Category: Bisnis.com Tekno

  • Startup Seret Pendanaan, Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Tahun Depan Melambat?

    Startup Seret Pendanaan, Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Tahun Depan Melambat?

    Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia memiliki tiga tantangan utama guna menaikan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia pada 2025. Salah satunya menipisnya investasi yang masuk ke startup.

    Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan tantangan pertama adalah seretnya investasi terhadap startup di Indonesia.

    “Kita tahu di Indonesia sendiri, investasi di bidang digital itu mengalami penurunan yang cukup tajam,” kata Huda dalam diskusi Indonesia Digital Economy Outlook 2025, Kamis (19/12/2024).

    Diketahui, investasi yang masuk ke startup global mengalami penurunan sekitar 35% menjadi US$345,7 miliar pada 2023 menurut laporan Pitchbook. Di Amerika Serikat penurunan pendanaan sekitar 30% menjadi US$170,6 miliar. 

    Sementara itu, nilai pendanaan startup di Indonesia pada semester pertama tahun 2023 mengalami penurunan sekitar 74%.

    Huda menuturkan, pada 2021 investasi di ekonomi digital Indonesia sempat mencapai Rp140 triliun. Namun, pada tahun 2022 angkanya menurun hampir setengahnya yakni berkisar Rp68 triliun.

    Lebih lanjut, Huda menyebut tantangan selanjutnya yaitu masalah sumber daya manusia (SDM) yang sudah digantikan oleh Artificial Intelligence atau AI.

    Huda menjelaskan, nilai Human Capital Index di negara-negara seperti Malaysia, China, dan India cenderung stabil di angka 0,60–0,70, menunjukkan konsistensi dalam pengembangan kualitas SDM. 

    “Sedangkan Indonesia memiliki nilai HCI lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia, mencerminkan tantangan dalam peningkatan kualitas SDM,” ujarnya.

    Huda menyebut, Singapura konsisten menduduki posisi teratas dengan skor 99,48 di 2022 dan 97,4 pada 2023, menunjukkan daya saing digital yang kuat di kawasan. 

    Sementara Indonesia mengalami peningkatan bertahap, namun masih tertinggal di angka 56,74 pada 2022 dan 60,36 di 2023, menekankan perlunya investasi lebih pada infrastruktur digital dan SDM.

    “Indonesia memiliki peringkat yang membaik dalam aspek talent, namun masih rendah, perlu peningkatan keterampilan SDM untuk memenuhi kebutuhan ekonomi digital dan AI,” ucap Huda.

    Sementara, masalah terakhir yakni literasi finansial digital dan keamanan transaksi. Dirinya mengatakan bahwa nilai pilar infrastruktur dan ekonomi dari masyarakat digital Indonesia menurun di tahun 2024 dibandingkan tahun 2023.

    “Nilai Pemberdayaan masih lebih rendah dibandingkan dengan nilai pilar lainnya yang menunjukkan ekonomi digital di Indonesia belum mampu menjadi motor pemberdayaan ekonomi yang signifikan,” pungkasnya.

  • Model Magnetik Dunia Versi Terbaru Dirilis

    Model Magnetik Dunia Versi Terbaru Dirilis

    Bisnis.com, JAKARTA – Pada 17 Desember, Pusat Informasi Lingkungan Nasional (NCEI) dan Survei Geologi Inggris (BGS) merilis versi terbaru dari Model Magnetik Dunia, sebuah prediksi tentang bagaimana medan magnet bumi akan bergeser dan berubah selama lima tahun ke depan.

    Pembaruan telah direncanakan selama bertahun-tahun, dan sebagian besar pengguna tidak akan melihat perubahan apa pun sebagai akibat dari perubahan tersebut. Namun perubahan ini diperlukan untuk menjaga sistem navigasi tetap berfungsi dan membuat prediksi masa depan yang lebih baik mengenai medan magnet bumi.

    Medan magnet utama bumi dihasilkan di inti luar planet, yaitu lapisan besi cair 2.2001.800-3.100 mil (2.890-5.000 kilometer) di bawah permukaan planet. Besi cair yang bersifat konduktif listrik berada dalam gerakan konstan, dan ketika bergerak melalui medan magnet lemah yang ada, gerakan tersebut menghasilkan arus listrik. Arus listrik pada gilirannya menghasilkan medan magnetnya sendiri, yang mengarah pada proses mandiri yang dikenal sebagai geodinamo.

    Geodinamo terus menerus meregenerasi medan magnet bumi selama miliaran tahun. Tanpa sesuatu yang dapat menopang medan magnet tersebut, Bumi akan kehilangan medan magnetnya setelah sekitar 40.000 tahun, kata Bruce Buffett, ahli geofisika di Universitas California, Berkeley.

    Kutub utara magnet berbeda dengan Kutub Utara geografis yang selalu diam. Kutub Utara geografis adalah titik pertemuan sumbu rotasi bumi dengan permukaan planet dan tempat bertemunya semua garis bujur. Sedangkan kutub utara magnet adalah titik di belahan bumi utara tempat garis medan magnet bumi mengarah langsung ke planet.

    Pergerakan kompleks inti luar menyebabkan kutub utara magnet bergeser puluhan mil per tahun. Karena medan magnet bumi sedikit asimetris dan lebih kompleks dibandingkan magnet batang biasa, kutub selatan magnet – titik di Belahan Bumi Selatan di mana medan magnet mengarah langsung ke planet – tidak bergerak dengan cara yang sama. Namun perubahan kekuatan medan magnet di dekat Kutub Utara telah menyebabkan pergeseran dari Arktik Kanada ke Siberia dalam beberapa tahun terakhir.

    Apa Model Magnetik Dunia itu?

    Model Magnetik Dunia adalah model matematis medan magnet bumi dan prediksi bagaimana medan tersebut akan berkembang selama beberapa tahun ke depan. Model ini menggabungkan data dari satelit seperti misi Swarm Badan Antariksa Eropa dan magnetometer presisi tinggi di observatorium berbasis darat untuk memprediksi medan magnet di setiap titik di Bumi.

    Model Magnetik Dunia, yang memprediksi perbedaan antara utara magnetis dan utara sebenarnya di setiap titik di Bumi, memainkan peran integral dalam navigasi satelit dan pesawat terbang serta membantu pengguna ponsel pintar menyesuaikan diri menggunakan layanan seperti Google Maps.

    Aplikasi navigasi menggunakan Model Magnetik Dunia bersama dengan GPS untuk mengarahkan pengguna. “Ponsel cerdas atau sistem GPS Anda memiliki magnetometer, yang merupakan kompas digital yang terpasang di dalamnya,” kata William Brown, ahli geofisika BGS yang membantu membuat dan memperbarui Model Magnetik Dunia. “Ia mengukur arah medan magnet di tempat Anda berada, dan memasukkan posisi Anda ke dalam perangkat lunak Model Magnetik Dunia untuk memberi tahu seperti apa bentuk medan magnet tersebut. Lalu, dengan membandingkan apa yang saya ukur dan apa yang seharusnya saya dapatkan, Anda dapat menentukan arah mana yang Anda hadapi.

    Versi baru Model Magnetik Dunia dirilis setiap lima tahun untuk memperhitungkan perubahan medan magnet akibat pergerakan inti luar. Pembaruan terbaru ini adalah bagian dari jadwal lima tahun tersebut.

    “Tantangan sebenarnya adalah, dan alasan mengapa kami merilis model setiap lima tahun, model tersebut tidak berubah secara teratur. Ini tidak sepenuhnya dapat diprediksi. Ini adalah sistem yang sangat rumit dan kacau,” kata Brown kepada Live Science. “Biasanya, sekitar lima tahun adalah saat keakuratan model mulai mencapai titik di mana model tersebut tidak sebaik yang kita inginkan. Jadi kami membuat prediksi yang lebih baik dengan lebih banyak informasi lima tahun untuk dikerjakan, dan hanya memperbarui prediksi tersebut. maju.”

    Penyimpangan kecil dari bidang yang diprediksi dapat terakumulasi seiring berjalannya waktu dan terkadang bertambah hingga model harus lebih sering diperbarui. Misalnya, NCEI dan BGS merilis pembaruan di luar siklus pada tahun 2019 untuk memperhitungkan inti luar yang mengalir lebih cepat dari biasanya di Belahan Bumi Utara – sebuah fenomena yang menyebabkan kutub utara magnet bergeser jauh lebih cepat dari biasanya.

    Namun bagi kebanyakan orang, pembaruan tahun 2025 tidak akan menghasilkan perubahan nyata pada navigasi, dan pengguna tidak perlu mengubah apa pun agar aplikasi peta ponsel dapat berfungsi dengan baik.

  • Penetrasi IPv6 RI Capai 16% pada 2024, Tertinggal dari Vietnam dan Malaysia

    Penetrasi IPv6 RI Capai 16% pada 2024, Tertinggal dari Vietnam dan Malaysia

    Bisnis.com, JAKARTA – Penetrasi Internet Protocol Version 6 atau IPv6 di Tanah Air menyentuh angka 16% pada 2024 atau naik sekitar 1.000 basis points (bps) dibandingkan dengan 2022 yang sebesar 6%. Namun, jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, ruang pertumbuhan IPv6 masih tertinggal. 

    Tingkat adopsi IPv6 di Indonesia telah mencapai 15,3% pada 2024, dengan total 22,5 juta perangkat yang terhubung, angka ini masih tertinggal dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Malaysia, Vietnam, dan Thailand mencatat tingkat adopsi masing-masing sebesar 72%, 62,9%, dan 49,8%. Sementara itu, rata-rata adopsi IPv6 di kawasan Asia Tenggara mencapai 31,62%, dengan rata-rata global pada angka 39,59%.

    Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) Teguh Prasetya mengatakan ruang pertumbuhan IPv6 Indonesia masih terbuka luas seiring dengan penetrasi 5G dan IoT di Indonesia yang secara ekosistem telah mencapai lebih dari 1 miliar perangkat. 

    Adopsi IPv6 Enhanced Net5.5G, lanjutnya, sangat penting untuk memastikan keamanan platform dan aplikasi, terutama seiring dengan peluncuran 5G. 

    “Ini bukan hanya tentang meningkatkan kapabilitas, tetapi juga mendukung latensi rendah yang krusial untuk teknologi canggih seperti IoT dan kota pintar,” kata Teguh, Kamis (19/12/2024).  

    IPv6 Enhanced Net5.5G merupakan protokol jaringan yang digunakan untuk menghubungkan dan mengidentifikasi perangkat di internet. 

    IPv6 merupakan versi terbaru dari Internet Protocol (IP) yang dikembangkan untuk menggantikan IPv4. Dibandingkan versi sebelumnya, IPv6 memiliki beberapa keunggulan, diantaranya, jumlah alamat IP address yang lebih banyak. 

    Selain itu, IPv6 juga memungkinkan manajemen dan delegasi alamat lebih mudah dan lebih baik, dengan kemampuan konfigurasi otomatis.

    Pasar global IPv6 diestimasi mencapai 34,3 miliar unit pada 2023 dan diproyeksikan mencapai 127,6 miliar unit pada 2030, dengan pertumbuhan rata-rata per tahun mencapai 20,6% dari 2023 hingga 2030. 

    Sementara itu di Indonesia, pada 2030, ditargetkan penetrasi IPv6 mencapai sebesar 31 persen. Teguh menambahkan, IPv6 Enhanced Net5.5G tidak hanya menciptakan nilai ekonomi tetapi juga membuka peluang untuk memperluas industri lokal dan lapangan kerja. 

    PerbesarIlustrasi jaringan internetPerbesar

    Dampak ke Ekonomi

    Direktur Telekomunikasi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Digital, Aju Widya Sari menjelaskan, adopsi IPv6 Enhanced Net5.5G diperkirakan menyumbang hingga US$7,9 triliun pada 2026 bagi ekonomi global.

    Aju menjelaskan, Indonesia saat ini tengah mempercepat langkah menuju transformasi digital dengan mengadopsi IPv6 Enhanced Net5.5G, yang menjadi teknologi fondasi bagi infrastruktur digital masa depan. 

    “IPv6 Enhanced Net5.5G tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis, tetapi juga memberikan manfaat besar dalam tata kelola, keamanan, dan efisiensi di era ekonomi digital,” ujarnya. 

    Tenaga Profesional Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhannas RI Ferry Preska Wathan menjelaskan, pemanfaatan IPv6 Enhanced Net5.5G dapat membantu penyediaan data real-time dan integrasi data untuk menghasilkan kebijakan yang tepat dan cermat.

    “Adopsi IPv6 Enhanced Net5.5G  dapat membantu mewujudkan ekonomi digital yang inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. sekaligus memastikan akses internet dan teknologi ke seluruh pelosok Indonesia,” ujar Ferry. 

    Dalam kesempatan yang sama ASIOTI juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan Indonesia Digital Test House (IDTH) Komdigi yang bertugas melakukan pengujian perangkat elektronik. 

    PKS ini bertujuan memperkuat sinergitas dalam rangka kerjasama teknis dalam pengembangan sumber daya di bidang alat dan perangkat Internet of Things (IoT), penguatan substansi teknis dalam pengujian perangkat, serta keterlibatan bersama forum nasional dan internasional 

    Langka

    Sementara itu pada Desember 2023, Indonesia Network Information Center (IDNIC) menyebutkan nomor Internet Protocol (IP) versi 4 yang bisa dibeli oleh masyarakat di Asia Pasifik hanya sekitar 19.000.

    Pengurus Unit Pelatihan dan Produktivitas SDM IDNIC APJII Mukhammad Andri Setiawan mengatakan hal ini dikarenakan IP versi 4 (IPv4) bernomor 103 dari yang didedikasikan untuk daerah Asia Pasifik dan Oceania sudah habis per Oktober 2023. 

    Ilustrasi jaringan 5GPerbesar

    Sebagai informasi, IP Address (IP) adalah deretan angka yang mewakili identitas perangkat ketika terhubung ke internet ataupun infrastruktur jaringan lainnya. Sama seperti nomor rumah, IP ini berfungsi memastikan data dikirim ke perangkat yang tepat.

    Lebih lanjut, Andri mengatakan jika ada perusahaan yang meminta IP baru, nantinya akan diberikan IP dengan nomor bagian depan /23. Kemudian, ujar Andri adapula potensi lainnya adalah IP baru berawalan 103 tidak sepenuhnya baru.  

    “Jadi IP hari ini yang beredar, itu IP hasil rekoneksi ulang, jadi beberapa organisasi yang mengembalikan IP atau IP nya sudah tidak dibayar lagi, jadi kita ambil lagi,” ujar Andri.

    Lebih lanjut, Andri mengatakan IPv4 saat ini juga dapat dibanderol dengan harga yang cukup fantastis, mulai Rp8 juta hingga Rp200 juta karena kelangkaan tersebut. 

    Diketahui, IPv6 merupakan variasi terbaru dari IP Address atau dapat dikatakan sebagai Internet Protocol Next Generation (IPng). Perbedaan IPv6 dengan IP versi sebelumnya, IPv4 adalah IP yang menggunakan alamat 128 bit. Diketahui, IPv4 hanya memiliki 20-60 bit.

  • MSI Stealth 18 Mercedes-AMG Sabet Gelar Laptop Terbaik, Intip Spesifikasinya

    MSI Stealth 18 Mercedes-AMG Sabet Gelar Laptop Terbaik, Intip Spesifikasinya

    Bisnis.com, JAKARTA – MSI Stealth 18 Mercedes-AMG Motorsport terpilih menjadi Laptop of the Year atau laptop terbaik penghargaan Uzone Choice Award (UCA) 2024.

    Kategori Laptop of the Year dipersembahkan bagi laptop yang unggul dari aspek inovasi dan juga menjunjung value ‘well-rounded’ yang cocok untuk dipakai bekerja sehari-hari, menjalankan pekerjaan kreatif, hingga gaming.

    “Tentunya dengan adanya penghargaan ini membuat salah satu motivasi untuk MSI untuk terus berkembang dan berinovasi untuk produk-produknya dan memberikan yang terbaik untuk para pengguna,” kata Marketing Manager MSI Livia, dalam keterangan tertulis Kamis (19/12/2024).

    MSI Stealth 18 Mercedes-AMG Motorsport mengalahkan laptop-laptop lainnya yang masuk ke dalam nominasi tahun ini, seperti Asus ROG Zephyrus G16 (2024), Acer Swift X 14 OLED, dan Lenovo Yoga 9i 2-in-1.

    Laptop ini memadukan estetika desain, spesifikasi tinggi, dan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk berikan user experience terbaik bagi para penggunanya, terutama para gamer dan kreator konten.

    Dari luar, MSI Stealth 18 Mercedes-AMG Motorsport sudah kasih pengalaman premium khas sports car dari Mercedes-AMG, lewat bahan Magnesium-Aluminium Alloy pada sasisnya yang dilapisi finishing seperti karbon.

    Beberapa detail khas mobil balap juga dihadirkan, dari tombol On/Off yang diganti ‘Start Engine’, keyboard berfitur Per-Key RGB dari SteelSeries yang bisa disesuaikan, thermal inlet yang diukir logo AMG, hingga area exhaust berbentuk rhombuses atau belah ketupat khas Mercedes-AMG.

    Dari spesifikasinya, MSI Stealth 18 Mercedes-AMG Motorsport sudah usung layar Mini LED IPS-Level berukuran 18 inci. Resolusi layarnya sudah UHD+ atau 3.840 x 2.400 piksel dan 100% DCI-P3, lengkap pula dengan refresh rate 120Hz, serta kualitas warna yang mendapatkan sertifikat VESA DisplayHDR 1000.

    Kualitas visual mumpuni dikombinasikan dengan sistem audio hi-res dan premium. MSI kasih keleluasaan kepada pengguna untuk menyetel keluaran audio laptopnya via MSI Center

    Untuk dapur pacunya, MSI Stealth 18 Mercedes-AMG Motorsport ditenagai Intel Core Ultra 9 185H, GPU discrete Nvidia GeForce RTX 4080 12 GB GDDR6, RAM up to 96 GB, serta penyimpanan 2 TB NVMe SSD PCIe Gen4.

    “Spesifikasinya sudah teruji oleh kami, memungkinkan gamer bermain game AAA di atas 60 FPS stabil tanpa kendala. So, MSI Stealth 18 Mercedes-AMG Motorsport memang layak menyandang predikat Laptop of the Year dalam uzone Choice Award 2024,” katanya.

  • ChatGPT Sekarang Punya Fitur Telepon 15 Menit Melalui 1-800-CHATGPT

    ChatGPT Sekarang Punya Fitur Telepon 15 Menit Melalui 1-800-CHATGPT

    Bisnis.com, JAKARATA – OpenAI kini mengumumkan bahwa ChatGPT memiliki fitur baru yakni bisa melakukan panggilan telepon selama 15 menit.

    Panggilan telepon ke ChatGPT tersebut bisa dilakukan secara gratis dengan menghubungi nomor 1-800-CHATGPT.

    Melansir The Verge, Kepala Bagian Produk OpenAI Kevin Weil mengatakan bahwa pengguna menelepon ChatGPT di Amerika Serikat dan mengirim pesan melalui WhatsApp secara global ke nomor 1-800-242-8478.

    Nomor telepon tersebut dibuat menggunakan API Realtime OpenAI, dan fitur WhatsApp didukung oleh GPT-4o mini melalui integrasi dengan API WhatsApp.

    Namun yang harus diperhatikan, panggilan telepon selama 15 menit tersebut diakumulasi per bulan. Artinya, satu nomor telepon hanya bisa melakukan panggilan maksimal 15 menit untuk satu bulan.

    Untuk bisa mendapatkan waktu lebih banyak, pengguna harus mengaktifkan beberapa nomor Google Voice.

    Juru bicara OpenAI Taya Christianson mengatakan bahwa perusahaan tidak akan menggunakan layanan panggilan untuk melatih model bahasa besar.

    Di sisi lain, pada 2007 Google sudah sudah meluncurkan fitur serupa melalui GOOG-411. Fitur ini yang menawarkan bantuan direktori gratis melalui suara.

    Sayangnya fitur ini kemudian berhenti pada 2010 tanpa penjelasan resmi dari Google. Sebuah spekulasi muncul mengatakan bahwa layanan ini berhenti karena Google sudah mencapai tujuan utamanya untuk mengumpulkan basis data sampel suara guna memajukan teknologi pengenalan ucapannya.

    “Para ahli pengenalan suara yang kami miliki mengatakan: apabila Anda ingin kami membangun model ucapan yang benar-benar kuat, kami memerlukan banyak fonem, yaitu suku kata yang diucapkan oleh orang tertentu. suara dengan intonasi tertentu. Jadi kita memerlukan banyak orang yang berbicara, mengatakan berbagai hal agar kita bisa melatihnya. … Jadi 1-800-GOOG-411 adalah tentang hal itu: Mendapatkan sekumpulan sampel ucapan yang berbeda sehingga ketika Anda menelepon atau kami mencoba mengeluarkan suara dari video, kami dapat melakukannya dengan akurasi tinggi,” kata Wakil Presiden Google Marissa Mayer pada saat itu.

  • Antisipasi Cuaca Ekstrem, BMKG Bentuk Digital Weather for Traffic untuk Libur Nataru

    Antisipasi Cuaca Ekstrem, BMKG Bentuk Digital Weather for Traffic untuk Libur Nataru

    Bisnis.com, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyediakan layanan informasi cuaca khusus untuk jalur mudik atau disebut Digital Weather for Traffic/DWT guna mendukung perisapan liburan Natal dan tahun Baru (Nataru).

    Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani mengemukakan bahwa layanan yang telah terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia tersebut dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi cuaca.

    “Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi cuaca sepanjang perjalanan mulai dari lokasi awal hingga tujuan yang bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna,” ujarnya kepada Bisnis melalui pesan singkat, pada Rabu (18/12/2024) malam.

    Lebih lanjut, Ida mengimbau bagi masyarakat, baik yang ingin berlibur ataupun tidak berlibur untuk terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi jalan raya secara teratur, serta membuat persiapan yang tepat sebelum memulai perjalanan.

    “Jika kondisi cuaca buruk hingga ekstrem, lebih baik menunda perjalanan atau mencari rute alternatif yang lebih aman,” imbaunya.

    Sebagai informasi, layanan DWT yang disediakan BMKG ini sudah tersedia di aplikasi mobile infobmkg atau dapat dengan mudah diakses melalui web https://signature.bmkg.go.id/dwt/.

    Berikut imbauan BMKG untuk menghadap potensi cuaca ekstrem:

    Mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air, terutama di wilayah rawan.
    Membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko banjir.
    Menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana serta mempersiapkan perlengkapan darurat.
    Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi infoBMKG.

  • Transaksi Pembayaran Digital Diprediksi Tembus Rp2.908 Triliun pada 2025

    Transaksi Pembayaran Digital Diprediksi Tembus Rp2.908 Triliun pada 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Pembayaran digital Indonesia diprediksi mencapai Rp2.908 triliun pada 2025, naik 16,7% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp2.491 triliun seiring dengan penetrasi internet Indonesia yang makin luas dan perubahan gaya hidup masyarakat.

    Adapun, prediksi ini disampaikan dalam laporan “Indonesia Digital Economy Outlook 2025” yang dikeluarkan oleh Center of Economic and Law Studies (Celios).

    “Kalau kita lihat di pembayaran digital, untuk tahun 2024 kita prediksikan untuk mencapai Rp2.491,68 triliun dan tahun depan itu mencapai hampir Rp3.000, tepatnya di Rp2.906 triliun,” kata Direktur Ekonomi Digital Celios, Nailul Huda dalam diskusi Indonesia Digital Economy Outlook 2025, Kamis (19/12/2024).

    Huda menjelaskan kenaikan pembayaran digital di tahun 2025 dikarenakan adanya pola pembayaran yang berubah di masyarakat saat ini.

    Sebab, saat ini masyarakat melalukan pembayaran secara digital dan sudah mulai meninggalkan pembayaran secara cash.

    “Kita lihat di sini pun dengan Qris yang juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

    Selain pembayaran digital, Celios juga melihat pada tahun 2025 perdagangan daring juga mengalami kenaikan menjadi Rp471,01 triliun dibandingkan 2024 yang berada diangka Rp468,64.

    Meski mengalami kenaikan, Huda mengatakan bahwa kenaikan yang terjadi pada perdagangan daring di 2025 tidak terlalu signifikan.

    Selain itu, Huda memprediksi adanya pertumbuhan transaksi pada sektor transportasi daring. Huda menyebut, pihaknya memprediksi transaksi transportasi daring tumbuh Rp12,66 triliun pada tahun 2025 atau naik sekitar 6% dibanding 2024 yang diketahui sebesar Rp11,94 triliun.

    “Tapi transportasi daring ini tidak menghitung untuk pengantaran makanan, kita hanya menghitung untuk yang pengantaran orang,” ucap Huda.

  • Ilmuwan Ungkap Menembakkan Debu Berlian ke Atmosfer Bumi bisa Kurangi Pemanasan Global

    Ilmuwan Ungkap Menembakkan Debu Berlian ke Atmosfer Bumi bisa Kurangi Pemanasan Global

    Bisnis.com, JAKARTA – Peneliti mengungkapkan menaburkan debu berlian ke atmosfer dapat mengimbangi hampir semua pemanasan yang disebabkan oleh manusia sejak revolusi industri dan memberi waktu untuk menghadapi perubahan iklim.

    Dalam sebuah studi baru, yang diterbitkan Senin (16 Desember) di jurnal Environmental Research: Climate, para peneliti menegaskan berlian setidaknya secara teori, merupakan bahan terbaik untuk injeksi stratosfer.

    Penelitian itu menunjukkan bahwa menembakkan 5,5 juta ton (5 juta metrik ton) debu berlian ke stratosfer setiap tahun dapat mendinginkan planet sebesar 1,8 derajat Fahrenheit (1 derajat Celcius) berkat sifat reflektif permata tersebut.

    Tim membandingkan efisiensi pendinginan partikel berlian dengan partikel aluminium dan kalsit menggunakan model sistem Bumi yang mensimulasikan respons iklim penuh dari suatu intervensi.

    Mereka menemukan jumlah debu berlian yang dibutuhkan untuk mendinginkan planet sebesar 1,8 F – atau 5,5 juta ton per tahun – adalah sekitar sepertiga jumlah bahan lain yang dibutuhkan untuk mencapai efek pendinginan yang sama.

    Dilansir dari Livescience, tingkat pendinginan ini akan sangat membantu dalam membatasi pemanasan global yang dimulai pada paruh kedua abad ke-19 dan sekarang mencapai sekitar 2,45 F (1,36 C), menurut NASA.

    Penelitian ini berkontribusi pada bidang geoengineering yang mencari cara untuk melawan perubahan iklim dengan mengurangi jumlah energi yang mencapai bumi dari matahari.

    Namun biaya dan kebutuhan energi dari bahan-bahan yang berbeda ini masih belum jelas. Sebuah studi pada tahun 2020 memperkirakan bahwa SAI dengan sulfur dioksida dari tahun 2035 hingga 2100 akan menelan biaya US$18 miliar per tahun, dan biaya untuk aluminium dan kalsit kemungkinan besar akan sama, kata Vattioni. Tagihan untuk berlian akan jauh lebih tinggi, dengan studi tahun 2020 menghitung total biaya selama 65 tahun sebesar $175 triliun.

    “Ini adalah topik yang sangat kontroversial, ada banyak ilmuwan yang ingin melarang melakukan penelitian – bahkan penelitian – mengenai topik tersebut.” ujar Sandro Vattioni, seorang peneliti fisika atmosfer eksperimental di Institut Teknologi Federal Swiss di Zurich (ETH Zurich) dilansir dari Live Science. 

    Untuk mengurangi efek pemanasan matahari, para peneliti telah lama menyarankan penggunaan partikel kecil, atau aerosol, yang memantulkan sinar matahari kembali ke luar angkasa.

    Menyuntikkan aerosol ini ke stratosfer lapisan atmosfer bumi yang berada antara 7,5 dan 31 mil (12 hingga 50 kilometer) di atas permukaan planet berarti mereka akan bertahan di atmosfer setidaknya selama satu tahun sebelum jatuh kembali ke Bumi, para peneliti mengatakan.

    Beberapa ratus pesawat terbang di ketinggian perlu terbang mengelilingi Bumi dan mengeluarkan partikel secara terus-menerus untuk mencapai jumlah yang dibutuhkan untuk pendinginan, kata Vattioni, namun pertimbangan seperti itu berada di luar cakupan penelitian.

    “Kami hanya melihat berlian dan tidak memikirkan biayanya atau bagaimana partikel ini dapat ditambang,” katanya. “Tapi jelas ini juga merupakan pertanyaan yang perlu dipertimbangkan [untuk menentukan] apakah hal seperti ini layak dilakukan atau tidak.”

    “Dalam hal ini, partikel kalsit mungkin merupakan pilihan yang lebih baik,” kata Vattioni, seraya menambahkan bahwa kalsit merupakan komponen utama dalam batu kapur, dan oleh karena itu mudah ditemukan dalam jumlah besar di seluruh dunia.

  • TikTok Berjuang Pertahankan 170 Juta Pengguna AS, Sidang Pembelaan Digelar 2025

    TikTok Berjuang Pertahankan 170 Juta Pengguna AS, Sidang Pembelaan Digelar 2025

    Bisnis.com, JAKARTA  Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) bakal mendengarkan banding dari TikTok terkait Undang-Undang Perlindungan Warga Amerika dari Aplikasi yang Dikendalikan Musuh Asing (PFACAA). Perjuangan TikTok mempertahankan pasar 170 juta pengguna dimulai tahun depan.

    Adapun, dalam UU tersebut mewajibkan perusahaan tersebut untuk beralih ke kepemilikan lokal atau menutup operasinya paling lambat 19 Januari 2024.

    Melansir dari The Register, Kamis (19/12/2024) keputusan ini menandai langkah penting dalam proses hukum yang sudah berlangsung, dengan TikTok dan pemiliknya, ByteDance.

    Mahkamah Agung akan menggelar sesi pendengaran lisan pada 10 Januari 2024. Sebelum itu, kedua belah pihak diminta untuk mengajukan ringkasan kasus masing-masing. 

    TikTok berharap Mahkamah Agung akan memutuskan bahwa larangan yang diberlakukan oleh PFACAA tidak sah, sehingga lebih dari 170 juta pengguna di AS dapat terus mengakses platform tersebut tanpa pembatasan.

    Meskipun Mahkamah Agung tidak berkewajiban untuk mendengarkan banding, keputusan ini dapat memiliki dampak signifikan terhadap industri teknologi dan kebijakan keamanan nasional AS. 

    Apalagi, pemerintahan Biden dapat memilih untuk memperpanjang tenggat waktu hingga 90 hari, meskipun tidak ada indikasi bahwa mereka akan melakukannya. 

    Selain itu, transisi pemerintahan yang akan datang pada Januari 2024, dengan pelantikan Donald Trump sebagai presiden, juga dapat mempengaruhi kebijakan terkait TikTok di masa depan.

    Namun, menurut The Register sampai saat ini belum ada perusahaan AS yang menunjukkan minat untuk mengakuisisi TikTok. Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, nasib TikTok di AS kini berada di tangan Mahkamah Agung.

    Pemerintahan Biden memperkenalkan PFACAA dengan alasan bahwa TikTok yang dimiliki oleh perusahaan China dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional dan privasi pengguna AS. 

    Meskipun TikTok telah berusaha menjamin bahwa data penggunanya disimpan di AS, pengawasan yang diberikan oleh ByteDance di China terhadap data pribadi warga AS masih menjadi perhatian.

    Pada bulan Desember 2023, Pengadilan Banding AS untuk Distrik Columbia memutuskan bahwa PFACAA dapat diterapkan atas dasar keamanan nasional. TikTok yang tidak setuju dengan keputusan ini, mengajukan banding terakhir ke Mahkamah Agung, yang kini berencana untuk memeriksa konstitusionalitas undang-undang tersebut.

  • Starlink Ditemukan di Wilayah Konflik India, Elon Musk Lepas Tangan

    Starlink Ditemukan di Wilayah Konflik India, Elon Musk Lepas Tangan

    Bisnis.com, JAKARTA – Elon Musk mengonfirmasi bahwa layanan internet satelit Starlink tidak aktif di India. Bantahan atas temuan pihak berwenang terkait dua perangkat Starlink di wilayah konflik. 

    Melansir dari Reuters, Kamis (19/12/2024) perangkat tersebut disita dalam dua insiden terpisah. Perangkat pertama di zona konflik bersenjata di negara bagian Manipur dan satu lagi terkait dengan penggerebekan penyelundupan narkoba.

    Musk, melalui unggahan di platform X pada Selasa malam, menyatakan bahwa sinar satelit Starlink dimatikan di India dan mengatakan bahwa perangkat tersebut tidak pernah menyala sejak awal.

    Komentar ini muncul sebagai respons terhadap unggahan dari Angkatan Darat India yang mengungkapkan temuan perangkat Starlink dalam operasi pencarian pada 13 Desember di Manipur, wilayah yang tengah dilanda konflik komunal sejak tahun lalu.

    Foto yang dipublikasikan oleh Angkatan Darat India menunjukkan senjata yang disita, bersama dengan parabola dan penerima satelit yang memiliki logo Starlink.

    Starlinks devices being used by militants in Manipur.

    Weeks back drug smugglers in Andman caught with Starlink devices.

    This is when the sat-com provider doesn’t have licenses to operate in India.@elonmusk – how the co preventing misuse of technology in the territories its… pic.twitter.com/KH8tm6gEF4

    — The Hawk Eye (@thehawkeyex) December 17, 2024

    Dua perwira militer mengungkapkan bahwa perangkat tersebut kemungkinan digunakan oleh kelompok militan. 

    Mereka juga mencatat bahwa perangkat-perangkat ini kemungkinan diselundupkan melalui perbatasan yang tidak terkontrol dengan Myanmar.

    Meskipun Starlink tidak beroperasi di Myanmar, laporan media sebelumnya menyebutkan bahwa kelompok pemberontak di negara tersebut diketahui menggunakan layanan satelit ini.

    Selain itu, awal bulan ini, polisi India mengirim permintaan hukum kepada Starlink untuk mendapatkan rincian pembelian perangkat yang ditemukan setelah mereka menangkap penyelundup narkoba di laut dengan barang bukti metamfetamin senilai $4,2 miliar.

    Polisi menduga bahwa para penyelundup menggunakan perangkat internet tersebut untuk navigasi selama operasi ilegal mereka.

    Starlink, yang dimiliki oleh Musk, saat ini sedang berusaha mendapatkan izin dari pemerintah India untuk menyediakan layanan internet satelit di negara tersebut.

    Namun, perusahaan tersebut kini menghadapi tantangan dalam mengatasi masalah keamanan yang timbul seiring dengan temuan perangkat Starlink dalam kasus-kasus yang melibatkan militan dan penyelundupan narkoba.

    Ke depan, Starlink masih berupaya mendapatkan persetujuan untuk operasionalnya di India, sambil menyelesaikan masalah-masalah terkait regulasi dan keamanan yang muncul dalam proses tersebut.