Category: Bisnis.com Tekno

  • Bisnis Cloud Lesu, Bermasalah dengan KPPU

    Bisnis Cloud Lesu, Bermasalah dengan KPPU

    Bisnis.com, JAKARTA  — Google menghadapi serangkaian kejadian kurang baik pada awal 2025. Di tengah kelesuan bisnis komputasi awan (cloud), raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) dinyatakan melakukan praktik monopoli oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

    Kinerja induk usaha Google, Alphabet Inc. mencatatkan hasil di bawah ekspektasi pada kuartal IV/2024 akibat pertumbuhan bisnis cloud-nya yang melambat.

    Unit bisnis cloud Google terdampak ledakan AI. Investasi mengalir ke AI dari Startup, pasar Google Cloud. Perusahaan rintisan menjadi pelanggan karena mereka membutuhkan lebih banyak daya komputasi untuk pekerjaan mereka, tetapi tidak secepat yang diharapkan. 

    Penjualan sekitar US$12 miliar pada kuartal IV/2024 yang dicatatkan Google meleset dari perkiraan. Google Cloud masih tertinggal di belakang Amazon.com Inc. dan Microsoft Corp. dalam hal ukuran.

    Para investor mendesak Alphabet untuk menunjukkan bahwa mereka mempertahankan momentum di seluruh bisnisnya karena mereka menghabiskan lebih banyak biaya untuk AI, dan karena persaingan di pasar itu semakin ketat.

    Manajer portofolio senior di Synovus Trust, Dan Morgan, menambahkan raksasa teknologi itu kini berada di bawah tekanan yang meningkat untuk menunjukkan bagaimana investasinya dalam AI menghasilkan keuntungan bisnis yang nyata.

    Morgan mengatakan keuntungan terbesar dari ledakan AI mungkin tidak datang ke perusahaan seperti Google yang mendorong model tersebut, tetapi ke perusahaan yang mengkhususkan diri dalam chip.

    “Anda tidak ingin menjadi orang-orang yang menambang emas. Anda ingin menjadi orang yang menjual pilihan kepada mereka,” ujarnya.

    Rencana pembangunan pusat data dan infrastruktur Alphabet untuk kecerdasan buatan menyebabkan peningkatan lebih dari 3% dalam saham Broadcom Inc. dalam perdagangan pra-pasar.

    Logo Google CloudPerbesar

    Pada kuartal tersebut, laba bersih Alphabet adalah US$2,15 per saham, dibandingkan dengan estimasi Wall Street sebesar US$2,13 per saham.

    Iklan pencarian menghasilkan penjualan sebesar US$54 miliar, sedikit mengalahkan estimasi analis. Google telah lama mendominasi pasar, yang baru-baru ini terancam oleh pesaing AI dan tantangan antimonopoli.

    Monopoli

    Pada Agustus, seorang hakim AS memutuskan bahwa Google memonopoli pasar pencarian melalui transaksi ilegal. Departemen Kehakiman dan sekelompok negara bagian juga menuduh bahwa Google telah melanggar undang-undang antimonopoli untuk teknologi yang digunakan untuk membeli dan menjual iklan situs web, yang merugikan penerbit dan pengiklan dalam prosesnya. Proses utama dalam kedua kasus tersebut diharapkan pada 2025.

    Di Indonesia, Google juga menghadapi tuntutan yang sama. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan denda senilai Rp202,5 miliar kepada raksasa teknologi Google. Ini merupakan nilai denda terbesar sepanjang sejarah di KPPU.

    Dalam keterangan resmi KPPU yang dikutip pada Sabtu (1/2/2025), angka tersebut bahkan melampaui total denda terkait perkara kartel sapi impor di Jabodetabek pada 1 April 2016 lalu yang sebesar Rp170 miliar.

    “Besaran denda sebesar Rp 202,5 miliar telah dijatuhkan KPPU kepada Google LLC dalam Perkara Nomor 03/KPPU- I/2024 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 17, Pasal 19 huruf a dan b, dan Pasal 25 huruf a dan huruf b Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Penerapan Google Play Billing System,” tulis keterangan resmi itu.

    Dilanjutkannya, dalam putusan pada 21 Januari 2025 kemarin, pengenaan besaran denda mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2021 tentang pelaksanaan larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

    “Majelis Komisi menentukan perhitungan besaran denda berdasarkan total penjualan yaitu paling banyak sebesar 10% dari total penjualan pada pasar bersangkutan dan kurun waktu terjadinya pelanggaran terhadap undang-undang,” sebutnya.

    Adapun, Majelis Komisi menetapkan periode waktu dalam perkara ini dimulai sejak Google LLC mewajibkan para pengembang aplikasi untuk menggunakan Google Play Billing System pada aplikasi yang memiliki transaksi pembelian di dalamnya, yakni 1 Juni 2022 hingga 31 Desember 2024.

    Sementara itu, untuk nilai total penjualannya, Majelis Komisi menggunakan laporan Google LLC periode 2022-2023 yang teraudit dan diserahkan kepada Komisi Sekuritas serta Bursa Amerika Serikat.

    “Data total penjualan tersebut dilaporkan untuk tingkat dunia dan untuk seluruh produk yang dihasilkan Google LLC. Akumulasi total penjualan tersebut digunakan untuk melakukan perhitungan rata-rata total penjualan Google LLC yang bersumber dari Google Play Store di Indonesia selama periode Juni 2022 – Desember 2024,” pungkasnya.

    Google melakukan banding atas keputusan tersebut. Google menilai KPPU melakukan kesalahan.

  • 6 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini, Sabtu 15 Februari 2025, Ada Hadiah Spesial Valentine

    6 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini, Sabtu 15 Februari 2025, Ada Hadiah Spesial Valentine

    Bisnis.com, JAKARTA – Garena kembali memberikan update kode redeem Free Fire (FF) untuk diberikan kepada para pemain. Kode ini bisa langsung diklaim pada hari ini, Sabtu (15/2/2025).

    Pemain Free Fire tercepat yang menukarkannya dan beruntung bisa mendapat item menarik secara cuma-cuma, seperti senjata, skin, dan aneka voucher.

    Namun, perlu diketahui bahwa kode redeem FF terdiri dari 12 karakter berupa huruf kapital dan angka.

    Sehingga apabila kode tidak memenuhi kriteria tersebut, kemungkinan besar kode yang dimasukkan adalah palsu atau ada kesalahan.

    Kode redeem FF ini juga memiliki limit waktu dan kuota penggunaan. Dengan demikian, penukaran tak bisa dilakukan jika kode redeem telah melewati waktu yang ditentukan dan sebelumnya sudah pernah diklaim.

    Kode Redeem FF Hari Ini

    Berikut ini adalah kode redeem Free Fire yang masih berlaku pada hari ini, Sabtu (15/2/2025):

    HFNSJ6W74Z48
    TFX9J3Z2RP64
    XF4SWKCH6KY4
    RDNAFV2KX2CQ
    FFNGY7PP2NWC
    FFCBRAXQTS9S

    Cara Klaim Kode Redeem FF

    Cara melakukan klaim kode redeem yakni dengan mengunjungi situs resmi Garena di reward.ff.garena.com/id.

    Setelah itu, lakukan login dengan masuk ke akun Anda. Masukkan kode redeem yang sudah ada dapatkan ke dalam kotak yang tersedia.

    Klik “Confirm” untuk me-redeem kodenya agar kita mendapat hadiah. Apabila berhasil, hadiah akan masuk melalui bagian Vault pada beranda gim.

    Hadiah pun bisa langsung digunakan oleh para pemain setelah kode berhasil di-redeem.

    Pemain juga bisa melakukan redeem melalui aplikasi Free Fire secara langsung. Caranya yakni masuk ke aplikasi dan pilih ikon Event di bagian atas paling kiri.

    Masuk ke Info di dashboard dan pilih website kode redeem. Masukkan 12-16 digit kode redeem lalu klik tombol Konfirmasi.Kode redeem pun sudah ditukarkan.

  • 5 Negara Larang Model AI China DeepSeek, RI Mulai Kaji

    5 Negara Larang Model AI China DeepSeek, RI Mulai Kaji

    Bisnis.com, JAKARTA  — Amerika Serikat, Australia, Italia, Irlandia, dan Korea Selatan secara tegas menolak model milik China DeepSeek. Sementara itu Indonesia terus melakukan kajian atas teknologi ini. 

    Badan intelijen Korea Selatan menuduh aplikasi AI Tiongkok DeepSeek “berlebihan” dalam mengumpulkan data pribadi dan menggunakan semua data masukan untuk melatih dirinya sendiri.

    BIN Korea Selatan telah mengirimkan pemberitahuan resmi ke instansi pemerintah Korea Selatan minggu lalu yang mendesak mereka untuk mengambil tindakan pencegahan keamanan terhadap aplikasi kecerdasan buatan tersebut.

    Korea Selatan masuk ke dalam negara-negara yang menolak DeepSeek, dan menganggap teknologi tersebut sebagai ancaman. 

    Ancaman tersebut juga disadari oleh Australia dan Amerika Serikat. Kedua negara menegaskan melarang penggunaan DeepSeek. Di Eropa, Italia juga menerapkan kebijakan yang sama. 

    5 Negara

    Pemerintah Australia mengumumkan larangan penggunaan aplikasi kecerdasan buatan (AI) DeepSeek pada seluruh perangkat dan sistem milik pemerintah.

    Pelarangan ini dilakukan dengan alasan kekhawatiran terkait potensi risiko keamanan yang ditimbulkan oleh perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) asal China tersebut.

    Melansir dari Reuters, Kamis (6/2/2025) Sekretaris Departemen Dalam Negeri Australia mengeluarkan arahan yang mewajibkan semua badan pemerintah untuk menghentikan penggunaan atau pemasangan produk, aplikasi, dan layanan web DeepSeek.

    Perintah tersebut juga mencakup perintah untuk menghapus semua contoh produk dan layanan DeepSeek yang sudah terpasang di perangkat pemerintah.

    Tampilan muka DeepSeekPerbesar

    Menteri Dalam Negeri, Tony Burke, menjelaskan bahwa DeepSeek menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima bagi teknologi yang digunakan oleh pemerintah, dan larangan ini diberlakukan untuk melindungi keamanan nasional serta kepentingan Australia.

    Menurutnya, langkah ini diambil untuk memastikan perlindungan terhadap data dan infrastruktur kritis negara.

    Adapun pelarangan DeepSeek ini bukan terjadi di Australia saja. Sebelumnya Gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pentagon, juga memblokir akses jaringannya ke model kecerdasan buatan DeepSeek setelah data sejumlah karyawan mereka yang tersangkut di peladen atau server China.

    Tidak hanya itu, kekhawatiran terhadap Deepseek juga diperlihatkan oleh negara-negara di Eropa.

    Pemerintah Italia dan Irlandia mengirim surat kepada Deepseek meminta pertanggungjawaban atas pengelolaan data pengguna yang dilakukan platform kecerdasan buatan (AI) asal China tersebut.

    Terakhir, Korea Selatan telah memblokir akses ke layanan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) DeepSeek dari perangkat pemerintah karena masalah keamanan. 

    Kantor Berita Yonhap pada Kamis (6/2/2025) melaporkan Kementerian pertahanan, Kementerian luar negeri, dan Kementerian perdagangan Korea Selatan telah membatasi akses pejabat ke layanan tersebut di komputer pemerintah, berdasarkan informasi dari beberapa sumber yang tidak disebutkan namanya. 

    Kementerian pertahanan mengatakan kepada Bloomberg bahwa mereka telah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan pada komputer yang digunakan di tempat kerja karena masalah keamanan dan teknis atas layanan AI generatif.

    Berikut daftar negara yang memblokir DeepSeek:

    1. Amerika Serikat
    2. Irlandia
    3. Italia
    4. Australia
    5. Korea Selatan

    RI Kaji 

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) masih mengkaji mengenai model kecerdasan buatan (AI) asal China DeepSeek. Regulator belum melihat sebagai ancaman dan menduga larangan sejumlah negara terkait persaingan bisnis. 

    Pelaksana Tugas Kepala Pusat Kebijakan Strategis Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia Oki Suryowahono mengatakan hingga saat ini pemerintah belum melarang DeepSeek sebagaimana yang terjadi di negara-negara Eropa seperti Italia. 

    Komdigi juga tidak melihat sebagai ancaman. Konten-konten yang berada di platform tersebut masih aman. Kendati demikian, Komdigi berjanji akan terus memantau perkembangan DeepSeek. Jika ada aturan baru berupa larangan, Komdigi segera mengambil langkah tegas. 

    “Sampai saat ini tidak menjadi konten yang dilarang, jadi kita masih kaji, masih wait and see ya, sampai kemudian memang diputuskan secara aturan, secara legal, bahwa ini memang melanggar undang-undang atau peraturan yang berlaku di Indonesia. Sampai itu dibutuhkan, itu barulah kami punya kewajiban untuk memblokir, atau mencegah peredaran dari DeepSeek,” kata Oki kepada Bisnis, Selasa (11/2/2025). 

    Oki mengaku pemerintah sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan terhadap DeepSeek. Komdigi belum mengetahui posisi DeepSeek. Sebagai ancaman atau justru korban kampanye negatif kompetitor mereka. 

    “Kami tidak tahu ada masalah apa antara DeepSeek ini dengan pengguna kompetitornya. Yang pasti kami harus hati-hati. Jangan sampai kita juga terlalu gegabah gitu ya, tiba-tiba memblok DeepSeek padahal ada banyak juga orang yang terbantu dengan DeepSeek,” kata Oki. 

  • Premium
                    
                                                
                    4 jam yang lalu
                
                            
            
                                    Bank dan Modal Ventura Semakin Ketat, Pendanaan Startup Sekarat?

    Premium 4 jam yang lalu Bank dan Modal Ventura Semakin Ketat, Pendanaan Startup Sekarat?

    Premium

    4 jam yang lalu

    Bank dan Modal Ventura Semakin Ketat, Pendanaan Startup Sekarat?

  • Cara Memperbaiki PC Windows yang Berhenti Tiba-tiba

    Cara Memperbaiki PC Windows yang Berhenti Tiba-tiba

    Bisnis.com, JAKARTA — Seringkali ketika Anda memulai ingin memulai sebuah pekerjaan, terganggu oleh PC Windows yang tiba-tiba saja membeku atau menolak untuk memulai. 

    Hal itu kemudian menjadi menegangkan. Anda tidak tahu apakah kerusakan terjadi pada perangkat keras, perangkat lunak, dan lain sebagainya? 

    Apapun masalahnya, jika situasinya seperti itu yang harus Anda lakukan adalah beberapa hal sebagai berikut: 

    Langkah 1: Periksa Dasar-dasarnya

    Sebelum Anda mencoba solusi yang lebih rumit, periksa dasar-dasarnya terlebih dahulu:

    1. Pastikan komputer Anda dicolokkan ke sumber listrik dan saklar daya dihidupkan.

    2. Periksa kabel daya dan pastikan tidak ada yang longgar atau rusak.

    3. Pastikan monitor Anda dicolokkan dan dihidupkan.

    4. Coba gunakan keyboard dan mouse yang berbeda untuk menyingkirkan kemungkinan periferal yang rusak.

    Langkah 2 : Reset BIOS

    BIOS (Basic Input/Output System) adalah firmware yang mengontrol fungsi dasar komputer Anda. Mereset BIOS dapat membantu menyelesaikan masalah awal:

    1. Matikan komputer Anda.

    2.Temukan jumper reset BIOS pada motherboard Anda (biasanya berlabel “CLR CMOS” atau “RESET”).

    3. Gunakan obeng atau benda logam non-konduktif untuk menyambungkan kedua pin jumper selama beberapa detik.

    4. Lepaskan jumper dan nyalakan ulang komputer Anda.

    Langkah 3: Jalankan Pemeriksaan Perangkat Keras

    Jika reset BIOS tidak berhasil, Anda dapat menjalankan pemeriksaan perangkat keras untuk mengidentifikasi masalah apa pun:

    Pada PC Windows: Tekan F12 selama startup untuk masuk ke menu Boot Options. Pilih “Diagnostics” atau “Hardware Test.

    Pada PC lain : Periksa manual motherboard Anda untuk instruksi tentang cara menjalankan pemeriksaan perangkat keras.

    Langkah 4: Periksa Hard Drive Anda

    Hard drive yang rusak dapat menyebabkan masalah startup. Anda dapat memeriksa hard drive Anda menggunakan alat diagnostik:

    Pada PC Windows: Unduh dan jalankan alat CHKDSK (Check Disk) dengan mengetik “chkdsk c: /f” di Command Prompt.

    Pada PC lain: Gunakan alat diagnostik hard drive pihak ketiga, seperti CrystalDiskInfo atau HD Tune.

  • Mengenal Teknologi Nuklir untuk Deteksi Dini Kanker Lebih Akurat

    Mengenal Teknologi Nuklir untuk Deteksi Dini Kanker Lebih Akurat

    Bisnis.com, JAKARTA — Teknologi nuklir menjadi salah satu terobosan yang digunakan dalam pengobatan kanker. Teknologi ini memiliki beberepa keunggulan.  

    Ketua Perhimpunan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler Indonesia (PKN-TMI) Yustia Tuti menjelaskan, teknologi nuklir adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknik yang berkaitan dengan penggunaan energi atau bahan dari reaksi nuklir. 

    “Salah satu penerapannya di bidang kesehatan adalah penggunaan radiofarmaka untuk mendeteksi, mendiagnosis, dan mengobati penyakit, terutama kanker,” ujarnya, dikutip dalam keterangan resmi, Jumat (14/2/2025). 

    Dokter Yustia menjelaskan bahwa radiofarmaka merupakan senyawa kimia dengan inti atom radioaktif yang digunakan dalam diagnosis dan pengobatan kanker. 

    Radiofarmaka digunakan dalam teknologi canggih seperti Positron Emission Tomography (PET Scan) dan Single Photon Emission Computed Tomography (SPECT).

    Salah satu radiofarmaka yang paling umum digunakan dalam PET Scan adalah F18-Fluorodeoxyglucose (FDG), analog glukosa yang mengandung isotop radioaktif Fluor-18. 

    Sel kanker, yang memiliki metabolisme tinggi, menyerap FDG lebih banyak dibandingkan sel normal, memungkinkan PET Scan mendeteksi keberadaan dan penyebaran kanker secara akurat.

    “Penyerapan F18-FDG yang lebih tinggi pada sel kanker memungkinkan PET Scan memberikan gambaran yang sangat akurat tentang lokasi dan tingkat penyebaran kanker. Prosedur ini aman karena dilakukan dengan dosis radiasi terukur dan mengikuti prinsip-prinsip keselamatan pasien,” jelasnya.

    Ia menekankan bahwa prosedur PET Scan aman jika dilakukan dengan menerapkan tiga prinsip dasar keselamatan radiasi. 

    Pertama, justifikasi, yaitu manfaat prosedur harus lebih besar daripada risikonya. Prinsip kedua, optimasi, yaitu penggunaan dosis yang terukur tanpa mengurangi kualitas diagnostik. Ketiga, pemantauan, yaitu pencatatan dosis radiasi secara ketat untuk memastikan keamanan pasien.

    Meskipun penggunaan PET Scan melibatkan bahan radioaktif, prosedur ini tetap aman jika dilakukan dalam pengawasan ketat dan dosis yang terukur. 

    “Sayangnya, perkembangan kedokteran nuklir di Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan negara-negara maju di Asia,” imbuhnya. 

    Namun, melalui fasilitas produksi radioisotop dan radiofarmaka, khususnya F18-FDG, Kalbe menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan berkualitas.

  • Cara Mengubah Tema dan Latar Belakang Chat WhatsApp, Fitur Baru!

    Cara Mengubah Tema dan Latar Belakang Chat WhatsApp, Fitur Baru!

    Bisnis.com, JAKARTA — Pengguna WhatsApp sekarang dapat melakukan percakapan dengan lebih hidup dan menarik. Sebab, Anda dapat mengubah tema dan latar belakang percakapan di aplikasi WhatsApp sekarang. Berikut cara mengubah tema chat di WhatsApp.

    Fitur ini hanya tersedia jika Anda telah mengupgrade WhatsApp Anda. Dalam fitur ini, kolom percakapan Anda dapat diubah warnanya. Biasanya perubahan hanya terjadi di latar belakang saja.

    Dengan fitur ini, Anda akan merasakan chat yang lebih terpersonalisasi dengan menyesuaikan warna gelembung chat dan latar belakang sesuai yang Anda inginkan. 

    Anda juga dapat memilih tema yang tersedia atau menciptakan kombinasi warna yang cocok dengan gaya unik Anda.

    Anda dapat mengaplikasikan tema yang sama untuk semua chat Anda, atau membuat setiap chat menjadi lebih istimewa dengan tema yang berbeda. Apa pun pilihan Anda, tema chat hanya akan terlihat oleh Anda. Tak hanya itu, Anda juga dapat mengubah tema saluran.

    Untuk mengubah tema di semua chat dan saluran berikut caranya: 

    1. Buka Pengaturan/Setting 

    Perbesar
    2. Klik ‘percakapan/chat 

    3. Klik Tema chat default/theme chat default. 

    4. Setelah itu akan muncul kolom-kolom yang bisa Anda pilih langsung karena latar belakang dan gelembung chat sudah menyatu, atau Anda bisa mengkustomisasikan lagi dengan memilih tema dan warna yang berbeda tergantung selera Anda. 

    Perbesar

    Perbesar

    Jika ingin menyesuaikan tema di setiap chat secara terpisah, klik nama chat di bagian atas layar (untuk iOS), atau klik menu tiga titik (untuk Android) 

    5. Klik Tema chat.

    Setelah Anda melakukan tahapan tersebut, maka tema dan gelembung di kolom percakapan Anda akan berubah. Selamat mencoba!!

  • Cara Mengubah Tema dan Latar Belakang Percakapan di Whatsapp

    Cara Mengubah Tema dan Latar Belakang Percakapan di Whatsapp

    Bisnis.com, JAKARTA — Whatsapp memiliki fitur pengaturan tema percakapan atau yang membuat suasana berkomunikasi menjadi makin asik dan menarik. Berikut cara mengubah tema chat di WhatsApp. 

    Pengaturan ini akan membuat chat menjadi lebih hidup dan penuh gaya dengan menggunakan gelembung chat warna-warni dan wallpaper baru.

    Whatsapp menghadirkan fitur yang membuat Anda dapat mengatur dan  menyesuaikan warna gelembung chat dan latar belakang sesuai yang Anda inginkan. 

    Anda juga dapat memilih tema yang tersedia atau menciptakan kombinasi warna yang cocok dengan gaya unik Anda.

    Selain itu, Anda juga menambahkan warna pada chat dengan memilih salah satu dari 30 wallpaper terbaru, atau buat latar belakang yang unik dengan menggunakan gambar dari galeri Anda.

    Cara mengatur tema chat di WhatsApp: 

    1. Buka Pengaturan 
    2. Pilih chat
    3. Kemudian pilih tema chat default. 
    4. Pilih tema yang Anda inginkan (Default, Gelap, atau Terang).

    Kolom chat di pengaturanPerbesar

    2. Mengatur Wallpaper Chat

    Selain tema utama, Anda juga dapat mengatur wallpaper atau latar belakang untuk setiap percakapan. Anda dapat memilih gambar dari galeri ponsel, warna solid, atau gambar dari koleksi WhatsApp.

    Cara Mengatur Wallpaper Chat:

    1. Buka percakapan yang ingin Anda ubah wallpaper-nya.
    2. Ketuk ikon titik tiga di sudut kanan atas.
    3. Pilih “Wallpaper”.
    4. Pilih gambar dari galeri, warna solid, atau koleksi WhatsApp.
    5. Sesuaikan tampilan gambar dan ketuk “Setel”.

    3. Mengganti Tema Chat di Ruang Obrolan Tertentu

    WhatsApp juga memungkinkan Anda untuk mengubah tema chat di ruang obrolan individu atau grup. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mempersonalisasi tampilan setiap percakapan.

    Cara Mengganti Tema Chat di Ruang Obrolan Tertentu:

    1. Buka ruang obrolan yang ingin Anda ganti temanya.
    2. Ketuk ikon titik tiga di sudut kanan atas.
    3. Pilih “Tema”.
    4. Pilih tema, warna chat, dan wallpaper yang Anda suka.
    5. WhatsApp akan menampilkan pratinjau tema tersebut.
    6. Klik tanda centang untuk menyimpan perubahan.

  • Pakar Usul Komdigi Fokus pada Pemerataan Ketimbang Peningkatan Kecepatan Internet

    Pakar Usul Komdigi Fokus pada Pemerataan Ketimbang Peningkatan Kecepatan Internet

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah disarankan untuk memprioritaskan pemerataan akses internet ketimbang menaikan kecepatan internet, mengingat aplikasi yang tersedia saat ini sudah dapat berjalan optimal dengan kecepatan yang ada. 

    Pakar telekomunikasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Agung Harsoyo mengatakan meski kecepatan internet di Indonesia tertinggal dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, namun sejumlah aplikasi dan layanan internet tetap dapat berjalan 

    Kecepatan internet yang ada di Indonesia, menurut Agung,sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Pengemudi transportasi daring dapat menerima pemesanan dan membuka aplikasi maps. Aktivitas belajar dan bekerja secara daring juga dapat dilakukan. 

    “Bahkan untuk nonton video streaming seperti YouTube sudah dapat dilakukan. Untuk dapat menikmati video streaming, belajar daring dan bekerja daring sejatinya kecepatan internet yang disediakan operator seluler maupun fixed line sudah lebih dari cukup,” kata Agung, Jumat (14/2/2025). 

    Dengan kondisi tersebut, menurut Agung, Indonesia sebaiknya fokus mengejar perluas internet, alih-alih fokus meningkatkan kecepatan internet 100Mbps yang saat ini dinilai belum terlalu kritikal. 

    Petani mengukur kecepatan internetPerbesar

    Masih banyak masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar belum mendapatkan layanan telekomunikasi, saat pemerintah berambisi mendorong kecepatan internet 100 Mbps. 

    “Jangan sampai kecepatan internet yang kencang justru yang menikmati keuntungannya adalah vendor perangkat telekomunikasi dan OTT Global. Sebab selama ini merekalah yang mendapatkan keuntungan dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar dan internet yang cepat,” kata Agung. 

    Diketahui, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigit) tengah berupaya meningkatkan kecepatan internet Indonesia hingga 100 Mbps di sejumlah titik.

    Salah satu cara yang dilakukan ada dengan melepas pita 1,4 GHz untuk broadband wireless acces (BWA) atau akses internet cepat tetap nirkabel, dengan harga terjangkau.  

    Laporan Speedtest Global Index Desember 2024 oleh Ookla mengungkap kecepatan internet Indonesia masih di bawah negara-negara Asia Tenggara.

    Singapura tercatat memiliki rerata kecepatan mobile broadband sebesar 129,13 Mbps. Laos sebesar 36,64 Mbps. Kamboja mencapai 32,27 Mbps. Sementara itu Indonesia tercatat sebesar 28,80 Mbps untuk mobile broadband dan 32,07 Mbps untuk fixed broadband. 

  • SKKL Bifrost Gerbang Alternatif Internet Indonesia

    SKKL Bifrost Gerbang Alternatif Internet Indonesia

    Bisnis.com, JAKARTA — Pengusaha kabel laut mengungkap kehadiran sistem komunikasi kabel bawah laut (SKKL) Bifrost dapat menjadi jalur alternatif konektivitas internet yang menghubungkan Indonesia dengan Amerika Serikat. 

    SKKL Kabel Bifrost merupakan sistem kabel trans-Pasifik yang menghubungkan Singapura, Indonesia, Filipina, Amerika Serikat (Guam, Gorover Beach, Winema) dan Meksiko.

    SKKL ini membentang melalui Laut Jawa dan Laut Sulawesi, dengan total panjang kabel 20.230 km termasuk cabang-cabangnya.

    Konsorsium Bifrost terdiri dari Meta (melalui anak perusahaannya yang dimiliki secara langsung dan penuh, Edge Cable Holdings USA, LLC), PT. Telekomunikasi Indonesia International (Telin), Keppel Telecommunications & Transportation Limited (Keppel T&T), dan Amazon. 

    Sekjen Asosiasi Penyelenggara Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia (Askalsi) Resi Y. Bramani mengatakan ⁠⁠SKKL Bifrost cukup baik untuk Indonesia sebagai gateway international alternatif, yang selama ini hanya berasal dari dan ke Singapura. 

    “Untuk wilayah Timur Indonesia akan mempercepat proses digitalisasi karena adanya Hub di Manado,” kata Resi kepada Bisnis, Jumat (14/2/2025). 

    Resi menambahkan bagi Telkom, hadirnya SKKL ini juga mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap trafik SKKL yang berasal dari Singapura. Selain itu, kualitas layanan SKKL Telkom akan makin baik karena tingkat redundansi link meningkat. 

    Redundansi link merupakan duplikasi atau komponen tambahan dari suatu jaringan, untuk memastikan ketersediaan jaringan apabila terjadi gangguan atau kegagalan pada salah satu link. Redundansi link sangat penting untuk mencegah terjadinya gangguan yang dapat menyebabkan kerugian besar.

    “Kapasitas bandwidth makin besar maka daya tampung pengguna atau pelanggan dapat bertambah,” kata Resi. 

    Resi menjelaskan menggelar SKKL yang menghubungkan Indonesia dengan AS secara langsung, bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan modal besar karena ⁠karena jaraknya terlalu jauh, harus melewati samudera terluas di dunia sehingga perlu desain dan konfigurasi teknis yang sangat baik agar latensi tetap rendah. 

    Selain itu, dibutuhkan juga kualitas material kabel laut yang sangat baik, dan kapal penggelar yang ‘mumpuni’ dan canggih guna menghadapi kondisi cuaca di tengah lautan.

    “Intinya butuh biaya modal dan operasional yang sangat besar untuk bisa menghubungkan langsung SKKL dari Benua Asia ke Amerika,” kata Resi.