Category: Bisnis.com Tekno

  • Fakta-fakta Supermoon Terbesar Tahun ini yang Bakal Muncul 5 November

    Fakta-fakta Supermoon Terbesar Tahun ini yang Bakal Muncul 5 November

    Bisnis.com, JAKARTA – Fenomena alam Supermoon akan terjadi lagi di 5 November 2025 malam. Fenomena ini akan menjadi Supermoon yang terbesar pada 2025.

    Fenomena Supermoon atau Purnama Perige adalah saat di mana bulan purnama muncul dengan ukuran yang paling besar dan sinar yang lebih terang daripada biasanya. Hal ini terjadi karena bulan purnama terjadi saat posisi bulan sedang berada di titik terdekatnya dengan planet Bumi. Sedangkan posisi bulan yang terjauh dinamakan Apogee.

    Fenomena ini terjadi karena bulan tidak mengelilingi bumi dalam bentuk lingkaran sempurna, tapi berbentuk oval seperti lingkar telur. Hal inilah yang membuat jarak bulan dan bumi tidak selalu sama setiap saat, seperti yang dilansir dari BBC.

    Melansir keterangan resmi BMKG, jarak bumi dengan bulan pada peristiwa Supermoon Perige 6 November 2025 besok adalah 356.980 kilometer. Sebagai perbandingan, jarak bulan-bumi yang dicatat LangitSelatan.com saat purnama 14 April 2025 lalu adalah 406.295 km, jarak terjauh yang dicapai bulan pada 2025.

    Purnama puncak akan terjadi di 5 November 2025 pukul 20.19 WIB, yang bisa dinikmati seluruh warga Indonesia tanpa alat bantu apapun. Sedangkan fenomena puncak Perige, saat posisi bulan paling jauh, akan terjadi pada 6 November 2025 pukul 05.28 WIB, yang kurang bisa dinikmati oleh warga bumi di belahan siang hari.

    BMKG turut menjelaskan, ukuran diameter bulan pada saat puncak Supermoon Perige bisa mencapai 16′ 44,28″, dengan jarak bulan sebesar 356.833 km dengan bumi. Puncak tersebut akan tercatat sebagai jarak terdekat bumi dan bulan pada tahun 2025. Jika dibandingkan dengan Purnama Apoge, ukurannya naik 14% dengan Purnama Perige besok.

    Untuk menikmati fenomena indah ini, diharakan memantau prakiraan cuaca di website BMKG agar anda dapat menikmatinya tanpa gangguan cuaca hujan.

    Saat supermoon terjadi, akan terjadi beberapa hal berikut yang perlu diperhatikan masyarakat
    1. Laut Pasang akan Terjadi
    Supermoon akan membuat laut pasang lebih tinggi dari biasanya. Hal ini terjadi karena bulan memiliki gaya gravitasi yang dapat mempengaruhi laut, terlebih saat posisinya lebih dekat dengan bumi.

    2. Banjir Rob di Pesisir Pantai
    Masyarakat yang tinggal di pesisir laut perlu waspada dan berhati-hati saat fenomena supermoon terjadi, terlebih saat musim hujan sedang terjadi karena dapat menyebabkan banjir rob. Fenomena supermoon akan membuat laut pasang, yang ditambah musim hujan sekarang ini akan memperparah risiko banjir rob. Selalu pantau informasi terbaru dari BMKG maupun BNPB untuk mendapatkan informasi peringatan dini cuaca buruk.

  • 6 Cara Aman Gunakan WiFi Publik, Jangan Lupa Pakai VPN

    6 Cara Aman Gunakan WiFi Publik, Jangan Lupa Pakai VPN

    Bisnis.com, JAKARTA— Menggunakan WiFi publik tanpa perlindungan yang memadai dapat menimbulkan risiko besar terhadap keamanan data pribadi maupun perusahaan.

    Jaringan publik yang umumnya tersedia di kafe, bandara, hotel, hingga transportasi umum seperti kereta, memang menawarkan kemudahan dan kepraktisan. 

    Namun, di balik kenyamanan tersebut, jaringan semacam ini kerap tidak aman karena tidak dilengkapi kata sandi atau enkripsi, sehingga siapa pun dapat terhubung tanpa autentikasi. Kondisi ini membuatnya sangat rentan terhadap peretasan dan serangan siber.

    Pada jaringan yang tidak dienkripsi, seluruh data yang dikirimkan pengguna termasuk kata sandi, data pribadi, hingga detail transaksi keuangan dapat disadap dengan mudah. Informasi yang seharusnya bersifat rahasia bisa terbaca oleh pihak tidak bertanggung jawab dan dimanfaatkan untuk tindakan kriminal digital.

    Selain itu, ancaman lain datang dari keberadaan hotspot palsu atau rogue access point yang sengaja dibuat oleh peretas. Jaringan palsu ini dirancang menyerupai jaringan resmi agar pengguna terkecoh dan terhubung. Begitu tersambung, peretas dapat mencuri data penting, menginfeksi perangkat dengan malware, atau mengakses akun pribadi pengguna.

    Oleh karena itu, kehati-hatian menjadi kunci utama saat bekerja atau berselancar menggunakan WiFi publik. Berikut ini enam rekomendasi yang bisa dilakukan dikutip dari laman Onsecurity pada Senin (3/11/2025): 

    1. Nonaktifkan berbagi file dan AirDrop

    Fitur file sharing atau AirDrop (pada Mac) sebaiknya dinonaktifkan saat menggunakan jaringan publik. Kedua fitur ini memungkinkan pengguna lain yang terhubung ke jaringan yang sama untuk mengakses file di perangkat Anda tanpa izin, sehingga dapat membuka celah bagi peretasan atau pencurian data.

    Bagi pengguna PC, pengaturan ini dapat diubah melalui Network and Sharing Center, kemudian pilih Change Advanced Sharing Settings dan matikan opsi file and printer sharing. Sementara itu, bagi pengguna Mac, buka System Preferences, masuk ke menu Sharing, lalu hilangkan semua tanda centang pada opsi berbagi agar perangkat tetap aman saat terkoneksi dengan WiFi publik.

    2. Waspadai jaringan yang terdeteksi

    Sebelum terhubung, pastikan nama jaringan WiFi benar. Tanyakan langsung kepada staf tempat Anda berada untuk mengonfirmasi nama jaringan resmi. Jika ragu terhadap suatu jaringan, sebaiknya jangan sambungkan perangkat Anda.

    3. Baca syarat dan ketentuan

    Beberapa jaringan WiFi publik, seperti di kafe besar atau bandara, meminta pengguna untuk mendaftar terlebih dahulu. Pastikan Anda membaca syarat dan ketentuan dengan cermat sebelum memberikan data pribadi.

    4. Gunakan VPN (Virtual Private Network)

    VPN membantu mengenkripsi data dan menyembunyikan alamat IP Anda, menciptakan koneksi aman antara perangkat dan server VPN. Dengan begitu, aktivitas online Anda tetap terlindungi meskipun menggunakan jaringan publik.

    5. Hindari mengakses informasi sensitif

    Sebisa mungkin, hindari membuka situs perbankan atau melakukan transaksi keuangan ketika menggunakan WiFi publik. Akses data penting seperti itu hanya melalui jaringan rumah atau server perusahaan yang aman.

    6. Selalu keluar dari akun di perangkat umum

    Jika menggunakan komputer umum, seperti di perpustakaan, pastikan Anda keluar dari semua akun setelah selesai. Tidak menutup sesi login bisa menyebabkan kebocoran data dan penyalahgunaan akun oleh pengguna berikutnya.

  • Smartphone Trump Tak Kunjung Muncul, Pembeli di AS Was-was Uang Muka Melayang

    Smartphone Trump Tak Kunjung Muncul, Pembeli di AS Was-was Uang Muka Melayang

    Bisnis.com, JAKARTA — Peluncuran Smartphone Trump atau Trump Phone kembali molor. Sempat ditargetkan hadir pada Oktober 2025, hingga November ponsel pintar itu tak terlihat. Menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang telah memesan ponsel tersebut.

    Melansir laman Phone Arena, Senin (3/11/2025), kabar terakhir mengenai Trump Phone muncul pada 28 Agustus lalu. Saat itu, Organisasi Trump mengunggah gambar render ponsel yang ternyata merupakan hasil editan dari Samsung Galaxy S25 Ultra yang dibungkus dengan casing merek Spigen. Bahkan, logo Spigen masih terlihat jelas pada gambar tersebut, memperkuat dugaan tampilan ponsel itu bukanlah produk asli.

    Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen yang telah memesan Trump Phone dengan membayar uang muka sebesar US$100 atau sekitar Rp1,6 juta. 

    Sejumlah pihak mulai mempertanyakan apakah ponsel yang dijanjikan akan benar-benar dikirimkan kepada pemesan, mengingat hingga kini belum ada kejelasan terkait peluncuran perangkat tersebut.

    Sebelumnya, pada Juni lalu, Organisasi Trump juga memperkenalkan Trump Mobile, sebuah operator jaringan virtual (MVNO) yang menyewa layanan dari T-Mobile, AT&T, dan Verizon untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi. 

    Praktik semacam ini lazim dilakukan MVNO karena mereka tidak memiliki infrastruktur jaringan sendiri. Namun, berbeda dari kebanyakan MVNO lain yang menawarkan harga lebih murah, Trump Mobile justru mematok tarif yang tergolong tinggi, yakni US$47,45 atau sekitar Rp759.200 per bulan.

    Harga tersebut jelas memiliki makna simbolis mengacu pada urutan masa jabatan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat ke-45 dan ke-47. Paket layanan yang disebut “47 Plan” itu menawarkan layanan unlimited untuk telepon, SMS, dan data dengan batas kecepatan tertentu. 

    Selain itu, pelanggan juga mendapat perlindungan perangkat, bantuan darurat 24 jam melalui Drive America, layanan kesehatan daring termasuk konsultasi mental dan pemesanan obat, hingga panggilan internasional gratis ke lebih dari 100 negara, termasuk negara-negara yang memiliki pangkalan militer AS.

    Bersamaan dengan peluncuran Trump Mobile, perusahaan tersebut juga memperkenalkan Trump Phone atau T1 Phone 8002 dalam varian warna emas, dengan harga US$499 atau sekitar Rp7.984.000. 

    Ponsel kelas menengah ini diklaim memiliki layar AMOLED berukuran 6,25 inci dengan refresh rate 120Hz, kamera utama 50MP, lensa makro dan sensor kedalaman masing-masing 2MP, serta kamera depan 16MP. Ditenagai baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 20W, perangkat ini juga disebut memiliki pemindai sidik jari, fitur AI face unlock, dan ruang penyimpanan 256GB yang bisa diperluas. Sistem operasinya adalah Android 15

  • Alasan QRIS Tap Belum Bisa Digunakan pada iPhone

    Alasan QRIS Tap Belum Bisa Digunakan pada iPhone

    Bisnis.com, JAKARTA – QRIS Tap resmi diperkenalkan oleh Bank Indonesia (BI) agar dapat dipakai secara meluas oleh masyarakat saat menggunakan transportasi umum di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

    Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication).

    Metode pembayaran baru ini dapat dimanfaatkan oleh pengguna tanpa biaya tambahan, untuk mempermudah transaksi saat menaiki transportasi umum.

    QRIS Tap dapat digunakan untuk sejumlah transportasi umum seperti KRL, LTR, MRT, hingga TransJakarta.

    Saat ini terdapat 14 Penyelenggara Jasa Pembayaran (issuer) yang telah mendukung penggunaan QRIS Tap untuk metode pembayaran layanan LRT Jabodebek, baik dari perbankan maupun penyedia layanan dompet digital, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan sesuai dengan kebutuhannya.

    Sayangnya hingga saat ini QRIS Tap belum dapat digunakan oleh para pengguna iPhone.

    Di mana saat ini Bank Indonesia (BI) masih menjajaki peluang kerja sama dengan Apple Indonesia untuk memperluas penggunaan QRIS Tap.

    “Kita baru mau mencoba juga, sama seperti Arab baru mau mencoba. Jadi kita coba dekatin Apple Indonesia ada enggak possibility untuk membuka, karena Apple itu sebenarnya bisa NFC-nya. Kalau ngisi e-money kan bisa ya, e-money atau BCA Flash itu bisa sebenarnya. atau kalau kita pakai OVO, handphone-nya Apple sebenarnya juga bisa, artinya sebenarnya ada NFC-nya,” ujar Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Himawan Kusprianto, dalam Pelatihan Wartawan di Bukittinggi, Jumat (24/10/2025), dikutip dari situr resmi QRIS.

    Namun tantangan utama mengapa QRIS Tap belum dapat digunakan untuk pengguna iPhone yakni terletak pada kebijakan global Apple.

    Pihak Apple belum memberikan akses bagi pengembang lokal untuk menggunakan NFC dalam sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS Tap. Selama ini, Apple hanya membuka akses NFC untuk Apple Pay, bukan untuk aplikasi pihak ketiga.

    “Ini juga challenge buat kita, pelan-pelan kita coba jajaki, tapi paling enggak kalau QRIS Tap kita sukses, mungkin QRIS juga semakin masif. mungkin bisa juga menjadi insentif buat Apple untuk buka gitu ya,” lanjutnya.

    Meski belum ada kepastian, BI menegaskan akan terus berupaya agar QRIS Tap dapat digunakan di perangkat Apple.

    Himawan mengakui pentingnya hal ini, mengingat jumlah pengguna iPhone di Indonesia cukup besar.

    Cara Gunakan QRIS Tap

    Saat ini, penggunaan QRIS Tap baru bisa dipakai oleh para pengguna Android yang memiliki fitur NFC.

    Langkah-Langkah menggunakan QRIS Tap yakni dengan membuka aplikasi mobile banking/dompet digital/atau aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS Tap.

    Kemudian pilih menu “QRIS” dan klik “QRIS Tap”. Jangan lupa masukkan sumber dana dan pembayaran akan langsung otomatis dilakukan.

  • Sulap Starlink Jadi Pusat Data di Luar Angkasa

    Sulap Starlink Jadi Pusat Data di Luar Angkasa

    Bisnis.com, JAKARTA — CEO SpaceX Elon Musk mengungkapkan rencana ambisius untuk menjadikan satelit Starlink generasi mendatang sebagai pusat data yang mengorbit di luar angkasa. Selama ini, Starlink dikenal sebagai penyedia layanan internet berkecepatan tinggi, tapi Musk menilai teknologi tersebut bisa dikembangkan lebih jauh.

    Melansir laman PCMag pada Senin (3/11/2025) Musk mengungkapkan konsep tersebut bukan hal yang mustahil karena fondasinya sudah tersedia melalui satelit Starlink generasi ketiga (V3) yang dirancang mampu menyalurkan internet hingga kecepatan gigabit. 

    “Dengan meningkatkan skala satelit Starlink V3 yang sudah memiliki koneksi laser berkecepatan tinggi, hal ini bisa diwujudkan. SpaceX akan melakukannya,” tulis Musk di akun X.

    Gagasan tersebut muncul di tengah meningkatnya minat global terhadap pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) di luar angkasa, yang dinilai dapat mengurangi dampak lingkungan akibat konsumsi energi besar di Bumi.

    Berdasarkan dokumen yang diajukan ke otoritas terkait, setiap satelit V3 diperkirakan memiliki bobot hingga 2.000 kilogram, atau hampir empat kali lipat lebih berat dibandingkan dengan satelit Starlink V2 Mini. Peluncurannya membutuhkan roket raksasa Starship buatan SpaceX yang saat ini masih dalam tahap uji coba.

    Musk mengisyaratkan satelit V3 berukuran lebih besar nantinya dapat menampung kemampuan komputasi tambahan untuk menjalankan beban kerja AI secara langsung di orbit. Dengan begitu, pelanggan dapat mengakses satelit tersebut dari jarak jauh untuk melakukan pelatihan AI, memanfaatkan koneksi berkecepatan tinggi yang dimiliki jaringan Starlink.

    Salah satu tantangan utama dalam mengoperasikan pusat data di luar angkasa adalah menjaga konektivitas, mengingat satelit terus bergerak mengelilingi Bumi dan tidak selalu berada dalam jangkauan pengguna di darat. 

    Namun SpaceX telah memiliki solusi melalui sistem laser antar-satelit yang memungkinkan transfer data hingga 200 Gbps, membentuk jaringan mesh di luar angkasa. Meski demikian, rencana ini masih perlu waktu untuk direalisasikan, mengingat SpaceX saat ini juga tengah fokus mengembangkan roket Starship dan mempersiapkan misi pengiriman manusia ke Bulan dan Mars.

    Sementara itu, perusahaan rintisan bernama Starcloud juga tengah menyiapkan uji coba satelit pusat data miliknya yang dilengkapi GPU Nvidia H100 untuk pelatihan AI. 

    Starcloud menargetkan membangun jaringan pusat data orbit yang terhubung dengan Starlink dan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya utama. Satelit uji coba tersebut dijadwalkan meluncur menggunakan roket SpaceX Falcon 9 pada 2 November.

  • Bisakah iPhone Gunakan QRIS Tap untuk Bayar KRL, LRT, dan MRT?

    Bisakah iPhone Gunakan QRIS Tap untuk Bayar KRL, LRT, dan MRT?

    Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) resmi memperkenalkan QRIS Tap In & Out untuk dipakai pada transportasi umum di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

    Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication).

    Metode pembayaran baru ini dapat dimanfaatkan oleh pengguna tanpa biaya tambahan, untuk mempermudah transaksi saat menaiki transportasi umum.

    QRIS Tap dapat digunakan untuk sejumlah transportasi umum seperti KRL, LTR, MRT, hingga TransJakarta.

    Saat ini terdapat 14 Penyelenggara Jasa Pembayaran (issuer) yang telah mendukung penggunaan QRIS Tap untuk metode pembayaran layanan LRT Jabodebek, baik dari perbankan maupun penyedia layanan dompet digital, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan sesuai dengan kebutuhannya.

    Cara Gunakan QRIS Tap

    Saat ini, penggunaan QRIS Tap baru bisa dipakai oleh para pengguna Android yang memiliki fitur NFC.

    Langkah-Langkah menggunakan QRIS Tap yakni dengan membuka aplikasi mobile banking/dompet digital/atau aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS Tap.

    Kemudian pilih menu “QRIS” dan klik “QRIS Tap”. Jangan lupa masukkan sumber dana dan pembayaran akan langsung otomatis dilakukan.

    Lantas saat ini bisakah QRIS Tap digunakan pada iPhone?

    Sayangnya hingga saat ini QRIS Tap belum dapat digunakan untuk para pengguna iPhone. Di mana saat ini Bank Indonesia (BI) masih menjajaki peluang kerja sama dengan Apple Indonesia untuk memperluas penggunaan QRIS Tap.

    “Kita baru mau mencoba juga, sama seperti Arab baru mau mencoba. Jadi kita coba dekatin Apple Indonesia ada enggak possibility untuk membuka, karena Apple itu sebenarnya bisa NFC-nya. Kalau ngisi e-money kan bisa ya, e-money atau BCA Flash itu bisa sebenarnya. atau kalau kita pakai OVO, handphone-nya Apple sebenarnya juga bisa, artinya sebenarnya ada NFC-nya,” ujar Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Himawan Kusprianto, dalam Pelatihan Wartawan di Bukittinggi, Jumat (24/10/2025), dikutip dari situs resmi QRIS.

    Namun tantangan utama mengapa QRIS Tap belum dapat digunakan untuk pengguna iPhone yakni terletak pada kebijakan global Apple.

    Pihak Apple belum memberikan akses bagi pengembang lokal untuk menggunakan NFC dalam sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS Tap. Selama ini, Apple hanya membuka akses NFC untuk Apple Pay, bukan untuk aplikasi pihak ketiga.

    “Ini juga challenge buat kita, pelan-pelan kita coba jajaki, tapi paling enggak kalau QRIS Tap kita sukses, mungkin QRIS juga semakin masif. mungkin bisa juga menjadi insentif buat Apple untuk buka gitu ya,” lanjutnya.

    Meski belum ada kepastian, BI menegaskan akan terus berupaya agar QRIS Tap dapat digunakan di perangkat Apple.

    Himawan mengakui pentingnya hal ini, mengingat jumlah pengguna iPhone di Indonesia cukup besar.

    Lebih lanjut, Himawan menjelaskan bahwa saat ini penggunaan QRIS Tap masih difokuskan pada sektor transportasi. Meski begitu, teknologi tersebut sebenarnya juga dapat digunakan untuk pembayaran di berbagai merchant.

  • Bulan Purnama Terbesar 2025 Supermoon Perige 2 Hari Lagi, Air Laut Naik Drastis?

    Bulan Purnama Terbesar 2025 Supermoon Perige 2 Hari Lagi, Air Laut Naik Drastis?

    Bisnis.com, JAKARTA — Fenomena Supermoon atau Purnama Perige akan menghiasi langit Indonesia pada 5 November 2025. Berbeda dengan bulan purnama sebelumnya, Purnama Perige akan menjadi yang terbesar sepanjang 2025 karena letak Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi.

    Apa Itu Purnama Perige?

    Dilansir dari akun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Senin (3/11/2025) Purnama Perige, dikenal juga sebagai Supermoon, terjadi saat fase Bulan purnama bertepatan dengan posisi Bulan terdekat dengan Bumi, yang disebut perige.

    Pada 5 November 2025 pukul 20.19 WIB, jarak Bumi-Bulan mencapai 356.980 km dengan ukuran semi-diameter Bulan sebesar 16’ 43,87”. Fenomena ini membuat Bulan tampak hingga 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan Bulan purnama biasa.

    Untuk menyaksikan Supermoon, pengamat di Indonesia dapat mulai mengamati setelah Bulan terbit pada sore menjelang malam, dengan puncak fase purnama pukul 20.19 WIB. Lokasi terbaik adalah area terbuka dengan minim polusi cahaya, seperti pantai atau pegunungan, dan gunakan teleskop atau binokuler untuk detail lebih baik. Pastikan cuaca cerah; aplikasi astronomi seperti Stellarium bisa membantu memprediksi visibilitas.

    Pasang Surut Air Laut

    Fenomena bulan purnama berdampak pada pasang surut air laut. Posisi perige sebenarnya terjadi pada 6 November 2025 pukul 05.28 WIB dengan jarak terdekat 356.833 km, menjadikannya jarak Bumi-Bulan terdekat sepanjang 2025 dan semi-diameter 16’ 44,28”. Sebagai perbandingan, Purnama Apoge pada 13 April 2025 memiliki jarak 406.006 km dengan semi-diameter lebih kecil, yakni 14’ 42,65”.

    Perigee dan apogee memengaruhi pasang surut laut melalui variasi gaya gravitasi Bulan terhadap Bumi, di mana posisi Bulan yang lebih dekat (perigee) meningkatkan kekuatan tarikan, sementara posisi lebih jauh (apogee) melemahkannya. Fenomena ini berkontribusi pada ketinggian air laut yang bervariasi, meskipun pengaruh utama tetap dari siklus harian gravitasi Bulan dan Matahari.

    Diketahui, pasang surut laut terjadi karena gaya gravitasi Bulan menarik air laut ke arahnya, menciptakan tonjolan air di sisi Bumi yang menghadap Bulan, sementara gaya sentrifugal menyebabkan tonjolan di sisi berlawanan.

    Selama perigee, jarak Bulan yang lebih dekat (sekitar 356.000-386.000 km) memperkuat gaya gravitasi ini, menghasilkan pasang naik lebih tinggi dan surut lebih rendah, terutama saat bertepatan dengan pasang purnama (spring tide). Sebaliknya, pada apogee dengan jarak lebih jauh (sekitar 404.000-406.000 km), gaya tarik berkurang, sehingga pasang surut menjadi kurang ekstrem dan dikenal sebagai pasang perbani (neap tide) yang lebih moderat.

    Dalam konteks Supermoon seperti pada 5 November 2025, perigee yang mendekati purnama dapat meningkatkan pasang surut hingga beberapa sentimeter lebih tinggi dari biasanya, memengaruhi wilayah pesisir seperti banjir rob di Indonesia. Namun, pengaruh ini tidak langsung menyebabkan bencana besar, karena faktor lain seperti angin, tekanan atmosfer, dan topografi pantai juga berperan.

    Studi juga menunjukkan bahwa pasang surut perigee sering kali bersifat sementara dan dapat diprediksi untuk mitigasi risiko

  • Cara Menggabungkan WhatsApp Anak dan Orang Tua

    Cara Menggabungkan WhatsApp Anak dan Orang Tua

    Bisnis.com, JAKARTA – Banyak orang tua yang khawatir dengan kondisi anak, seperti dengan siapa anak berkomunikasi dan siapa aja temannya. Berikut cara menggabungkan whatsapp anak dan orang tua.

    Orang tua bisa menggabungkan satu aplikasi WhatsApp yang ter-login dua akun berbeda, sehingga Anda dapat memantau riwayat chattingan anak anda hanya dengan aplikasi WhatsApp di HP anda.

    Berikut cara menggabungkan WA anak dan orang tua:

    1. Siapkan WhatsApp anak anda untuk login ke HP anda.

    2. Buka aplikasi WhatsApp, kemudian masuk ke pengaturan.

    3. Pilih tanda plus (+) di sebelah tanda QR dan nama profil anda.

    4. Pilih “Tambah Akun”, kemudian klik “Setuju dan Lanjutkan”.

    5. Akan muncul tampilan “Masukkan Nomor Telepon”. Anda tidak perlu memasukkan nomor telepon.

    6. Klik titik tiga di sebelah kanan atas, kemudian pilih “Tautkan Sebagai Perangkat Pendamping”. Akan muncul kode QR untuk segera di-scan.

    7. Buka WhatsApp di HP anak anda, kemudian pilih titik tiga di kanan atas.

    8. Klik menu “Perangkat Tertaut”.

    9. Pilih tombol “Tautkan Perangkat”.

    10. Scan kode QR yang muncul di HP anda melalui HP anak.

    11. WhatsApp anak anda akan bergabung di WhatsApp anda. Ini tidak akan memengaruhi riwayat chat anda sebelumnya, karena tetap terpisah (berjalan paralel).

    Cara melihat riwayat WhatsApp anak anda yang sudah tergabung:

    1. Buka WhatsApp anda.

    2. Klik titik tiga di kanan atas, kemudian pilih “Ganti Akun”.

    3. Akan muncul WhatsApp anak anda di HP anda.

    Cara tersebut dapat anda gunakan juga saat memiliki akun WhatsApp di HP yang berbeda agar dapat dipakai juga dengan HP utama, tanpa repot mendownload aplikasi WhatsApp yang berisiko terkena pelanggaran spam.

    Demikian cara menggabungkan atau menduplikasi WhatsApp anak dengan orang tua di HP Anda.

    Namun, jangan lupa didiklah anak Anda dengan lembut agar berhati-hati dan bijak dalam menggunakan aplikasi chattingan dan sosial media, karena dunia maya sangat rawan bagi kesehatan dan keselamatan anak-anak.

  • Bocoran Rumor Spesifikasi iPhone Lipat Pertama yang Diprediksi Rilis 2026

    Bocoran Rumor Spesifikasi iPhone Lipat Pertama yang Diprediksi Rilis 2026

    Bisnis.com, JAKARTA – Apple diprediksi akan segera merilis ponsel lipat pertama mereka pada tahun depan, atau 2026.

    iPhone lipat pertama tersebut akan memiliki desain seperti Samsung Galaxy Z Fold yang berbentuk buku.

    Melansir MacRumors, ponsel lipat pertama Apple ini pun disinyalir akan memiliki harga fantastis. Yakni sekitar US$2.000-2.500 atau sekitar Rp30-40 jutaan di pasar Amerika Serikat (AS).

    Namun analis di perusahaan perbankan investasi UBS memperkirakan harga ponsel ini akan berada di kisaran US$1.800-2.000.

    Hal ini menjadikannya sebagai iPhone termahal sepanjang masa. Namun terlepas dari harganya yang mahal, perangkat lipat ini diharapkan dapat menarik minat penggemar setia Apple.

    Di mana penggemar setianya masih menganggap sebagai “perangkat yang wajib dimiliki” apabila kualitasnya memenuhi harapan dengan harga yang stabil.

    Bocoran Spesifikasi iPhone Lipat

    Analis industri Ming-Chi Kuo memperkirakan iPhone lipat ini akan berukuran antara 9 hingga 9,5 mm saat dilipat, dan sekitar 4,5 hingga 4,8 mm saat dibuka.

    Kuo juga membocorkan bahwa sasis iPhone lipat terbuat dari titanium, dengan engsel yang terbuat dari kombinasi titanium dan baja tahan karat.

    Adapun Apple dinilai akan menghilangkan autentikasi Face ID dengan gantinya menggunakan tombol samping Touch ID untuk menghemat ruang internal.

    Kemudian ketebalannya, menurut pembocor Instant Digital yang berbasis di Weibo, setidaknya hadir dalam ukuran 4,8 mm.

    Saat dilipat, pengguna akan melihat layar luar berukuran 5,5 inci yang mirip dengan layar iPhone pada umumnya. Sementara saat dibuka, layar akan memiliki gaya seperti iPad berukuran 7,8 inci.

    Diprediksi, layar bagian dalam dikatakan hampir bebas lipatan karena pelat logam Apple yang dapat meredam dan mengendalikan tekanan yang dihasilkan saat layar ditekuk.

    Menurut salah satu rumor, layar lipat bagian dalam akan berukuran kira-kira seukuran selembar kertas A6 dan akan menggunakan resolusi 2.713 x 1.920, sementara layar luar akan menggunakan resolusi 2.088 x 1.422.

    Engsel ponsel menggunakan logam cair untuk meningkatkan daya tahan dan membantu mencegah layar kusut.

    Untuk kameranya, diperkirakan akan memiliki empat kamera yang terdiri dari satu kamera depan, satu kamera dalam, dan dua kamera belakang.

    Pembocor foto ternama dari Weibo, Digital Chat Station mengklaim bahwa kedua lensa belakang tersebut masing-masing akan beresolusi 48 megapiksel. Sumber lain mengklaim bahwa layar bagian dalam akan memiliki kamera di bawah layar (USC), sementara layar luar – dalam keadaan terlipat – akan memiliki kamera punch-hole.

    Jadwal Peluncuran iPhone Lipat

  • iPhone Lipat Disinyalir Rilis 2026, Harga Bisa Tembus Rp40 Jutaan

    iPhone Lipat Disinyalir Rilis 2026, Harga Bisa Tembus Rp40 Jutaan

    Bisnis.com, JAKARTA – Peluncuran iPhone lipat direncanakan akan terealisasi pada 2026, berdasarkan rumor yang diberikan sumber internal.

    Rumor selama bertahun-tahun ini diharapkan segera terlaksana, di mana tanda kehadiran ponsel lipat pertama Apple semakin menguat.

    Melansir Macrumors, Mark Gurman dari Bloomberg mengatakan iPhone lipat pertama dari Apple akan memiliki gaya yang mirip dengan Samsung Galaxy Z Fold yang berbentuk buku.

    Kemudian Analis industri Ming-Chi Kuo memperkirakan iPhone lipat ini akan berukuran antara 9 hingga 9,5 mm saat dilipat, dan sekitar 4,5 hingga 4,8 mm saat dibuka.

    Kuo juga membocorkan bahwa sasis iPhone lipat terbuat dari titanium, dengan engsel yang terbuat dari kombinasi titanium dan baja tahan karat.

    Adapun Apple dinilai akan menghilangkan autentikasi Face ID dengan gantinya menggunakan tombol samping Touch ID untuk menghemat ruang internal.

    Kemudian ketebalannya, menurut pembocor Instant Digital yang berbasis di Weibo, setidaknya hadir dalam ukuran 4,8 mm.

    Saat dilipat, pengguna akan melihat layar luar berukuran 5,5 inci yang mirip dengan layar iPhone pada umumnya. Sementara saat dibuka, layar akan memiliki gaya seperti iPad berukuran 7,8 inci.

    Diprediksi, layar bagian dalam dikatakan hampir bebas lipatan karena pelat logam Apple yang dapat meredam dan mengendalikan tekanan yang dihasilkan saat layar ditekuk.

    Menurut salah satu rumor, layar lipat bagian dalam akan berukuran kira-kira seukuran selembar kertas A6 dan akan menggunakan resolusi 2.713 x 1.920, sementara layar luar akan menggunakan resolusi 2.088 x 1.422.

    Engsel ponsel menggunakan logam cair untuk meningkatkan daya tahan dan membantu mencegah layar kusut.

    Untuk kameranya, diperkirakan akan memiliki empat kamera yang terdiri dari satu kamera depan, satu kamera dalam, dan dua kamera belakang.

    Pembocor foto ternama dari Weibo, Digital Chat Station mengklaim bahwa kedua lensa belakang tersebut masing-masing akan beresolusi 48 megapiksel. Sumber lain mengklaim bahwa layar bagian dalam akan memiliki kamera di bawah layar (USC), sementara layar luar – dalam keadaan terlipat – akan memiliki kamera punch-hole.

    Harga iPhone Lipat 

    iPhone lipat dilaporkan akan dibanderol antara US$2.000-2.500 atau sekitar Rp30-40 jutaan di pasar Amerika Serikat (AS), di mana harga ini menjadikannya iPhone termahal sepanjang masa.

    Sementara itu, analis di perusahaan perbankan investasi UBS memperkirakan harga ponsel ini akan berada di kisaran $1.800 dan $2.000.

    Terlepas dari harganya yang mahal, perangkat lipat ini diharapkan dapat menarik minat penggemar setia Apple, yang beberapa di antaranya akan menganggapnya sebagai “perangkat yang wajib dimiliki” apabila kualitasnya memenuhi harapan.