Category: Bisnis.com Tekno

  • Amerika Serikat Resmi Larang TikTok mulai Januari 2025

    Amerika Serikat Resmi Larang TikTok mulai Januari 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — Raksasa media sosial TikTok resmi menghadapi larangan di Amerika Serikat mulai Januari 2025, berdasarkan putusan pengadilan banding federal.

    Dilansir dari Bloomberg, putusan tersebut terbit pada Jumat (6/12/2024) waktu Amerika Serikat (AS). Panel tiga hakim di Wahington, dengan suara bulat memutuskan bahwa larangan TikTok tidak melanggar konstitusi mengenai perlindungan kebebasan berpendapat.

    Pihak TikTok menyatakan akan mengajukan banding dan berharap para hakim akan berpihak kepada mereka dalam hal kebebasan berbicara. TikTok akan menggantungkan harapannya kepada Mahkamah Agung AS.

    “Sayangnya, larangan TikTok disusun dan diberlakukan berdasarkan informasi yang tidak akurat, cacat, dan hipotetis, yang mengakibatkan penyensoran langsung terhadap rakyat Amerika,” berdasarkan pernyataan TikTok dalam media sosial X, dilansir dari Bloomberg, Sabtu (7/12/2024).

    Larangan TikTok di AS akan berlaku mulai 19 Januari 2025, satu hari sebelum pelantikan presiden terpilih Donald Trump.

    Trump sendiri menentang larangan TikTok, ketika dia merayu orang-orang muda AS saat kampanyenya.

    Perwakilan Trump tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui email oleh Bloomberg. Departemen Kehakiman AS juga tidak segera memberikan komentar kepada Bloomberg.

    Analis Bloomberg Intelligence Matthew Schettenhelm menilai bahwa putusan dari Pengadilan Banding AS akan mempersulit Trump untuk membatalkan larangan tersebut. Jika perusahaan tersebut beralih ke Mahkamah Agung, Schettenhelm mengatakan para hakim tidak mungkin memblokir undang-undang tersebut dalam keadaan darurat.

    Kongres mengatakan undang-undang tersebut diperlukan untuk melindungi keamanan nasional dan privasi pengguna.

    “Amandemen Pertama [Konstitusi AS] ada untuk melindungi kebebasan berbicara di Amerika Serikat … Di sini pemerintah bertindak semata-mata untuk melindungi kebebasan itu dari negara musuh asing dan untuk membatasi kemampuan musuh itu dalam mengumpulkan data tentang orang-orang di Amerika Serikat,” tulis Hakim Douglas Ginsburg untuk panel tersebut.

  • Pekerja XL Axiata Minta Proses Merger Transparan, Kemenaker Bilang Begini

    Pekerja XL Axiata Minta Proses Merger Transparan, Kemenaker Bilang Begini

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemenaker buka suara usai serikat pekerja XL Axiata melakukan aksi mogok kerja. Pekerja menuntut transparansi dalam proses merger antara PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN).

    Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Putri menyampaikan, perusahaan sejak awal sebaiknya telah menginformasikan ke serikat pekerja terkait rencana merger, termasuk perkembangannya.

    “Kalau di perusahaan ada serikat pekerja, sebaiknya sejak awal rencana merger, mereka ini sudah diinformasikan termasuk perkembangannya,” kata Indah kepada Bisnis, Jumat (6/12/2024).

    Menurutnya, transparansi dalam hal merger menjadi penting. Pasalnya, dampak dari merger tidak hanya soal bisnis usaha saja, tapi juga berdampak pada pekerja.

    Oleh karena itu, dia menilai baik pekerja dan pengusaha sama-sama berhak untuk mengetahui proses merger tersebut.

    “Dalam hal aksi korporasi tersebut, pekerja dan pengusaha sama-sama berhak untuk lanjut atau tidak,” ujarnya.

    Dalam catatan Bisnis, serikat pekerja XL Axiata melakukan aksi mogok kerja dengan cuti massal. Cuti massal digelar selama satu hari pada Jumat (6/12/2024). 

    Ketua Umum Serikat Pekerja XL Mustakim menyampaikan, aksi ini berisiko sedikit mengganggu layanan yang diberikan XL Axiata kepada lebih dari 58 juta pelanggan perusahaan. Namun, untuk layanan kritis diharapkan tidak mengalami gangguan. 

    “Total karyawan yang melakukan cuti massal di kantor pusat dan regional mencapai hampir 1.000 orang dari total sekitar 1.600 pegawai XL Axiata,” kata Mustakim kepada Bisnis, Jumat (6/12/2024).

    Dia menuturkan, aksi cuti massal ini merupakan bentuk kekecewaan kepada Axiata Malaysia yang tidak melibatkan karyawan dan kurang transparan dalam menjalankan proses merger dengan Smartfren.

    Pasalnya, saat XL Axiata dan Axis Indonesia merger pada 2014, proses merger sangat terbuka dan serikat pekerja dilibatkan. Saat itu manajemen XL dan Axis mengumpulkan para pegawai dan menjabarkan mengenai proses, tahapan, dan hak-hak karyawan bagi yang ingin bergabung maupun yang menolak.

    Karyawan juga ditawarkan perhitungan paket jika bersedia atau menolak bergabung dengan perusahaan baru.  

    Dalam kasus merger XL Axiata-Smartfren, kata Mustakim, karyawan sama sekali tidak dilibatkan bahkan sekelas jajaran direksi pun, kata Mustakim, tidak mengetahui proses merger. 

    “Informasi tertutup. Belakangan kami tahu tidak ada informasi yang jelas juga ke board of directors [BoD]. Kami tidak tahu juga di sana ada dinamika apa,” ungkapnya.

  • Merger XL Axiata – Smartfren, Pengamat: Serikat Pekerja Tak Wajib Dilibatkan

    Merger XL Axiata – Smartfren, Pengamat: Serikat Pekerja Tak Wajib Dilibatkan

    Bisnis.com, JAKARTA – Pengamat Ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak menyebut perusahaan tidak harus melibatkan pekerja dan serikat pekerja dalam proses merger, termasuk dalam kasus merger PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk. 

    “Perusahaan yang mau merger tidak harus melibatkan Pekerja dan Serikat Pekerja dalam prosesnya,” kata Payaman kepada Bisnis, Jumat (6/12/2024).

    Kendati begitu, pekerja dalam hal ini dapat menuntut beberapa hal. Diantaranya, menuntut hak-haknya tidak dikurangi jika terus bekerja di perusahaan baru. 

    Jika ada pekerja yang tidak mau melanjutkan di perusahaan merger, dia mendapat kompensasi sesuai dengan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah (PP) No.35/2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja Dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.

    Dia juga turut mengomentari aksi cuti massal yang dilakukan serikat pekerja XL Axiata. Menurutnya, aksi yang dilakukan para pekerja sebetulnya tidak diperbolehkan.

    Pekerja yang ingin mengambil cuti, lanjutnya, harus mengajukan permohonan. Jika ada keperluan, pengusaha dapat menolak pengajuan cuti tersebut. 

    “Jadi mogok massal dengan cara cuti bersama, tidak diperbolehkan,” ujarnya.

    Dalam catatan Bisnis, serikat pekerja XL Axiata melakukan mogok kerja dengan cuti massal. Cuti massal digelar selama satu hari pada Jumat (6/12/2024). 

    Ketua Umum Serikat Pekerja XL Mustakim menyampaikan, aksi ini berisiko sedikit mengganggu layanan yang diberikan XL Axiata kepada lebih dari 58 juta pelanggan perusahaan. Namun, untuk layanan kritis diharapkan tidak mengalami gangguan. 

    “Total karyawan yang melakukan cuti massal di kantor pusat dan regional mencapai hampir 1.000 orang dari total sekitar 1.600 pegawai XL Axiata,” kata Mustakim kepada Bisnis, Jumat (6/12/2024).

    Dia menuturkan, aksi cuti massal ini merupakan bentuk kekecewaan kepada Axiata Malaysia yang tidak melibatkan karyawan dan kurang transparan dalam menjalankan proses merger dengan Smartfren.

    Pasalnya, saat XL Axiata dan Axis Indonesia merger pada 2014, proses merger sangat terbuka dan serikat pekerja dilibatkan. Saat itu manajemen XL dan Axis mengumpulkan para pegawai dan menjabarkan mengenai proses, tahapan, dan hak-hak karyawan bagi yang ingin bergabung maupun yang menolak. 

    Karyawan juga ditawarkan perhitungan paket jika bersedia atau menolak bergabung dengan perusahaan baru.  

    Dalam kasus merger XL Axiata – Smartfren, kata Mustakim, karyawan sama sekali tidak dilibatkan bahkan sekelas jajaran direksi pun, kata Mustakim, tidak mengetahui proses merger.  

    “Informasi tertutup. Belakangan kami tahu tidak ada informasi yang jelas juga ke board of directors (BoD). Kami tidak tahu juga di sana ada dinamika apa,” ungkapnya.

  • Hyper 5G Telkomsel Sasar Pabrik Mobil, Pelabuhan hingga Pertambangan pada 2025

    Hyper 5G Telkomsel Sasar Pabrik Mobil, Pelabuhan hingga Pertambangan pada 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melirik potensi implementasi 5G di sektor manufaktur kendaraan roda empat, pelabuhan, hingga pertambangan pada 2025. Kasus pemanfaatan baru terus dikembangkan di sektor tersebut.

    Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna sejumlah pabrik kendaraan membutuhkan otomasi mobil yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan dukungan konektivitas 5G. Perseroan membidik sektor tersebut pada tahun depan. 

    “Jadi ada kebutuhan di pabrik mobil, banyak dari pabrik yang butuh otomasi tinggi. Kedua, pelabuhan, terutama di pengaturan peti kemas di sana kombinasi antara 5G dan kecerdasan buatan, terutama AI vision untuk mendeteksi jumlah kontainer,” kata Indra, Jumat (6/12/2024). 

    Diketahui, jairngan 5G Telkomsel saat ini telah tersedia pertambangan. Konektivitas 5G digunakan untuk menggerakan kendaraan dari jarak jauh, sehingga menekan angka kecelakaan di pertambangan. Jaringan 5G dihadirkan secara private, sehingga lebih stabil dan andal. 

    Hyper 5G Telkomsel juga digunakan untuk smart manufacturing guna meningkatkan produktivitas. Jaringan 5G yang tangguh menggerakan alat-alat manufaktur hingga sensor internet of things IoT). 

    “Kami juga terus mengembangkan kasus pemanfaatan, salah satunya adalah menggerakan ekskavator dengan 5G dari jarak jauh,” kata Indra. 

    Adapun Hyper 5G Telkomsel memiliki kecepatan tertinggi (peak) unduh mencapai 515 Mbps atau 4x lipat dari 4G. Sementara itu untuk rata-rata unduh menyentuh 227 Mbps atau 4x lipat dari 4G. 

    Untuk kecepatan unggah, secara peak menyentuh 91 Mbps atau 2x kecepatan unduh 4G. Sementara itu secara rerata mencapai 67 Mbps atau 2x dari rerata 4G. 

    Dari sisi latensi, mencapai 10 milidetik dengan rerata yaitu 16 milidetik. 3x lipat lebih rendah dibandingkan dengan 4G. 

    Sementara itu, dalam kesempatan berbeda Head of Ericsson Indonesia Krishna Patil mengatakan 5G dapat membantu industri untuk menurunkan angka kecelakaan manufaktur dalam negeri yang terbilang tinggi. 

    Merujuk pada data Kementerian Ketenagakerjaan, pada periode Januari – Agustus 2024, Indonesia mencatat 278.564 kasus kecelakaan kerja, dengan mayoritas melibatkan peserta penerima upah. 

    Untuk mengatasi hal ini, ujar Krishna, teknologi smart manufacturing yang didukung oleh 5G dapat menjadi solusi utama dalam meningkatkan keselamatan kerja.

    Dengan kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah, teknologi 5G memungkinkan data dari sensor dan perangkat di lapangan dikirim dan diproses secara instan, memberikan kemampuan pengawasan secara real-time. 

    “Selain itu, integrasi teknologi ini dapat mendeteksi bahaya lebih dini dan mengelola aktivitas operasional secara lebih aman, sehingga mengurangi risiko kecelakaan di tempat kerja. Hasilnya, keselamatan pekerja dapat lebih terjamin, dan lingkungan kerja yang aman serta efisien pun berhasil diciptakan,” kata Krishna.

    Dalam proses produksi, lanjutnya, kesalahan manual yang dilakukan oleh operator, terutama dalam perhitungan produksi, dapat mengurangi efisiensi operasional secara signifikan. 

    Kesulitan dalam kolaborasi jarak jauh untuk menyelesaikan masalah teknis, ditambah dengan data yang tidak akurat, sering kali memperlambat pengambilan keputusan dan memperburuk kondisi mesin.

    “Tantangan tersebut dapat dijawab oleh teknologi 5G dan AI. Dengan kemampuan memberikan peringatan dini sebelum mesin mengalami kerusakan, sehingga memperpanjang masa pakai mesin dan menjaga kelancaran operasional,” tutur Krishna. 

  • Ericsson Ungkap Masa Depan AI dan 5G di Sektor Manufaktur

    Ericsson Ungkap Masa Depan AI dan 5G di Sektor Manufaktur

    Bisnis.com, JAKARTA – Ericsson, perusahaan teknologi asal Swedia, mengungkapkan ruang pemanfaatan 5G dan kecerdasan buatan (AI) di sektor manufaktur dan hilirasi industri terbuka luas. Kedua teknologi tersebut diyakini dapat meningkatkan produktivitas hingga efisiensi operasional 

    Head of Ericsson Indonesia Krishna Patil mengatakan Ericsson berkomitmen mendukung transformasi digital di Indonesia melalui teknologi 5G dan AI. Perusahaan menghadirkan teknologi terbaru di Tanah Air untuk menciptakan solusi yang berdampak, termasuk untuk sektor manufaktur. 

    “Kami bertekad menghadirkan teknologi kelas dunia untuk memberdayakan inovator menciptakan solusi berdampak besar, sekaligus memainkan peran penting dalam mempercepat terwujudnya Industri 4.0 di Indonesia,” kata Krishna dikutip Jumat (6/12/2024). 

    Krishna mengatakan 5G dapat membantu industri untuk menurunkan angka kecelakaan di manufaktur dalam negeri yang terbilang tinggi. 

    Merujuk pada data Kementerian Ketenagakerjaan, pada periode Januari – Agustus 2024, Indonesia mencatat 278.564 kasus kecelakaan kerja, dengan mayoritas melibatkan peserta penerima upah. 

    Untuk mengatasi hal ini, ujar Krishna, teknologi smart manufacturing yang didukung oleh 5G dapat menjadi solusi utama dalam meningkatkan keselamatan kerja.

    Dengan kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah, teknologi 5G memungkinkan data dari sensor dan perangkat di lapangan dikirim dan diproses secara instan, memberikan kemampuan pengawasan secara real-time. 

    “Selain itu, integrasi teknologi ini dapat mendeteksi bahaya lebih dini dan mengelola aktivitas operasional secara lebih aman, sehingga mengurangi risiko kecelakaan di tempat kerja. Hasilnya, keselamatan pekerja dapat lebih terjamin, dan lingkungan kerja yang aman serta efisien pun berhasil diciptakan,” kata Krishna.

    Dalam proses produksi, lanjutnya, kesalahan manual yang dilakukan oleh operator, terutama dalam perhitungan produksi, dapat mengurangi efisiensi operasional secara signifikan. 

    Kesulitan dalam kolaborasi jarak jauh untuk menyelesaikan masalah teknis, ditambah dengan data yang tidak akurat, sering kali memperlambat pengambilan keputusan dan memperburuk kondisi mesin.

    “Tantangan tersebut dapat dijawab oleh teknologi 5G dan AI. Dengan kemampuan memberikan peringatan dini sebelum mesin mengalami kerusakan, sehingga memperpanjang masa pakai mesin dan menjaga kelancaran operasional,” tutur Krishna. 

    Krishna menambahkan teknologi smart manufacturing juga memainkan peran penting dalam mempercepat hilirisasi industri, yang menjadi fokus utama pemerintah Indonesia. Dengan meningkatkan efisiensi produksi, pengolahan bahan mentah menjadi produk bernilai tambah dapat dilakukan secara lebih optimal. 

    Teknologi smart manufacturing dapat mendukung proses hilirisasi ini dengan memungkinkan operasi jarak jauh, mengatasi tantangan lokasi tambang yang terpencil dengan jaringan terbatas.

    “Smart manufacturing yang didukung oleh 5G dan Generative AI memainkan peran penting dalam mengolah konsentrat mineral, mendukung praktik berkelanjutan, dan pada akhirnya memungkinkan industri tambang Indonesia dalam memenuhi permintaan global,” kata Krishna.

  • Sampah Jadi Pulsa, Inovasi Indosat untuk Lingkungan Berkelanjutan

    Sampah Jadi Pulsa, Inovasi Indosat untuk Lingkungan Berkelanjutan

    Bisnis.com, SORONG – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan digitalisasi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) di Indonesia. Indosat Ooredoo Hutchison, melalui program “Sampah Jadi Pulsa” berinisiatif mengedukasi dan mengajak generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan.

    Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan “Saatnya Gensi (Generasi Terkoneksi) BERAKSI (Berkarya dengan Bijak dan Berprestasi)” yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong, Papua Barat Daya. 

    Melalui “Sampah Jadi Pulsa”, Indosat Ooredoo Hutchison mengajak masyarakat di Sorong, khususnya mahasiswa sebagai Gensi (generasi terkoneksi) menjaga keberlanjutan lingkungan melalui penukaran menukarkan sampah yang mereka kumpulkan untuk dikonversi menjadi dengan pulsa telekomunikasi. 

    Inisiatif Indosat Ooredoo Hutchison ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, sekaligus memberikan insentif yang relevan dengan kebutuhan digital generasi Z.

    Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Indosat Ooredoo Hutchison dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan generasi muda di era digital. 

    EVP Head of Circle Kalisumapa (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua) Indosat Ooredoo Hutchison Swandi Tjia inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan, yaitu menyediakan layanan telekomunikasi berkualitas dan sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

    Sorong dipilih sebagai lokasi strategis untuk peluncuran program ini karena menjadi salah satu wilayah dengan tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Jenis sampah yang diterima yaitu botol plastik dengan ukuran maksimal 300 ml yang nantinya akan dikelola melalui mekanisme daur ulang. 

    Adapun, dalam pelaksanaan teknis Sampah Jadi Pulsa, Swandi menjelaskan untuk botol pertama yang disetor melalui mesin “Sampah Jadi Pulsa”, masyarakat akan mendapatkan pulsa digital senilai Rp1.000. Selanjutnya, untuk botol kedua dan seterusnya, maka setiap botolnya diharga Rp50 dalam bentuk pulsa digital.

    Nantinya, pulsa digital dari sampah jadi pulsa tersebut bisa ditukarkan pulsa aktif untuk setiap kelipatan Rp1.000. Swandi menyatakan mesin Sampah Jadi Pulsa yang ada di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong ini adalah satu-satunya di luar wilayah Jawa-Bali. 

    Perbesar

    “Hingga saat ini sudah ada sebanyak 12 mesin Sampah jadi Pulsa di seluruh Indonesia. Ke depan kami juga membuka peluang untuk bekerja sama dan bermitra dengan siapa saja untuk mengaktifkan mesin Sampah jadi Pulsa ini,” jelasnya.

    Indosat Ooredoo Hutchison berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia Timur untuk mengembangkan inovasi serupa. Lebih dari itu, program ini juga menjadi upaya edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui langkah sederhana namun berdampak besar.

    Selain aspek lingkungan, “Sampah Jadi Pulsa” juga menjadi sarana untuk memperkenalkan konsep ekonomi sirkular kepada mahasiswa. Dalam setiap sesi edukasi, peserta diajak untuk memahami bagaimana limbah dapat diubah menjadi sumber daya yang berharga, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem digital. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga aktor perubahan yang aktif.

    Adapun, dalam inisiatif kegiatan literasi digital bagi generasi muda di Unimuda, Sorong dengan tema Saatnya Gensi (Generasi Terkoneksi) BERAKSI (Berkarya dengan Bijak dan Berprestasi)”, Indosat Ooredoo Hutchison memberikan pemahaman tentang pentingnya perlindungan data diri di era digital. 

    Peserta diajak untuk lebih berhati-hati dalam menjaga informasi pribadi, mengingat maraknya kasus penyalahgunaan data di media digital. Hal ini menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya menawarkan peluang besar, tetapi juga menuntut kesadaran dan tanggung jawab yang lebih tinggi.

    Tidak hanya itu, Indosat Ooredoo Hutchison juga menyediakan ruang diskusi bagi peserta untuk berbagi ide tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan wilayah, mengatasi masalah sosial dan lingkungan. 

    Keberhasilan “Sampah Jadi Pulsa” di Sorong diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia. Indosat Ooredoo Hutchison berencana untuk memperluas program ini dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan institusi pendidikan.

    Dengan inisiatif ini, Indosat Ooredoo Hutchison menunjukkan bahwa kolaborasi antara teknologi dan kesadaran lingkungan dapat menciptakan dampak positif yang nyata. Program ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga memberikan edukasi dan insentif yang relevan bagi masyarakat digital.

    Program “Sampah Jadi Pulsa” adalah contoh bagaimana perusahaan telekomunikasi seperti Indosat Ooredoo Hutchison dapat memainkan peran penting dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas digital, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan. Langkah ini menjadi bukti bahwa digitalisasi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan, menciptakan masa depan yang lebih baik untuk Indonesia.

    ESG merupakan konsep yang mengacu pada tiga kriteria utama dalam mengukur keberlanjutan dan dampak dari sebuah investasi pada suatu perusahaan. Ketiga kriteria tersebut adalah: Lingkungan (Environmental), Sosial (Social), Tata Kelola (Governance). 

    ESG juga merupakan pilar kerangka kerja yang bertujuan untuk mengidentifikasi semua risiko dan peluang non-keuangan yang berkaitan dengan rutinitas perusahaan. 

  • Sepertiga Spesies di Bumi Terancam Punah Gara-gara Efek Rumah Kaca

    Sepertiga Spesies di Bumi Terancam Punah Gara-gara Efek Rumah Kaca

    Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah studi terbaru mengungkapkan hampir sepertiga spesies di seluruh dunia berisiko punah pada akhir abad ini dari efek gas rumah kaca.

    Studi tersebut menemukan bahwa jika suhu global naik hingga 2,7 derajat Fahrenheit (1,5 derajat Celcius) di atas suhu rata-rata pra-industri, melebihi target Perjanjian Paris, maka kepunahan akan meningkat dengan cepat terutama pada hewan amfibi; spesies di ekosistem pegunungan, pulau, dan air tawar; dan spesies di Amerika Selatan, Australia dan Selandia Baru.

    Untuk diketahui, melansir livescience, bumi telah menghangat sekitar 1,8 F (1 C) sejak Revolusi Industri.

    Perubahan iklim menyebabkan perubahan suhu dan pola curah hujan, mengubah habitat dan interaksi spesies. Misalnya, suhu yang lebih hangat menyebabkan migrasi kupu-kupu raja tidak sesuai dengan mekarnya tanaman yang diserbukinya.

    Banyak spesies hewan dan tumbuhan mengalihkan wilayah jelajahnya ke lintang atau ketinggian yang lebih tinggi untuk mengikuti suhu yang lebih baik.

    Meskipun beberapa spesies mungkin beradaptasi atau bermigrasi sebagai respons terhadap perubahan kondisi lingkungan, beberapa spesies tidak dapat bertahan terhadap perubahan lingkungan yang drastis, sehingga mengakibatkan penurunan populasi dan terkadang kepunahan.

    Penilaian global memperkirakan meningkatnya risiko kepunahan pada lebih dari satu juta spesies, namun para ilmuwan belum memahami dengan jelas bagaimana sebenarnya peningkatan risiko ini terkait dengan perubahan iklim.

    Studi baru ini, yang diterbitkan 5 Desember di jurnal Science, menganalisis penelitian keanekaragaman hayati dan perubahan iklim selama lebih dari 30 tahun, yang mencakup lebih dari 450 penelitian terhadap spesies paling dikenal.

    Jika emisi gas rumah kaca dikelola sesuai dengan Perjanjian Paris, hampir 1 dari 50 spesies di seluruh dunia diperkirakan 180.000 spesies akan berisiko punah pada tahun 2100.

    Ketika suhu model iklim ditingkatkan menjadi 4,9 F (2,7 C) kenaikan, yang diperkirakan berdasarkan komitmen emisi internasional saat ini, 1 dari 20 spesies di seluruh dunia akan menghadapi risiko kepunahan.

    Pemanasan hipotetis yang melampaui titik ini membuat jumlah spesies yang berisiko meningkat tajam: 14,9% spesies berisiko punah berdasarkan skenario pemanasan 7,7 F (4,3 C), yang mengasumsikan emisi gas rumah kaca yang tinggi. Dan 29,7% dari seluruh spesies akan berisiko punah jika terjadi skenario pemanasan 9,7 F (5,4 C), sebuah perkiraan yang tinggi, namun hal ini mungkin terjadi mengingat tren emisi saat ini.

    Peningkatan jumlah spesies yang berisiko meningkat jauh melampaui target pemanasan 1,5 derajat Celcius, kata penulis studi Mark Urban, ahli biologi di Universitas Connecticut, kepada Live Science.

    “Jika kita menjaga pemanasan global di bawah 1,5 derajat Celcius, sesuai dengan Perjanjian Paris, maka risiko [kepunahan] mulai saat ini hingga mencapai 1,5 derajat Celcius bukanlah peningkatan yang besar,” kata Urban.

    Namun pada kenaikan 2,7 C, lintasannya semakin cepat. Spesies di Amerika Selatan, Australia dan Selandia Baru menghadapi ancaman terbesar.

    Amfibi adalah yang paling terancam karena siklus hidup amfibi sangat bergantung pada cuaca, dan sangat sensitif terhadap perubahan pola curah hujan dan kekeringan, kata Urban.

    Ekosistem pegunungan, pulau, dan air tawar memiliki spesies yang paling berisiko, kemungkinan besar karena lingkungan terisolasi ini dikelilingi oleh habitat yang tidak ramah bagi spesiesnya, sehingga menyulitkan atau tidak mungkin bagi mereka untuk bermigrasi dan mencari iklim yang lebih menguntungkan, tambahnya.

    Membatasi emisi gas rumah kaca dapat memperlambat pemanasan dan menghentikan peningkatan risiko kepunahan, namun memahami spesies dan ekosistem mana yang paling terkena dampak perubahan iklim juga dapat membantu menargetkan upaya konservasi di tempat yang paling membutuhkannya.

  • Telkomsel Targetkan 76 Kota/Kabupaten Terlayani 5G pada 2025, Nambah 20

    Telkomsel Targetkan 76 Kota/Kabupaten Terlayani 5G pada 2025, Nambah 20

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) bakal mengebut penggelaran Hyper 5G pada tahun depan dengan menjangkau 20 kota/kabupaten baru. Saat ini Telkomsel telah mengoperasikan 1.400 base transceiver station (BTS) Hyper 5G dan menjangkau 

    Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna mengatakan perusahaan melakukan investasi terukur dalam pergelaran 5G, sehingga belum dapat diberitahu nilai investasi di 5G yang akan digelontorkan perusahaan pada 2025. Telkomsel menggelar 5G di kota baru sesuai dengan kebutuhan di suatu kota/kabupaten. 

    Adapun untuk tahun depan, Telkomsel akan memperluas jaringan 5G dan menjangkau 20 kota/kabupaten baru.

    “Jadi total kami targetkan di atas 20 kota cover pada tahun depan,” kata Indra, Jumat (6/12/2024). 

    Tidak hanya itu, lanjut Indra, Telkomsel juga akan memperbanyak jaringan 5G di kota-kota eksisting seperti di Medan, Surabaya, Bandung dan lain sebagainya. Telkomsel ingin kota-kota tersebut dapat tergelar jaringan 5G tanpa putus seperti di Bali dan Jakarta, untuk sejumlah ruas jalan. 

    “Harapannya dengan tren Jakarta dan Bali, ini akan mendorong ekosistem 5G di tempat lain sehingga kami pun tidak ragu-ragu investasi berikutnya di 5G,” kata Indra. 

    Sekadar informasi, saat ini peak download jaringan 5G Telkomsel mencapai 515 Mbps atau 4x lipat dari 4G. Sementara itu untuk rata-rata unduh menyentuh 227 Mbps atau 4x lipat dari 4G. 

    Untuk kecepatan unggah, secara peak menyentuh 91 Mbps atau 2x kecepatan unduh 4G. Sementara itu secara rerata mencapai 67 Mbps atau 2x dari rerata 4G. 

    Dari sisi latensi, mencapai 10 milidetik dengan rerata yaitu 16 milidetik. 3x lipat lebih rendah dibandingkan dengan 4G. 

    Indra juga mengatakan cakupan Hyper 5G Telkomsel saat ini telah mencakup sejumlah rute strategis di Jakarta dan sekitarnya, mulai dari bandara Soekarno-Hatta sampai Halim Perdanakusuma, kawasan terencana Pantai Indah Kapuk 1 dan 2, hingga wilayah bisnis dan pusat pemerintahan dari Pondok Indah sampai Monumen Nasional. Dalam waktu dekat, Telkomsel akan memperluas kembali jaringan 5G secara bertahap, terukur, dan terarah ke berbagai lokasi utama lainnya di Indonesia. 

    Teknologi 5G Telkomsel menyediakan internet dengan kecepatan hingga 4 kali lipat lebih tinggi dibandingkan 4G, lebih dapat diandalkan, bisa menghubungkan lebih banyak perangkat, dan mendukung kehadiran teknologi dan inovasi baru dengan latensi yang rendah. 

  • Shopee vs Tokopedia vs TikTok, Siapa Juaranya saat Momen 10.10 dan 11.11?

    Shopee vs Tokopedia vs TikTok, Siapa Juaranya saat Momen 10.10 dan 11.11?

    Bisnis.com, JAKARTA – Compas, perusahaan riset pasar, mengungkapkan Shopee masih unggul dari Tokopedia dan TikTok pada penjualan produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) selama hari kembar 10.10 dan 11.11 pada 2024. Penurunan daya beli masyarakat tidak mengurangi penjualan keduanya. 

    Public Relations Compas Bayu Wardhana menyampaikan, riset yang dilakukan Compas menemukan bahwa nilai penjualan FMCG secara keseluruhan meningkat 47,5% pada double date 10.10 di tahun 2024, sementara pada 11.11 2024 mengalami peningkatan 35,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

    “Double dates di  2024 cukup menarik, karena di sektor FMCG terlihat adanya lonjakan signifikan antara 10.10 dan 11.11 di 2024,” kata Bayu kepada Bisnis, dikutip Jumat (6/12/2024).

    Pada 2024, Compas mencatat nilai penjualan sektor ini pada periode 10.10 mencapai Rp263,6 miliar. Nilainya mengalami peningkatan sebesar 7,2% pada periode 11.11 yang mencapai Rp282,6 miliar.

    Sebagai perbandingan hal ini juga terjadi di 2023, di mana pada periode 10.10 nilai penjualannya berada di angka Rp178,7 miliar, sedangkan pada 11.11 capai Rp207,9 miliar atau meningkat 16,3%.

    Secara terperinci, pada promo momen hari kembar 10.10, Shopee menjadi marketplace dengan kontribusi terbesar di sektor FMCG, mencatatkan nilai penjualan sebesar Rp232,6 miliar.

    Posisi selanjutnya ditempati oleh TikTok Shop dengan penjualan Rp91,1 miliar, diikuti oleh Tokopedia sebesar Rp31 miliar, dan Blibli sebesar Rp2,5 miliar.

    Hal serupa juga terjadi pada periode hari kembar 11.11, di mana Shopee tetap menjadi marketplace dengan kontribusi terbesar di sektor FMCG, mencatat nilai penjualan sebesar Rp252,9 miliar.

    “Di posisi kedua, TikTok Shop berhasil mencapai penjualan sebesar Rp102,2 miliar, diikuti oleh Tokopedia dengan Rp29,6 miliar, dan Blibli sebesar Rp3 miliar,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Compas mencatat kenaikan penjualan pada semua kategori FMCG pada periode hari kembar 11.11 2024 dibandingkan 10.10 2024. 

    Tercatat, kategori Makanan & Minuman mencatat kenaikan tertinggi, meningkat 14% dari Rp61,9 miliar menjadi Rp70,6 miliar. Diikuti oleh kategori Kesehatan yang naik 10%, dari Rp46,7 miliar menjadi Rp51,3 miliar.

    Selanjutnya, kategori Ibu & Bayi yang tercatat tumbuh 8%, dari Rp27,2 miliar menjadi Rp29,4 miliar, dan kategori Perawatan & Kecantikan meningkat 7%, dari Rp221,4 miliar menjadi Rp236,5 miliar.

    Sementara jika dibandingkan data tahunan, penjualan pada double date Oktober 2024 menunjukkan kenaikan di semua kategori FMCG dibandingkan Oktober 2023. 

    Kategori Ibu & Bayi mencatat kenaikan tertinggi, mencapai Rp19,7 miliar atau naik 121% dari sebelumnya Rp8,9 miliar. Diikuti oleh kategori Perawatan & Kecantikan yang naik 49%, dari Rp104 miliar menjadi Rp159,4 miliar. 

    Kemudian, kategori Kesehatan meningkat 40%, dari Rp27,6 miliar menjadi Rp38,5 miliar, dan kategori Makanan & Minuman tumbuh 32%, dari Rp38,2 miliar menjadi Rp50,6 miliar. 

    Hal serupa terjadi pada periode double date 11.11  2024 dibandingkan 11.11 tahun lalu, di mana semua kategori FMCG mencatatkan kenaikan penjualan yang signifikan. 

    Kali ini, kategori Kesehatan mencatatkan kenaikan tertinggi, sebesar Rp41,2 miliar atau tumbuh 87% dari sebelumnyaRp22,1 miliar. Di posisi kedua, kategori Ibu & Bayi tumbuh 76%, dari Rp12,3 miliar menjadi Rp21,6 miliar. 

    Selanjutnya, kategori Makanan & Minuman naik 51%, dari Rp36,8 miliar menjadi Rp55,7 miliar, diikuti oleh kategori Perawatan & Kecantikan yang meningkat 20%, dari Rp136,7 miliar menjadi Rp164,1 miliar.

  • Cara Gunakan Meta AI, Fitur Mirip ChatGPT yang Dibuat WhatsApp

    Cara Gunakan Meta AI, Fitur Mirip ChatGPT yang Dibuat WhatsApp

    Bisnis.com, JAKARTA – WhatsApp kenalkan Meta AI yang memiliki tugas dan cara kerja yang mirip dengan chatGPT.

    Meta AI memiliki fitur canggih yang bisa menjawab chat pengguna, mengedit foto dan video, hingga melakukan tugas lain.

    “Kami mengumumkan serangkaian pembaruan terkini yang memungkinkan Anda untuk berbicara dengan Meta AI secara realtime dengan suara Anda atau mengirimkan foto untuk diedit. Pembaruan ini akan memudahkan lebih banyak orang mengeksplorasi ide, meningkatkan kualitas chat, dan mencoba hal-hal baru,” tulis WhatsApp di blog resminya dikutip Jumat (6/12/2024).

    Chatbot ini bisa digunakan pengguna yang ingin mengobrol dengan asisten virtual AI.

    Cara Gunakan Meta AI di WhatsApp

    Berikut cara menggunakan fitur Meta AI di WhatsApp yang ada di ponsel:

    1. Klik ikon Meta AI (lingkaran bulat berwarna biru) di atas menu obrolan WhatsApp
    2. Klik lingkaran tersebut dan akan muncul pop-up Meta Ai
    3. Pengguna bisa langsung melakukan obrolan secara langsung dengan asisten AI

    Cara lain yang bisa digunakan untuk memulai obrolan dengan Meta AI yakni:

    1. Buka aplikasi WhatsApp lalu tekan jendela obrolan grup yang anda inginkan

    2. Ketikkan “@” dan klik tulisan “Meta AI” yang muncul dari daftar yang ada

    3. Fitur Meta AI pun bisa langsung anda gunakan dengan cara mengirim permintaan, pesan, atau perintah lain.

    Lantas bagaimana bila Meta AI tidak muncul di WhatsApp?

    Apabila Meta AI tak muncul di aplikasi WhatApp anda, yang perlu dilakukan yakni melakukan pembaruan atau update. Alasan lain mengapa Meta AI belum muncul dalam aplikasi WhatsApp anda yakni karena fitur tersebut hanya tersedia di negara tertentu.

    “Mungkin belum tersedia bagi Anda meskipun pengguna lain di negara Anda sudah memiliki aksesnya,” tulis WhatsApp. 

    WhatsApp juga menjelaskan bahwa saat ini Meta AI masih memiliki keterbatasan bahasa yakni Bahasa Arab, Hindi, Indonesia, Inggris, Portugis, Prancis, Spanyol, Tagalog, Thailand, dan Vietnam.

    Fitur Meta AI di WhatsApp