Category: Detik.com Kesehatan

  • Kepala BPOM RI Buka Suara usai Viral Pasta Gigi Marvis Masuk Daftar Produk Ilegal

    Kepala BPOM RI Buka Suara usai Viral Pasta Gigi Marvis Masuk Daftar Produk Ilegal

    Jakarta

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menindak ribuan produk ilegal yang dijual bebas secara online.

    Selama bulan Januari hingga Juni 2025, BPOM telah menemukan ribuan akun dan produk kosmetik di marketplace. Iklan tersebun telah di-takedown oleh Komdigi dan Indonesia E-Commerce Association (idEA).

    Salah satu produk yang masuk ‘daftar hitam’ BPOM adalah pasta gigi merek ‘Marvis’. Menurut data BPOM, ada 2.958 tautan penjualan dengan 52.507 pieces telah terjual, serta lokasi toko terbanyak ada di Jakarta Barat.

    Pasta gigi merek ini belakangan memang viral setelah banyak selebritas dan influencer yang menggunakannya.

    “Kok bisaaa marvis ilegal? bukannya artis2 influencer juga banyak banget yang pake marvis?” tulis salah satu akun di kolom komentar IG BPOM RI, dikutip Kamis (27/11/2025).

    “Marvis ilegal????” tulis akun lain.

    Kepala BPOM RI Prof Taruna Ikrar mengatakan produk-produk yang masuk daftar hitam tersebut diketahui ilegal karena tidak memiliki izin edar seperti pasta gigi Marvis.

    Lalu, ada produk-produk lain yang diketahui mengandung bahan berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan tubuh penggunanya.

    “Jadi keluarnya keputusan lima produk (paling banyak) yang bermasalah itu sudah melewati berjenjang. Itu sudah dari tim paling teknik di bawah,” kata Ikrar di Kantor BPOM, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).

    “Intinya, yang ilegal itu adalah sesuatu yang tidak sesuai aturan,” sambungnya.

    Selain pasta gigi Marvis, ada empat produk ilegal atau berbahaya lain yang berhasil diamankan BPOM dan Komdigi, di antaranya:

    1. Meidian Green Mask Stick

    1.189 tautan penjualan

    102.305 pcs telah terjual

    Lokasi toko terbanyak: Kab Bekasi

    2. Hand Body IP

    1.132 tautan penjualan

    236.131 pcs telah terjual

    Lokasi toko terbanyak: Kab Kudus

    Selain ilegal, hand body IP mengandung bahan berbahaya seperti hidrokuinon.

    3. Venalisa Gel Polish

    1.110 tautan penjualan

    104.369 pcs telah terjual

    Lokasi toko terbanyak: Jakarta Barat

    4. Fuyan

    1.063 tautan penjualan

    38.689 pcs telah terjual

    Lokasi toko terbanyak: Jakarta Barat

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video Ini 23 Produk Skincare Berbahaya! Picu Kanker-Ginjal Rusak”
    [Gambas:Video 20detik]
    (dpy/suc)

  • Demam Babi Afrika Mewabah di Korsel, Status Peringatan Nasional Dikeluarkan!

    Demam Babi Afrika Mewabah di Korsel, Status Peringatan Nasional Dikeluarkan!

    Jakarta

    Otoritas karantina Korea Selatan mengeluarkan peringatan nasional pada 25 November, menyerukan peningkatan langkah-langkah karantina terhadap African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika setelah negara tersebut mengonfirmasi kasus keenam pada tahun ini.

    Kasus terbaru dilaporkan di sebuah peternakan babi di Kota Dangjin, Provinsi Chungcheong Selatan. Peternakan tersebut memelihara 463 ekor babi, menurut keterangan pejabat di Markas Besar Penanggulangan Bencana Terpadu.

    Sebagai respons terhadap temuan tersebut, otoritas setempat mengeluarkan peringatan level merah, level tertinggi, secara nasional untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

    Pejabat setempat melaporkan pemerintah telah memusnahkan 1.423 ekor babi dari peternakan yang terdampak serta peternakan lain di sekitarnya yang dimiliki oleh pemilik yang sama. Pemerintah juga menerbitkan perintah penghentian sementara (standstill) selama 48 jam bagi seluruh peternakan babi dan fasilitas terkait di seluruh negeri.

    Selain itu, otoritas sedang melakukan langkah-langkah penyemprotan disinfektan di wilayah Dangjin dan daerah sekitarnya, serta melakukan inspeksi darurat pada peternakan babi di kawasan tersebut.

    “Lima kasus sebelumnya tahun ini dilaporkan di bagian utara Provinsi Gyeonggi. Namun kasus terbaru muncul di Provinsi Chungcheong Selatan, yang memiliki kapasitas peternakan babi terbesar di Korea Selatan. Hal ini membuat situasinya jauh lebih serius dan meningkatkan risiko penyebaran secara nasional,” ujar pejabat dari Kementerian Pertanian, dikutip dari The Strait Times.

    “Kami akan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mencegah kasus tambahan dan sepenuhnya mengendalikan penyebaran ASF,” tambahnya.

    Halaman 2 dari 2

    (suc/suc)

  • Dokter Obgyn Numpuk di Jawa-Sumatera, POGI Buka Data

    Dokter Obgyn Numpuk di Jawa-Sumatera, POGI Buka Data

    Jakarta

    Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof Budi Wiweko menyoroti masih kurang baiknya distribusi dokter kandungan di Indonesia. Prof Budi menjelaskan Indonesia sebenarnya tidak kekurangan dokter kandungan, tapi distribusinya masih terfokus pada pulau Jawa dan kota-kota besar.

    Sebagai gambaran, Prof Budi mengatakan untuk wilayah Jawa dan Sumatera, persentase perempuan yang bisa mengakses dokter kandungan dalam 2 jam berkendara bisa mencapai 90 persen.

    “Kalau dilihat sebagian besar itu di Jawa dan Sumatera, itu penduduk usia reproduksi kita total 75 juta. 90 persen wanita usia reproduksi kita bisa menjangkau obgyn dalam jangka waktu 2 jam, berkendara untuk Jawa dan Sumatera, kalau di Jawa mungkin ada yang sampai 99 persen,” ungkap Prof Budi pada awak media, di Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2025).

    Untuk pulau Kalimantan dan Sulawesi persentasenya bisa turun ke angka 80 persen. Sementara untuk Maluku dan Papua persentasenya bisa lebih rendah lagi hingga 60-70 persen dan 50 persen di beberapa daerah tertentu.

    Menurut Prof Budi, ini harus menjadi perhatian khusus melihat korelasi antara buruknya distribusi dokter kandungan dengan risiko angka kematian ibu. Semakin buruk akses ke dokter kandungan, maka semakin besar juga potensi kematian ibu.

    “Itu berkorelasi positif. Semakin jauh atau semakin sedikit jumlah perempuan yang mampu menjangkau obgyn dalam waktu 2 jam, semakin tinggi kematian ibunya, termasuk di Maluku dan Papua,” jelas Prof Budi.

    Prof Budi mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan distribusi dokter kandungan yang lebih baik, khususnya di wilayah terpencil. Ia berharap pemerintah bisa menyediakan lingkungan yang lebih mendukung untuk dokter bekerja.

    Karena di beberapa daerah, fasilitas penunjang kehidupan serta keamanan dokter juga masih kurang baik.

    “Kita berharap pemerintah mampu menjaga keamanan yang kerja di daerah-daerah, memperhatikan kesejahteraan, tinggalnya di mana, keluarganya perlu sekolah, insentif jangan terlambat, itu yang kita endorse,” tandasnya.

    Halaman 2 dari 2

    (avk/naf)

  • Le Minerale Raih Penghargaan AMDK Inspirasi Hidup Sehat Gen Z

    Le Minerale Raih Penghargaan AMDK Inspirasi Hidup Sehat Gen Z

    Jakarta

    Di tengah meningkatnya kesadaran hidup sehat di kalangan Gen Z, hadirnya edukasi kreatif dan inovasi produk air mineral berkualitas menjadi penting untuk mendorong kebiasaan sehat yang berkelanjutan. Melalui produk berkualitas tinggi dengan kandungan mineral esensial, Le Minerale hadir sebagai air minum berkualitas tinggi dengan kandungan mineral esensial.

    Le Minerale juga menjadi satu-satunya air minum dalam kemasan (AMDK) yang mencantumkan kandungan mineral di kemasannya. Le Minerale senantiasa berupaya untuk terus berinovasi dan berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup sehat masyarakat Indonesia, khususnya Gen Z.

    Selain melalui produknya, Le Minerale juga memotivasi dan menginspirasi anak muda untuk menjalani hidup sehat melalui berbagai keterlibatan dalam event olahraga dan kampanye gaya hidup aktif.

    Hal itu tercermin dari support Le Minerale untuk Timnas Indonesia hingga membentuk komunitas Le Minerale Sport Hub yang menjadi wadah bagi Gen Z untuk mewujudkan gaya hidup aktif dan sehat.

    Salah satu inisiatif yang mendapatkan antusiasme tinggi adalah Le Minerale Running Squad dimana mereka mendapatkan komunitas lari yang memberikan pelatihan dan kesempatan bagi anggotanya untuk berpartisipasi dalam event race impian.

    Melalui konsistensi inovasi, kreativitas dalam komunikasi dan edukasi terhadap gaya hidup sehat, Le Minerale tampil menjadi merek air minum yang memotivasi Gen Z untuk senantiasa menjalani gaya hidup sehat.

    Konsistensi inovasi dan keterlibatan langsung dalam menggerakkan gaya hidup sehat tersebut menegaskan kontribusi Le Minerale sebagai AMDK yang mampu mendorong perubahan positif di generasi penerus bangsa.

    Atas kontribusi ini, Le Minerale meraih penghargaan ‘AMDK Inspirasi Hidup Sehat Gen Z’ di ajang detikcom Awards 2025 pada Selasa (25/11/2025).

    detikcom Awards 2025 digelar untuk memberikan apresiasi bagi yang berkontribusi nyata untuk Indonesia. Tahun ini, ajang penghargaan mengusung tema ‘Apresiasi Karya Insan Nusantara, Merajut Indonesia Gemilang’.

    Penghargaan ini ditujukan bagi individu, pelaku usaha, dan unsur pemerintah yang telah menorehkan prestasi serta memberi dampak signifikan bagi bangsa.

    Awards ini menyoroti karya, tata kelola, dan pencapaian unggul di berbagai bidang. Ajang ini menjadi salah satu cara detikcom untuk menjaga semangat berkarya, berdedikasi, dan bertransformasi dalam ‘rumah besar’ Indonesia.

    (anl/ega)

  • 8 Soal Matematika Ini Bikin Otak Langsung ‘On’, Bisa Jawab Semua?

    8 Soal Matematika Ini Bikin Otak Langsung ‘On’, Bisa Jawab Semua?

    Jakarta

    Matematika bukan hanya tentang angka dan rumus, tapi juga cara melatih otak agar lebih fokus dan kreatif. Soal matematika bisa menjadi latihan untuk mempertajam logika dan kemampuan berpikir kritis.

    Dengan mengerjakan soal yang menantang, otak terdorong untuk bekerja lebih aktif dan mencari solusi. Siap menguji kemampuanmu?

    Soal Matematika Seru untuk Melatih Konsentrasi dan Fokus

    Simak soal-soal ini dengan teliti. Perhatikan dan jawab dengan benar.

    1. 35:5(6-2+4)=… Berapakah jawabannya?
    2. Temukan polanya

    2=12
    3=21
    4=32
    5=45
    6=60
    7=?

    3. Perhatikan soal berikut. Berapakah hasil dari sapi ditambah kelinci ditambah burung?

    asah otak Foto: detikHealth

    4. Kali ini, kamu juga harus menemukan polanya terlebih dahulu.asah otak Foto: detikHealth

    5. Hitung penjumlahan dan perkalian berikut.

    5+5+5+10×20+5+5=?

    6. Temukan pola dari perhitungan berikut

    8=56
    7=42
    6=30
    5=20
    3=?

    7. Angka apakah yang hilang? Temukan hubungan yang ada di antara angka.Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth

    8. Brangkas ini bisa terbuka jika kodenya lengkap dan tepat. Tebak berapakah tiga kode terakhir

    Brankas ini bisa terbuka jika kodenya lengkap dan tepat. Ada yang bisa tebak tiga kode terakhir berapa? Foto: Atilah Tia Abelta

    Jawaban Soal Matematika Seru untuk Melatih Konsentrasi dan Fokus

    Berikut adalah jawabannya. Berhasil menjawab semua soal tanpa salah?

    1. 56. Hitung pembagian trlebih dahulu. Begini caranya

    35:5(6-2+4)=…
    =7×8
    =56

    2. 7=77

    Angka paling atas dikalikan enam, selanjutnya dikalikan tujuh, dan seterusnya. Terakhir, angka 7 dikalikan 11. Jadi, hasilnya 77.

    3. Ketahui dulu nilai dari masing-masing hewan. Burung 1kg, sapi 23 kg, dan kelinci 4 kg. Jadi, sapi+kelinci+burung=28 kg.

    4. Jawabannya adalah 2. Total dari angka yang bersebeangan bejumlah 35.

    5. Kerjakan perkalian terlebih dahulu, baru penjumlahan

    5+5+5+5+10×20+5+5=
    =20+200+10
    =230

    6. Ternyata polanya seperti ini:

    8(x7)=56
    7(x6)=42
    6(x5)=30
    5(x4)=20
    3(x2)=6

    7. Angka di lingkaran bagian dalam adalah jumlah dari dua angka di bagian luar lalu dikali 2.

    Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth

    8. Jawabannya adalah 0, 2, 2. Semua angka atas dikurangi 3, maka menghasilkan angka di bawahnya.

    Semua angka atas dikurangi 3 maka menghasilkan angka yang bawah. Kode yang bawah adalah tanggal tahun baru sekarang yaitu 1 1 2 0 2 2. Foto: Atilah Tia Abelta

    Halaman 2 dari 4

    (elk/suc)

  • 8 Soal Matematika Ini Bikin Otak Langsung ‘On’, Bisa Jawab Semua?

    8 Soal Matematika Ini Bikin Otak Langsung ‘On’, Bisa Jawab Semua?

    Jakarta

    Matematika bukan hanya tentang angka dan rumus, tapi juga cara melatih otak agar lebih fokus dan kreatif. Soal matematika bisa menjadi latihan untuk mempertajam logika dan kemampuan berpikir kritis.

    Dengan mengerjakan soal yang menantang, otak terdorong untuk bekerja lebih aktif dan mencari solusi. Siap menguji kemampuanmu?

    Soal Matematika Seru untuk Melatih Konsentrasi dan Fokus

    Simak soal-soal ini dengan teliti. Perhatikan dan jawab dengan benar.

    1. 35:5(6-2+4)=… Berapakah jawabannya?
    2. Temukan polanya

    2=12
    3=21
    4=32
    5=45
    6=60
    7=?

    3. Perhatikan soal berikut. Berapakah hasil dari sapi ditambah kelinci ditambah burung?

    asah otak Foto: detikHealth

    4. Kali ini, kamu juga harus menemukan polanya terlebih dahulu.asah otak Foto: detikHealth

    5. Hitung penjumlahan dan perkalian berikut.

    5+5+5+10×20+5+5=?

    6. Temukan pola dari perhitungan berikut

    8=56
    7=42
    6=30
    5=20
    3=?

    7. Angka apakah yang hilang? Temukan hubungan yang ada di antara angka.Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth

    8. Brangkas ini bisa terbuka jika kodenya lengkap dan tepat. Tebak berapakah tiga kode terakhir

    Brankas ini bisa terbuka jika kodenya lengkap dan tepat. Ada yang bisa tebak tiga kode terakhir berapa? Foto: Atilah Tia Abelta

    Jawaban Soal Matematika Seru untuk Melatih Konsentrasi dan Fokus

    Berikut adalah jawabannya. Berhasil menjawab semua soal tanpa salah?

    1. 56. Hitung pembagian trlebih dahulu. Begini caranya

    35:5(6-2+4)=…
    =7×8
    =56

    2. 7=77

    Angka paling atas dikalikan enam, selanjutnya dikalikan tujuh, dan seterusnya. Terakhir, angka 7 dikalikan 11. Jadi, hasilnya 77.

    3. Ketahui dulu nilai dari masing-masing hewan. Burung 1kg, sapi 23 kg, dan kelinci 4 kg. Jadi, sapi+kelinci+burung=28 kg.

    4. Jawabannya adalah 2. Total dari angka yang bersebeangan bejumlah 35.

    5. Kerjakan perkalian terlebih dahulu, baru penjumlahan

    5+5+5+5+10×20+5+5=
    =20+200+10
    =230

    6. Ternyata polanya seperti ini:

    8(x7)=56
    7(x6)=42
    6(x5)=30
    5(x4)=20
    3(x2)=6

    7. Angka di lingkaran bagian dalam adalah jumlah dari dua angka di bagian luar lalu dikali 2.

    Asah otak detikHealth. Foto: detikHealth

    8. Jawabannya adalah 0, 2, 2. Semua angka atas dikurangi 3, maka menghasilkan angka di bawahnya.

    Semua angka atas dikurangi 3 maka menghasilkan angka yang bawah. Kode yang bawah adalah tanggal tahun baru sekarang yaitu 1 1 2 0 2 2. Foto: Atilah Tia Abelta

    Halaman 2 dari 4

    (elk/suc)

  • BPOM RI Temukan 5 Produk Ilegal Banyak Dijual Online, Ada Marvis

    BPOM RI Temukan 5 Produk Ilegal Banyak Dijual Online, Ada Marvis

    Jakarta

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kembali menggelar patroli siber untuk menindak peredaran obat dan kosmetik ilegal maupun tak aman yang dijual secara online di berbagai marketplace.

    Dalam upaya ini, BPOM bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital serta Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA).

    Selama bulan Januari hingga Juni 2025, BPOM menemukan ribuan akun dan produk kosmetik di marketplace.

    “Ribuan tautan tersebut sudah oleh di-takedown Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Indonesian E-Commerce Association (idEA),” demikian kata BPOM, dikutip dari Instagram resminya, Kamis (27/11/2025).

    Berikut lima produk kosmetik ilegal yang paling banyak beredar di marketplace.

    1. Marvis Toothpaste

    2.958 tautan penjualan52.507 pcs telah terjualLokasi toko terbanyak: Jakarta Barat

    2. Meidian Green Mask Stick

    1.189 tautan penjualan102.305 pcs telah terjualLokasi toko terbanyak: Kab Bekasi

    3. Hand Body IP

    1.132 tautan penjualan236.131 pcs telah terjualLokasi toko terbanyak: Kab Kudus

    Selain ilegal, hand body IP mengandung bahan berbahaya seperti hidrokuinon.

    4. Venalisa Gel Polish

    1.110 tautan penjualan104.369 pcs telah terjualLokasi toko terbanyak: Jakarta Barat

    5. Fuyan

    1.063 tautan penjualan38.689 pcs telah terjualLokasi toko terbanyak: Jakarta Barat”Waspada produk ilegal! Laporkan melalui BPOM Mobile jika masih melihat produk ini di marketplace,” demikian kata BPOM.

    Halaman 2 dari 2

    (suc/naf)

  • Banyak Gen Z-Alpha Pakai AI Curhat Kondisi Mental, Psikiater UI Ingatkan Bahayanya

    Banyak Gen Z-Alpha Pakai AI Curhat Kondisi Mental, Psikiater UI Ingatkan Bahayanya

    Jakarta

    Tren anak muda menggunakan artificial intelligence (AI) seperti Chat GPT untuk menilai kondisi kesehatan mental makin tinggi. Psikiater Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), dr Kristiana Siste, mengingatkan praktik ini berisiko menyesatkan karena AI tidak dirancang untuk menegakkan diagnosis klinis.

    dr Siste menyebut banyak remaja dan dewasa muda kini bergantung pada chatbot, bahkan dari yang sekadar mencaritahu kepribadian hingga dugaan gangguan mental.

    “AI ini kan sering kali digunakan oleh gen Z dan gen Alpha untuk menanyakan ‘Aku kepribadiannya apa? Introvert atau extrovert? Aku depresi nggak sih?’” ujarnya, di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

    Menurut dr Siste, sebagian pasien mengaku menjadikan AI sebagai tempat bercerita ketika merasa kesepian. Minimnya komunikasi di dalam keluarga membuat anak muda lebih nyaman berbagi keluhan kepada chatbot dibanding orang tua atau orang terdekat.

    Ia menilai AI memang dapat menjadi alat skrining awal, termasuk untuk mendeteksi kecanduan internet, game, dan judi online. Namun, ia menegaskan hasil yang diberikan AI seringkali keliru, berlebihan, atau tidak sesuai konteks sehingga tidak boleh dijadikan dasar penegakan diagnosis.

    Risiko Self-Diagnosis

    dr Siste menyoroti fenomena pengguna yang memposting hasil ‘diagnosis’ dari AI ke media sosial lalu melakukan self-treatment tanpa berkonsultasi dengan tenaga profesional.

    Praktik tersebut dinilai berbahaya dan dapat memperburuk kondisi kesehatan mental karena gejala yang terlihat serupa seringnya memiliki penyebab berbeda dan memerlukan penanganan medis.

    Selain itu, ketergantungan berlebih pada chatbot dapat membuat anak muda makin menarik diri dari lingkungan sosial karena merasa lebih dipahami oleh AI dibanding manusia.

    Ia menegaskan AI harus ditempatkan sebagai alat pendukung, bukan pengganti tenaga kesehatan profesional. Pendampingan keluarga dinilai penting agar penggunaan teknologi tidak semakin menggeser komunikasi di rumah.

    “AI bagus jika digunakan bersama-sama oleh keluarga. Orang tua harus mengerti dulu lalu mengajak anaknya berinteraksi bersama,” tegasnya.

    (naf/naf)

  • Jangan Anggap Sepele! Kenali 5 Ciri-Ciri Turun Berok atau Hernia

    Jangan Anggap Sepele! Kenali 5 Ciri-Ciri Turun Berok atau Hernia

    Jakarta

    Siapa yang pernah mendengar istilah ‘turun berok’? Istilah ini merujuk pada hernia inguinalis, kondisi ketika salah satu organ menonjol keluar melalui celah dinding otot ke rongga lain, sehingga memicu penonjolan di area selangkangan.

    Hernia inguinalis merupakan jenis hernia yang paling umum muncul, sekitar 75 persen dari seluruh kasus hernia, dan paling banyak dialami laki-laki. Kondisi ini terjadi ketika jaringan perut, seperti lemak atau sebagian usus, menonjol melalui celah di dinding perut bagian bawah yang memisahkan area perut dan selangkangan.

    Hernia inguinalis muncul di kanal inguinal, yaitu saluran yang berada di kedua sisi panggul dan menuju organ reproduksi. Karena itu, hernia jenis juga disebut hernia selangkangan.

    Jenis Hernia Inguinalis

    Hernia merupakan kondisi medis yang cukup umum. Sebagian besar kasus hernia juga tidak serius, meski tetap menjadi bahaya.

    Hernia menjadi serius ketika bagian yang menonjol tersangkut dan tidak bisa kembali masuk. Ini dapat menyebabkan nyeri hebat, dan dalam kasus berat, jaringan kehilangan suplai darah sehingga mengalami nekrosis (kematian jaringan). Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut ini dua jenis hernia inguinalis:

    Direct Hernia Inguinalis (langsung)

    Hernia jenis ini menembus langsung melalui dinding kanal inguinal. Biasanya terjadi pada orang dewasa akibat kelemahan otot perut dan tekanan kronis pada dinding otot.

    Indirect Hernia Inguinalis (tidak langsung)

    Hernia ini masuk ke kanal inguinal dari bagian atas saluran. Biasanya terjadi karena kelainan bawaan. Pada beberapa janin, pembukaan kanal tidak menutup sempurna saat perkembangan di dalam rahim.

    Seperti Apa Gejala Hernia Inguinalis?

    Mengetahui gejala turun berok atau hernia secara dini, merupakan salah satu langkah penting untuk penanganan. Meski tidak semua kasus hernia menunjukkan gejala, ada beberapa tanda tertentu yang mungkin dapat muncul:

    Benjolan di selangkangan di salah satu sisi tulang kemaluan, bisa turun ke skrotum atau labia.Rasa berat atau tekanan di selangkangan.Nyeri di selangkangan saat mengejan, mengangkat beban, batuk, atau membungkuk.Sensasi terbakar atau terjepit yang menjalar ke panggul atau kaki.Pada bayi, benjolan mungkin muncul saat menangis, buang air besar, dan rewel.

    Jika mengalami gejala-gejala seperti di atas, tidak ada salahnya untuk langsung melakukan pemeriksaan ke dokter. Dengan begitu, penanganan yang diberikan lebih efektif dan tepat.

    Penyebab Hernia Inguinalis

    Hernia disebabkan oleh adanya kelemahan atau lubang pada otot atau jaringan ikat, sehingga organ atau jaringan otot terdorong keluar. Kadang kelemahan ini sudah ada sejak lahir, tapi lebih sering muncul seiring waktu akibat stres berulang.

    Cedera atau operasi juga bisa menjadi pemicu. Namun, biasanya merupakan hasil tekanan jangka panjang. Beberapa faktor risiko hernia meliputi:

    Lubang atau titik lemah sejak lahir.Kelainan bawaan pada kekuatan jaringan ikat (kolagen).Bekas operasi perut.Batuk atau bersin kronis.Mengejan saat buang air kecil atau besar.Aktivitas fisik berat atau pekerjaan yang menuntut angkat beban.Kehamilan bertahun-tahun dan sering menggendong anak.Pekerjaan yang mengharuskan berdiri lama.Tekanan dalam perut akibat obesitas.Penuaan normal yang melemahkan jaringan.

    (avk/suc)

  • Menkes Ungkap Cara Simpel Cegah Gula Darah Melonjak Meski Porsi Makan Banyak

    Menkes Ungkap Cara Simpel Cegah Gula Darah Melonjak Meski Porsi Makan Banyak

    Jakarta

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membagikan cara simpel agar tetap menikmati makanan dengan porsi cukup tanpa memicu gula darah melonjak drastis. Menkes menyoroti pentingnya urutan menyantap makanan terhadap respons glukosa tubuh.

    Budi mencontohkan konsep hidangan yang lazim ditemukan di restoran, yakni appetizer, main course, dan dessert. Menurutnya, susunan tersebut bukan hanya soal estetika penyajian, tetapi juga berkaitan dengan cara tubuh merespons makanan.

    “Saya mau kasih tips biar kita makannya tetap enak, lumayan banyak, tapi gula darahnya tidak naik melesat,” jelas Budi dalam akun Instagram pribadinya, Rabu (26/11/2025).

    Dimulai dari Sayuran

    Budi menceritakan pengalamannya menggunakan alat pemantau glukosa yang ditempel di kulit. Dari situ, ia menemukan kadar gula darah meningkat lebih cepat jika langsung memilih main course.

    “Makanya mulainya harus appetizer dulu, dan usahakan appetizer-nya itu sayur-sayuran,” katanya.

    Menurutnya, konsumsi serat di awal dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa. Setelah sayuran, barulah seseorang dianjurkan menyantap sumber protein.

    Setelah sayur dan protein, barulah mengonsumsi makanan karbohidrat. Dessert atau hidangan penutup diletakkan paling akhir.

    “Nah kalau urutan disesuaikan seperti ini, gula darah kita pasti jauh di bawah, dibandingkan kita langsung makan main course,” beber Budi.

    Budi menekankan pengaturan urutan makan ini dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu masyarakat menjaga kadar gula darah, terutama di tengah tingginya prevalensi diabetes di Indonesia.

    Meski begitu, ia tetap mengingatkan pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan pemantauan kesehatan secara berkala tetap diperlukan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko atau sudah terdiagnosis diabetes. Pemilihan penyajian makanan juga tak kalah penting dengan memperbanyak makanan yang diolah dengan cara dikukus dan direbus.

    (naf/naf)