Category: Bisnis.com Tekno

  • Update Kode Redeem FF Hari Ini, Kamis 5 Desember 2024

    Update Kode Redeem FF Hari Ini, Kamis 5 Desember 2024

    Bisnis.com, JAKARTA – Di bawah ini adalah update kode redeem FF hari ini, Kamis 5 Desember 2024 yang bisa Anda tukar dengan berbagai hadiah spesial.

    Buat kamu yang menunggu reward Free Fire, kamu tak perlu khawatir. Sebab hari ini, FF memberikan banyak sekali kode reward yang bisa kamu klaim.

    Kode-kode berikut ini bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan hadiah spesial, bisa berupa item bahkan skin langka.

    Update kode redeem FF hari ini, Kamis 5 Desember 2024:

    XFVQWKYHTN2P

    AJEBVGL3ZYTKNUS

    Cara klaim kode redeem FF:

    1. Buka situs https://reward.ff.garena.com/id.

    2. Masuk atau login ke akunmu dengan beberapa alternatif cara, yaitu dari akun facebook, alamat email Google, akun Apple, VK atau Huawei, hingga akun Twitter.

    3. Masukkan salah satu kode redeem FF.

    4. Pada umumnya, kode redeem Garena berjumlah 12 sampai 16 digit. Klik konfirmasi.

    5. Jika kode tersebut masih valid, maka hadiah akan langsung dikirim ke Inbox kamu. 

     

  • Mengenal Jenis & Cara Trojan Serang Layanan Mobile Banking

    Mengenal Jenis & Cara Trojan Serang Layanan Mobile Banking

    Bisnis.com, JAKARTA – Trojan perbankan berisiko menjadi ancaman keamanan siber seiring dengan perkembangan layanan mobile banking di Indonesia.

    Mobile App Security Evangelist di Appdome, Jan Sysmans menyebut Trojan ini, termasuk Blankbot, Godfather, dan ToxicPanda, dirancang untuk mencuri data pengguna dan melakukan transaksi tanpa izin, menciptakan risiko besar bagi konsumen dan institusi keuangan.

    “Perlu langkah proaktif untuk melindungi pengguna dan lembaga keuangan dari ancaman ini,” kata Jan dalam keterangannya, Rabu (4/12/2024).

    Dia menuturkan Trojan modern seperti Blankbot dan Godfather memiliki kemampuan untuk melewati langkah-langkah keamanan tradisional. Industri keuangan di Indonesia harus segera mengadopsi teknologi keamanan canggih yang tidak hanya mengatasi ancaman saat ini, tetapi juga di masa depan.

    Cara Trojan Serang Layanan Mobile Banking

    Jan menjelaskan cara kerja Trojan perbankan memanfaatkan taktik seperti serangan overlay, dengan antarmuka palsu menipu pengguna untuk memberikan data sensitif, dan keylogging, yang merekam setiap tombol yang ditekan untuk mencuri kredensial pengguna.

    Malware ini disebut mampu memanfaatkan fitur layanan aksesibilitas perangkat untuk mengontrol aplikasi tanpa izin. Trojan tidak hanya mencuri data tetapi juga menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi konsumen dan menghancurkan reputasi bank yang diserang.

    Jan menekankan bahwa solusi keamanan tradisional berbasis SDK tidak lagi cukup untuk menghadapi serangan Trojan modern.

    “Kami percaya bahwa pendekatan menyeluruh berbasis AI-ML sangat penting untuk melindungi data pengguna dan menjaga kepercayaan pelanggan terhadap institusi keuangan mereka,” katanya.

    Teknologi seperti pengaburan kode dan deteksi aplikasi palsu di Google Play Store juga menjadi kunci dalam memperkuat pertahanan aplikasi mobile banking. Selain itu, perlindungan terhadap intersepsi data dan otentikasi dua faktor memastikan bahwa setiap transaksi tetap aman dari upaya pembajakan.

    Jan menyarankan institusi perbankan di Indonesia untuk berinvestasi dalam teknologi yang dirancang untuk menangkal ancaman kompleks.

    Menurutnya dengan ancaman Trojan yang terus berkembang, langkah-langkah keamanan ini menjadi semakin mendesak bagi industri perbankan Indonesia untuk melindungi pelanggan mereka dan menjaga stabilitas operasional di era digital.

  • Awas! Asteroid Seukuran Lapangan Sepak Bola Dekati Bumi Malam Ini, Berpotensi Berbahaya

    Awas! Asteroid Seukuran Lapangan Sepak Bola Dekati Bumi Malam Ini, Berpotensi Berbahaya

    Bisnis.com, JAKARTA – Asteroid yang “berpotensi berbahaya” seukuran stadion sepak bola akan melintasi planet kita dini hari besok pagi 4 Desember atau 5 Desember waktu Indonesia Barat.

    Batuan luar angkasa raksasa tersebut, yang bergerak dengan kecepatan sekitar 27.500 mil per jam (44.300 kilometer per jam), akan mencapai jarak minimum 1,37 juta mil (2,2 juta kilometer) dari Bumi pada pukul 0:27 ET, yang merupakan jarak terdekatnya dengan planet kita pada rekor, menurut Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA.

    Dilansir dari Livescience, lintasan bersejarah ini dapat disaksikan melalui streaming langsung gratis dari Virtual Telescope Project (VTP) yang dimulai pukul 13:30 ET hari ini (3 Desember). XR 2020 juga akan terlihat melalui teleskop 8 inci (20 sentimeter), menurut pernyataan Badan Antariksa Eropa (ESA).

    Asteroid 2020 XR diklasifikasikan oleh NASA sebagai objek dekat Bumi, atau NEO, yang berarti orbitnya terkadang menempatkannya dalam jarak 1,3 unit astronomi (AU) dari matahari — setara dengan 1,3 kali jarak rata-rata antara matahari dan Bumi.

    NEO apa pun yang mendekat dalam jarak 4.650.000 mil (7.500.000 km) dari Bumi dan diameternya lebih besar dari 500 kaki (150 meter) dianggap “berpotensi berbahaya”. Namun, terbang lintas pada tanggal 4 Desember tidak menimbulkan ancaman apa pun bagi planet kita.

    “Ketika para astronom pertama kali menemukan 2020 XR, mereka mengira kemungkinannya kecil untuk berdampak pada Bumi pada tahun 2028,” kata Juan Luis Cano, koordinator Pusat Koordinasi Objek Dekat Bumi ESA, dalam pernyataannya. “Tetapi dengan kembali ke masa lalu dan menemukan asteroid tersebut dalam data lama, mereka mampu menyempurnakan lintasannya dan mengesampingkan bahaya apa pun.”

    Asteroid tersebut berukuran diameter sekitar 1.200 kaki (366 m), sehingga cukup besar untuk melenyapkan sebuah kota kecil.

    Batuan luar angkasa terakhir kali mendekati Bumi pada bulan Desember 1977 – sebelum ditemukan. Namun, pada saat itu, jarak minimumnya kira-kira 10 juta mil (16 juta km) lebih jauh dari yang diperkirakan pada pertemuan malam ini, menurut perkiraan JPL.

    XR 2020 diperkirakan tidak akan mendekati jarak sedekat ini lagi setidaknya hingga tahun 2196. Diperkirakan berikutnya akan terbang melewati planet kita pada bulan November 2028. Namun, jarak minimumnya akan lebih jauh lagi, diperkirakan 11,3 juta mil (18,2 juta km).

  • Tantangan Implementasi AI di Industri, Kemenperin: SDM dan Infrastruktur Data

    Tantangan Implementasi AI di Industri, Kemenperin: SDM dan Infrastruktur Data

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan keterbatasan sumber daya manusia dan pemerataan infrastruktur digital menjadi sejumlah hambatan implementasi kecerdasan buatan (AI) di perindustrian Tanah Air. 

    Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan adopsi kecerdasan buatan di Tanah Air masih relatif lambat. Dia menduga hal tersebut disebabkan oleh karakteristik generatif AI yang merupakan teknologi baru. 

    Masyarakat masih ragu untuk mengadopsi teknologi tersebut. Di sisi lain, mereka juga belum tertarik untuk menekuni bidang ini sehingga SDM mumpuni yang dapat mengoperasikan AI terbatas. Kondisi ini memperlambat penetrasi AI. 

    “Kurangnya kesadaran, SDM, dan kepercayaan terutama dari pelanggan dan lemahnya dukungan regulasi dan kebijakan dari pemerintah serta dengan keterbatasan yang ada belum bisa menjadikan regulasi sebagai daya dukung optimal,” kata Faisol Rabu (4/12/2024). 

    Faisol menambahkan dalam mengatasi sejumlah permasalah tersebut pemerintah dan segenap pemangku kepentingan berjibaku dalam mendorong pemerataan internet hingga penciptaan sumber daya manusia berkualitas. 

    Riza mengatakan meski menemui banyak hambatan, teknologi kecerdasan buatan membawa peluang baru bagi industri di Tanah Air, seiring dengan operasional industri yang makin baik. 

    AI, lanjutnya, membawa perubahan dan transformasi bagi perindustrian Indonesia dari berbagai sisi termasuk rantai pasok. 

    Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan Indonesia bersemangat dalam menyambut kecerdasan buatan. Pemerintah menyiapkan infrastruktur dan tata kelola agar AI memberi manfaat nyata bagi Indonesia. 

    Komdigi juga menyusun regulasi yang fleksibel dan tidak membatas inovasi. 

    “Kami berharap prioritas swasembada pangan bisa dibantu oleh AI, termasuk perikanan, platform AI sudah tinggal dikembangkan lagi,” kata Meutya.

    Diketahui, Pasar kecerdasan buatan (AI) di Tanah Air diperkirakan menembus US$2,4 miliar pada 2024 dan melesat menjadi US$10,8 miliar atau Rp163,83 triliun pada 2030, dengan rerata pertumbuhan per tahun (CAGR) mencapai 24%. 

    Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia (Asioti) Teguh Prasetya mengatakan menurut data Statista pertumbuhan tersebut ditopang oleh solusi machine learning sebagai kontributor terbesar, diikuti dengan natural language processing dan autonomous & sensor Tech serta Computer Vision.

    Tidak hanya itu, Teguh juga mengatakan, AI akan mendongkrak GDP negara-negara di Asia, termasuk Indonesia, sebesar 5,6% – 10,4% pada periode 2017 -2030. 

    “Pertumbuhan seiring dengan peningkatan produktivitas, personalisasi, penghematan waktu, hingga peningkatan kualitas,” kata Teguh.

    Dari sisi industri, kata Teguh, yang paling adaptif dengan solusi AI adalah industri perbankan, pemerintahan, manufaktur dan ritel. Solusi AI dimanfaatkan oleh sektor-sektor tersebut untuk menganalisis fraud hingga menghadirkan rekomendasi produk yang relevan dengan pelanggan. 

    “Keamanan publik dan agen layanan virtual (conversation AI) juga menjadi solusi yang banyak digunakan di industri,” kata Teguh. 

    Teguh memperingatkan meski demikian, implementasi AI di Indonesia memiliki beberapa tantangan. Dari sisi kebijakan, pemerintah perlu mengatur pelindungan data pribadi dan standar struktur & penggunaan bersama data AI. 

  • Gandeng Komunitas Difabel, Begini Cara Tokopedia dan ShopTokopedia Peringati Hari Disabilitas Internasional

    Gandeng Komunitas Difabel, Begini Cara Tokopedia dan ShopTokopedia Peringati Hari Disabilitas Internasional

    Bisnis.com, JAKARTA – Tokopedia dan ShopTokopedia memiliki acara menarik dalam rangka memeringati Hari Disabilitas Internasional.

    Sebagaimana diketahui, Hari Disabilitas Internasional diperingati setiap tanggal 3 Desember 2024. Pada hari ini, Rabu 4 Desember, Tokopedia dan ShopTokopedia mengadakan kegiatan bersaam Komunitas Difabel Berdaya Solo.

    Tokopedia dan ShopTokopedia mengadakan workshop dan pelatih pembuatan konten dan video untuk anggota Komunitas Difabel Berdaya.

    Menurut Head of Communication Tokopedia and TikTok e-Commerce, Aditia Grasio Nelwan, pelatihan ini diharapkan bisa membantu anggota Komunitas Difabel Berdaya, Solo untuk memasarkan produknya di platform digital seperti Tokopedia dan ShopTokopedia.

    Lebih lanjut, Aditia menyampaikan jika hal ini akan membantu anggota Komunitas Difabel Berdaya untuk memasarkan produknya ke audiens yang lebih luas.

    “Kami memberikan pelatihan pembuatan konten dan affiliate. Kami berharap bisa mencetak banyak konten kreator dan affiliator untuk membantu UMKM pemasaran lokal,” katanya dalam acara yang dihelat di Solo, Rabu 4 Desember 2024.

    Sebagaimana diketahui, banyak anggota Komunitas Difabel Berdaya ini sudah memiliki usaha, baik dalam bidang kuliner, fashion, hingga seni kriya.

    Akan tetapi, mereka mengaku memiliki batasan dalam hal pemasaran produknya. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota Komunitas Difabel Solo bisa mudah menjangkau pasar yang lebih luas.

    Ketua Komunitas Difabel Solo, Sri Hartati, mengatakan jika pelatihan ini sangat berguna bagi anggotanya.

    Sebab pelatihan kreator dan affiliator dari Tokopedia dan ShopTokopedia ini bisa membuka pengetahuan teman-teman jika marketing tidak hanya bisa dilakukan secara konvensional.

    “Kegiatan ini sangat berperan sekali, sebab kegiatan ini bisa membuka mindset teman-teman bahwa ternyata marketing kita tidak hanya konvensional, ternyata juga ada media digital yang itu sangat membantu kita,” katanya.

    Ke depannya, Sri Hartati berharap jika pelatihan ini akan ditindaklanjuti kawan-kawan sehingga teraf ekonominya bisa meningkat di tahun depan.

    “Resolusi kami dengan adanya pelatihan ini semoga tahun 2025 pendapatan teman-teman semakin meningkat dan ekonominya juga meningkat,” kata Sri Hartuti, Ketua Komunitas Difabel Solo.

  • Isu Keamanan Siber Masih Hantui Masyarakat, Ini Jenisnya

    Isu Keamanan Siber Masih Hantui Masyarakat, Ini Jenisnya

    Bisnis.com, JAKARTA – Isu keamanan siber masih menjadi hal yang dikhawatirkan masyarakat di era digitalisasi seiring dengan maraknya pembobolan data dan peretasan.

    Hasil survei Populix dengan judul Navigating Economic and Security Challenges in 2025, dikutip Rabu (4/12/2024), mencatat sebanyak 67% responden khawatir dengan masalah keamanan siber, sedangkan 49% sisanya menaruh perhatian lebih pada keamanan kesehatan.

    Co-Founder dan CEO Populix, Timothy Astandu, mengatakan ancaman siber makin banyak bermunculan seiring dengan pertumbuhan integrasi digital.

    “Pemicu utamanya adalah pembobolan data dan peretasan, yang diperparah dengan sumber daya dan pengetahuan yang tidak memadai,” kata Timothy dalam keterangannya.

    Dia menuturkan keamanan siber yang kuat menjadi sangat dibutuhkan masyarakat kendati kesadaran akan ancaman yang terus berkembang masih kurang.

    Timothy menyebutkan jenis ancaman siber yang telah diketahui masyarakat selain pembobolan data dan peretasan, yakni virus (82%), phishing email (75%), pornografi digital (65%), cyberbullying (63%), spyware (60%), ransomware (55%), hingga trojan (54%).

    Menurutnya, publik yang tergolong masih awam mulai tergerak untuk lebih menjaga keamanan data-data sensitif mereka. Peran pemerintah dan swasta makin dibutuhkan untuk membantu dengan memberikan edukasi keamanan siber, hingga menghadirkan solusi keamanan yang sederhana dan mudah dioperasikan

    Dia menilai masalah keamanan siber telah mengganggu aspek kehidupan konsumen. Masyarakat akan tertekan secara emosional, mengganggu keamanan pribadi dan finansial, membatasi interaksi sosial, serta memengaruhi keamanan pekerjaan di lingkungan profesional.

    Keamanan siber yang diiringi oleh kemajuan teknologi dan otomasi, lanjutnya, menciptakan tekanan di dunia kerja, terutama bagi pekerjaan tradisional yang makin tergeser.

    Sebanyak 47% responden merasa khawatir akan gangguan keuangan, seperti kehilangan pekerjaan atau turunnya kemampuan ekonomi, akan berdampak signifikan terhadap kondisi finansial mereka.

    Timothy menekankan pentingnya inisiatif peningkatan keterampilan bagi tenaga kerja untuk tetap relevan di tengah perubahan ini.

  • Kemenperin Dorong Adopsi Kecerdasan Buatan (AI) untuk Industri, Siapkan Insentif

    Kemenperin Dorong Adopsi Kecerdasan Buatan (AI) untuk Industri, Siapkan Insentif

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perindustrian mendorong adopsi kecerdasan buatan (AI) di industri. Pemerintah juga tengah membahas mengenai insentif untuk mengakselerasi teknologi AI. 

    Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan teknologi kecerdasan buatan membawa peluang baru bagi industri di Tanah Air, seiring dengan operasional industri yang makin baik. 

    AI, lanjutnya, membawa perubahan dan transformasi bagi perindustrian Indonesia dari berbagai sisi termasuk rantai pasok. 

    “Produktivitas dan efisiensi naik, terjadi juga peningkatan inovasi dan layanan serta peningkatan rantai pasok seperti memprediksi kebutuhan inventory secara akurat, optimasi logistik, penguatan di pasar global lewat produksi massal hingga peningkatan analitik secara real-time,” kata Faisol dalam acara AI For Indonesia 2024, Rabu (4/12/2024). 

    Riset Zebra Technologies Corporation menyebutkan secara global makin banyak perusahan yang berharap pada AI dalam peningkatan produktivitas. Sebanyak 61% perusahaan manufaktur berharap AI mendorong pertumbuhan bisnis pada 2029, naik dari 41% pada 2024.

    Sementara itu di Asia Pasifik, ada 68% perusahaan manufaktur berharap AI mendorong pertumbuhan tahun 2029, naik dari 46% pada tahun 2024.

    Lebih lanjut, Faisol mencontohkan implementasi AI di sektor otomotif yang membantu dari proses produksi hingga produk tersebut dapat dimanfaatkan. 

    Faisol juga mengatakan pemerintah terus menyiapkan regulasi yang bersahabat terkait AI agar industri ini dapat terus berkembang. 

    “Pemerintah juga akan mengeluarkan kebijakan insentif yang saat ini sedang dibahas untuk mendorong perkembangan industri termasuk salah satunya kami sedang membahas mengenai kontribusi kecerdasan buatan terhadap industri secara keseluruhan,” kata Faisol

    Faisol mengatakan AI mendorong manufaktur berkembang dan membantu Indonesia menuju Industri 4.0.

    Sebelumnya, Schneider Electric mengungkapkan perusahaan di dunia, termasuk Indonesia, terus mengoptimalkan digitalisasi guna mengejar pertumbuhan bisnis berkelanjutan. 

    Dalam laporan terbaru berjudul Green Impact Gap Survey 2024 disebutkan bahwa sebanyak 38% perusahaan di dunia siap berinvestasi sebesar US$1 juta atau Rp15,6 miliar untuk mengejar pertumbuhan bisnis berkelanjutan. 

    Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan mengatakan dari 38% tersebut terdapat dua fokus yang bakal ditingkatkan untuk bisnis berkelanjutan yaitu soal digitalisasi dan keberlanjutan rantai pasok.

    “Utamanya terkait digitalisasi sebanyak 44% dan keberlanjutan rantai pasokan sebanyak 43% menjadi dua fokus utama dalam investasi ini,” kata Martin .

    Survei Schneider Electric melibatkan sembilan negara Asia dengan melibatkan 4.500 pemimpin bisnis, termasuk Indonesia.

    Di Indonesia, kata Martin, 98% pemimpin bisnis mengatakan telah menetapkan target keberlanjutan, dengan 71% pemimpin bisnis menyatakan keberlanjutan sebagai prioritas utama.

    “Namun dari 98% perusahaan tersebut baru 51% perusahaan yang memiliki rencana aksi yang jelas termasuk upaya dekarbonisasi,” ujarnya.

  • Grup Telkom Mitratel (MTEL) Caplok Fiber Optik PTPP Rp645,45 Miliar

    Grup Telkom Mitratel (MTEL) Caplok Fiber Optik PTPP Rp645,45 Miliar

    Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Grup Telkom Indonesia, yakni PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel resmi mengakuisisi aset fiber optik milik PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) dengan nilai transaksi Rp645,45 miliar.

    Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (4/12/2024), Mitratel mengambil alih kepemilikan PT Ultra Mandiri Telekomunikasi dari tangan PT PP Infrastruktur, yang berstatus sebagai entitas anak PTPP. 

    Mitratel secara rinci mengambil alih 42.570 lembar saham kepemilikan PT Infrastruktur di PT Ultra Mandiri Telekomunikasi atau setara Rp645,45 miliar. 

    Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto menyampaikan bahwa transaksi itu dilakukan sebagai upaya perseroan untuk kembali ke bisnis intinya dengan melakukan klasterisasi portofolio PT PP Infrastruktur.

    “Dalam rangka memperkuat bisnis utamanya [PP Infrastruktur] pada sektor air atau SPAM dan merampingkan portofolio investasi untuk mencapai keberlanjutan usaha,” tutur Agus melalui keterbukaan informasi. 

    PT Ultra Mandiri Telekomunikasi merupakan perusahaan yang berfokus pada penyediaan infrastruktur telekomunikasi, khususnya fiber optik. 

    PTPP diketahui telah menjajakan Ultra Mandiri Telekomunikasi sejak jauh-jauh hari. Perusahaan yang beroperasi sejak 2019 ini tercatat memiliki aset senilai Rp352,66 miliar, dengan pendapatan Rp73,97 miliar hingga kuartal III/2024.

    Selain Ultra mandiri Telekomunikasi, perseroan juga berencana melepas 48% kepemilikan sahamnya di PT PP Infrastruktur, PT PP Semarang Demak sebesar 24,10%, dan PT Celebes Railway Indonesia 47,81%.

    Agus sempat menuturkan bahwa divestasi aset merupakan salah satu strategi perseroan untuk mengurangi beban utang jangka panjang perseroan. 

    Pada tahun ini, nilai divestasi dibidik sebesar Rp1 triliun dengan proporsi penjualan di sektor infrastruktur sebesar 63% dan aset berwujud mencapai 37%.

    “[Penurunan utang] juga ditempuh melalui mekanisme pembukuan yang dikonsolidasikan dari beberapa anak perusahaan, sehingga terkait dengan utang ini tidak membebani balance sheet dari PTPP,” tutur Agus.

    Head Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas menilai divestasi yang ditempuh PTPP memang menjadi opsi menarik untuk mendapatkan dana segar secara cepat, sekaligus mengurangi beban utang yang dipikul perusahaan.

    Secara umum, lanjutnya, investor bakal merespons positif aksi divestasi jika dilakukan dengan tujuan yang jelas dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

    “Namun, jika divestasi dilakukan terlalu sering atau dengan harga yang tidak wajar, investor dapat khawatir terhadap kinerja perusahaan jangka panjang,” kata Sukarno.

     

    Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

  • Penerima SMS Terindikasi Judi Online Komdigi Berpotensi Terkena Sanksi Pidana

    Penerima SMS Terindikasi Judi Online Komdigi Berpotensi Terkena Sanksi Pidana

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bakal mengirim pesan singkat (SMS) kepada masyarakat yang terindikasi terlibat judi online. SMS tersebut akan menjadi peringatan awal, yang jika diabaikan penerima berpotensi terkena sanksi pidana. 

    Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Wayan Toni Supriyanto mengatakan Komdigi bekerja sama dengan operator seluler akan mengirim pesan SMS kepada pelanggan terkait judi onlin. 

    Ada 2 kategori pelanggan yang mendapat pesan edukasi tersebut. Pertama, pelanggan umum mendapat pesan mengenai edukasi bermain judi adalah hal tidak baik. Kedua, pelanggan khusus terindikasi judi online mendapat pesan peringatan untuk berhenti bermain judi online sebelum diberi sanksi. 

    Operator seluler, kata Wayan, akan menggunakan algoritma untuk mengidentifikasi pelanggan yang bermain judi online. Terdapat sejumlah indikator dalam menentukan pelanggan terindikasi judi online.

    “Dibaca penggunaannya, trafiknya hingga transfer pulsanya. Sedang disusun algoritma sistemnya, akan diketahui dari transaksi prabayarnya. Setelah itu kami masukan ke terindikasi, dan kami beri imbauan kepada yang bersangkutan. Setelah itu baru actionnya penegakan hukum masuk,” kata Wayan kepada Bisnis, Rabu (4/12/2024). 

    Wayan mengatakan pemain judi online hakikatnya melakukan pelanggaran sehingga penegak hukum akan terlibat dalam pemberantasan judi online. Ada ancaman sanksi pidana bagi pemain dan pelaku (bandar) judi online. 

    Sekadar informasi, larangan bermain judi online tertuang dalam UU1/2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 303 dan pasal 303 bis. Dalam beleid tersebut para pemain dan pelaku judi online dapat dikenakan sanksi hukuman penjara 4 tahun – 10 tahun. 

    Langkah selanjutnya yang dilakukan Komdigi dalam memberantas judi online, kata Wayan, adalah dengan memeriksa aktivitas transfer pulsa pelanggan operator. Komdigi dan operator seluler tengah menyusun kebijakan untuk mencegah praktik judi online ini. 

    “Ketahuan nanti kalau transfer pulsa untuk gim paling maksimal Rp100.000, jadi kelihatan,” kata Wayan. 

    Tidak hanya itu, Komdigi juga akan menerapkan biometrik untuk mengantisipasi penyalahgunaan kartu sim prabayar dan pascabayar. Penggunaan biometrik membuat proses know your customer atau pengenalan pelanggan oleh operator seluler makin baik, sehingga pelanggan yang baik dapat dilindungi dan pelanggan dapat ditindak. 

    “Targetnya kami menekan transaksi judi online yang hampir Rp300 triliun itu berkurang, agar tahun depan lebih kecil lagi,” kata Wayan. 

  • Smartfren Minta Komdigi Tinjau Ulang Rencana Registrasi Prabayar Biometrik

    Smartfren Minta Komdigi Tinjau Ulang Rencana Registrasi Prabayar Biometrik

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) meminta pemerintah untuk mengkaji kembali rencana implementasi pendaftaran prabayar dengan biometrik untuk menekan praktik judi online di pelanggan seluler. 

    Implementasi biometrik membuat operator seluler mengetahui dengan pasti pelanggan yang menggunakan produk mereka sehingga sulit disalahgunakan.  

    Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys mengatakan penggunaan biometrik untuk pendaftara prabayar masih dalam tahap diskusi antara operator seluler dengan Komdigi. Langkah tersebut belum akan diimplementasikan dalam waktu dekat. 

    Penerapan biometrik, kata Merza, membutuhkan kesiapan di seluruh ekosistem, bukan hanya di operator seluler dan Komdigi saja. 

    “Tidak sekadar caranya. Ekosistemnya harus dibentuk dahulu, apakah dukcapilnya siap? outlet siap atau tidak? itu kan harus disiapkan dahulu,” kata Merza kepada Bisnis, Rabu (4/12/2024). 

    Sebelumnya, Komdigi berencana menerapkan biometrik untuk registrasi prabayar secara terbatas pada wilayah tertentu, mengingat perangkat dan sarana yang diperlukan masih belum merata. Masyarakat juga belum teredukasi dengan baik khususnya yang tinggal di wilayah nonperkotaan.

    Dihubungi secara terpisah, Direktur Eksekutif ICT Heru Sutadi tidak mempermasalahkan penerapan biometrik untuk registrasi kartu prabayar dilakukan untuk wilayah tertentu atau terbatas.

    Hal tersebut dapat menjadi uji coba untuk melihat apakah penerapan biometrik untuk registrasi kartu prabayar bisa berjalan baik atau tidak.

    Heru juga melihat dengan diterapkan biometrik untuk registrasi kartu prabayar di wilayah tertentu untuk sementara waktu akan membuat data yang didapatkan akan maksimal dan lebih valid.

    “Jadi nanti pelanggan lebih dapat dikenali dan dipastikan, misal laki atau perempuan, posisi geografis di mana, dan dipastikan A itu ya si A, bukan pakai identitas orang lain. Secara kualitas datanya akan lebih valid,” tutur Heru.

    Lebih lanjut, Heru menyampaikan dengan diterapkan biometrik untuk registrasi kartu prabayar diperkirakan adanya penurunan jumlah pengguna kartu prabayar.

    Akan tetapi, penurunan itu akan berdampak baik dikarenakan tidak ada lagi pengguna kartu prabayar yang melakukan kejahatan atau penipuan kepada masyarakat.

    Senada dengan Heru, Pengamat Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Joseph Matheus Edward mengatakan penerapan biometrik untuk registrasi kartu prabayar bakal menekan angka kasus penipuan di masyarakat.

    Namun, Ian menyoroti gerai operator seluler yang perlu mengupgrade perangkat guna mendukung penerapan biometrik untuk registrasi.

    “Hanya untuk gerai harus menambah perangkat dan juga harus memenuhi kebijakan dalam Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP),” kata Ian.

    Dengan adanya peningkatan dari perangkat di gerai operator seluler, Ian menyebut hal ini bakal membuat penambahan biaya yang perlu ditanggung oleh operator seluler.

    Sebab, akan adanya penambahan alat dan akses lainnya yang memerlukan biaya yang cukup besar guna selaras dengan regulasi yang ada.

    “Pasti dengan tambahan alat dan akses ke database kependudukan perlu biaya tambahan. Sehingga akan menambah biaya akibat regulasi,” pungkasnya.

    Head of External Communication XL Axiata Henry Wijayanto mengatakan teknologi biometrik, terutama pengenalan wajah, telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. 

    Sensor dan algoritma yang digunakan kini lebih akurat dan dapat diandalkan untuk skala besar, seperti dalam proses pendaftaran pelanggan seluler. 

    Pemerintah juga telah mengeluarkan regulasi yang mendukung implementasi biometrik, seperti PM 05/2021 yang memberikan landasan hukum untuk validasi data pelanggan menggunakan teknologi ini. 

    Selain itu, rancangan Perdirjen untuk implementasi validasi data pelanggan melalui biometrik saat ini sedang dalam tahap diskusi, yang makin memperkuat dasar hukum bagi operator telekomunikasi.

    “Banyak operator telekomunikasi, termasuk XL Axiata, juga telah menunjukkan minat dalam pengurangan biaya terkait proses Know Your Customer (KYC) melalui validasi biometrik, sehingga dukungan dari industri ini dapat mempercepat implementas,” kata Henry.