Category: Bisnis.com Tekno

  • CEO Google Bocorkan AI Gemini Jadi Fokus Perusahaan di 2025

    CEO Google Bocorkan AI Gemini Jadi Fokus Perusahaan di 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – CEO Google Sundar Pichai menyampaikan bahwa pada 2025 pihaknya akan memiliki fokus utama pada pengembangan dan peluncuran lebih lanjut dari model kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) Gemini.

    Melansir dari Techcrunch, Minggu (29/12/2024) Pichain melihat bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun yang kritis. Maka dari itu, Pichai menilai penting bagi perusahaan untuk mempercepat pengembangan di sektor kecerdasan buatan (AI).

    Salah satu inisiatif utama yang akan menjadi prioritas bagi Google adalah pengembangan Gemini, sebuah model AI baru yang diharapkan dapat memperkuat posisi Google di pasar teknologi canggih. 

    Pichai mengakui bahwa perusahaan perlu mengejar ketertinggalan dari pesaingnya dalam hal AI, tetapi dirinya juga menilai bahwa Gemini memiliki momentum yang kuat.

    “Kami masih punya pekerjaan yang harus diselesaikan pada 2025 untuk menutup kesenjangan dan membangun posisi kepemimpinan di sana juga. Skalabilitas Gemini di sisi konsumen akan menjadi fokus terbesar kami tahun depan,” kata Pichai.

    Adapun, pada minggu lalu Google merilis Gemini 2.0, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang menawarkan peningkatan signifikan dalam kecepatan, efisiensi biaya, dan kemampuan multimoda.

    Melansir dari The Verge pada Kamis (12/12/2024), Gemini 2.0 hadir sekitar 10 bulan setelah peluncuran versi 1.5 dan masih berada dalam tahap “pratinjau eksperimental.”

    Gemini 2.0 tidak hanya lebih efisien dalam menjalankan tugas-tugas, tetapi juga dapat melakukan hal-hal baru yang sebelumnya tidak bisa dilakukan.

    Model terbaru ini dapat menghasilkan audio dan gambar secara asli, memperkenalkan kemampuan multimoda yang memungkinkan AI untuk menangani berbagai jenis data sekaligus.

    CEO Google DeepMind, Demis Hassabis mengatakan bahwa kemampuan ini membuka jalan bagi perkembangan agen AI yang dapat bekerja secara mandiri dalam menyelesaikan tugas-tugas kompleks.

    “Gemini 2.0 adalah sebuah langkah besar menuju era agen AI. Kami melihat 2025 sebagai titik awal yang sebenarnya untuk masa depan berbasis agen,” kata Hassabis.

  • Ekstensi Chrome Sejumlah Perusahaan Diretas, Data Penting Diduga Bocor

    Ekstensi Chrome Sejumlah Perusahaan Diretas, Data Penting Diduga Bocor

    Bisnis.com, JAKARTA – Ekstensi browser Chrome milik sejumlah perusahaan diretas dengan modus memasukkan kode berbahaya. Aksi peretasan diduga dilakukan untuk mencuri data pengguna, termasuk kuki peramban dan sesi autentikasi. 

    Melansir dari The Verge, Minggu (29/12/2024), serangan siber ini diduga dimulai pada pertengahan Desember dengan menggunakan email phishing sebagai taktik utama untuk menyebarkan kode berbahaya.

    Dalam analisis teknis yang dipublikasikan di blog resmi, Cyberhaven mengungkapkan bahwa versi terbaru dari ekstensi pencegahan kehilangan data milik mereka telah disusupi dengan kode berbahaya oleh peretas pada Malam Natal, sekitar pukul 08.32 malam waktu setempat.

    Perusahaan tersebut menemukan dan menghapus kode jahat itu pada 25 Desember pukul 6:54 malam, tapi kode tersebut aktif hingga hampir tiga jam kemudian pada pukul 9:50 malam.

    Meskipun kode berbahaya telah dihapus, Cyberhaven memberikan rekomendasi kepada perusahaan yang mungkin terpengaruh, termasuk untuk memeriksa log aktivitas mereka secara menyeluruh dan mengganti kata sandi yang tidak menggunakan autentikasi multifaktor FIDO2. 

    Perusahaan juga menyarankan pengguna untuk segera mencabut kata sandi dan memastikan perlindungan keamanan lebih lanjut.

    Serangan ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi celah keamanan pada perangkat lunak yang digunakan sehari-hari, terutama pada ekstensi peramban yang sering digunakan dalam aktivitas online. 

    Sebelum merilis analisis lebih lanjut, Cyberhaven telah memberitahu pelanggan mereka melalui email pada Jumat pagi untuk memberi peringatan lebih awal terkait insiden ini.

    Di sisi lain, Peneliti keamanan Jaime Blasco memperkirakan bahwa serangan ini tidak dirancang untuk menargetkan Cyberhaven secara khusus.

    Serangan ini, kata Blasco para peretas melakukan serangan acak terhadap pengguna ekstensi peramban yang saat ini sedang populer.

  • OpenAI Umumkan Rencana Struktur Baru, Berorientasi Profit

    OpenAI Umumkan Rencana Struktur Baru, Berorientasi Profit

    Bisnis.com, JAKARTA — OpenAI mengumumkan rencana untuk merombak struktur organisasi demi memudahkan penambahan modal dalam pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

    Dilansir Reuters Minggu (29/12/2024) unit for-profit OpenAI yang ada saat ini akan diubah menjadi public benefit corporation (PBC) yang berbasis di Delaware. Struktur PBC ini memungkinkan perusahaan untuk turut mempertimbangkan kepentingan masyarakat, selain keuntungan pemegang saham. 

    Langkah tersebut dilakukan OpenAI untuk menarik lebih banyak investasi. Pasalnya, pengembangan kecerdasan buatan umum atau artificial general intelligence (AGI), yang bertujuan untuk menciptakan AI yang melebihi kecerdasan manusia, semakin mahal.

    OpenAI sebelumnya telah menarik investasi sebesar US$6,6 miliar pada putaran pendanaan terakhir, dengan valuasi mencapai US$157 miliar.

    Namun, pendanaan tersebut bergantung pada apakah OpenAI dapat mengubah strukturnya dan menghapus batasan laba bagi para investor dalam dua tahun ke depan.

    Meskipun perubahan ini mengarah pada pengembangan lebih lanjut dari sisi for-profit, OpenAI menegaskan bahwa cabang nonprofitnya akan tetap memiliki kepentingan signifikan dalam PBC.

    OpenAI menambahkan bahwa struktur nonprofit itu akan menjadi salah satu organisasi terbaik yang didanai dalam sejarah.

    OpenAI didirikan pada 2015 sebagai organisasi riset nonprofit. Namun, empat tahun kemudian mendirikan unit for-profit untuk mengamankan dana guna mendanai pengembangan AI. 

    Struktur unik ini menempatkan kendali atas unit for-profit di tangan nonprofit, dan menjadi sorotan ketika Sam Altman dipecat sebagai CEO pada tahun lalu.

    Meskipun OpenAI berharap langkah ini akan memperlancar upaya penggalangan dana, langkah tersebut menghadapi tantangan besar. 

    Elon Musk, salah satu pendiri OpenAI yang kemudian keluar dan kini menjadi salah satu kritikus vokal, berusaha menggagalkan rencana tersebut. 

    Pada Agustus 2024, Musk menggugat OpenAI dan Altman, dengan tuduhan bahwa OpenAI melanggar ketentuan kontrak dengan memprioritaskan laba di atas kepentingan publik dalam upaya untuk mempercepat pengembangan AI.

    Pada awal Desember 2024, OpenAI mengajukan permohonan kepada hakim federal untuk menolak permintaan Musk, dengan mempublikasikan pesan-pesan yang menunjukkan bahwa Musk awalnya mendukung status for-profit untuk OpenAI sebelum akhirnya meninggalkan perusahaan setelah gagal memperoleh mayoritas saham dan kendali penuh.

  • China Berambisi Bangun 4,5 Juta BTS 5G Pada 2025

    China Berambisi Bangun 4,5 Juta BTS 5G Pada 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — China berencana membangun 4,5 juta stasiun basis 5G (base transceiver station/BTS) serta mengembangkan lebih banyak industri masa depan pada 2025.

    Rencana ambisius ini disampaikan oleh pihak Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China dalam konferensi kerjanya pada Jumat (27/12/2024). 

    Regulator negara yang telah membangun sebanyak 4,19 juta stasiun basis 5G itu menyatakan bahwa Negeri Panda mendorong revolusi 5G dan inovasi 6G akan menjadi salah satu prioritas sepanjang tahun ke depan.

    Selain 5G, kementerian ini memulai uji coba jaringan optik 10-gigabit dan mengoptimalkan pusat daya komputasi untuk memastikan integrasi mulus antara jaringan dan kemampuan komputasi.

    Kementerian memperkirakan bahwa output industri China diproyeksikan tumbuh 5,7% secara tahunan dan akan mempertahankan kontribusinya yang stabil terhadap pertumbuhan PDB.

    Sementara itu, pendapatan dari sektor telekomunikasi, serta perangkat lunak dan layanan TI, diperkirakan meningkat sekitar 11% secara tahunan. 

    Ke depan, MIIT juga mengungkapkan rencana untuk mengembangkan industri baru dan masa depan, termasuk kendaraan terhubung cerdas, serta memperluas penerapan Sistem Satelit Navigasi BeiDou.

    Kebijakan yang lebih inovatif juga akan dibuat untuk biomanufaktur, teknologi kuantum, kecerdasan yang terwujud, dan manufaktur pada tingkat atom, menurut kementerian tersebut.

  • Apple Ogah Bikin Mesin Pencarian Seperti Google, Tim Cook Dirugikan?

    Apple Ogah Bikin Mesin Pencarian Seperti Google, Tim Cook Dirugikan?

    Bisnis.com, JAKARTA – Apple Inc menolak mengembangkan search engine atau mesin pencari pengganti Google usai Alphabet, induk Google, diputuskan bersalah. Apple berusaha meminimalisir kerugian. 

    Dikutip dari Reuters, Sabtu (28/12/2024) Apple selama ini menjadikan Google sebagai mesin pencari bawaan pada perangkatnya. Lewat mesin pencari tersebut, perusahaan yang dipimpin oleh Tim Cook itu dapat menghasilkan US$20 miliar atau sekitar 36% dari penghasilannya lewat iklan pencarian di browser Safari. 

    Sementara itu dalam perkembangannya Alphabet mendapat sanksi karena kasus monopoli.  

    Kasus monopoli Google itu dapat merugikan Apple, pasalnya Departemen Kehakiman AS (DOJ) akan melarang Google untuk membayar kepada produsen smartphone yang menjadikannya sebagai search engine default. 

    “Apple tidak berencana untuk membangun mesin pencarinya sendiri untuk bersaing dengan Alphabet (GOOGL.O), Google, terlepas dari apakah pembayaran tersebut berlanjut atau tidak,” kata pengacara perusahaan tersebut dalam dokumen pengadilan, yang diajukan di Washington, dikutip Sabtu (28/12/2024). 

    Laporan dari UK PCMag menyebut bahwa SVP Layanan Apple Eddy Cue mengatakan Apple (AAPL.O), telah meminta untuk berpartisipasi dalam persidangan antimonopoli Google yang akan datang di AS. 

    Hal ini merupakan bagian intervensi Apple terhadap dugaan monopoli dari DOJ. Menurut Cue, penghapusan pembayaran tersebut akan menguntungkan Google dan merugikan Apple. 

    “Jika pengadilan ini melarang Google membagi pendapatan untuk distribusi pencarian, Apple akan memiliki dua pilihan yang tidak dapat diterima,” kata Cue. 

    Sebab, pengguna di Amerika Serikat tetap dapat memilih Google sebagai mesin pencari untuk Safari, tetapi Apple tidak dapat menerima bagian apa pun dari pendapatan yang dihasilkan, sehingga Google akan memperoleh akses berharga ke pengguna Apple tanpa biaya. 

    “Namun karena pelanggan lebih memilih Google, menghapusnya sebagai opsi akan merugikan Apple dan pelanggannya,” imbuhnya. 

    Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa DOJ telah membuat asumsi keliru mengenai Apple yang akan memasuki pasar pencarian itu sendiri, jika tidak ada kesepakatan pencarian seluler dengan Google.

    Cue menguraikan tiga alasan mengapa hal itu tidak mungkin bagi Apple. Pertama, biayanya mahal. Kedua, perkembangan pesat dalam AI dan integrasinya dengan pencarian menjadikannya prospek yang berisiko secara ekonomi. Ketiga, Apple kekurangan jumlah profesional khusus yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis iklan pencarian dengan sukses.

    Sebagai informasi, Google akan menghadapi sidang tentang penyelesaian atas kasus monopoli tersebut yang dijadwalkan pada bulan April 2025. Menurut Reuters, Apple telah meminta izin untuk menghadirkan saksi-saksinya sendiri pada sidang bulan April tersebut karena Google sedang kewalahan.

    “Google tidak dapat lagi mewakili kepentingan Apple secara memadai: Google sekarang harus mempertahankan diri dari upaya besar-besaran untuk memecah unit bisnisnya,” kata pihak Apple. 

  • Intip 10 Negara dengan Internet Seluler Tercepat 2024, Ada Indonesia?

    Intip 10 Negara dengan Internet Seluler Tercepat 2024, Ada Indonesia?

    Bisnis.com, JAKARTA — Penggunaan internet terus tumbuh pesat di seluruh dunia, dengan internet sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia saat ini.

    Internet seluler memainkan peran utama dalam revolusi digital ini. Namun, nyatanya kecepatan internet di setiap negara berbeda-beda, dengan negara-negara di Timur Tengah dan Asia memimpin.

    Sementara negara-negara seperti UEA dan Qatar menetapkan tolok ukur untuk kecepatan internet yang cepat, negara-negara besar seperti AS dan India masih menghadapi tantangan dalam mencapai internet seluler berkecepatan tinggi, terutama karena keterbatasan infrastruktur dan perbedaan regional. 

    Hingga Oktober 2024, 5,52 miliar orang menggunakan internet, naik 151 juta orang dalam setahun, dan tren ini terus berkembang. Kontribusi internet terhadap kehidupan saat ini tidak bisa diremehkan karena mengubah cara berkomunikasi, bisnis, dan akses informasi. 

    Internet seluler telah berkembang pesat, menghubungkan lebih dari separuh populasi dunia dengan telepon pintar. Dengan kecepatan internet seluler yang terus meningkat, selalu ada kesenjangan dalam hal kualitas koneksi, di mana beberapa negara memimpin kecepatan dan yang lain tertinggal dengan kecepatan yang lebih lambat.

    Mengutip data Speedtest Global Index, berikut ini daftar negara dengan internet seluler tercepat:

    1. Uni Emirat Arab (442 Mbps)

    UEA berada di posisi teratas, dengan internet seluler tercepat di dunia. Investasi berkelanjutan dalam infrastruktur digital negara tersebut, terutama di tempat-tempat seperti Dubai, memungkinkan negara ini mencapai kecepatan yang baik. Negara ini didorong ke peringkat tersebut oleh jaringan 5G terdepan dan teknologi yang lebih mutakhir.

    2. Qatar (358 Mbps)

    Qatar terletak di Timur Tengah dan berada di peringkat kedua. Negara ini telah berinvestasi besar dalam jaringan telekomunikasi, memastikan internet berkecepatan tinggi yang baik, terutama dengan penerapan layanan 5G, yang menyediakan konektivitas seluler yang kuat.

    3. Kuwait (264 Mbps)

    Kuwait berada di posisi ketiga, dan kecepatan yang mengesankan ini berkaitan erat dengan statusnya sebagai salah satu yang pertama di era teknologi seluler canggih dan perluasan lebih lanjut ke 4G dan 5G, yang memastikan internet dapat diakses dengan cepat dan stabil bagi pengguna.

    4. Bulgaria (172 Mbps) 

    Bulgaria berada di peringkat teratas negara-negara Eropa dengan kinerja terbaik. Hal ini dikarenakan adanya layanan pita lebar dan seluler berkecepatan tinggi yang terjangkau, didukung oleh pasar telekomunikasi yang kompetitif.

    5. Denmark (162 Mbps)

    Denmark berada di peringkat kelima dengan internet berkecepatan tinggi yang didorong oleh investasi besar dalam infrastruktur dan salah satu jaringan 5G terbaik di Eropa, yang meningkatkan kecepatan data seluler bagi pengguna.

    6. Korea Selatan (148 Mbps)

    Korea Selatan merupakan salah satu yang teratas dalam teknologi seluler, yang telah lama mendominasi peringkat internet. Dengan meluasnya penggunaan jaringan 5G di seluruh negeri, penggunaan kecepatan internet seluler meningkat, menempatkannya di antara yang teratas secara global, dalam infrastruktur telekomunikasi.

    7. Belanda (147 Mbps)

    Berada tepat di bawah Korea Selatan, yang mengandalkan layanan jaringan seluler yang baik dan adopsi 5G yang luas. Ini adalah salah satu negara dengan konektivitas tertinggi di Eropa yang menawarkan data seluler yang cepat dan andal.

    8. Norwegia (145,74 Mbps)

    Negara ini memiliki kecepatan internet seluler yang cepat dengan jaringan 4G dan 5G berkualitas tinggi yang mendukung populasi yang sangat paham teknologi yang membutuhkan internet cepat baik untuk keperluan pribadi maupun profesional.

    Dengan meluasnya penggunaan jaringan 5G di seluruh negeri, penggunaan kecepatan internet seluler meningkat, menempatkannya di antara yang teratas secara global, dalam infrastruktur telekomunikasi.

    9. China (139,58 Mbps)

    Sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia, China telah memperluas jaringan 5G-nya dengan cepat. Negara ini masih menghadapi tantangan di daerah pedesaan, tetapi tidak memiliki masalah dengan kecepatan di daerah perkotaan dan tetap menjadi pemain kunci dalam ruang internet seluler global.

    10. Luksemburg (134,14 Mbps)

    Luksemburg melengkapi 10 daftar teratas dengan menyediakan internet seluler yang cepat. Negara ini berukuran kecil, tetapi menikmati infrastruktur seluler yang berkembang dengan baik dan adopsi teknologi canggih yang cepat, sehingga memungkinkan koneksi seluler berkecepatan tinggi.

    Lantas di mana posisi Indonesia?

    Dalam daftar tersebut, Indonesia berada di peringkat 87 dari 111 negara yang tercatat, dengan rata-rata kecepatan internet seluler hanya 29,06 Mbps.

  • Gara-gara Hal Ini, Donald Trump Dijuluki “Juru Selamat” TikTok

    Gara-gara Hal Ini, Donald Trump Dijuluki “Juru Selamat” TikTok

    Bisnis.com, JAKARTA – Beberapa waktu belakangan ini, Donald Trump dijuluki sebagai juru selamat TikTok setelah aplikasi media sosial asal China itu hendak diblokir di AS.

    Dilansir dari ABS News, dua minggu sebelum Mahkamah Agung akan mendengarkan argumen lisan mengenai masa depan TikTok, Presiden terpilih Donald Trump telah meminta para hakim untuk menundanya.

    Trump dilapokan meminta kegiatan tersebut untuk dilakukan pada 19 Januari 2025 saja agar aplikasi tersebut dijual kepada pemilik baru lebih dulu atau akan menghadapi larangan di AS.

    Sebuah amicus brief yang diajukan oleh calon pengacara umum Trump, John Sauer, meminta pengadilan untuk memberikan penangguhan batas waktu sehingga presiden terpilih dapat menyusun “resolusi yang dinegosiasikan” yang akan menyelamatkan aplikasi tersebut.

    Ringkasan pernyataan Trump menyatakan bahwa ia menentang pelarangan TikTok di Amerika Serikat saat ini.

    Namun yang menarik, ia tidak menyatakan pandangan bahwa undang-undang yang mewajibkan penjualan tersebut melanggar Amandemen Pertama, dan menyatakan bahwa ia tidak mengambil posisi apa pun terkait substansi kasus tersebut.

    Sebaliknya, pengajuan dari Sauer meminta pengadilan untuk menunda tenggat waktu tersebut untuk memungkinkan pemerintahan Trump yang baru untuk mengambil win-win soluton atas kasus tersebut.

    “…untuk mengejar resolusi yang dinegosiasikan yang dapat mencegah penutupan TikTok secara nasional, dengan demikian menjaga hak Amandemen Pertama dari puluhan juta warga Amerika, sementara juga mengatasi masalah keamanan nasional pemerintah,” bunyi permintaan Trump dalam laporan.

    TikTok, yang memiliki lebih dari 170 juta pengguna di AS, telah menggugat atas undang-undang yang mengharuskan perusahaan itu dijual oleh pemiliknya yang berbasis di Tiongkok, ByteDance, paling lambat 19 Januari atau dilarang di AS.

  • Banyak Promo! Ini Daftar Harga Samsung hingga iPhone Jelang Tahun Baru 2025

    Banyak Promo! Ini Daftar Harga Samsung hingga iPhone Jelang Tahun Baru 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Berbagai merek smartphone seperti Samsung, Apple, hingga Oppo berlomba-lomba memberikan diskon atau potongan harga produk maupun promo lainnya jelang pergantian tahun. 

    Merujuk dari situs resmi brand-brand teknologi tersebut, tak sedikit promo yang diberikan untuk harga produk terbaru mereka. Misalnya, Samsung yang Oktober merilis Samsung Galaxy S24 FE dengan harga nyaris Rp11 juta, namun terdapat potongan hingga Rp1 juta dalam penawaran akhir tahun ini. 

    Sementara itu, Apple dengan produk smartphone nya yaitu iPhone juga tak mau kalah. Harga iPhone 15 Pro Max yang semula dibanderol nyaris Rp21  juta itu kini dapat dibeli dengan harga kurang dari Rp19 juta. 

    Di sisi lain, merek smartphone asal China, Oppo juga memberikan potongan harga untuk sejumlah produknya seperti Oppo Find N3 Flip Rp14.499.000 diskon dari Rp15.999.000. 

    Berikut Daftar Harga Smartphone Jelang Tahun Baru 2025 

    Samsung

    Galaxy S24 FE 256 GB Rp9.999.000 diskon dari Rp10.999.000 

    Galaxy S24 (Online Exclusive) Rp15.249.000 diskon dari 15.999.000 

    Galaxy S24 Ultra (512 GB) Rp21.999.000 diskon dari Rp23.999.000 

    Galaxy S24 (512 GB) Rp15.249.000 diskon dari Rp15.999.000 

    Galaxy S24 Ultra (512 GB) Rp21.999.000 diskon dari Rp23.999.000 

    Samsung Galaxy S23 FE 256 GB Rp8.999.000

    Samsung Galaxy S23 Ultra 512 GB Rp19.999.000

    Samsung Galaxy S23+ 512 GB Rp15.999.000

    Samsung Galaxy A15 5G Rp3.399.000 

    Samsung Galaxy A25 5G Rp4.099.000

    Samsung Galaxy A15 Rp2.999.000 

    Samsung Galaxy A06 Rp1.699.000 

    Samsung Galaxy Z Fold 6 256 GB Rp26.499.000 

    Samsung Galaxy Z Fold 6 512 GB Rp26.499.000 diskon dari Rp28.499.000 

    Samsung Galaxy Z Fold 6 1 TB Rp31.999.000 

    Samsung Galaxy Z Flip 6 256 GB Rp17.499.000 

    Samsung Galaxy Z Flip 6 512 GB Rp17.499.000 diskon dari harga Rp19.499.000 

    Samsung Galaxy Z Flip5 Rp 13.999.000 

    Samsung Galaxy Z Fold5 Rp 21.999.000 

    Samsung Galaxy Z Fold4 Rp 20.499.000 

    Samsung Galaxy Z Flip4 Rp 11.499.000 

    Samsung Galaxy M15 5G Rp 2.699.000 

    Samsung Galaxy M34 5G Rp 3.999.000 

    Samsung Galaxy M54 5G Rp 6.499.000 

    Samsung Galaxy M33 5G Rp 3.699.000 

    Samsung Galaxy M23 5G Rp 3.499.000 

    Samsung Galaxy M15 5G Rp 2.499.000

    iPhone 

    iPhone 15 Pro Max 128 GB Rp18.999.000 diskon dari Rp20.999.000

    iPhone 15 Pro 512 GB Rp18.999.000 diskon dari Rp20.999.000

    iPhone 15 Plus 128 GB Rp15.999.000 diskon dari Rp18.499.000

    iPhone 15 128 GB Rp12.999.000 diskon dari Rp16.499.000

    iPhone 14 128 GB Rp12.249.000 diskon dari Rp16.249.000 

    iPhone 14 Plus 128 GB Rp17.999.000 

    iPhone 13 128 Rp8.999.000 diskon dari Rp15.499.000 

    iPhone 12 128 GB Rp7.999.000 diskon dari dari Rp13.249.000 

    Oppo

    Oppo Find X8 Pro Rp19.999.000

    Oppo Find X8 Rp13.999.000

    Oppo Find N3 Rp19.999.000 diskon dari Rp26.999.000

    Oppo Find N3 Flip Rp14.499.000 diskon dari Rp15.999.000

    Oppo Reno12 5G Rp6.999.000 

    Oppo A3 (online Exclusive) Rp2.089.000 diskon dari Rp2.499.000 

  • AS Melunak Terhadap TikTok, Donald Trump Minta MA Tunda Pemblokiran

    AS Melunak Terhadap TikTok, Donald Trump Minta MA Tunda Pemblokiran

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump mendesak Mahkamah Agung untuk menghentikan sementara undang-undang yang akan melarang platform media sosial TikTok  jika tidak dijual oleh perusahaan induknya di China.

    Mengutip Bloomberg pada Sabtu (28/12/2024), Trump mengatakan pengadilan harus memberinya waktu setelah pelantikannya pada 20 Januari untuk mencari penyelesaian yang dinegosiasikan atas perselisihan tersebut. 

    Dia tidak mengambil posisi tegas mengenai konstitusionalitas undang-undang yang akan mulai berlaku pada 19 Januari, meskipun dia mengatakan undang-undang tersebut menimbulkan kekhawatiran yang “menyeluruh dan meresahkan” terhadap kebebasan berbicara.

    Trump mengatakan kepada para hakim bahwa hanya dia yang memiliki keahlian dalam membuat kesepakatan yang sempurna, mandat elektoral, dan kemauan politik untuk menegosiasikan resolusi guna menyelamatkan platform tersebut sambil mengatasi masalah keamanan nasional yang diungkapkan oleh pemerintah.

    Dia tidak memberikan rincian spesifik tentang kesepakatan seperti apa yang akan dia cari atau mengatakan berapa lama penundaan yang dia butuhkan. 

    Pengadilan mendengarkan kasus tersebut dengan jadwal yang sangat cepat, dengan argumen yang dijadwalkan untuk sesi khusus 10 Januari, sedikit lebih dari seminggu sebelum undang-undang tersebut mulai berlaku. Kasus tersebut mengadu hak Amandemen Pertama perusahaan dan pengguna dengan kepentingan keamanan nasional.

    Presiden terpilih AS Donald TrumpPerbesar

    Trump mengatakan jeda akan memberikan ruang bernapas bagi pengadilan untuk mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan pada jadwal yang lebih terukur. Pengajuannya mengikuti argumen tertulis yang diajukan pada hari Jumat oleh TikTok dan pemerintahan Presiden Joe Biden. 

    Departemen Kehakiman yang dijalankan Biden mengatakan kendali China atas TikTok menimbulkan ancaman keamanan nasional yang serius. Platform tersebut “memanen data sensitif tentang puluhan juta orang Amerika dan akan menjadi alat yang ampuh untuk operasi pengaruh rahasia oleh musuh asing,” kata Jaksa Agung AS Elizabeth Prelogar, pengacara Mahkamah Agung tertinggi pemerintahan tersebut.

    Sementara itu, TikTok memberi tahu para hakim bahwa Kongres gagal mempertimbangkan alternatif selain larangan. “Sejarah dan preseden mengajarkan bahwa, bahkan ketika keamanan nasional dipertaruhkan, larangan berbicara harus menjadi pilihan terakhir Kongres,” kata perusahaan itu. 

  • Pemain Kabel Laut Kerek Tarif, Harga Paket Internet Makin Mahal Jelang PPN 12%

    Pemain Kabel Laut Kerek Tarif, Harga Paket Internet Makin Mahal Jelang PPN 12%

    Bisnis.com, JAKARTA – Rencana perusahaan sistem komunikasi kabel bawah laut (SKKL) menaikan tarif sewa bandwidth internet menyusul penetapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% tahun depan diperkirakan berdampak harga internet yang makin mahal, yang harus dipikul masyarakat. 

    Sekadar informasi, kabel laut merupakan salah satu rantai pasok bisnis internet yang terdapat di hulu. Sebelumnya internet sampai ke masyarakat dalam bentuk mobile broadband dan fixed broadband, internet terlebih dahulu mengalir lewat SKKL atau jaringan tulang punggung (backbone). 

    Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan kabel laut merupakan faktor penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bergeraknya ekonomi digital di suatu wilayah diawali dengan hadirnya infrastruktur kabel laut ke wilayah tersebut. 

    Naiknya harga sewa bandwidh berpeluang membuat harga internet ke masyarakat juga naik, yang dikhawatir turut berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

    “Saya khawatir pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo akan makin berat untuk dicapai,” kata Heru kepada Bisnis, Sabtu (28/12/2024). 

    Heru menambahkan seharusnya PPN 12% hanya menyasar barang mewah dan internet, termasuk infrastruktur pendukung seperti kabel laut, di luar dari kategori tersebut. 

    Para pembantu presiden harus menerjemahkan dengan tegas kategori yang termasuk barang-barang mewah. 

    “Internet itu bukan barang mewah tetapi bagian dari kebutuhan pokok masyarakat, yang seharusnya negara menyediakan. Jadi kalau negara tidak bisa menyediakan, maka seharusnya tidak membebankan biaya besar kepada penyelenggara infrastruktur internet,” kata Heru. 

    Pekerja memeriksa kabel laut palapa ringPerbesar

    Sementara itu, Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi ITB Ian Yosef M. Edward mengatakan mengkhawatirkan kenaikan PPN 12% juga berdampak pada ongkos regulasi yang juga meningkat. 

    “Hal ini dapat berdampak pada tidak sehatnya secara bisnis. Terutama dalam hal negera mendorong transformasi digital termasuk biaya capex dan opex SKKL,” kata Ian. 

    Dia mendorong pemerintah untuk menghadirkan insentif agar pemain SKKL dapat memberikan harga layanan yang lebih terjangkau kepada perusahaan telekomunikasi, sehingga beban yang dipikul masyarakat nantinya juga ringan. 

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Sistem Komunikasi Kabel Laut (Askalsi) Resi Y. Bramani pada tahun sebelumnya, saat PPN naik ke 11%, beberapa pemain SKKL masih menahan diri dan menanggung menjadi beban perusahaan, agar layanan yang diterima masyarakat tetap terjangkau. 

    “Namun untuk kenaikan PPN tahun depan, sepertinya seluruh pemain SKKL  akan mengenakan PPN 12%,” kata Resi kepada Bisnis, Jumat (27/12/2024). 

    Resi mengatakan dengan kenaikan tersebut maka harga tarif sewa ke perusahaan telekomunikasi yang bersentuhan langsung dengan masyrakat akan terdampak. Resi tidak menyebutkan berapa harga tarif sewa SKKL saat ini. 

    Resi memastikan naiknya besaran PPN akan memberikan efek domino terhadap harga barang dan jasa. 

    “Yang pasti akan sangat berdampak terhadap biaya operasional (opex) yang akan bertambah besar, kemudian biaya penggelaran SKKL baru, juga pasti akan meningkat (capex).

    Oleh karenanya penyesuaian harga layanan ini harus dilakukan untuk tetap memastikan kualitas layanan tetap terjaga dan perusahaan tetap dapat kompetitif,” kata Resi. 

    Diketahui, pemerintah akan menerapkan kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% pada 1 Januari 2025, sebagaimana diamanatkan dalam UU No.7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Kenaikan PPN terjadi di beberapa industri.