Category: Detik.com Kesehatan

  • 8 Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan, Dongkrak Imun hingga Menyehatkan Jantung

    8 Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan, Dongkrak Imun hingga Menyehatkan Jantung

    Jakarta

    Pengobatan tradisional menggunakan bahan-bahan alami masih diminati oleh banyak orang, bahkan di era modern seperti sekarang.

    Selain mudah didapat, bahan-bahan alami dipercaya menyebabkan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat-obatan konvensional.

    Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai obat alami adalah daun kelor. Daun kelor atau Moringa oleifera merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di wilayah tropis, termasuk Indonesia.

    Daun kelor juga mengandung beragam nutrisi dan senyawa aktif yang bermanfaat untuk tubuh. Dikutip dari Healthline, 21 gram daun kelor segar dapat mengandung nutrisi berupa:

    Protein: 2 gramVitamin B6: 19 persen dari kebutuhan harianVitamin C: 12 persen dari kebutuhan harianZat besi: 11 persen dari kebutuhan harianRiboflavin (B2): 9 persen dari kebutuhan harianMagnesium: 8 persen dari kebutuhan harianManfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

    Lantas, apa saja khasiat daun kelor untuk kesehatan? Berikut ulasannya:

    1. Meningkatkan Imun Tubuh

    Kandungan vitamin C yang ada pada daun kelor dapat membantu membangun dan memperkuat daya tahan tubuh.

    Sistem imun yang kuat sangat berperan penting dalam melindungi tubuh dari dari invasi virus, bakteri, dan zat asing lain yang dapat menyebabkan penyakit.

    2. Mengurangi Peradangan

    Peradangan adalah mekanisme alami yang terjadi saat tubuh mengalami infeksi atau cedera. Kendati demikian, peradangan yang terjadi terus-menerus dapat memicu gangguan kesehatan, termasuk kanker.

    Daun kelor dapat membantu mengatasi peradangan berkat isothiocyanate yang terkandung di dalamnya. Tanaman tersebut juga mengandung niazimicin, yakni zat bioaktif yang berperan dalam menekan perkembangan sel kanker.

    3. Mengatasi Kolesterol

    Kolesterol tinggi dikaitkan dengan sejumlah penyakit berbahaya, seperti serangan jantung dan stroke. Daun kelor dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit tersebut.

    Penelitian yang dilakukan pada hewan dan manusia menunjukkan daun kelor memiliki efek penurun kolesterol yang serupa dengan biji rami, oat, dan kacang almond.

    Khasiat daun kelor untuk kesehatan lainnya adalah membantu menurunkan kadar gula darah. Manfaat ini berasal dari senyawa antioksidan bernama asam klorogenat (chlorogenic acid) dan isothiocyanate yang ada pada daun kelor.

    Sebuah penelitian yang dilakukan kepada 30 orang wanita menunjukkan konsumsi 7 gram daun kelor bubuk setiap hari selama tiga bulan dapat menurunkan kadar gula darah puasa hingga 13,5 persen.

    Studi lain juga menemukan bahwa dengan menambahkan 50 gram daun kelor ke makanan, kenaikan gula darah dapat ditekan hingga 21 persen.

    5. Mengobati Asma

    Daun kelor mengandung molekul yang dapat membantu mengelola atau mencegah asma, bronkospasme, dan radang saluran pernapasan. Sebuah studi yang dilakukan pada hewan juga menemukan ekstrak daun kelor dapat meningkatkan fungsi paru-paru.

    6. Memelihara Kesehatan Jantung

    Daun kelor dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor pemicu serangan jantung dan stroke.

    Karenanya, daun kelor secara tidak langsung dapat menjaga kesehatan jantung.

    Daun kelor juga diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah, faktor lain yang memicu penyakit jantung dan masalah kardiovaskular lain.

    7. Melancarkan Produksi ASI

    Daun kelor juga dikenal sebagai salah satu obat alami untuk mendukung produksi ASI. Selain itu, nutrisi yang terkandung pada daun kelor juga bermanfaat untuk mendukung kesehatan ibu dan janin selama kehamilan.

    8. Meningkatkan Fertilitas Pria

    Khasiat daun kelor untuk pria salah satunya mendongkrak fertilitas. Beberapa penelitian menunjukkan daun kelor dapat meningkatkan jumlah dan motilitas sperma.

    Tak hanya itu, ekstrak daun kelor dapat mencegah penurunan jumlah sperma akibat panas berlebihan, kemoterapi, dan paparan radiasi elektromagnetik dari telepon genggam.

    (ath/kna)

  • 5 Zona Sensitif Pria yang Bikin Gairah Makin Membara saat Disentuh

    5 Zona Sensitif Pria yang Bikin Gairah Makin Membara saat Disentuh

    Jakarta

    Bukan hanya wanita saja yang memiliki zona sensitif. Pria juga memiliki titik-titik sensual yang jika disentuh dan dirangsang dapat membangkitkan gairah seksual.

    Dikutip dari Times of India, tidak ada salahnya bagi wanita untuk memberikan perhatian ekstra kepada pasangan. Pasalnya, gairah seksual yang tinggi dapat menciptakan suasana yang lebih intim saat bercinta.

    Berikut adalah 5 titik sensitif dari pria yang bisa disentuh dan ‘dimainkan’ agar sesi bercinta terasa lebih membara.

    1. Bibir dan Mulut

    Berciuman dan menggigit bibir bisa menjadi aktivitas ‘hangat’ yang sangat sensual. Menggigit atau menghisap bibir bawah dengan lembut juga dapat meningkatkan kenikmatan. Menjelajahi area sensitif di sekitar mulut, seperti sudut mulut, dapat meningkatkan sensasinya.

    2. Leher

    Leher adalah area yang sangat sensitif di mana ciuman ringan atau gigitan dapat menimbulkan sensasi yang menyenangkan. Cium leher pasangan dengan lembut dan berikan napas perlahan untuk dapat merangsangnya.

    3. Daun Telinga

    Berbisik lembut atau bernapas pelan di leher juga dapat merangsang. Memperhatikan cuping telinga dan membelai atau menggigitnya dengan lembut dapat sangat membangkitkan gairah bagi banyak pria.

    4. Puting

    Tidak hanya wanita, puting payudara bagi pria juga merupakan ‘titik lemah’ yang bisa dimainkan untuk membuatnya terangsang. Memberikan stimulasi di area puting dengan lembut dapat menciptakan gairah.

    Selain itu, menggerakkan jari atau bibir di dada dan memijat otot dada dengan lembut juga bisa memberikan sensasi yang menyenangkan.

    5. Paha Bagian Dalam

    Paha bagian dalam merupakan zona sensitif seksual yang seringkali terabaikan. Membelai atau mencium paha bagian dalam dengan lembut yang mendekati penis dapat menciptakan gairah seks yang meningkat.

    (dpy/naf)

  • KKI Sebut Masyarakat Kelas Bawah Paling Rentan Terpapar BPA di Galon Guna Ulang

    KKI Sebut Masyarakat Kelas Bawah Paling Rentan Terpapar BPA di Galon Guna Ulang

    Jakarta – Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) menyoroti ketimpangan distribusi galon air minum dalam kemasan (AMDK) oleh produsen multinasional AMDK terbesar di Indonesia. Menurut Ketua KKI, David Tobing, masyarakat kelas bawah lebih rentan terpapar bisfenol A (BPA) karena mendapatkan galon polikarbonat yang mengandung zat berbahaya tersebut, sementara galon berbahan PET yang bebas BPA justru lebih banyak didistribusikan ke kelas menengah dan atas.

    “Dari sini kami mungkin bisa jelaskan hal yang diskriminatif. Ada satu produk yang menggunakan dua galon. Satu yang mengandung BPA, satu lagi tidak mengandung BPA. Kasihannya, yang BPA masih disebar di perkampungan-perkampungan atau di daerah yang nggak dianggap,” kata David di acara detikcom Leaders Forum di Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2024).

    Senada, Pakar Polimer Universitas Indonesia Prof Dr Mochamad Chalid, SSi, MScEng mengatakan bagi masyarakat yang saat ini mulai sadar akan risiko bahaya BPA pada galon berbahan polikarbonat, sudah saatnya untuk mencoba galon BPA free atau sekali pakai.

    “Kalau kita biasa pakai yang ulang-ulang, mengapa tidak migrasi ke yang sekali pakai? Untuk keselamatan kita ya. Nanti sampahnya gimana? Sudah ada offtaker yang ngambil di situ,” kata prof Chalid.

    Prof Chalid juga telah melakukan penelitian terkait sampah galon sekali pakai bersama kelompok akademisi Universitas Indonesia (UI). Mereka telah melakukan audit di Sungai Ciliwung dari wilayah Bogor hingga Jakarta.

    Hasilnya, mereka tidak menemukan adanya sampah plastik PET (Polietilena tereftalat) yang berbasis galon di tempat tersebut.

    Hal ini karena produsen sudah lebih baik dalam membentuk ekonomi sirkular. Prosedur tersebut dilakukan untuk melakukan antisipasi penumpukan sampah yang selama ini dikhawatirkan.

    (up/up)

  • BPOM Siap Kawal Makan Bergizi Gratis, Ini Tugas Utamanya

    BPOM Siap Kawal Makan Bergizi Gratis, Ini Tugas Utamanya

    Jakarta

    Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Taruna Ikrar menerima kunjungan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, Kamis (13/2/2025). Keduanya membahas terkait sinergi BPOM dan pemerintah di program makan bergizi gratis (MBG).

    Ikrar mengatakan BPOM diberi tugas oleh istana untuk mengawal penuh MBG, yang merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto. BPOM mengawal mulai dari produksi hingga distribusi makanan ke anak-anak.

    “Kita mulai dari rumah produksinya. Kita evaluasi produk yang dijadikan bahan makanan di makan bergizi gratis ini. Mulai dari gizi dan sumbernya. Termasuk pelatihan,” kata Taruna Ikrar di kantor BPOM, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2025).

    “Lalu fase distribusinya kami akan terlibat. Kemudian sampai mitigasi supaya tidak terjadi kejadian luar biasa. Kemudian bagaimana kalau terjadi,” sambungnya.

    Hasan Nasbi berterima kasih kepada BPOM RI karena telah mengupayakan secara optimal dalam hal membantu menyukseskan program makan bergizi gratis ini.

    “Kemarin ada beberapa kejadian di program makan bergizi gratis ini dan BPOM langsung turun tangan. Setelah itu perbaikan-perbaikan langsung terjadi. Alhamdulillah sampai saat ini (MBG) lancar,” kata Hasan Nasbi.

    Hasan Nasbi menambahkan sinergi antar lembaga ini diperlukan agar bisa menyukseskan semua program pemerintah ke depannya.

    (dpy/up)

  • Kisah Remaja Kena Tumor Otak di Usia 16 Tahun, Begini Kondisinya

    Kisah Remaja Kena Tumor Otak di Usia 16 Tahun, Begini Kondisinya

    Jakarta

    Seorang remaja di Skotlandia mengeluhkan perut kembung dan nyeri yang menyakitkan. Ternyata, ada hal yang lebih buruk terjadi di hidupnya.

    Kondisi ini dialami remaja perempuan bernama Alex Arkell saat sedang berlibur bersama keluarganya. Sejak pertama kali merasakan gejala-gejala itu, ia langsung memeriksakannya ke dokter.

    Saat di klinik, Alex menjalani tes darah dan dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani USG. Di tahap ini, ia mulai mengalami gangguan penglihatan di mata kirinya.

    Hasil pemeriksaan membuatnya terkejut. Ditemukan ada pembsaran di ovariumnya sebesar 13 cm dan tumor otak yang langka di tubuhnya.

    “Di usia yang saat itu baru 16 tahun, kematian seperti sudah ada di depan mata. Semua yang ada di hidup saya sudah tidak berarti apa-apa sejak hari itu,” tutur Alex yang dikutip dari Mirror UK.

    Pada saat itu, dia didiagnosis memiliki adenoma hipofisis yang mengeluarkan hormon perangsang folikel (FSH) yang langka.

    Awalnya, dokter mengira Alex mengidap kanker ovarium. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata itu adalah tumor otak yang harus segera dioperasi sebelum Alex kehilangan penglihatan dan kistanya pecah.

    “Saya dirawat di rumah sakit untuk operasi darurat dua hari kemudian. Saat itu, saya tidak tahu bagaimana ini akan mengubah hidup saya,” kata Alex.

    “Saya kewalahan, takut, cemas, dan khawatir tentang operasi tersebut. Di saat itu, saya bertanya-tanya apakah akan mati,” sambungnya.

    Setelah operasi pada 2021, Alex mengalami komplikasi yang membuatnya kesulitan untuk makan, berjalan, bahkan tidur. Ia pun dirawat di rumah sakit selama dua minggu.

    Selama itu, tim dokter selalu memeriksa dan memantau kondisi hormon, darah, dan kondisinya setiap jam.

    Musibah lainnya pun dialami Alex yang didiagnosis dengan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) saat berjuang melawan serangan panik.

    Sekitar 13 bulan kemudian, ia harus menjalani operasi darurat karena tumor di otaknya menekan saraf optiknya.

    Pada Februari 2023, dia menjalani terapi sinar proton, radioterapi yang ditargetkan dan kurang invasif, selama lima minggu. Perempuan yang sekarang berusia 19 tahun itu merenungkan kondisinya.

    “Saya takut, khawatir, dan merasa sangat cemas. Ini benar-benar masa yang sulit dan harus bergantung pada obat-obatan untuk bisa tetap hidup,” beber Alex.

    “Saya telah menjalani begitu banyak tes, MRI, konsultasi, dan radioterapi,” lanjutnya.

    Pada Desember 2023, Alex mengetahui bahwa radioterapi yang dijalaninya tidak berhasil dan harus menjalani operasi ketiga. Di saat itu, dirinya sudah sangat kuat secara mental dan siap menjalaninya.

    “Operasi berjalan sangat baik. Sekitar lima jam setelah bangun, saya bernyanyi sambil berdansa kecil diiringi lagu ‘Staying Alive’,” ujarnya.

    Menurut Alex, itu adalah pengalaman yang luar biasa. Kini, dia telah menjalani empat minggu pascaoperasi. Meski masih harus menjalani terapi, ia sudah bisa mengambil sisi positif dari semua hal yang telah dialaminya.

    (sao/kna)

  • Jangan Anggap Sepele, Penyakit Saraf Kejepit Bisa Picu Kelumpuhan

    Jangan Anggap Sepele, Penyakit Saraf Kejepit Bisa Picu Kelumpuhan

    Jakarta

    Spesialis bedah saraf dari Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI) dr Danu Rolian, SpBS mengungkap penyakit saraf kejepit bisa memicu kelumpuhan jika tidak segera ditangani.

    Saraf kejepit atau hernia nucleus pulposus (HNP) bisa terjadi di sepanjang tulang belakang, tetapi kondisi tersebut paling sering terjadi di punggung bawah atau leher. Tergantung area tubuhnya, saraf kejepit bisa menyebabkan gejala berupa nyeri, mati rasa, atau kelemahan pada lengan atau kaki.

    “Kenapa bisa lumpuh? Karena jepitan ke saraf dari belakang dan samping bisa memberikan impact ke saraf. Saraf itu kan memberi perintah ke otot untuk bergerak,” ucap dr Danu.

    “Itu akan terjadi setelah 1-2 tahun (sakitnya) dicuekin,” sambungnya lagi.

    Mengingat komplikasi saraf kejepit yang cukup parah, penting untuk mengobati kondisi tersebut sedini mungkin. Bila pasien mengalami rasa sakit disertai dengan kesemutan di area kaki dan tidak bisa menjalani aktivitas secara normal yang berlangsung terus menerus, tindakan operasi mungkin diperlukan untuk meredakan gejalanya.

    Pilihan pengobatan untuk saraf kejepit meliputi obat-obatan, terapi fisik sampai operasi.

    Salah satu prosedur untuk menangani saraf kejepit yakni teknik minimal invasif bipirtal endoscopic spine surgery preservation of ligamentum flavum atau BESS PLUS. Prosedur ini menggunakan alat endoskopi untuk memberikan gambaran lebih jelas di area tulang belakang yang mengalami gangguan.

    “Harus segera ditangani sebelum terjadi kerusakan permanen,” ungkap dia.

    (kna/naf)

  • Update BPOM soal Aturan Review Skincare: Draft Selesai, OTW Uji Publik

    Update BPOM soal Aturan Review Skincare: Draft Selesai, OTW Uji Publik

    Jakarta

    Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Taruna Ikrar mengatakan bahwa draft aturan review skincare oleh influencer telah selesai. Ini buntut dari gaduhnya media sosial terkait maraknya skincare atau kosmetik overclaim.

    “Iya sudah ada (draft-nya). Draft-nya sudah selesai, kami mau masuk ke harmonisasi untuk kami diskusikan,” kata Taruna Ikrar kepada awakmedia di Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2024).

    “On progress, karena kan harus ada uji publik,” sambungnya.

    Ikrar mengatakan, masyarakat memiliki hak untuk mereview apapun sebagai konsumen. Hanya saja, aturan ini nantinya akan ada pembatasan dalam mengumumkan hasil review, untuk menghindari pertikaian antar industri kosmetik.

    “Me-review terserah, tapi jangan diumumkan. Sebagai konsumen, masyarakat tetap bisa mereview, tapi untuk diri sendiri atau keluarganya,” kata Ikrar.

    “Kalau untuk mem-publish, itu kan ada lembaganya kan, lembaga negara (BPOM). Badan POM tidak mau mengurung kebebasan berekspresi,” sambungnya.

    Terkait kegaduhan review skincare ini, BPOM sebagai lembaga negara resmi juga akan mendengarkan apa yang diminta oleh konsumen, termasuk beauty influencer.

    “Dokter detektif juga beberapa kali datang ke sini, kita berdiskusi. Dia sampaikan sesuatu, kita dengarkan. Teman-teman influencer yang lain juga sering datang ke sini (Kantor BPOM),” tegasnya.

    Ikrar berharap kepada para influencer kencantikan bisa memperbanyak konten-konten edukasi yang berguna bagi masyarakat banyak.

    “Intinya kami ingin memberikan guidance yang baik untuk semuanya. Baik untuk masyarakat yakni melindungi mereka dari produk berbahaya dan bagi para content creator,” tutupnya.

    (dpy/up)

  • China Bantah Keterlibatan Institut Virologi Wuhan Jadi Dalang Pandemi COVID-19

    China Bantah Keterlibatan Institut Virologi Wuhan Jadi Dalang Pandemi COVID-19

    Jakarta

    Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun kembali membantah tuduhan Institut Virologi Wuhan yang disebut menjadi asal-usul pandemi COVID-19.

    Jiakun juga memastikan lembaga tersebut tak pernah melakukan penelitian tentang perolehan fungsi apa pun pada virus Corona, termasuk merancang, membuat, atau membocorkan COVID-19.

    “Sangat tidak mungkin pandemi disebabkan oleh kebocoran laboratorium, ini adalah kesimpulan resmi yang dicapai oleh para ahli misi gabungan WHO-China berdasarkan sains setelah kunjungan lapangan mereka ke laboratorium di Wuhan dan komunikasi mendalam dengan para peneliti, “kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing pada Rabu (12/2).

    “Kesimpulan tersebut telah diakui secara luas oleh komunitas internasional, termasuk komunitas sains,” lanjutnya.

    baca juga

    Sebelumnya CIA atau atau Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat mengatakan mereka telah mengubah penilaian sebelumnya soal asal-usul COVID-19. Mereka menyimpulkan bahwa kemungkinan besar virus COVID-19 bocor dari laboratorium di Wuhan, China, sebelum menjadi pandemi global.

    Meski begitu, lembaga tersebut menambahkan bahwa pihaknya memiliki “keyakinan rendah terhadap penilaian ini” dan akan terus mengevaluasi setiap laporan intelijen baru atau informasi relevan.

    Selama bertahun-tahun, CIA mengatakan tidak jelas apakah pandemi COVID muncul dari paparan manusia terhadap hewan yang terinfeksi atau dari sebuah kejadian di laboratorium penelitian di China.

    Badan intelijen AS dan departemen pemerintah lainnya berbeda pendapat mengenai asal muasal virus tersebut. FBI dan Departemen Energi mengatakan bahwa kemungkinan besar virus tersebut merupakan hasil kebocoran laboratorium, sementara badan lainnya menilai bahwa paparan alami manusia terhadap hewan yang terinfeksi merupakan skenario yang paling mungkin. CIA sebelumnya bersikap netral.

    Penilaian CIA tidak didasarkan pada intelijen baru, tetapi pada analis yang meninjau informasi yang ada. Peninjauan tersebut diperintahkan pada minggu-minggu terakhir pemerintahan Presiden Joe Biden dan diselesaikan sebelum pelantikan Presiden Donald Trump.

    baca juga

    (suc/kna)

  • Isu BPA dalam Air Galon Terbantahkan, Ini Temuan Terkini

    Isu BPA dalam Air Galon Terbantahkan, Ini Temuan Terkini

    Jakarta

    Isu migrasi Bisphenol A (BPA) dari galon polikarbonat atau guna ulang ke dalam air minum kembali mendapat bantahan melalui hasil penelitian independen. Bantahan kali ini datang dari penelitian yang dilakukan oleh Kelompok Studi Kimia Organik Universitas Sumatera Utara (USU).

    Penelitian ini dilakukan dengan menguji migrasi BPA pada empat merek air minum dalam kemasan (AMDK) galon yang populer di Kota Medan, Sumatera Utara. Keempat sampel tersebut terdiri dari dua merek nasional serta dua merek lokal.

    Dari masing-masing merek, tiga sampel diambil dari titik distribusi yang berbeda. Pengujian dilakukan dalam tiga kondisi penyimpanan: normal (tidak terpapar sinar matahari langsung), serta terpapar sinar matahari selama 5 dan 10 hari.

    Pengujian dilakukan menggunakan High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) atau Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT), alat yang dapat mendeteksi kandungan BPA hingga level mikrogram per liter (µg/L). Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada migrasi BPA ke dalam air minum, baik dalam kondisi normal maupun setelah terpapar sinar matahari.

    Ketua Tim Peneliti, Prof. Dr. Juliati Tarigan, M.Si., menyatakan bahwa temuan ini menegaskan keamanan penggunaan galon polikarbonat untuk air minum.

    “Meskipun galon didistribusikan pada siang hari, migrasi BPA ke dalam air minum tidak akan terjadi apabila suhu tidak mencapai 159 derajat Celcius. Sementara itu, suhu tertinggi yang tercatat di Indonesia hanya mencapai 38,5 derajat Celcius,” ujar Prof. Juliati dalam keterangan tertulis, Kamis (13/2/2025).

    Penelitian serupa juga dilakukan oleh Universitas Islam Makassar (UIM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Ketua Program Studi Kimia UIM, Endah Dwijayanti, menjelaskan bahwa penelitian mereka menguji beberapa merek air galon yang beredar di Kota Makassar.

    Sampel dikumpulkan dari lima kecamatan dan diuji menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada kandungan BPA yang terdeteksi dalam air galon tersebut.

    “Setelah dianalisis dengan instrumen GC-MS, hasilnya negatif, menunjukkan tidak ada kandungan BPA yang terdeteksi dalam air galon tersebut,” kata Endah.

    Penelitian berjudul ‘Analisis Bisphenol-A dan Di-ethylhexyl Phthalates dalam air galon yang beredar di Kota Makassar’ ini telah diterbitkan di Food Scientia, Journal of Food Science and Technology, Universitas Terbuka pada Juni 2023 lalu.

    Sementara itu, penelitian ITB juga dilakukan terhadap empat merek air galon ternama di Bandung menggunakan HPLC dengan Limit of Detection (LoD) sebesar 0,0099 µg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel yang diuji tidak mengandung BPA dalam kadar terdeteksi.

    Penelitian tersebut mengikuti metode uji baku keamanan dan kualitas air minum nasional dan internasional, baik standar dari BPOM, SNI, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), maupun American Public Health Association (APHA), dengan menggunakan detail analisis kimia dari Association of Official Analytical Chemist International (AOAC).

    Menurut Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB, Akhmad Zainal Abidin, penelitian ini menunjukkan bahwa air minum dalam galon polikarbonat memenuhi standar keamanan yang telah ditetapkan.

    “Dari penelitian yang kami lakukan, kami tidak mendeteksi (non-detected/ND) BPA di semua sampel AMDK yang diuji,” kata Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran IT,” ujarnya.

    Ketiga penelitian ini mengikuti metode uji baku yang telah ditetapkan oleh BPOM, SNI, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), serta standar internasional seperti American Public Health Association (APHA) dan Association of Official Analytical Chemist International (AOAC).

    Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan kepastian bahwa penggunaan galon polikarbonat untuk air minum tetap aman dan sesuai dengan standar yang berlaku.

    (akn/akn)

  • Vidi Aldiano Berencana Setop Kemoterapi, Begini Kaitan Stres dengan Kanker

    Vidi Aldiano Berencana Setop Kemoterapi, Begini Kaitan Stres dengan Kanker

    Jakarta

    Vidi Aldiano bercerita tengah berjuang mengelola emosi untuk mencegah stres. Ia tidak ingin stres memperburuk kondisinya terlebih pelantun ‘Nuansa Bening’ ini sudah lebih dari lima tahun berjuang melawan kanker ginjal.

    Penyanyi sekaligus host di salah satu podcast itu kerap membagikan perkembangan kesehatannya sebagai ‘cancer warrior’ di laman media sosial pribadinya. Teranyar, ia berencana untuk berhenti menjalani kemoterapi di tengah kekhawatiran efek samping.

    “2025 ini ada kemungkinan gue sudah harus stop kemoterapi gue, karena its been too long dan kalaupun gue lanjutkan mungkin akan ada side effects yang lebih parah di badan gue,” cerita Vidi seperti dilihat di akun TikTok pribadinya, Kamis (13/2/2025).

    “Itu juga salah satu yang bikin kepikiran juga. Terlalu banyak what if, what if, yang muncul di kepala gue, belum lagi beberapa stres yang muncul dari beberapa variabel luar, sementara dokter bilang disease ini sangat amat rentan dengan apa yang namanya stres,” sambungnya.

    Stres secara umum muncul dalam berbagai bentuk saat seseorang menghadapi kanker. Mulai dari ketidakpastian tentang bagaimana akan merespons pengobatan, hingga mengelola tanggung jawab sehari-hari saat tidak merasa dalam kondisi terbaik.

    Belum lagi, beban mental dan emosional yang kerap berat. Meskipun mustahil untuk mengesampingkan kekhawatiran-kekhawatiran tersebut, ada beberapa cara untuk membuat stres lebih mudah dikelola. Berikut beberapa tips:

    Tetap bertemu dengan orang-orang terkasih

    Dukungan sosial membantu pengidap kanker dengan cara mendalam. Dukungan sosial memungkinkan pasien untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan seputar aspek-aspek kanker, pengobatan, dan gejala yang dihadapi.

    Bagi pasien kanker, menerima cinta, dorongan, dan bantuan keseharian amat penting. Dukungan dari orang-orang terkasih telah dikaitkan dengan hasil klinis yang lebih baik pada jenis kanker tertentu.

    Memilih asupan makanan

    Menjaga kesehatan secara keseluruhan selama perawatan kanker penting untuk meningkatkan hasil terbaik, tetapi juga dapat membantu mengelola stres. Misalnya, pilihan makanan tertentu dapat meningkatkan kecemasan, seperti kafein dan alkohol. Makanan kaya nutrisi lain termasuk berbagai jamur, sebenarnya dapat membantu mengendalikan stres.

    Temukan aktivitas menenangkan

    Hobi dapat bertindak sebagai pengalih perhatian dengan membuat pikiran dan tubuh tetap sibuk. Cobalah aktivitas yang bisa mengalihkan perasaan-perasaan tertentu termasuk stres, tetapi tidak terlalu menyita energi, seperti menggambar, membaca atau mendengarkan buku audio, hingga membuat kue.

    Memilah informasi

    Mengonsumsi terlalu banyak berita yang meresahkan dapat menambah stres. Demikian pula, saat terlalu sering membuka media sosial, tempat kebanyakan orang hanya membagikan hal-hal penting dalam hidup mereka. Sesekali, hal ini dapat menimbulkan perasaan negatif.

    Pertimbangkan untuk beristirahat dari berita dan media sosial, atau setidaknya membatasi bagaimana dan kapan mengaksesnya.

    Menurut statistik, satu dari tiga orang dengan kanker mengidap gangguan psikologis yang signifikan, berdampak pada kualitas pengobatan dan pemulihan mereka. Salah satu masalah pasien kanker adalah stres dalam menghadapi penyakit tersebut.

    Bukti yang berkembang menunjukkan bahwa stres dapat memengaruhi sistem neuroendokrin dan memperburuk aktivitas tumor.

    (naf/naf)