Category: Bisnis.com Tekno

  • Perkuat Ekspansi, Ecovacs dan Tineco Buka Flagship Store Ke-7 di Jakarta

    Perkuat Ekspansi, Ecovacs dan Tineco Buka Flagship Store Ke-7 di Jakarta

    Bisnis.com, JAKARTA – Ecovacs dan Tineco, dua merek terkemuka dalam inovasi teknologi rumah tangga, resmi membuka flagship store ke-7 mereka di Indonesia yang berlokasi di Emporium Pluit Mall, Jakarta.

    Pembukaan ini semakin memperluas jangkauan kedua merek tersebut di Tanah Air, di mana sebelumnya telah hadir di sejumlah pusat perbelanjaan besar seperti Plaza Indonesia, Summarecon Mall Serpong, Pondok Indah Mall, dan Pakuwon Mall Surabaya.

    Kehadiran flagship store baru ini diharapkan dapat semakin memudahkan konsumen untuk mengakses produk-produk inovatif dari Ecovacs dan Tineco.

    “Semoga dengan pembukaan di Emporium Pluit Mall menjadi acuan untuk Ecovacs dan Tineco berkembang dan buka di tempat-tempat berikutnya,” ujar Yachinta, Leasing and Casual Leasing Manager Emporium Pluit Mall dalam keterangan yang dikutip Jumat (20/12/2024).

    Ecovacs sendiri merupakan perusahaan yang fokus pada robot pintar untuk rumah. Sedangkan, Tineco adalah perusahaan teknologi yang mengembangkan peralatan rumah tangga pintar.

    Dengan pembukaan flagship store terbaru ini, Ecovacs dan Tineco semakin menegaskan komitmen mereka untuk menjadi pemimpin pasar dalam inovasi teknologi rumah tangga di Indonesia.

    Peresmian flagship store ini disambut antusias oleh para penggemar dan influencer. Sebanyak 11 key opinion leader (KOL) lifestyle turut hadir dalam acara grand opening. 

    “Semoga dengan banyaknya store yang buka ini bisa membantu kita untuk support daily activity kita. As working mom, entrepreneur, or anything Ecovacs and Tineco really helpfull,” kata Vivi Veronica, salah satu KOL yang hadir.

    Senada dengan Vivi, Ivanda Cherlin, KOL lainnya, juga memberikan testimoninya. “Semoga tambah sukses selalu dan makin banyak offline storenya, dan juga uda ada 38 service center yang tersebar di seluruh Indonesia.”

  • Modalku Raih Investasi Rp398 Miliar dari Raksasa Finansial Jepang CJF

    Modalku Raih Investasi Rp398 Miliar dari Raksasa Finansial Jepang CJF

    Bisnis.com, JAKARTA – Grup Modalku, platform pendanaan digital untuk UKM, mengamankan investasi ekuitas senilai Rp398 miliar (kurs: Rp15.959) dari Cool Japan Fund (CJF), pengelola dana kekayaan negara Jepang. Menandai investasi pertama CJF pada perusahaan fintech di Asia Tenggara.

    Grup Modalku akan memanfaatkan investasi ini untuk memperkuat bisnis utama pembiayaan UKM di lima pasar operasinya (Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam). Setelah satu dekade melayani UKM dalam mengoptimalkan potensi bisnis mereka, perusahaan akan fokus membantu bisnis mendapatkan pembayaran lebih cepat melalui solusi pendanaan yang inovatif. 

    Grup Modalku juga akan memanfaatkan teknologi dan AI untuk mendigitalisasi serta mengotomatisasi proses awal pemberian pendanaan. Inisiatif ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk meraih pertumbuhan dan profitabilitas. 

    Co-founder and Group CEO of Funding Societies Modalku Kelvin Teo mengatakan kepercayaan yang diberikan CJF akan membantu perusahaan memperkuat bisnis internasional dalam beberapa tahun ke depan. 

    “Banyak bisnis yang kami layani di Asia Tenggara merupakan perusahaan Jepang, pemasok, dan/atau pelanggan mereka. Bersama CJF, kami berencana untuk memperkuat hubungan ini lebih lanjut,” kata Kelvin dikutip Jumat (21/12/2024). 

    Kelvin mengatakan pendapatan layanan keuangan digital di Asia Tenggara diproyeksikan terus meningkat, dengan pendanaan digital sebagai pendorong utama – berkontribusi sekitar 65% dari total pendapatan. 

    Total pendanaan tumbuh lebih dari 20% secara tahunan menjadi sekitar Rp1.126 triliun dari 2023 hingga 2024, dan diperkirakan terus meningkat sekitar Rp3.200-4.800 triliun pada 2030. 

    Investasi ini mengikuti pencapaian penting Grup Modalku pada 2024, meliputi investasi ekuitas strategis dari Maybank dan fasilitas kredit tahunan ketiga dari Asean Growth Fund milik HSBC yang merupakan bagian dari komitmen kumulatif sebesar lebih dari Rp1.592 triliun fasilitas kredit. 

    Ilustrasi ModalkuPerbesar

    Hingga saat ini, Grup Modalku telah mencapai lebih dari Rp63 triliun pembiayaan bisnis, melayani sekitar 100.000 UKM, dan memproses nilai transaksi bruto pembayaran (GTV) tahunan lebih dari Rp22 triliun – sejak memperluas bisnis pembayaran pada 2022. 

    Sementara itu,  President and CEO of Cool Japan Fund Kenichi Kawasaki, mengatakan rekam jejak positif Modalku menjadi salah satu pertimbangan CJF dalam menggelontorkan investasi untuk mendukung UKM di Asia Tenggara. 

    Dengan meningkatnya minat perusahaan Jepang yang mengarah ke Asia Tenggara, CJF percaya bahwa kemitraan dengan Grup Modalku melalui investasi ini akan mendorong permintaan produk dan layanan Jepang di luar negeri.

    “Hal ini pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi perekonomian Jepang serta UKM lokal yang bekerja sama dengan perusahaan Jepang,” kata Kenichi. 

    Diketahui, secara tahunan, investasi langsung yang dilakukan oleh Jepang di kawasan Asean rata-rata mencapai sekitar Rp296 triliun. Selain itu, terdapat sekitar 15.000 bisnis yang didirikan oleh perusahaan Jepang di wilayah Asean. 

    Dalam survei 2024 oleh Japan Bank for International Cooperation2, yang melibatkan 500 perusahaan Jepang, Asean masuk dalam daftar sepuluh negara teratas yang dianggap menjanjikan untuk pengembangan bisnis internasional, dengan negara-negara Asean mendominasi setengah dari daftar tersebut.

    Melalui investasi ini, Grup Modalku juga akan memulai kemitraan dengan CJF, memanfaatkan rekam jejak kekuatan Grup Modalku dalam melayani UKM di Asia Tenggara untuk menyediakan layanan keuangan yang mendukung perusahaan Jepang. 

    Kemitraan ini akan memperkuat hubungan komersial antara perusahaan Jepang dan UKM lokal di kawasan Asean, serta membantu meningkatkan permintaan global untuk produk dan layanan yang unik bagi gaya hidup serta budaya Jepang dengan mendukung ekspansi bisnis internasional perusahaan Jepang yang terlibat dalam penyediaannya. 

  • Apple dan Meta Saling Sindir soal Kebijakan di Eropa, Ada Apa?

    Apple dan Meta Saling Sindir soal Kebijakan di Eropa, Ada Apa?

    Bisnis.com, JAKARTA – Apple dan Meta, perusahaan induk Instagram dan Whatsapp, kembali saling sindir mengenai kebijakan interoperabilitas yang dibuat oleh Komisi Eropa (EC).

    Apple kembali menolak desakan Komisi Eropa (EC) untuk memberikan interoperabilitas bagi aplikasi pihak ketiga di platform Apple, termasuk iOS dan iPadOS sesuai dengan Undang-Undang Pasar Digital Eropa (DMA).

    Penolakan Apple ini dikarenakan implementasi aturan ini dapat merusak privasi pengguna perangkat Apple di Eropa.

    Melansir dari The Register, Jumat (20/12/2024) Apple menerbitkan sebuah dokumen yang menanggapi aturan DMA tersebut, dengan menyebutkan bahwa Meta telah mengajukan lebih dari 15 permintaan untuk akses ke berbagai fitur teknologi Apple, seperti iMessage dan AirPlay. 

    Apple menyatakan bahwa jika permintaan ini dipenuhi, Meta akan bisa mengakses data pribadi pengguna, termasuk pesan, panggilan telepon, hingga foto-foto pribadi.

    “Permintaan ini akan memungkinkan Meta untuk membaca semua pesan dan email di perangkat pengguna, melihat panggilan telepon, melacak aplikasi yang digunakan, serta mengakses file dan foto pribadi pengguna,” tulis Apple.

    Apple juga menyoroti riwayat Meta yang sering didenda atas pelanggaran privasi. Di AS, Meta telah didenda miliaran dolar oleh Komisi Perdagangan Federal (FTC) karena pelanggaran data pengguna.

    Semantara di Eropa, Meta dihukum $1,3 miliar karena transfer data ilegal dari UE ke AS dan juga dikenai denda $264 juta karena kelalaian yang memungkinkan pencurian data oleh peretas.

    Di sisi lain, Meta merespons tuduhan Apple dengan keras. Andy Stone, Direktur Komunikasi Meta dalam sebuah pernyataan di X  mengatakan bahwa klaim Apple tentang privasi adalah upaya untuk menutupi penolakan mereka terhadap interoperabilitas. 

    “Apple tidak percaya pada interoperabilitas, dan mereka menggunakan alasan privasi untuk membela diri,” ujar Stone.

    Apple dan Meta kini terlibat dalam perdebatan sengit mengenai apakah kebijakan interoperabilitas akan melindungi atau justru merugikan privasi pengguna. 

    Komisi Eropa sendiri terus mengupayakan perubahan agar perangkat dan aplikasi dapat saling berintegrasi lebih lancar tanpa mengorbankan hak-hak privasi pengguna.

  • Kumpulan Kode Redeem FF dan FF Max Hai Ini, Jumat 20 Desember 2024

    Kumpulan Kode Redeem FF dan FF Max Hai Ini, Jumat 20 Desember 2024

    Bisnis.com, JAKARTA – Garena kembali memberikan update kode redeem Free Fire (FF) dan Free Fire Max (FF Max) untuk diberikan kepada para pemain. Kode ini bisa langsung diklaim pada hari ini, Jumat (20/12/2024).

    Pemain Free Fire tercepat yang menukarkannya dan beruntung bisa mendapat item menarik secara cuma-cuma, seperti senjata, skin, dan aneka voucher.

    Namun, perlu diketahui bahwa kode redeem FF terdiri dari 12 karakter berupa huruf kapital dan angka.

    Sehingga apabila kode tidak memenuhi kriteria tersebut, kemungkinan besar kode yang dimasukkan adalah palsu atau ada kesalahan.

    Kode redeem FF ini juga memiliki limit waktu dan kuota penggunaan. Dengan demikian, penukaran tak bisa dilakukan jika kode redeem telah melewati waktu yang ditentukan dan sebelumnya sudah pernah diklaim.

    Kode Redeem FF dan FF Max Hari Ini

    Berikut ini adalah kode redeem Free Fire yang masih berlaku pada hari ini, Jumat (20/12/2024):

    FREEFIREMAX2024 (khusus pengguna baru)
    VENGY18EX472
    4F96ZWSWS2R4
    HE3WH99A89S8
    5GBV2KFWZ7D8
    J6V4NGGHSYKB
    FFAGTXV5FRKH
    FFW2Y7NQFV9S
    FV4SF2CQFY9M
    PSFFTXV5FRDK

    Cara Klaim Kode Redeem FF dan FF Max

    Cara melakukan klaim kode redeem yakni dengan mengunjungi situs resmi Garena di reward.ff.garena.com/id.

    Setelah itu, lakukan login dengan masuk ke akun Anda. Masukkan kode redeem yang sudah ada dapatkan ke dalam kotak yang tersedia.

    Klik “Confirm” untuk me-redeem kodenya agar kita mendapat hadiah. Apabila berhasil, hadiah akan masuk melalui bagian Vault pada beranda gim.

    Hadiah pun bisa langsung digunakan oleh para pemain setelah kode berhasil di-redeem.

    Pemain juga bisa melakukan redeem melalui aplikasi Free Fire secara langsung. Caranya yakni masuk ke aplikasi dan pilih ikon Event di bagian atas paling kiri.

    Masuk ke Info di dashboard dan pilih website kode redeem. Masukkan 12-16 digit kode redeem lalu klik tombol Konfirmasi.Kode redeem pun sudah ditukarkan.

  • Spektrum Lebih Besar, Pelanggan Lebih Ramping

    Spektrum Lebih Besar, Pelanggan Lebih Ramping

    Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan gabungan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL) akan memiliki spektrum frekuensi yang lebih lebar dibandingkan dengan perusahaan gabungan PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia. Namun, secara jumlah pengguna relatif lebih ramping. 

    Spektrum frekuensi sendiri merupakan nadi bagi bisnis operator seluler. Perusahaan telekomunikasi yang memiliki spektrum frekuensi lebar, dapat menghadirkan layanan internet yang lebih optimal kepada pelanggan, termasuk untuk 5G. 

    PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (XLSmart), entitas hasil merger XL Axiata dan Smartfren, diperkirakan mengoperasikan spektrum frekuensi sebesar 152 MHz untuk melayani 94,5 juta pelanggan.  

    Spektrum frekuensi tersebut berasal dari 90 MHz milik XL Axiata (15 MHz/900 MHz, 45 MHz/1800 MHz, dan 30 MHz/2100 MHz) dan 62 MHz milik Smartfren (22 MHz/850 MHz dan 40 MHz/ 2300 MHz). Jumlah tersebut masih berpotensi berubah karena harus melalui perhitungan terlebih dahulu oleh regulator Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).  

    Adapun jika dibandingkan dengan perusahaan hasil merger Indosat-Tri Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison yang total menggunakan spektrum frekuensi sebesar 135 MHz, maka jumlah spektrum frekuensi tersebut lebih besar 17 MHz, dengan jumlah pelanggan terlayani XLSmart lebih sedikit. 

    Indosat melayani 98,7 juta pelanggan pada kuartal III/2024, sementara itu XLSmart diperkirakan melayani 94,5 juta pelanggan, dengan perincian XL Axiata melayani 58,6 juta pelanggan dan Smartfren melayani 34,5 juta pelanggan. 

    Pelanggan XL Axiata sedang mengaktifkan kartu simPerbesar

    Konsolidasi Spektrum  

    Untuk diketahui, Indosat dan Tri adalah perusahaan telekomunikasi yang terakhir merger di Indonesia. Pada 2022, kedua perusahaan memutuskan bergabung. 

    Setelah merger, spektrum frekuensi Indosat dan Tri Indonesia dikonsolidasikan untuk meningkatkan efisiensi. Konsolidasi ini memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum frekuensi, mengurangi duplikasi, dan meningkatkan kualitas layanan. 

    Sebelum melebur, Indosat mengoperasikan pita frekuensi sekitar 95 MHz pada pita frekuensi 850 MHz, 900 MHz, 1,8 GHz, dan 2,1 GHz. Emiten berkode saham ISAT itu kemudian mendapat tambahan 50 MHz dari hasil pengalihan pita frekuensi Tri, maka perusahaan hasil merger Indosat-Tri bakal memiliki total frekuensi hingga 145 MHz. 

    Kemudian setelah melakukan perhitungan, pemerintah meminta Indosat mengembalikan sebagian pita frekuensi, sebesar 10 MHz di spektrum 2,1 GHz. Alhasil, total spektrum yang digunakan menjadi 135 MHz untuk menggelar layanan. 

    Pita frekuensi yang wajib dikembalikan adalah frekuensi yang terletak pada rentang 1.975-1.980 MHz berpasangan dengan pita frekuensi radio pada rentang 2.165-2.170 MHz. Kemudian, bekas frekuenis Tri-Indosat berpindah ke Telkomsel sebagai pemenang lelang. 

    Nasib Spektrum Smartfren

    Pengamat telekomunikasi memperkirakan Komdigi juga akan melakukan perhitungan ulang spektrum frekuensi untuk perusahaan merger XL Axiata dan Smartfren, seperti yang dilakukan kepada Indosat-Tri. Perhitungan akan menentukan apakah spektrum frekuensi perlu dikembalikan atau tidak. 

    “⁠Frekuensi menjadi domain Menkomdigi untuk mengevaluasi dan menetapkannya apakah perlu dikurangi atau tidak dari perusahaan yang baru ini,” kata Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi kepada Bisnis, Jumat (20/12/2024). 

    Sementara itu, Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Ian Yosef M. Edward mengatakan pengalihan spektrum telah diatur dalam UU. no 6/2023 tentang Penetapan Perpu No.2/2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU Pasal 33 ayat (6). 

    Dalam peraturan tersebut pemerintah dapat mengambil kembali spektrum frekuensi perusahaan merger XL – Smartfren ataupun mempertahankannya. 

    “Butir b mengenai pengalihan penggunaan spektrum frekuensi radio, maka sudah ada dasar hukum untuk pengalihan frekuensi XL Axiata ataupun sebaliknya ke PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk/XLSmart,” kata Ian. 

  • Menkomdigi Minta GOTO, TikTok, & Tokopedia, Lebih Aktif Berantas Judi Online

    Menkomdigi Minta GOTO, TikTok, & Tokopedia, Lebih Aktif Berantas Judi Online

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta kepada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) untuk lebih aktif dalam memerangi konten-konten judi online yang berkeliaran di TikTok dan Tokopedia. 

    Meutya menegaskan pentingnya langkah konkret pemberantasan judi online di Indonesia untuk membasmi praktik ilegal tersebut. 

    Dalam pertemuan dengan CEO Gojek Tokopedia (GoTo Group), Patrick Walujo, di Kantor Kementerian Komdigi, Menkomdigi meminta komitmen penuh dari GoTo, selaku pihak yang mewakili TikTok dan Tokopedia, untuk berperan aktif melalui moderasi konten dan literasi digital dalam upaya memberantas judi online.  

    “GoTo, yang juga menaungi TikTok dan Tokopedia, harus berperan lebih aktif dalam memberantas judi online, salah satunya dengan memoderasi konten di platform mereka, termasuk melakukan takedown terhadap konten-konten yang berkaitan dengan judi online,” tegas Meutya Hafid, dikutip Jumat (20/12/2024). 

    Meutya menambahkan, moderasi konten harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan bersih dari aktivitas ilegal. Tidak hanya itu, Meutya juga mendorong GoTo untuk berkontribusi dalam memberikan literasi digital kepada masyarakat.  

    “Edukasi ini penting untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam aktivitas judi online,” kata Meutya. 

    Ilustrasi judi onlinePerbesar

    Menanggapi hal tersebut, CEO GoTo Group Patrick Walujo menyampaikan komitmennya untuk mendukung upaya Komdigi memerangi judi online. 

    GoTo berencana melanjutkan Kampanye Anti Judi Online pada 2025 dengan mengadakan roadshow di 10 kota besar di Indonesia, termasuk Aceh, Medan, Palembang, Samarinda, Yogyakarta, hingga Papua.  

    “Kami akan melakukan kampanye yang lebih intensif, termasuk memberikan edukasi bagi masyarakat tentang bahaya judi online dan mendukung korban yang sudah terjerat untuk pulih,” ungkap Patrick.  

    Patrick juga memastikan bahwa GoTo akan meningkatkan moderasi konten di seluruh platformnya, termasuk TikTok dan Tokopedia, sebagai langkah nyata memberantas aktivitas ilegal, sejalan dengan arahan Menkomdigi.  

    11 Juta Pengguna 

    Sebelumnya, Deputi dan Analis Pemeriksaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Indonesia Danang Tri Hartono memperkirakan jumlah pemain judi online menembus 11 juta pemain hingga akhir 2024.

    Dia mengatakan untuk membuat memberantas judi online perlu dilihat mata rantai praktik ilegal tersebut dari sisi permintaan dan suplai. Dari sisi permintaan, jumlah pemain terus bertambah dari 3,4 juta pemain pada 2023 menjadi 8,8 juta pemain pada kuartal III/2024. 

    Adapun hingga akhir 2024, diperkirakan jumlah berpotensi bertambah 2 juta pemain baru seiring dengan candu judi online yang terus meningkat. 

    “Data itu kan bertambah terus sehingga mungkin bisa di atas 11 juta pemain. Kurang lebih di atas 10 juta lah,” kata Danang, Jumat (29/11/2024). 

    Dari sisi deposit atau uang yang dihabiskan masyarakat Indonesia di judi online, lanjut Danang, pada 2023 mencapai Rp34 triliun. 

    PPATK mengasumsikan untuk operasional judi online sebesar 10%, maka total nilai uang yang keluar dari kantong masyarakat Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp30 triliun. 

    Adapun hingga kuartal III/2024, total uang yang dihabiskan masyarakat (deposit) di judi online mencapai Rp43 triliun atau naik Rp9 triliun dibandingkan Desember 2023. 

    Danang mengatakan dengan potensi keuntungan besar tersebut tidak heran jika kemudian banyak pelaku ingin mengeruk untung dari judi online sehingga suplai terus membanjiri RI. 

    Dari sisi pola, ujar Danang, para pelaku makin pintar dan menyesuaikan dengan kondisi industri. 

    “Mereka menyesuaikan dengan kondisi antisipasi yang dilakukan pemerintah,” kata Danang. 

    Pada 2023, transaksi judi online paling banyak melalui perbankan. Beberapa bulan kemudian, trennya berubah melalui uang elektronik dan dompet digital. 

    Ilustrasi dompet digitalPerbesar

    Saat pemerintah gencar memblokir lewat rekening dan dompet digital, tren yang berpindah ke merchant aggregator (QRIS ) dan kripto. 

    “Kami menemukan puluhan ribu QRIS digunakan untuk judi online,” kata Danang.

    Dompet Digital

    Sementara itu pada Oktober 2024, Komdigi yang saat itu masih bernama Kemenkominfo, mengungkapkan lima dompet digital yang digunakan untuk judi online.

    Menurut data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang diterima Komdigi, nilai transaksi di 5 dompet digital tersebut mencapai triliunan rupiah.

    Adapun daftar dompet digital yang digunakan untuk transaksi judi online tersebut sebagai berikut:

    1. PT Espay Debit Indonesia Koe (aplikasi DANA) dengan nominal transaksi Rp 5,37 triliun dan jumlah transaksi 5,72 juta

    2. PT Visionet Internasional (OVO) dengan nominal transaksi Rp 216,62 miliar dengan jumlah transaksi 836.095

    3. PT Dompet Anak Bangsa (Go Pay) dengan nominal transaksi Rp89,24 miliar dengan jumlah transaksi 577.316

    4. PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) dengan nominal transaksi Rp65,45 miliar dengan jumlah transaksi 80.171

    5. Airpay International Indonesia dengan nominal transaksi Rp 6,1 miliar dengan jumlah transaksi 33.069.

    Kemudian pada November 2024, Komdigi kembali merilis data mengenai dompet digital yang digunakan untuk judi online. Dalam laporan tersebut, DANA masih menempati urutan pertama, sementara Gopay di bawahnya. Sakuku masuk dalam daftar dompet digital yang digunakan untuk judi online. 

    Persentase akun dompet digital terindikasi judi online sebagai berikut: 

    1.DANA: 25,68% 

    2.GoPay: 24,84% 

    3.LinkAja: 21,47% 

    4.OVO: 21,26% 

    5.Sakuku: 2,32% 

    6.ShopeePay: 2,11% 

  • Ekonomi Digital Masih di Permukaan

    Ekonomi Digital Masih di Permukaan

    Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Bank Indonesia (BI) guna mengembangkan ekonomi digital Indonesia.

    Sekjen idEA Budi Primawan mengatakan bahwa diskusi ini membuka ide-ide baru pada sektor ekonomi digital. Apalagi, Budi mengungkapkan masih masih banyak potensi yang bisa digali dari sektor ini.

    Meskipun saat ini sektor ekonomi digital, seperti e-commerce dan fintech, telah berkembang pesat, banyak yang percaya bahwa Indonesia baru melihat permukaan dari potensi yang ada.

    “Ekonomi digital yang saat ini kita lihat di e-commerce dan fintech itu baru kulitnya, masih banyak lagi yang bisa kita optimalkan,” kata Budi dalam diskusi Indonesia Digital Economy Outlook 2025, Kamis (19/12/2024).

    Oleh karena itu, Budi menuturkan dibutuhkan sebuah diskusi lintas sektor antara pemerintah, OJK, Bank Indonesia, serta berbagai pihak terkait lainnya untuk merumuskan kebijakan yang dapat mendorong perkembangan sektor ini lebih jauh.

    Dalam diskusi ini, penting untuk melibatkan pelaku industri yang dapat memberikan masukan terkait tantangan yang dihadapi dalam implementasi ekonomi digital. 

    Dengan adanya regulasi yang jelas dan tepat sasaran, harapannya akan tercipta ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan sektor ini. 

    “Nah ini yang kita harapkan karena menurut saya a good regulation is an implementable regulation, peraturan yang dibuat harus dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Budi menuturkan melalui forum-forum seperti ini, yang melibatkan pelaku industri fintech, media sosial, lembaga think tank, serta pemerintah, diharapkan semakin banyak diskusi konstruktif yang dapat mempercepat terwujudnya kebijakan ekonomi digital yang inklusif dan efektif. 

    “Karena sudah ada diskusi termasuk dengan pelaku industri yang bisa menyampaikan tantangan-tantangan (ekonomi digital),” ucap Budi.

  • Pengusaha Fintech Ragu UU PDP Manjur Lindungi Data Warga, Ini Sebabnya

    Pengusaha Fintech Ragu UU PDP Manjur Lindungi Data Warga, Ini Sebabnya

    Bisnis.com, JAKARTA – Peran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) dalam melindungi data masyarakat diragukan. Pelaku usaha dan pengguna internet disebut masih bingung dalam mengimplementasikan beleid ini. 

    Anggota Steering Committee IFSOC Syahraki Syahrir mengatakan kendala utama dalam implementasi UU PDP adalah perihal kesiapan pemerintah dan industri fintech dalam menerapkan PDP secara efektif.  

    Infrastruktur pengelolaan dan pengawasan yang memadai juga masih menjadi pekerjaan rumah bagi sektor pemerintah. 

    Sementara itu, di sisi industri, pelaksanaan undang-undang ini masih beragam, dengan beberapa pelaku fintech masih belum sepenuhnya siap untuk memenuhi kewajiban yang diatur dalam peraturan tersebut.

    “Apakah seluruh pelaku fintech sudah menerapkan undang-undang ini atau belum, itu masih menjadi pertanyaan besar. Banyak kebingungan di kalangan masyarakat dan pelaku industri,” ujar Raki, Kamis (19/12/2024). 

    Selain itu, Raki mengatakan bahwa kapasitas dan ukuran perusahaan juga menjadi faktor yang memperumit penerapan undang-undang ini. 

    Penerapan yang beragam dan ketidakpastian mengenai kesesuaian regulasi ini di berbagai perusahaan menambah kompleksitas bagi industri fintech. 

    Tantangan ini semakin kompleks mengingat PDP merupakan peraturan yang cukup rumit dan berpotensi mempengaruhi operasional bisnis di berbagai level.

    “Perusahaan fintech yang lebih besar tentu memiliki sumber daya yang lebih untuk mematuhi regulasi ini, sementara yang lebih kecil mungkin kesulitan dalam menyesuaikan proses bisnis mereka,” ujarnya.

    Oleh karena itu, penting bagi pelaku industri dan pemerintah untuk bekerja sama dalam menyusun solusi yang dapat menyelaraskan kebijakan ini dengan kemampuan dan kapasitas yang ada di sektor fintech.

  • Harga Barang E-Commerce Diramal Makin Mahal 3 Bulan Lagi, Imbas PPN 12%

    Harga Barang E-Commerce Diramal Makin Mahal 3 Bulan Lagi, Imbas PPN 12%

    Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) memperkirakan sektor E-Commerce bakal terdampak setelah adanya kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% tahun depan.

    Sekjen idEA Budi Primawan mengatakan bahwa kenaikan PPN 12% membuat e-commerce bergejolak. Namun hal tersebut terjadi secara perlahan. 

    Sebab, pemerintah baru mengeluarkan beberapa stimulus, yang membuat beberapa produk yang tidak terkena PPN. Selain itu, konsumen juga masih melihat tren yang terjadi pasca naiknya PPN 12%

    “Kemarin juga sudah diskusi dengan Pak Asdep Ekonomi Digital di Kemenko Ekonomi. Mungkin paling setelah 3 bulan baru ketahuan (dampaknya),” kata Budi dalam diskusi Indonesia Digital Economy Outlook 2025, Kamis (19/12/2024).

    Budi mengatakan, dampak ini tentunya tidak hanya dirasakan pada sektor E-Commerce. Namun, dampak ini bakal dirasakan pada semua sektor.

    Apalagi, kata Budi barang yang terkena pajak bukan hanya barang yang dijual di E-Commerce. Tetapi, barang-barang lain juga terkena yang membuat semuanya akan meningkat.

    “Sepertinya perlu kita lihat lagi dalam waktu mungkin, ya tadi kuartal 1, dampaknya secara real seperti apa,” ucapnya.

    Di sisi lain, Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi Kementerian UMKM, Ali Manshur mengatakan pihaknya memberikan insentif kepada para UMKM dengan memperpanjang masa berlaku Pajak Penghasilan (PPh) final 0,5% 

    Perpanjangan masa waktu PPh 0,5% berlaku untuk UMKM dengan omzet di atas Rp500 juta hingga Rp4,8 miliar per tahun sampai akhir 2025.

    “Saya hanya mengulangi disampaikan waktu pengumuman itu Pak Menteri kami, Pak Maman juga hadir kan bagaimana kita juga ada insentif juga yang untuk UMKM artinya PPh final 0,5% itu diperpanjang satu tahun,” ucap Ali.

    Berdasarkan pemberitaan Bisnis sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk mengenakan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN sebesar 12% untuk barang-barang mewah hingga biaya sekolah standar internasional. 

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan hal tersebut sesuai dengan masukan dari berbagai pihak dan mengacu azas gotong royong, yang mana masyarakat yang mampu membantu dan membayar, sementara yang tidak mampu dibantu dan dilindungi. 

    Maka harga barang maupun jasa yang tergolong premium yang sebelumnya tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), mulai 2025 akan terkena tarif PPN 12%. 

    “Seperti RS kelas VIP dan pendidikan yang standar internasioanl yang berbayar mahal,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (16/12/2024). 

  • 2 Alasan iPhone 16 Bakal Dijual Lebih Mahal di Indonesia

    2 Alasan iPhone 16 Bakal Dijual Lebih Mahal di Indonesia

    Bisnis.com, JAKARTA – iPhone 16 dirumorkan akan segera masuk Indonesia dan membuka pre-order pada 20 Desember 2024.

    Kabar ini beredar di media sosial, setelah dibagikan oleh Konsultan Gawai Herry SW di akun X-nya pada Selasa (17/12).

    “Kalau tak ada perubahan mendadak, rumornya pre-order iPhone 16 series dimulai pada 20 Desember 2024,” tulisnya.

    Namun rumor tersebut langsung dibantah oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada Kamis (19/12).

    Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, sejauh ini pihak Apple selaku produsen ponsel pintar belum memenuhi kewajiban investasi, meskipun beberapa waktu terakhir Apple disebut telah berkomitmen investasi US$1 miliar untuk membangun pabrik di RI.

    “Karena itu, iPhone 16 belum mengantongi sertifikat TKDN [tingkat komponen dalam negeri], jadi belum bisa diedarkan,” ungkapnya kepada Bisnis, Kamis (19/12/2024).

    Prediksi Harga iPhone 16

    iPhone 16 diprediksi akan memiliki harga yang lebih mahal dari negara lain, saat sudah resmi masuk ke Indonesia.

    Ponsel terbaru Apple tersebut dijual dengan harga $799 saat perilisan perdananya pada September 2024. Saat itu, iPhone 16 memiliki harga sekitar Rp12,2 juta bila dikonversikan ke rupiah.

    Namun saat ini, rupiah menembus Rp16.312 per dolar Amerika Serikat (AS) per Kamis (19/12). Artinya harga iPhone 16 apabila dikonversikan berubah menjadi Rp13 jutaan.

    Tak hanya itu, iPhone 16 juga bakal terkena penerapan kenaikan pajak sebanyak 12% apabila baru masuk ke Indonesia pada Januari 2025.

    Menilik pendahulunya yakni iPhone 15, ponsel tersebut dijual dengan harga Rp16.499.000 saat pertama kali dirilis.

    Kemungkinan besar iPhone 16 tidak akan memiliki harga perilisan yang sama dengan pendahulunya karena kenaikan dolar dan pajak.

    Diprediksi iPhone 16 akan dijual dengan harga sekitar Rp16-18 juta saat tiba di Indonesia nanti.