons Uganda terhadap wabah tersebut mencakup akses ke 2.160 dosis vaksin uji coba. Tim peneliti WHO juga telah dikerahkan ke lapangan untuk bekerjasama sambil menunggu persetujuan

    Mereka menuturkan kandidat vaksin serta kandidat pengobatan sedang disediakan melalui protokol uji klinis untuk menguji lebih lanjut kemanjuran dan keamanannya.

    Uganda telah mengalami beberapa kali wabah Ebola. Ini menandai kejadian wabah Ebola kedelapan yang terjadi sejak tahun 2000.

    Setidaknya ada sekitar 44 kontak erat dari korban perawat yang sudah teridentifikasi. Mereka termasuk 30 orang petugas kesehatan serta pasien, menurut Kementerian Kesehatan Uganda.

    (avk/kna)

  • Menkes Dukung Upaya Pembatasan Medsos Bagi Anak, Memang Apa Dampaknya?    
        Menkes Dukung Upaya Pembatasan Medsos Bagi Anak, Memang Apa Dampaknya?

    Menkes Dukung Upaya Pembatasan Medsos Bagi Anak, Memang Apa Dampaknya? Menkes Dukung Upaya Pembatasan Medsos Bagi Anak, Memang Apa Dampaknya?

    Jakarta

    Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mendukung berbagai upaya pembatasan media sosial bagi anak Indonesia lantaran dinilai memiliki banyak dampak negatif bagi anak.

    Hal ini menyusul setelah Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengemukakan bahwa aturan pembatasan penggunaan media sosial dibutuhkan untuk melindungi anak-anak dari risiko paparan konten negatif di ruang digital.

    “Kenapa kami di (Kementerian) Kesehatan sangat mendukung untuk pembatasan (anak) dari akses ke media sosial digital, karena satu masalah kesehatan mental, kesehatan jiwa yang kita sudah lihat,” kata Menkes Budi di sela-sela kegiatan Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (Kicau) di Jakarta, Minggu (2/2/2025).

    Menkes mengatakan gangguan mental pada anak yang disebabkan oleh media sosial diakibatkan oleh paparan secara berlebihan, sehingga mereka melihat sesuatu yang mempengaruhi kondisi jiwa dan mentalnya.

    Senada, beberapa waktu lalu spesialis anak dr Denta Satria Kurniawan, SpA, mengatakan bahwa membatasi penggunaan media sosial hingga usia yang lebih matang merupakan langkah preventif untuk melindungi tumbuh kembang dan kesehatan mental anak.

    Menurutnya, media sosial dapat memberikan manfaat jika digunakan dengan bijak, namun untuk anak di bawah usia tertentu, risiko yang ditimbulkan lebih besar daripada manfaatnya. Terlebih, media sosial bisa memberikan dampak terhadap tumbuh kembang fisik, kognitif, dan emosional anak. Berikut penjelasan dampak terhadap tumbuh kembang anak.

    1. Gangguan Pola Tidur

    Anak-anak yang sering menggunakan media sosial, terutama di malam hari, cenderung mengalami gangguan tidur karena paparan cahaya biru dari layar gadget.

    “Kurang tidur dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak,” kata dr Denta saat dihubungi detikcom, Senin (20/1).

    2. Kurang Aktivitas Fisik

    Waktu yang dihabiskan di media sosial mengurangi waktu bermain fisik anak, yang penting untuk perkembangan motorik dan kesehatan fisik secara keseluruhan.

    3. Paparan Konten Tidak Sesuai Usia

    Anak dapat terpapar konten yang tidak pantas, seperti kekerasan, pornografi, atau ujaran kebencian, yang dapat memengaruhi perkembangan moral dan emosional mereka.

    NEXT: Dampak terhadap perkembangan kognitif

    dr Denta mengatakan, selain terhadap tumbuh kembang anak, media sosial juga memberikan efek negatif terhadap perkembangan kognitif anak.

    4. Penurunan Kemampuan Fokus dan Konsentrasi

    Scroll berlebihan di media sosial membuat anak terbiasa menerima informasi cepat dan instan, yang dapat mengurangi kemampuan mereka untuk fokus dalam waktu lama.

    5. Gangguan Perkembangan Bahasa

    Anak yang terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial mungkin kurang mendapatkan interaksi langsung. “Sehingga perkembangan kemampuan bahasa dan komunikasinya bisa terhambat,” ujar dr Denta.

    6. Risiko Disinformasi

    Anak-anak sering kesulitan membedakan informasi yang benar dan palsu di media sosial, yang dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritis mereka.

    Media sosial juga memberikan efek terhadap kesehatan mental dan emosional anak.

    7. Kecanduan Media Sosial

    Algoritma media sosial dirancang untuk membuat penggunanya terus menggunakan aplikasi.

    “Ini dapat menyebabkan kecanduan, yang memengaruhi regulasi emosi anak,” katanya.

    8. Penurunan Kepercayaan Diri

    Perbandingan sosial dengan orang lain di media sosial sering membuat anak merasa tidak cukup baik, yang dapat memengaruhi kesehatan mental mereka.

    9. Risiko Cyberbullying

    Anak yang aktif di media sosial berisiko lebih tinggi terkena bullying online, yang dapat menyebabkan trauma emosional dan gangguan kepercayaan diri.

  • Aktor Ju Ji Hoon Idap Asam Urat, Begini yang Dia Rasakan saat Penyakitnya Kambuh

    Aktor Ju Ji Hoon Idap Asam Urat, Begini yang Dia Rasakan saat Penyakitnya Kambuh

    Jakarta

    Aktor Korea Selatan Ju Ji Hoon ternyata memiliki masalah kesehatan yang kerap mengganggu aktivitasnya. Kondisi asam urat tinggi yang dialaminya menjadi salah satunya.

    Dalam wawancaranya yang dilakukan pada 2024, pria 52 tahun itu menuturkan kadar asam uratnya bisa melonjak sewaktu stres. Terutama saat sedang syuting film atau serial bertema aksi.

    “Ketika aku sedang stres, kadar asam uratku bisa melonjak. Ketika sedang mengambil gambar untuk film aksi, aku merasa ada yang panas di kakiku. Aku biasanya langsung mengambil obat asam urat dan segera menyelesaikan syuting,” kata Ju Ji Hoon dikutip dari Nate News, Jumat (31/1/2025).

    Jika kadar asam uratnya sedang tinggi, aktor yang membintangi drama ‘The Trauma Code’ itu bisa mengalami gejala lainnya, seperti nyeri sendi yang parah.

    Lantas, apa saja kondisi yang dirasakan orang-orang dengan asam urat seperti Ju Ji Hoon?

    Memiliki kadar asam urat dalam darah adalah hal yang normal. Namun, jika kadar asam urat berada di atas atau di bawah kisaran yang sehat, hal ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan.

    Kadar asam urat yang tinggi dapat meningkatkan risiko asam urat. Dikutip dari Medical News Today, kadar asam urat normal pada pria berkisar antara 2,5-7,0 mg/dL. Sementara pada wanita, angkanya berkisar antara 1,5-6,0 mg/dL.

    Pada pria, kadar asam urat yang tinggi bisa di atas 7,0 mg/dL. Pada wanita, kadar asam urat dapat dikatakan tinggi jika lebih dari 6,0 mg/dL.

    Dikutip dari Mayo Clinic, orang dengan asam urat tinggi dapat mengalami sejumlah gejala berikut ini:

    1. Nyeri sendi yang parah

    Orang dengan kadar asam urat tinggi bisa mengalami nyeri sendi parah pada jempol kaki. Tetapi, kondisi ini sebenarnya dapat terjadi di area sendi mana saja, seperti pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari.

    Rasa nyeri ini dapat terasa paling parah selama 4-12 jam pertama setelah muncul.

    2. Kemerahan dan peradangan

    Pada orang dengan asam urat tinggi dapat mengalami peradangan pada area sendi yang terdampak. Kondisi ini dapat mengubah warna kulit di sekitar sendi hingga kemerahan.

    3. Rasa tidak nyaman berkepanjangan

    Orang dengan asam urat tinggi juga mengalami rasa tidak nyaman pada sendi yang berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Kondisi ini cenderung berlangsung lebih lama dan mempengaruhi lebih banyak sendi.

    4. Membuat gerakan terbatas

    Seiring berkembangnya asam urat, orang yang mengalaminya mungkin akan lebih sulit menggerakkan sendi secara normal. Gejala asam urat sering muncul secara tiba-tiba, terutama saat malam.

    (sao/kna)

  • Bintang Squid Game Lee Joo Sil Meninggal Dunia karena Kanker Lambung

    Bintang Squid Game Lee Joo Sil Meninggal Dunia karena Kanker Lambung

    Jakarta

    Bintang drama Korea Selatan Lee Joo Sil meninggal dunia pada Minggu (2/2/2025) pukul 10.20 waktu setempat. Kabar tersebut dikonfirmasi agensinya Il-samgong Culture.

    Menurut agensinya, aktris yang terakhir kali muncul dalam serial populer global Netflix ‘Squid Game’ meninggal pada usia 81 tahun karena kanker lambung.

    Dikutip dari Korea Times, Lee didiagnosis penyakit tersebut tiga bulan lalu dan dirawat di rumah sakit di Uijeongbu, sebelah utara Seoul. Ia dirawat di rumah sakit setelah mengalami serangan jantung.

    Lee pun dinyatakan meninggal saat berada di rumah sakit. Upacara pemakamannya akan diadakan pada 5 Februari di Rumah Sakit Severance di Sinchon, Seoul.

    Sebelumnya, Lee berhasil melawan kanker payudara setelah didiagnosis pada tahun 1993. Ia pun berhasil pulih setelah satu dekade.

    Meskipun kesehatannya buruk, ia tetap aktif dalam kariernya, melebarkan sayap ke dunia televisi dan film. Ia juga meraih gelar doktor dalam kesehatan masyarakat dari Universitas Wonkwang.

    Baru-baru ini, ia berperan sebagai ibu dari mantan polisi Hwang Jun-ho, diperankan oleh Wi Ha-jun, dalam ‘Squid Game 2’.

    Kanker lambung (gastric cancer) adalah kondisi saat sel kanker tumbuh tidak terkendali di lambung. Dikutip dari Cleveland Clinic, sekitar 95 persen kanker lambung bermula dari lapisan lambung dan berkembang perlahan.

    Jika tidak segera diobati, kanker dapat membentuk massa atau tumor dan tumbuh semakin dalam di dinding lambung. Tumor tersebut dapat menyebar ke organ di dekatnya seperti hati dan pankreas.

    Awalnya, kanker lambung biasanya tidak menimbulkan gejala. Tanda awal yang biasanya muncul berupa penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dan nyeri lambung.

    Biasanya, gejala atau tanda kanker ini tidak muncul sampai kanker sudah semakin parah. Gejala lambung perut meliputi:

    Kehilangan nafsu makan.Sulit menelan.Kelelahan atau lemas.Mual dan muntah.Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.Mulas dan gangguan pencernaan.Feses berwarna hitam (tinja) atau muntah darah.Merasa kembung atau kembung setelah makan.Nyeri lambung, sering kali di atas pusar.Merasa kenyang bahkan setelah makan makanan kecil atau camilan.

    (sao/kna)

  • Semua Warga Indonesia Bisa Dapat Skrining Kesehatan Jiwa Gratis, Begini Caranya    
        Semua Warga Indonesia Bisa Dapat Skrining Kesehatan Jiwa Gratis, Begini Caranya

    Semua Warga Indonesia Bisa Dapat Skrining Kesehatan Jiwa Gratis, Begini Caranya Semua Warga Indonesia Bisa Dapat Skrining Kesehatan Jiwa Gratis, Begini Caranya

    Jakarta

    Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap seluruh masyarakat Indonesia dari segala kelompok usia bisa mengakses skrining kesehatan jiwa gratis yang termasuk dari bagian pemeriksaan kesehatan gratis. Program ini dijadwalkan berjalan pada Februari 2025.

    “Ini adalah program terbesar dari Kemenkes, dan juga mungkin salah satu dari pemerintah, karena cakupannya sampai 280 juta (orang). Akan dibicarakan waktu tepatnya, tapi rencananya memang Februari,” kata dia saat ditemui di Jakarta, Minggu.

    Pemerintah disebutnya telah menyiapkan 10.000 puskesmas dan 15.000 klinik yang tersebar di seluruh Indonesia untuk membantu memfasilitasi pemeriksaan awal kesehatan mental secara gratis tersebut.

    Jika ditemukan ada masalah atau gangguan, masyarakat akan ditangani baik dengan psikolog atau psikiater dan secara farmakologis yakni obat-obatan jika masalah kejiwaannya sudah parah.

    Dikutip dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi penduduk dengan gejala depresi tertinggi terdapat pada kelompok remaja usia 15-24 tahun. Sebanyak 1% remaja mengalami depresi, 3,7% cemas, post traumatic syndrome disorder (SPTSD) 0,9%, dan attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) sebanyak 0,5%.

    Pada tahap awal, sekitar 60 juta orang akan menerima layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas. Targetnya, lima tahun ke depan, layanan tersebut bisa diikuti oleh lebih dari 200 juta warga Indonesia.

    Next: Cara dapat pemeriksaan kesehatan gratis

    Berikut cara lengkap untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis di hari ulang tahun mengacu pada Kemenkes RI.

    1. Mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile

    Mengisi biodata diriMemilih tanggal pemeriksaanPendaftaran PKG dapat didaftarkan oleh keluargaBayi baru lahir didaftarkan oleh nakes di ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku).Jika mengalami kesulitan pendaftaran, dilakukan melalui WA 0812-7887-8812

    2. Mendaftarkan atau Mengaktifkan JKN

    Untuk mengantisipasi masalah kesehatan yang ditemukan pada saat pemeriksaan kesehatan gratis dan penanganannya, masyarakat perlu mendaftarkan diri menjadi peserta JKN atau mengaktifkan kepesertaan JKN sebulan sebelum hari ulang tahun.

    Masyarakat akan mendapatkan WhatsApp mengikuti PKG pada H-30, H-7, H-1, dan Hari H ulang tahun.

    Pada H-7, akan dikirimkan kuesioner skrining yang harus diisi secara mandiri.

    Bagi pengidap hipertensi dan atau DM usia di lebih 40 tahun, diminta untuk berpuasa: tidak makan dan minum kecuali air putih, 8-10 jam sebelum waktu PKG di hari ulang tahun.

    “Skriningnya mungkin gratis karena ada bantuan pemerintah juga. Tetapi tindaklanjutnya ini yang harus disesuaikan dengan kepesertaan BPJS-nya misalnya ada tindak lanjut diabetes dan lainnya,” kata Ketua Tim Kerja Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes, Rima Damayanti dalam webinar daring, Senin (13/1/2025)

    3. Persiapan Sebelum ke Fasilitas Kesehatan

    Saat berkunjung ke FKTP, masyarakat harus membawa:Identitas diri (KTP)/Kartu Identitas Anak/Kartu KeluargaBuku KIA bagi sasaran balita dan anak pra-sekolahTiket pemeriksaan di aplikasi Satu Sehat Mobile atau WhatsAppHasil pengisian formulir kuesioner skrining mandiri

    4. Bagaimana yang Ultah di Bulan Januari?

    Masyarakat yang belum mendaftar atau tidak mendapatkan notifikasi, dapat berkunjung langsung ke FKTP.

    Masyarakat dapat berkunjung ke FKTP hingga maksimal 30 hari setelah hari ulang tahun (H+30) untuk mendapatkan PKG di hari ulang tahun.

    Sementara masyarakat yang berulang tahun di bulan Januari, Februari, dan Maret 2025, dikecualikan dari ketentuan tersebut dan dapat berkunjung ke FKTP hingga 30 April 2025.

  • Sederet Kebiasaan yang Bikin Diet Gagal, Salah Satunya Jarang Jalan Kaki

    Sederet Kebiasaan yang Bikin Diet Gagal, Salah Satunya Jarang Jalan Kaki

    Jakarta

    Diet memang bukan hal yang mudah untuk dijalani. Terkadang, diet yang sudah dimulai dengan susah payah bisa berujung gagal.

    Ada banyak cara atau metode diet yang populer di masyarakat. Namun, jika tidak konsisten, hasilnya akan sulit untuk didapatkan. Salah satu penyebabnya adalah beberapa kebiasaan yang bikin diet gagal.

    Berikut beberapa kegiatan yang tidak berhubungan dengan berat badan tetapi bisa membuat diet gagal:

    1. Jarang terpapar sinar matahari

    Penelitian menunjukkan terpapar sinar matahari langsung saat pagi dapat menurunkan risiko kenaikan berat badan, terlepas dari makanan yang dikonsumsi.

    Para peneliti berteori bahwa sinar matahari pagi membantu menyinkronkan metabolisme, sehingga tubuh dapat membakar lemak lebih efisien.

    2. Langsung minum kopi saat bangun tidur

    Beberapa orang menjadikan kopi sebagai minuman pertama saat pagi. Padahal, yang dibutuhkan tubuh di pagi hari untuk membantu menurunkan berat badan adalah air putih.

    Setelah itu, baru dianjurkan minum kopi. Dengan begitu, seseorang bisa merasa lebih kenyang dan tidak akan mengkonsumsi kalori yang berlebih saat sarapan.

    3. Skip makan protein

    Jika sedang berusaha menurunkan berat badan, mengkonsumsi protein di setiap waktu makan adalah suatu keharusan. Nutrisi sangat mengenyangkan, sehingga dapat menghindari ngemil di sela waktu makan.

    Selain itu, protein juga terbukti dapat meningkatkan massa otot yang meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pembakaran kalori setelah makan hingga 35 persen.

    4. Menghindari konsumsi susu

    Kalsium pada susu berperan penting dalam mengatur cara tubuh memetabolisme makanan. Selain itu, diet yang kaya kalsium juga dapat membantu membakar lemak lebih banyak.

    5. Jarang jalan kaki

    Rata-rata manusia menghabiskan waktu 67 jam dalam seminggu untuk duduk. Sementara itu, manusia hanya menghabiskan tujuh jam dari setiap 24 jam untuk bergerak.

    Ditambah dengan pekerjaan yang sangat tidak banyak bergerak, membakar 100 kalori lebih sedikit per hari dibandingkan 50 tahun yang lalu. Untuk membantu menurunkan berat badan, cobalah rutin untuk berjalan kaki.

    Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal American Society of Nephrology, berjalan kaki selama dua menit setiap jam dapat mengimbangi efek dari terlalu banyak duduk.

    6. Tidak tidur cukup awal

    Menurut sebuah studi, tidur selama delapan setengah jam setiap malam dapat mengurangi keinginan untuk makan junk food hingga 62 persen. Bahkan cara ini dapat mengurangi nafsu makan secara keseluruhan hingga 14 persen.

    Peneliti Mayo Clinic mencatat temuan serupa. Dalam studi tersebut, orang dewasa yang tidur 1 jam 20 menit lebih awal dapat mengontrol konsumsi kalori per harinya.

    (sao/kna)

  • Kata Ahli, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum ‘Marinasi’ Ketiak

    Kata Ahli, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum ‘Marinasi’ Ketiak

    Jakarta – Belakangan ini, sedang ramai jadi perbincangan di masyarakat mengenai penggunaan cairan antiseptik di area ketiak. Konon, penggunaan cairan antiseptik mampu mengatasi masalah bau badan dengan cepat.

    Hal ini berkat sifat antimikroba pada cairan antiseptik yang diklaim efektif membunuh bakteri penyebab bau tak sedap dari ketiak. Pemakaian cairan antiseptik ini disebut sebagai ‘marinasi’ ketiak.

    Namun, apakah aman jika menggunakan cairan antiseptik untuk ketiak dalam jangka waktu yang lama? Berikut penjelasannya

    Penggunaan Cairan Antiseptik untuk Ketiak

    Dokter Spesialis Kulit, dr Ruri Diah Pamela, SpKK memberikan penjelasan penting tentang penggunaan cairan antiseptik di ketiak, khususnya bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.

    Menurut dr Ruri, cairan antiseptik dapat membantu mengurangi bakteri di ketiak. Namun, penggunaannya juga harus diatur secara bijak.

    “Penggunaan antiseptik dalam jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma alami kulit, yang penting untuk menjaga kesehatan kulit. Terlalu sering menggunakan antiseptik bisa menyebabkan iritasi dan gangguan lain pada kulit, terutama jika tidak sesuai dengan petunjuk,” kata dr Ruri saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

    dr Ruri menyarankan agar cairan antiseptik hanya digunakan saat sedang dibutuhkan. Misalnya, setelah berolahraga atau pada hari-hari tertentu dengan aktivitas fisik tinggi, sehingga mengeluarkan keringat lebih banyak. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kerusakan pada lapisan pelindung alami kulit.

    Meskipun tidak ada aturan yang sangat spesifik, tetap dr Ruri merekomendasikan penggunaan cairan antiseptik dengan hati-hati.

    “Sebaiknya oleskan antiseptik secukupnya di area ketiak, biarkan beberapa menit agar bahan aktif bekerja, lalu bilas dengan air bersih,” jelasnya.

    Risiko Penggunaan Cairan Antiseptik pada Kulit

    dr Ruri juga menekankan agar tidak membiarkan cairan antiseptik terlalu lama di kulit. Hal itu berisiko menyebabkan kulit kering dan muncul iritasi.

    Selain itu, penggunaan cairan antiseptik yang terlalu sering atau jumlahnya berlebihan dapat meningkatkan risiko iritasi kulit, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.

    “Bahan seperti alkohol, klorheksidin, atau pewangi dalam antiseptik bisa memicu reaksi alergi seperti kemerahan, gatal, atau ruam,” papar dr Ruri.

    Jika muncul gejala iritasi di kulit setelah penggunaan cairan antiseptik, dr Ruri menyarankan untuk segera berhenti dan mencari produk alternatif lainnya yang lebih aman.

    Bagi orang yang punya kulit sensitif, dr Ruri menyarankan agar memilih antiseptik yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif, terutama yang bebas dari alkohol dan pewangi. Sebelum rutin menggunakan antiseptik, lakukan uji coba di area kecil kulit untuk memastikan tidak ada reaksi alergi.

    “Produk dengan bahan antimikroba alami, seperti tea tree oil, bisa menjadi pilihan yang lebih lembut bagi kulit sensitif. Selain itu, penggunaan pelembab setelah antiseptik juga dapat membantu menjaga kelembaban kulit,” ucapnya.

    Cara Menghilangkan Batu Ketiak Secara Alami

    Jika ragu menggunakan cairan antiseptik untuk ‘marinasi’ ketiak, ada sejumlah cara alami agar ketiak tidak bau lagi. Simak cara-caranya di bawah ini:

    1. Rutin Mandi Pakai Sabun

    Tips yang pertama adalah rutin mandi dengan sabun setiap hari. Mandi secara teratur setelah beraktivitas berat dapat menghilangkan bakteri dan keringat yang memicu bau ketiak.

    2. Waxing Ketiak

    Sebuah studi yang dilakukan Anthony Lanzalaco, dkk, dalam National Center of Biotechnology Information pada 2016 lalu mengungkapkan, dengan mencukur atau menghilangkan rambut ketiak (waxing) secara rutin dapat mengurangi bau ketiak.

    3. Pakai Antiperspirant atau Deodoran yang Tepat

    Penggunaan antiperspirant setelah mandi dapat membantu mengatasi bau ketiak. Sebab, antiperspirant dapat membantu mengurangi jumlah keringat yang dihasilkan dengan memblokir sementara pori-pori yang mengeluarkan keringat. Alhasil, semakin sedikit keringat yang muncul ke permukaan kulit maka semakin sedikit pula bau yang dihasilkan dari ketiak.

    Selain itu, penting juga untuk memakai deodoran setiap hari setelah mandi. Namun, detikers juga harus memilih produk deodoran yang tepat untuk ketiak.

    Perhatikan juga bahan aktif deodoran sebelum membelinya. Terkadang, kamu harus perlu mencoba berbagai jenis deodoran untuk mengetahui mana produk yang paling cocok. Jika terasa gatal di kulit, sebaiknya segera berhenti dan cari produk yang lain.

    (ilf/fds)

  • Video: Tak Hanya Kulit, Mata Juga Bisa Terbakar Matahari

    Video: Tak Hanya Kulit, Mata Juga Bisa Terbakar Matahari

    Video: Tak Hanya Kulit, Mata Juga Bisa Terbakar Matahari

  • Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah    
        Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah

    Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah

    Jakarta

    Pria di Singapura bernama Raeza Ibrahim menceritakan pengalamannya setelah divonis dengan berbagai kondisi kesehatan parah. Ia didiagnosis mengidap kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Mengetahui itu, Raeza bertekad untuk menurunkan berat badannya yang saat itu mencapai 100 kg. Pada Maret 2024, ia mulai mendaftar di pusat kebugaran Singapura dibantu personal trainer atau PT, Haziq bin Elvis.

    Di hari pertama, ukuran tubuhnya dicatat. Setelah melihat banyak foto di pusat kebugaran, ia semakin termotivasi untuk mengubah hidupnya.

    Mulai Rutin Olahraga

    Bin Elvis memulai dengan menyuruh Raeza melakukan split squat sambil memegang dumbel seberat 2 kg di masing-masing tangan. Hampir setahun kemudian, ia melakukan beberapa set split squat dengan beban 26 kg.

    Rencana latihan Bin Elvis mengharuskan Ibrahim berjalan 10.000 langkah setiap hari, mengikuti diet 1.800 kalori per hari, lebih sedikit kalori daripada yang ia bakar dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Kami berusaha membuat Raeza kuat dengan gerakan dasar gabungan seperti split squat, incline chest press, pull up, dan berbagai gerakan dead lift” dan berusaha menargetkan kelompok otot yang lebih kecil seperti trisep dan bahu, kata bin Elvis yang dikutip dari South China Morning Post.

    Setelahnya, Raeza mulai berjalan kaki kemana-mana. Di kantor dan pusat perbelanjaan, ia mulai sering naik tangga. Ia juga mulai berlatih Muay Thai dan hiking di akhir pekan.

    Mengubah Pola Makan

    Ia juga mengubah pola makannya, mulai dari memasak sendiri dan makan secara teratur.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” jelas Raeza.

    Untuk sarapan, di jam 8 pagi Raeza biasa makan roti sourdough dengan telur atau buah. Sebelum makan siang, ia juga minum protein shake.

    Raeza biasa makan siang pukul 1 dengan salad dan protein. Ia juga mengkonsumsi semangkuk buah pada jam 5 sore untuk membuatnya kenyang sampai waktu makan malam.

    Malam harinya pukul 8, Raeza makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Tidur Lebih Awal

    Dia juga mulai tidur lebih awal pukul 11 malam, dengan waktu tidur selama 6-8 jam per hari. Pria 38 tahun itu juga rutin minum empat hingga tujuh liter air setiap hari.

    “Jika Anda merasa lapar, kemungkinan besar Anda sebenarnya haus,” tutur Ibrahim.

    Menurutnya, hal yang tersulit dalam hidupnya untuk hidup lebih sehat adalah datang untuk sesi latihan.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk datang latihan. Haziq menghubungi saya secara teratur untuk mengetahui perasaan saya. Ketika saya harus makan di luar, dia akan membantu mencari menu restoran dan menyarankan pilihan yang paling sehat. Dia berusaha keras, dan saya merasa bertanggung jawab kepadanya,” terang Raeza.

    “Harus mengisi detail seperti kalori yang dikonsumsi, tidur, dan tingkat hidrasi pada aplikasi setiap hari membantu saya tetap pada jalur yang benar,” sambungnya.

    Namun, perubahan di hidupnya membuatnya puas. Ia merasa lebih bersemangat, percaya diri, dan lebih produktif dan tidak bekerja selama berjam-jam lagi.

    “Saya merasa bisa melakukan apa pun yang saya inginkan. Itu memungkinkan saya menjadi teman, saudara, dan pemimpin tim yang lebih baik, dan membuat saya disiplin dalam bidang lain dalam hidup saya,” tuturnya.