Category: Bisnis.com Tekno

  • Belum ada Rencana Ganti Satria

    Belum ada Rencana Ganti Satria

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menekankan belum ada rencana untuk mengganti Satelit Satria I dengan Amazon Kuiper. Pemerintah masih mengandalkan Satria I dalam menyalurkan internet di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T). 

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa tidak ada rencana untuk menggantikan Satria meski nantinya kerja sama dengan Amazon Kuipers akan terjalin.

    “Belum, belum ada rencana terkait itu (mengganti Satria),” kata Meutya di kantornya, Selasa (18/3/2025).

    Pada 8 Agustus 2024, Program Akses Internet Bakti Kominfo disebut telah melayani total 18.712 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk 3T. 

    Sebanyak 4.078 di antaranya telah dilayani Satria-1 yang memiliki kapasitas 150 gigabyte per second (gbps) untuk konektivitas internet lebih luas dan cepat dan direncanakan akan digenapkan hingga 20.000 lokasi di 2024.

    Adapun, Komdigi saat ini berencana menggandeng Amazon Kuipers untuk memperluas konektivitas digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sekaligus mendukung transformasi digital nasional.

    Meutya menegaskan bahwa teknologi satelit memainkan peran penting dalam mengatasi kesenjangan digital, terutama di daerah terpencil.

    “Kami terbuka terhadap investasi serta teknologi baru apa pun yang dapat membantu kami untuk mencapai konektivitas di Indonesia,” kata Meutya dalam pertemuan dengan Amazon Kuiper dikutip, Selasa (18/3/2025).

    Meutya menambahkan bahwa kehadiran teknologi ini dapat mendukung pengembangan ekosistem digital nasional, termasuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan layanan e-government, e-health, dan e-education.

    Komdigi akan terus memfasilitasi proses perizinan dan diskusi yang diperlukan guna memastikan kelancaran proyek ini. 

    Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan sektor swasta, jutaan masyarakat di wilayah 3T diharapkan segera menikmati akses internet yang lebih baik, membuka peluang ekonomi digital, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.

    “Dengan dukungan investasi dan inovasi dari sektor swasta, kita dapat mempercepat transformasi digital dan menciptakan peluang yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

  • Operasional PDN Berpotensi Molor jadi April 2025, Komdigi: Karena Bulan Ramadan

    Operasional PDN Berpotensi Molor jadi April 2025, Komdigi: Karena Bulan Ramadan

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut operasional Pusat Data Nasional (PDN) kemungkinan mundur menjadi April 2025. Bulan Ramadan menjadi pertimbangan pemerintah memundurkan waktu operasi.  

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa pihaknya memang awalnya menargetkan PDN Cikarang beroperasi pada akhir Maret 2025.

    Namun, karena berbarengan dengan datangnya bulan suci Ramadan, Meutya menuturkan PDN Cikarang bakal beroperasi paling lama di April 2025.

    “Iya kita kan tadinya ingin bulan Maret, ini karena karena bulan suci Ramadan mudah-mudahan tidak meleset dari Maret. Paling lama April,” kata Meutya di Komdigi, Selasa (18/3/2025).

    Diberitakan sebelumnya, Komdigi menyampaikan operasional Pusat Data Nasional (PDN) akan berjalan setelah Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) memastikan infrastruktur pusat data tersebut steril dan aman. 

    Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian keamanan siber bersama dengan BSSN dengan tujuan memastikan PDN ‘bersih’ dan siap digunakan. 

    “Jadi begitu dia udah comply dengan standar keamanan yang ada di BSSN, baru nanti itu akan dimulai,” kata Nezar di Jakarta, Selasa (25/2/2025).

    Nezar menyampaikan saat ini pembangunan PDN sudah dalam tahap penyelesaian atau tahap finishing.

    Nantinya, pihak Komdigi bakal memeriksa kembali seluruh persyaratan yang ada sebelum PDN Cikarang dioperasikan. 

    Diketahui, PDN nantinya akan memiliki peran sebagai tempat menampung data-data dari berbagai instansi pemerintah. PDN juga akan melakukan pengolahan data untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat.

    Selain itu, PDN juga berfungsi untuk emastikan data dapat dipulihkan jika terjadi kerusakan atau kehilangan data.

  • Komdigi Jajaki Kerja Sama dengan Amazon Kuiper, Dorong Akses Internet di 3T

    Komdigi Jajaki Kerja Sama dengan Amazon Kuiper, Dorong Akses Internet di 3T

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjajaki kerja sama strategis dengan Amazon Kuiper, proyek satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) milik Amazon. 

    Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas konektivitas digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sekaligus mendukung transformasi digital nasional.

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa teknologi satelit memainkan peran penting dalam mengatasi kesenjangan digital, terutama di daerah terpencil.
     
    “Kami terbuka terhadap investasi serta teknologi baru apa pun yang dapat membantu kami untuk mencapai konektivitas di Indonesia,” kata Meutya dalam pertemuan dengan Amazon Kuiper dikutip, Selasa (18/3/2025).

    Meutya menambahkan bahwa kehadiran teknologi ini dapat mendukung pengembangan ekosistem digital nasional, termasuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan layanan e-government, e-health, dan e-education.

    Komdigi akan terus memfasilitasi proses perizinan dan diskusi yang diperlukan guna memastikan kelancaran proyek ini. 

    Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan sektor swasta, jutaan masyarakat di wilayah 3T diharapkan segera menikmati akses internet yang lebih baik, membuka peluang ekonomi digital, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.

    “Dengan dukungan investasi dan inovasi dari sektor swasta, kita dapat mempercepat transformasi digital dan menciptakan peluang yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

    Adapun, Amazon Kuiper juga tengah mengajukan izin operasional di Indonesia, termasuk lisensi telekomunikasi dan hak peminjaman satelit, sesuai regulasi terbaru yang memungkinkan perusahaan asing beroperasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB).

    Global Head of Licensing and International Regulatory Affairs Amazon Project Kuiper Gonzalo de Dios memahahi bahwa konektivitas masih menjadi tantangan di banyak daerah terpencil. 

    “Oleh karena itu, kami ingin bekerja sama dengan pemerintah dan mitra lokal untuk menyediakan akses internet yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” ucap Gonzalo de Dios.

  • Bank Sentral India Dorong Lembaga Keuangan Pakai AI, Tekan Angka Keluhan

    Bank Sentral India Dorong Lembaga Keuangan Pakai AI, Tekan Angka Keluhan

    Bisnis.com, JAKARTA — Bank Sentral India menyatakan bahwa entitas yang diatur oleh bank sentral dapat memanfaatkan kontrol internal berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menangani keluhan konsumen terkait penjualan yang menyesatkan dan praktik agresif.

    Gubernur Bank Sentral Sanjay Malhotra mengatakan sembilan puluh lima bank komersial di India menerima lebih dari 10 juta keluhan pelanggan pada tahun finansial 2023-2024.

    Jumlah ini dapat ditekan dengan meningkatkan pelayan lewat AI, agar keluhan yang disampaikan dapat dengan cepat direspons.

    “Dengan basis pelanggan yang berkembang pesat dan rangkaian produk yang makin luas, jumlah ini mungkin akan bertambah jika kita tidak segera bertindak,” kata Malhotra, dikutip dari CNA, Selasa (18/3/2025).

    Malhotra mengatakan lembaga keuangan dapat menggunakan AI untuk menganalisis volume data yang besar guna mendeteksi lonjakan masalah seperti kegagalan ATM atau tagihan yang keliru, serta menerima peringatan dini.

    Laporan perusahaan teknologi, Glair, menyebut teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bisa dimanfaatkan sebagai perantara debt collection (DC) untuk menagih utang.

    CEO Glair William Lim mengatakan bahwa penerapan AI sudah banyak digunakan di berbagai bidang, mulai dari dukungan pelanggan (customer support), rekrutmen (recruitment), pelatihan (training), hingga debt collector.

    William menuturkan bahwa penggunaan AI bisa menangani customer support hingga 90% selama 24/7. Selain itu, AI juga digunakan untuk recruitment (rekrutmen), yakni wawancarai dan evaluasi kandidat dengan agen suara bertenaga Al.

    Di samping itu, William menambahkan pemanfaatan AI juga bisa digunakan dalam hal training melalui peran agen AI.

    “Bahkan untuk sekarang debt collector juga bisa digantikan AI karena bisa menghubungi pelanggan atau nasabah secara langsung,” kata William

    Dia menjelaskan bahwa agen AI merupakan sebuah sistem yang dapat menggunakan LLM (Model Bahasa Besar) untuk bernalar melalui masalah, membuat rencana untuk menyelesaikan masalah, dan melaksanakan rencana dengan bantuan seperangkat alat.

    Dengan kata lain, agen AI merupakan sistem dengan kemampuan penalaran yang kompleks, memori, dan sarana untuk melaksanakan tugas. Dengan kelebihan tersebut, AI dapat berperan sebagai debt collector yang lebih humanis.

    “Agen akan secara otomatis mengajukan pertanyaan yang berbeda kepada pelanggan, mencari informasi dalam dokumen internal, dan merespons dengan solusi,” terangnya.

  • Induk Google Alphabet Berpotensi Akuisisi Startup Keamanan Wiz Rp491,74 Triliun

    Induk Google Alphabet Berpotensi Akuisisi Startup Keamanan Wiz Rp491,74 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA — Alphabet, induk perusahaan Google, sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk mengakuisisi startup keamanan siber Wiz senilai sekitar $30 miliar atau Rp491,74 triliun (kurs: Rp16.391). 

    Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, jika akuisisi ini terealisasi berpotensi menjadi kesepakatan terbesar perusahaan teknologi raksasa tersebut hingga saat ini.

    Dilansir dari reuters, Selasa (18/3/2025), kesepakatan tersebut belum ditandatangani dan masih bisa berubah, kata sumber tersebut. Alphabet dan Wiz tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

    Wiz telah membatalkan kesepakatan senilai $23 miliar dengan Alphabet tahun lalu untuk fokus pada penawaran umum perdananya.

    Startup ini menyediakan solusi keamanan siber berbasis cloud yang didukung oleh kecerdasan buatan yang membantu perusahaan mengidentifikasi dan menghilangkan risiko kritis pada platform cloud.

    Sumber anonim Reuters menilai akuisisi sebesar ini kemungkinan besar akan menghadapi pengawasan regulasi karena perusahaan teknologi raksasa terus diawasi ketat untuk kemungkinan praktik monopolistik.

    Jika kesepakatan ini terwujud, hal ini dapat membantu Alphabet memasuki industri keamanan siber dan memperluas segmen infrastruktur komputasi awan yang sedang berkembang pesat, yang menghasilkan pendapatan lebih dari US$43 miliar tahun lalu.

    Adapun minat terhadap industri keamanan siber melonjak sejak gangguan global CrowdStrike tahun lalu, membuat perusahaan lebih peduli tentang melindungi infrastruktur digital mereka.

    Wiz saat ini memiliki valuasi  sebesar US$12 miliar menurut putaran pendanaan  terakhir yang mereka terima pada Mei 2024.

    Sebelumnya, kinerja induk usaha Google, Alphabet Inc. mencatatkan hasil di bawah ekspektasi pada kuartal IV/2024 akibat pertumbuhan bisnis cloud-nya yang melambat.

    Mengutip Bloomberg pada Kamis (6/2/2025), penjualan kuartalan, tidak termasuk pembayaran kepada mitra, mencapai US$81,6 miliar, ujar Alphabet dalam sebuah. Analis telah memproyeksikan US$82,8 miliar, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

    Alphabet mengumumkan belanja modal sebesar US$75 miliar pada 2025, jauh melebihi US$57,9 miliar yang diharapkan analis. Investasi tersebut “secara langsung mendorong pendapatan” karena membantu pelanggan, kata CEO Alphabet Sundar Pichai dalam sebuah panggilan dengan investor.

    Unit bisnis cloud Google sejauh ini merupakan indikator paling jelas tentang bagaimana ledakan AI berkontribusi pada penjualan perusahaan. Perusahaan rintisan menjadi pelanggan karena mereka membutuhkan lebih banyak daya komputasi untuk pekerjaan mereka, tetapi tidak secepat yang diharapkan. 

    Penjualan sekitar US$12 miliar pada kuartal IV/2024 yang dicatatkan Google meleset dari perkiraan. Google Cloud masih tertinggal di belakang Amazon.com Inc. dan Microsoft Corp. dalam hal ukuran.

    Pichai mengatakan Google perlu terus berinvestasi di cloud untuk “memastikan kami dapat mengatasi peningkatan permintaan pelanggan.”

    Para investor mendesak Alphabet untuk menunjukkan bahwa mereka mempertahankan momentum di seluruh bisnisnya karena mereka menghabiskan lebih banyak biaya untuk AI, dan karena persaingan di pasar itu semakin ketat.

    Perusahaan rintisan AI asal China, DeepSeek, mengejutkan Silicon Valley bulan lalu ketika mereka mengatakan telah menciptakan model AI yang kuat dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan dengan pesaing mereka di AS.

    Selama panggilan pendapatan, Pichai menyebut DeepSeek sebagai “tim yang luar biasa” tetapi mengatakan bahwa model Google juga unggul dalam hal efisiensi.

  • 5 Kode Redeem ML Khusus Ramadan Hari Ini, Selasa 18 Maret 2025

    5 Kode Redeem ML Khusus Ramadan Hari Ini, Selasa 18 Maret 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Simak kumpulan kode redeem Mobile Legends (ML) hari ini, Selasa (18/3/2025) yang bisa Anda klaim untuk mendapat item spesial Ramadan 2025.

    Mobile Legends merupakan game buatan Moonton. Selaku developer, Moonton terus berusaha menarik perhatian pengguna dengan merilis kode redeem setiap harinya.

    Terdapat banyak kode redeem ML yang bisa Anda tukar dengan berbagai hadiah spesial. Berikut ini daftar kode redeem yang masih bisa ditukar untuk mendapat hadiah. 

    Kode Redeem ML Hari Ini

    Kumpulan kode redeem ML hari ini, Selasa 18 Maret 2025:

    MLBBRAMADANREWARD
    MLRAMADAN2025
    ny2pzck6bsdx233zt
    c433y29w8bw235hr
    ac433y29w8bw235hr

    Cara Klaim Kode Redeem ML

    1. Buka situs m.mobilelegends.com/en/codexchange

    2. Masukkan salah satu kode redeem ML pada kotak Redemption Code 

    3. Lalu tuliskan ID user gim Mobile Legends dan kode verifikasi pada kotak yang ada

    4. Klik Redeem, bila berhasil hadiah akan otomatis masuk ke dalam inbox game

  • Terbatas untuk Ditukar, Berikut Kode Redeem FF yang Berlaku Hari Ini, Selasa 18 Maret 2025

    Terbatas untuk Ditukar, Berikut Kode Redeem FF yang Berlaku Hari Ini, Selasa 18 Maret 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Garena kembali memberikan update kode redeem Free Fire (FF) untuk diberikan kepada para pemain. Kode ini bisa langsung diklaim pada hari ini, Selasa (18/3/2025).

    Pemain Free Fire tercepat yang menukarkannya dan beruntung bisa mendapat item menarik secara cuma-cuma, seperti senjata, skin, dan aneka voucher.

    Namun, perlu diketahui bahwa kode redeem FF terdiri dari 12 karakter berupa huruf kapital dan angka.

    Sehingga apabila kode tidak memenuhi kriteria tersebut, kemungkinan besar kode yang dimasukkan adalah palsu atau ada kesalahan.

    Kode redeem FF ini juga memiliki limit waktu dan kuota penggunaan. Dengan demikian, penukaran tak bisa dilakukan jika kode redeem telah melewati waktu yang ditentukan dan sebelumnya sudah pernah diklaim.

    Cara Klaim Kode Redeem FF

    Cara melakukan klaim kode redeem yakni dengan mengunjungi situs resmi Garena di reward.ff.garena.com/id.

    Setelah itu, lakukan login dengan masuk ke akun Anda. Masukkan kode redeem yang sudah ada dapatkan ke dalam kotak yang tersedia.

    Klik “Confirm” untuk me-redeem kodenya agar kita mendapat hadiah. Apabila berhasil, hadiah akan masuk melalui bagian Vault pada beranda gim.

    Hadiah pun bisa langsung digunakan oleh para pemain setelah kode berhasil di-redeem.

    Pemain juga bisa melakukan redeem melalui aplikasi Free Fire secara langsung. Caranya yakni masuk ke aplikasi dan pilih ikon Event di bagian atas paling kiri.

    Masuk ke Info di dashboard dan pilih website kode redeem. Masukkan 12-16 digit kode redeem lalu klik tombol Konfirmasi.Kode redeem pun sudah ditukarkan.

    Kode Redeem FF Hari Ini

    Berikut ini adalah kode redeem Free Fire yang masih berlaku pada hari ini, Selasa (18/3/2025):

    K3L7M2N6P1Q5R8S
    RRQWINFFWSSP

  • Beban Data Center Meningkat Tajam 2 Tahun ke Depan Karena AI

    Beban Data Center Meningkat Tajam 2 Tahun ke Depan Karena AI

    Bisnis.com, JAKARTA — Ciena, perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi, memperkirakan beban kerja kecerdasan buatan (AI) akan memberikan tekanan terbesar pada infrastruktur Data Center Interconnect (DCI) dalam 2-3 tahun ke depan. Melampaui komputasi awan dan analitik big data.

    Temuan tersebut didapatkan setelah Ciena dan Cenayswide melakukan survei yang melibatkan lebih dari 1.300 pengambil keputusan mengenai pusat data di 13 negara. 

    Dalam survei tersebut 53% percaya bahwa AI akan memberikan tekanan bagi infrastruktur data center. 

    Demi memenuhi lonjakan pemanfaatan AI, 43% fasilitas pusat data yang baru diprediksi akan didedikasikan untuk beban kerja AI. 

    Para ahli pusat data juga memperkirakan peningkatan kebutuhan bandwidth yang signifikan, terlebih dengan pelatihan dan inferensi model AI yang memerlukan pergerakan data dalam jumlah besar. 

    Selain itu, ketika ditanya tentang kapasitas serat optik yang dibutuhkan untuk DCI, 87% responden meyakini mereka akan memerlukan 800 Gb/s atau lebih per panjang gelombang.

    Beban kerja AI tengah membentuk kembali seluruh industri pusat data, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga permintaan bandwidth,” kata Jürgen Hatheier, Chief Technology Officer International Ciena dalam keteranganya, Senin (17/3/2025).

    Dalam survei ini juga ditemukan terdapat peluang yang semakin besar bagi penggunaan pluggable opticsuntuk mendukung kebutuhan bandwidth sekaligus mengatasi tantangan daya dan ruang. 

    Menurut survei, 98% ahli pusat data meyakini bahwa pluggable optics memiliki peran penting dalam mengurangi konsumsi daya serta jejak fisik infrastruktur jaringan mereka.

    Tidak hanya itu, survei ini juga menemukan bahwa seiring dengan meningkatnya kebutuhan komputasi AI, pelatihan Large Language Models(LLMs) akan semakin terdistribusi di berbagai pusat data AI. 

    Menurut survei, 81% responden meyakini bahwa pelatihan LLM akan dilakukan di sejumlah fasilitas pusat data yang terdistribusi, yang dimana memerlukan solusi DCI untuk saling terhubung. 

    Lebih lanjut, dalam survei ini juga ditemukan mayoritas responden berharap untuk menggunakan Managed Optical Fiber Networks (MOFN), yang memanfaatkan jaringan berkapasitas tinggi yang dioperasikan oleh penyedia layanan untuk konektivitas pusat data jarak jauh.

    “Tanpa pondasi jaringan yang tepat, potensi AI tidak dapat termaksimalkan. Operator harus memastikan infrastruktur DCI mereka siap menghadapi masa depan di mana lalu lintas berbasis AI akan mendominasi,” ujar Hatheier.

  • Traveloka dan Tiket.com Dominasi Pemesanan Perjalanan Ramadan 2025

    Traveloka dan Tiket.com Dominasi Pemesanan Perjalanan Ramadan 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Traveloka dan Tiket.com menjadi platform yang mendominasi pemesanan perjalanan selama periode ramadan 2025 di tengah tren mudik serta berlibur di hotel alias staycation.

    Menurut lembaga riset konsumen YouGov Indonesia, Traveloka mendominasi dengan persentase pemesanan 45%, disusul Tiket.com 39%. Sementara itu, pembelian langsung di terminal sebanyak 25%, dan aplikasi resmi penyedia transportasi 22%.

    General Manager YouGov Indonesia Edward Hutasoit mengatakan jumlah orang yang tidak mudik menjadi katalis positif bagi pelaku industri di sektor pariwisata, perhotelan, dan ritel. Termasuk, penyedia tiket.

    “Dengan lebih dari sepertiga masyarakat Indonesia memilih untuk tidak mudik, ada peluang besar bagi industri pariwisata, perhotelan, dan ritel untuk menarik konsumen selama periode ramadan dan lebaran,” kata Edward dalam siaran pers, Senin (17/3/2025).

    Tahun ini, data riset YouGov Indonesia menyebut 37% responden menyatakan tidak berencana pulang kampung alias mudik. Sementara itu, 18% lainnya masih dalam posisi ragu-ragu. Selebihnya, 45% responden berencana mudik.

    Bagi masyarakat yang memilih tetap tinggal di kota selama lebaran, 60% akan menghabiskan waktu dengan mengunjungi keluarga di kota yang sama.

    Lalu, sebanyak 55% lebih memilih tetap di rumah, menikmati waktu istirahat selama liburan; 34% berencana mengunjungi makam sebagai bagian dari tradisi Lebaran.

    Adapun, kegiatan rekreasi juga populer dengan 25% berencana mengunjungi destinasi wisata domestik, serta 22% memilih berkunjung ke pusat perbelanjaan atau restoran.

    “Temuan ini membuka peluang besar bagi sektor pariwisata dan perhotelan untuk menjangkau wisatawan domestik yang tidak mudik,” kata dia.

    Dia menambahkan, destinasi wisata, pusat perbelanjaan dan restoran dapat menarik lebih banyak pengunjung yang tidak mudik dengan promo lebaran yang menarik.

    Hotel dan resort juga dinilai memiliki kesempatan untuk mengakomodasi pelaku staycation dengan paket liburan yang dirancang khusus bagi mereka yang memilih berlibur di kota daripada mudik.

    “Harapannya, tren ini dapat memberikan dampak positif bagi industri pariwisata,” jelas Edward.

  • Google One Kerek Biaya Langganan 10%, Berlaku 23 Maret 2025

    Google One Kerek Biaya Langganan 10%, Berlaku 23 Maret 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — Google menaikan biaya langganan perbulan untuk Google One, layanan penyimpanan yang disediakan oleh Google. Kenaikan ditaksir sebesar 10%.

    Dalam email yang disampaikan Google, pengguna Google One harus membayar sebesar Rp32.000 untuk memperpanjang layanan mereka pada akhir Maret 2025. Kenaikan ini tercatat lebih dari 10% dari biaya sebelumnya yang berada diangka Rp29.000

    “Kenaikan harga langganan. Pengembang Google LCC menaikan harga langganan ini (paket 100 Gb per bulan) menjadi Rp32.000 dari Rp29.000 per 23 Maret 2025,” tulis Google kepada pengguna Google One.

    Adapun, Google One adalah langganan yang memberi Anda lebih banyak penyimpanan di Google Drive, Gmail, dan Google Foto.

    Tercatat, Google One memiliki lima layanan perbulan yang memiliki kapasitas penyimpanan yang berbeda. 

    Layanan paling murah saat ini dipatok dengan Rp14.500 untuk kapasitas 30 gigabyte (GB), Rp32.000 untuk kapasitas 100 GB, dan Rp48.000 untuk kapasitas 200 GB

    Selain tiga tersebut, Google One juga memiliki layanan penyimpanan yang lebih besar yaitu berkapasitas sebesar 2 terabyte (TB) dengan harga Rp158.000 untuk satu bulan.

    Layanan 2TB ini memungkin pengguna Google One untuk menikmati fitur premium yang terdapat di Workspace, disamping penyimpanan foto, gmail, dan Google Drive sebesar 2TB.

    Terakhir, di era berkembangnya teknologi, Google One juga memiliki layanan yang didalamnya terdapat fitur kecerdasaan buatan (AI) milik Google yaitu Gemini.

    Layanan ini dipatok oleh Google dengan harga Rp309.000 untuk per bulan. Harga tersebut diketahui sudah mencakup kapasitas penyimpanan sebesar 2 TB, layanan Gemini Advanced, Gemini di Gmail, NotebookLM plus, dan fitur premium lainnya.

    Berikut Daftar Harga Google One Terbaru

    Google One Lite (30 GB) = Rp14.500/bulan
    Google One Dasar (100 GB) = Rp32.000/bulan
    Google One Standar (200 GB) = Rp48.000/bulan
    Google One Premium (2 TB) = Rp158.000/bulan
    Google One AI Premium (2 TB) = Rp309.000/bulan.