Category: Detik.com Kesehatan

  • Awkward saat Bercinta Bikin Kualitas Seks Pasutri Menurun? Coba 5 Tips Ini

    Awkward saat Bercinta Bikin Kualitas Seks Pasutri Menurun? Coba 5 Tips Ini

    Jakarta

    Sesi bercinta yang canggung kerap membuat hubungan suami istri tidak berjalan seperti yang dibayangkan. Hal ini otomatis berpengaruh pada kualitas seks keduanya.

    Tidak sedikit pasutri yang sulit untuk membicarakan keinginan satu sama lain, saat bercinta. Membicarakan seks dengan pasangan kerap dianggap menakutkan.

    Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu mempermudah pembicaraan tentang seks kepada pasangan, dikutip dari Very Well Mind:

    1. Membuka Obrolan

    Perubahan tidak harus terjadi dengan cepat, pasangan bisa memulai perlahan membuka obrolan terkait apa yang diinginkan saat bercinta. Mulailah dengan tujuan untuk merasa lebih dekat dan terhubung dengan pasangan.

    Alih-alih bersikap terlalu menyalahkan satu sama lain, sebaiknya fokus pada hal-hal yang dapat diperbaiki bersama, untuk membuat kehidupan seks lebih memuaskan.

    2. Fokus pada Keintiman

    Kasih sayang dan keintiman sama pentingnya dengan frekuensi bercinta. Carilah cara untuk membangun keintiman dan merasa lebih terhubung, tidak selalu dalam sesi hubungan intim. Sebaiknya, bicarakan juga kebutuhan akan jenis kasih sayang dan perhatian lain yang diinginkan satu sama lain.

    3. Memilih Waktu yang Tepat

    Membicarakan hal yang sensitif harus diikuti dengan pemilihan waktu yang tepat. Biasanya akan lebih mudah membicarakan soal seks saat tidak ada ketegangan dalam hubungan.

    Waktu-waktu yang bisa dipilih di antaranya ketika malam kencan, ketika berada di mobil, atau ketika pasangan terlihat memiliki emosional yang baik.

    4. Berani Mengekspresikan Diri

    Bicaralah dengan jujur satu sama lain tentang ekspektasi, ketakutan, keinginan, dan kekhawatiran. Bagikan pemikiran dan perasaan terdalam mengenai hubungan seksual dan bantu pasangan merasa cukup aman secara emosional untuk melakukan hal yang sama.

    5. Sering Berkomunikasi

    Pembicaraan seks, bukanlah percakapan yang bisa dilakukan satu kali saja. Hal ini harus menjadi diskusi yang berkelanjutan dan menjadi sesuatu yang normal di sebuah hubungan. Mengingat kebutuhan dan keinginan bisa berubah seiring waktu.

    (dpy/naf)

  • Otak Putar Kilas Balik Memori dan Kenangan Hidup sesaat Sebelum Meninggal

    Otak Putar Kilas Balik Memori dan Kenangan Hidup sesaat Sebelum Meninggal

    Jakarta

    Sekelompok ahli saraf melakukan penelitian merekam aktivitas otak manusia saat sekarat untuk melihat apa yang dirasakan atau dialami pasien sebelum meninggal.

    Rekaman otak itu dibuat ketika seorang pasien berusia 87 tahun mengalami serangan jantung saat dirawat karena epilepsi. Dokter telah memasang alat di kepalanya untuk memantau aktivitas otak, tetapi pria itu meninggal selama proses tersebut.

    Diberitakan Daily Mail, para ahli saraf merekam aktivitas otak selama 900 detik sekitar waktu kematian, yang memungkinkan mereka melihat apa yang terjadi dalam 30 detik sebelum dan sesudah jantungnya berhenti berdetak.

    Pengukuran gelombang otak sebelum dan sesudah kematian menunjukkan area yang terlibat dengan ingatan dan pengambilan kembali masih aktif.

    “Melalui pembangkitan osilasi otak [gelombang otak] yang terlibat dalam pengambilan memori, otak mungkin memainkan ingatan terakhir dari peristiwa-peristiwa penting dalam hidup sebelum kita meninggal, mirip dengan yang dilaporkan dalam pengalaman mendekati kematian,” kata Dr Ajmal Zemmar dari Universitas Louisville, Kentucky.

    “Temuan-temuan ini menantang pemahaman kita tentang kapan tepatnya kehidupan berakhir dan memunculkan pertanyaan-pertanyaan penting berikutnya, seperti yang terkait dengan waktu donasi organ,” ucapnya lagi.

    Pasien asal Kanada tersebut dirawat karena epilepsi, yang mendorong dokter untuk memasang elektroensefalografi (EEG) untuk mempelajari gelombang otak yang terkait dengan aktivitas kejang. Perangkat ini menempel pada kulit kepala melalui elektroda yang mendeteksi dan memperkuat gelombang otak, dengan aktivitas neurologis yang muncul sebagai garis-garis bergelombang pada apa yang dikenal sebagai rekaman EEG.

    Kemudian, pasien mengalami serangan jantung dan meninggal saat EEG masih memantau otaknya, memberikan bukti pertama tentang apa yang terjadi di otak beberapa saat sebelum kematian.

    “Tepat sebelum dan setelah jantung berhenti bekerja, kami melihat perubahan pada pita osilasi saraf tertentu, yang disebut osilasi gamma, tetapi juga pada pita lain seperti osilasi delta, theta, alfa, dan beta,” kata Dr Zemmar dalam sebuah pernyataan.

    Osilasi otak, atau gelombang otak, adalah pola impuls listrik berulang yang biasanya ada di otak manusia yang hidup. Berbagai jenis gelombang otak mencerminkan fungsi otak dan kondisi kesadaran yang berbeda.

    Gelombang gamma terlibat dalam fungsi kognitif tingkat tinggi seperti pengambilan memori, yang dikaitkan dengan kilas balik memori.

    Para peneliti mengatakan bahwa otak dapat diprogram secara biologis untuk mengelola transisi menuju kematian, yang berpotensi mengatur serangkaian peristiwa fisiologis dan neurologis daripada langsung mati begitu saja.

    Sesaat sebelum meninggal, otak mengingat kembali dalam kondisi ‘meditasi’ yang memungkinkan seseorang merasakan kilas balik memori.

    “Jadi mungkin mereka (otak) membiarkan kita memutar ulang kehidupan di detik-detik terakhir saat kita meningga,” beber Dr Zemmar.

    (kna/kna)

  • Salah Penanganan, Pasien Sakit Telinga Malah Diangkat Rahimnya oleh Dokter

    Salah Penanganan, Pasien Sakit Telinga Malah Diangkat Rahimnya oleh Dokter

    Jakarta

    Seorang pasien wanita dengan masalah sakit telinga di India diduga mengalami kesalahan penanganan medis di sebuah rumah sakit swasta. Alih-alih menjalani operasi telinga, pasien tersebut justru diangkat rahimnya oleh tim dokter lain melalui prosedur histerektomi.

    Kejadian yang mengundang kemarahan publik itu akhirnya membuat pemerintah Jammu dan Kashmir pada Kamis lalu menangguhkan dua dokter tersebut, melarang mereka melakukan praktik pribadi, dan menyegel ruang operasi di sebuah rumah sakit swasta akibat adanya dugaan kelalaian medis serius di Hakeem Sonaullah Hospital Sopore, distrik Baramulla, Kashmir utara.

    Dikutip dari Hindustan Times, Departemen Kesehatan dan Pendidikan Medis menangguhkan ginekolog Dr Anjum Nazir dan petugas medis Tariq Ahmad Dar setelah mereka melakukan operasi tersebut pada 3 Februari 2025. Berita itu menjadi viral di kalangan netizen India dan mendorong tindakan dari pemerintah.

    Menteri Kesehatan dan Pendidikan Medis Sakina Itoo mengatakan bahwa mereka telah mengambil tindakan terhadap kedua tenaga medis tersebut.

    “Telah memulai tindakan terhadap para dokter yang terlibat dalam insiden baru-baru ini di sebuah rumah sakit swasta, Sopore,” katanya.

    Proses penyelidikan pada saat ini sedang berjalan. Sekretaris Kesehatan Syed Abid Rasheed Shah mengatakan bahwa penangguhan para dokter tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyelidikan yang berjalan dengan adil.

    Syed menuturkan penyelidikan ini juga dilakukan sambil menjaga integritas sistem perawatan kesehatan di India.

    “Selain itu, diperintahkan bahwa dokter-dokter yang disebutkan di atas dilarang atau dikecualikan dari melakukan praktik pribadi dalam bentuk apa pun di seluruh wilayah Jammu & Kashmir,” kata Syed.

    “Ruang operasi akan tetap disegel hingga penyelidikan selesai,” sambungnya.

    (avk/kna)

  • Berapa Batas Aman Makan Durian Sehari? Begini Penjelasan Ahli

    Berapa Batas Aman Makan Durian Sehari? Begini Penjelasan Ahli

    Jakarta

    Durian merupakan salah satu buah yang digemari oleh banyak orang. Meski memiliki aroma yang menyengat, durian sebenarnya mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh.

    Durian mengandung antioksidan dan senyawa antiperadangan yang dapat melindungi tubuh dari penyakit tertentu. Tak hanya itu, kandungan serat yang ada pada buah ini dapat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.

    Durian juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral, seperti vitamin C, B6, kalium, magnesium, dan zat besi.

    Kendati bermanfaat untuk kesehatan, durian sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Lantas, berapa batas aman makan durian sehari?

    Ahli gizi dari Centre for Dietetics Studies, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universiti Teknologi Mara, Puncak Alam Campus, Malaysia, Prof dr Norazmir MD menganjurkan untuk hanya mengonsumsi dua hingga tiga butir durian dalam sekali makan.

    “Durian, karena mengandung serat tinggi, dapat menyebabkan kembung atau gangguan pencernaan jika dikonsumsi secara berlebihan. Buah ini juga tinggi kalori, sehingga konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan,” ujarnya dikutip dari Malaymail, Rabu (12/2/2025).

    Norazmir menambahkan durian juga mengandung kalium dan gula yang cukup tinggi. Karenanya, buah ini tidak direkomendasikan untuk pengidap diabetes dan gangguan ginjal.

    Hal serupa juga diungkapkan oleh spesialis jantung dr Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA. Dia mengatakan dalam sehari, durian cukup dikonsumsi tiga butir saja.

    “Bukan tiga butir [saat] sarapan, tiga butir makan siang lalu tiga butir sebelum tidur ya kayak minum obat, hehehe. Tapi ya karena rasanya nikmat biasanya orang tidak sanggup menahan diri. Makan dua buah durian ukuran sedang itu sudah mencukupi kebutuhan kalori dan lemak per hari orang dewasa,” ungkapnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Dia menambahkan mengonsumsi durian secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penyempitan dan kekakuan pembuluh darah jantung serta otak. Hal ini dapat mengakibatkan serangan jantung atau stroke yang terjadi sewaktu-waktu.

    (ath/kna)

  • Kena Efisiensi Anggaran 41 Persen, BPOM Pastikan Pengawasan Obat-Makanan Tak Terdampak

    Kena Efisiensi Anggaran 41 Persen, BPOM Pastikan Pengawasan Obat-Makanan Tak Terdampak

    Jakarta

    Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) terkena efisiensi anggaran sebesar 41 persen dari total anggaran Rp2,65 triliun. Meski terjadi efisiensi, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar optimistis hal ini tidak berdampak pada pelayanan maupun pengawasan pangan serta obat di masyarakat.

    “Kita kena efisiensi anggaran sebesar 41 persen,” kata dia saat ditemui di gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025).

    “Efisiensi Rp1,1 triliun 60 miliaran, persisnya saya tidak hafal. (Efisiensi anggaran) dari Rp2,65 triliun,” katanya lagi.

    Dirinya juga yakin bahwa pihaknya tetap bisa bekerja secara optimal meskipun terkena efisiensi anggaran.

    “Dan dengan sisa anggaran yang kami miliki, kami yakin masih mampu bertindak, berbuat, dan melaksanakan tugas secara maksimal. Dan itu didukung oleh Komisi IX hari ini,” katanya.

    “Kami akan melakukan yang terbaik dengan efisiensi anggaran ini. Dan saya melihat efisiensi anggaran ini pasti punya manfaat, punya hikmah,” sambungnya.

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 terkait pemangkasan anggaran. Inpres tersebut ditindaklanjuti dengan Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025, yang mengamanatkan penghematan anggaran kementerian dan lembaga sebesar Rp 256,10 triliun.

    (suc/up)

  • Jalan Kaki Banyak Manfaatnya, Termasuk Perpanjang Umur hingga 11 Tahun

    Jalan Kaki Banyak Manfaatnya, Termasuk Perpanjang Umur hingga 11 Tahun

    Jakarta

    Sebuah studi baru yang diterbitkan pada November 2024 di British Journal of Sport Medicine mengungkapkan keterkaitan erat antara kurangnya aktivitas fisik dan kematian dini. Peneliti menuturkan bahwa peningkatan aktivitas, sesederhana jalan kaki, dapat memperpanjang umur seseorang.

    Dalam penelitian tersebut, seseorang yang memiliki tingkat aktivitas fisik setara 25 persen orang Amerika Serikat yang paling aktif bisa memiliki usia 5 tahun lebih lama. Sedangkan jika orang yang masuk dalam kelompok ‘paling tidak aktif’ meningkatkan aktivitas fisik mereka mencapai level yang setara, maka mereka bisa menambah hingga 11 tahun usia hidup.

    Dikutip dari Healthline, para peneliti mengumpulkan data dari orang-orang yang berusia lebih dari 40 tahun yang dikumpulkan melalui pelacak aktivitas untuk Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional (NHANES) 2003-2006. Mereka juga menggunakan data Sensus AS 2019 serta data kematian 2017 yang diperoleh dari Pusat Statistik Kesehatan Nasional.

    Tim peneliti kemudian membuat model matematika untuk memprediksi bagaimana berbagai tingkat aktivitas fisik dapat memengaruhi berapa lama orang hidup.

    Mereka menemukan bahwa 25 persen individu yang paling aktif memiliki tingkat aktivitas yang setara dengan berjalan kaki 160 menit setiap hari dengan kecepatan 3 mph (4,8 km/jam). Jika semua orang meningkatkan aktivitas mereka hingga mencapai tingkat ini, maka harapan hidup rata-rata bisa naik dari 78,6 tahun menjadi 84 tahun, atau bertambah 5 tahun.

    Sebaliknya, orang-orang yang berada di kelompok 25 persen paling minim aktivitas fisik menunjukkan adanya penurunan harapan hidup hingga 6 tahun. Namun, jika orang-orang yang kurang aktif ini mencatat tambahan 111 menit berjalan kaki tiap hari, mereka mungkin dapat manfaat yang lebih besar yaitu penambahan umur hampir 11 tahun lebih lama.

    (avk/kna)

  • 10 Manfaat Teh Bunga Telang untuk Kesehatan, Termasuk Bantu Turunkan Berat Badan

    10 Manfaat Teh Bunga Telang untuk Kesehatan, Termasuk Bantu Turunkan Berat Badan

    Jakarta

    Bunga telang atau Clitoria ternatea memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Bunga ini biasa diseduh menjadi minuman teh herbal. Dalam penyajiannya, teh bunga telah juga kerap dicampur dengan bahan-bahan lain, seperti serai, madu, dan lemon.

    Dikutip dari NetMeds, teh bunga telang mengandung senyawa katekin EGCG atau epigallocatechin gallate, serta sejumlah komponen antiradang. Selain itu, teh ini juga berfungsi sebagai peningkat kekebalan tubuh, karena adanya kandungan flavonoid, tanin, dan polifenol.

    Teh bunga telang dapat dikonsumsi secara rutin. Namun, air rebusan bunga telang tidak boleh dikonsumsi berlebihan, cukup sebanyak 2-3 gelas per hari.

    Manfaat Bunga Telang

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut khasiat teh bunga telang untuk kesehatan.

    1. Meningkatkan kesehatan otak

    Di beberapa studi yang melibatkan hewan uji menunjukkan bahwa konsumsi teh bunga telah dapat meningkatkan kadar senyawa neurotransmitter otak, yang disebut dengan asetilkolin.

    Dikutip dari Medicinenet, peningkatan kadar asetilkolin di dalam otak dapat mengurangi pikun karena usia. Selain itu, teh bunga telang juga dapat meningkatkan daya ingat, kemampuan berpikir, dan kesehatan otak secara umum.

    Diketahui, teh bunga telang tidak mengandung karbohidrat, lemak, dan kolesterol. Maka dari itu, minuman ini ideal bagi orang yang sedang menjalani diet penurunan berat badan.

    Minuman ini dapat membersihkan usus dari sisa makanan dan kotoran, serta mengatur nafsu makan. Dengan begitu, teh bunga telang dapat membantu menjaga berat badan yang optimal.

    3. Meredakan nyeri

    Rutin minum teh bunga telang setiap hari dikaitkan dengan berkurangnya inflamasi di dalam tubuh. Selain itu, teh ini dapat mengurangi rasa nyeri, migrain, dan pembengkakan yang disebabkan oleh luka serta sakit kepala.

    Teh bunga telang juga memiliki senyawa antikanker. Ini berpotensi untuk melawan kanker yang ada di dalam tubuh.

    Kandungan teh bunga telang akan memasuki sel kanker dan memperlambat perkembangannya.

    5. Melancarkan sistem pencernaan

    Teh bunga telang mengandung antioksidan yang tinggi. Hal ini dapat membuat otot perut lebih rileks, sehingga mendukung proses pencernaan.

    Selain itu, teh bunga telang juga mengandung senyawa anthelmintik yang bisa mencegah pertumbuhan parasit cacing di dalam perut.

    6. Mengelola kadar gula darah

    Minuman ini juga dapat mengontrol penyerapan glukosa ke dalam pembuluh darah, sehingga mampu menyeimbangkan kadar gula darah. Teh bunga telang sangat baik, termasuk bagi orang dengan penyakit diabetes.

    Konsumsi bunga telang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sehingga, orang dengan penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat mengkonsumsi teh ini.

    8. Mencegah penuaan

    Antioksidan dalam teh bunga telang dipercaya dapat membantu melawan radikal bebas, yang dapat menyebabkan penuaan dini. Teh ini terkadang digunakan karena efek anti penuaannya yang potensial pada kulit dan vitalitas secara keseluruhan.

    9. Meningkatkan kekebalan tubuh

    Kandungan antioksidan dan antiinflamasi pada bunga telang dapat bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh. Dengan minum teh bunga telang, dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh, sehingga melindungi dari infeksi.

    10. Mendukung kesehatan kulit dan rambut

    Teh bunga telang mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga dapat memperlambat proses penuaan, mencegah penuaan dini, dan meningkatkan tekstur serta warna kulit.

    Selain itu, teh ini sangat bermanfaat untuk memelihara folikel rambut, mendukung pertumbuhan rambut, mengurangi rontok, dan memperlambat proses ubanan.

    (sao/suc)

  • Video Dinkes di Daerah Ungkap Kendala Penerapan SOP Makan Gratis

    Video Dinkes di Daerah Ungkap Kendala Penerapan SOP Makan Gratis

    Video Dinkes di Daerah Ungkap Kendala Penerapan SOP Makan Gratis

  • Detail Mengerikan Kematian Paling Menyakitkan, Tewas Akibat Paparan Radiasi

    Detail Mengerikan Kematian Paling Menyakitkan, Tewas Akibat Paparan Radiasi

    Jakarta

    Seorang pria Jepang menjadi salah satu orang yang mengalami kematian paling mengerikan. Dia menjadi korban dalam sebuah kasus yang menunjukkan konsekuensi besar dari kecelakaan nuklir.

    Hisashi Ouchi, 35 tahun, mengalami penderitaan yang tak terbayangkan selama 83 hari setelah terpapar radiasi dalam jumlah yang tak terbayangkan. Kematiannya menyebabkan seluruh kulitnya terkelupas, kelopak matanya ‘jatuh’ dan tubuhnya mengeluarkan tiga liter diare setiap hari, karena jaringan dalam tubuhnya secara bertahap mati.

    Cobaan beratnya dimulai pada suatu hari tempat kerjanya, sebuah pabrik pemrosesan uranium di Tokaimura. Dia adalah bagian dari tim beranggotakan tiga orang yang menyiapkan uranium untuk digunakan sebagai bahan bakar nuklir pada tanggal 30 September 1999.

    Dalam artikel yang berjudul Japan’s worst nuclear accident leave two fighting for life yang diterbitkan BMJ Journal, menurut dokter, dua orang pria terpapar lebih dari 7 sievert radiasi yang dianggap mematikan: Hisashi Ouchi, berusia 35 tahun, dan Masato Shinohara, berusia 29 tahun, masing-masing menerima 17 sievert dan 10 sievert.

    Setelah kedua pria tersebut dibawa ke Institut Ilmu Radiologi Nasional di Chiba, tepat di sebelah timur Tokyo, tes pada Ouchi dan Shinohara menunjukkan jumlah darah limfatik mereka telah turun hingga hampir nol. Gejalanya meliputi mual, diare, dan dehidrasi.

    Tiga hari setelah kecelakaan, kedua pria tersebut dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas Tokyo untuk operasi transfusi yang dianggap sebagai satu-satunya harapan untuk mengaktifkan kembali fungsi produksi darah mereka.

    Ouchi, yang berdiri di atas wadah pemrosesan pada saat itu, terpapar radiasi 17.000 milisievert (mSv), yang merupakan jumlah tertinggi yang pernah tercatat oleh siapa pun dalam satu waktu.

    Meskipun awalnya tampak sehat, kondisi Ouchi terus memburuk karena paparan radiasi menyebabkan tubuhnya tidak mampu mengganti sel-sel yang mati.

    Salah satu perubahan luar pertama adalah bagian-bagian kulitnya yang terkelupas saat menerima perawatan medis.

    Ia kemudian mulai mengalami masalah pernapasan karena cairan menumpuk di paru-parunya, dan Ouchi akhirnya membutuhkan ventilator medis untuk bernapas. Sel-sel dalam ususnya yang membantu menyerap makanan dan obat-obatan juga mulai mati.

    Hal ini menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan gastrointestinal yang ekstrem, dan ia mengeluarkan tiga liter diare setiap hari. Kerusakan pada ususnya juga menyebabkan perdarahan internal yang berarti petugas medis perlu memberinya hingga 10 transfusi darah per hari agar ia tetap hidup.

    Kehilangan kulitnya terus memburuk dan akhirnya menyebabkan ia mengeluarkan berliter-liter cairan tubuh melalui dagingnya yang terbuka. Petugas medis mencoba berbagai perawatan untuk Ouchi termasuk cangkok kulit dan transplantasi sel induk, tetapi tidak berhasil.

    BACA JUGA

    Bahkan obat penghilang rasa sakit yang kuat untuk membuatnya lebih nyaman gagal memberinya banyak kelegaan. Salah satu perubahan yang sangat mengerikan adalah ketika kelopak matanya terlepas yang menyebabkan matanya sendiri menjadi sangat kering dan nyeri.

    Laporan lokal pada saat itu mengklaim bahwa ia mulai ‘menangis darah,’ dan memohon kepada dokter untuk berhenti merawatnya. Jantungnya, yang berjuang keras untuk menjaga tubuhnya tetap hidup, akhirnya berhenti berdetak pada hari ke-59 perawatan di rumah sakit, tetapi ia berhasil diresusitasi tiga kali sesuai keinginan keluarganya.

    Siksaan itu baru berakhir pada tanggal 21 Desember, hari ke-83 perawatannya di rumah sakit, ketika ia meninggal karena gagal organ ganda.

    Beberapa bulan kemudian pada bulan April 2000, Shinohara, rekan teknisinya, juga meninggal karena gagal organ ganda pada usia 40 tahun. Yokokawa juga dirawat di rumah sakit tetapi dipulangkan setelah tiga bulan dengan hanya sedikit penyakit radiasi.

    (kna/kna)

  • 80 Persen Anak RI Hadapi Masalah Nutrisi, Ini Pesan BPOM untuk Industri Pangan

    80 Persen Anak RI Hadapi Masalah Nutrisi, Ini Pesan BPOM untuk Industri Pangan

    Jakarta

    Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), Taruna Ikrar, mengatakan kondisi kesehatan anak-anak di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Sekitar 80 persen anak-anak mengalami masalah gizi.

    Ikrar mengatakan masalah tersebut meliputi stunting, kekurangan gizi, dan kelebihan gizi yang salah satunya bisa menyebabkan penumpukan lemak tubuh, hingga mengganggu kesehatan, kegemukan bahkan obesitas.

    “Dari data yang kami miliki, 100 persen (anak) yang ada, sekitar 80 persen mereka bermasalah (terkait kesehatan),” katanya di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025).

    “Ini terbagi 21,6 persen mengalami stunting, terus tambah 40 persennya mengidap (kekurangan) mikronutrien, kekurangan ferrum, anemia, dan sebagainya. Ditambah 20 persen mengalami over food atau over nutrisi,” sambungnya.

    Ikrar menambahkan angka kelahiran anak menyentuh angka 4,8 juta per tahun. Kondisi kesehatan anak yang mengkhawatirkan ini tentu wajib menjadi perhatian.

    Oleh karena itu, Taruna mendorong para industri pangan untuk gotong royong bersama pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan anak. BPOM sendiri akan lebih mengoptimalkan aturan terkait produksi, izin edar, hingga distribusi pangan.

    “Ini untuk memastikan agar apa yang dijalankan (industri pangan) sudah sesuai dengan sebagaimana mestinya,” tambah Ikrar.

    Produk-produk pangan bergizi dan sesuai standar BPOM, lanjut Taruna, akan mampu memperbaiki masalah kesehatan anak-anak. Hal ini juga sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni makan bergizi gratis (MBG).

    “Dalam konteks ini, kalau hanya pemerintah yang menjalankan lewat APBN tentu (sulit). Sementara ada sumber lain yang bisa dijalankan lewat (bantuan) industri pangan dan masyarakat,” kata Ikrar.

    “Kami ingin mempromosikan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pangan, juga berkontribusi dalam bentuk yang disebut makan bergizi gratis itu, lewat jalur gotong royong,” sambungnya.

    Taruna menambahkan bantuan dari segala pihak, baik industri pangan dan masyarakat diharapkan bisa membuat program makan bergizi gratis mampu berjalan lama.

    “Kalau dia (MBG) bisa menjadi bagian gerakan masyarakat, bisa saja (MBG) jadi program selamanya,” tutupnya.

    (dpy/naf)