Category: Bisnis.com Tekno

  • Periset Nuklir RI Raih Anugerah Siwabessy Award dan Memorial Lecture 2024 BRIN

    Periset Nuklir RI Raih Anugerah Siwabessy Award dan Memorial Lecture 2024 BRIN

    Bisnis.com, JAKARTA – Dua peneliti bidang nuklir mendapatkan penganugerahan Siwabessy Award dan Memorial Lecture 2024 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    “Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) secara berkelanjutan memberikan penghargaan Siwabessy Award  kepada perorangan yang berasal dari internal maupun dari eksternal BRIN yang sudah berkecimpung dan menghasilkan berbagai prestasi maupun inovasi yang temuannya sangat luar biasa dan menaruh perhatian khusus dalam dunia ketenaganukliran di Indonesia. G.A. Siwabessy Memorial Lecture merupakan suatu kegiatan keilmuan dalam bentuk orasi ilmiah yang disampaikan oleh individu yang berjasa dalam penemuan, pengembangan, dan penyebarluasan di bidang ilmu pengetahuan dan ketenaganukliran, serta memiliki kontribusi bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di Jakarta.

    Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Zaki Su’ud, yang mengembangkan penelitian dalam dua bidang yaitu analisa dan desain PLTN generasi lanjut serta dalam bidang instrumentasi meraih anugerah Siwabessy Awards 2024.

    Pria kelahiran Wonosobo pada 12 Desember 1962 itu juga mengembangkan sejumlah komputer klaster untuk melakukan komputasi paralel guna menunjang penelitian analisa reaktor nuklir yang lebih canggih.

    Dia mengembangkan penelitian dalam 2 bidang yaitu analisis dan desain PLTN generasi lanjut serta dalam bidang instrumentasi.

    Dalam bidang analisis dan desain PLTN generasi lanjut dilakukan pengembangan lebih lanjut dari program difusi dan burnup, serta program analisis kecelakaan yang ada dengan sejumlah pengembangan model dan fitur.

    Selain itu, mulai dilakukan studi desain PLTN berumur panjang tanpa pengisian ulang bahan bakar dengan basis PLTN PWR, BWR, HTGR, dan GCFR. Program analisis gabungan netronik dan thermal hidraulik untuk analisis BWR dikembangkan dengan bahasa fortran maupun delphi.

    Selain itu, sejumlah penelitian agak teoritik mulai dilakukan misalnya dengan melakukan analisis perhitungan cross-section dengan model RGM-GCM, HArtree FOCK beserta variasinya, perhitungan grup konstan dengan collision probability, dll. Pada tahun 2005, ia mengembangkan penelitian breed burn reaktor dengan melakukan riset selama satu bulan di lab Prof. Sekimoto yang secara intensif mengembangkan reaktor jenis CANDLE.

    Dari penelitian inilah dihasilkan ide dan program untuk perhitungan skem burnup Modified CANDLE dengan menerapkan pembagian region dalam teras reaktornya. Penelitian tentang fusi juga mulai dilakukan dengan fokus pada perhitungan keseimbangan energi dan optimasi bahan untuk blanket dan first wall untuk reaktor tokamak. Berikutnya penelitian tentang korosi dan reaktor terapung juga dikembangkan.

    Untuk penelitian tentang korosi Pb-Bi cair setelah melalui 2 penelitian doktoral berhasil dicapai pembuktian teoritis/komputasional pertama di dunia bahwa korosi Pb-Bi dapat ditekan dengan optimasi kadar oksigen dalam bahan pendingin yang tepat.

    Penelitian MCANDLE juga berhasil menghasilkan desain yang dapat beroperasi dengan burnup minimal sekitar 18% (sesuai batas limit teoritis yang dikemukakan oleh Prof. Ehud Greenspan dari Univ. California Berkeley). Selanjutnya dengan memakai input bahan bakar berupa bahan bakar bekas PWR maka dapat dicapai reaktor MCANDLE yang dapat beroperasi dengan burnup keluaran sekitar 16%  sehingga dapat menggunakan bahan material generasi lanjut untuk reaktor cepat.

    Dalam 10 tahun terakhir sejalan dengan kemajuan komputer penelitian dengan program Monte Carlo dan analisis 3 dimensi yang lebih akurat mulai banyak digunakan di dunia. Sejalan dengan itu ia mengembangkan sejumlah komputer klaster untuk melakukan komputasi paralel guna menunjang penelitian analisis reaktor nuklir yang lebih canggih. Sejak 2007 mulai dilaksanakan konferensi internasional ICANSE yang ia inisiasi beserta sejumlah kolega.

    Sampai 2018 ada konferensi ICANSE dengan prosiding yang dipublikasikan di AIP conf proceeding dan IOP JOurnal of Physics conference proceedings.Ia telah menghasilkan 225 paper yang terbit di SCOPUS dan lebih dari 100 paper lain di jurnal nasional, prosiding nasional, dll.

    Sejumlah paten sedang diusulkan terkait desain reaktor MCANDLE generasi terbaru dan sejumlah program komputer baru yang dihasilkan. Sejauh ini ia telah meluluskan 160 mahasiswa meliputi 25 mahasiswa S3, 60 mahasiswa S2 dan 75 mahasiswa S1.

    Dalam penelitiannya, dia banyak melakukan kerja sama, antara lain dengan BATAN (BRIN-ORTN), BAPETEN, UGM, UNSRI, UNAND, Tokyo Tech, Tokyo City University, Osaka Univ., Gazi Univ., dll. Kerjasama dengan BATAN antara lain dikembangkan melalui forum IFAR (Indonesian Forum of Advanced Reactor). Adapun kerja sama dengan BAPETEN antara lain terkait pengembangan regulasi untuk PLTN.

    Sementara itu kuliah ilmiah Siwabessy Memorial Lecture tahun 2024 disampaikan oleh Prof Liem Peng Hong, diaspora Indonesia yang kini menjadi bagian Nippon Advanced Information Service (NAIS), Tokyo City University (TCU), Jepang.

    Prof Liem berhasil meneliti desain reaktor riset fluks tinggi dengan moderator grafit dan pendingin gas helium, yang mencakup aspek desain netronik, manajemen bahan bakar teras, termohidrolik, serta analisis simulasi kecelakaan reaktor.

    Pria yang lahir dan dibesarkan di Semarang itu mengalami dua kecelakaan nuklir utama dalam perjalanan karirnya, yakni kecelakaan kekritisan JCO Tokaimura (5 km dari rumah, September 1999) dan kecelakaan parah PLTN Fukushima Dai-Ichi (125 km dari rumah, Maret 2011), yang memberikan dampak khusus pada kegiatan litbang dan isi kontrak komersial yang diterima yang tidak bisa dijumpai di negara lain.

    Dia pernah ditempatkan di Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG) G.A. Siwabessy (RSG GAS) di Bidang Fisika Reaktor (BFR). Selain tugas rutin perhitungan dan eksperimen fisika reaktor, dia melakukan litbang pengembangan perangkat lunak fisika reaktor untuk RSG GAS (program BATAN-2DIFF, -3DIFF, BATAN-FUEL, MTR-DYN).

    Program-program tersebut sampai saat ini masih digunakan oleh BATAN/BRIN dalam operasi, manajemen bahan bakar serta analisis transien/kecelakaan RSG GAS, dan mampu menggantikan seluruh program-program yang disediakan olehpemasok RSG GAS (Interatom, Jerman).

    Selain untuk reaktor riset, pengembangan perangkat lunak reaktor daya HTGR tipe pebble-bed reactor (program BATAN-MPASS, BATAN-Peu), dan reaktor daya jenis pressurized water reactor(PWR) (program NODAL3) juga dilakukan. Saat itu, reaktor daya HTGR dan PWR ini direncanakan akan dibangun masing-masing di Kepulauan Natuna (panas proses untuk Enhance oir Recovery) dan di Semanjung Muria (pembangkitan listrik).

    Program BATAN-MPASS kemudian dipakai oleh ia dan rekan-rekan peneliti dalam analisis dan desain RDE BATAN. Selama di PRSG, ia melakukan desain konversi teras oksida ke silisida RSG GAS dengan tujuan meningkatan umur teras dan pendayagunaan reaktor. Teras silisida yang dirancang berhasil direalisasi (awal tahun 2000-an) dan dioperasikan dengan selamat sampai saat ini (teras No. 108).

    Teras silisida ini lebih unggul, ekonomis, dan lebih mudah dioperasikan dibanding teras oksida awal rancangan pemasok Jerman. Selain itu, kerjasama dengan Pusat Elemen Bakar Nuklir (PEBN) dalam mempersiapkan jenis elemen bakar reaktor riset masa depan dengan muatan lebih tinggi juga dilakukan melalui desain plat bahan bakar mini. Eksperimen iradiasi plat bahan bakar mini di RSG GAS sudah berhasil dilakukan dengan selamat, dan sekarang sedang dilakukan evaluasi pasca iradiasi.

    Sejak 1999 sampai saat ini (2024, genap 25 tahun) ia melanjutkan karir di satu perusahaan penyedia jasa industri nuklir Jepang (NAIS Co., Inc., lokasi Tokaimura) sambil menjadi Visiting Professor di Tokyo Insitute of Technology (TIT), Tokyo City University (TCU), dan Lecturer di Sophia University.

    Pengguna jasa NAIS mencakup institusi litbang nuklir pemerintah (JAEA, IEA dll.), badan regulasi nuklir (NRA, NMCC), perusahaan pemasok reaktor (Mitsubishi, Hitachi-GE dll.), produsen elemen bakar nuklir (NFI), perusahaan listrik swasta dan grup (Shikoku Electric Power Company, TEPCO, TEPSYS dll.), universitas (Tsukuba University, Tokyo University, TIT, TCU dll.) dll.

    Kontrak-kontrak komersial meliputi bidang energi nuklir secara umum, analisis dan desain netronik serta termohidrolik berbagai macam perangkat kritis, reaktor riset, reaktor daya, akselerator, analisis resiko probabilistik, dekomissioning fasilitas nuklir, penyimpanan limbah lestari, kedokteran nuklir dan terapi 73BNCT, perisai radiasi fasilitas nuklir termasuk reaktor fusi ITER, evaluasi data nuklir, pengembangan perangkat lunak fisika reaktor, dan jasa layanan lainnya.

    Dalam perjalanan karir di Jepang, ia mengalami sendiri dua kecelakaan nuklir utama, yakni kecelakaan kekritisan JCO Tokaimura (5 km dari rumah, September 1999) dan kecelakaan parah PLTN Fukushima Dai-Ichi (125 km dari rumah, Maret 2011), yang memberikan dampak khusus pada kegiatan litbang dan isi kontrak komersial yang diterima yang tidak bisa dijumpai di negara lain.

    Di universitas, selain litbang, ia juga melakukan bimbingan mahasiswa/i Indonesia, yang setelah lulus sekarang sudah tersebar di BATAN/BRIN, BAPETEN, IAEA, perguruan tinggi dan perusahaan swasta.Kerja sama litbang dan pengembangan sumber daya manusia dengan institusi BATAN/BRIN (PRSG, PTKRN, PEBN dll.) lebih meningkat setelah ia berada di Jepang, termasuk pembentukan dan peningkatan jaringan hubungan antara lembaga litbang, regulasi nuklir dan universitas Jepang-Indonesia.

    Fokus kerma litbang salah satunya adalah pendayagunaan RSG GAS untuk produksi radiofarmaka Tc-99m/Mo-99 dengan menggunakan Mo alam, Neutron Transmutation Doping (silicon wafer), eksperimen fisika reaktor baru & partisipasi CRP IAEA dengan memakai RSG GAS; partisipasi desain dan analisis proyek RDE, IAEA expert mission ke Reaktor Triga Bandung, teknologi terapi BNCT, dll.

    Beberapa kunjungan dan kerja singkat atas undangan PRSG (RSG GAS) dilakukan dalam mencari solusi problem keselamatan dan perijinan operasi RSG GAS. Pada acara ulang tahun ke-34 RSG G. A. Siwabessy, ia menerima penghargaan tertinggi dari PRSG atas dedikasi dan kontribusinya selama tiga dekade.

  • Komdigi-Kemendag Akan Rilis Badan Khusus Ekosistem Digital pada 2025, Pacu Startup

    Komdigi-Kemendag Akan Rilis Badan Khusus Ekosistem Digital pada 2025, Pacu Startup

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengodok badan atau lembaga (counsil) yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem digital di Indonesia, termasuk perusahaan rintisan (startup).

    Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyebut lembaga tersebut nantinya akan mensupervisi pertumbuhan startup dan memperkuat ekosistem digital di Indonesia.

    “Mungkin kita bilang semacam Indonesia Digital Entrepreneurship Council, seperti itu,” kata Nezar dalam Nex-Be Fest di Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2024).

    Nezar mengatakan, pihaknya bakal berbicara dengan sejumlah kementerian, seperi Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN, dan Kementerian Perdagangan guna membahas ide tersebut.

    Selain beberapa Kementerian, Nezar menuturkan pihaknya bakal berkomunikasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). 

    Komunikasi dengan BRIN, kata Nezar perlu dilakukan karena pihaknya melihat masih ada kekosongan atau kelemahan dalam pembangunan startup yang belum match dengan situasi yang ada saat ini.

    “Jadi kita masih agak tertinggal dan soal R&D, ini juga yang dilihat oleh lembaga-lembaga internasional terhadap kondisi yang ada di Indonesia,” ujarnya.

    Sehingga Nezar menilai, R&D memang harus diperkuat agar ke depannya Indonesia bisa mandiri dan lebih punya sovereignty dalam teknologi. Maka dari itu, perubahan tersebut harus dimulai sekarang dan tidak bisa ditunda tunda lagi. 

    “Kita mulai sekarang atau tidak sama sekali, karena ini 5 tahun ke depan sangat challenging dan kalau kita memang punya cita-cita Indonesia emas 2045, itu harus kita lakukan sekarang,” ucap Nezar.

    Terkait dengan target pembentukan lembaga tersebut, Nezat menuturkan bahwa pihaknya mengharapkan lembaga ini bisa terbentuk pada tahun depan atau tahun 2025.

    “Kita lagi bicara dengan stakeholder startup yang mudah-mudahan gagasan ini bisa terbentuk, bisa terwujud di tahun depan,” pungkasnya.

  • Komdigi Berharap Apple Investasi Jumbo di RI, Punya Pasar Besar

    Komdigi Berharap Apple Investasi Jumbo di RI, Punya Pasar Besar

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai investasi yang dilakukan Apple seharusnya dapat lebih tinggi dari US$1 miliar atau Rp16 triliun, mengingat Indonesia pasar terbesar di Asia Tenggara.

    Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyebut investasi yang dilakukan Apple bisa lebih tinggi dari Rp16 triliun. Sebab, pasar Apple di Indonesia sangat besar.

    “Seharusnya (investasi) lebih tinggi lagi. Melihat pasar Apple juga sangat besar di Indonesia,” kata Nezar saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2024).

    Tidak hanya soal investasi, Nezar mengharapkan Apple dapat memberikan impact yang lebih besar dalam digital talent di tanah air.

    Terutama, Apple dapat menghasilkan developer-developer handal yang bisa digunakan oleh Apple untuk memperkaya ekosistem program yang diproduksi mereka.

    “Jadi misalnya untuk memperkuat sejumlah teknologi-teknologi yang dihasilkan oleh Apple untuk memperkuat produk-produknya yang dipasarkan secara internasional,” ujarnya.

    Diberitakan sebelumnya, Apple, produsen smartphone asal Amerika Serikat, disebut akan menggelontorkan investasi tambahan menjadi US$1 miliar atau Rp16 triliun. Meningkat 10 kali lipat dari komitmen awal yang sebesar US$100 juta. 

    Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan, pihaknya memastikan komitmen tersebut akan didapatkan resmi secara tertulis dari Apple dalam kurun waktu seminggu ke depan. 

    “Dan saya minta, kita sudah bicara dan insya allah mereka untuk tahap pertama saya akan mendapatkan pernyataan secara tertulis, saya minta dari mereka investasi US$1 miliar untuk tahap pertama,” ujar Rosan dalam RDP Komisi XII, Selasa (3/12/2024). 

    Rosan menyebut, selama ini investasi dari Apple memang terbilang sangat kecil di Indonesia. Merujuk data dari Kementerian Perindustrian, hingga saat ini realisasi investasi Apple baru mencapai Rp1,7 triliun. 

    Untuk itu, BKPM berkoordinasi dengan Kemenperin mendorong Apple agar berinvestasi lebih besar khususnya dalam penciptaan rantai pasok global, sekaligus demi mendorong peningkatan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 40%. 

    “Saya juga berkomunikasi dengan Kemenperin bahwa investasinya harus lebih besar dibandingkan di negara-negara Vietnam, karena mereka kan juga mengambil asas manfaat dengan penjualan iPhone sebelumnya,” jelasnya.

  • Apple Bangun Pabrik Rp16 Triliun di RI, Kapan Izin Edar Iphone16 Keluar?

    Apple Bangun Pabrik Rp16 Triliun di RI, Kapan Izin Edar Iphone16 Keluar?

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan Apple tengah merencanakan investasi tambahan senilai sekitar US$1 miliar untuk membangun fasilitas produksi atau pabrik di Indonesia. 

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan rencana tersebut diketahui setelah Apple melakukan pembicaraan awal dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. 

    “Iphone Insha Allah mereka akan mengambil skema pertama yaitu investasi fasilitas produksi atau pabrik di Indonesia, mereka sudah melakukan pembicaraan awal dengan Kementerian Investasi dan angka yang mereka sampaikan rencana investasi mereka ke depan sekitar US$1 miliar, saya nggak tahu sekarang berapa kursnya,” kata Agus kepada wartawan, Kamis (5/11/2024).

    Agus menambahkan bahwa dirinya telah intensif berdiskusi dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani untuk memastikan skema tersebut yang menjadi pilihan komitmen Apple. 

    Untuk diketahui, investasi raksasa teknologi AS itu merupakan syarat perpanjangan seritifkasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 35% sehingga Apple dapat menjual produk barunya di Indonesia. 

    “Kami bicarakan skema yang paling baik untuk Apple bisa merealisasikan investasi yang secara verbal dikomitmenkan oleh Apple ke Kementerian Investasi sebesar US$1 Miliar tadi, jadi teknisnya akan dibicarakan oleh kedua kementerian,” ujarnya.

    Agus menerangkan saat ini komitmen Apple masih dalam tahap pembicaraan teknis mengenai lokasi kawasan industri yang akan digunakan oleh Apple untuk mendirikan fasilitas produksi tersebut. 

    Lebih lanjut, dia memastikan pemerintah akan memberikan dukungan agar investasi ini bisa terealisasi dengan baik dan lancar. 

    “Kami akan membantu sedemikian rupa agar investasi Apple realisasinya berjalan baik dan lancar, sesuai apa yang nanti kita sepakati, sehingga Apple juga bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dengan menghadirkan fasilitas produksi atau pabrik-pabrik,” tambahnya.

    Sebagaimana diketahui, selama ini untuk memenuhi TKDN, Apple masih menggunakan skema ketiga, yakni inovasi. Namun, rencana investasi sebesar US$1 miliar menjadi langkah awal yang baik bagi perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut untuk mempercepat bisnisnya di Indonesia. 

    “Kita lagi bicarakan US$1 miliar itu seperti apa terminnya. Tentu per hari ini di mata pemerintah, Apple masih pakai skema ketiga yaitu inovasi, belum ada skema pertama atau hardware,” ujarnya.

    Agus menekankan bahwa pembicaraan awal ini merupakan langkah positif, dan jika kesepakatan tercapai, akan membuka jalan bagi Apple untuk mendapatkan izin edar produk di Indonesia. 

    “Paling tidak pembicaraan awal yang disampaikan oleh Apple kepada kem invest sudah jadi langkah yang baik bagi Apple untuk lebih cepat melakukan bisnisnya di Indonesia. Kalau tidak kan kita tidak akan mengeluarkan izin edar,” tandasnya.

  • Komdigi Kebut Regulasi AI Tahun Depan, Ingin RI Jadi Pemain Penting di Asean

    Komdigi Kebut Regulasi AI Tahun Depan, Ingin RI Jadi Pemain Penting di Asean

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan mengebut penyusunan regulasi kecerdasan buatan (AI) pada tahun depan. Sempat molor, regulasi yang dihadirkan pada 2025 salah satunya memiliki fokus mengenai kedaulatan data di era AI. 

    Komdigi sempat menargetkan regulasi AI rampung sebelum pergantian presiden. Rencana tersebut belum terealisasi karena beberapa hal.

    Wamen Komdigi Nezar Patria mengatakan pada tahun depan Komdigi berencana untuk membahas dan menggagas peraturan penggunaan kecerdasan buatan, yang saat ini perkembangannya begitu dramatis. 

    Komdigi mendorong industri yang menggunakan kecerdasan buatan dapat lebih inovatif dan kreatif, serta menghadirkan solusi AI kepada seluruh sektor dengan kehadrian regulasi baru tersebut. Komdigi juga ingin regulasi yang dihadirkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain di industri AI, bukan sebagai pasar.

    “Kedaulatan data menjadi salah satu perhatian Komdigi. Kami ingin pengembangan dengan strategis untuk menjadikan Indonesia, bukan hanya konsumen, tetapi juga pemain penting setidaknya di kawasan untuk pengembangan AI,” kata Nezar, Rabu (4/12/2024). 

    Nezar menambahkan untuk mewujudkan itu Komdigi menggelar diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan yang saat ini telah mengadopsi teknologi kecerdasan buatan. 

    Diskusi digelar secara berkesinambungan untuk melahirkan regulasi yang dapat melahirkan kepercayaan diri perusahaan dalam negeri dalam mengembangkan AI.

    “Sehingga mereka dapat mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dengan lebih percaya diri dan mengetahui batas yang perlu diperhatikan,” kata Nezar.

    Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai sisi pemanfaatan dan antisipasi tantangan penggunaan AI.

    Prabowo Subianto, kata Meutya, menegaskan terobosan teknologi menuntut para pemimpin untuk lebih bijak, lebih sabar, lebih akomodatif.

    “Kekuatan teknologi dapat membawa kemajuan besar bagi kehidupan manusia, tapi juga mampu membawa kehancuran kehidupan manusia dengan sangat cepat,” tuturnya dalam Keynote Speech AI for Indonesia By Kumparan di Djakarta Teater, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2024).

    Menurut Meutya, Presiden Prabowo Subianto terus menekankan pentingnya teknologi AI yang akan berada di semua lini kehidupan manusia. Namun, di saat yang bersamaan juga perlu persiapan dalam mengantisipasi dampak negatif yang mungkin muncul.

    “Karena itu, Presiden Prabowo memilih jalan kolaborasi, komunikasi dan juga negosiasi. Jadi kita harus sepakat dulu kalau untuk teknologi AI kita dari awal sudah bersepakat berkolaborasi, berkomunikasi dan bernegosiasi sesuai yang disampaikan Presiden Prabowo,” jelasnya.

  • Sebuah Asteroid Tabrak Bumi, Langit Siberia Rusia Terang Benderang

    Sebuah Asteroid Tabrak Bumi, Langit Siberia Rusia Terang Benderang

    Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah asteroid kecil terdeteksi menabrak bumi setelah masuk jalur orbit Bumi, dimana kejadian terlihat di Siberia kemarin 3 Desember waktu setempat atau 4 Desember WIB.

    Batu angkasa itu memasuki atmosfer Bumi pada pukul 11:15 ET di atas Yakutia di Siberia timur laut, menciptakan bola api besar yang disaksikan oleh orang-orang di wilayah tersebut.

    Video yang diunggah ke media sosial menunjukkan bola api yang terang dan bergerak cepat melesat di langit sebelum menghilang.

    Saat ini belum diketahui apakah ada puing-puing asteroid yang mendarat di Bumi.

    Asteroid tersebut berukuran sekitar 27 inci (70 sentimeter) dan terdeteksi oleh para astronom di Observatorium Nasional Kitt Peak di dekat Tucson, Arizona, sebuah fasilitas NOIRLab.

    Asteroid itu sama sekali tidak berbahaya dan diperkirakan akan menghasilkan “bola api yang indah di langit di atas Siberia utara,” tulis Badan Antariksa Eropa di X.

    Asteroid tersebut, memiliki sebutan  C0WEPC5. Asteroid itu menjadi “asteroid penabrak bumk” ke-4 yang ditemukan pada tahun 2024.

    Gisikawan Richard Moissl mengatakan asteroid yang menabrak bumi sebelumnya adalah asteroid 2024 UQ, ditemukan pada 22 Oktober oleh survei Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) di Hawaii. Asteroid itu ditemukan hanya dua jam sebelum terbakar di atas Samudra Pasifik di Hawaii.

    Selain itu ada juga 2024 BX1, asteroid selebar 3,3 kaki (1 meter) yang terbakar tanpa bahaya di atas Berlin pada bulan Januari. Terakhir, asteroid 2024 RW1, meledak di atas Filipina pada 4 September.

    Badan Antariksa Eropa dan badan antariksa lainnya mengoperasikan banyak jaringan sensor di sekitar Bumi untuk mengawasi objek yang datang seperti C0WEPC5.

    Badan antariksa di seluruh dunia tengah meningkatkan upaya untuk mengawasi dan membuat katalog berbagai asteroid dan objek lain yang mengorbit atau melintas dekat Bumi melalui program-program seperti survei ATLAS, Catalina Sky Survey, NEOCC milik ESA, dan banyak lagi.

    NASA juga tengah mengerjakan teleskop inframerah baru yang dikenal sebagai NEO Surveyor yang akan memburu objek-objek dekat Bumi yang berpotensi mengancam.

    Asteroid yang melintas sangat umum, dan kemampuan para astronom untuk mendeteksinya telah meningkat pesat dengan kemajuan teknologi. Menurut NASA, 132 asteroid yang diketahui telah melintas lebih dekat ke Bumi daripada bulan sejak Oktober 2023.

    Secara keseluruhan, telah terjadi lebih dari 36.000 asteroid yang melintas bumi.

  • Telkom Raup Rp15,2 Triliun dari Enterprise Kuartal III/2024, Genjot Pasar UMKM

    Telkom Raup Rp15,2 Triliun dari Enterprise Kuartal III/2024, Genjot Pasar UMKM

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Perseroan) Tbk. (TLKM) memperkuat posisi mereka di pasar UMKM Tanah Air dengan mendorong sejumlah program. Pada kuartal III/2024, kinerja Telkom di segmen enterprise, yang di dalamnya terdapat UMKM, mencapai Rp15,2 triliun atau naik 3,4% secara tahunan. 

    Telkom melalui Indibiz terus memperluas pasar di segmen UMKM. Bekerja sama dengan Digiserve dan Microsoft, perusahaan telekomunikasi pelat merah itu mendorong transformasi digital di sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

    OVP Enterprise Regional Management Telkom Reni Yustiani mengatakan berkolaborasi dalam memberdayakan UKM dengan memberikan pelatihan dan edukasi. Langkah ini juga menjadi upaya Telkom untuk merangkul pelanggan UKM baru, dengan memperkenalkan mereka terhadap solusi-solusi yang dimiliki perusahaan termasuk solusi Microsoft 365.  

    “Harapannya, peserta yang mengikuti kegiatan ini semakin lebih mengenal ekosistem solusi digital Indibiz yang dapat meningkatkan produktivitas bisnis UKM,” kata Reni, dikutip Kamis (5/12/2024). 

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Presiden Direktur Digiserve Buddy Restiady menjelaskan Telkom dan Microsoft menawarkan fitur yang dirancang untuk membantu UKM memenuhi kebutuhan digital tools standar global. Dengan solusi ini, pelaku usaha dapat mengelola data lebih mudah mulai dari penyimpanan, akses, hingga penghapusan. 

    Selain mencetak pendapatan di enterprise, Telkom juga membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun dari bisnis data center pada kuartal III/2024. Jumlah tersebut naik 9,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,4 triliun. 

    Telkom memiliki total kapasitas sebesar 42 MW (megawatt)di 33 data center yang terdiri dari 28 lokasi di Indonesia dan 5 lokasi di 3 negara lainnya (Singapura, Hong Kong, dan Timor Leste). 

    Rata-rata data center utilisasi data center tersebut sebesar 70% dari berbagai segmen pelanggan, seperti pemerintahan, perbankan, enterprise, dan international hyperscaler. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, rata-rata utilisasi tersebut belum meningkat. 

    “Selama periode kuartal III/2024, NeutraDC fokus pada perluasan kapasitas sebesar 18 MW di Cikarang. Data Center dan Cloud Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun dan mengalami pertumbuhan 9,8% YoY,” tulis dalam info memo. 

    Untuk diketahui, NeutraDC merupakan nama brand dari PT Telkom Data Ekosistem, yaity anak usaha dari Telkom Indonesia yang bergerak di bidang pengelolaan pusat data.

    Dalam mendukung penerapan ESG, NeutraDC menggunakan panel surya untuk mendapatkan sumber energi terbarukan. 

    “Kami juga terbuka untuk mengadopsi teknologi pendinginan berbasis air untuk konsumsi energi yang lebih efisien. Untuk menangkap potensi bisnis dari teknologi AI, NeutraDC dikembangkan lebih lanjut agar AI-ready,” dikutip dari info memo.

  • Warga Filipina Heboh Ada Penampakan Bola Api di Langit, Ternyata Gara-gara Ini

    Warga Filipina Heboh Ada Penampakan Bola Api di Langit, Ternyata Gara-gara Ini

    Bisnis.com, JAKARTA – Warga Filipina tepatnya di Cebu dihebohkan dengan penampakan bola api yang seolah berjalan di atas langit pada 4 Desember 2024 malam.

    Warga Cebu, dibuat terkesima saat melihat kilatan cahaya yang melesat di langit. Peristiwa tak biasa itu memicu spekulasi di dunia maya, dimana banyak yang bertanya-tanya apakah itu hujan meteor atau sesuatu yang lebih misterius.

    Dalam video yang beredar di media sosial, tampak sebuah bola api berjalan dengan ukuran cukup besar menyerupai kilatan panjang. 

    Badan Antariksa Filipina (PhilSA) mengklarifikasi sumber fenomena tersebut. Mereka mengonfirmasi bahwa cahaya yang bersinar itu adalah serpihan roket Long March 3B milik China, yang diluncurkan. Puing-puing roket yang diperkirakan jatuh di dalam zona jatuhnya yang telah ditentukan, yaitu sekitar 112 mil laut dari Rozul Reef dan 151 mil laut dari Busuanga, Palawan.

    “Roket Long March 3B diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Prefektur Otonomi Liangshan Yi, Sichuan, sekitar pukul 1:55 siang PhST pada tanggal 03 Desember 2024,” katanya di situs web resmi mereka dilansir dari CDN.

    Meskipun pemandangan itu merupakan tontonan yang menakjubkan bagi mereka yang cukup beruntung untuk menyaksikannya, PhilSA menghimbau masyarakat untuk memberi tahu pihak berwenang setempat jika mereka melihat puing-puing.

    PhilSA juga menyarankan agar tidak mendekati material-material ini, karena mungkin mengandung sisa-sisa yang berbahaya, termasuk bahan bakar roket yang beracun.

    Perbesar

  • Meta Ingin Pakai Energi Nuklir untuk Operasikan Whatsapp dan Facebook

    Meta Ingin Pakai Energi Nuklir untuk Operasikan Whatsapp dan Facebook

    Bisnis.com, JAKARTA – Meta, perusahaan induk Instagram dan Whatsapp, mencari proposal dari pengembang tenaga nuklir untuk membantu memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan perusahaan.

    Melansir dari Reuters, Kamis (5/12/2024) kebutuhan energi nuklir tersebut nantinya berguna untuk mendukung operasional kecerdasan buatan (AI) dan tujuan keberlanjutan Meta.

    Dalam pengumumannya, Meta menyatakan bahwa mereka berencana untuk menambah kapasitas pembangkitan nuklir antara 1 hingga 4 gigawatt di Amerika Serikat pada awal 2030-an. 

    Dengan satu pembangkit nuklir AS umumnya memiliki kapasitas sekitar 1 gigawatt, proyek ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan energi perusahaan.

    Akan tetapi, rencana ini masih terbentur proses pengaturan yang ketat dari Komisi Pengaturan Nuklir AS (NRC), potensi kekurangan bahan bakar uranium, serta resistensi lokal terhadap pembangunan fasilitas nuklir.

    Meski begitu, Meta mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan berbagai jenis reaktor, termasuk reaktor modular kecil (SMR) yang sedang berkembang dan reaktor nuklir besar yang sebanding dengan armada pembangkit listrik tenaga nuklir yang ada di AS. 

    Perusahaan tersebut menegaskan bahwa sedang mencari pengembang dengan keahlian dalam keterlibatan masyarakat, pengembangan, dan perizinan, dan meminta pengajuan proposal hingga 7 Februari 2025.

    “Karena reaktor nuklir membutuhkan lebih banyak modal dan waktu untuk pengembangan dibandingkan dengan proyek energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin, kami akan menjalankan proses permintaan proposal (RFP) ini dengan hati-hati dan menyeluruh,” ujar perwakilan Meta dalam rilisnya.

    Adapun, dengan rencana ini Meta bergabung dengan sejumlah perusahaan besar lainnya, termasuk Microsoft dan Amazon. Kedua perusahaan tersebut telah mengumumkan rencana untuk menggunakan tenaga nuklir dalam operasional pusat data mereka. 

    Microsoft dan Constellation Energy telah bekerja sama untuk memulai kembali unit di Pembangkit Listrik Three Mile Island di Pennsylvania, sementara Amazon membeli pusat data yang dikelola oleh Talen Energy yang menggunakan tenaga nuklir.

  • AS Imbau Warga Pakai Aplikasi Pesan Terenkripsi, Hacker China Tebar Ancaman

    AS Imbau Warga Pakai Aplikasi Pesan Terenkripsi, Hacker China Tebar Ancaman

    Bisnis.com, JAKARTA – Pejabat pemerintah Amerika Serikat menyarankan warga AS untuk menggunakan aplikasi pesan terenkripsi untuk melindungi komunikasi mereka dari peretasan yang dilakukan oleh peretas yang diduga berasal dari China.

    Melansir dari Techcrunch, Kamis (5/12/2024) rekomendasi ini muncul setelah laporan bahwa kelompok peretas yang dikenal dengan nama Salt Typhoon yang berhasil mengakses beberapa jaringan penyedia telekomunikasi terbesar di AS.

    Adapun, peretas tersebut masuk ke sistem dari AT&T, Verizon, dan Lumen. Aksi peretasan mereka pertama kali terungkap pada Oktober lalu.

    Menurut Badan Keamanan Siber AS (CISA), upaya peretasan ini telah berlangsung selama berbulan-bulan dan menyebabkan peretas asal China ini berhasil mengakses informasi sensitif. Informasi seperti komunikasi yang tidak terenkripsi dalam bentuk panggilan suara dan pesan teks.

    Selain itu, kelompok peretas juga berhasil mengakses data yang berkaitan dengan pejabat pemerintah AS, termasuk kandidat presiden, yang diduga menjadi sasaran dalam upaya mata-mata besar-besaran.

    Maka dari itu, CISA merekomendasikan kepada masyarakat AS untuk menggunakan pesan enkripsi sebagai langkah penting untuk melindungi komunikasi pribadi mereka.

    “Apakah itu pesan teks atau komunikasi suara, aplikasi yang menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung adalah cara terbaik untuk menjaga kerahasiaan informasi,” kata pejabat CISA.

    Beberapa aplikasi pesan terenkripsi, seperti Signal dan WhatsApp, yang banyak digunakan di seluruh dunia, memungkinkan komunikasi aman yang tidak dapat diakses oleh pihak ketiga, termasuk pembuat aplikasi itu sendiri. 

    Tak hanya CISA, peringatan yang sama juga disampaikan oleh Federal Bureau of Investigation atau Biro Investigasi Federal (FBI). FBI menekankan pentingnya enkripsi dalam mencegah penyadapan oleh pihak asing.

    Sementara itu, jaringan telekomunikasi yang terkena dampak seperti AT&T dan Verizon sedang berupaya memperbaiki celah keamanan di dalam sistem mereka.

    CISA menambahkan bahwa setiap perusahaan yang menjadi korban harus mengikuti prosedur perbaikan yang disesuaikan dengan kondisi spesifik mereka.