Category: Detik.com Kesehatan

  • Viral Video Relawan Malaysia Disambut Setiba di Aceh, Kemenkes Ungkap Faktanya

    Viral Video Relawan Malaysia Disambut Setiba di Aceh, Kemenkes Ungkap Faktanya

    Jakarta

    Sebuah video ramai beredar di media sosial dengan narasi penyambutan relawan kesehatan dari negara Malaysia yang baru tiba di Aceh. Terselip caption ‘Selamat Dantang di Aceh Saudaraku’.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) memastikan hal tersebut tidak benar alias hoax. Kemenkes meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran video hoax.

    “Sebuah video yang beredar di media sosial menyebut relawan kesehatan berompi biru berlogo Kemenkes berasal dari Malaysia,” tulis Kemenkes dalam Instagram-nya, dikutip Rabu (24/12/2025).

    “Faktanya, relawan tersebut adalah relawan kesehatan yang diterjunkan langsung oleh Pemerintah Indonesia sejak 19 Desember 2025 ke berbagai wilayah di Aceh, bukan relawan asal Malaysia,” sambungnya.

    Sebelumnya, Kemenkes telah memberangkatkan relawan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan korban bencana di Aceh pada Sabtu (20/12/2025). Sebanyak 126 relawan tenaga medis dan kesehatan dikirim ke sejumlah wilayah terdampak dengan kondisi medan berat.

    Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI, dr Yuli Farianti, M Epid menjelaskan, pengiriman relawan kesehatan sebenarnya sudah dilakukan sejak hari ketiga pascabencana. Namun, sebelumnya belum terkoordinasi secara terpusat seperti saat ini.

    “Ini adalah tenaga medis dan tenaga kesehatan yang dengan tulus hati dan ikhlas ingin mengabdikan diri untuk melayani masyarakat, khususnya saat ini di Aceh,” ujar perwakilan Kemenkes saat pelepasan relawan, Yuli saat pelepasan relawan, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, beberapa waktu lalu.

    Pengiriman relawan kesehatan sebenarnya sudah dilakukan sejak hari ketiga pasca bencana. Sebelumnya, Kemenkes telah memberangkatkan 70 tenaga kesehatan yang kini sudah berada di Aceh dan Medan. Namun, sebelumnya belum terkoordinasi secara terpusat seperti saat ini.

    “Bukan hari ini saja kita mengirim. Sejak hari ketiga bencana, kita sudah mengirim banyak tenaga, hanya saja belum terkoordinir. Sekarang kita satukan agar lebih efektif,” katanya.

    Adapun 126 relawan yang diberangkatkan terdiri dari berbagai profesi tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga tenaga pendukung layanan medis.

    Adapun profesi yang tergabung dalam tim relawan ini meliputi:

    Dokter spesialis mataDokter spesialis sarafDokter spesialis bedah sarafDokter spesialis anakDokter umumPerawatBidanPsikolog klinis dan psikiater, khususnya untuk layanan trauma healingTenaga laboratoriumRadiograferTenaga kesehatan lingkunganTenaga giziEpidemiolog dan tenaga kesehatan lainnya.

    Halaman 2 dari 2

    (dpy/naf)

  • Kondisi Faskes di Aceh-Sumatera Pascabencana, RS-Puskesmas Mayoritas Pulih

    Kondisi Faskes di Aceh-Sumatera Pascabencana, RS-Puskesmas Mayoritas Pulih

    Jakarta

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan seluruh rumah sakit daerah yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sudah beroperasi. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan tenaga kesehatan juga ditambah untuk meningkatkan layanan.

    Sebagai salah satu contoh, ada 23 rumah sakit pemerintah di Aceh dan semuanya sudah beroperasi. Namun, memang ada ada satu yaitu RSUD Aceh Tamiang yang saat ini masih terdapat material sisa banjir.

    Proses pembersihan terus dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri, dan relawan yang ada. Abdul menambahkan peralatan medis yang terdampak banjir mulai diperbaiki dan diganti.

    “Satu rumah sakit di Aceh Tamiang masih melakukan pembersihan ruang rawat inap lantai satu, serta penggantian alat kesehatan yang rusak,” kata Abdul dikutip dari Antara News, Kamis (24/12/2025).

    Terdapat 288 puskesmas di Aceh yang sudah beroperasi dan 19 lainnya belum beroperasi. Menurut laporan, sebanyak 30 puskesmas masuk kategori rusak berat.

    Sementara itu, di Sumut terdapat 35 rumah sakit pemerintah yang secara keseluruhan sudah beroperasi. Sebanyak 325 puskesmas sudah beroperasi dengan 36 puskesmas sempat masuk dalam kategori rusak berat.

    Lalu di Sumbar seluruh rumah sakit pemerintah yang berjumlah 29 juga sudah beroperasi. Seluruh puskesmas sebanyak 233 sudah beroperasi, dengan dua puskesmas sempat masuk kategori rusak berat.

    Abdul mengungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga rutin mengirimkan bantuan berupa alat medis dan obat-obatan. Selain itu, mereka juga mengirimkan bantuan tenaga kesehatan untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal.

    “Kemenkes telah mengirimkan tambahan tenaga kesehatan untuk memperkuat layanan, khususnya di wilayah dengan akses darat yang masih terbatas,” tandasnya.

    Halaman 2 dari 2

    (avk/kna)

  • Bukan Cuma 5, Peneliti Ungkap Manusia Punya Lebih dari 30 Indra

    Bukan Cuma 5, Peneliti Ungkap Manusia Punya Lebih dari 30 Indra

    Jakarta

    Selama ini banyak orang mengenali lima indra manusia yang paling umum disebut panca indra, meliputi mata penglihatan, kulit peraba, lidah perasa, telinga pendengar, dan hidung penghirup. Namun, peneliti modern mengungkapkan sebenarnya manusia punya lebih dari 30 indra.

    Peneliti dari University of London, Barry Smith menjelaskan pengalaman manusia bersifat multisensori. Menurutnya, manusia tidak melihat, mendengar, menghirup, menyentuh, atau merasa secara terpisah. Semuanya menjadi satu kesatuan yang utuh.

    “Apa yang kita rasakan memengaruhi apa yang kita lihat, dan apa yang kita lihat memengaruhi apa yang kita dengar. Aroma tertentu dalam sampo, misalnya, bisa memengaruhi persepsi kita terhadap tekstur rambut. Wangi mawar dapat membuat rambut terasa lebih halus dan lembut,” kata Barry, dikutip dari Science Alert, Rabu (24/12/2025).

    “Kolaborator jangka panjang saya, Profesor Charles Spence dari Crossmodal Laboratory di Oxford, mengatakan bahwa rekan-rekannya di bidang neurosains percaya manusia memiliki antara 22 hingga 33 indra,” sambungnya.

    Beberapa indra lain yang dimaksud seperti propriosepsi, yang memungkinkan manusia mengetahui posisi anggota tubuh tanpa perlu melihatnya. Selain itu juga ada indra keseimbangan yang melibatkan sistem vestibular di saluran telinga, penglihatan dan propriosepsi.

    Kemudian ada indra interosepsi, sebuah kemampuan merasakan perubahan dalam tubuh sendiri. Misalnya, ketika ada peningkatan detak jantung atau munculnya lapar.

    “Kita juga memiliki indra keagenan saat menggerakkan tubuh, sebuah perasaan bahwa kitalah yang mengendalikan gerakan tersebut. Pada pasien stroke, indra ini kadang menghilang, hingga mereka merasa seolah-olah orang lain yang menggerakkan lengan mereka,” ceritanya.

    Kemudian ada indra kepemilikan. Barry mengatakan pada beberapa pasien stroke, mereka merasa tangannya bukan miliknya, meski mereka masih dapat merasakan sentuhan di sana.

    Sebagian indra yang umum, menurut Barry sebenarnya juga gabungan dari beberapa indra. Misalnya sentuhan yang sebenarnya mencakup rasa sakit, suhu, gatal, dan sensasi taktil.

    Lalu, saat mencicipi makanan, tiga indra sebenarnya juga terlibat, yaitu sentuhan, penciuman, dan pengecapan. Ketiganya sama-sama membentuk rasa makanan dan minuman.

    “Pengecapan itu memungkinkan kita kenal dengan rasa asin, manis, asam , pahit, dan umami. Lalu bagaimana dengan mangga, melon, atau raspberry? Kita tidak punya reseptor raspberry di lidah,” ujar Barry.

    “Rasa raspberry bukan dari gabungan manis, asam, dan pahit. Kita merasakannya melalui kerjasama lidah dan hidung. Indra penciuman menyumbang porsi terbesar dari apa yang kita sebut dengan ‘rasa’,” sambungnya.

    Penglihatan juga dipengaruhi oleh sistem vestibular. Ketika berada di pesawat yang sedang take-off, tubuh merasa bagian depan pesawat lebih tinggi dari posisi tubuh, meski sebenarnya kelihatannya sama saja ketika pesawat masih di daratan.

    Apa yang dilihat merupakan gabungan antara penglihatan dan sinyal dari saluran telinga yang memberitahu bahwa tubuh sedang condong ke belakang.

    “Di sekitar kita selalu ada banyak hal yang menunjukkan betapa rumitnya kerja indra, asal kita mau berhenti sejenak dan benar-benar merasakannya. Jadi, lain kali ketika berjalan di luar atau menikmati makanan, luangkanlah waktu sejenak untuk menghargai bagaimana indra-indra Anda bekerja bersama, membantu Anda merasakan seluruh pengalaman tersebut,” tandas Barry.

    Halaman 2 dari 3

    (avk/kna)

  • Rayakan Momen Hari Ibu, PRENAGEN Ajak Moms Jalani Peran Tanpa Tekanan

    Rayakan Momen Hari Ibu, PRENAGEN Ajak Moms Jalani Peran Tanpa Tekanan

    Jakarta

    Menjadi seorang ibu adalah perjalanan penuh cinta sekaligus tantangan, baik secara fisik maupun emosional. Di balik peran yang terlihat hangat, banyak moms menghadapi tekanan mental, kebutuhan nutrisi, dan tuntutan untuk selalu terlihat kuat.

    Dalam perjalanannya, Ibu mungkin merasakan kekhawatiran tentang kondisi tubuh, perubahan suasana hati, tekanan untuk tampak baik-baik saja, kepercayaan pada informasi yang diterima, serta apakah sudah melakukan yang terbaik bagi dirinya.

    Pada Hari Ibu Nasional, perbincangan tentang perjalanan menjadi ibu kembali mencuat. Jennyfer, M.Psi., Psikolog Klinis Dewasa, menyoroti moms Gen Z lebih terbuka menyampaikan perasaan, namun derasnya informasi di media sosial kerap membuat mereka kewalahan, terutama karena standar yang dilekatkan pada citra ‘ibu ideal’.

    Sementara itu, data Cek Kesehatan Gratis Kemenkes RI Oktober 2025 mencatat sekitar 8,5 persen ibu hamil di Indonesia berpotensi mengalami depresi, angka ini delapan kali lebih tinggi dibanding populasi dewasa umum. Fakta tersebut menegaskan bahwa di balik senyum dan unggahan manis, banyak ibu yang tengah berjuang.

    “Yang dibutuhkan moms bukan sekadar informasi, tapi juga emotional validation; rasa dimengerti dan didukung. Beragam mood dari bahagia, excited hingga ke emosi, takut, cemas ataupun sedih bisa hadir secara bersamaan. Semua itu normal dan valid,” kata Jennyfer dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).

    Menjadi ibu menuntut kesiapan fisik, mental, dan emosional, ditopang dukungan orang terdekat. Jennyfer menekankan, pasangan kini berperan sebagai co-parent yang terlibat penuh, sementara lingkungan suportif membantu menekan stres dan risiko baby blues.

    “Tidak ada perempuan yang sempurna, tetapi setiap moms berhak merasa didukung. Moms cukup fokus menjalani peran dengan versi terbaik diri sendiri, bukan versi ideal menurut orang lain,” ujarnya.

    Selain kesiapan emosional, nutrisi seimbang juga menjadi faktor penting bagi kesejahteraan ibu. Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat hampir tiga dari sepuluh ibu hamil mengalami anemia, sementara 17 persen berisiko Kurang Energi Kronik.

    Dok. PRENAGEN

    Studi Medical Journal of Indonesia 2017 menambahkan sekitar 80 persen ibu hamil belum mendapat cukup protein, padahal zat ini berperan besar dalam pembentukan jaringan tubuh ibu dan janin. Kekurangan gizi berdampak langsung pada kehamilan, pertumbuhan bayi, energi, daya tahan tubuh, suasana hati, hingga aktivitas harian ibu.

    dr. Muhammad Fadli, Sp.OG menekankan bahwa nutrisi lengkap harus terpenuhi di setiap tahap, mulai dari persiapan kehamilan, sembilan bulan masa hamil, hingga periode menyusui.

    “Kehamilan itu dinamis. Kebutuhan nutrisi setiap moms berbeda dan berubah sesuai fase. Jadi jangan samakan kehamilan diri sendiri dengan orang lain,” tuturnya.

    Perjalanan menjadi ibu dimulai sejak persiapan kehamilan, di mana asupan protein dan asam folat menjadi investasi penting bagi kualitas sel telur dan kesiapan jaringan calon bayi.

    Saat hamil, kebutuhan nutrisi seperti protein, asam folat, DHA, zat besi, dan kalsium semakin krusial untuk menjaga stamina ibu dan mendukung tumbuh kembang janin, sementara kombinasi protein dan vitamin B6 membantu meredakan morning sickness agar ibu tetap nyaman beraktivitas.

    “Pemenuhan nutrisi yang lengkap dan seimbang bukan tanpa alasan. Hal ini juga merupakan langkah preventif yang krusial untuk memastikan proses kehamilan berjalan optimal hingga persalinan, sekaligus menekan risiko bayi lahir prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR),” tambah dr. Muhammad Fadli.

    Nutrisi tetap penting saat menyusui, memberi energi untuk pemulihan sekaligus mendukung kualitas ASI bagi tumbuh kembang bayi. PRENAGEN hadir dengan nutrisi, edukasi, dan komunitas lewat kampanye #SiapaTakutJadiIbu, menegaskan bahwa motherhood indah namun penuh tantangan, dan tidak harus dijalani sendiri.

    Business Group Manager PRENAGEN Junita mengatakan di Hari Ibu Nasional, PRENAGEN menegaskan bahwa setiap ibu istimewa dengan karakter dan caranya sendiri. Cukup menjadi versi terbaik diri, karena tiap langkah dan pengalaman adalah bagian dari perjalanan menjadi ibu.

    “Kami juga mengajak pasangan, keluarga serta lingkungan, agar semakin suportif menemani setiap langkah perempuan menjadi seorang ibu. Apa pun fasenya, perempuan tidak harus menjalani semua sendiri,” ungkapnya menambahkan.

    Selama lebih dari empat dekade, PRENAGEN dipercaya mendampingi setiap fase motherhood, dari program hamil, masa kehamilan, hingga menyusui, dengan formula khusus yang lengkap, berkualitas, dan mudah diserap tubuh.

    Untuk mendukung gaya hidup ibu modern yang aktif, PRENAGEN juga menghadirkan varian UHT siap minum dengan kemasan praktis, tetap bernutrisi lengkap, rendah lemak, dan rendah gula, sehingga moms dapat memenuhi kebutuhan harian dengan nyaman di mana pun berada.

    Untuk info terbaru seputar produk, program, dan panduan kehamilan serta menyusui, kunjungi www.prenagen.com atau ikuti akun media sosial resmi (Instagram, Facebook, YouTube, TikTok) di @prenagenworld.

    (prenagen/sls)

  • Viral Mau Pakai Tetes Mata Malah Tak Sengaja Ambil Lem, Endingnya Masuk RS

    Viral Mau Pakai Tetes Mata Malah Tak Sengaja Ambil Lem, Endingnya Masuk RS

    Jakarta

    Warganet ramai menyoroti unggahan salah satu pemilik akun TikTok yang salah menggunakan obat tetes mata. Akibat tak fokus, ia malah meneteskan lem cair ke bagian matanya.

    Sekilas tampilan kedua produk tersebut memang mirip, hanya berbeda ukuran. “Salah pakai obat mata, malah pakai lem dex***e, dikira in**o. Berujung ke RS,” curhat Sinta dalam unggahan Selasa (23/12/2025), yang sudah ditonton lebih dari 7 juta orang.

    Sontak postingan tersebut mengundang beragam reaksi netizen. “Hal yang gue takutin selama ini ternyata ada yang ngelakuin,” komen salah satu netizen.

    “Takut bgt buta,” respons yang lain.

    Kepada detikcom, Sinta menjelaskan awal mula dirinya sampai salah menggunakan obat.

    “Aku waktu itu nggak fokus, posisinya lagi bercanda sama ponakan,” cerita perempuan usia 18 tahun tersebut.

    Beruntung, lem yang diteteskan pada mata tidak mengenai bagian korneanya.

    “Jadi pas di RS itu aku cuman dikasih tindakan cek mata, untung alhamdulillah-nya kornea aku aman dan cuman dicabut semua bulu mata aku,” bebernya.

    Dokter terpaksa mencabut semua bulu mata Sinta agar ia bisa kembali membuka matanya yang sempat tertutup rapat karena pemberian lem.

    Meski sudah berangsur membaik, ia masih sesekali merasakan pegal di area matanya.

    “Perih panas dan gatal. Tetapi cuma dikasih obat alhamdulillah sudah baik, cuman masih agak sedikit pegal matanya,” kata dia.

    Halaman 2 dari 2

    (naf/up)

  • Siloam TB Simatupang Kini Punya Alat Laboratorium TEG, Secanggih Apa?

    Siloam TB Simatupang Kini Punya Alat Laboratorium TEG, Secanggih Apa?

    Jakarta

    Siloam Hospitals TB Simatupang menghadirkan Thromboelastography (TEG). Membuat Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan satu-satunya rumah sakit swasta di Jakarta yang menyediakan layanan diagnostik dengan TEG.

    Kehadiran layanan ini semakin meningkatkan kualitas layanan secara holistik, terutama dalam hal diagnostik, monitoring efektivitas terapi, dan keselamatan pasien yang berobat di layanan kardiologi, obstetri ginekologi, dan intensive care unit (ICU).

    Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang, Dr Dewi Wiguna, M.Sc mengatakan ketersediaan TEG ini merupakan bagian dari komitmen terhadap layanan yang berbasis data klinis, sehingga hasil prosedur bisa sesuai dengan kebutuhan pasien.

    “Selain itu, pemeriksaan TEG juga mendukung Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai one-stop solution untuk pengobatan penyakit jantung. Mulai dari pencegahan, pemeriksaan jantung, Prosedur lanjutan, hingga monitoring paska prosedur dengan memastikan terapi yang diberikan bersifat individualized dan berfokus pada patient safety,” kata Dewi Wiguna dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).

    Mengenal Pemeriksaan TEG

    Spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals TB Simatupang dr Petty Atmadja, SpPK menjelaskan bahwa TEG adalah metode pemeriksaan pembekuan darah menggunakan metode viscoelastometric yang dapat mengevaluasi fungsi pembekuan darah secara real-time.

    “Dengan menilai kaskade koagulasi, aggregasi trombosit, interaksi trombosit-fibrin, kekuatan bekuan darah, hingga peluruhannya,” katanya.

    Pemeriksaan TEG mampu mendeteksi risiko perdarahan abnormal dan penyumbatan pembuluh darah dengan akurat, sehingga bermanfaat dalam:

    Mendiagnosis kelainan pembekuan darah kompleks,Mengawasi pemberian terapi anti-koagulan dan anti-platelet pada pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah,Pemantauan kondisi koagulasi sebelum dan setelah operasi secara komprehensif,Skrining kelainan pembekuan darah pada kehamilan dan lanjut usia,Perawatan kondisi sistemik global pada rawatan intensif.

    Pasien-pasien dengan gangguan jantung maupun pembuluh darah yang telah menjalani operasi jantung, kemungkinan besar akan mendapatkan terapi antikoagulan maupun antiplatelet untuk mencegah terjadinya episode serangan berulang di kemudian hari.

    Pemeriksaan TEG dapat dilakukan sebelum menjalani operasi untuk memberi gambaran global pembekuan darah pasien, setelah menjalani operasi untuk menilai efektivitas tindakan dan juga pengawasan terapi obat yang akan diberikan, sehingga dengan hadirnya TEG dalam perjalanan penyakit pasien, kita dapat memastikan bahwa keseluruhan proses pengobatan pasien dipastikan aman, akurat, dan individualized.

    “Proses diagnostic TEG relatif mudah. Pasien dapat lakukan pemeriksaan tanpa persiapan puasa. Alat TEG juga bisa menerima sampel 24 jam setiap harinya. Sehingga mampu menangani kebutuhan pemeriksaan pasien dari Siloam maupun rujukan dari rumah sakit non-Siloam di Jakarta. Hasil pemeriksaan 8 jam setelah sampel diterima oleh laboratorium,” tambah dr Petty.

    TEG dalam Kardiologi

    Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals TB Simatupang dr Isabella Lalenoh, SpJP mengatakan dalam kardiologi TEG dapat membantu dokter mendapatkan informasi proses pembekuan darah secara cepat, sehingga dapat merekomendasikan terapi yang dikustomisasi sesuai kondisi pasien.

    “Contohnya penggunaan obat pengencer darah pada pasien yang dipasang ring jantung. Selain itu, pemeriksaan TEG juga berguna untuk memantau pembekuan darah pada pasien sedang menjalani cardiac assist device support dan sudah terpasang jantung buatan (total artificial hearts),” katanya.

    “Pemeriksaan ini juga membantu dokter saat melakukan tindakan medis pada pasien dengan penyakit jantung, untuk memperkirakan risiko perdarahan, serta menentukan apakah pasien di ruang perawatan intensif bisa menjalani operasi kecil dengan aman meskipun hasil tes darahnya menunjukkan risiko perdarahan yang lebih tinggi,” sambungnya.

    TEG dalam Obstetri dan Ginekologi

    Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Siloam Hospitals TB Simatupang dr Andre Viscountie Saputra, SpOG, FMAS, FICS mengatakan pemeriksaan TEG memberikan informasi yang lebih jelas dan membedakan kondisi pembekuan darah yang normal pada ibu hamil dengan kondisi pembekuan darah yang tidak normal akibat preeklamsia.

    “Dengan begitu, gangguan pembekuan darah bisa diketahui lebih dini. Selain itu, hasil TEG juga dapat memberikan gambaran seberapa berat kondisi preeklamsia yang dialami, sehingga bisa digunakan oleh dokter untuk memantau perkembangan penyakit dan memperkirakan risikonya,” katanya.

    Siloam Hospitals TB Simatupang juga tersedia layanan medis yang komprehensif. Hal ini memudahkan pasien bisa tetap berkonsultasi dengan multi disiplin dalam satu fasilitas kesehatan. Harapannya semakin banyak orang yang menjadi lebih sehat dengan layanan medis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Perjuangan Ibu Lawan Kista Ovarium, Kembali untuk Keluarga”
    [Gambas:Video 20detik]
    (dpy/up)

  • Pramono dan Wamenkes Tinjau Vaksinasi HPV Massal di Lapangan Banteng

    Pramono dan Wamenkes Tinjau Vaksinasi HPV Massal di Lapangan Banteng

    Gubernur Jakarta Pramono Anung hingga Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menghadiri acara Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) massal untuk 500 wanita dalam rangka perayaan hari ibu sekaligus menuju 500 Tahun Jakarta di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Selasa (23/12).

    Acara ini merupakan program pemerintah untuk mengurangi angka kematian wanita akibat kanker serviks. Benjamin menjelaskan bahwa kanker serviks memiliki daya bunuh yang tinggi dan cenderung ditemukan saat sudah stadium akut.

  • Benar Nggak Sih Kuning Telur Picu Kolesterol Tinggi? Dokter Gizi Bilang Gini

    Benar Nggak Sih Kuning Telur Picu Kolesterol Tinggi? Dokter Gizi Bilang Gini

    Jakarta

    Telur merupakan makanan favorit banyak orang. Selain bergizi, telur juga mudah didapat dengan harga yang cukup terjangkau.

    Meski begitu, di satu sisi, kuning telur juga kerap dicap buruk karena dianggap sebagai pemicu kolesterol tinggi. Tak sedikit orang yang sengaja membuang kuningnya demi menekan risiko kolesterol tinggi agar tidak bermasalah bagi kesehatan jantung. Bagaimana menurut ahli gizi?

    Benarkah Kuning Telur Picu Kolesterol Tinggi?

    Ahli gizi, Dr Rita R, DCN, M Kes, membenarkan tak sedikit masyarakat yang menjauhi konsumsi kuning telur karena kolesterol dan hanya memilih bagian putihnya. Namun, kebiasaan ini tidak dibarengi dengan pola makan sehat lain. Banyak masyarakat masih mengonsumsi gorengan hingga daging merah.

    Padahal, menurutnya, kandungan kolesterol di daging merah hingga gorengan lebih tinggi dibandingkan kuning telur. Dr Rita mengungkap, kuning telur memang mengandung kolesterol cukup tinggi, tetapi dia juga kaya biotin, zat utama yang berperan membangun vitamin D dalam tubuh.

    “Di sini salah kaprah sekali. Justru kalau kita bandingkan berdiri sendiri masing-masing. Maka yang paling besar pengaruhnya pada gangguan jantung itu adalah makanan yang diolah dengan cara digoreng dan dibakar dan santan kentang. Dibandingkan dengan kuning telur itu,” katanya, saat dihubungi beberapa waktu lalu.

    BACA JUGA:

    Dr Rita mengatakan konsumsi kuning telur masih diperbolehkan meski mengandung kolesterol cukup tinggi. Rekomendasi yang diberikan adalah 5 butir per minggu atau satu butir per hari.

    “Yang harus mereka reduksi itu adalah penggunaan daging merah berlemak. Dan penggunaan pengolahan makanan yang digoreng, dibakar dan disantan,” katanya lagi.

    Sementara itu, spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Hasjim H, SpJP menyarankan untuk mengonsumsi satu butir kuning telur untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. Sementara, untuk putih telur bisa menyesuaikan kebutuhan karena tidak mengandung kolesterol.

    “Secara statistik, satu telur saja sudah cukup sebenarnya untuk memenuhi kolesterol kita,” kata dr Hasjim beberapa waktu lalu.

    dr Hasjim juga mengingatkan bahwa ada banyak makanan lain yang juga meningkatkan kadar kolesterol. Jadi, pola makan sehat secara keseluruhan penting dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung.

    “Nah, kalau dibilang apakah tidak boleh makan telur? Saya sih kurang setuju. Yang salah adalah sudah kebanyakan makan telur, tambah gorengan, tambah gulai. Nah, akhirnya konsumsi lemak itu akan jauh berlebih,” kata dr Hasjim.

    (elk/naf)

  • 500 Perempuan di Jakarta Vaksin HPV Gratis demi Cegah Kanker Serviks

    500 Perempuan di Jakarta Vaksin HPV Gratis demi Cegah Kanker Serviks

    Jakarta

    Wakil Menteri Kesehatan RI dr Benjamin Paulus Oktavianus mengungkap infeksi HPV menjadi penyebab utama kanker leher rahim atau kanker serviks. Jenis kanker yang menjadi salah satu penyumbang insiden kematian tertinggi perempuan Indonesia.

    “Kanker leher rahim sangat berbahaya dan angka kematiannya tinggi. Dengan vaksinasi HPV yang lengkap, efektivitas pencegahan bisa mencapai lebih dari 90 persen,” beber Wamenkes dalam keterangannya, dikutip Rabu (24/12/2025).

    Karenanya, pemerintah bekerja sama untuk meluncurkan vaksinasi HPV gratis untuk 500 perempuan Indonesia, yang baru digelar di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (23/12).

    Pemerintah juga disebutnya memiliki program nasional vaksin HPV gratis bagi anak perempuan kelas 5 dan 6 sekolah dasar yang sudah dimulai sejak 2023.

    “Ini program nasional dan gratis. Tolong para ibu ingatkan tetangga dan keluarga, karena ini investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak perempuan kita,” tegasnya.

    Terpisah, Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) POGI Prof Dr Budi Wiweko menekankan hampir 90 persen kasus kanker serviks sebetulnya bisa dicegah melalui vaksinasi dan deteksi dini.

    Sayangnya, belum banyak yang menyadari langkah preventif atau pencegahan tersebut.

    “Dan yang lebih dahsyat lagi, setiap 25 menit perempuan Indonesia meninggal dunia karena kanker serviks. Jadi ini harusnya kematian-kematian yang bisa dicegah,” ujarnya.

    Karenanya, program ini diwacanakan akan disebar ke kota-kota lain, bekerja sama dengan 36 POGI cabang.

    “Insya Allah nanti kita akan meluas ke 36 POGI cabang, mulai dari rencanakan kehamilan sampai dengan cegah kanker serviks,” beber Budi.

    (naf/kna)

  • AS Ketar-ketir Dibayangi ‘Super Flu’, 49 Ribu Dirawat-Hampir 2 Ribu Meninggal

    AS Ketar-ketir Dibayangi ‘Super Flu’, 49 Ribu Dirawat-Hampir 2 Ribu Meninggal

    Jakarta

    Kasus influenza di Amerika Serikat terus meningkat, berdasarkan data terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention AS (CDC). Kota New York City tercatat sebagai salah satu wilayah dengan tingkat aktivitas flu-like tertinggi di seluruh negeri.

    Sejumlah negara bagian, termasuk Alabama, Colorado, Connecticut, Hawaii, Louisiana, Maryland, Minnesota, New Hampshire, New Jersey, Ohio, Rhode Island, dan Texas, saat ini mengalami aktivitas penyakit pernapasan pada level sedang. Sementara itu, negara bagian lainnya masih berada pada level rendah hingga sangat rendah.

    CDC memperkirakan, sejauh musim flu ini berlangsung, telah terjadi sedikitnya 4,6 juta kasus flu, dengan sekitar 49 ribu pasien harus menjalani rawat inap, serta 1.900 kematian.

    Sebagian besar kasus flu sejauh ini dikaitkan dengan varian influenza yang dikenal sebagai subclade K, berdasarkan ratusan sampel yang dikirim ke CDC. Dari lebih dari 900 sampel flu yang dianalisis, sekitar 90 persen merupakan virus influenza tipe A (H3N2). Dari sampel yang menjalani pengujian genetik lanjutan, hampir 90 persen di antaranya tergolong subclade K.

    CDC mencatat, mutasi pada varian tersebut menyebabkan ketidaksesuaian (mismatch) dengan komposisi vaksin flu musim ini. Meski demikian, para ahli menegaskan vaksin flu tetap efektif dalam menurunkan risiko penyakit berat, termasuk rawat inap dan kematian.

    “Bahkan dengan adanya varian ini dan ketidaksesuaian vaksin, mendapatkan vaksin flu tetap sangat penting,” ujar John Brownstein, epidemiolog, dikutip dari ABC News.

    Ia menambahkan, vaksin flu masih memberikan perlindungan kuat terhadap dampak berat seperti rawat inap dan kematian, terutama ketika aktivitas flu terus meningkat.

    Pada pekan ini, dilaporkan dua kematian anak akibat flu, sehingga total kematian anak akibat influenza musim ini menjadi tiga kasus. Pada musim sebelumnya, jumlah kematian anak akibat flu mencapai 288 kasus, menyamai angka pada pandemi H1N1 tahun 2009.

    Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak tahun 2004, ketika pelaporan kematian anak akibat flu diwajibkan bagi seluruh negara bagian ke CDC.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video IDAI: Indonesia Punya Kasus Influenza Sepanjang Tahun”
    [Gambas:Video 20detik]
    (suc/kna)