Category: Bisnis.com Tekno

  • Kementerian UMKM Harap Produk Lokal Makin Mendominasi di Shopee-Tokopedia Cs

    Kementerian UMKM Harap Produk Lokal Makin Mendominasi di Shopee-Tokopedia Cs

    Bisnis.com, JAKARTA— Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berharap produk lokal dapat memperoleh porsi yang lebih besar di berbagai platform e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop, Lazada, dan Tokopedia. Harapan tersebut disampaikan oleh Deputi Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana.

    “Jadi kami harapkan memang banyak seller kita semakin banyak menjual produk-produk lokal dan produk dalam negeri,” kata Temmy dalam acara peluncuran Kampus UMKM Shopee Kelas Online Edisi Spesial 10 Tahun di Startup Hub Gedung Smesco Indonesia, Selasa (18/11/2025).

    Temmy menjelaskan Indonesia tengah menghadapi tantangan berat karena produk lokal harus bersaing ketat, baik di kanal online maupun offline, dengan produk impor yang harganya lebih murah dan kualitasnya kerap lebih baik. 

    Menurutnya, kondisi ini harus dihadapi bersama oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dengan meningkatkan kualitas serta efisiensi produk dalam negeri. “Kami tetap mendorong agar UMKM bisa memasukkan produk yang lebih kualitas dengan efisiensi harga yang lebih baik dan juga oleh regulasi yang lebih sesuai,” ujarnya.

    Temmy juga menyampaikan pemerintah mengapresiasi Shopee dan platform e-commerce lainnya yang telah mematuhi aturan terkait larangan penjualan pakaian bekas impor ilegal. 

    Dia menyoroti Shopee menjadi platform pertama yang merespons cepat dengan melakukan takedown terhadap sekitar 93.000 seller atau lebih dari 100.000 produk.

    Dia menilai langkah tersebut penting untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih sehat, sekaligus membuka peluang konektivitas antara produsen lokal dan para penjual online yang membutuhkan suplai produk.

    Lebih lanjut, Temmy mengungkapkan masih banyak konsumen yang mengutamakan harga murah tanpa mempertimbangkan asal produk. Karena itu, dia juga meminta platform e-commerce untuk membantu membedakan secara jelas antara produk impor dan produk lokal guna meningkatkan literasi dan kesadaran konsumen.

    Temmy memastikan pemerintah menyiapkan regulasi yang mendukung terciptanya peluang yang lebih adil bagi produk dalam negeri agar mampu bersaing dengan barang impor.

    “Kami memastikan memang regulasi akan berkesempatan untuk mencapai level of playing field yang lebih baik dari Kementerian UMKM sehingga tidak lagi kita melihat mayoritas produk-produk impor yang berada di marketplace tapi juga produk lokal sudah menjadi pilihan,” ungkapnya.

  • Kemkomdigi Buka Peluang Blokir Gim Online Usai jadi Modus Rekrut Anak ke Jaringan Teror

    Kemkomdigi Buka Peluang Blokir Gim Online Usai jadi Modus Rekrut Anak ke Jaringan Teror

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjelaskan kans memblokir gim online usai jadi modus rekrutmen anak oleh jaringan terorisme.

    Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar mengatakan pemerintah bakal memblokir game online apabila game tersebut menyalahi aturan.

    “Kalau IGRS [Indonesia Game Rating System] nya tidak di patuhi, aturan-aturan yang ada di situ tentu ada sanksi administrasi yang kita berikan,” ujar Alexander di Mabes Polri, Selasa (18/11/2025).

    Dia menjelaskan, contoh kasus soal pemblokiran game online. Misalnya, pihak gim online atau developer melaporkan bahwa permainannya itu masuk dalam kategori yang beresiko rendah.

    Namun, dari fakta yang ada, game online tersebut ternyata masuk dalam kategori risiko tinggi. Dalam hal ini, Kemkomdigi bisa memberikan sanksi pemutusan akses terhadap game online tersebut.

    Aturan inipun, kata Alex, sudah jelas tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

    “Kita menemukan bahwa ternyata dia adalah risiko tinggi tetapi dia tetap akses pada anak. Ada sanksi administrasi yang bisa kita berikan. Mulai dari surat teguran sampai dengan pemutusan akses [blokir],” tutur Alex.

    Dia juga mengemukakan bahwa aturan dari PP Tunas ini telah lebih unggul dibandingkan dengan negara lain, misalnya Australia. Sebab, PP Tunas mengatur produk, layanan hingga fitur.

    “Jadi, dengan PP Tunas sendiri kita mengatur, bahkan kalau dikatakan, PP Tunas kita ini lebih kedepan. Kenapa? Karena kalau di Australia dia hanya mengatur media sosial, kalau PP tunas itu mengatur produk, layanan dan fitur,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Jubir Densus 88 Anti-teror Polri, Mayndra Eka Wardhana mengemukakan game online telah dimanfaatkan untuk merekrut anak masuk dalam jaringan terorisme.

    Dia menjelaskan, teroris ini memakai fasilitas komunikasi di dalam game online untuk merekrut anak. Dari interaksi dalam saluran game online itu terbentuk komunikasi. Setelah itu, perekrut kemudian melakukan komunikasi dengan anak melalui kanal yang lebih privat.

    Salah satu saluran itu yakni grup dari aplikasi pesan online yang lebih terenkripsi dan tidak bisa diakses oleh umum. Di dalam grup itulah kemudian terjadi doktrinisasi paham radikal.

    “Kemudian diarahkan kepada grup yang lebih privat, grup yang lebih kecil, dikelola oleh admin ini ya. Di situlah proses-proses indoktrinasi berlangsung,” tutur Mayndra.

  • Komdigi Ancam Putus Akses 25 PSE yang Belum Terdaftar, Ada Duolinggo hingga OpenAI

    Komdigi Ancam Putus Akses 25 PSE yang Belum Terdaftar, Ada Duolinggo hingga OpenAI

    Bisnis.com, JAKARTA— Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital mewanti-wanti 25 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang belum memenuhi kewajiban pendaftaran. Duolinggo dan OpenAI masuk dalam daftar.

    Ke-25 PSE tersebut meliputi Cloudflare, Inc., Dropbox, Inc., Flextech, Inc., OpenAI, L.L.C., Duolingo, Inc., Marriott International, Inc., PT Duit Orang Tua, Accor S.A., InterContinental Hotels Group PLC, PT HIJUP.COM, PT Kasual Jaya Sejahtera, Fashiontoday, PT Beiersdorf Indonesia, Shutterstock, Inc., Getty Images, Inc., PT Kaio Tekno Medika, Fine Counsel, PT Halo Grup Indo, PT Afiliasi Kontenindo Jaya, PT Inggris Prima Indonesia, Wikimedia Foundation, PT Media Kesehatan Indonesia, PandaDoc, Inc., airSlate, Inc., dan PT Zoho Technologies.

    Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander, mengatakan pihaknya telah melayangkan pemberitahuan resmi kepada seluruh PSE tersebut.

    “Jika tetap tidak melakukan pendaftaran setelah notifikasi dikirimkan, sanksi administratif hingga pemutusan akses dapat diterapkan sesuai peraturan yang berlaku,” kata Sabar dikutip dari laman resmi Komdigi pada Selasa (18/11/2025).

    Sabar mengatakan pihaknya mengimbau seluruh PSE Lingkup Privat yang wajib melakukan pendaftaran agar segera memenuhi ketentuan hukum Indonesia melalui sistem Online Single Submission (OSS). 

    Dia menegaskan pendaftaran PSE bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi instrumen penting untuk memastikan kedaulatan digital Indonesia serta melindungi masyarakat dalam ekosistem digital yang sehat dan bertanggung jawab.

    Sabar juga mengingatkan kewajiban pendaftaran PSE telah diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat (PM Kominfo 5/2020). Menurutnya, Pasal 2 dan Pasal 4 regulasi tersebut secara tegas mewajibkan setiap PSE Lingkup Privat, baik domestik maupun asing, untuk mendaftarkan sistem elektronik sebelum beroperasi.

    “Pemerintah telah melakukan sosialisasi sejak regulasi ini diterbitkan, namun proses penegakan dilakukan secara bertahap bagi PSE yang tetap abai,” ujarnya.

    Komdigi pun memberikan kesempatan kepada seluruh PSE yang telah menerima notifikasi untuk segera menindaklanjuti proses pendaftaran. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem digital Indonesia yang aman, tertib, dan akuntabel.

    Sejak regulasi tersebut berlaku, lanjut Sabar, Komdigi mengedepankan pendekatan persuasif dan sosialisasi masif, namun tetap melakukan penegakan hukum secara bertahap bagi entitas yang tidak patuh.

    “Kami selalu terbuka untuk berdialog dan membantu proses teknis pendaftaran. Namun ruang digital Indonesia harus tunduk pada hukum Indonesia. Kepatuhan adalah syarat utama bagi seluruh platform yang ingin beroperasi dan melayani masyarakat,” kata Sabar.

    Daftar lengkap 25 PSE Lingkup Privat yang telah diberikan notifikasi adalah sebagai berikut:

        •    Cloudflare, Inc. (cloudflare.com dan aplikasi 1.1.1.1 + WARP: Safer Internet)

        •    Dropbox, Inc. (dropbox.com dan aplikasi Dropbox)

        •    Flextech, Inc. (terabox.com dan aplikasi Terabox)

        •    OpenAI, L.L.C. (chatgpt.com dan aplikasi ChatGPT)

        •    Duolingo, Inc. (id.duolingo.com dan aplikasi Duolingo)

        •    Marriott International, Inc. (marriott.com dan aplikasi Marriott Bonvoy)

        •    PT Duit Orang Tua (roomme.id)

        •    Accor S.A. (accor.com dan aplikasi ALL Accor)

        •    InterContinental Hotels Group PLC (ihg.com dan aplikasi IHG One Rewards)

        •    PT HIJUP.COM (hijup.com dan aplikasi HIJUP)

        •    PT Kasual Jaya Sejahtera (kasual.id)

        •    Fashiontoday (fashiontoday.co.id)

        •    PT Beiersdorf Indonesia (nivea.co.id)

        •    Shutterstock, Inc. (shutterstock.com, aplikasi Shutterstock dan Shutterstock Contributor)

        •    Getty Images, Inc. (gettyimages.com)

        •    PT Kaio Tekno Medika (doktersiaga.com)

        •    Fine Counsel (finecounsel.id)

        •    PT Halo Grup Indo (hellobeauty.id)

        •    PT Afiliasi Kontenindo Jaya (bistip.com)

        •    PT Inggris Prima Indonesia (ef.co.id dan aplikasi EF Hello)

        •    Wikimedia Foundation (wikipedia.org, wiktionary.org dan aplikasi Wikipedia)

        •    PT Media Kesehatan Indonesia (doktersehat.com)

        •    PandaDoc, Inc. (pandadoc.com)

        •    airSlate, Inc. (signnow.com dan aplikasi SignNow)

        •    PT Zoho Technologies (zoho.com dan aplikasi Zoho Sign)

  • Mastel Sebut Program 1 Juta Panel Interaktif di 3T Butuh Konektivitas Satria-1

    Mastel Sebut Program 1 Juta Panel Interaktif di 3T Butuh Konektivitas Satria-1

    Bisnis.com, JAKARTA— Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menekankan keberhasilan program 1 juta panel interaktif di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sangat bergantung pada layanan internet. 

    Kehadiran Palapa Ring hingga Satelit Satria-I mengambil peranan penting dalam mendukung keberhasilan program ini.

    Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno menilai program ini selaras dengan kebutuhan modernisasi pendidikan nasional. 

    Sarwoto mengatakan keberhasilan program ini membutuhkan jaminan konektivitas internet bagi sekolah-sekolah penerima. 

    Wilayah yang belum terjangkau layanan internet dapat dimasukkan sebagai daerah kewajiban pelayanan universal atau USO.

    “Secara mekanisme baku yang ada, daerah 3T tersebut dapat dimasukkan sebagai daerah USO [Universal Service Obligation],” kata Sarwoto kepada Bisnis pada Selasa (18/11/2025). 

    Sarwoto menjelaskan untuk melaksanakan tugas pelayanan KPU atau USO, pemerintah telah menunjuk Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (BLU Bakti Komdigi). 

    Dia menambahkan bahwa Bakti dapat bekerja sama dengan penyelenggara jaringan internet yang sudah beroperasi, serta mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki, seperti kapasitas satelit Satria-1, jaringan Palapa Ring berbasis serat optik, dan BTS 4G.

    Sarwoto menilai penugasan pemasangan flat panel ini menjadi sinyal bahwa kebutuhan digitalisasi pemerintahan akan terus meningkat di berbagai sektor. 

    Dia menunjukkan dorongan tersebut terlihat dari berbagai inisiatif, seperti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Government Technology (GovTech), Satu Data Indonesia, Pusat Data Nasional, program Universal Service Obligation (USO) untuk daerah 3T, hingga pembangunan Jaringan Intra Pemerintah. 

    Karena itu, menurutnya, Mastel memandang perlu dibentuk kembali lembaga sejenis Perumtel sebagai pelaksana utama pemerintahan digital, sementara Peruri tetap berfokus pada aplikasi. Dia menilai bentuk Perusahaan Umum (Perum) akan lebih fleksibel dalam menjalankan fungsi internal maupun eksternal terkait kebutuhan digital pemerintah.

    “Sedangkan TelkomGroup fokus kepada penciptaan nilai berbasis korporasi pasar terbuka [B2B atau B2C),” katanya.

    Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan percepatan besar dalam digitalisasi pembelajaran pada 2026. Pemerintah berencana memasang tiga panel tambahan untuk setiap sekolah di seluruh Indonesia, yang totalnya mencapai sekitar satu juta unit IFP.

    “Tahun depan kita punya sasaran yang lebih besar lagi, tahun depan sasaran kita adalah menambah tiga panel, berarti tiga kelas lagi untuk semua sekolah di Indonesia berarti tahun depan kita akan pasang insyaallah satu juta panel kira-kira,” kata Prabowo saat peluncuran IFP di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin (17/11/2025).

  • Akademisi Pertanyakan Mekanisme Perbaikan Panel Interaktif Prabowo di 3T

    Akademisi Pertanyakan Mekanisme Perbaikan Panel Interaktif Prabowo di 3T

    Bisnis.com, JAKARTA— Sejumlah tantangan dinilai akan dihadapi pemerintah dalam pendistribusian satu juta interactive flat panel (IFP) ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia pada 2026, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Salah satunya mekanisme perawatan dan perbaikan setelah jutaan perangkat terdistribusi.

    Pengamat Telekomunikasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Joseph Matheus Edward mengatakan tantangan pertama yang harus diperhatikan di wilayah 3T adalah ketersediaan listrik yang stabil. 

    Tantangan berikutnya berkaitan dengan kesiapan materi ajar yang dibuat interaktif melalui komputer. 

    Selain itu, kata Ian, perangkat elektronik seperti panel digital memiliki usia pakai tertentu sehingga aspek pemeliharaan juga menjadi krusial.

    “Sehingga perlu diperhatikan after sales atau tempat perbaikan terdekat, waktu perbaikan dan biaya yang dikeluarkan,” kata Ian kepada Bisnis, Selasa (18/11/2025).

    Ian menambahkan, dari sisi kebijakan, program ini sangat baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, dia menilai sekolah perlu tetap memiliki alternatif pembelajaran konvensional apabila perangkat mengalami gangguan agar proses belajar tidak menurun kualitasnya.

    “Perangkat tersebut tentu akan memberikan pengetahuan pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.

    Sementara itu, Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menilai keberhasilan program tersebut membutuhkan jaminan konektivitas internet bagi sekolah-sekolah penerima. Dia mengatakan wilayah yang belum terjangkau layanan internet dapat dimasukkan sebagai daerah kewajiban pelayanan universal atau Universal Service Obligation (USO). 

    Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno mengatakan menjelaskan untuk melaksanakan tugas pelayanan USO, pemerintah telah menunjuk Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (BLU Bakti Komdigi). 

    “Bakti bisa saja bekerja sama dengan penyelenggara jaringan internet yang ada. Bakti dapat mengoptimalkan kapasitas satelit Satria 1, Palapa Ring Fiber Optic (serat optik), Base Transceiver Station (BTS) 4G. 

    Sarwoto menilai penugasan pemasangan flat panel ini menjadi sinyal kebutuhan digitalisasi pemerintahan akan terus meningkat di berbagai sektor. 

    Dia menunjukkan dorongan tersebut terlihat dari berbagai inisiatif, seperti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Government Technology (GovTech), Satu Data Indonesia, Pusat Data Nasional, program Universal Service Obligation (USO) untuk daerah 3T, hingga pembangunan Jaringan Intra Pemerintah. 

    Karena itu, menurutnya, Mastel memandang perlu dibentuk kembali lembaga sejenis Perumtel sebagai pelaksana utama pemerintahan digital, sementara Peruri tetap berfokus pada aplikasi. Dia menilai bentuk Perusahaan Umum (Perum) akan lebih fleksibel dalam menjalankan fungsi internal maupun eksternal terkait kebutuhan digital pemerintah.

    “Sedangkan TelkomGroup fokus kepada penciptaan nilai berbasis korporasi pasar terbuka [B2B atau B2C),” katanya.

    Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan percepatan besar dalam digitalisasi pembelajaran pada 2026. Pemerintah berencana memasang tiga panel tambahan untuk setiap sekolah di seluruh Indonesia, yang totalnya mencapai sekitar satu juta unit IFP.

    “Tahun depan kita punya sasaran yang lebih besar lagi, tahun depan sasaran kita adalah menambah tiga panel, berarti tiga kelas lagi untuk semua sekolah di Indonesia berarti tahun depan kita akan pasang insyaallah satu juta panel kira-kira,” kata Prabowo saat peluncuran IFP di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin (17/11/2025).

    Prabowo juga menegaskan daerah 3T menjadi prioritas utama distribusi panel tersebut. Dia mengakui adanya tantangan logistik di sejumlah wilayah, terutama 140 sekolah yang berada di kawasan pegunungan.

    “InsyaAllah kita pun akan sampai ke situ dan kita akan dibantu oleh TNI dan Polri supaya semua sekolah akan mendapat kesempatan yang sama,” tegasnya.

    Selain distribusi perangkat, Prabowo mengumumkan rencana pembangunan studio pusat di Jakarta untuk memproduksi materi pembelajaran digital yang dapat diakses secara serentak oleh seluruh sekolah. Materi digital tersebut nantinya juga dapat diakses siswa maupun orang tua dari rumah.

    “Kalau anak-anak atau orang tua di rumah punya gadget ingin menatar, ingin memberi les anaknya, dia bisa buka dan memberi pelajaran di rumah,” tandasnya.

  • Shopee Jangkau 28.000 UMKM di 514 Kabupaten Lewat Kampus UMKM Online

    Shopee Jangkau 28.000 UMKM di 514 Kabupaten Lewat Kampus UMKM Online

    Bisnis.com, JAKARTA — Shopee Indonesia mengungkap telah menjangkau jutaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia sejak awal tahun melalui program Kampus UMKM Shopee Kelas Online.

    Sementara itu, terdapat sekitar 28.000 UMKM yang dilatih bekerja sama dengan instansi Pemerintah, termasuk Kementerian UMKM.

    Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, mengatakan angka tersebut menunjukkan tingginya semangat pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan digital mereka.

    “28.000 ini [bersama instansi Pemerintah] bukan sekedar angka, mereka punya beberapa keluarga jadi bagaimana kita menggambarkan efek ekonominya yang mereka dapatkan kampus UMKM shopee kelas online,” kata Radynal di Startup Hub Gedung Smesco Indonesia, Selasa (18/11/2025).

    Program ini juga telah menjangkau 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sejak 2021, Kampus UMKM Shopee telah memberikan pelatihan bisnis digital kepada jutaan pelaku usaha melalui lebih dari 350 ribu jam pelatihan dan hampir 400 modul yang disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan UMKM.

    “Angka-angka ini bukan sekedar capaian bagi kami tapi tanda bahwa semangat belajar para pelaku UMKM Indonesia tidak pernah padam,” ujar Radynal.

    Dia menjelaskan Kampus UMKM Shopee pertama kali hadir pada 2021 dalam format offline untuk mendampingi masyarakat yang baru mulai beralih ke bisnis online pascapandemi. Namun pada 2025, Shopee mengonversinya menjadi program online karena ekosistem UMKM dinilai sudah lebih matang.

    “Kami customize bahkan ada beberapa curriculum AI yang memang jauh lebih powerful jauh lebih relevan untuk kondisi UMKM saat ini,” katanya.

    Dalam rangka satu dekade kehadiran Shopee di Indonesia, perusahaan meluncurkan Kampus UMKM Shopee Kelas Online Edisi Spesial 10 Tahun, menghadirkan 10 sesi pelatihan bersama top seller, mentor, dan pakar industri. Seluruh rangkaian kelas dapat diikuti secara gratis oleh UMKM di Indonesia pada 18 November—9 Desember 2025 secara daring.

    Selain program pelatihan, Shopee juga menghadirkan berbagai inisiatif pendukung seperti Sukses UMKM Baru dengan insentif hingga Rp2 juta, Ekspor 2.0 yang mempermudah pengelolaan toko luar negeri, serta reality show Jagoan UMKM Meklas.

    Deputi Usaha Kecil Kementerian UMKM Republik Indonesia, Temmy Satya Permana, mengapresiasi kontribusi Shopee dalam mendukung pertumbuhan UMKM selama satu dekade. Dia menilai manfaat program pelatihan tersebut telah dirasakan secara luas oleh para pelaku usaha.

    “Semoga jangkauan ini dapat terus bertambah dan semakin menjangkau UMKM di berbagai daerah, termasuk di daerah 3T,” katanya.

  • Shopee Raup Pendapatan Rp71,97 Triliun Kuartal III/2025, Tumbuh 34,9% YoY

    Shopee Raup Pendapatan Rp71,97 Triliun Kuartal III/2025, Tumbuh 34,9% YoY

    Bisnis.com, JAKARTA — Sea Ltd, perusahaan teknologi asal Singapura, membukukan pendapatan sebesar US$4,29 miliar dari sektor e-commerce yang dijalankan oleh Shopee. Nilai tersebut tumbuh 34,9% year on year/YoY dari pencapaian tahun lalu yang sebesar US$3,2 miliar atau Rp53,63 triliun. Jika dibandingkan dengan kuartal II/2025, pendapatan Shopee tumbuh 13,9%. 

    Shopee menjadi tulang punggung bagi bisnis Sea Ltd dengan kontribusi hingga 71% terhadap total pendapatan Sea Ltd yang sebesar US$5,98 miliar atau Rp100,34 triliun. 

    Sementara segmen layanan keuangan digital berkontribusi sebesar US$989 juta, hiburan dan digital sebesar US$653 juta, dan layanan lainnya US$48,4 juta. 

    Dalam laporan keuangannya, dikutip Selasa (18/11/2025), Manajemen Shopee menyampaikan pertumbuhan pendapatan didorong oleh peningkatan aktivitas pembeli dan transaksi yang tinggi. 

    “Peningkatan profit tersebut terjadi di kawasan Asia dan Brasil,” tulis manajemen. 

    Manajemen menambah pertumbuhan juga dipengaruhi oleh keberhasilan perusahaan dalam memonetisasi iklan dengan pendapatan yang tumbuh lebih 70% secara tahunan.

    Jumlah pedagang di platform yang menggunakan layanan iklan Shopee naik 25% YoY dengan rerata uang yang mereka habiskan untuk menggunakan layanan tersebut juga meningkat 40%.

    Inisiatif kecerdasan buatan (AI) yang didorong perusahaan juga berhasil meningkatkan keterikatan antara pedagang dengan pembeli dengan konversi rate naik 10% YoY. 

    Manajemen menyampaikan Shopee juga gencar melakukan peningkatan layanan di berbagai negara. Di Indonesia, Shopee menerapkan instant delivery dengan waktu 2 jam lebih cepat dari sebelumnya.

    Sementara itu di Taiwan, Shopee melakukan automasi 2.500 loker di toko, yang membuat ongkos per pesanan 30% lebih murah dibandingkan dengan metode konvensional.

    Shopee juga bekerja sama dengan YouTube untuk meningkatkan transaksi dengan mendekatkan produk yang mereka miliki pada masing-masing platform. Kerja sama juga dilakukan dengan Facebook, yang membuat proses checkout menjadi lebih mudah. 

  • Segera Ganti! Kumpulan Password Ini Mudah Dibobol Orang: Ada 1qaz2wsx hingga zxcvbnm

    Segera Ganti! Kumpulan Password Ini Mudah Dibobol Orang: Ada 1qaz2wsx hingga zxcvbnm

    Bisnis.com, JAKARTA – Deretan password di bawah ini diklaim menjadi yang terlemah karena paling banyak digunakan di dunia sepanjang 2025.

    Dalam laporan Comparitech, situs riset terknologi, terdapat 100 password yang rawan dibobol oleh orang tak bertanggung jawab.

    Setidaknya lebih dari dua miliar password bocor dari berbagai forum dan basis data, yang bermula karena penggunaan password lemah.

    Kelemahan password tersebut karena mudah ditebak dan banyak digunakan oleh orang di dunia.

    Berikut ini daftar 100 password paling mudah dibobol karena banyak digunakan di seluruh dunia sepanjang 2025 versi Comparitech.

    Password Paling Mudah Dibobol

    123456 – 7.618.192 pengguna 
    123456789 – 1.500.046 pengguna 
    admin – 1.213.047 pengguna 
    12345 – 1.034.667 pengguna 
    12345678 – 878.746 pengguna 
    1234567890 – 706.084 pengguna 
    password – 528.086 pengguna 
    1234567 – 494.532 pengguna 
    qwerty – 447.327 pengguna 
    abc123 – 413.056 pengguna 
    111111 – 369.160 pengguna 
    123123 – 343.351 pengguna 
    000000 – 336.284 pengguna 
    12345678910 – 335.769 pengguna 
    admin123 – 305.223 pengguna 
    ******** – 297.872 pengguna 
    123321 – 294.158 pengguna 
    12345678a – 285.387 pengguna 
    123456a – 278.748 pengguna 
    666666 – 265.968 pengguna 
    1qaz2wsx – 257.946 pengguna 
    1234 – 254.678 pengguna 
    987654321 – 252.414 pengguna 
    test123 – 247.988 pengguna 
    qwerty123 – 245.885 pengguna 
    11111111 – 238.184 pengguna 
    iloveyou – 236.845 pengguna 
    1q2w3e4r – 232.769 pengguna 
    121212 – 227.508 pengguna 
    12345a – 221.331 pengguna 
    654321 – 219.701 pengguna 
    a123456 – 216.244 pengguna 
    7777777 – 213.877 pengguna 
    123456789a – 211.346 pengguna 
    123123123 – 203.722 pengguna 
    qwertyuiop – 200.435 pengguna 
    123654 – 197.624 pengguna 
    abcdef – 196.891 pengguna 
    222222 – 193.820 pengguna 
    123456qwerty – 191.574 pengguna 
    password1 – 188.020 pengguna 
    1q2w3e – 183.544 pengguna 
    123456aa – 179.634 pengguna 
    qwe123 – 178.980 pengguna 
    999999 – 178.274 pengguna 
    zxcvbnm – 177.951 pengguna 
    112233 – 176.189 pengguna 
    asdasd – 174.221 pengguna 
    aaaaaa – 173.240 pengguna 
    102030 – 170.514 pengguna 
    qwerty1 – 169.873 pengguna 
    987654 – 167.432 pengguna 
    Aa123456 – 161.530 pengguna 
    1234567899 – 160.278 pengguna 
    147258 – 155.947 pengguna 
    12345678@ – 150.994 pengguna 
    1qazxsw2 – 136.864 pengguna 
    999999999 – 131.778 pengguna 
    qwert – 126.854 pengguna 
    123123a – 116.942 pengguna 
    asdfghjkl – 112.423 pengguna 
    root – 112.310 pengguna 
    qwer1234 – 109.548 pengguna 
    Welcome@123 – 108.508 pengguna 
    Abcd@123 – 107.878 pengguna 
    1122334455 – 103.324 pengguna 
    123321 – 101.772 pengguna 
    88888888 – 101.440 pengguna 
    pass – 99.644 pengguna 
    1qaz2wsx – 99.201 pengguna 
    888888 – 98.289 pengguna 
    10203040 – 93.284 pengguna 
    1234qwer – 92.665 pengguna 
    12121212 – 91.216 pengguna 
    a123456 – 89.152 pengguna 
    a123456789 – 88.553 pengguna 
    12344321 – 86.437 pengguna 
    Qwerty123 – 85.173 pengguna 
    121212 – 84.541 pengguna 
    666666 – 81.969 pengguna 
    1029384756 – 81.365 pengguna 
    147258369 – 79.830 pengguna 
    12345678a – 79.588 pengguna 
    Aa123456789 – 76.449 pengguna 
    111111111 – 76.169 pengguna 
    123456a – 75.472 pengguna 
    159753 – 75.097 pengguna 
    12345678901 – 75.022 pengguna 
    Mm123456 – 73.852 pengguna 
    PASS – 73.631 pengguna 
    123456aa@ – 73.179 pengguna 
    12345678900 – 73.052 pengguna 
    welcome – 71.590 pengguna 
    234567 – 70.382 pengguna 
    Aa123123 – 70.199 pengguna 
    ********** – 70.189 pengguna 
    password123 – 70.183 pengguna 
    1122 – 69.712 pengguna 
    1qqqaaaaa – 69.532 pengguna 
    minecraft – 69.464 pengguna 

    Apabila terdapat password anda dalam daftar di atas, maka sebaiknya cepat melakukan pembaruan data agar tidak menjadi korban hacker.

    Password di atas sangat mudah dibobol karena mudah ditebak.

  • Waspada! Kenali Cara Judi Online Diam-diam Menguras Dompet Penggunanya

    Waspada! Kenali Cara Judi Online Diam-diam Menguras Dompet Penggunanya

    Bisnis.com, JAKARTA — Fenomena judi online menarik perhatian calon targetnya dengan iming-iming untung besar, dan akses yang super mudah melalui smartphone.

    Pemilik platform judi online juga menghadirkan visual yang menarik dan bonus-bonus awal yang bikin penasaran. Namun, anda perlu berhati-hati, di balik semua itu ada sistem yang diam-diam bisa bikin dompetmu terkuras habis!

    Sekjen Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengatakan judi online adalah penipuan digital karena pemain teknologi ini dijamin rugi. Berbeda dengan judi konvensional yang masih terbuka persentase menang, pada judi online kemenangan diatur oleh pemilik platform.

    Sistemnya dirancang sedemikian rupa untuk menguntungkan platform bukan pemain. Banyak platform pakai algoritma random yang sebenarnya udah dimodifikasi sedemikian rupa supaya peluang menang makin kecil.

    Selain sistem yang dirancang curang, mereka juga mainin psikologi pemain dengan teknik-teknik yang sudah banyak diteliti dalam psikologi perilaku.

    Dilansir dari laman Telkomsel, Selasa (18/11/2025), berikut cara kerja Judi Online menguras kantong penggunannya.

    Near Miss: Hampir menang, tapi tidak jadi

    Near miss, atau dikenal sebagai near-miss effect (NME), terjadi ketika hasil permainan sangat dekat dengan kemenangan, tapi tidak sepenuhnya berhasil, sehingga menciptakan ilusi bahwa kemenangan besar hanya “sedikit lagi”.

    Efek ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari algoritma platform judi yang memanfaatkan perilaku manusia untuk memperpanjang waktu bermain.

    Contoh, dalam slot online, gulungan berhenti pada posisi yang hampir membentuk garis kemenangan, mendorong pemain untuk mencoba lagi karena merasa peluang menang meningkat.

    Reward Intermittent: Hadiah tak menentu

    Reward intermittent, atau intermittent reinforcement, merujuk pada pemberian imbalan yang tidak konsisten, di mana pemain tidak tahu kapan akan menang, sehingga otak terus termotivasi untuk mencoba lagi. Teknik ini mirip dengan prinsip operant conditioning dalam psikologi, di mana ketidakpastian justru memperkuat perilaku berjudi.

    Platform judi menggunakan algoritma untuk memberikan kemenangan sporadis, seperti bonus kecil di awal, yang memicu pelepasan dopamin di otak dan membuat pemain merasa “mungkin kali ini menang”.

    Gamifikasi: Seolah-olah ‘naik pangkat’, padahal cuma buang duit

    Gamifikasi secara umum merupakan strategi yang memasukkan unsur-unsur game ke konteks non-game untuk mendorong motivasi, partisipasi, dan perilaku yang diinginkan. Dalam judi online, ini dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman mirip game, di mana pemain merasa sedang mencapai prestasi meski sebenarnya hanya menghabiskan uang.

    Platform judi menggunakan elemen seperti poin reward, papan peringkat, dan level naik untuk membuat pemain merasa “berprestasi”, sehingga mereka terus bermain lebih lama. 

  • Pendapatan GHON Turun, Laba Bersih Naik Tipis Kuartal III/2025

    Pendapatan GHON Turun, Laba Bersih Naik Tipis Kuartal III/2025

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk. (GHON) mengalami penurunan pendapatan pada kuartal III/2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, laba perusahaan tetap tumbuh.

    GHON merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi yang berfokus pada bisnis menara dan ekosistemnya. Pada Maret 2025, GHON memiliki total menara sekitar 1.700-an menara yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

    Merujuk laporan keuangan GHON kuartal III/2025, dikutip Selasa (15/11/2025), GHON membukukan pendapatan sebesar Rp159,7 miliar atau turun tipis 1,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

    Penurunan tersebut diiringi dengan penurunan beban pokok pendapatan sebesar 2% year on year/YoY menjadi Rp43 miliar. Alhasil, laba kotor perusahaan yang dibukukan GHON tercatat sebesar Rp116 miliar.

    Sementara itu beban bersih turun menjadi Rp26,24 miliar pada 9 bulan pertama 2025. Dengan kondisi tersebut perusahaan tetap dapat membukukan pertumbuhan laba bersih.

    Laba bersih periode berjalan yang dibukukan perusahaan tercatat sebesar Rp58 miliar atau naik 2% secara tahunan.

    Sekadar informasi, Gihon Telekomunikasi Indonesia didirikan di Jakarta pada  27 April 2001, dengan lini bisnis utama di bidang Menara Telekomunikasi.

    Layanan utama perusahaan meliputi Jasa Rekayasa, Desain, Konstruksi, Instalasi, dan Integrasi Jaringan, yang seluruhnya didedikasikan untuk industri telekomunikasi.

    GHON juga merupakanperusahaan Investasi dengan mengembangkan portofolio di bidang Penyewaan Menara, Utilitas, Mikrocell, Serat Optik, dan Jaringan Aktif.

    Diketahui industri menara menghadapi kondisi yang cukup sulit pada kuartal III/2025. Jumlah rasio penyewa menara cenderung stagnan.

    PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (Mitratel) menjadi satu-satunya perusahaan yang mencatat kenaikan, sementara PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) justru mengalami penurunan.

    Rasio tenancy mencerminkan rata-rata jumlah penyewa (tenant) pada setiap menara yang dimiliki perusahaan. 

    Mitratel mencatat rasio tenancy sebesar 1,55 kali hingga kuartal III/2025, naik dari 1,51 kali pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

    Hingga akhir September 2025, Mitratel mengoperasikan 40.102 menara, naik 2,1% dibandingkan kuartal III/2024 yang sebanyak 39.259 unit. 

    Dari total tersebut, perusahaan memiliki 61.987 tenant dengan tambahan 698 menara baru yang terbangun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.

    Berbeda dengan Mitratel, TOWR mencatat penurunan rasio tenancy dari 1,64 kali pada 2024 menjadi 1,61 kali per kuartal III/2025. Angka ini merupakan yang terendah sejak 2018, ketika rasio tenancy perusahaan berada di level 1,62 kali.

    TOWR mengoperasikan 36.049 menara dengan total 58.213 tenant. Sebanyak 53% dari menara tersebut berlokasi di Pulau Jawa, sedangkan 47% lainnya tersebar di luar Jawa.

    Sementara itu, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) juga mengalami penurunan rasio kolokasi dari 1,79 kali di akhir 2024 menjadi 1,76 kali pada kuartal III/2025. Tren melemahnya tingkat penyewaa sudah tampak sejak awal tahun lalu, ketika rasio tenancy TBIG masih berada di posisi 1,83 kali pada kuartal I/2024.

    Hingga akhir September 2025, TBIG mengoperasikan 24.318 menara dengan total 42.771 penyewaan.