Category: CNBCindonesia.com Tekno

  • Duit dari Spotify Buat Bikin Drone, Dituduh Dipakai Israel di Gaza

    Duit dari Spotify Buat Bikin Drone, Dituduh Dipakai Israel di Gaza

    Jakarta, CNBC Indonesia – Daniel Ek, pendiri Spotify resmi mundur dari kursi pemimpin perusahaan streaming musik dan podcast tersebut. Fokus baru Ek adalah dua perusahaan yang sedang ia rintis, bergerak di bidang kesehatan dan persenjataan.

    Spotify didirikan Ek pada 2006 di tengah kemunduran industri musik global yang terhimpit oleh penurunan penjualan rekaman, pembajakan konten, dan sistem distribusi baru yang ditawarkan oleh Apple. Ia kemudian mendirikan Spotify sebagai startup yang menawarkan solusi streaming legal hingga kini bertransformasi menjadi raksasa musik bervaluasi US$ 140 miliar.

    “Saya ingin fokus bekerja membuat perbedaan menggunakan teknologi untuk beberapa tantangan terbesar,” kata Ek kepada Reuters. “Tantangan besar biasanya tak terlihat sampai ada yang berusaha menghadapinya.”

    Ek berkomitmen untuk mengucurkan US$ 1,18 miliar lewat perusahaan modal ventura miliknya, Prima Materia, ke proyek ambisius startup Eropa yang bergerak di bidang teknologi tinggi, kecerdasan buatan (AI), iklim, dan teknologi kesehatan. 

    Terkenal sebagai “serial entrepreneur “, Ek adalah pendiri Neko Health yang menawarkan teknologi kesehatan preventif dan deteksi dini. Sejak berdiri pada 2018, perusahaan tersebut berhasil menggalang modal senilai US$ 325 juta.

    Namun, perusahaan paling kontroversial milik Ek adalah Helsing. Perusahaan Jerman tersebut memproduksi drone tempur yang dikendalikan oleh AI dan mengantongi kontrak miliaran dolar dari beberapa negara di Eropa.

    Kelompok musik ramai-ramai menarik lagu mereka dari Spotify setelah tahu soal keterlibatan Ek di Helsing, termasuk Massive Attack dan Hotline TNT.

    Gerakan boikot ini disebut sebagai dukungan terhadap No Music for Genocide yang memprotes aksi Israel terhadap penduduk Palestina di Gaza.

    Juru bicara Spotify menolak berkomentar soal investasi Ek di Helsing. Namun, Helsing pernah memberikan pernyataan bahwa teknologi Helsing tidak digunakan di zona perang selain di Ukraina. “Ini tidka benar. Teknologi kami hanya digunakan di negara-negara Eropa untuk pertahanan melawan agresi Rusia di Ukraina.

    (dem/dem)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Jurusan Kuliah yang Gajinya Paling Tinggi di Tempat Kerja 2025, Catat!

    Jurusan Kuliah yang Gajinya Paling Tinggi di Tempat Kerja 2025, Catat!

    Daftar Isi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Lulus kuliah lalu diterima bekerja di perusahaan yang menawarkan gaji tinggi adalah impian setiap mahasiswa. Namun, saat ini para lulusan kuliah harus menghadapi fenomena pelik. 

    Gelombang PHK masih terus berlanjut di berbagai belahan dunia, imbas kondisi ekonomi yang tidak menentu. Bursa kerja tertekan, ditandai dengan sulitnya mencari pekerjaan dengan gaji layak.

    Biaya pendidikan anak juga makin tinggi dan tak disertai dengan kenaikan gaji orang tua. Kendati demikian, masih ada beberapa pekerjaan yang menjanjikan gaji tinggi.

    Untuk itu, penting bagi calon mahasiswa mengetahui jurusan apa yang nantinya bisa menghasilkan gaji tinggi setelah lulus.

    Bankrate melakukan studi untuk memproyeksi pekerjaan dengan gaji tinggi di 2025. Dikutip dari laman resminya, Kamis (2/10/2025), Bankrate mengatakan lulusan sarjana bisa menghasilkan gaji 66% lebih tinggi ketimbang lulusan SMA, menurut data Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (BLS).

    Menurut Asosiasi Perguruan Tinggi dan Pemberi Kerja Nasional (NACE) di AS, lulusan perguruan tinggi di 2025 menghadapi pertumbuhan pendapatan yang beragam. Namun, proyeksi gaji rata-rata lulusan perguruan tinggi meningkat untuk gelar sarjana di bidang teknik, ilmu komputer, bisnis, dan pertanian/sumber daya alam.

    Laporan Bankrate dipublikasikan pada 2 Juni 2025. Data menunjukkan bahwa kuliah tetap menjadi salah satu jalur terbaik menuju pekerjaan bergaji tinggi. Hal ini mungkin menjadi salah satu alasan lebih dari sepertiga orang dewasa AS (35 persen) menganggap gelar sarjana sebagai bagian dari ‘American Dream’, menurut Survei Keterjangkauan Rumah Bankrate.

    Namun, kuliah itu mahal, dan tidak semua karier sama menguntungkannya. Berikut beberapa pekerjaan dengan gaji awal paling tinggi untuk lulusan perguruan tinggi di AS pada 2025, beserta perbedaannya dengan 2024, dikutip dari Bankrate:

    1. Teknik

    Gaji awal diproyeksikan US$78.731 (Rp1,29 miliar) per tahun. Mengalami kenaikan 2,6% dibandingkan 2024.

    2. Ilmu Komputer

    Gaji awal diproyeksikan US$76.251 (Rp1,25 miliar) per tahun. Mengalami kenaikan 2% dibandingkan 2024.

    3. Matematika dan Sains

    Gaji awal diproyeksikan US$69.709 (Rp1,14 miliar) per tahun. Mengalami penurunan -1,9% dibandingkan 2024.

    4. Ilmu Sosial

    Gaji awal diproyeksikan US$67.316 (Rp1,10 miliar) per tahun. Mengalami penurunan -3,6% dibandingkan 2024.

    5. Bisnis

    Gaji awal diproyeksikan US$65.276 (Rp1,07miliar) per tahun. Mengalami kenaikan 2,1% dibandingkan 2024.

    6. Agrikultur dan SDA

    Gaji awal diproyeksikan US$63.122 (Rp1,03 miliar) per tahun. Mengalami kenaikan 2,8% dibandingkan 2024.

    7. Komunikasi

    Gaji awal diproyeksikan US$60.353 (Rp989 juta) per tahun. Mengalami penurunan -3% dibandingkan 2024.

    Perlu diketahui, data yang diambil hanya berasal dari Amerika Serikat (AS), sehingga tidak serta-merta bisa disamakan dengan kondisi di Indonesia.

    Semoga informasi ini memberikan gambaran umum terhadap situasi kerja di negara ekonomi terbesar di dunia.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Jaksel-Jaktim Siaga Hujan Sangat Lebat Hari Ini, Cek Peringatan BMKG

    Jaksel-Jaktim Siaga Hujan Sangat Lebat Hari Ini, Cek Peringatan BMKG

    Daftar Isi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Selama beberapa hari terakhir, wilayah Jakarta diguyur hujan dengan intensitas lebat-sangat lebat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memperingatkan terkait peralihan musim alias pancaroba, dari kemarau menuju hujan.

    Kondisi ini ditandai dengan hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada skala lokal yang umumnya terjadi saat siang menjelang sore hingga malam. Adapun pagi hingga siang hari akan didahului udara hangat dan terik.

    Pada hari ini, Kamis (2/10/2025), BMKG kembali memberikan peringatan dini hujan di sejumlah wilayah. Salah satunya Jakarta yang mendapat peringatan dini ‘Siaga’ terjadi hujan lebat-sangat lebat, khususnya di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Selengkapnya, berikut peringatan dini hujan dalam 3 periode ke depan, 2-4 Oktober 2025:

    2 Oktober 2025

    Waspada Hujan Sedang-Lebat: Aceh, Sumbar, Riau. Kep. Riau, Jambi, Sumsel, Kep. Babel, Bengkulu, Lampung, Banten, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kalut, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, Papua.

    Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Sumut, Jakarta, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan.

    Peringatan Dini Angin Kencang: Jabar.

    3 Oktober 2025

    Waspada Hujan Sedang-Lebat: Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumsel, Kep. Babel, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jabar, Jateng, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kalut, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.

    Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Sulbar.

    Peringatan Dini Angin Kencang: NTT.

    4 Oktober 2025

    Waspada Hujan Sedang-Lebat: Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kalut, Kalsel, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Sulsel, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.

    Peringatan Dini Angin Kencang: NTT.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Gempa M 6,5 Guncang Sumenep, 162 Gempa Susulan Terjadi Sampai Hari Ini

    Gempa M 6,5 Guncang Sumenep, 162 Gempa Susulan Terjadi Sampai Hari Ini

    Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa merusak berkekuatan M 6,5 mengguncang wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi di Jawa Timur, pada Selasa (30/9), pukul 23:49:43 WIB.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Stasiun Geofisika Sleman selaku Pusat Gempa Regional 7 mencatat sebanyak 162 kejadian gempa susulan hingga hari ini, Kamis (2/10/2025).

    Sebanyak 2 di antaranya, termasuk gempa utama M 6,5, dirasakan oleh warga sekitar. Adapun gempa susulan yang terjadi memiliki kekuatan beragam, berkisar M 4,4-1,9. Adapun frekuensi kejadian gempa terus menurun.

    Berdasarkan kategorisasinya, gempa susulan terbanyak berkekuatan M 2,0 hingga kurang dari M 3,0, yakni sebanyak 141 gempa. Kemudian gempa berkekuatan M 3,0 hingga kurang dari M,0 sebanyak 16 gempa.

    Sebanyak 42 gempa susulan terjadi dalam kurun waktu 3 jam pasca gempa utama M 6,5 pada Selasa (30/9). Sepanjang pukul 02:49:43-05:49:43 pada hari ini, Kamis (2/10/2025), gempa susulan tersisa 6 kali.

    Sebelumnya, hasil analisis BMKG menunjukkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,35° LS ; 114,22° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 58 Km arah Tenggara Sumenep, Jawa Timur pada kedalaman 12 km.

    Menurut Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono, gempa tersebut merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu aktivitas sesar aktif di dasar laut.

    Ia mengatakan gempa tersebut merupakan gempa destrucive atau merusak. Gempa ini dirasakan sampai ke Tuban, Denpasar dan Gianyar, Lombok Utara, Kuta, hingga Blitar. Dilaporkan, terjadi kerusakan di sejumlah lokasi.

    “Gempa memicu kerusakan bangunan rumah di Pulau Sapudi,” sebut Daryono.

    “Kerusakan bangunan disebabkan karena hiposenter gempa yang dangkal, kondisi tanah lunak dan struktur bangunan lemah, tidak standar tahan gempa,” ia menambahkan.

    Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengungkapkan, hingga Rabu (1/10) pukul 08.28 WIB, gempa di Sumenep menyebabkan 3 warga luka-luka. Data sementara, tercatat 30 unit rumah rusak termasuk empat fasilitas ibadah terdampak dan satu fasilitas kesehatan.

    “Gempa yang terjadi pada pukul 23.49 WIB itu sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar oleh guncangan yang cukup kuat,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Dunia Berubah Drastis 5 Tahun Lagi, Begini Menurut Ahli China

    Dunia Berubah Drastis 5 Tahun Lagi, Begini Menurut Ahli China

    Jakarta, CNBC Indonesia – Kecerdasan buatan super (artificial superintelligence/ASI) diperkirakan akan lahir 5 tahun mendatang atau tepatnya tahun 2030. Hal ini akan mengubah kehidupan manusia di dunia.

    Namun, kemampuan ASI diprediksi hanya akan melampaui manusia dalam beberapa aspek tertentu. Hal itu disampaikan Zhang Peng, CEO Zhipu AI, salah satu startup AI yang lagi naik daun di China.

    Belakangan industri AI global tengah ramai dengan spekulasi soal kapan teknologi ini akan melampaui kecerdasan manusia.

    CEO OpenAI Sam Altman pekan lalu memperkirakan ASI bisa hadir pada akhir dekade ini, sementara CEO SoftBank Masayoshi Son tahun lalu menyebut prediksi 2035.

    Namun Zhang menilai konsep ASI masih terlalu abstrak untuk dipatok pada tenggat waktu tertentu.

    “Menurut saya, pencapaian ASI yang melampaui kecerdasan manusia pada 2030 mungkin bisa diartikan mengungguli manusia dalam satu atau beberapa aspek. Namun, kemungkinan besar ASI masih jauh tertinggal di banyak bidang,” ujarnya saat meluncurkan model bahasa besar terbaru, GLM-4.6, dikutip dari Reuters, Rabu (1/10/2025).

    Didirikan pada 2019 sebagai spinoff Universitas Tsinghua, Zhipu AI kini muncul sebagai pemain terdepan dalam persaingan AI di China. Pada April lalu, perusahaan mengajukan dokumen untuk rencana pencatatan saham di bursa China daratan.

    Pada Juni, OpenAI sempat menyoroti Zhipu sebagai pesaing baru yang cepat berkembang dan dianggap sebagai bagian dari upaya Beijing mendorong AI buatan China ke pasar global.

    Zhang menanggapi hal itu dengan mengatakan pihaknya merasa tersanjung, namun ekspansi internasional yang dilakukan adalah bisnis pada umumnya.

    Zhang menuturkan pendapatan dari pasar luar negeri mulai tumbuh, meski mengakui Zhipu AI belum akan bersaing langsung dengan model-model asal AS di segmen langganan konsumen.

    Sebaliknya, perusahaan kini berkompetisi dengan OpenAI dalam layanan untuk klien korporasi.

    Baru-baru ini, Zhipu AI meluncurkan paket langganan coding untuk pengembang sebagai bagian dari upaya memperluas sumber pendapatan langsung dari konsumen.

    Zhang optimistis minat konsumen China untuk membayar layanan AI akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan, seiring bertambahnya penerimaan nilai AI dan turunnya harga layanan.

    Adapun model terbaru GLM-4.6 disebut sebagai versi peningkatan dari GLM-4.5 yang rilis Juli lalu. Model ini memiliki kemampuan lebih baik dalam pemrograman, penalaran, penulisan, serta aplikasi berbasis agen.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Bukan China, Taiwan Sekarang Mulai Berani Melawan Amerika

    Bukan China, Taiwan Sekarang Mulai Berani Melawan Amerika

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintahan Donald Trump melancarkan kebijakan tarif impor tinggi yang berdampak ke beberapa mitra dagangnya, termasuk Taiwan. Diketahui, Taiwan merupakan ‘rumah’ bagi raja manufaktur chip TSMC yang mencatat surplus besar dari pengiriman produknya ke Amerika Serikat (AS).

    Namun, saat ini AS memberlakukan tarif 20% untuk produk yang diekspor Taiwan ke negaranya. Baru-baru ini, Taiwan berupaya melakukan negosiasi ke Washington untuk menetapkan tarif yang lebih ringan.

    Pekan lalu, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan di stasiun televisi News Nation bahwa pihaknya mengajukan tawaran produksi chip 50-50 ke Taiwan. Hal ini sejalan dengan upaya Trump untuk menggenjot industri manufaktur dalam negeri.

    Namun, tawaran itu ditolak mentah-mentah. Negosiator Taiwan menegaskan tak akan menyepakati permintaan untuk memproduksi setengah semikonduktornya di AS.

    Wakil Perdana Menteri Taiwan Cheng Li-chiun yang memimpin negosiasi tarif dengan Washington, mengatakan kepada media sepulangnya dari sana, bahwa pihaknya tidak membicarakan ide terkait produksi chip 50-50 selama negosiasi berlangsung.

    “Tim negosiasi kami tak pernah membuat komitmen pembagian 50-50 terkait produksi chip. Kami tidak mendiskusikan hal ini dalam pembicaraan yang bergulir, dan kami tidak akan sepakat dengan kondisi itu,” kata dia, menurut laporan media resmi Taiwan, Central News Agency, dikutip dari Reuters, Rabu (1/9/2025).

    Kementerian Perdagangan AS dan Kantor Perwakilan Dagang AS tak merespons permintaan komentar dari Reuters.

    Sebelumnya, TSMC yang bisnisnya moncer lantaran tingginya permintaan aplikasi AI, telah menggelontorkan investasi senilai US$165 miliar (Rp2.753) triliun untuk membangun pabrik chip di Arizona, AS. Kendati demikian, mayoritas produksinya tetap dipertahankan di Taiwan.

    Perdana Menteri Taiwan Cho Jung-tai mengatakan Cheng sudah melakukan beberapa kali negosiasi dengan AS terkait isu tarif. “Konsultasi yang paling substantif dan penting sedang berjalan,” kata dia.

    Secara terpisah, Kantor Kepresidenan Taiwan pada Selasa (30/9) waktu setempat mengatakan Presiden Lai Ching-te telah bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan dan urusan Pertanian Luar Negeri AS, Luke J. Lindberg.

    Lai mengatakan delegasi agrikultur Taiwan yang mengunjungi AS pada September lalu berencana untuk membeli produk pertanian dan peternakan AS senilai US$10 miliar (Rp166 miliar) selama 4 tahun ke depan. Beberapa produk yang dimaksud adalah kacang kedelai, gandung, jagung, dan daging sapi.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Kurir Online Bakal Punah Sebentar Lagi, Penggantinya Sudah Muncul

    Kurir Online Bakal Punah Sebentar Lagi, Penggantinya Sudah Muncul

    Jakarta, CNBC Indonesia – Robot sudah mulai menggantikan beberapa profesi manusia. Mulai dari robotaxi dan robotruck yang menghilangkan peran sopir, humanoid yang menyingkirkan pekerja di pabrik dan toko sembako, hingga robot pengantaran yang bisa ‘membunuh’ profesi kurir.

    Baru-baru ini, layanan pengiriman makanan dan kebutuhan harian DoorDash memperkenalkan ‘Dot’ yang merupakan robot kurir otomatis untuk mengakselerasi proses pengiriman barang dari toko online.

    “Hari ini, kami memperkenalkan Dot, robot komersil otomatis pertama yang bisa berjalan mulus di jalur sepeda, jalan raya, trotoar, dan jalan masuk, dan dirancang khusus untuk pengiriman lokal,” tertulis di situs resmi DoorDash tertanggal 30 September 2025, dikutip Rabu (1/10/2025).

    Dot memiliki ukuran kecil, hanya 1/10 dari ukuran mobil standar. Hal ini dimaksudkan untuk fleksibilitas dan mobilitas tinggi dalam pengriman barang secara cepat dan aman. Kecepatannya bisa mencapai 20 mph dan difokuskan untuk melayani perjalanan jarak dekat.

    Uji coba Dot dimulai di area Tempe dan Mesa, Arizona. Ke depan, Dot diproyeksikan dapat membangun ekosistem pengiriman yang lengkap dan luas di skala global.

    Co-founder dan Kepala DoorDash Labs, Stanley Tang, mengatakan Dot dimaksudkan untuk menggenjot efisiensi. Ada banyak barang-barang berukuran kecil yang selama ini harus diantar dengan moda transportas besar, sehingga dinilai tak efisien.

    “Terobosan ini bukan hanya menciptakan sistem pengantaran otomatis, tetapi juga membuatnya andal dan efisien untuk melayani kebutuhan bisnis dan konsumen lokal. Dot dirancang khusus untuk jutaan pengiriman yang kami fasilitasi setiap hari. Ukurannya cukup kecil untuk menavigasi pintu dan jalan masuk, cukup cepat untuk menjaga kualitas makanan, dan cukup cerdas untuk mengoptimalkan rute terbaik untuk pengiriman,” kata Tang.

    “Setiap keputusan desain, mulai dari ukurannya yang ringkas, kecepatannya, hingga rangkaian sensornya, berasal dari analisis miliaran pengiriman di platform global kami dan pemahaman tentang apa yang sebenarnya menggerakkan roda bisnis bagi para pedagang dan konsumen,” ia menambahkan.

    Lebih lanjut, DoorDash menjelaskan bahwa Dot berjalan pada sistem ‘Autonomous Delivery Platform’ milih perusahaan yang berbasis teknologi kecerdasan buatan.

    Autonomous Delivery Platform akan mengidentifikasi setiap pesanan barang dan mencocokkannya dengan metode pengiriman paling pas berdasarkan beberapa faktor. Mulai dari kecepatan, biaya, lokasi, dan pengalaman.

    “Baik itu Dasher, Dot di jalan, drone di udara, atau robot trotoar, platform ini mengorkestrasi keputusan-keputusan secara real-time untuk mengoptimalkan seluruh jaringan global kami,” DoorDash menuturkan.

    Autonomous Delivery Platform didukung pemanfaatan AI ujung-ke-ujung untuk perdagangan, menyederhanakan proses serah terima, sekaligus meletakkan dasar bagi pengiriman yang lebih andal dan efisien seiring dengan peningkatan skala otonomi.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • WNI Kabur ke China Makin Gampang, Xi Jinping Buka Pintu Lebar-lebar

    WNI Kabur ke China Makin Gampang, Xi Jinping Buka Pintu Lebar-lebar

    Jakarta, CNBC Indonesia – WNI yang ingin mengadu nasib ke luar negeri bisa memanfaatkan program baru yang dicanangkan pemerintahan Xi Jinping. Pada Rabu (1/10/2025), China meluncurkan program visa baru yang bertujuan menarik talenta global di bidang sains dan teknologi, untuk bekerja di Negeri Tirai Bambu.

    AFP melaporkan program ini merupakan bagian dari upaya China untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin dunia di sektor sains dan teknologi, mengalahkan dominasi Amerika Serikat (AS).

    Langkah China yang diumumkan sejak Agustus 2025 ini, berbanding terbalik dengan kebijakan AS baru-baru ini. Presiden AS Donald Trump justru menetapkan biaya visa kerja super mahal pada bulan lalu, sehingga menyulitkan talenta global untuk mencari kerja di AS.

    Program visa K terbaru China secara signifikan mempermudah proses imigrasi bagi yang memenuhi syarat, menurut laporan media pemerintah.

    “Dengan latar belakang beberapa negara yang menarik diri, berfokus pada kepentingan dalam negeri, dan mengesampingkan talenta internasional, China dengan penuh semangat memanfaatkan peluang penting ini dan segera memperkenalkan kebijakan ini,” tulis surat kabar pemerintah People’s Daily dalam sebuah komentar pada Selasa (30/9), dikutip dari AFP, Rabu (1/10/2025).

    Berbeda dengan banyak kategori visa lainnya, visa K tidak mewajibkan pemberi kerja atau entitas domestik untuk mengeluarkan undangan kepada pemohon.

    “Visa K akan menawarkan lebih banyak kemudahan bagi pemegangnya dalam hal jumlah entri yang diizinkan, masa berlaku, dan durasi tinggal,” lapor kantor berita pemerintah Xinhua pada Agustus lalu.

    Adapun syarat yang ditetapkan bagi peminat visa K adalah “talenta sains dan teknologi muda global”. Syarat lebih spesifik terkait usia, latar belakang pendidikan, dan pengalaman kerja yang dibutuhkan, belum dijelaskan secara perinci.

    Xinhua mengatakan pemegang visa bisa terlibat dalam beragam sektor pekerjaan, seperti pendidikan, budaya, sains dan teknologi, serta kewirausahaan yang relevan dan aktivitas bisnis.

    Seperti bumi dan langit, industri teknologi AS sedang terguncang akibat perubahan kebijakan visa kerja H-1B yang ditetapkan Trump. H-1B merupakan tipe visa yang memungkinkan perusahaan untuk mensponsori talenta asing dengan keterampilan khusus seperti sains, engineer, dan programmer, untuk bekerja di AS selama 3 tahun dan bisa diperpanjang hingga 6 tahun.

    Visa tersebut sangat banyak digunakan oleh industri teknologi. Namun, ketetapan baru visa H-1B mematok biaya super mahal sebesar US$100.000 (Rp1,6 miliar).

    Warga negara India menyumbang hampir tiga perempat dari izin yang diberikan melalui sistem lotere setiap tahun.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Darurat Judol Meluas ke Luar Negeri, Kondisinya Memprihatinkan

    Darurat Judol Meluas ke Luar Negeri, Kondisinya Memprihatinkan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Fenomena maraknya judi online (judol) ternyata bukan cuma terjadi di Indonesia dan beberapa negara tetangga. Amerika Serikat (AS) juga merasakan dampak negatif dari peredaran judi online yang ‘memeras’ masyarakat.

    Raksasa teknologi seperti Google, Apple, dan Facebook, dinilai berperan dalam mengakomodir aktivitas judi online melalui platform mereka. Hal ini memicu Gugatan Perwakilan Kelompok (GPK) yang merasa dirugikan.

    Puluhan penggugat meyakini toko aplikasi Apple App Store, Google Play Store, dan media sosial seperti Facebook mempromosikan ‘mesin judi’ bergaya ‘Vegas’ dengan skema konspirasi pemerasan ilegal.

    Dengan mengeksploitasi pengguna, raksasa teknologi diduga memicu depresi, pikiran untuk bunuh diri, dan konsekuensi lainnya, sambil menjadi perantara dan mengumpulkan komisi 30% atau diperkirakan lebih dari US$2 miliar (Rp33 triliun, atas transaksi judol yang mereka proses.

    Gugatan hukum tersebut meminta ganti rugi yang tidak ditentukan dengan tiga kali melipatgandakan kerugian yang ditimbulkan, di antara permintaan ganti rugi lainnya.

    Apple, Google, dan Meta, telah meminta pembatalan gugatan tersebut. Namun, permintaan itu ditolak hakim federal pada Selasa (30/9).

    Hakim distrik AS di San Jose, Edward Davila, menolak argumen utama para raksasa teknologi bahwa Pasal 230 dari Undang-Undang Kepatutan Komunikasi federal, melindungi platform online dari tanggung jawab atas konten pihak ketiga. Perusahaan menilai pasal tersebut melindungi mereka dari GPK yang diajukan.

    Dalam putusan setebal 37 halaman, Davila menemukan bahwa Apple, Google, dan Meta tidak bertindak sebagai “penerbit” saat memroses pembayaran, sehingga melemahkan klaim kekebalan mereka berdasarkan Pasal 230.

    Ia menyebut tidak relevan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut menyediakan “alat netral” untuk mendukung aplikasi tersebut, dan menolak anggapan bahwa kegagalan penggugat untuk melabeli mereka sebagai “bandar judi” membebaskan mereka dari tanggung jawab hukum.

    “Inti dari teori penggugat adalah bahwa tergugat memproses pembayaran secara tidak benar untuk aplikasi judol,” tulis Davila.

    “Tidak penting apakah aktivitas tersebut mengubah tergugat menjadi bandar judi atau broker,” ia menambahkan..

    Davila mengatakan Apple, Google, dan Meta dapat segera mengajukan banding atas keputusannya ke Pengadilan Banding Sirkuit ke-9 AS, sebagian karena pentingnya isu-isu Pasal 230.

    Google belum memberikan komentar. Apple dan Meta tidak segera menanggapi permintaan komentar. Pengacara penggugat juga tidak segera menanggapi permintaan serupa dari Reuters.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Bukan Mars, Astronom Temukan Planet Layak Huni Mirip Bumi

    Bukan Mars, Astronom Temukan Planet Layak Huni Mirip Bumi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Astronom makin dekat untuk mengonfirmasi keberadaan planet dengan atmosfer mirip Bumi. Sebuah planet di luar tata surya atau eksoplanet digadang-gadang bisa membuka jalan baru bagi pencarian dunia lain yang berpotensi menopang kehidupan manusia. 

    Planet tersebut adalah TRAPPIST-1 e, salah satu dari tujuh planet berbatu yang mengitari bintang katai merah TRAPPIST-1, sekitar 40 tahun cahaya dari Bumi. Sistem ini ditemukan oleh lima astronom Belgia pada 2016 dan sejak itu menjadi objek penelitian intensif.

    Dalam studi yang diterbitkan di The Astrophysical Journal Letters, tim astronom yang dipimpin Néstor Espinoza dari Space Telescope Science Institute, Baltimore, menggunakan data Teleskop Luar Angkasa James Webb untuk mengamati TRAPPIST-1 e.

    Hasil empat pengamatan sepanjang 2023 belum bisa menyingkirkan keberadaan atmosfer, hal ini lalu memunculkan optimisme para peneliti.

    “Berdasarkan empat pengamatan pertama, kami tidak bisa memastikan bahwa planet ini tidak memiliki atmosfer. Jadi, harapan masih ada, bisa saja ia memiliki atmosfer,” kata Espinoza, dikutip dari CNN International, Rabu (1/10/2025).

    Ia menambahkan, timnya sudah menyiapkan program lanjutan dengan 15 pengamatan tambahan untuk memperkuat temuan ini.

    Sejauh ini, teleskop Webb baru bisa memastikan ketiadaan atmosfer pada TRAPPIST-1 b, planet terdalam dalam sistem tersebut. Namun, untuk enam planet lainnya, termasuk TRAPPIST-1 e, para ilmuwan masih terus menunggu hasil lebih lanjut.

    TRAPPIST-1 e bahkan dianggap sebagai kandidat terbaik untuk kemungkinan adanya air cair di permukaan.

    Studi lain yang juga dipublikasikan di jurnal serupa menyebut TRAPPIST-1 e kecil kemungkinan memiliki atmosfer kaya karbon dioksida seperti Mars atau Venus. Sebaliknya, atmosfernya lebih mungkin didominasi nitrogen, mirip dengan Bumi maupun bulan es Saturnus, Titan.

    “TRAPPIST-1 e tetap menjadi salah satu planet zona laik huni yang paling menarik,” ujar Sara Seager, profesor ilmu keplanetan di Massachusetts Institute of Technology (MIT).

    “Bukti yang menunjukkan bahwa atmosfernya tidak mirip Venus atau Mars membuat fokus kita semakin tajam pada kemungkinan-kemungkinan yang masih terbuka,” imbuhnya.

    Penemuan ini menandai langkah maju signifikan. Sebab, tiga tahun lalu, sebelum James Webb diluncurkan, mendeteksi atmosfer planet jauh masih dianggap mustahil.

    Kini, para astronom optimistis TRAPPIST-1 e bisa menjadi kunci untuk memahami dunia luar angkasa yang mungkin layak huni.

    “Tiga tahun lalu, sebelum peluncuran James Webb, penelitian semacam ini masih terdengar seperti fiksi ilmiah,” kata Espinoza tentang peluang mendeteksi atmosfer di planet jauh.

    “Sekarang saya cukup yakin kita akan bisa mengetahui jenis atmosfer apa yang dimiliki TRAPPIST-1 e, dan kalau ternyata mirip Bumi, kita bisa mengetahuinya,” pungkasnya.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]