Category: Detik.com Kesehatan

  • Viral Atasi Susah BAB dengan 5 Botol Probiotik Sekali Minum, Amankah?

    Viral Atasi Susah BAB dengan 5 Botol Probiotik Sekali Minum, Amankah?

    Jakarta

    Dalam sebuah video viral, seorang pengguna TikTok membagikan upaya tak biasa mengatasi susah Buang Air Besar (BAB). Dalam sekali minum, ia melahap 5 botol minuman probiotik.

    Dalam narasinya, pengguna TikTok tersebut mengaku sudah 18 hari tidak BAB hingga terasa pusing dan frustrasi. Tidak disebutkan apakah upaya yang dilakukannya tersebut efektif mengatasi keluhan susah BAB.

    Menanggapi video tersebut, dokter gizi dari RS St Carolus Salemba Dr dr Yohannessa Wulandari, MGizi, SpGK menjelaskan, susah BAB atau konstipasi dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari kecukupan serat, cairan, hingga motilitas atau pergerakan usus.

    Probiotik, menurutnya memang punya efek positif bagi kesehatan usus. Beberapa literatur disebutnya membuktikan probiotik bisa membantu mengatasi susah BAB dan memperlancar defekasi.

    Namun demikian, ia mewanti-wanti untuk tidak mengonsumsi probiotik dalam takaran tidak wajar. Terlebih jika sumber probiotiknya adalah produk yang memiliki kandungan lain, terutama gula dalam kadar tinggi.

    “Harus diperhatikan akumulasi gulanya itu juga akan menambah risiko kesehatan yang lain,” kata dr Yohanessa dalam perbincangan dengan detikcom.

    @detikhealth_official Belum pup berhari-hari…terus langsung hajar 5 botol sekaligus 😳 Banyak yang kira:”Pokoknya probiotik = auto lancar!” Padahal, tubuh nggak selalu kerja secepat itu – bahkan bisa bikin perut makin nggak nyaman kalau salah cara. Sebelum coba-coba, mending nonton dulu 👀✨ #Gizi #Sembelit #BAB #Probiotik #KesehatanPencernaan ♬ original sound – detikHealth

    (up/up)

  • Mayapada Hospital & RSPAD Kolaborasi Kembangkan Terapi Stem Cell

    Mayapada Hospital & RSPAD Kolaborasi Kembangkan Terapi Stem Cell

    Jakarta

    Mayapada Hospital bersama Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Gatot Soebroto berkolaborasi melakukan penelitian berbasis pelayanan terapi sel dan/atau sel punca (stem cell). Kerja sama ini menjadi dasar integrasi dan penguatan layanan terapi regeneratif di Mayapada Hospital.

    Melalui kerja sama ini, RSPAD Gatot Soebroto berperan sebagai salah satu pengampu layanan terapi stem cell, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Sel Punca dan/atau Sel. Kolaborasi ini mencakup pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi SDM, serta pengabdian kepada masyarakat melalui sejumlah unit Mayapada Hospital di Jakarta Selatan (Lebak Bulus), Kuningan, Tangerang, Bogor, dan Bandung.

    “Kolaborasi dengan RSPAD memungkinkan integrasi keunggulan dari RSPAD dan kesiapan layanan Mayapada Hospital, termasuk keterlibatan dokter-dokter kami yang telah tersertifikasi dalam melakukan praktik berbasis penelitian di bidang terapi stem cell dan layanan kedokteran regeneratif. Sinergi ini akan memperkuat layanan unggulan Mayapada Hospital dalam menangani kasus kompleks, seperti di bidang ortopedi, neurologi, imunologi, hematologi, dan lainnya, serta mempercepat pengembangan terapi stem cell berbasis bukti yang aman, berkualitas, sekaligus mendukung pendidikan berkelanjutan bagi tenaga medis yang ingin mendalami regenerative medicine,” ujar Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia dalam keterangannya, Sabtu (27/12/2025).

    Navin menjelaskan Mayapada Hospital Bandung (MHBD) menjadi salah satu unit yang telah menerapkan layanan terapi stem cell di bawah pengawasan RSPAD sejak 2 Oktober 2024. Layanan ini menjadi inovasi pengobatan regeneratif modern berbasis ilmu pengetahuan berstandar tinggi, yang berfokus pada pemulihan jaringan, peningkatan fungsi organ, serta keselamatan dan kualitas hidup pasien.

    Pelayanan terapi stem cell MHBD juga didukung tim dokter multidisiplin di bidang ortopedi, rehabilitasi medis, dermatologi, neurologi, dan bidang terkait lainnya. Layanan ini pun menghadirkan protokol klinis komprehensif sesuai pedoman ilmiah dan regulasi kesehatan, serta fasilitas rumah sakit modern untuk kenyamanan dan mutu pelayanan terbaik.

    Kehadiran layanan stem cell menegaskan komitmen MHBD sebagai rumah sakit rujukan unggulan yang tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan inovasi dan harapan baru untuk masyarakat.

    “Kolaborasi ini memperkuat posisi Mayapada Hospital sebagai pusat layanan kesehatan yang siap mengembangkan terapi stem cell secara bertanggung jawab dan berbasis penelitian medis. Sinergi dengan para ahli RSPAD memungkinkan kami menyelaraskan standar praktik, meningkatkan akurasi klinis, serta memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai prinsip mutu dan keselamatan pasien,” papar Chief of Medical Officer Mayapada Healthcare, dr. Dini Handayani, MARS, FISQua, FIPC.

    “Dengan dukungan dokter-dokter kami yang telah tersertifikasi dan didukung ekosistem layanan yang kuat, Mayapada Hospital berada pada posisi yang ideal untuk berperan dalam percepatan pemanfaatan terapi regeneratif di Indonesia,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayor Jenderal TNI dr. Ichsan Firdaus, Sp., KJ., M.M.R.S., CfrA, menyampaikan kolaborasi ini merupakan komitmen kedua institusi untuk meningkatkan inovasi dan mutu layanan kesehatan nasional.

    “RSPAD menyambut baik kerja sama ini karena memperkuat upaya kami dalam pengembangan terapi stem cell yang terukur, aman, dan sesuai standar internasional. Kami percaya sinergi dengan Mayapada Hospital akan menghasilkan manfaat besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, kerja sama ini ditandai dengan seremoni penandatanganan kerja sama oleh Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, dan Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayor Jenderal TNI dr. Ichsan Firdaus, Sp., KJ., M.M.R.S., CfrA. Penandatanganan dilakukan di Auditorium dr. R.M. Partomo Lt.VI Gd. Prof. Dr. Satrio RSPAD GS Puskesad, Selasa (2/12/2025).

    (akn/ega)

  • Sering-sering Liburan Bikin Cepat Hamil? Dokter Obgyn Ungkap Faktanya

    Sering-sering Liburan Bikin Cepat Hamil? Dokter Obgyn Ungkap Faktanya

    Jakarta

    Banyak pasangan percaya bahwa liburan bisa menjadi “kunci” agar cepat hamil. Alasannya sederhana saat liburan, tubuh lebih rileks dan jauh dari stres pekerjaan. Namun, apakah anggapan ini benar secara medis, atau hanya sekedar mitos yang berkembang di masyarakat?

    Spesialis obstetri dan ginekologi dr Niken Pudji Pangastuti, SpOG, K-FER dari Brawijaya Hospital Antasari mengatakan, liburan bukan faktor penentu utama terjadinya kehamilan. Jika tidak ada masalah kesehatan pada pria maupun perempuan, kehamilan bisa terjadi baik saat liburan maupun tidak. Artinya, liburan bukan syarat mutlak agar seseorang bisa cepat hamil.

    “Kalau misalnya mau cepet hamil atau tidak tergantung kondisi pasangan. Apabila kalau nggak ada masalah pada dua-duanya bisa terjadi kehamilan.” kata dr Niken saat wawancara kepada detikcom di Jakarta Selatan, Sabtu (13/08/2025).

    Faktor yang Menentukan Kehamilan

    Dokter mengatakan bahwa kondisi psikologis memang berperan. Saat liburan, tingkat stres cenderung menurun sehingga hormon stres seperti kortisol tidak terlalu tinggi. Kondisi ini dapat membantu tubuh menjadi lebih seimbang secara hormonal, termasuk hormon yang berperan dalam ovulasi.

    “Faktor utamanya karena dia (perempuan) nggak stres sehingga hormon-hormon jadi lebih balance, sehingga ovulasi bisa lebih mudah terjadi,” jelasnya.

    Dalam kondisi rileks, peluang terjadinya pelepasan sel telur memang bisa menjadi lebih optimal, terutama pada perempuan yang siklusnya sensitif terhadap stres.

    Tak hanya pada perempuan, efek relaksasi juga berdampak pada pria. Dokter menyebut istilah populer happy man, happy sperm. Artinya, saat pria tidak stres, kualitas dan pergerakan sperma bisa menjadi lebih baik, sehingga peluang pembuahan meningkat. Jadi hamil saat liburan hanyalah mitos karena tergantung dari kondisi pasangan tersebut.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Tips Meningkatkan Kesuburan Wanita yang Ingin Cepat Hamil”
    [Gambas:Video 20detik]
    (rfd/up)

    Liburan Sehat di Penghujung 2025

    6 Konten

    Liburan akhir tahun adalah waktunya bersenang-senang. Tapi jika tidak disiapkan dengan baik, niat bersenang-sebang bisa berantakan karena jatuh sakit. Ini tips mempersiapkan liburan sehat akhir tahun.

    Konten Selanjutnya

    Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya

  • Gaduh soal ‘MBG Kering’ Saat Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Makanan dari BGN

    Gaduh soal ‘MBG Kering’ Saat Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Makanan dari BGN

    Jakarta

    Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama libur sekolah. Salah satu cara efisiensi yang dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah pemberian menu ‘MBG kering’.

    Mempertimbangkan hak libur PIC sekolah dan kader, SPPG diperbolehkan melakukan penggabungan jadwal distribusi makanan (bundling) untuk kebutuhan beberapa hari sekaligus (maksimal 3 hari) dalam satu kali pengantaran/pemberian.

    “Kan Badan Gizi Nasional (BGN) bertanggung jawab untuk gizi anak-anak dan pemberian gizi itu harus konsisten,” kata Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

    Namun, banyak orang tua dan masyarakat cukup kecewa dengan ‘MBG kering’ pada sistem bundling yang diberikan oleh beberapa SPPG.

    “Adik aku hari ini ambil mbg kering dari sekolah nya dan wow, wkwk isinya cuma susu kotak yang kecil 1, terus asin 1, dan anggur 3 biji,” tulis salah satu akun di X.

    “Udah ditahap spechless ngeliat berita belakangan ini terutama MBG.
    Yaallah Bu dapet menu kering isinya banyakan gula ega ada proteinnya sama sekali terus itu bergizi darimananya,” tulis lainnya.

    “Mbg yg dikasih g berupa masakan, tapi makanan kering kayak biskuit, roti, susu, buah, dll,” tulis lainnya.

    BGN sendiri sebenarnya memiliki ‘aturan main’ terkait pembagian MBG pada masa libur sekolah, termasuk menu makanan seperti apa yang bisa diberikan kepada siswa.

    Dalam Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2025 Tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pada Libur Akhir Tahun 2025, telah dijelaskan menu-menu apa saja yang direkomendasikan oleh BGN.

    BGN telah memberikan referensi menu makanan yang tahan simpan setidaknya selama tiga hari yang tidak mengandalkan makanan pabrikan atau Ultra Processed Food (UPF).

    Protein Hewani

    1. Telur rebus (telur matang, bukan mentah)
    2. Telur pindang (telur matang)
    3. Telur asin matang
    4. Dendeng sapi (iris)
    5. Dendeng sapi suwir
    6. Dendeng ayam (iris)
    7. Dendeng ayam suwir
    8. Dendeng ikan (mis. tongkol/cakalang)
    9. Abon sapi
    10. Abon ayam

    Protein Nabati

    1. Kacang tanah sangrai/panggang
    2. Kacang mete panggang
    3. Kacang koro (tidak asin)
    4. Kacang campur (tidak asin)
    5. Kacang atom (tidak asin)
    6. Kacang telur (tidak asin)
    7. Tempe orek kering (olahan kering, tidak terlalu manis)
    8. Tempe kering (olahan kering)
    9. Keripik Tempe (tidak asin)

    Susu dan Olahan Susu

    1. Susu Plain UHT kotak

    Buah Segar yang Relatih Tahan 3 Hari

    1. Jeruk (jeruk manis/keprok)
    2. Apel lokal
    3. Salak
    4. Jambu merah biji
    5. Pisang (untuk paket hari ke-1 dan maksimal hari ke-2; perhatikan kematangan)
    6. Anggur lokal
    7. Kelengkeng
    8. Buah naga (diberikan dalam bentuk utuh/tidak dipotong)

    Karbohidrat Pendamping

    1. Roti gandum/roti tawar
    2. Roti sobek (tidak ada isi/plain)
    3. Jagung Sangrai
    4. Sagu Sangrai
    5. Ubi mustofa tidak pedas (olahan kering, tidak terlalu pedas dan tidak terlalu manis)
    6. Kentang mustofa (tidak asin, tidak manis, tidak pedas)

    Halaman 2 dari 2

    (dpy/up)

  • Benarkah Kebanyakan Minum Air Es Bikin Gemuk? Ini Faktanya Menurut Dokter Gizi

    Benarkah Kebanyakan Minum Air Es Bikin Gemuk? Ini Faktanya Menurut Dokter Gizi

    Jakarta

    Anggapan bahwa minum air es bisa membuat berat badan naik masih banyak dipercaya. Tak sedikit orang yang menghindari air dingin karena khawatir bisa bikin gemuk. Namun, benarkah demikian?

    Spesialis gizi klinik dr Yohannessa Wulandari, MGizi, SpGK dari RS St Carolus Salemba, menjelaskan anggapan air es bikin gemuk tidak sepenuhnya benar. Kunci utamanya bukan pada suhu air, melainkan isi dari minuman tersebut.

    Jika air es yang dikonsumsi hanyalah air putih tanpa tambahan gula atau sirup, maka minuman tersebut tidak mengandung kalori dan tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan.

    “Tergantung air esnya apa kalau air esnya cuma air putih aja kan, itu air esnya air es gula sirup ya tentunya bisa bikin, gemuk,” kata dr Yohannessa kepada detikcom, Kamis (18/12/2025).

    Tak hanya itu, ia juga meluruskan mitos lain yang kerap beredar, yakni anggapan bahwa air dingin dapat membuat lemak di dalam tubuh menggumpal. Menurutnya, tubuh manusia memiliki sistem pengaturan suhu yang sangat baik.

    Saat air es masuk ke dalam tubuh, khususnya ke lambung, suhu minuman tersebut akan segera disesuaikan dengan suhu tubuh.

    “Jadi kalau misalnya bilang bahwa kalau minum es terus kemudian es lemak di dalam perutnya akan menggumpal itu mitos,” tegasnya.

    (suc/up)

  • Apa Itu ‘Sugar Rush’? Ramai Disebut Bikin Hiperaktif Saat Kebanyakan Gula

    Apa Itu ‘Sugar Rush’? Ramai Disebut Bikin Hiperaktif Saat Kebanyakan Gula

    Jakarta

    Kontroversi tentang fenomena ‘sugar rush’ tengah jadi perbincangan hangat. Ada yang bilang cuma mitos, ada pula yang membeberkan bukti ilmiah soal pengaruh gula pada perilaku seseorang. Sebenarnya, apa sih arti sugar rush?

    Laman Cambridge Dictionary menulis, salah satu pengertian ‘sugar rush’ adalah efek mengonsumsi makanan tinggi gula, yang membuat seseorang ‘excited’ atau bersemangat dan penuh energi. Sinonim untuk pengertian ini adalah ‘sugar high’.

    Tanpa mengaitkannya dengan perilaku, laman tersebut juga mendefinisikan sugar rush sebagai kondisi banyak atau terlalu banyak gula di dalam darah. Pengertian ini punya makna serupa dengan hiperglikemia yang dikenal di dunia medis.

    Ada banyak pengertian ‘sugar rush’, mana yang benar?

    Tidak ada pengertian yang benar-benar definitif karena ‘sugar rush’ memang bukan istilah baku, melainkan istilah populer yang pengertiannya bisa bervariasi tergantung konteksnya. Namun pada umumnya, istilah ini menggambarkan perilaku yang seolah lebih berenergi yang teramati ketika seseorang mengonsumsi banyak makanan atau minuman bergula.

    Apakah benar ada kaitan antara asupan gula dengan perubahan mood dan perilaku?

    Nah ya ini yang jadi perdebatan hangat saat ini. Ada berbagai riset yang meneliti ada tidaknya kaitan antara asupan gula dengan perilaku, dengan hasil yang juga beragam.

    Sebuah meta analisis yang dipublikasikan di jurnal Neuroscience & Biobehavioral Reviews menyimpulkan, tidak ada kaitan positif antara asupan gula dalam bentuk karbohidrat dengan peningkatan mood adalah mitos. Sebaliknya, asupan karbohidrat justru memicu ‘sugar crash’ yakni efek akut berupa perasaan letih dalam 60 menit setelahnya.

    Halaman 2 dari 2

    (up/up)

  • Gaduh ‘Super Flu’ H3N2 Subclade K Meningkat Secara Global, Sudah Masuk RI?

    Gaduh ‘Super Flu’ H3N2 Subclade K Meningkat Secara Global, Sudah Masuk RI?

    Jakarta

    Sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Jepang dihebohkan dengan kemunculan varian influenza A H3N2. Strain ini diketahui terus mengalami mutasi dan dikaitkan dengan penyebaran yang lebih cepat serta gejala yang lebih berat.

    Mutasi terbarunya, yang dikenal sebagai subclade K, dilaporkan menyebar dengan cepat dan mulai mendominasi kasus flu di banyak negara. Tetapi, apakah varian ini sudah masuk ke Indonesia?

    Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan hingga November 2025 belum ditemukan kasus flu akibat infeksi subclade K.

    “Di Indonesia bersirkulasi Influenza A seasonal, dominasi subtipe H3N2 dan H1N1pdm09. Periode Mei 2025 sampai dengan November 2025 didominasi sirkulasi H3N2,” kata Aji saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/12/2025).

    “Berdasarkan hasil genomik/WGS virus influenza oleh NIC: didominasi H3N2 clade 3C.2a. Hasil WGS tersebut menunjukkan bahwa tidak ditemukan clade baru atau varian yg berbeda dari varian yang bersirkulasi di global dan masih dalam strain vaksin influenza rekomendasi WHO,” sambungnya.

    Memicu Ribuan Kematian di Amerika Serikat

    Berdasarkan data terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention AS (CDC), kasus influenza di Amerika Serikat terus meningkat. Salah satu wilayah dengan tingkat akivitas flu tertinggi adalah New York City.

    Sejauh ini sebagian besar kasus flu dikaitkan dengan varian influenza yang dikenal sebagai subclade K. Menurut analisis lebih dari 900 sampel flu yang dianaliss, sekitar 90 persen merupakan virus influenza tipe A (H3N2).

    Dari sampel yang menjalani pengujian genetik lanjutan, hampir 90 persen di antaranya tergolong subclade K. Subclade K bertanggung jawab lebih dari separuh kasus flu di Amerika Serikat hingga pertengahan November.

    Jika tidak ditangani, infeksi bisa memicu komplikasi serius, seperti infeksi telinga dan sinus, bronkitis, pneumonia, hingga lematian. Hingga 1.900 kematian akibat flu hingga 13 Desember.

    Gejala yang Lebih Berat

    Virus H3N2 dikenal menyebabkan gejala yang lebih berat dibandinkan infeksi pernapasan umum. Adapun gejala yan dirasakan di antaranya:

    Demam tinggiKelelahan beratNyeri otot hebatPilek atau hidung tersumbatMuntah atau diareMenggigilSakit tenggorokan.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video WHO soal Influenza Varian Baru: Tak Menunjukkan Peningkatan Keparahan”
    [Gambas:Video 20detik]
    (dpy/up)

  • Viral MBG Dirapel hingga Seminggu Saat Libur Sekolah, BGN Buka Suara

    Viral MBG Dirapel hingga Seminggu Saat Libur Sekolah, BGN Buka Suara

    Jakarta

    Viral di media sosial X, banyak masyarakat yang melapor bahwa menu makan bergizi gratis (MBG) dari siswa dirapel. Variasi dari distribusi menu MBG ini beragam, ada yang tiga hari bahkan hingga seminggu.

    “MENU MBG untuk 1 minggu. Lokasi Yogyakarta. Tulung nama saya d sensor min,” tulis salah satu akun, dikutip detikcom Rabu (24/12/2025).

    “Jatah MBG keponakan saya untuk seminggu. Masing2 dibagi 7 ya berarti? Penasaran ini konsep menu makan siangnya seperti apa ya hm bingung. Mohon pencerahan,” tulis lainnya.

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan proses rapel atau bundling distribusi menu MBG selama libur sekolah ini memang sudah diatur dalam Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2025.

    “Pengiriman maksimal untuk 3 hari. Sesuai juknis ya (petunjuk teknis, red),” kata Dadan singkat saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/12/2025).

    Ini sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2025 yang berbunyi sebagai berikut:

    “Pada Cuti Bersama dan/atau Libur Sekolah, pendistribusian MBG dapat dilaksanakan sesuai rencana layanan wilayah, dengan mekanisme yang ditetapkan dalam Surat Edaran ini (pengantaran/pengambilan di SPPG), serta dapat menggunakan Paket Bundling paling banyak 3 (tiga) hari apabila diperlukan untuk efisiensi dan menjamin kesinambungan layanan,” isi surat edaran tersebut yang diterima detikcom.

    Aturan Main MBG Saat Libur Sekolah

    BGN sendiri memiliki aturan main yang jelas untuk pembagian MBG selama libur sekolah, termasuk paket bundling.

    Alternatif A

    Dalam skema A, paket makanan akan diproduksi atau diolah oleh SPPG. Lalu dikemas dalam wadah/pouch/box oleh SPPG tanpa pemberian produk pabrikan ultra‑processed food (UPF) sebagai menu utama.

    SPPG menyusun jadwal pengantaran tiap sekolah yang telah dilakukan koordinasi dan pendataan serta menyepakati mekanisme pendistribusian MBG pada hari libur.

    Alternatif B

    Pada skema ini Pengambilan/Pembagian di SPPG (Take‑Away Terjadwal). Artinya, SPPG menetakan jadwal pengambilan bertahap untuk menghindari antrean atau kerumunan.

    Pengambilan paket MBG dilakukan dengan jadwal sebagai
    berikut :

    Senin :

    Tahap I : 08.00 – 09.00 WIB
    Tahap II : 11.00 – 12.00 WIB

    Kamis :

    Tahap I : 08.00 – 09.00 WIB
    Tahap II : 11.00 – 12.00 WIB

    Alternatif C

    Setelah pemberian Paket Bundling (maksimal 3 (tiga) hari konsumsi), SPPG dapat melaksanakan pendistribusian kepada Peserta Didik dengan mekanisme Delivery melalui Hub/Titik Serah Terima Terjadwal yang disepakati, pada hari efektif sesuai jadwal layanan (di luar Hari Libur Nasional).

    Pengantara tidak harus dilakukan ke rumah penerima manfaat, namun bisa disepakati pada titik tertentu yang searah agar memudahkan. Seperti RT/RW, balai warga, posyandu, dan/atau tempat lain yang disepakati.

    Namun, hal ini harus juga mempertimbangkan jarak atau radius pengantaran penerima manfaat, serta mempertimbangkan keamanan pangan dan efektivitas operasional.

    Menu MBG yang Direkomendasikan

    BGN telah memberikan referensi menu makanan yang tahan simpan setidaknya selama tiga hari yang tidak mengandalkan makanan pabrikan (UPF).

    Protein Hewani

    1. Telur rebus (telur matang, bukan mentah)
    2. Telur pindang (telur matang)
    3. Telur asin matang
    4. Dendeng sapi (iris)
    5. Dendeng sapi suwir
    6. Dendeng ayam (iris)
    7. Dendeng ayam suwir
    8. Dendeng ikan (mis. tongkol/cakalang)
    9. Abon sapi
    10. Abon ayam

    Protein Nabati

    1. Kacang tanah sangrai/panggang
    2. Kacang mete panggang
    3. Kacang koro (tidak asin)
    4. Kacang campur (tidak asin)
    5. Kacang atom (tidak asin)
    6. Kacang telur (tidak asin)
    7. Tempe orek kering (olahan kering, tidak terlalu manis)
    8. Tempe kering (olahan kering)
    9. Keripik Tempe (tidak asin)

    Susu dan Olahan Susu

    1. Susu Plai UHT kotak

    Buah Segar yang Relatih Tahan 3 Hari

    1. Jeruk (jeruk manis/keprok)
    2. Apel lokal
    3. Salak
    4. Jambu merah biji
    5. Pisang (untuk paket hari ke-1 dan maksimal hari ke-2; perhatikan kematangan)
    6. Anggur lokal
    7. Kelengkeng
    8. Buah naga (diberikan dalam bentuk utuh/tidak dipotong)

    Karbohidrat Pendamping

    1. Roti gandum/roti tawar
    2. Roti sobek (tidak ada isi/plain)
    3. Jagung Sangrai
    4. Sagu Sangrai
    5. Ubi mustofa tidak pedas (olahan kering, tidak terlalu pedas dan tidak terlalu manis)
    6. Kentang mustofa (tidak asin, tidak manis, tidak pedas)

    Halaman 2 dari 3

    (dpy/up)

  • Liburan Masih Panjang, Otak Masih Fresh? Jawab Tebak-tebakan Ini untuk Membuktikannya

    Liburan Masih Panjang, Otak Masih Fresh? Jawab Tebak-tebakan Ini untuk Membuktikannya

    Tebak Gambar

    Daffa Ghazan – detikHealth

    Sabtu, 27 Des 2025 10:27 WIB

    Jakarta – Libur panjang adalah kesempatan untuk me-refresh otak yang sehari-hari dipaksa berpikir keras. Otak yang fresh pasti tidak kesulitan menjawab tebak-tebakan ini.

  • Risiko Fatal di Balik Tren Viral Duduk Meringkuk di Pesawat

    Risiko Fatal di Balik Tren Viral Duduk Meringkuk di Pesawat

    Jakarta

    Tren duduk meringkuk di pesawat tengah banyak diperbincangkan di media sosial, diklaim memberikan posisi paling nyaman selama penerbangan. Namun pakar kesehatan mengingatkan risiko fatal yang menyertainya.

    Dalam berbagai video yang dibagikan, tren viral ini digambarkan sebagai posisi duduk dengan kaki diangkat ke bangku pesawat hingga lutut merapat ke badan. Sabuk pengaman atau seatbelt dikencangkan, mengikat kaki dan badan sekaligus.

    Posisi yang disebut-sebut paling nyaman untuk tidur ini lantas menuai kontroversi. Beberapa pengguna TikTok menceritakan, dirinya malah dapat teguran dari flight attendant gara-gara mengikuti tren tersebut.

    Di sisi lain, pakar kesehatan mengingatkan ada risiko fatal di balik tren tersebut, khususnya jika dilakukan selama penerbangan jarak jauh. Carole Lieberman, seorang psikiater yang berpengalaman menangani kesehatan mental penumpang pesawat mengaitkannya dengan deep vein thrombosis.

    “Tren ini sangat berbahaya karena membuat kaki berada dalam posisi terkompresi dengan ketat,” jelasnya, dikutip dari NY Times.

    “Deep vein thrombosis bisa memicu embolisme pulmoner yang bisa mematikan,” lanjutnya.

    Duduk di pesawat dengan kaki diangkat merapat ke badan, lalu diikat dengan sabuk pengaman, disebut sebagai posisi paling nyaman dalam sebuah tren viral. Foto: Getty Images/gchutka

    Dikutip dari Cleveland Clinic, Deep Vein Thrombosis (DVT) terjadi ketika thrombus atau gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah. Umumnya terjadi di kaki, tetapi bisa juga terjadi di berbagai bagian tubuh seperti lengan, otak, bahkan usus dan ginjal.

    Meski DVT sendiri tidak mematikan, terbentuknya gumpalan darah punya potensi terbawa aliran darah dan memicu sumbatan di bagian yang fatal. Pulmonary embolism (PE) atau embolisme paru terjadi ketika gumpalan darah terbawa hingga pembuluh darah di paru dan merupakan kondisi yang membahayakan nyawa.

    Halaman 2 dari 2

    (up/up)