Category: Detik.com Kesehatan

  • Pasien Bandung Meninggal, Kenapa ‘Super Flu’ Fatal pada Orang dengan Komorbid?

    Pasien Bandung Meninggal, Kenapa ‘Super Flu’ Fatal pada Orang dengan Komorbid?

    Jakarta

    Seorang pasien ‘super flu’ yang dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dilaporkan meninggal dunia. RSHS telah menangani 10 pasien yang mengalami gejala influenza A H3N2 subclade K ini.

    Terkait pasien yang meninggal dunia, pihak rumah sakit belum bisa memastikan apakah pasien itu meninggal karena super flu atau bukan. Pasien diketahui memiliki riwayat penyakit bawaan atau komorbid yang cukup berat.

    “Kalau kita lihat dari data yang ada, itu ada dua yang berat. Satu masuk ke ruang high cap dan satu masuk ke ruang intensif. Dan satu yang masuk ke ruang intensif memang terus dinyatakan meninggal karena disebabkan ada komorbid yang lain,” kata Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere) RSHS, dr Yovita Hartantri, dikutip dari detikJabar, Jumat (9/1/2025).

    “Ada stroke, ada gagal jantung dan terakhir karena ada infeksi dan ada gagal ginjal juga. Jadi apakah itu langsung disebabkan oleh virus? Kita tidak bisa menyatakan karena memang dia mungkin komorbid yang banyak,” sambungnya.

    Mengapa infeksi super flu bisa berakibat fatal bagi pasien dengan komorbid? Dokter spesialis paru dr Erlang Samoedro, SpP(K) menjelaskan infeksi super flu atau influenza dapat mengakibatkan peradangan yang menyebabkan kambuhnya komorbid.

    Infeksi dapat memicu kekambuhan kondisi komorbid yang kondisi sebelumnya mungkin sudah stabil.

    “Influenza memang bisa berakibat fatal pada orang yang punya komorbid. Hal ini terjadi karena rusaknya pertahanan tubuh akibat virus influenza itu dan terjadi inflamasi. Nah, inflamasi ini yang menyebabkan kambuhnya komorbid,” ujar dr Erlang yang tidak terlibat dalam penanganan pasien, ketika dihubungi detikcom, Jumat (9/1/2026).

    Selain orang dengan komorbid, kelompok rentan lain yang harus diperhatikan adalah anak-anak dan lansia. Anak-anak menjadi kelompok rentan karena sistem imun yang belum sempurna.

    Sementara itu, sistem imun lansia juga menurun seiring pertambahan usia, terlebih biasanya juga memiliki komorbid.

    “Langkah pencegahan jangan sampai tertular, seperti gunakan masker, hindari kerumunan bila sakit, tinggal di rumah. Banyak konsumsi buah dan sayur, serta vaksinasi influenza, walaupun ini strain baru, tapi vaksinasi influenza mencegah penyakit tidak sampai berat bila tertular,” tandasnya.

    Halaman 2 dari 2

    (avk/kna)

  • Kebijakan Baru Trump, Pangkas Rekomendasi Vaksin Anak dari 17 Jadi 11

    Kebijakan Baru Trump, Pangkas Rekomendasi Vaksin Anak dari 17 Jadi 11

    Jakarta

    Pemerintahan Donald Trump secara resmi merombak total kebijakan jadwal vaksinasi anak di Amerika Serikat. Kebijakan ini dipelopori oleh Menteri Kesehatan Robert F Kennedy Jr. (RFK Jr.) sebagai bagian dari gerakan Make America Healthy Again (MAHA).

    Dalam pernyataan resminya, Presiden Trump menyebut langkah ini sebagai bentuk reformasi yang logis.

    “Banyak warga Amerika, terutama para ibu pendukung gerakan MAHA, telah lama menantikan reformasi yang mengedepankan akal sehat ini,” ujar Trump dikutip dari BBC.

    Robert Kennedy yang selama ini dikenal kritis terhadap kebijakan vaksin, menyatakan bahwa perombakan ini bertujuan untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap kesehatan publik.

    “Kami menyelaraskan jadwal vaksinasi anak di AS dengan konsensus internasional, sekaligus memperkuat transparansi,” ucap RFK.

    Pembagian Kategori Vaksin Baru

    Berdasarkan aturan terbaru CDC, jadwal vaksinasi kini dibagi menjadi tiga kategori besar:

    Vaksin Rekomendasi Utama (Wajib/Rutin): Melindungi dari 11 penyakit, termasuk Campak (Measles), Gondongan (Mumps), Rubella, Polio, Pertusis, Tetanus, Difteri, Hib, Pneumokokus, HPV, dan Cacar Air (Varisela).

    Vaksin Berbasis Faktor Risiko: Diberikan tergantung pada kondisi kesehatan anak, mencakup vaksin RSV, Hepatitis A, Hepatitis B, Dengue, dan Meningitis.

    Vaksin Keputusan Orang Tua dan Dokter: Untuk vaksin COVID-19, Influenza, dan Rotavirus, pemerintah kini menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada orang tua dan tenaga medis.

    Departemen Kesehatan AS menyatakan perubahan ini didasarkan pada perbandingan dengan 20 negara maju lainnya. Pemerintah menilai AS selama ini merupakan “anomali global” karena memiliki jumlah dosis dan jenis penyakit yang diwajibkan terlalu banyak.

    Baac juga

    Dikritik Ahli

    AS kini menjadikan Denmark sebagai model, yang hanya merekomendasikan perlindungan terhadap 10 jenis penyakit.

    Namun, langkah ini dikritik keras oleh para ahli medis. Dr. Andrew D Racine, Presiden American Academy of Pediatrics, menyebut perbandingan tersebut tidak relevan. Ia memperingatkan bahwa keputusan ini justru akan menciptakan kekacauan dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi.

    “Amerika Serikat bukanlah Denmark. Populasi, infrastruktur kesehatan, dan risiko penyakit kita sangat berbeda jauh,” tegas Dr Racine.

    Halaman 2 dari 3

    (elk/elk)

  • Susah Terlelap di Malam Hari? Screentime Dulu Ternyata Aman Kok, Ini Alasannya

    Susah Terlelap di Malam Hari? Screentime Dulu Ternyata Aman Kok, Ini Alasannya

    Jakarta

    Insomnia bukan sekadar sulit memejamkan mata. Bagi banyak orang, malam hari justru menjadi waktu paling melelahkan. Biasanya, setiap orang punya ritual-ritual khusus agar rasa mengantuk cepat datang, seperti baca buku, minum air putih, dan lainnya.

    Namun, ritual-ritual ini terkadang nggak selalu berhasil dilakukan. Alih-alih rasa kantuk datang, malah mata tetap melek sampai pagi menjelang. Lalu, gimana solusinya?

    Certified Sleep & Recovery Coach, Vishal Dasani, memiliki beberapa night routine atau kebiasaan malam menjelang tidur yang bisa dilakukan agar seseorang bisa mendapatkan istirahat yang berkualitas.

    1. Screen Time

    Banyak orang yang beranggapan bahwa screen time sebelum tidur akan membuat seseorang sulit terlelap. Namun, Coach Vishal yang telah menekuni sleep coaching enam tahun terakhir ini justru menjadikan screen time sebagai salah satu ritual tidurnya.

    “Selama kita tidak kebablasan, tidak keterusan. Dan ini sudah di-back up sama studi, kalau nggak salah dirilis tahun 2024. Studi itu menyebutkan sebetulnya saat kita menggunakan screen time sebelum tidur, kita kan nggak mungkin nontonnya begini kan (dekat sekali dengan mata, red),” kata Coach Vishal.

    “Dan pada malam hari umumnya kamar itu gelap, lampunya sudah dimatikan. Kalau misal takut kegelapan, kita pasang lampu tidur,” sambungnya.

    Hal ini membuat cahaya di ruangan tidak terlalu terang. Kalaupun cahaya dari handphone dianggap terlalu terang, maka tinggal diatur saja terkait tingkat kecerahannya.

    “Pada saat rasa ngantuk itu datang, yaudah terima saja nggak usah dilawan,” katanya.

    2. Mendengar Podcast

    Ritual lain yang bisa dilakukan adalah mendengar podcast atau siniar. Menurut Coach Visal, mendengar podcast bisa membantu tubuh menjadi lebih santai dan rasa kantuk cepat datang.

    3. Mengobrol

    Bisa juga dengan pillow talk atau percakapan intim, terbuka, dan santai yang dilakukan pasangan di atas tempat tidur, biasanya sebelum tidur.

    “Bisa ngobrol sama pasangan, kalau punya ya,” kata Coach Vishal.

    4. Journaling

    Journaling sebelum tidur adalah kebiasaan menulis untuk meredakan stres, menjernihkan pikiran, serta meningkatkan kualitas tidur dengan mencatat emosi, kekhawatiran, atau hal-hal yang disyukuri selama hari itu, sehingga membantu tidur lebih nyenyak.

    5. Mandi Air Hangat

    Menurut Coach Vishal, mandi air hangat sebelum tidur juga bisa dilakukan untuk mendapatkan tubuh yang rileks. Hal ini akan membantu seseorang untuk merasa nyaman dan tidur lebih cepat.

    6. Skincare

    Skincare-an sebelum tidur juga bisa dipilih sebagai ritual sebelum tidur atau menutup hari.

    “Hal-hal tersebut akan memberikan sinyal ke otak bahwa I am done for the day, mental cue lah di situ. Dan itu akan menyiapkan tubuh untuk, oke it’s time to relax.

    7. Slow Down

    Menurut Coach Vishal, ini merupakan tindakan paling krusial yang harus diperhatikan sebelum tidur, yakni slow down. Banyak orang yang mencoba tidur dengan keadaan tubuh belum sepenuhnya rileks.

    “Tubuh itu perlu cooling down dulu supaya akhirnya bisa tidur. Bisa dengan berdoa malam, meditasi bagi yang suka, mengatur napas. Banyak sekali tekniknya yang penting buat Anda itu rileks,” tutupnya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Tidur Lebih Berkualitas, Hidup Lebih Produktif: Solusi Ilmiah untuk Generasi Sibuk”
    [Gambas:Video 20detik]
    (dpy/up)

  • Video Anggaran MBG Januari Tembus Rp 855 M Per Hari, BGN: Nanti Naik di Mei

    Video Anggaran MBG Januari Tembus Rp 855 M Per Hari, BGN: Nanti Naik di Mei

    Jakarta

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah menjangkau 55,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Besarnya cakupan ini membuat kebutuhan rantai pasok MBG semakin signifikan.

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut anggaran MBG pada Januari 2026 mencapai Rp 855 miliar per hari dan diproyeksikan naik menjadi Rp 1,2 triliun per hari pada Mei mendatang, dengan 70% dana digunakan untuk membeli bahan baku.

    “Di Januari hari ini kita mendistribusikan di seluruh Indonesia dan akan menggunakan uang kurang lebih Rp 855 miliar satu hari, per hari ini sampai kemudian naik nanti di Mei akan ada Rp 1,2 triliun per hari. Karena jumlah penerima manfaatnya terus naik,” ungkap Dadan Hindayana saat ditemui pada Kamis (8/1).

    “Dan ini 70% dari dana yang digunakan untuk membeli bahan baku dan bahan baku 95-99% berasal dari produk pertanian,” tambahnya.

    Klik di sini untuk video lainnya!

    (/)

    makan bergizi gratis anggaran makan bergizi gratis mbg badan gizi nasional dadan hindayana

  • Butuh Ketelitian Super, Pindahkan Batang Korek Ini agar Hitungannya Benar!

    Butuh Ketelitian Super, Pindahkan Batang Korek Ini agar Hitungannya Benar!

    Butuh Ketelitian Super, Pindahkan Batang Korek Ini agar Hitungannya Benar!

  • Pria Umur 35 Kena ‘Stroke Mata’, Hampir Buta gegara Main Game Semalaman

    Pria Umur 35 Kena ‘Stroke Mata’, Hampir Buta gegara Main Game Semalaman

    Jakarta

    Seorang pria di China hampir kehilangan penglihatannya setelah bermain game semalaman. Pria berusia 35 tahun itu mengalami gangguan penglihatan permanen pada mata kanan.

    Kejadian ini dialami Xiao Yan di Hangzhou, China. Ia mendadak mengalami penglihatan kabur parah pada mata kanannya setelah bermain game hingga jam 2-3 pagi waktu setempat.

    Awalnya, Yan mengira keluhan tersebut hanya karena kelelahan mata karena terlalu lama menatap layar. Ia pun mematikan komputer dan memilih tidur.

    Meski penglihatannya sempat membaik keesokan harinya, kondisi itu kembali memburuk pada malam berikutnya. Ia memutuskan untuk pergi ke Rumah Sakit Rakyat Pertama Hangzhou.

    Didiagnosis Alami Oklusi Arteria Retina Sentral

    Dokter kemudian mendiagnosis Yan mengalami oklusi arteria retina sentral atau central retinal artery occlusion (CRAO), yang kerap dikenal sebagai ‘stroke mata’. Kondisi ini terjadi akibat sumbatan pada arteri retina yang menyebabkan kehilangan penglihatan mendadak tanpa nyeri.

    Meski telah mendapatkan perawatan intensif, penglihatannya hanya pulih sebagian. Diketahui, Yan memiliki riwayat obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

    Dikutip dari VNExpress, faktor-faktor ini secara signifikan meningkatkan risiko gangguan pembuluh darah.

    Dokter mengungkapkan bahwa ‘golden hour’ penanganan CRAO hanya sekitar 90 menit sejak munculnya gejala. Karena Yan baru mencari pertolongan medis lebih dari 24 jam, kerusakan retina akibat iskemia berkepanjangan tidak bisa dihindari dan bersifat permanen.

    Menyoal ‘Stroke Mata’

    Kepala Departemen Oftalmologi, Yao Xiaolei, menjelaskan ‘stroke mata’ merupakan bentuk emboli vaskular akibat penyumbatan pada arteri atau vena retina sentral. Retina membutuhkan aliran darah dan oksigen yang stabil.

    Ketika terjadi sumbatan, kekurangan oksigen muncul dengan cepat dan memicu kehilangan penglihatan secara tiba-tiba. CRAO merupakan bentuk stroke mata yang paling akut dan berat, dengan gejala penurunan penglihatan mendadak tanpa rasa sakit, sering digambarkan seperti lapang pandang tertutup tirai hitam.

    Halaman 2 dari 2

    (sao/kna)

  • Video: Cara Kepala BGN Bikin Siswa Mau Makan Sayur: Kasih Reward RP 50 Ribu

    Video: Cara Kepala BGN Bikin Siswa Mau Makan Sayur: Kasih Reward RP 50 Ribu

    Video: Cara Kepala BGN Bikin Siswa Mau Makan Sayur: Kasih Reward RP 50 Ribu

  • 30 Tahun Berlalu, Kisah di Balik Foto MRI Hubungan Seks Pertama di Dunia Terungkap

    30 Tahun Berlalu, Kisah di Balik Foto MRI Hubungan Seks Pertama di Dunia Terungkap

    Jakarta

    Sebuah eksperimen ilmiah yang dilakukan lebih dari tiga dekade lalu kembali menjadi sorotan. Ini terkait pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) terhadap pasangan yang berhubungan seks di dalam mesin tersebut.

    Ternyata, hal ini mengubah pemahaman dunia medis tentang anatomi wanita dan mekanisme hubungan seksual.

    Eksperimen tersebut dilakukan pada 1991 oleh Ida Sabelis dan pasangannya, Jupp, atas permintaan ilmuwan asal Belanda Menko Victor ‘Pek’ van Andel. Tujuannya adalah mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh manusia saat berhubungan seks.

    Gambar yang dihasilkan dari pemindaian MRI itu menjadi yang pertama di dunia. Kemudian dipublikasikan dalam artikel ilmiah yang sangat populer di British Medical Journal (BMJ) pada 1999.

    Hingga kini, studi tersebut masih dibaca ribuan orang setiap bulannya.

    Sebuah eksperimen ilmiah yang dilakukan lebih dari tiga dekade kembali menjadi sorotan. Ini terkait apa yang terjadi selama pria dan wanita berhubungan seks. Foto: British Medical Journal (BMJ)

    Meski peristiwa itu terjadi lebih dari 30 tahun, Ida Sabelis baru-baru ini menceritakan pengalamannya secara mendalam di podcast ‘What Was It Like’. Ia mengaku tidak menyangka eksperimen tersebut akan menghasilkan temuan besar tentang tubuh wanita.

    “Ini adalah salah satu mesin MRI pertama yang pernah ada, jadi mengambil fotonya membutuhkan waktu,” kata Ida, dikutip dari News.com.au.

    “Ada perintah dari ruang kendali untuk tetap dalam posisi tersebut selama, entah berapa lama, satu menit. Jadi, dalam hal itu, ini sangat lucu,” sambungnya.

    Ida awalnya berencana menggunakan posisi misionaris. Tetapi, ukuran mesin MRI membuat hal itu tidak memungkinkan.

    “Jupp dan saya merangkak masuk ke dalam mesin itu dan mulai melakukannya. Itu bukan romantis, lebih seperti tindakan cinta dan pertunjukan,” tutur Ida.

    “Untungnya kami tidak mengalami klaustrofobia,” tambahnya.

    Alasan Ikut Eksperimen

    Ida sebelumnya juga menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam eksperimen tersebut didorong oleh latar belakangnya sebagai aktivis hak-hak perempuan. Ia ingin membantu memperluas pemahaman medis tentang tubuh wanita.

    “Saat saya melihat foto-foto itu, saya langsung berpikir ‘oh, begitulah kita cocok bersama’,” terangnya.

    Dalam penjelasannya, Ida mengaku melakukan hubungan fisik dalam posisi berpelukan, karena posisi misionaris menurutnya hampir tidak menimbulkan gairah.

    Sebelumnya, anatomi vagina kerap digambarkan lurus, termasuk dalam ilustrasi terkenal Leonardo da Vinci dari tahun 1492. Itu menunjukkan vagina sebagai silinder lurus.

    Namun, hasil MRI menunjukkan penis yang melengkung mengikuti tubuh wanita tanpa menimbulkan rasa sakit pada pria saat ereksi.

    Temuan ini kemudian menjadi dasar studi formal yang dilakukan Ida dan Pek antara 1991 hingga 1999, dan dipublikasikan di BMJ. Eksperimen lanjutan dilakukan dalam posisi misionaris dengan relawan berusia di atas 18 tahun yang dapat menghentikan eksperimen kapan saja.

    Meski dipublikasikan pada 24 Desember 1999, makalah tersebut menjadi salah satu ‘artikel paling populer sepanjang masa’ di BMJ. Bahkan mendapatkan penghargaan khusus pada peringatan 20 tahun jurnal tersebut tahun 2019.

    Halaman 2 dari 2

    (sao/kna)

  • 5 Perubahan pada Tubuh Jika Rutin Minum Air Kelapa, Nyata Sehatnya

    5 Perubahan pada Tubuh Jika Rutin Minum Air Kelapa, Nyata Sehatnya

    Jakarta

    Air kelapa menjadi minuman yang segar yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Minuman ini menyediakan elektrolit yang bisa membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

    Menurut ahli gizi Hannah Van Ark, MS, RD, hidrasi sangat penting untuk fungsi pencernaan yang baik, terutama dalam penyerapan nutrisi dan pencegahan sembelit. Lantas, apa saja manfaat dari minum air kelapa?

    Rutin Minum Air Kelapa, Ini 5 Efek Sehatnya

    Dikutip dari laman Eating Well dan Vinmec, berikut sejumlah manfaat dari minum air kelapa.

    1. Mengisi Kembali Elektrolit dalam Tubuh

    Air kelapa sering disebut sebagai minuman olahraga alami yang kaya akan elektrolit, seperti kalium, natrium, magnesium, dan kalsium. Mineral-mineral ini penting untuk transmisi saraf, kontraks otot, serta menjaga keseimbangan cairan di seluruh tubuh.

    Sebab kaya akan elektrolit, air kelapa bisa menjadi pilihan yang baik untuk rehidrasi, terutama setelah kehilangan cairan dan elektrolit karena penyakit seperti muntah atau diare. Komposisi osmotik dalam air kelapa menyerupai plasma manusia, sehingga minuman ini ideal untuk mengganti elektrolit yang hilang selama dehidrasi.

    2. Mendukung Kesehatan Tulang

    Kalsium dan vitamin D dikenal bisa mendukung kesehatan tulang. Beberapa penelitian menyoroti makanan dan minuman kaya kalium, seperti air kelapa sebagai asupan penting dalam memperkuat kekuatan dan kepadatan tulang.

    Kalium juga membantu mengatur keseimbangan asam-basa dalam tubuh dan mencegah pelepasan kalsium dari tulang. Jadi, diet kaya kalium dikaitkan dengan kepadatan mineral tulang yang lebih tinggi, terutama pada lansia.

    3. Menstabilkan Tekanan Darah

    Secangkir air kelapa mengandung lebih banyak kalium dibandingkan pisang berukuran sedang. Diet kaya kalium terbukti mendukung kesehatan kardiovaskular, menstabilkan tekanan darah, atau bahkan meningkatkan elastisitas pembuluh darah.

    Kalium memainkan peran penting dalam menjaga tekanan darah optimal dengan merelaksasi dinding pembuluh darah dan melawan efek natrium dalam tubuh. Zat ini berperan dengan mendorong ginjal untuk mengeluarkan kelebihan natrium dan mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah.

    4. Mendukung Pengelolaan Berat Badan

    Hidrasi yang tepat sangatlah penting untuk menyehatkan setiap sel dalam tubuh dan mengoptimalkan laju metabolisme. Meski air kelapa mengandung lebih banyak kalori dari air biasa, jumlahnya jauh lebih sedikit dari minuman lan seperti soda dan jus buah. Jadi mengganti minuman yang lebih banyak kalori dengan air kelapa bisa membantu untuk mengelola berat badan dan mengurangi asupan kalori sepanjang minggu.

    Adapun jenis air kelapa terbaik adalah yang baru diambil dari kelapa segar. Namun, kebiasaan ini harus diimbangi dengan pila makan yang sehat serta berolahraga.

    5. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

    Minum air kelapa juga bisa meningkatkan kesehatan usus. Manfaat ini terutama berasal dari sifat menghidrasi dari air kelapa.

    Penelitian menunjukkan bahwa air kelapa memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba yang bisa bermanfaat bagi mikrobioma usus. Air kelapa juga menunjukkan kemampuan dalam membantu mengurangi peradangan. Dengan begitu, air kelapa bisa menenangkan lapisan usus yang teriritasi dan memberi kelegaan dari rasa tidak nyaman karena gangguan pencernaan.

    Ditinjau oleh: Mhd. Aldrian, S.Gz, lulusan Ilmu Gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (elk/kna)

  • Kisah Nahas Remaja 14 Tahun yang Harus Cuci Darah Akibat Gagal Ginjal

    Kisah Nahas Remaja 14 Tahun yang Harus Cuci Darah Akibat Gagal Ginjal

    Jakarta

    Usia remaja seharusnya bisa menjadi masa menikmati bangku sekolah dan bermain bersama teman sebaya. Namun, kenyataan pahit harus dihadapi Lilly, gadis berusia 14 tahun yang mengalami gagal ginjal.

    Dia pun harus menjalani cuci darah, sebuah kondisi serius yang umumnya dilakukan oleh orang yang lebih tua. Hal ini meningkatkan kesadaran bahwa penyakit gagal ginjal bisa dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa.

    Kisah Remaja 14 Tahun yang Cuci Darah Akibat Gagal Ginjal

    Lily didiagnosis mengidap gagal ginjal stadium akhir pada bulan Juni 2024. Dikutip dari laman BBC, dia dibawa ke ruang intensif pediatric (PICU) di Rumah Sakit Anak Bristol dalam keadaan koma buatan setelah mengidap gejala flu selama 3 bulan.

    Dia mengatakan agak lega saat diberi tahu akan dimasukkan dalam kondisi koma, sebab dirinya merasa sangat kesakitan.

    Sang ayah, Christopher, mengatakan bahwa kondisi tersebut merupakan mimpi terburuk bagi setiap orang tua. Hasil biopsi menunjukkan bahwa Lilly harus menjalani dialisis atau cuci darah dan membutuhkan transplantasi ginjal dari donor.

    Ketika itu, dia menjalani dialisis atau cuci darah beberapa kali dalam seminggu untuk mencegah kondisinya semakin memburuk. Lily diberitahu bahwa waktu tunggu transplantasi ginjalnya bisa memakan waktu hingga 10 tahun.

    Namun, pada bulan Maret 2025, ginjal yang cocok ditemukan. Saat ayahnya memberitahu kabar tersebut, dia mengira hal tersebut adalah mimpi.

    “Saya benar-benar terkejut karena saya tidak menyangka akan memakan waktu sesingkat itu,” kata Lilly.

    Lilly menerima ginjalnya dari donor yang telah meninggal. Setelah menjalani transplantasi ginjal, Lily bisa menjalani kehidupan semi-normal dengan satu ginjal. Bersama ayahnya, dia menyelesaikan berbagai tantangan.

    “Ayah saya mengikuti acara Brave The Shave, kamu juga mengadakan malam undan Bingo dan setelah transplantasi, kami melakukan abseiling,” katanya.

    Lily ingin membantu orang lain yang berada dalam situasi yang sama dengannya. Dia ingin memastikan anak-anak yang mengalami kondisi sama tidak merasa sendirian.

    “di kemudian hari dia ingin menjadi konsultan ginjal untuk membantu anak-anak yang berada dalam posisi yang sama,” kata Christhoper.

    Pada Agustus 2025, dia menggalang dana untuk mesin cuci darah baru untuk Rumah Sakit Anak Bristol. Dia juga mau meningkatkan kesadaran kondisi yang dialaminya di kalangan anak muda.

    (elk/kna)